JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Journal Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski doi :x/x. EFEKTIFITAS PENERAPAN KEGIATAN TAHFIDZ QURAoAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MI AL-ISHLAH PONDOK PESANTREN TULUNGAGUNG Ulvia Fatkurin Fuad1 Retno Intan Kuswari2 STAI KH. Muhammad ali Shodiq1 STAI KH. Muhammad Ali Shodiq2 Ulvia. fuad@gmail. Intanretno900@gmail. Abstract This research is motivated by the phenomenon of a learning process in schools that experience learning difficulties, especially in Al-Qur'an learning which can shape students' character to be better. The focus of this research is: . How is the planning for the application of tahfidz Qur'an activities for the formation of student character at MI Al-Ishlah Islamic Boarding School on the Tulungagung stage? . What are the effects of tahfidz Qur'an activities in forming the character of students at MI Al-shlah Islamic boarding school stage. This research is qualitative research and the type of research used is case study. Data collection is done by collecting data through observation, interviews and documentation techniques. Data analysis techniques use data reduction, data exposure and drawing conclusions and data verification. What will happen from this research is: . The tahfidz program implemented at MI Al-Ishlah is carried out during extracurricular hours by memorizing juz 30 and special surahs, at the age of 6 years. the application or results of the application of tahfidz Qur'an activities in the process of character formation including: . consequences outside of tahfidz activities such as diligent prayer in congregation and diligent muroja'ah of the Qur'an, . consequences within tahfidz Qur'an activities such as mastering reading and reciting Al-Qur'an verses and being orderly in participating in tahfidz Qur'an activities. Keywords: Qur'an tahfidz activities, student character, application. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pada sebuah proses belajar pada sekolah yang mengalami kesulitan belajar, khususnya di pembelajaran Al-QurAoan yang bisa membentuk karakter peserta didik agar lebih baik. fokus pada penelitian ini adalah : . Bagaimana perencanaan pelaksanaan kegiatan tahfidz QurAoan pada pembentukan karakter siswa di MI Al-Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung?. Bagaimana akibat aktivitas tahfidz QurAoan dalam pembentukan karakter siswa MI Al-Ishlah pondok pesantren Tulungagung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif serta jenis penelitian yang digunakan adalah studi perkara. Pengumpulan data Ulvia Fatkurin Fuad. Retno Intan Kuswari 2 dengan cara pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. yang akan terjadi berasal penelitian ini adalah : . Progam tahfidz yang terlaksana di MI Al-Ishlah dilakukan pada jam ekstrakulikuler menggunakan menerapkan hafal juz 30 serta surah-surah yang khusus, pada saat 6 tahun. implikais ataupun hasil penerapan kegiatan tahfidz QurAoan pada proses pembentukan karakter diantaranya: . akibat diluar kegiatan tahfidz mirip rajin sho. at berjamaah serta rajin murojaAoah QurAoan, . akibat di pada kegiatan tahfidz QurAoan seperti menguasai bacaan dan pelafalan ayat Al-QurAoan dan tertib dalam mengikuti aktivitas tahfidz QurAoan. Kata Kunci: Kegiatan tahfidz QurAoan. Karakter siswa. Penerapan. Pendahuluan Al-Qur'an artinya pedoman hidup umat muslim, menjadi rujukan banyak sekali problematika umat muslim dan Al-Qur'an juga telah menjawab banyak sekali problematika masa depan. Kalam tuhan yang maha agung ini terbukti tidak terdapat keraguan di dalamnya. dalam catatan sejarah, umat muslim pernah risau selesainya beberapa diantara para sahabat-sahabat penghafal Al-Qur'an yang sudah wafat dalam perang Badar. insiden ini menjadi model bagi teman-teman untuk membukukan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai salah satu upaya untuk menjaga eksistensi serta keautentikannya. Al-Qur'an bertujuan sebagai penjelas kasus di dunia maupun agama, serta pula berisikan peraturan-peraturan untuk umat muslim sebagai akibatnya menjadi muslima yang beriman dan bertaqwa serta pula way of life-nya yang tak pernah mati sampai akhir zaman kelak (Sa'dullah, 2. Sedangkan tugas umat muslim artinya memberikan perhatian akbar terhadap Al-Qur'an dengan cara membacanya, menghafalkannya maupun menafsirkannya serta pula mengamalkan isinya. Sesudah Al-Qur'an diturunkan hingga waktu ini Al-Qur'an telah dibukukan serta di tafsirkan banyak anak-anak dan juga muslim dewasa yang menghafalkan Al-Qur'an. Beberapa perguruan tinggi islam pula mempersyaratkan hafalan Al-Qur'an bagi calon mahasiswanya, meskipun tidak di wajibkan pada hal ini, minimal hafal jus 30. Pendidikan bergungsi mewariskan pesan-pesan Tuhan asal generasi ke generasi supaya permanen terjaga ke eksistansinya, lestari dan tak pernah mati sepanjang perubahan manusia pada bumi. Nilai-nilai yang terkandung pada Al-Qur'an termasuk akidah tauhid dan juga adalah misi utama forum pendidikan islam dalam menerapkan pendidikan karakter (Kadir, 2. Adapun penyelenggara pembelajaran adalah satu tugas uatama seseorang pengajar dimana pembelajaran bisa di artikan menjadi suatu sistem atau proses pembelajaran subjek didik ataupun pembelajaran yang pada laksanakan serta perlu pada evalusi secara sistematis supaya subjek didik dapat mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan juga efisien (Hajib, 2. pengajar selalu berusaha merencanakan dan melaksanakan proses belajaf mengajar yang baik serta penuh semangat. namun hal tersebut belum tentu mampu diikuti oleh peserta didik menggunakan penuh semangat JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Efektifitas Penerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Mi Al -Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung 3 Sebagai satu alternative cara buat menaikkan pemahaman siswa dalam mata pelajaran AlQurAoan dengan metode yang relevan merupakan menggunakan metode Tahfidz. Sehubungan dengan hal ini SaAodullah, dalam bukunya Cara mudah Menghafal Al-Quran mengemukakan bahwa, metode Tahfidz adalah AuMenghafalkan sedikit demi sedikit ayat-ayat Al-Quran yg telah dibaca berulangulangAy. Metode pengajaran al-qurAoan dengan cara tahfidz telah terdapat semenjak zaman Rosulullah Saw. metode ini efektif pada terapkan di zaman itu, karena di masa itu warga arab masih ummi, yakni tidak mempunyai pengetahuan tentang bacaan dan goresan pena, namun memiliki daya hafal yg sangat kuat sehingga metode tahfidz mampu diterapkan buat menghafal Al-Quran pada masa itu. Akibat globalisasi serta berbagai faktor eksternal sudah masuk ke dalam institusi pendidikan yang membuat beban forum pendidikan. Khususnya dalam penanaman pendidikan karakter, nilainilai kemanusiaan dan kebangsaan semakin terdesak dan mengalami sejumlah penyimpangan , yang memerlukan revitalisasi keliru satu pihak mampu mempertahankan diri menjadi forum kebudayaan pada pihak lain serta bisa memiliki daya adaptasi terhadap perubahan dan kemajuan tanpa kehilangan jati diri sebagai bagian dari seni manajemen kebudayaan bangsa (Haedar, 2. Masa remaja ialah peralihan masa antara anak-anak ke masa dewasa. pada masa ini, remaja akan mendapatkan perkembangan yang mencapai kematangan fisik, mental, sosial, serta emosional (Mas'ud, 2. Mereka akan banyak mengalami perubahan, baik jasmani juga ruhani. norma untuk berangkat mengaji mulai tampak malas dan cenderung lebih senang pergi dari tempat tinggal buat bermain dengan teman-temannya. Usia yang labil ini menghasilkan orang tua buat ikut andil dalam mendidik anaknya dengan lebih intensif, karena membiarkan anak pada masa ini dapat menyebabkan akibat yg tidak baik. Menggunakan penggunaan metode yang sangat bervariasi sinkron tujuan yang ingin dicapai menguasai metode ialah hal keniscayaan, sebab seorang pendidik tidak bisa mengajar menggunakan baik jika tidak menguasai metode secara tepat (Fathurrohman & Sutikno, 2. terdapat beberapa factor yang bisa mempengaruhi pada penetapan metode yang dipergunakan menjadi indera dalam penyajian bahan pedagogi, yaitu : . Tujuan Instruksional spesifik yang ialah unsur yang harus dikaji dalam rangka menetapkan metode, . Keadaan siswa yang harus dipertimbangkan karena metodemetode belum tentu dapat dicerna sang murid-siswa, . Materi atau Bahan pedagogi, pengajar hendaknya mengarah pada sifat spesialis atas keilmuannya, . Situasi adalah suasana kelas yang ditempati siswa, . Fasilitas ialah segala sesuatu yang mempermudah upaya dalam rangka mencapai suatu tujuan, . guru artinya pelaksana dan pengembangan progam kegiatan belajar mengajar (Darajat, 2. Keberhasilan penerapan strategi pembelajaran sangat tergantung di cara pengajar menggunakan metode pembelajaran, sebab seni manajemen pembelajaran hanya bisa dipenerapankan melalui penggunaan metode pembelajaran (Sanjaya, 2. Penyampaian berlangsung dalam hubungan edukatif dan penggunaan banyak sekali cara adalah upaya agar meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan yang bersangkutan. Komunikasi hendaknya membahas hal-hal yang berkenan JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Ulvia Fatkurin Fuad. Retno Intan Kuswari 4 dengan upaya guru pada menempuh banyak sekali cara buat melaksanakan interaksi sedukatif supaya bisa dikomunikasikan pada bahan pengajaran bisa diterima serta dipahami oleh anak didik, dan juga selaras dengan perkembangannya, pada rangka mencapai tujuan pengajaran (Sanjaya, 2. Setiap individu mempunyai dan sifat bawaan, atau sifat yang diperoleh melalui sifat . serta impak lingkungan. Tanda-tanda bawaan merupakan tanda-tanda genetik yang telah ada sejak lahir, baik berasal segi faktor biologis maupun sosio-psikologis. pada masa kemudian, manusia mempunyai keyakinan serta kepribadian yang ditentukan sang genetika serta lingkungan. Ini adalah dua faktor yang dibentuk sang faktor-faktor terpisah, yang masing-masing mensugesti kepribadian individu, kemampuan bawaan, serta pula lingkungan dengan caranya sendiri. semakin disadari bahwa apa yang dipikirkan dan dilakukan orang, atau apa yang dirasakan anak-anak, remaja, dan orang dewasa, artinya hasil kombinasi faktor genetik serta biologis serta pengaruh lingkungan (Sunarto & Hartono, 1. Perlu dipahami bahwa ada beberapa aspek yang terjadi pada saat kegiatan belajar. Faktor-faktor tadi umumnya dibagi menjadi 2 bagian yaitu faktor internal serta faktor eksternal. Peneliti mengambil beberapa contoh penelitian terdahulu guna menjadikan pertimbangan peneliti dan bahan perbandingan: . Skripsi. Layli Rahmawati. NIM 28111123243105 Tahun 2016 berjudul AuPenerapan Metode Tahfidz Dalam Pembelajaran Al-QurAoan Di SMP IT Tahfidzil QurAoan Botoran TulungagungAy Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: . Program tahfidz di SMP IT Tahfidzil QurAoan menerapkan hafal 30 Juz dalam kurun waktu 3 tahun. Pada tahun pertama atau kelas VII diharapkan hafal juz 1-10. Kelas Vi diharapkan hafal dari juz 1-20 dan kelas IX hafal dari juz 1-30 (Rahmawati, 2. Skripsi. Siti Khalifah. NIM 3211073009 pada tahun 2011 yang berjudul AuPenerapan Metode Tahfidz dan Takrir dalam Menghafal AlQurAoan di pondok pesantren Tahfidz Al-QurAoan Putri Al-Yamani Sumberdadi Sumbergempol TulungagungAy. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa masih belum sesuai dengan perencanaan. Masih ada kendala yang menghambat santri Tahfidz dalam melaksanakan takrir sesuai yang ditentukan (Khalifah, 2. Persamaan jurnal peneliti dengan kajian terdahulu adalah peneliti sama-sama menerapkan metode tahfidz QurAoan dan juga persamaan dalam jenis penelitian. Namun ada beberapa aspek-aspek yang berbeda dangan kejian terdahulu seperti: . subjek dan lokasi dalm observasi penelitian berbeda, . materi penelitian tidak memiliki kesamaan dengan kajian terdahulu, . dan juga tujuan dari peneliti dan juga peneliti terdahulu berbeda, maka dari situ peneliti yakin bahwa penelitiajn ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peneliti di masa depan. MI Al-Ishlah berada dalam naungan Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung sebagai lembaga yang memiliki program pembelajaran tahfidz QurAoan yang sangat mendukung untuk pembentukan karakter para siswa dan akan menjadi manusia yang berakhlakul karimah bisa sebagai teladan ketika berada dimasyarakat baik tutur katanya, maupun tingkah lakunya. Dari latar belakang diatas penulis sangat tertarik untuk mengadakan penelitian tentang bagaimana AuPenerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung TulungagungAy. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Efektifitas Penerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Mi Al -Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung 5 Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti dapat mengambil rumusan masalah sebagai berikut: . Bagaimana perencanaan pelaksanaan kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung?. Bagaimana implikasi kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung?. Dan berdasarkan focus penelitian diatas, makan peneliti bertujuan sebagai berikut: . Mengetahui perencanaan pelaksanaan kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung. Mengetahui implikasi kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa di SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung. Metode Jenis penelitian yang dipergunakan ialah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif akan menghasilkan konsep, teori atau metode penelitian (Hamidi, 2. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan buat meneliti pada syarat obyek yang alamiah, . enjadi lawannya artinya eksperime. dimana peneliti adalah menjadi instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi . , analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna berasal di generalisasi (Sugiyono, 2. Metode kualitatif dipergunakan buat menerima data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Makna artinya data yang sebenarnya, data yg pasti adalah suatu nilai pada balik data yang tampak. Pengumpulan data bisa dilakukan menggunakan cara yang tidak sinkron serta asal sumber yang tidak selaras: pada lingkungan alam yang tidak sinkron, di laboratorium dengan menggunakan metode eksperimen, di rumah dengan responden yang berbeda, dalam seminar serta diskusi jalanan, serta lain sebagainya. asal perspektif lingkungan, data dapat dikumpulkan pada lingkungan alami. segi sumber data, pengumpulan data bisa memanfaatkan sumber utama dan sekunder. asal utama merupakan sumber data yang pribadi memberikan data buat pengumpulan data, misalnya melalui orang lain atau dokumen. Data pengumpulan data artinya langkah yang paling strategis dalam penelitian, sebab tujuan dari penelitian adalah menerima data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan menerima data yang memenuhi standart data yang ditetapkan (Sugiyono, 2. pengumpulan data sempurna ada teknik yang digunakan sinkron dengan perolehan yang dilakukan. pada pengumpulan data tentang penerapan metode tahfidz dalam pembelajaran Al-QurAoan pada pembentukan karakter siswa pada SDI Al Munawar Pondok Pesantren anjung Tulungagung, maka peneliti memakai teknik sebagai berikut: . Observasi yaitu dasar seluruh ilmu pengetahuan, observasi dilakukan menggunakan cara pengamatan eksklusif pada lapangan. Adapun objek yg dituju artinya penerapan metode tahfidz QurAoan pada Al-QurAoan menjadi pembentukan karakter peserta didik di MI Al-Ishlah Pondok Pesantren anjung Tulungagung. Adapun teknik yang dipergunakan adalah teknik observasi non partisipan serta partisipasi pasif serta pula teknik observasi terbuka. Wawancara artinya pertemuan dua orang untuk bertukar berita serta pandangan baru melalui tanya jawab agar dapat dikonstruksikan makna pada topik. Esterberg . pada bukunya JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Ulvia Fatkurin Fuad. Retno Intan Kuswari 6 sugiono mendefinisikan wawancara atau interview menjadi berikut Aua meeting of two persons to exchange information and idea through question and responses, resuling in communication and joint construction of meaning about a particular topicAy (Moelong, 2. Wawancara menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan melakukan studi pendahuluan buat menemukan konflik yang diteliti, teknik pengumpulan data mendasarkan diri di laporan tentang diri sendiri pada pengetahuan atau keyakinan langsung. Dokumentasi bisa berupa goresan pena, gambar, atau karya monumental berasal seorang. Metode ini digunakan peneliti agara mengetahui data tertulis juga data lainnya terkait MI Al-Ishlah PP Tulungagung Tulungagung seperti struktur organisasi, jumlah pengajar pada sekolahan tadi serta jua dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data sebagai berikut: . Reduksi Data hal ini dapat dibantu dengan peralatan elektronik seperti computer dengan memberikan kode pada aspek tertentu. Penyajian Data dilakukan dalam bentuk uraian singkat hubungan antar kategori, flowechart dan sejenisnya (Moelong, 2. Penarikan Kesimpulan merupakan pemaknaan terhadap data yang telah Hasil Penelitian dan Pembahasan Berdasarkan akibat pengamatan peneliti selama pada lokasi dan berinteraksi menggunakan masyarakat sekolah terutama guru, diketahui bahwa perencanaan pelaksanaan metode tahfidz sudah sangat baik yang akan diterapkan disekolah tersebut. Hal ini sinkron menggunakan pen gamatan peneliti dan pula berdasarkan pemaparan berasal pihak guru. Berikut pemaparan mengenai perencanaan aplikasi aktivitas tahfidz yang nampak pada program tahfidz qurAoan di SDI Al Munawar : Di sekolah SDI Al Munawar memiliki rencana acara hafal juz 30 , ini termasuk dalam acara ekstrakulikuler tetapi terdapat sebagian siswa yg menghafal lebih berasal juz 30 yaitu surat-surat khusus mirip surat yasin dan Al-mulk, setiap pagi sebelum memulai pelajaran semua peserta didik mulai berasal kelas satu sampai k elas enam diwajibkan membaca serta menghafalkan surat -surat yang terdapat pada juz 30, aktivitas menghafal serta membaca ini diadaptasi dengan kelas peserta didik, semakin tinggi kelas siswa maka semakin banyak pula hafalan dan bacaan yang harus dilakukan. Perencanaan yang dilaksanakan setiap pagi hari sebelum memasuki jam pelajaran oleh guru dilaksanakan agar dapat memudahkan peserta didik dalam mengucapkan ayat- ayat Al-QurAoan menggunakan benar dan buat membuat siswa yang pandai dalam menghafal dan pula membaca AlQurAoan karna itulah setiap siswa membaca atau menghafal Al-QurAoan selalu dibimbing oleh guru mereka masing-masing. Aktivitas Ekstrakulikuler tahfidz ini sudah berjalan sekitar dua tahun ini, mengingat banyak sekali hasil atau keluaran peserta didik-peserta didik berasal sekolahan dasar yang bukan madrasah ibtidaiyah yang memilki kekurangan pada menghafal Al-QurAoan dan mengucapkannya menggunakan benar, maka asal itu SDI Al Munawar, mempunyai impian buat membentuk eksklusif siswa yang JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Efektifitas Penerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Mi Al -Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung 7 lebih baik, memiliki keluaran yang unggul dibandingkan yang lain, menggunakan adanya program Banyak asal peserta didik yang memanfaatkan ketika luang mereka buat menghafal Al-QurAoan maupun hanya sekedar membaca ayat-ayat Al-qurAoan setiap waktu, bisa di waktu jam istirahat maupun di saat kelas kosong, siswa sahih-benar pada bimbing supaya terbiasa menghafal dan terbiasa mengucapkan ayat-ayat Al-QurAoan menggunakan baik dan benar sesuai makhorijul alfabet , serta kebanyakan siswa yang mengikuti acara tahfidz ini, mereka cenderung pendiam tidak banyak melanggar peraturan sekolah. kegiatan menghafal setiap jam istirahat maupun jam kosong yang dilakukan siswa kelas tahfidz itu dilakukan dengan kesadaran mereka masing-masing sebab merasa memiliki tanggung jawab yang sudah diberikan pengajar oleh mereka, tetapi kebnyakan peserta didik yang sadar akan hal terbut merupakan peserta didik kelas empat hingga dengan kelas enam. Program tahfidz dilaksanakan untuk semua siswa mulai asal kelas satu hingga dengan kelas enam, namun buat kelas enam itu sendiri pedagogi tahfidz hanya dilakukan sampai awal semester, dikarenakan kelas enam sudah harus berkonsentrasi di mata pelajaran untuk UN dan pula ujian-ujian pada perencanaannya buat memudahkan menghafal Al-QurAoan sebenarnya guru sudah menyampaikan arahan untuk memakai Al-QurAoan terjemahan perkata namun tidak poly peserta didik yang mau menggunakannya apabila peserta didik mau memakai Al-QurAoan terjemahan perkata sangat memudahkan peserta didik dalam menghafal serta pula tahu setiap ayat-ayat Al-QurAoan. Perencanaan yang disediakan sekolahan buat peserta didik yang mengikuti tahfidz artinya buku setoran buat peserta didik dan pula buku setoran buat pengajar tahfidz itu sendiri, kebanyakan peserta didik menghilangkan buku setoran yang telah dibagikan, jadi buat antisipasinya pengajar jua memiliki kitab setoran anak-anak didik mereka, siswa yang mengikuti tahfidz qurAoan pada berikan arahan agar siswa tersebut tidak simpel putus harapan dalam pelaksanaan tahfidz tersebutserta kegiatan menghafal yang dilakukan pada pagi hari, guna memudahkan siswa tahfidz buat storan di akhir sekolah yaitu di hari sabtu jam ekstrakulikuler. Tujuan diadakannya acara Tahfidz QurAoan di SDI Al Munawar ialah untuk menghasilkan peserta didik yang pintar pada menghafal serta juga padai dalam melafalkan ayat-ayat Al-QurAoan menggunakan sahih sinkron dengan makhorijul hurufnya. Jadi guru tidak memaksakan siswa agar menghafal namun pengajar meminta peserta didik tersebut dapat melafalkan ayat-ayat Al-QurAoan menggunakan benar. Dukungan berasal sekolah berupa sarana serta prasarana juga sangat membantu pada keberhasilan menghafal Al-QurAoan. sarana dan prasarana yang menunjang metode tahfidz masih sangat sederhana serta seadanya di ketika aku melakukan observasi di haru jumAoat jam 08:00 WIB saya melihat wahana dan prasarana sekarang yang ada di sekolah adalah ruangan khusus untuk peserta didik yang mengikuti kegiatan tadi yang terdiri asal meja, kursi serta papan display yaitu sejenis papan absensi storan hafalan. tidak hanya itu saja namun menggunakan adanya jadwal buat sholat dhuha dan jua sholat dhuhur berjamaah ialah salah satu supaya siswa menjadi pribadi yang JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Ulvia Fatkurin Fuad. Retno Intan Kuswari 8 taat agama, apalagi sholat itu artinya tiang kepercayaan islam. Perencanaan untuk menunjang program tahfidz qurAoan buat menghasilkan karakter peserta didik merupakan adanya masjid di area sekolahan, lokasi sekolah yang berada dalam naungan pondok pesantren anjung tulungagung, adanya jadwal sholat berjamaAoah seperti sholat dhuha serta solat dzuhur dan perpustakaan yang menyediakan kitab wawasan tentang pembelajaran. Pembahasan Temuan Terkait Fokus Penelitian Yang Pertama: Perencanaan pelaksanaan kegiatan tahfidz QurAoan dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar Al Munawar. Kegiatan Tahfidz QurAoan Di sekolah SDI Al Munawar memiliki rencana program hafal juz 30, ini termasuk dalam program ekstra kulikuler tetapi ada sebagian siswa yang menghafal juz , setiap pagi sebelum memulai pelajaran seluruh siswa mulai dari kelas satu sampai kelas enam diwajibkan membaca dan menghafalkan surat-surat yang terdapat pada juz 30, kegiatan menghafal adapun Perencanaan untuk menunjang program tahfidz qurAoan untuk membentuk karakter santri adalah adanya masjid di area sekolahan, lokasi sekolah yang berada dalam naungan pondok pesantren Tulungagung tulungagung. Hasil penelitian diatas sesuai dengan teori menurut Muhaimin Zen dalam bukunya Tata cara atau problematika menghafal al-qurAoan dan petunjuk-petunjuknya yakni Ahsin al-hafidz metodemetode yang di gunakan dalam menghafal al-QurAoan adalah sebagai berikut: Metode Wahdah Yang dimaksud metode ini artinya menghafal satu per satu terhadap ayat-ayat yang hendak buat mencapai hafalan awal setiap ayat mampu dibaca sebesar sepuluh kali, atau lebih sehingga proses ini bisa membuat pola dalam bayangannya (Al-Hafizh, 2. dengan demikian penghafal akan bisa mengkondisikan ayat-ayat yang dihafalkannya bukan saja dalam bayangan tapi sampai menghasilkan motilitas refleks di lisannya. sesudah benar-sahih hafal barulah dilanjutkan di ayatayat berikutnya dengan cara yang sama, demikian seterusnya hingga mencapai satu muka. Metode Kitabah Kitabah merupakan menulis. di metode ini penghafal menulis terlebih dahulu ayat-ayat yang akan dihafalnya pada secarik kertas yang telah disediakan untuknya. kemudian ayat tadi dibaca sampai lancar serta benar bacaannya, lalu dihafalkannya (Al-Hafizh, 2. Metode ini cukup simpel dan baik, sebab pada samping membaca dengan ekspresi, aspek visual menulis juga akan sangat membantu pada mempercepat terbentuknya pola hafalan pada bayangannya. Metode SimaAoi SimaAoi yaitu metode dengan mendengarkan sesuatu bacaan buat dihafalkannya. Metode ini akan sangat efektif bagi penghafal yang memiliki daya ingat ekstra, terutama bagi penghafal tunanetra, atau anak-anak yang masih dibawah umur yang belum mengenal baca tulis Al-QurAoan (Al-Hafizh. Metode ini bisa dilakukan menggunakan dua alternative. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Efektifitas Penerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Mi Al -Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung 9 Tujuan Adanya Progam Tahfidz QurAoan Berdasarkan data temuan yang sudah dipaparkan, diketahui bahwa pada tujuan diadakannya acara Tahfidz QurAoan di SDI Al Munawar artinya buat membuat peserta didik yg pintar pada menghafal serta pula padai dalam melafalkan ayat-ayat Al-QurAoan dengan sahih sinkron menggunakan makhorijul hurufnya. Hal ini sesuai menggunakan yang diungkapkan Imas kurniasih dalam bukunya yang berjudul sukses mengpenerapankan kurikulum 2013, tujuan pembelajaran metode tahfidz tadi dilakukan dengan pendekatan saintifik, beberapa pendekatan saintifik adalah: . buat menaikkan kemampuan intelektual, khususnya kemampuan berfikir tinggi peserta didik. buat membuat kemampuan siswa dalam menuntaskan suatu persoalan secara sistematik. Terciptanya kondisi pembelajaran dimana siswa merasa bahwa belajar merupakan suatu kebutuhan. Diperoleh akibat belajar tinggi. buat melatih siswa dalam mengkomunikasikan pandangan baru-inspirasi khususnya pada menulis artikel ilmiyah. untuk menyebarkan karakter peserta didik (Kurniasih , 2. Perencanaan Dalam Memudahkan Menghafal Al-QurAoan Sesuai data temuan yang sudah dipaparkan dalam perencanaannya untuk memudahkan menghafal Al-QurAoan sebenarnya guru telah memberikan arahan buat memakai Al-QurAoan. Hal tersebut sinkron menggunakan Wiwi Alawiyah Wahid pada bukunya yang berjudul cara cepat bisa menghafal Al-QurAoan. Al-QurAoan yang disertai menggunakan terjemah menggunakan bahasa Indonesia. umumnya, dikalangan pesantren Al-QurAoan ini dikenal dengan Al-QurAoan suci (Al-QurAoan terjemahnya menggunakan ayat pojok yang diterbitkan sang menara kudu. Al-QurAoan semacam ini sangat diperlukan serta dianjurkan bagi di penghafal Al-QurAoan. sebab, waktu mengingat-jangan lupa dan membayangkan letak posisi ayat yang dihafalkan. Al-QurAoan pojok cetakan menara kudus ini, tulisannya jelas, tidak ribet, dan mudah pada baca sebagai akibatnya, sangat cocok dan sinkron buat pada penghafal Al-QurAoan (Wahid , 2. Implikasi dalam penerapan metode tahfidz QurAoan dalam pembentukan karakter siswa. Akibat yang mendukung penerapan metode tahfidz QurAoan yaitu wahana serta fasilitas yang mendukung yaitu :. Al-QurAoan atau Al-QurAoan terjemah perkata. dengan Al-qurAoan perkata peserta didik bisa belajar 2 hal yaitu arti dan ayat Al-QurAoan. sehingga dapat memudahkan siswa pada mengingat saat lupa pada menghafal ayat Al-QurAoan. kitab Setoran. Gunanya buat memotivasi peserta didik agar mereka tau seberapa banyak page yang sudah mereka hafalkan selama ini. didik juga bisa mengetahui hasil setoran sahabat lainnya, dengan mereka mengetahui seberapa banyak temannya pada menghafal jadi mereka akan terus berlomba-lomba pada menghafal. begitu diperlukan tujuan dari pembelajaran Al-QurAoan ini akan berjalan sinkron dengan yang . istilah-istilah motivasi/papan motivasi. pada setiap memulai setor hafalan peserta didik diberikan kata-istilah motivasi dari gurunya. Berupa motivasi dipapan maupun perkataan. Hal itu dilakukan agar siswa semakin ulet dalam menghafal. Gedung sekolah. Gedung sekolah pada SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung, meskipun tidak begitu luas sebab lokasinya yang berada dipusat perkotaan, namun JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Ulvia Fatkurin Fuad. Retno Intan Kuswari 10 peserta didik leluasa menghafalkan Al-QurAoan dimanapun tempatnya. Musholla. Musholla ialah lokasi yang sangat mudah dan nyaman untuk menghafal sebab lokasinya yang strategis sebab siswa dilarang bermain dimasjid kecuali mereka melakukan sholat dhuha serta pula sholat dhuhur. Jadi bagi mereka yang memiliki tanggungan buat menghafal, bisa melakukan aktivitas tersebut selagi tidak untuk bermain-main. Ruang ekstrakulikuler tahfidz. Ruangan tadi memang dikhususkan buat siswa tahfidz, ruangan yang dipergunakan setiap hari sabtu untuk setoran hafalan dan serta supervisi terhadap siswa buat lebih mampu memantau perkembangannya. Terdapat beberapa cara yang bisa membentuk karakter anak menjadi lebih baik tidak hanya dalam pembelajaran tahfidz qurAoan namun dalam keseharian peserta didik tersebut. pembelajaran metode tahfidz qurAoan hal yang membuat karakter anak ialah jadwal aktivitas serta setoran hafalan siswa, hal tadi secara tidak pribadi mendorong peserta didik buat disiplin saat, disiplin pada hal setoran hafalan. Jadwal kegiatan serta setoran hafalan yang mengharuskan buat disiplin ialah cara agar anak itu memiliki hasil yang sesuai harapan guru. Jadwal ini artinya suatu rencana kegiatan yang mengharuskan siswanya untuk berlatih disiplin dan juga mensugesti pelaksanaan tahfidz QurAoan kepada siswa khususnya siswa SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung Dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran Al-Quran dengan kegiatan Tahfidz tadi sudah sangat bagus dan berhasil dalam pembentukan karakter siswa mejadi lebih baik . emiliki rasa tanggung jawab buat setoran hafalan, rajin menghafal, disiplin pada hal waktu menghafal, dan kerja keras sebab merasa memiliki taanggung jawab untuk menyelesaikan hafalan merek. dibanding menggunakan peserta didik yang tak mengikuti kegiatan tahfidz tadi, dan buat siswa tahfidz itu sendiri dapat aktif dan terus terlatih buat tetap menghafalkan. dengan banyak sekali metode tahfidz serta menggunakan menerapkan metode tahfidz peserta didik dapat dengan lancar pada menghafal. Apalagi pihak asal sekolah seperti kepala sekolah dan dari pengajar sangat mendukung adanya pembelajaran Al-QurAoan menggunakan media tahfidz qurAoan. Sekolah SDI Al Munawar memang bukan besicnya tentang hafalan Al-QurAoan apalagi diusia siswa yang masih kecil, tetapi SDI Al Munawar berani membentuk ekstrakulikuler Tahfidz QurAoan bagi siswa yang ingin hafalan Al-QurAoan. Dan di sekolah tersebut sangat mengedepankan tentang kedisiplinan, tata karma disekolahan. Mengenai sarana dan prasarana yang sekarang ini juga akan terus dikembangkan oleh pihak sekolah agar pelaksanaan tahfidz tersebut akan terus mengalami perbaikan dan kenaikan setiap tahunnya. Sesuai data temuan yang telah dipaparkan berbagai faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan tahfidz di pembelajaran Al-QurAoan ini, sepert: guru tahfidz yang selalu siap membimbing peserta didik hingga khatam Al-QurAoan, lingkungan yang higienis juga sangat mempengaruhi kenyamanan serta ketenangan dalam menghafal Al-QurAoan, gedung sekolah yang sangat luas, masjid tempat untuk sholat berjamaah bersama serta serambi masjid yang luas. Kemantapan membaca sesuai dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan dan menghafal ayatayat atau surat-surat yang mudah bagi mereka. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Efektifitas Penerapan Kegiatan Tahfidz QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa Mi Al -Ishlah Pondok Pesantren Tulungagung 11 . Kemampuan memahami kitab Allah secara sempurna memuaskan akal dan mampu menenangkan jiwanya. Kesanggupan menerapkan agama Islam dalam menyelesaikan problema kehidupan seharihari. Kemampuan memperbaiki tingkah laku murid melalui metode pengajaran yang tepat. Kemampuan memanifestasikan keindahan retorika dan uslub Al-Qur`an. Penumbuhan rasa cinta dan keagungan Al-Qur`an dalam jiwanya. Pembinaan pendidikan Islam berdasarkan sumber-sumber yang utama dari Al-Qur`anul AlKarim (Thoha, 2. Hasil penelitian diatas sesuai dengan teori menurut Muhaimin Zen dalam bukunya Tata cara atau problematika menghafal Al-QurAoan dan petunjuk-petunjuknya yaitu. Sarana dan fasilitas pendidikan: Untuk menunjang keberhasilan program pendidikan ini perlu disediakan sarana seperti: asrama, gedung sekolah, masjid, rumah pengaruh dan taman-taman . Bagi semua siswa disediakan asrama dengan cuma-cuma juga tersedia fasilitas pengajaran dan perpustakaan yang memadai . Bagi semua siswa disediakan konsumsi dan uang saku apabila keuangan lembaga Pendidikan memungkinkan (Zen, 1. Kesimpulan sesuai pada akibat penelitian yang penulis lakukan tentang Penerapan metode tahfidz QurAoan pada pembelajaran Al -QurAoan sebagai pembentukan karakter siswa di SDI Al Munawar Pondok Pesantren Tulungagung Tulungagung bisa diambil konklusi menjadi berikut: Perencanaan aktivitas tahfidz QurAoan yg terdapat di SDI Al Munawar ini dilaksanakan di saat ekstrakulikuler yaitu hari s abtu, khusus peserta didik yang ingin menghafal Al-QurAoan serta diwajibkan bagi semua siswa untuk hafal jus 30, dengan adanya bimbingan membaca Al-QurAoan setiap hari sebelum jam pelajaran dimulai dan pribadi dibimbing oleh guru mereka masing -masing kelas. Sekolah menyediakan sarana seperti ruangan, kitab setoran hafalan dan lainnya bagi siswa yang mengikuti acara tahfidz QurAoan. Akibat atau akibat aplikasi kegiatan tahfidz QurAoan pada pembentukan karakter siswa diantaranya satu akibat diluar kegiatan tahfidz Al-QurAoan seperti: terbentuknya perilaku atau akhlak atau karakter anak menjadi lebih baik, seperti rajin mengikuti sholat berjamaAoah, rajin membaca AlJIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman Volume 1. Nomor 1. Desember 2023, 1-13 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Published: -. Website: https://ejournal. stai-mas. id/index. php/jipski Ulvia Fatkurin Fuad. Retno Intan Kuswari 12 QurAoan atau deres Al-QurAoan, sopan santun terhadap guru menggunakan dibuktikannya aktivitas sungkem atau salim kepada guru setiap berpapasan atau bertemu dengan pengajar diluar ruang kelas, sedikit melakukan pelanggaran sekolahan karena mereka sadar perbuatan tadi tidak baik, peserta didik juga saling memaafkan jika terjadi pertengkaran antar peserta didik. dua akibat didalam kegiatan tafidz Al-QurAoan yaitu: siswa dapat menguasai bacaan yang sahih pada pelafalan ayat-ayat Al-QurAoan, tertib pada hal mengikuti kegitan tahfidz QurAoan , dan menghormati guru yang sedang mengajar, bertanggung jawab serta disiplin atas apa yang sudah siswa lakukan seperti, setoran hafalan yang harus dilakukan setiap hari sabtu, sikap anak dalam memegang dan membaca Al-QurAoan , seperti wudhu terlebih dahulu dan membaca doa sebelum melakukan aktivitas pembelajaran tahfidz tadi. Saran