Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. Pemanfaatan Ekstrak Daun Beluntas (Plucheaindica Les. melalui Air Minum terhadap Performa Ayam Broiler Irfan Hanif1A. Julinda Romauli Manullang2 Jurusan Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman,Samarinda. Email: irfanhanif. juli22@gmail. Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun beluntas dalam air minum terhadap konsumsi pakan, konversi pakan, dan pertambahan bobot badan,. Penelitian dilaksanakan Laboratorium Nutrisi Ternak. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman dan kandang broiler di Loa Bahu. Kelurahan Sungai Kunjang. Kecamatan Samarinda Kota. Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan (P0= kontrol. P1= 4%. P2= 6%. P3= 8%. P4= 10%) dan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA), rata-rata nilai perlakuan tertinggi berada pada P4= 1. 942,80 g ekor-1, dan P2= 719,88 g ekor-1. Pemberian ekstrak daun beluntas terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan berpengaruh nyata . >0,05%), namun tidak berpengaruh nyata terhadap konversi pakan . <0,05%). Nilai rata-rata konversi pakan sebesar 2,54 hingga 2,60, menunjukan nilai konversi yang sangat tinggi. Kata kunci: Daun beluntas. bobot badan. The Utilization of beluntas leaf extract (Pluheaindica les. through drinking water on broiler performance Abstract This study aims to determine the effect of giving beluntas leaf extract in drinking water on feed consumption, feed conversion, and body weight gain. The research was carried out by the Animal Nutrition Laboratory. Faculty of Agriculture. Mulawarman University, and broiler cages in Loa Bahu. Sungai Kunjang Village. Samarinda Kota District. East Kalimantan. The research method used a completely randomized design (CRD) consisting of five treatments (P0= control. P1= 4%. P2= 6%. P3= 8%. P4=10%) and five replications, then the research data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that the administration of beluntas leaf extract on feed consumption and body weight gain had a significant effect . >0. 05%), namely, the highest average was obtained, respectively, at P4 of 1942. 80 g of tail-1 and P2 of 88 g of tail -1. Giving beluntas leaf extract had no significant effect on feed conversion . <0. 05%). The average feed conversion value ranges from 2. 54 to 2. 60, this shows a very high conversion value. Key words: Beluntas leaf. body weight. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. PENDAHULUAN Usaha memberikan konstribusi besar terhadap peningkatan pendapatan peternak, hal tersebut tidak lepas dari sifat unggul yang dimiliki broiler diantaranya masa produksi relatif singkat dibandingkan komoditas mengkonsumsi pakan, dan pertumbuhan yang cepat. Kinerja produksi broiler dipengaruhi oleh konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan (Syahruddin et all. , 2. Strategi peningkatan kinerja produksi broiler terus memberikan zat aktif yang berasal dari tanaman obat tradisional. Daun beluntas (Pluchea indica Les. merupakan tanaman perdu kelompok Asteraceae yang banyak di manfaatkan oleh masyarakat Indonesia (Ardiansyah et all. , 2. Daun beluntas mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, streol, fenol hidrokuinon dan Zat aktif yang terdapat dalam daun beluntas khususnya flavonoid dapat antioksidan alami untuk meningkatkan pertumbuhan dan memperbaiki performa broiler (Sudarman et all. , 2. , sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut terkait pemanfaatan ekstrak daun beluntas terhadap performa broiler. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun beluntas terhadap performan broiler yang meliputi konsumsi pakan, konversi pakan , dan pertambahan bobot METODE Waktu dan Tempat Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2019 di Laboratorium Nutrisi Ternak. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman untuk pembuatan ekstrak daun beluntas dan Kandang broiler di Loa Bahu. Kelurahan Sungai Kunjang. Kecamatan Samarinda Kota. Kalimantan Timur selama 15-35 hari. Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam peneitian meliputi: kandang, tempat pakan dan minum, timbangan, blender, kain kasa, gelas ukur, gunting, panci, kompor. Bahan yang digunakan meliputi: Day Old Chicks (DOC) sebanyak 125 ekor dari galur CP- 707 dengan bobot rata-rata 6 gram/ekor, daun beluntas, vitamin, air minum, dan ransum . erbuat dari campuran jagung giling, dedak padi, konsentrat, vitamin, dan minera. Tabel 1. Kandungan Nutrisi Bahan Pakan Basal Nutrisi Kandungan Protein Kasar (%) 24,37 Lemak Kasar (%) 5,31 Serat Kasar (%) 5,13 Abu (%) 6,21 Energi . Sumber: Data Analisis Proksimat Pakan Basal Broiler Tahun Rancangan Percobaan Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Berikut perlakuan dalam penelitian: P0 = Pakan basal Air Minum (Kontro. P1 = Pakan basal Air Minum 4% Ekstrak Daun Beluntas P2 = Pakan basal Air Minum 6% Ekstrak Daun Beluntas P3 = Pakan basal Air Minum 8% Ekstrak Daun Beluntas P4 = Pakan basal Air Minum 10% Ekstrak Daun Beluntas Performa broiler yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Berikut pendekatan rumus yang digunakan untuk mengukur performa broiler. Konsumsi Pakan Konsumsi pakan merupakan selisih jumlah pakan yang diberikan dengan sisa pakan kemudian dibagi jumlah ternak (Fitro et al. , 2. Konsumsi pakan menunjukan rata-rata jumlah pakan yang dapat dikonsumsi seekor ternak dengan Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. periode periode pemeliharaan (Purba. Perhitungan konsumsi pakan Berikut rumus konsumsi pakan (Fitro et al. , 2. Pertambahan Bobot Badan Pertambahan bobot badan (PBB) broiler . ram per ekor-. ditimbang setiap minggu selama 35 hari. Bobot badan setiap kelompok perlakuan diukur setiap minggu (Purba, 2. Rata-rata PBB di hitung menggunakan pendekatan rumus: Pertambahan bobot badan = Bobot Badan Akhir . - Bobot Badan Awal . A . Konversi pakan Konversi pakan merupakan nilai yang menunjukkan banyaknya ransum yang dikonsumsi untuk menghasilkan satu gram pertambahan bobot badan dalam satuan waktu tertentu. Berikut rumus konversi pakan (Fitro et al. , 2. Konversi Pakan= Konsumsi Pakan . Pertambahan badan. )a. HASIL DAN PEMBAHASAN Konsumsi Pakan Konsumsi parameter penting yang mempengaruhi peningkatan pertambahan bobot badan. Berikut tabel konsumsi pakan broiler berdasarkan hasil penelitian. Tabel 2. Konsumsi Pakan Broiler Parameter Konsumsi Pakan Perlakuan 1897,80A 1858,96A 48,88a 32,91a 1916,28A 18,05b 1924,40A 33,49b 1942,80A 32,84b Superskrip dengan notasi huruf berbeda menunjukan hasil berbeda nyata( P>0,. Hasil menunjukan bahwa pemanfaatan ekstrak beluntas melalui air minum berpengaruh nyata terhadap konsumi pakan ayam broiler . >0,05%). Hasil uji lanjut BNT taraf 5% menunjukan bahwa P0 dan P1 tidak berbeda nyata. P2 . P3 dan P4 berbeda nyata terhadap P0 dan P1, sedangkan P2 . P3 dan P4 tidak berbebda Pemberian ekstrak daun beluntas pada P1 menunjukan hasil rataan terendah sebesar 1858,96 g ekor-1 hasil rataan tertinggi terdapat pada P4 sebesar 1942,80 g ekor-1 . Perlakuan P1 menunjukan bahwa kandungan senyawa fenolik berupa flavonoid dan minyak atsiri yang terkandung didalam ekstrak daun beluntas dengan dosis 4% belum mampu meningkatkan konsumsi pakan ayam broiler, sebaliknya pada P2 . P3 dan P4 konsumsi pakan yang dihasilkan. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Triyanto kandungan minyak atsiri dan flavonoid dalam ekstrak daun beluntas dapat mempengaruhi kecernaan dan efisiensi Setyanto . menambahkan bahwa pengaruh bahan aktif berupa minyak atsiri dapat merangsang enzim saluran pencernaan, sehingga proses pencernaan dan penyerapan zat-zat nutrisi menjadi lebih sempurna serta dapat memperbaiki saluran pencernaan, oleh karena itu makanan lebih cepat dicerna, sehingga ayam akan mengkonsumsi pakan lebih banyak karena lambung yang cepat kosong akibat lajunya pencernaan terhadap pakan. Pertambahan Bobot Badan Pertambahan merupakan parameter yang lebih mudah untuk menggambarkan pertumbuhan yang dicapai selama penelitian (Fitro et al. , 2. dan menjadi tolak ukur kualitas serta Pertambahan bobot badan menurut Fahrudin perbandingan antara selisih dari bobot akhir dan bobot awal dengan lamanya Berikut Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. pertambahan bobot badan berdasarkan hasil penelitian. Table 3. Pertambahan Bobot Badan Ayam Broiler Parameter PBB Perlakuan 684,24A 661,75A 719,88A 694,28A 709,40A 27,29a 21,41a 19,68b 13,38a 32,79b Superskrip dengan notasi huruf berbeda menunjukan hasil berbeda nyata( P>0,. Hasil sidik ragam menunjukan beluntas ke dalam air minum memberikan pertambahan bobot badan ayam broiler . >0,05%). Hasil uji BNT taraf 5% menunjukan bahwa P0 . P1 dan P3 tidak berbeda nyata. P2 dan P4 berbeda nyata terhadap P0. P1, dan P3, sedangkan P2 dan P4 tidak berbebda nyata. Hasil penelitian menunjukan bahwa respon ayam broiler dalam penambahan ekstrak daun beluntas ke dalam air minum maupun tanpa penambahan ekstrak daun beluntas berbeda nyata pada masing-masing perlakuan terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler. Pertambahan bobot badan P1 lebih rendah dari pada P0. P2. P3, dan P4. Hasil rataan tertinggi terdapat pada P2 sebesar 719,88A19,68 g ekor-1, sedangkan hasil terendah pada perlakuan P1 sebesar 661,75A 21,41 g ekor-1. Perbedaan tersebut ditandai dengan nilai pertambahan bobot badan ternak yang berbeda pada setiap perlakuan pemberian ekstrak daun beluntas. Hal ini disebabkan oleh kandungan bahan aktif yang terkandung dalam ekstrak daun beluntas seperti minyak atsiri, di dalam minyak atsiri yang terkandung pada ekstrak daun beluntas terdapat zat bioaktif yang bersifat anti bakteri yang pencernaan dengan menjaga micro flora usus dalam keadaan yang stabil, merangsang keluarnya getah pankreas yang mengandung enzim amilase, lipase, dan protoase untuk meningkatkan proses karbohidrat, protein dan lemak. Hal tersebut sesuai pendapat Triyanto . yang menyatakan bahwa minyak atsiri berpengaruh positif terhadap aktivitas enzim pencernaan seperti enzim amilase, meningkatkan kecernaan protein yang berdampak pada meningkatnya nilai pemanfaatan protein dan meningkatnya pertambahan bobot badan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pertambahan bobot badan meliputi konsumsi pakan, bibit, lingkungan, jenis kelamin dan kualitas pakan (Qurniawan, 2. Konversi Pakan Konversi merupakan perbandingan jumlah pakan yang dikonsumsi dengan pertambahan bobot badan dalam kurun waktu tertentu. Nilai konversi yang kemampuan ternak mengubah pakan menjadi sejumlah produksi dalam satuan tertentu (Fitro et al. , 2. Nilai konversi pakan menjadi tolak ukur keberhasilan suatu usaha peternakan ayam broiler, semakin rendahnya nilai konversi pakan yang dihasilkan maka semakin efisien penggunaan pakan dan sebaliknya jika nilai konversi pakan tinggi maka semakin banyak pakan yang digunakan untuk meningkatkan bobot badan (Allama et all. Berikut tabel konversi pakan berdasarkan hasil penelitian. Table 4. Konversi pakan ayam broiler Parameter Konversi Pakan Perlakuan 2,56A 2,54A 0,08 0,04 2,50A 2,60A 2,54A 0,12 0,13 0,05 Hasil sidik ragam menunjukkan pemanfaatan ekstrak daun beluntas dalam air minum terhadap konversi pakan ayam broiler menunjukan hasil tidak berbeda Nilai konversi pakan rata Ae rata hingga minggu kelima berkisar antara 2,54 hingga 2,60, hal tersebut menunjukan nilai Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. konversi yang sangat tinggi dibandingkan nilai konversi yang didapatkan oleh penelitian Nugraha . yaitu berkisar 1,63-1,67. Hasil menunjukan tidak berbeda nyata pada setiap perlakuan, hal ini diduga karena tingkat konsumsi pakan yang rendah dan tidak efisiensinya pakan yang diberikan di akibatkan pakan yang tercecer atau Konsumsi pakan yang banyak, serta nilai gizi yang baik dibantu dengan tingkat kecernaan yang tinggi dapat meningkatkan efisiensi pakan dalam Pemanfaatan ekstrak daun beluntas pada air minum ayam broiler terhadap konversi pakan dengan dosis yang diberikan pada setiap perlakuan belum dapat memperlihatkan perbedaan yang Menurut pendapat Ardiyanto . faktor yang mempengaruhi nilai konversi pakan adalah kualitas DOC . ay old chic. , kualitas nutrisi pakan, manajemen pemeliharaan, serta kualitas SIMPULAN Pemanfaatan ekstrak daun beluntas yang diberikan kedalam air minum pertambahan bobot badan berpengaruh nyata . >0,05%) yaitu diperoleh rataan tertinggi berturut-turut pada P4 . kstrak daun beluntas 10%) sebesar 1942,80 g ekor-1 dan P2 . kstrak daun beluntas 6%) sebesar 719,88 g ekor-1. Pemberian ekstrak daun beluntas tidak berpengaruh nyata terhadap konversi pakan . <0,05%). Nilai konversi pakan rata-rata berkisar antara 2,54 hingga 2,60, hal tersebut menunjukan nilai konversi yang sangat DAFTAR PUSTAKA