Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 1-6 Contents list available at JKP website Jurnal Kesehatan Perintis Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/JKP Persepsi Teamwork terhadap Kinerja Perawat dalam Melaksanakan Asuhan Keperawatan Darmin Darmin1*. Suci Rahayu Ningsih1. Henny Kaseger1. Sarman Sarman1. Sudirman Sudirman2 Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika. Sulawesi Utara. Indonesia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya. Sulawesi Tengah. Indonesia Article Information : Received 04 April 2022. Accepted 21 June 2022. Published online 30 June 2022 *Corresponding author : dharmyn@gmail. ABSTRAK Teamwork merupakan kompetensi atau soft skill setiap individu dalam bekerja. Teamwork dipandang perlu untuk dikuasai oleh profesional kesehatan untuk memenuhi tuntutan kualitas perawatan. Teamwork pada suatu rumah sakit akan sangat bermanfaat bagi setiap karyawan dan pasien. Hasil studi pendahuluan Di RSUD Kota Kotamobagu mengindikasikan bahwa masih terdapat problem dalam teamwork perawat di RSUD Kota Kotamobagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi teamwork terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan. Merupakan penelitian deskriptif-kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional terhadap 41 sampel yang diambil secara total . otal samplin. di RSUD Kotamobagu pada Februari 2022 melalui observasi. Instrument yang digunakan adalah kuesioner semi kontruktif dan analisis data menggunakan uji fisherAos exact, yang disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan persepsi teamwork terhadap kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Kota Kotamobagu, bahwa persepsi teamwork berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja yang di tunjukkan oleh perawat dalam melakukan asuhan keperawatan, secara statistik diperoleh nilai P=0. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa persepsi teamwork berpengaruh besar terhadap kinerja perawat yang merupakan aspek penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Kota Kotamobagu. Tim petugas keperawatan perlu mendiskusikan terkait gagasan-gagasan dan ide-ide untuk menyelesaikan masalah, dengan menggunakan Metode Situation-Background-Assessment-Recommendation (SBAR) akan lebih baik. Kata kunci : teamwork, kinerja, manajerial, asuhan perawatan ABSTRACT Teamwork is the competence or soft skill of each individual at work. Teamwork is deemed necessary to be mastered by health professionals to meet the demands of quality of care. Teamwork in a hospital will be very beneficial for every employee and patient. The results of a preliminary study at the regional public hospital kotamobagu City indicate that there are still problems in teamwork among nurses at the regional public hospital Kotamobagu City. This study aims to identify the perception of teamwork on the performance of nurses in carrying A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 1-6 out nursing care. This descriptive-quantitative research, with a cross-sectional approach to 41 samples taken in total . otal samplin. at the regional public hospital Kotamobagu City in February 2022 through observation. The instrument used is a semi-constructive questionnaire and data analysis using fisher's exact test. The results of the study show perceptions of teamwork on the performance of nurses in carrying out nursing care at the regional public hospital kotamobagu City, that the perception of teamwork has a significant effect on the performance shown by nurses in carrying out nursing care statistically obtained the P-value of 0. The conclusion that the perception of teamwork has a large effect on the performance of nurses, which is an important aspect in improving the quality of nursing services at the regional public hospital in Kotamobagu City. The team needs to discuss ideas and strategies to solve the problem. Using the Situation-Background-AssessmentRecommendation (SBAR) method will be better. Keywords: teamwork, performance, managerial, nursing care PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan hal terpenting dari aspek rumah sakit, hal ini karena operasional pelayanan sebagian besar dilakukan oleh profesi perawat, yang bertugas memberi layanan asuhan keperawatan selama 24 jam penuh, kepada pasien, oleh sebab itu rumah sakit harus membangun kinerja perawat dengan baik, sehingga menunjang kinerja rumah sakit untuk mencapai kepuasan pasien (Widodo. Wungow and Hamel, 2. Berdasarkan informasi yang di peroleh dari berbagai pengunjung bahwa kinerja rawat inap dan rawat jalan di RSUD Kota Kotamobagu hingga saat ini masih belum Sejak tahun 2019 kinerja rawat inap dan rawat jalan dianggap belum mencapai target yang ditentukan oleh pihak manajemen RSUD Kota Kotamobagu. Kondisi ini mengindikasikan adanya permasalahan di tim lintas fungsi. Hasil pengamatan selanjutnya pada Bulan Mei. Tahun 2021 terhadap pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu, dari aspek kedisiplinan, di ketahui bahwa masih banyak perawat yang belum taat pada SOP yang berlaku dalam institusi rumah sakit, seperti demikian pula dalam hal kepemimpinan, terutama perencanaan dan pengawasan sehingga terlihat bahwa bekerja hanya sebagai rutinitas. Kinerja rumah sakit yang optimal dapat diwujudkan dengan memberi perhatian pada salah satu aspek yang yaitu sumber daya manusia perawat. dengan artian bahwa, perawat yang dapat melaksanakan tugas secara bersama dengan baik, akan menghasilkan tingkat kepuasan pasien dalam pelayanan (Bambang. Ani and Farid. Teamwork merupakan salah satu dari enam kompetensi inti yang dipandang perlu untuk dikuasai oleh profesional kesehatan perawatan saat ini dan masa depan (Ballangrud et al. , 2. Kinerja perawat menjadi salah satu aspek yang dapat dibangun dan dikontrol oleh manajer melalui kerja tim, sehingga menghasilkan produktivitas yang baik secara individu maupun tim (Erwin, 2. Teamwork . erja ti. yang di terapkan dalam suatu organisasi menjadi suatu keharusan agar mampu mencapai kinerja yang baik (Tubagus, 2. Menurut Jepkosgei . dalam teamwork yang baik dapat meningkatkan (Jepkosgei et al. , 2. Rajendran . melalui penelitiannya menyebutkan bahwa dengan adanya teamwork yang optimal maka dapat meningkatkan komunikasi anatara interdispliner dalam meberikan perawatan kepada pasien (Rajendran. Beda penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah penelitian ini mengukur teamwork terhadap kinerja dimana pada penelitian sebelumnya hanya mengukur intraprofesional dan komunikasi terhadap Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan, terhadap kinerja perawat, di dapatkan hasil bahwa tingkat A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 1-6 kedisiplinan dan komunikasi perawat masih sangat rendah yaitu sebesar 69% dari 14 . %) sampel studi pendahuluan, hal ini menunjukkan bahwa masih adanya perawat yang belum mentaati peraturan yang berlaku dalam institusi rumah sakit, selanjutnya masih rendahnya tingkat manajerial perawatan yaitu sebesar 59,7% dari 5 sampel studi. Kondisi ini mencerminkan bahwa adanya problem dalam kerja tim di RSUD Kota Kotamobagu. Berdasrakan penelitian ini di bertujuan untuk mengetahui persepsi teamwork terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan Penyajian data menggunakan tabel yang di jelaskan secara deskriptif. Analisi data menggunkana uji Chi-Square komputerisasi dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional terhadap 41 sampel yang diambil secara total . otal samplin. Instrument yang konstruktif dan analisis data menggunakan uji fisherAos exact. Variabel yang di ukur yaitu terkait persepsi teamwork perawat dan kinerja perawat dalam melaksanakan pelayanan keperawatan. Pengumpulan dan pencarian data melalui cara wawancara dengan menggunakan alat bantu kuesioner di adaptasi dari penelitan Sexton et al. Dengan penerapan protokol kesehatan, dalam hal ini responden telah menyetujui informed consent yang diberikan sebelumnya. Karakteristik Usia Dewasa Awal Dewasa Akhir Jenis Kelamin Laki Perempuan Pendidikan Diploma Sarjana Profesi HASIL DAN PEMBAHASAN Persepsi Teamwork terhadap kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan, adapun hasil yang di peroleh dalam penelitian ini, dapat di lihat pada tabel 1 dan tabel 2 Tabel Karakteristik Perawat berdasarakan Usia. Jenis Kelamin dan Pendidikan . Tabel responden perawat, sebagian besar . ,2%) dalam kategori usia kategori 92,7%, . ,4%). Tabel 2. Hubungan Persepsi Teamwork terhadap Kinerja Perawat . Persepsi Teamwork Kurang Baik Baik Kinerja perawat Rendah Tinggi Pada tabel 2. menunjukkan bahwa Persepsi teamwork terhadap kinerja keperawatan di RSUD Kota Kotamobagu, diperoleh nilai p 0. 004 (<=0. Sebagian besar . ,8%) memiliki persepsi yang baik yang ditunjukkan dengan kinerja yang tinggi Total Value 0,004 . ,4%) Teamwork memiliki pengaruh yang kuat terhadap kinerja yang di tunjukkan oleh perawat, namun teamwork tidaklah menjadi faktor utama, melainkan juga karena budaya organisasi yang ada, hal mempengaruhi kinerja perawat (Rahma and Fuad, 2. A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 1-6 Teamwork pada suatu rumah sakit akan sangat bermanfaat bagi setiap karyawan dan pasien. Perawatan yang menyeluruh akan lebih mudah di dapatkan oleh pasien, selain itu peningkatan kualitas pelayanan dan biaya yang ekonomis dapat diwujudkan, dengan perawatan tim yang efektif (Tubagus, 2. Hasil penelitian Siroos dan Jamal . terkait The Role of Social Capital in the Job Performance Mediated by Teamwork, menunjukkan bahwa dalam teamwork, interaksi sosial baik secara individu maupun kelompok, dengan positif pegawai, selain itu kapabilitas sosial yang di mediasi dalam teamwork mempengaruhi secara signifikan terhadap prestasi kerja (Siroos and Jamal, 2. Berdasarkan hasil penelitian dari Ntlokonkulu. Rela, dan Goon . terkait Medium-fidelity readiness: A phenomenological study of student midwives concerning teamwork teamwork mencerminkan delegasi tugas, tingkat kinerja tim, dukungan tim, dan ketegasan ketua tim (Ntlokonkulu. Rala and Goon, 2. Costa. Passos, dan Bakker . dalam hasil penelitiannya mengemukakan bahwa prinsip teamwork memiliki pengaruh secara langsung terhadap konflik yang terjadi dalam kerja tim, selain itu, mengungkapkan bahwa dengan adanya konflik, dapat melemahkan hubungan antar anggota tim dan kinerja tim, sehingga penerapan teamwork yang kurang optimal dapat menimbulkan efek yang merugikan, namun sebaiknya tim melakukan diskusi ide-ide meningkatkan keterlibatan kerja tim menjadi lebih objektif (Costa. Passos and Bakker. Menurut Sudirman dan Soleman, . menguraikan hal yang berbeda, bahwa umumnya pelayanan kesehatan kepada pasien belum tercapai atau dianggap tidak memuaskan, karena dukungan sumber daya yang masih minim untuk mengatur pelayanan kesehatan secara disiplin Selain itu, sumber daya yang menyebabkan kinerja baik individu maupun kelompok menjadi kurang maksimal (Sudirman and Soleman, 2. Demikian yang disampaikan oleh Ibraheem et al. , . dalam hasil penelitiannya bahwan meskipun teamwork telah berjalan seara konsisten, hasil kerja tetap di tentukan pada penggunaan sumber daya yang optimal dan kepercayaan yang di bangun dalam lingkup kerja (Ibraheem et , 2. Berdasarkan data dan informasi yang di dapatkan peneliti berasumsi bahwa, teamwork di RRSUD Kota Kotamobagu memberikan dampak atau pengaruh yang baik terhadap kinerja perawat, adapun halhal yang dijumpai sebelumnya terkait pelayanan rawat jalan atau rawat inap di interaktifdan kepercayaan antara pasien ke petugas dan antara petugas keperawatan, selanjutnya terkait kurangnya kedisiplinan perawat terhadap ketentuan atau SOP rumah sakit, karena kurangnya ketegasan ketua tim serta adanya efek konflik internal tim maupun kurangnya sumber daya atau rendahnya kompetensi sumber daya manusia untuk melaksanakan tugas. Komunikasi dalam rumah sakit, memiliki aspek penting dalam tim kerja karena mendukung kerja sama yang efektif, bencana (Delima and Putra, 2. Selain itu Ntlokonkulu. Rala and Goon, . dalam penelitiannya mengemukakan bahwa menyusun deskripsi pekerjaan kepada setiap anggota secara tegas, hingga mengembangkan tindakan, khususnya dalam pengelolaan asuhan kegawat daruratan, hal tersebut, akan menghasilkan (Ntlokonkulu. Rala and Goon, 2. Menurut Isna Ovari . dalam hasil metode komunikasi Situation Ae Background Ae Assessment Ae Recommendation (SBAR) informasi-informasi secara jelas kepada pasien, sehingga pelayanan A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 9 . 2022 : 1-6 asuhan oleh perawat terhadap pasien dapat dilakukan secara efektif dan baik (Isna Ovari, 2. KESIMPULAN Persepsi teamwork berpengaruh besar terhadap kinerja perawat yang merupakan aspek penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di suatu rumah sakit, namun hal tersebut harus pula di dukung dengan metode dan komunikasi yang sesuai dengan budaya organisasi di RSUD Kota Kotamobagu. Sehingga perencanaan dan pengawasan yang tegas serta implementasi tugas dalam tim dapat di laksanakan dengan maksimal oleh setiap perawat yang Untuk mengatasi masalah dalam teamwork yang kurang optimal, perlu dilakukan diskusi atas gagasan-gagasan dan ide-ide pengembangan, seperti terkait. rendahnya komunikasi, deskripsi dan pendelegasian tugas, serta pengembangan pengawasan yang lebih tegas. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penerapan teamwork yang kurang efektif adalah metode Situation-Background-AssessmentRecommendation (SBAR). UCAPAN TERIMA KASIH