Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Vol. No. 1 April 2023 e-ISSN: 2828-9390. p-ISSN: 2828-9382. Hal 102-112 EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Unedo Samosir Universitas Negeri Medan Katrina Samosir Universitas Negeri Medan Korespondensi penulis: unedosamosir@gmail. Abstract. This research is an experimental research which aim is to know whether Realistic Mathematics Education approach is effective on ability of studentsAo mathematical concept understanding or not. The population in this research is all the students of class Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu. The sample is the students of class Vi-A as experimental group and the students of class Vi-B as control group. The instruments which are used consist of the ability of mathematical concept understanding test in = 5% and df = 28 30 - 2 = 56, teacherAos observation notes, and studentAos observation notes. Data analysis is done with t test, minimal mastery criteria , classroom activity and student response . The results of this research proves that Realistic Mathematics Education approach is effective on the ability of studentsAo mathematical concept understanding within score of t count is greater than t table = 1,8426 > = 1,6725. Classical mastery criteria accomplished by . ,7%) within individual mastery reach into 75,67. Class activity falls into the active category . ,7%), and student responses fall into the positive category . ,06%). Keywords: Realistic Mathematics Education. ability of mathematical concept understanding, effectiveness Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu dengan sampel siswa kelas Vi-A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas Vi-B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu angket, observasi dan instrumen tes kemampuan pemahaman konsep. Analisis data diuji menggunakan uji beda rata-rata . dengan = 5% dan dk = 28 30 -2 = 56, ketuntasan belajar minimum, aktivitas kelas, dan respon siswa . Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa pendekatan Realistic Mathematic Education efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan t hitung lebih besar dari t tabel = 1,8426 > = 1,6725, ketuntasan belajar tercapai baik secara individu . maupun secara klasikal . ,7%), aktivitas kelas berada pada kategori aktif . ,7%), serta respon siswa pada kategori positif . ,06%). Received Febuari 01, 2023. Revised Maret 02, 2023. April 01, 2023 * Unedo Samosir, unedosamosir@gmail. EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Kata Kunci: Realistic Mathematics Education. Kemampuan Pemahaman Konsep. Efektivitas LATAR BELAKANG Kilpatrick. Swafford. Dan Findell. B . 1: . menyebutkan bahwa Auconceptual understanding-comperhension of mathematical concepts, operations, and relationsAy. Mereka mengemukakan bahwa pemahaman konsep merupakan salah satu kecakapan matematis yang harus dikuasai siswa dalam pemelajaran matematika. Karena siswa tidak akan mamapu menyelesaikan masalah matemtika jika siswa tidak memahami konsep dengan benar pada masalah matematika yang diberikan. Pengetahuan pemahaman siswa terhadap pemahaman konsep dapat dilihat dari beberapa aspek atau indikator, merumuskan aspek-aspek pemahaman konsep matematika sebagai berikut Menyatakan ulang sebuah konsep dengan bahasa sendiri. Memberi contoh dan bukan contoh dari sebuah konsep. Menggunakan diagram, simbol dan model untuk mewakili konsep. Menggunakan konsep dalam pemecahan masalah. Berdasar hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu, dari 28 siswa yang diberikan tes kemampuan awal, diperoleh bahwa ratarata perolehan skor siswa hanya mencpai angka 33,13. Hanya terdapat 4 orang . ,28 %,) siswa yang mampu menyatakan ulang konsep, 5 orang . ,85%) siswa yang mampu menyatakan contoh dan bukan contoh. Sedangkan untuk kemampuan siswa dalam menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, siswa masih belum bisa menyelesaiakannya dengan tepat serta masih banyak siswa yang tidak memberikan jawaban sama sekali. Dan untuk kemampuan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah, hampir tidak ada siswa yang mampu memberikan Hal ini semakin memperkuat asumsi peneliti yang menyatakan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih tergolong rendah. JURRIMIPA - VOLUME 2. NO. APRIL 2023 Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Vol. No. 1 April 2023 e-ISSN: 2828-9390. p-ISSN: 2828-9382. Hal 102-112 Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada sekolah yang diobservasi oleh peneliti sebagian besar disebabkan oleh beberapa hal seperti pemebelajaran yang berlangsung masih konvensional, masalah yang diberikan tidak kontekstual sehingga siswa sulit memahami dan menyelesaikan masalah tersebut. Guru kurang mengaitkan materi pembelajaran dengan ide-ide yang telah dimiliki siswa berdasarkan pengetahuan yang dibentuk pengalamannya, juga siswa kurang diberi kesempatan untuk menemukan dan merekonstruksi ide-ide matematika. Pembelajaran matematika di dalam kelas sebaiknya ditekankan pada keterkaitan antar konsep-konsep dengan pengalaman yang dimiliki siswa dari kehidupan sehari-hari. Agar pembelajaran matematika itu bermakan sesuai dengan pendapat Ausubel yang megemukakan: AuBahan pelajaran yang dipelajari haruslah AubermaknaAy . , artinya bahan pelajaran itu cocok dengan kemampuan peserta didik dan harus relevan dengan struktur kognitif yang dimiliki peserta didik. Dengan kata lain, pelajaran baru haruslah dikaitkan dengan konsep-konsep yang sudah ada sedemikian hingga konsep itu benar-benar terserap sehingga matematika sebagai suatu pengetahuan yang tersusun menurut stuktur, disajikan kepada peserta didik dengan cara yang dapat membawa ke belajar yang bermaknaAy. Salah satu pendekatan pembelajaran matematika yang mengaitkan pembelajaran pada pengalaman kehidupan nyata siswa adalah pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Atau yang lebih awam dikenali sebagai Pendidikan Matematika Realistik. Pendidikan Matematika Realistik merupakan teori belajar yang pertama kali diperkenalakan dan dikembangkan di Belanda tahun 1970 oleh Freudenthal. Realistik yang dimaksud tidak mengacu pada realita tapi pada sesuatu yang dapat dibayangkan oleh Prinsip penemuan kembali dapat diinspirasi oleh prosedur-prosedur pemecahan informal, sedangkan proses penemuan kembali menggunakan konsep matematis. Pendekatan realistik merupakan pendekatan yang menekankan pada konseptualisasi pengajaran dan memiliki kecenderungan siswa menjadi peserta aktif dalam proses belajar mengajar (Sutarto Hadi, 2017:7-. Pendekatan realistik adalah pendekatan yang bertitik tolak dari hal-hal yang real bagi siswa, menekankan keterampilan process of doing mathematics, berdiskusi dan berkolaborasi, berargumentasi dengan teman sekelas sehingga mereka dapat menemukan sendiri . tudent inventing sebagai kebalikan dari teacher tellin. dan pada akhirnya menggunakan matematika untuk menyelesaikan masalah, baik secara individu maupun EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Berdasarkan penjelasan-penjelasan di atas Pendekatan Matematika Realistik berlangsung secara interaktif, siswa mengajukan beberapa pertanyaan kepada guru, dan memberikan alasan terhadap pertanyaan atau jawaban yang diberikannya, memahami jawaban temannya . iswa lai. , setuju terhadap jawaban temannya, menyatakan ketidaksetujuan, mencari alternatif penyelesaian yang lain dan melakukan refleksi terhadap setiap langkah yang ditempuh atau terhadap hasil pelajaran. Peneliti mempunyai dugaan bahwa pembelajaran dengan pendekatan Realistic Mathematics Education dapat menjadi solusi yang efektif dari permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman konsep yang dimiliki siswa kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu menimbang segala keunggulan yang ditawarkan pendekatan tersebut dibanding pendekatan konvensional yang sedang berlangsung. Berdasarkan uraian latar belakang di atas dan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, maka penelitian ini dilanjutkan dengan mengangkat judul : AuEfektifivitas Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu T. 2022/2023AyPendidikan miliki peran krusial di aspek kehidupan, sebab pendidikan akan berdampak pada perkembangan sumber daya manusia. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu T. 2022/2023 dengan sampel siswa siswa kelas Vi A sebagai kelas eksperimen dan Vi B sebagai kelas kontrol. Kelas kontrol akan diberi perlakuan pembelajaran konvensional sedang kelas eksperimen akan diberikan pendekatan pembelajaran realistik. Kemudian masing-masing kelas diberikan tes awal dan tes akhir. Untuk lebih jelasnya desain penelitian akan disajikan pada Tabel Berikut : Tabel 1. Desain Penelitian Keterangan : O1: nilai pretest kelas eksperimen O2: nilai posttest kelas eksperimen O3: nilai pretest kelas kontrol O4: nilai posttest kelas kontrol JURRIMIPA - VOLUME 2. NO. APRIL 2023 Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Vol. No. 1 April 2023 e-ISSN: 2828-9390. p-ISSN: 2828-9382. Hal 102-112 X : Perlakuan (Pembelajaran dengan RME) Instrumen penelitian ini menggunakan angket, observasi dan tes sebagai teknik pengumpulan data. Observasi dilakukan untuk mengetahui dan megevaluasi keterlaksanaan pembelajaran selama pembelajaran berlangsung serta. Angket berupa angket respon peserta didik berupa sejumlah pertanyaan yang menyangkut minat peserta didik mengikuti pelajaran di kelas, motivasi dalam belajar matematika selama mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Reakistic Mathematic Education (RME). Kriteria yang ditetapkan dalam penelitian ini minimal pada kategori positif (Ou80%) peserta didik yang memberi respons positif terhadap semua aspek yang ditanyakan. Dan tes digunakan untuk meninjau pemahaman konsep siswa. Tes diujikan kepada siswa setelah melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran tes. Efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education ditinjau dari tiga indikator yakni, kriteria ketuntasan siswa secara individu berada pada kategori cukup, dan secara klasikal pada kriteria baik. aktivitas kelas minimal pada kategori aktif. serta respon siswa setidaknya pada kategori positif. Untuk menguji skor tes kemampuan pemahaman konsep, dilakukan uji-t menggunakan rumus: Oe Keterangan : : Luas daerah yang dicapai : Rata-rata nilai siswa kelas kontrol : Rata-rata nilai siswa kelas eksperimen : Jumlah sampel kelas kontrol : Jumlah sampel kelas eksperimen Hipotesis yang diajukan dirumuskan sebagai berikut: Ho : A1 C A 2 Ha : A1 A A 2 (Sudjana, 2018: . EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Keterangan : Ho : A1 C A 2 : Kemampuan peamahaman konsep siswa pada kelas eksperimen tidak lebih tinggi daripada kemampuan peamahaman konsep siswa pada kelas Ha : A1 A A 2 : Kemampuan peamahaman konsep siswapada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan peamahaman konsep siswa kelas kontrol. Keterangan: Rata-rata kemampuan peamahaman konsep siswa kelas eksperimen. Rata-rata kemampuan peamahaman konsep siswa kelas kontrol. Kriteria pengujian adalah terima H0 jika thitung A t1AA dengan dk = . 1 n2 Ae . dan peluang 1 A A dan taraf nyata A A 0, 05 , untuk harga t lainnya H0 ditolak atau terima Ha. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan indikator keefektifan untuk kriteria tes kemampuan pemahaman konsep matematika secara individual, rata-rata nilai tes kelas eksperimen adalah 75,67 berada pada kriteria cukup maka siswa yang belajar dengan model pembelajaran RME memenuhi kriteria kefektifan. Sedangkan berdasarkan indikator keefektifan untuk kriteria tes kemampuan pemahaman konsep matematika secara klasikal, dapat dilihat pada Tabel Tabel 2. Data Ketuntasan Klasikal Jumlah Siswa Kelas Kontrol C Sangat Tinggi = 1 siswa C Tinggi = 9 siswa C Cukup = 6 siswa Eksperimen C Sangat Tinggi = 3 siswa C Tinggi = 14 siswa C Cukup = 7 siswa JURRIMIPA - VOLUME 2. NO. APRIL 2023 Persentase Ketuntasan Klasikal Tuntas Tidak Tuntas 53,3% 46,7% 85,7% 14,3% Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Vol. No. 1 April 2023 e-ISSN: 2828-9390. p-ISSN: 2828-9382. Hal 102-112 Tabel 2. menunjukkan bahwa secara klasikal 85,7% siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis pada kriteria yang baik. Berdasarkan indikator keefektifan untuk tes kemampuan pemahaman konsep matematika, secara klasikal 85,7% siswa yang lebih tinggi dari 85% . elas memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika kriteria bai. Maka dapat dikatakan secara klasikal kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran RME memenuhi kriteria keefektifan. Tabel 3. Skor Respons Siswa Terhadap Pembelajaran dengan Pendekatan RME Aspek Respons Selama proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan pendekatan RME. Apakah anda merasa pendekatan yang digunakan menyenangkan selama proses Apakah anda merasa senang mempelajari materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan media power point saat menggunakan pendekatan RME pada proses pembelajaran Apakah pembelajaran dengan pendekatan RME membuat anda lebih tertarik dalam mempelajari materi matematika yang diajar? Apakah Lembar Aktivitas Siswa(LAS) yang diberikan guru membantu Anda memahami materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel yang diajarkan dalam pembelajaran model RME? Apakah Anda mempresentasikan jawaban hasil kerja kelompok Anda di depan teman-teman anda? Pada proses penarikan kesimpulan, kemudian kelomok Anda berhasil menarik kesimpulan dengan baik dan benar. Apakah anda merasa senang apabila kelompok anda memaparkan hal tersebut di depan kelas? Apakah anda merasa bahagia apabila diberikan penghargaan berupa pujian untuk hal yang anda kerjakan setelah pembelajaran Apakah anda dapat menyelesaikan soal-soal tes yang diberikan Guru setelah pembelajaran Respons Peserta Didik Persentase ( ) Tidak 92,85% 89,28% 82,14% 92,85% 96,42% 78,57% EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Apakah anda senang apabila diterapkan cara RME pada pembelajaran matematika berikutnya? Apakah Anda merasa memperoleh kemajuan dalam perkembangan belajar setelah Realistic Mathematics Education (RME)? 85,71% 92,85% Rata Ae rata persentase keseluruhan 91,06% Pada Tabel 3. menunjukkan bahwa rata-rata respons siswa terhadap pembelajaran matematika materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) secara keseluruhan setinggi 91,17% atau berada dalam kategori positif yang berarti indikator dari keefektifan respons siswa telah terpenuhi yaitu Ou 80%. Aktivitas kelas siswa berada pada kategori aktif. Dengan persentase rata-rata keseluruhan adalah 76,7% yang berarti ada pada kategori aktif. Sehingga dapat disimpulkan aktivitas siswa kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) memenuhi kriteria keefektifan yaitu 76,7% > 60% . elas berada pada kategori akti. Analisis Statistik Inferensial Setelah diketahui kedua kelas sampel berdistribusi normal . elas kontrol dengan Lhitung = 0,1416. Ltabel = 0,161 dan kelas eksperimen dengan Lhitung = 0,1611. Ltabel = 0,1. serta mempunyai varians yang homogen ( = 1,1708 dan 1,8. , selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah hipotesis penelitian diterima atau ditolak. Pengujian yang dilakukan pada data tes akhir kemampuan pemahaman konsep matematika, diuji statistik satu pihak dengan cara membandingkan rata-rata nilai tes kelas eksperimen dan kelas Hipotesis dalam penelitian ini adalah: Ho : A1 C A 2 Ha : A1 A A 2 Keterangan : Ho : A1 C A 2 : Kemampuan peamahaman konsep siswa pada kelas eksperimen tidak lebih JURRIMIPA - VOLUME 2. NO. APRIL 2023 Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Vol. No. 1 April 2023 e-ISSN: 2828-9390. p-ISSN: 2828-9382. Hal 102-112 tinggi daripada kemampuan peamahaman konsep siswa pada kelas Ha : A1 A A 2 : Kemampuan peamahaman konsep siswapada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan peamahaman konsep siswa kelas kontrol. Kriteria pengujian adalah terima H0 jika thitung A t1AA dengan dk = . 1 n2 Ae . dan peluang 1 A A dan taraf nyata A A 0, 05 , untuk harga t lainnya H0 ditolak atau terima Ha. Dengan = 1,6942 > = 1,6735 maka. H0 ditolak atau Ha diterima, yang mana berarti rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diajar menggunakan pendekatan RME lebih tinggi dari rata-rata kemampuan pemahaman konsep yang diajar menggunakan pendekatan konvensional di kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil analisa data sebagai berikut : Tes kemampuan pemahaman konsep siswa dengan rata-rata 75,67 berada pada kriteria Skor rata-rata respons siswa terhadap pembelajaran adalah 92,19% . erada pada kategori positi. Aktivitas kelas pada saat pembelajaran dengan rata-rata 76,7% . erada pada kategori akti. Ketuntasan klasikal sebanyak 85,7% siswa dikatakan memiliki kriteria baik. Hal tersebut menjadi indikator efektivitas pembelajaran ditambah dengan Rata-rata kemampuan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran RME lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pemahaman konsep siswa menggunakan pendekatan konvensioal = 1,8426 > = 1,6725, sehingga dapat diperoleh kesimpulan bahwa pendekatan pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas Vi SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. EFEKTIVITAS PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA Saran Berdasarkan hasil studi literatur yang sudah dilakukan, peneliti mengajukan beberapa saran: Kepada guru matematika khususnya guru di SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu, disarankan untuk mengenali dan memahami pendekatan RME sebagai salah satu opsi dalam upaya meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa dalam proses pembelajaran. Kepada siswa SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu disarankan agar lebih berani dalam bertanya, menyampaikan pendapat atau ide-ide dalam berdiskusi sehingga pembelajaran lebih efektif karena guru lebih melibatkan siswa dalam Kepada peneliti lanjutan agar hasil dan perangkat penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk menerapkan pendekatan pembelajaran RME pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel ataupun pokok bahasan lain dan dapat dikembangkan pada penelitian selanjutnya. UCAPAN TERIMA KASIH