Journal of S. Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Training E-ISSN 2620-7699 | P-ISSN 2541-7126 https://doi. org/10. 37058/sport TEKANAN MENTAL SEBELUM BERTANDING PADA ATLET SEPAK TAKRAW: PERAN RELIGIUSITAS Rafli1,Hadi Pajarianto2 dan Irham Zainuri3 Universitas Muhammadiyah Palopo Universitas Muhammadiyah Palopo Universitas Muhammadiyah Palopo Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan mental sebelum bertanding pada atlet sepak takraw dalam hal ini peran religiusitas. pengambilan sampel menggunakan nonprobabilitas untuk mengumpulkan data. Penelitian ini dilaksanakan di pusat latihan sepaktakraw yaitu lapangan sepaktakraw club PSTI KOTA PALOPO Populasi penelitian ini adalah pemain sepaktakraw PSTI KOTA PALOPO Club yaitu sebanyak 50 orang. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan metode korelasi product moment pearson uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan linearitas data uji dengan Anova. Perangkat lunak yang digunakan sebagai alat analisis data dalam penelitian ini adalah SPSS 24. Berdasarkan hasil pengelohan data yang dilakukan memperoleh hasil bahwa tekanan mental mempunyai hubungan signifikan terhadap peran religiusitas pada atlet sepak takraw sebelum bertanding. Hal tersebut di buktikan pada hasil pengelohan data yang diperoleh nilai signifikansi . ) 0. 451artinya > 0. Kata Kunci: Takraw,Mental,Religiusitas PENDAHULUAN Sepak Takraw merupakan olah raga yang cukup populer, dan kaki menjadi bagian tubuh yang sangat dominan untuk bermain (Murti et al. Permainan ini asli berasal dari bangsa Melayu, berkembang sampai ke Indonesia dan beberapa negara lainnya (Kurniawan & Firdaus, 2. , bola terbuat dari rotan (Ramadhan & Bulqini, 2. , dapat dimainkan oleh anggota tubuh kecuali tangan (Iyakrus & Ramadhan, 2. Seiring berkembangnya olahraga takraw saat ini,hanya diadakan pertandigan 3v3 saja melainkan dibagi menjadi empat perlombaan yaitu dua lawan dua, tiga Correspondence author: Rafli. Universitas Muhammadiyah Palopo. Indonesia. Email: anazadhyasta@gmail. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Volume . 2023 | 539-549 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. lawan tiga, empat lawan empat dan juga hoop Takraw (Hidayat et al. , 2. Sepak takraw merupakan olahraga tim secara psikologis olahraga tim berbeda dengan olahraga individu dimana perbedaannya terletak pada tanggung jawab pada masing- masing individu, namun proses dan hasil bergantung pada seluruh tim (Sultan et al. , 2. Seorang atlet harus memiliki pikiran yang baik untuk berprestasi di bidangnya, terkadang pola pikir seorang atlet menjadi faktor penentu apakah seorang atlet dapat mendominasi atau tidak. saat teknik sudah cukup dalam permainan, maka mentalitas lapangan lebih berbicra (Akbar et al. , 2. kebugaran fisik diperl untuk bermain Sepak Takraw dibutuhkan fisik dan mental yang hebat. Oleh karena itu bebebapa dari keterampilan ini dilatih untuk mencapai kondisi puncak agar dapat dimaksimalkan,prestasi tersebut dapat dicapai melalui upaya belajar yang sistematis dan berkesinambungan. (Fadli & Ansho, 2. , keterampilan bermain sepak takraw harus didukung oleh beberapa faktor pendukung yaitu yaitu faktor fisik, teknik, taktik dan mentalfaktor fisik menjadi yang paling dasar sebagai penunjang faktor-faktor lainnya karena tanpa kondisi fisik yang baik atlet tidak akan dapat mengikuti latihan-latihan dengan Selama pertandingan berlangsung terdapat beberapa aspek pisikologis yang dapat mempengaruhi atlet antara lain rasa takut dan panik, karena tidak semua atlet dapat mengatasi rasa takut dan stress yang dihadapi. Competitive anxiety merupakan perasaan khawatir, gelisah, dan tidak membahayakan Kecemasan bertanding yang dirasakan oleh atlet merupakan sebagai perasaan khawatir, gelisah, dan tidak tenang dan menganggap pertandingan sebagai suatu hal yang membahayakan yang disertai dengan perubahan fisiologis seperti detak jantung dan tekanan darah meningkat, rasa keram diperut, pernapasan menjadi cepat dan wajah menjadi memerah (Irawan, 2. Setiap orang memiliki tingkat kecemasan yang berbeda-beda tergantung dari masing-masing atlet (Hendra et al. Kedua, menyatakan bahwa Kecemasan merupakan konsep Rafli. Hadi Pajarianto, & Irham Zainuri Tekanan Mental Sebelum Bertanding Pada Atlet Sepak Takraw : Peran Relegiusitas kepribadian atau diri sendiri pada suatu keadaan untuk bertindak konsistensi waktu ke waktu atau situasi yang sedang terjadi (Dalva Erzamiya Devani, 2. Ketiga, atlet yang tingkat kecemasannya masih tinggi dikarenakan kekhawatiran yang akan terjadi (Club et al. , 2. Religiusitas dipandang mampu mengatasi kecemasan pada atlet, karena bersandar pada nilai dan norma yang diyakininya. Religiusitas bersumber dari nilai-nilai agama yang diterapkan dalam perilaku yang baik dan benar oleh pemeluk agama (Utama & Wahyudi, 2. Religiusitas diwujudkan melalui kepercayaan kepada Tuhan, melalui tindakan. (Hidayat et al. , 2. ritual keagamaan dan penerapan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat. (Wijayanti & Hartini, 2. Religius merupakan sebuah getaran jiwa dan bersifat kemanusiaan yang memandang agama sebagai sebuah perilaku (Melati et al. , 2. Religiusitas merupakan konsep agama secara luas yang berisi orientasi, keyakinan, dan praktik (Setyorini, 2. Religiusitas dalam karya sastra merupakan aktualisasi hati pengarang terhadap permasalahan kehidupan manusia (Marwanto. Dari riset yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya, penelitian ini memiliki kontribusi bagaimana religiusitas berperan dalam memberikan spirit untuk mengurangi tekanan mental sebelum bertanding pada atlet Sepak Takraw. Religiusitas adalah aspek yang sangat penting dan dominan pada negara Indonesia yang mayoritas memeluk agama dan kepercayaan yang diyakininya. Diprediksi, dengan tingkat religiusitas yang baik, maka mental atlet sepak takraw dalam bertanding juga akan kuat dan mampu mengatasi tekanan mental. Demikian juga sebaliknya jika religiusitas buruk, maka mental juga akan menjadi terpuruk dan mudah mengalami tekanan pada saat bertanding. Dengan demikian, penelitian ini sangat dibutuhkan baik oleh atlet maupun pelatih dalam rangka meningkatkan prestasi atlet sepak takraw. Bertumpu pada riset gap dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini memasukkan religiusitas untuk mengatasi kecemasan atlet ketika bertanding, dengan model sebagai berikut: Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Volume . 2023 | 539-549 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Religiusitas Kecemasan Gambar 1. Model Penelitian Pada gambar 1 model penelitian tersebut, maka hipotesis penelitian ini adalah: RQ1. religiusitas dapat mengurangi tekanan mental atlet sepak takraw sebelum bertanding. RQ2. religiusitas tidak dapat mengurangi tekanan mental atlet sepak takraw sebelum bertanding. BAHAN DAN METODE Penelitian ini menggunakan pengambilan sampel nonprobabilitas untuk mengumpulkan data penggunaan sampel non probabilitas apabila jumlah responden sangat banyak dan tidak terhitung (Latan et al. , 2. Penelitian ini dilaksanakan di pusat latihan sepaktakraw yaitu lapangan sepaktakraw club PSTI KOTA PALOPO Populasi penelitian ini adalah pemain sepaktakraw PSTI KOTA PALOPO Club yaitu sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik nonprobaliti Responden diidentifikasi menggunakan snowball rondom sampel sebanyak dan kurang lebih 50 responden. menggunakan tindakan yang ada pada umumnya dianggap sebagai praktik yang lebih baik daripada mengembangkan baru mengingat kompleksita pengembangan skala (DeVellis, 2016. Latan et al. , 2. dalam Peneliti menggunakan skala pengukuran yang telah digunakan oleh peneliti sebelumnya. Kuisioner dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala likert 5 poin dari 1 . angat tidak setuju sampai setuju sampai 5 . angat setuj. Tabel 1. Indikator Konstruk Pengukuran Rafli. Hadi Pajarianto, & Irham Zainuri Tekanan Mental Sebelum Bertanding Pada Atlet Sepak Takraw : Peran Relegiusitas Construct Religiousty (Glock & Stark, 1. (Joseph & DiDuca. Definisi Item Indicator Skala Ritual RG1 Likert Intelektual RG2 Likert pada Tuhan. Konsekwensi/Sosial RG3 Likert yang ditandai oleh kesalehan dan semangat Tekanan Mental (Martens, 1. Kekhawatiran. Kompetisi KC1 Likert Olah raga Tim KC2 Likert Khawatir KC3 Likert timbul sebelum Proses pengambilan data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. pertama, pengembangan instrumen dari penelitian sebelumnya dengan melibatkan pakar di bidang pengukuran dengan tujuan untuk memastikan kejelasan konten dan validitas isi dari kuesioner (Sekaran & Bougie, 2. Kedua, melakukan uji pra kuisioner yang melibatkan 50 responden. Aspek penting yang menjadi pengamatan adalah kemungkinan kesalahan pengukuran dalam metode survey misalnya bias respons dan bias keinginan socia. untuk peningkatan kualitas survei (Spekly & Widener. Latan et al. , 2. Ketiga, menyebarkan kuesioner melalui google form serta selanjutnya pemberitahuan dikirim sehingga konsioner yang dikirim tersedia untuk Hal ini untuk menjangkau responden dengan biaya rendah dan durasi pendek (Dillman. Smyth, & Christian, 2014. (Latan et al. , 2. Peneliti menjamin confidentiality . informasi yang disajikan responden, hanya kumpulan data tertentu yang disajikan dan dilaporkan sebagai hasil penelitian. Pengumpulan data dilakukan selama periode maret sampai april 2023. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Volume . 2023 | 539-549 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode korelasi product moment pearson dari carl pearson. korelasi ini digunakan setelah data dalam penelitian ini yang dapat didistribusikan dengan uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan linearitas data uji dengan Anova. Perangkat lunak yang digunakan sebagai alat analisis data dalam penelitian ini adalah SPSS 24 for Windows. HASIL Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov Uji Normalitas merupakan salah satu bagian dari uji persyaratan analisis data atau uji asumsi klasik, artinya sebelum melakukan uji regresi, maka data penelitian harus di uji kenormalan distribusinya. Dasar pengembalian keputusan dalam uji Normalitas Kolmogorov Smirnov jika nilai signifikansi . ) lebih besar dari 0. 05 maka data penelitian berdistribusi normal atau signifikan dan jika nilai signifikansi . ) lebih kecil dari 0. 05 maka data penelitian berdistribusi tidak normal atau tidak signifikan. Tabel 2. Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardi Residual Mean ,0000000 Normal Std. 4,96311094 Parametersa,b Deviation Absolute ,192 Most Extreme Positive ,066 Differences Negative -,192 Kolmogorov-Smirnov Z 1,355 Asymp. Sig. -taile. ,051 Test distribution is Normal. Calculated from data. Berdasarkan tabal output spss tersebut, diketahui nilai Asymp. Sig. sebesar 0,051 > 0. 05, maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan dalam Uji Normalitas Kolmogorov Smirnov di atas. Dapat disimpulkan bahwa data berdistirbusi normal. Dengan demikian, asumsi Rafli. Hadi Pajarianto, & Irham Zainuri Tekanan Mental Sebelum Bertanding Pada Atlet Sepak Takraw : Peran Relegiusitas atau persyaratan normalitas dalam model regresi terpenuhi. bahwa data berdistirbusi normal. Dengan demikian, asumsi atau persyaratan normalitas dalam model regresi terpenuhi. Linearitas Data Uji Dengan Anova Secara umum uji linearitas bertujuan untuk mengatahui apakah ke dua variabel mempunyai hubungan yang liner secara signifikan atau Korelasi yang baik terdapat hubungan yang liner antar variabel. Korelasi yang baik terdapat hubungan yang liner antar variabel. Tabel. 3 linearitas data uji dengan Anova ANOVA Table Sum of Mean Sig. Squares Square (Combine. 580,647 20 29,032 1,173 ,341 Peran 91,489 1 91,489 3,696 ,064 Religiu Between Linearity Groups Deviation from 489,158 19 25,745 1,040 ,451 Tekan Linearity Within Groups 717,833 29 24,753 Mental Total 1298,480 Berdasarkat output di atas, diperoleh nilai Deviation from Linearity Siq. Adalah 0,451 yang > 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan linear secara signifikan antara variabel tekanan mental dan peran Artinya tekanan mental sebelum bertanding pada atlet sepak takraw mempunyai hubungan signifikan terhadap peran religiusitas. PEMBAHASAN Sepak takraw merupakan olahraga tim secara psikologis olahraga tim berbeda dengan olahraga individu dimana perbedaannya terletak pada tanggung jawab pada masing- masing individu, namun proses dan hasil bergantung pada seluruh tim (Sultan et al. , 2. Seorang atlet harus memiliki pikiran yang baik untuk berprestasi di bidangnya, terkadang pola pikir seorang atlet menjadi faktor penentu apakah seorang atlet dapat mendominasi atau tidak. saat teknik sudah cukup dalam permainan, maka mentalitas lapangan lebih berbicra (Akbar et al. , 2. kebugaran fisik diperl untuk bermain Sepak Takraw dibutuhkan Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Volume . 2023 | 539-549 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. fisik dan mental yang hebat. Oleh karena itu bebebapa dari keterampilan ini dilatih untuk mencapai kondisi puncak agar dapat dimaksimalkan,prestasi tersebut dapat dicapai melalui upaya belajar yang sistematis dan berkesinambungan. Selama pertandingan berlangsung terdapat beberapa aspek pisikologis yang dapat mempengaruhi atlet antara lain rasa takut dan panik, karena tidak semua atlet dapat mengatasi rasa takut dan stress yang dihadapi. Competitive anxiety merupakan perasaan khawatir, gelisah, dan tidak membahayakan Kecemasan bertanding yang dirasakan oleh atlet merupakan sebagai perasaan khawatir, gelisah, dan tidak tenang dan menganggap pertandingan sebagai suatu hal yang membahayakan yang disertai dengan perubahan fisiologis seperti detak jantung dan tekanan darah meningkat, rasa keram diperut, pernapasan menjadi cepat dan wajah menjadi memerah (Irawan, 2. Setiap orang memiliki tingkat kecemasan yang berbeda-beda tergantung dari masing-masing atlet (Hendra et al. Religiusitas dipandang mampu mengatasi kecemasan pada atlet, karena bersandar pada nilai dan norma yang diyakininya. Religiusitas bersumber dari nilai-nilai agama yang diterapkan dalam perilaku yang baik dan benar oleh pemeluk agama (Utama & Wahyudi, 2. Religiusitas diwujudkan melalui kepercayaan kepada Tuhan, melalui tindakan. (Hidayat et al. , 2. ritual keagamaan dan penerapan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat. (Wijayanti & Hartini, 2. Religius merupakan sebuah getaran jiwa dan bersifat kemanusiaan yang memandang agama sebagai sebuah perilaku (Melati et al. , 2. Religiusitas merupakan konsep agama secara luas yang berisi orientasi, keyakinan, dan praktik (Setyorini, 2. Religiusitas dalam karya sastra merupakan aktualisasi hati pengarang terhadap permasalahan kehidupan manusia (Marwanto. Dari riset yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya, penelitian ini memiliki kontribusi bagaimana religiusitas berperan dalam memberikan Rafli. Hadi Pajarianto, & Irham Zainuri Tekanan Mental Sebelum Bertanding Pada Atlet Sepak Takraw : Peran Relegiusitas spirit untuk mengurangi tekanan mental sebelum bertanding pada atlet Sepak Takraw. Religiusitas adalah aspek yang sangat penting dan dominan pada negara Indonesia yang mayoritas memeluk agama dan kepercayaan yang diyakininya. Diprediksi, dengan tingkat religiusitas yang baik, maka mental atlet sepak takraw dalam bertanding juga akan kuat dan mampu mengatasi tekanan mental. Demikian juga sebaliknya jika religiusitas buruk, maka mental juga akan menjadi terpuruk dan mudah mengalami tekanan pada saat bertanding. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian maka dapat di kemukakan kesimpulan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tekanan mental sebelum bertanding pada atlet sepak takraw dalam hal ini peran religiusitas. pengambilan sampel menggunakan nonprobabilitas untuk mengumpulkan Penelitian ini dilaksanakan di pusat latihan sepaktakraw yaitu lapangan sepaktakraw club PSTI KOTA PALOPO Populasi penelitian ini adalah pemain sepaktakraw PSTI KOTA PALOPO Club yaitu sebanyak 50 Teknik analisis data yang digunakan menggunakan metode korelasi product moment pearson uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan linearitas data uji dengan Anova. Perangkat lunak yang digunakan sebagai alat analisis data dalam penelitian ini adalah SPSS 24. Berdasarkan hasil pengelohan data yang dilakukan memperoleh hasil bahwa tekanan mental mempunyai hubungan signifikan terhadap peran religiusitas pada atlet sepak takraw sebelum bertanding. Hal tersebut di buktikan pada hasil pengelohan data yang diperoleh nilai signifikansi . ) 0. 451artinya > 0. REFERENSI