Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Volume. Nomor. 3 September 2025 E-ISSN : 2808-8980. P-ISSN : 2808-9383. Hal 671-681 DOI: https://doi. org/10. 55606/jupsim. Tersedia : https://journalcenter. org/index. php/jupsim Manajemen Keuangan Mahasiswa di Era Digital: Dampak Penggunaan EWallet terhadap Pola Konsumsi Cici Widya Prasetyandari1* Manajemen Keuangan Syariah. Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Indonesia. *Penulis Korespondensi: ciciwidyaprsetyandari@gmail. Abstract. The digital era is developing rapidly. Technology has made it easier for people to conduct various financial transactions, such as through financial planning applications, mobile banking, e-wallets, and so on. These applications are in demand by various segments of society. Digital wallets, or e-wallets, are a form of technology that facilitates financial transactions. The purpose of this study is to determine the impact of e-wallet use on the consumption behavior of students in the Sharia Financial Management Study Program at Zainul Hasan Islamic University. Genggong. Probolinggo. It is hoped that students will be able to manage their finances effectively in this digital era. This research method is qualitative, with data collection methods including interviews, observation, and documentation. The results show that students use e-wallets for their daily needs. Ewallets can meet students' rational consumption patterns. Students are able to manage their finances well, enabling them to make wise financial decisions. Keywords: Consumption patterns. E-Wallet. Financial management. Students. Usage behavior. Abstrak. Era digitalisasi berkembang dengan sangat pesat. Adanya teknologi, manusia dimudahkan dalam melakukan berbagai transaksi keuangan seperti aplikasi perencanaan keuangan, mobile banking, e-wallet, dan lain Aplikasi tersebut diminati oleh berbagai kalangan Masyarakat. Dompet digital atau e-wallet merupakan bentuk dari teknologi yang mampu memberikan kemudahan dalam transaksi keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan e-wallet terhadap prilaku konsumsi mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan Syariah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Diharapkan Mahasiswa mampu mengelola keuangan dengan baik pada era digitalisasi ini. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengambilan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa menggunakan e-Wallet untuk kebutuhan sehari-hari. Adanya e-wallet dapat memenuhi pola konsumsi mahasiswa secara rasional. Mahasiswa mampu mengelola keuangan dengan baik sehingga dapat mengambil keputusan keuangan dengan bijak. Kata kunci: Manajemen keuangan. Perilaku penggunaan. Pola konsumsi. Penggunaan e-wallet. Siswa LATAR BELAKANG Era digital merupakan era dimana teknologi berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan teknologi dapat berdampak kedalam kehidupan Masyarakat, termasuk dalam pengelolaan keuangan. Dengan adanya teknologi, manusia dimudahkan dalam melakukan berbagai transaksi keuangan seperti aplikasi perencanaan keuangan, mobile banking, e-wallet, dan lain sebagainya. Aplikasi tersebut diminati oleh berbagai kalangan Masyarakat, termasuk Mahasiswa akan menggunakan teknologi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari khususnya terkait dengan transaksi keuangan. Aplikasi keuangan yang sering digunakan oleh mahasiswa adalah e-wallet. Dompet digital atau E-wallet adalah salah satu bentuk teknologi yang memungkinkan seseorang untuk menyimpan, mengelola, dan menggunakan uang elektronik melalui perangkat digital seperti ponsel pintar, tablet, atau komputer (Suyanto, 2. E-Wallet banyak digunakan karena dapat menggantikan dompet konvensional. Pemegang e-wallet tidak perlu Naskah Masuk: 30 Agustus, 2025. Revisi: 14 September, 2025. Diterima: 28 September, 2025. Terbit: 30 September, 2025 Manajemen Keuangan Mahasiswa di Era Digital: Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Konsumsi menggunkan uang tunai untuk melakukan transaksi jual beli. Tentunya hal ini akan sangat mudah dan diminati oleh mahasiswa. Menurut Sahir, dkk . Beberapa bentuk e-wallet di Indonesia adalah Gopay. Dana. Ovo. Shopeepay dan Link aja. Berbagai bentuk e-wallet tersebut dapat digunakan untuk berbagai transaksi keuangan seperti, transfer uang, belanja online, belanja offline, pembelia pulsa dan paket data, pemesanan transportasi umum, investasi dan lain sebagainya. Fitur-fitur yang terdapat pada e-wallet sangat mendukung kegiatan sehari-hari, sehingga Sebagian mahasiswa pada era ini memiliki e-wallet. Namun, kemudahan penggunakan e-wallet tersebut juga memiliki berbagai tantangan. Bagi mahasiswa yang tidak memiliki literasi keuangan yang baik, maka tidak akan mampu mengelola keuangan dengan tepat. Penggunaan e-wallet ini harus diimbangi dengan kemampuan manajemen keuangan yang baik agar dapat mengatur pemasukan dan pengeluaran serta tidak menimbulkan hutang. Gaya hidup konsumtif, kemudahan bertransaksi secara instan, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya perencanaan keuangan sering kali menyebabkan mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengatur keuangannya. Oleh karena itu, manajemen keuangan menjadi keterampilan yang sangat penting dimiliki oleh mahasiswa, terlebih di era digital yang serba cepat dan praktis. Kemampuan untuk merencanakan, mengontrol, dan mengevaluasi keuangan pribadi akan membantu mahasiswa hidup lebih mandiri, tidak bergantung pada bantuan keuangan orang tua, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Pola konsumsi adalah kegiatan seseorang untuk membeli dan memakai barang ataupun jasa hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan hidup (Zusrony, 2. Sedangkan Perilaku konsumtif adalah suatu tindakan seseorang yang lebih mementingkan gaya hidup dan kepuasan semata daripada kebutuhan pokok (Fatmawatie, 2. Prilaku ini menekankan bahwa mahasiswa lebih memilih membeli barang-barang yang menunjang gengsi dari pada kebutuhan sehari-hari. Mahasiswa yang memiliki prilaku konsumtif memiliki sifat boros dan tidak memiliki tabungan. Mereka tidak memikirkan kebutuhan dimasa yang akan datang, melainkan membeli barang untuk kesenangan saat ini. Agar mahasiswa terhindar dari prilaku konsumtif, maka mereka harus memiliki pengatahuan tentang manajemen keuangan. Manajemen keuangan adalah suatu teknik pengelolaan fungsi keuangan yang dilakukan oleh individu maupun manajer keuangan dimana kegiatannya mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan keuangan (Jirwanto, dkk, 2. Manajemen keuangan mahasiswa diartikan sebagai pengelolaan keuangan yang dimulai dari merencanakan kebutuhan dasar, membelanjakan uang sesuai dengan kebutuhan dan menginvestasikan dana JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 E-ISSN : 2808-8980. P-ISSN : 2808-9383. Hal 671-681 dalam bentuk tabungan untuk kebutuhan mendesak dimasa yang akan datang. Setiap mahasiswa harus mampu mengelola keuangan dengan baik agar dapat menerapkan pola konsumsi yang rasional. Fokus penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Mahasiswa dengan program studi ini telah mendapatkan materi tentang pengelolaan keuangan pada pada mata kuliah manajemen keuangan dan manajemen keuangan syariah. Sehingga diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dikelas pada kehidupan seharihari dan dapat menerapkan pola konsumsi yang rasional. Berdasarkan uraian diatas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan e-wallet terhadap prilaku konsumsi Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. KAJIAN TEORITIS Manajemen Keuangan Manajemen keuangan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan cara mendapatkan dana, menggunakan dana dan mengelola dana tersebut untuk memaksimalkan nilai suatu Perusahaan. manajemen keuangan dapat mengakomodasi seluruh kegiatan operasional Perusahaan agar dapat memperoleh dan mengalokasikan dana Perusahaan secara efektif dan Kegiatan manajemen keuangan akan bertanggung jawab penuh atas pengelolaan keuangan Perusahaan agar mendapatkan keuntungan yang maksimal (Jaya. Kuswandi. Cici Prasetyandari, dkk, 2. Manajemen Keuangan tidak hanya digunakan oleh suatu Perusahaan, namun manajemen keuangan dapat diterapkan pada setiap individu. Ilmu ini merupakan ilmu tentang mengelola keuangan dengan baik. jadi setiap individu harus mampu mengelola keuangannya dengan baik agar terhindar dari permasalahan keuangan. Kegiatan manajemen keuangan mencakup perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian. Untuk menciptakan keuangan yang sehat, maka setiap individu harus mampu merencanakan Baik perencanaan darimana dana tersebut diperoleh maupun perencanaan penggunaan dana tersebut. Perencanaan ini bertujuan untuk mengendalikan pengeluaran agar tidak lebih besar daripada pemasukan yang diperoleh, perencanaan keuangan ini biasa disebut sebagai budget kas. Budget kas adalah proyeksi keuangan dimasa yang akan datang untuk mengetahui kebutuhan dana setiap individu atau organisasi. Budget keuangan disusun berdasarkan waktu, tanggal dan jumlah dana yang dibutuhkan pada satu periode. Budget ini menunjukkan jumlah Manajemen Keuangan Mahasiswa di Era Digital: Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Konsumsi dana yang dibutuhkan dari bulan ke bulan, minggu ke minggu, hari ke hari sehingga budget kas ini dapat menjadi suatu alat yang sangat penting bagi setiap individu (Sumardi dan Suharyono, 2. Bagi mahasiswa, budget kas harus disusun setiap bulan berdasarkan estimasi pengeluran setiap minggu, umumnya budget kas ini terdiri dari. biaya kos, kebutuhan pokok . abun, skincar. , makan, tugas kuliah, uang jajan, transportasi, dan lain sebagainya. Budget kas disusun untuk mengendalikan keinginan individu agar tidak berlebihan. E- Wallet Perkembangan e-wallet saat ini sangat pesat, sehingga bermunculan e-wallet baru yang menawarkan berbagai macam fitur menarik. Akan tetapi, sebelum memilih e-wallet, pengguna perlu mengakses terlebih dahulu keamanan e-wallet melalui situs-situs resmi atau media online terpercaya (Fitriyani, dkk, 2. Jenis e-wallet yang paling popular di Indonesia adalah gopay, dana, shopeepay, ovo dan link aja. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi terpercaya yang telah terdaftar di OJK. Pemilihan e-wallet secara cermat sangat perlu diterapkan oleh setiap indovidu, hal ini karena banyak bermunculan e-wallet yang menawarkan fitur sesuai dengan kebutuhan seharihari. Faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih e-wallet adalah sebagai berikut: Kepupuleran, fitur dan fungsi, keamanan dalam bertransaksi. Kompatibilitas dan Integrasi dengan platform lainnya, biaya dan tarif disesuaikan dengan kebutuhan, dukungan pelanggan dan layanan Pendukung, serta reputasi dan kepercayaan (Suyanto, 2. Pola Konsumsi Pola konsumsi adalah pengeluaran individu atau kelompok yang digunakan untuk memakai barang dan jasa hasil produksi guna memenuhi kebutuhan sehari-hari (Zusrony. Pola konsumsi merupakan suatu bentuk kegiatan pemenuhan kebutuhan individu, sehingga pola konsumsi setiap orang akan berbeda. Pola konsumsi yang baik adalah penggunaan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan sehari-hari, bukan berpedoman pada keinginan semata. Kebutuhan dan keinginan setiap individu akan akan sangat beragam dan akan berubah seiring dengan pertumbuhan zaman, kebutuhan dan keinginan ini juga dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan Keputusan pembelian (Nugraha, dkk, 2. Berikut merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pola konsumsi individu menurut Zusrony, 2. JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 E-ISSN : 2808-8980. P-ISSN : 2808-9383. Hal 671-681 Pendapatan, besarnya pendapatan berpengaruh terhadap pola konsumsi individu, pada umumnya semakin besar pendapatan maka semakin tinggi pula pola konsumsi Kekayaan pribadi, pada dasarnya seseorang yang memiliki kekayaan merasa mampu untuk memenuhi segala kebutuhan dan keinginan. Sehingga semakin kaya seseorang akan mempengaruhi Tingkat pola konsumsi individu tersebut. Harga suatu barang, salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya pola konsumsi adalah barang tersebut. pada umumnya Masyarakat akan mempertimbangkan harga suatu barang, jika harga dianggap mahal, maka mereka tidak akan membelinya kecuali barang tersebut benar-benar dibutuhkan. Namun sebaliknya, jika harga barang murah dan sedang ada diskon, maka pola konsumsi Masyarakat akan meningkat. METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Tujuan pendekatan ini adalah untuk memahami secara mendalam prilaku dan pandangan mahasiswa tentang penggunaan e-wallet serta pemahaman tentang manajemen keuangan. Pendekatan kualitatif mampu menggali makna subjektif dan interpretatif dari para informan terhadap fenomena yang diteliti. Sehingga pendekatan ini sesuai dengan tujuan penelitian ini. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terseturkur kepada mahasiswa yang telah dipilih menjadi informan. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Kriteria informan penelitian ini adalah sebagai berikut: Mahasiswa Prodi Manajemen Keuangan Syariah (MKS) yang telah mendapatkan mata kuliah manajemen keuangan Mahasiswa Prodi MKS yang telah mendapatkan mata kuliah manajemen keuangan Syariah Merupakan mahasiswa aktif . idak sedang cuti. DO, berhent. Memiliki dan menggunakan e-wallet lebih dari 3 kali Mahasiswa bersedia dijadikan informan penelitian. Berdasarkan kriteria tersebut peneliti telah memilih 5 informan untuk melengkapi data penelitian ini. Informan ini terdiri dari 4 perempuan dan 1 laki-laki yang merupakan mahasiswa semester 6 dan 8. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data. Penyajian Manajemen Keuangan Mahasiswa di Era Digital: Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Konsumsi Data, dan penarikan Kesimpulan. Tahapan dalam analisis data harus dilakukan dengan hatihati agar hasil penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh melalui wawancara, diketahui bahwa ewallet sangat dibutuhkan oleh mahasiswa untuk membeli kebutuhan online, seperti pulsa dan Dengan memiliki e-wallet mahasiswa akan lebih mudah untuk bertransaksi keuangan. Hal ini disampaikan oleh Alifa Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah semester 8 yang mengungkapkan bahwa: AuUang saku saya selama satu bulan sekitar 1. Selama kuliah saya tinggal di pesantren, jadi uang tersebut saya gunakan untuk kebutuhan seharihari. Agar uang tersebut cukup untuk satu bulan, biasanya setelah menerima kiriman, saya akan langsung mengganggarkan kebutuhan saya selama 1 bulan. Akan saya buatkan pos masing-masing, misalnya pulsa internet 10%, kebutuhan tugas 15%, dan kebutuhan lainnya. Untuk e-wallet sendiri saya menggunakan shopeepay, dana, dan linkAja. Biasanya saya membelanjakan sekitar 300. 000 Ae 500. 000 untuk membeli baju, kerudung, makanan online dan internet. Namun, dari uang saku tersebut saya masih bisa menabung, meskipun jumlahnya tidak konsisten, kisaran antara 50. Ay Kemudahan e-wallet tidak membuat mahasiswa berprilaku boros, mereka masih bisa mengelola keuangan dengan baik. Uang saku yang diperoleh dari orang tua dapat dimanfaatkan dengan baik, bahkan masih bisa menyisihkan untuk menabung. Hasil wawancara tersebut juga mengungkapkan bahwa agar dapat menabung, maka setiap bulan harus melakukan perencaan keuangan, agar jumlah pengeluaran tidak lebih besar daripada pemasukan. Hal ini juga diungkapkan oleh Halimatus SaAodiyah Mahasiswa Semester 8 yang menyatakan bahwa: AuSaya tinggal tidak terlalu jauh dari kampus, sehingga saya tinggal dirumah bersama orang tua. Uang saku saya selama 1 bulan sekitar 500. Jumlah segini sangat cukup untuk kebutuhan saya selama 1 bulan, karena untuk makan dan kebutuhan sehari-hari ditanggung orang tua. Uang saku tersebut biasanya saya gunakan untuk membeli bensin, print tugas, jajan di kantin dan belanja tas atau baju atau jilbab di Kadang kalau masih ada sisa 50. 000 atau 100. 000 saya tabung untuk kebutuhan saya dimasa yang akan datang. Ay Manajemen keuangan yang telah diajarkan di bangku kuliah dapat diserap dengan baik oleh mahasiswa, dengan uang saku yang terbatas, mahasiswa masih bisa menabung guna JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 E-ISSN : 2808-8980. P-ISSN : 2808-9383. Hal 671-681 mempersiapkan diri untuk kebutuhan di masa yang akan datang. Adanya E-Wallet memudahkan mahasiswa untuk bertraksaksi keuangan, khususnya belanja online melalui ecommerce shopee. Namun digitalisasi ini tidak membuat mahasiswa terlena dan berprilaku Hal ini juga di sampaikan oleh Putri Juliana semester 8 yang menyatakan bahwa: AuUntuk kebutuhan kampus saya mendapat uang saku sebesar 300. 000- 500. dari suami. Uang saku ini tidak termasuk kebutuhan sehari-hari. Biasanya uang tersebut saya gunakan untuk kebutuhan tugas dan membeli pulsa dan internet melalui shopeepay atau dana. Jadi kadang uangnya masih bisa saya tabung sekitar 200. Saya lebih milih untuk nabung daripada jajan atau beli yang tidak terlalu saya butuhkan, karena saya sudah memiliki anak dan memikirkan masa depannya. Ay Bagi Mahasiswa yang telah berkeluarga, berprilaku konsumtif bukan lagi menjadi Mereka lebih mengutamakan kebutuhan pokok daripada menghamburkan uang untuk kebutuhan yang tidak penting. Kegiatan investasi dalam bentuk tabungan diperlukan agar dimasa yang akan datang tidak kesulitan keuangan. Hal ini mencerminkan bahwa manajemen keuangan dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Selain itu. Mahasiswa semester 6 pengguna e-wallet bernama Uzlifatil Jannah juga rutin menggunakan aplikasi dana untuk kebutuhan sehari-hari untuk berbelanja offline. Biasanya aplikasi dana ini digunakan untuk membeli makanan, sabun, dan kebutuhan lainnya melalui supermarket ataupun minimarket. Hasil wawancara menyatakan bahwa: AuSaya pakai e-wallet dana, biasanya saya pakai untuk belenja di indomaret atau Saya lebih suka menggunakan dana karena lebih praktis daripada harus membawa uang tunai, dimana uang tunai itu harus ngambil dulu di ATM. Kalau pakai dana tinggal scan pada saat pembayaran. Ay E-wallet tidak hanya untuk berbelanja secara online, namun juga dapat digunakan untuk melakukan pembayaran pada saat belanja offline. Hal ini akan memudahkan pengguna karena pembayaran dengan e-wallet lebih praktis dan cepat. Hal ini juga diungkapkan oleh As Adinnas Mahasiswa semester 8 yang mengungkapkan bahwa. AuSaya lebih suka belanja offline daripada online, tetapi saya juga menggunakan e-wallet untuk pembayaran. Biasanya saya belanja baju dan Sepatu, kemudian saya bayar pake dana. Saya juga sering beli makanan, bayarnya juga pakai dana. Menurut saya lebih praktis membayar pakai e-wallet, karena lebih cepat selesai, kita juga tidak perlu nunggu kembalian. Sudah pasti jumlah yang dibayarkan sesuai dengan yang tertera distruk belanja. Ay Manajemen Keuangan Mahasiswa di Era Digital: Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Konsumsi Kemudahan e-wallet inilah yang diminati oleh berbagai kalangan Masyarakat, termasuk Mahasiswa. E-wallet merupakan teknologi yang bida digunakan untuk belanja online maupun Dengan menggunakan e-wallet transaksi akan terasa lebih praktis dan cepat. Namun, pengguna e-wallet juga harus dapat menerapkan prilaku konsumsi yang rasional. Artinya, penggunaan e-wallet hanya untuk kebutuhan yang penting, bukan hanya keinginan. Berdasarkan hasil wawancara di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan ilmu manajemen keuangan pada mahasiswa program studi manajemen keuangan syariah universitas islam zainul hasan genggong dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. Pada umumnya mereka menggunakan e-wallet untuk kebutuhan penting seperti pulsa dan internet. E-wallet juga digunakan untuk membeli kebutuhan lain seperti tas, baju, kerudung, dan Sepatu namun masih dalam jumlah yang wajar. Mereka membeli karena membutuhkan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari. Hal ini berarti penggunaan e-wallet oleh mahasiswa MKS unzah dapat digunakan untuk prilaku konsumsi yang rasional. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa penggunaan e-wallet pada mahasiswa universitas islam zainul hasan genggong probolinggo tidak menyebabkan mahasiswa berprilaku konsumtif. Pada umumnya mereka menggunakan e-wallet sesuai dengan kebutuhan yang rasional. Sebagian besar mahasiswa dapat mengelola keuangan dengan baik karena pada semester sebelumnya mereka telah mendapatkan mata kuliah manajemen keuangan dan manajemen keuangan syariah. Sehingga mereka dapat menerapkan ilmu manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Uang merupakan sesuatu yang tidak bisa terpisahkan dari kegiatan ekonomi (Hasil Sukma, dkk, 2. Uang selalu dibutuhkan untuk segala transaksi, sehingga ketika mahasiswa memiliki uang harus dikelola dengan baik. Berpapapun uang saku yang diberikan oleh orang tua dapat dikelola dengan bijak. Mahasiswa merupakan remaja yang harus sadar akan finansial. Kebutuhan bukan hanya untuk hari ini saja, melainkan dimasa yang akan datang. Di era digital saat ini traksaksi keuangan dimudahkan dengan berbagai aplikasi seperti dompet digital / ewallet. Adanya e-wallet harus dapat digunakan dengan bijak. Mahasiswa menggunakan ewallet sebagai bentuk memanfaatkan teknologi masa kini, namun juga harus diimbangi dengan pengetahuan pengelolaan keuangan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengelola keuangan dengan baik, sehingga mereka menggunakan e-wallet hanya untuk kebutuhan komsumsi yang rasional. Selain itu, perencanaan keuangan perlu dilakukan untuk mengendalikan keinginan untuk belanja diluar kebutuhan pokok. Mahasiswa yang tinggal di pesantren/ kos/ kontrakan akan cenderung memiliki proyeksi keuangan agar uang yang diperoleh dari orang tua cukup untuk JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 E-ISSN : 2808-8980. P-ISSN : 2808-9383. Hal 671-681 memenuhi kebutuhan dalam satu bulan. Kesadaran akan pengelolaan keuangan telah dirasakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan Syariah. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa ini siap untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Arini Maharani dan Muhammad Iqbal Fasa . yang menyatakan bahwa penggunaan E-Wallet mendorong mahasiswa untuk berbelanja lebih praktis dan cepat. E-wallet dapat digunkan untuk segala transaksi, seperti transaksi pada e-commerce, pembayaran biaya Pendidikan, dan lain Minat penggunaan e-wallet dikalangan mahasiswa mencerminkan adaptasi terhadap era digital dan industry 4. E-wallet merupakan aplikasi digital yang memberikan banyak manfaat, namun jika mahasiswa tidak dapat mengendalikan e-wallet maka akan menyebabkan pengeluaran yang berlebihan. Oleh karena itu, faktor penting dalam memastikan mahasiswa dapat memanfaatkan E-Wallet secara bijak dan bertanggung jawab adalah dengan memberikan pengetahuan tentang literasi keuangan . Agus Azmi Alfizar . dalam penelitiannya, mengungkapkan bahwa Penggunaan dompet digital atau e-wallet berpengaruh signifikan terhadap konsumsi harian mahasiswa. Penelitian ini menjelaskan tentang dampak e-wallet terhadap pola konsumsi mahasiswa. Implikasinya, para mahasiswa perlu meningkatkan literasi keuangan dan menerapkan pengelolaan keuangan yang baik agar dapat terhindar dari sifat boros. Selain itu mahasiswa harus dapat memanfaatkan e-wallet secara efektif sesuai dengan kebutuhan pokok masingmasing individu . E-wallet merupakan aplikasi digital yang memberikan banyak keuntungan dan kerugian. Keuntungan e-wallet adalah kemudahan dalam transaksi, kecepatan dan ketepatan. Namun, ewallet juga akan memberikan kerugian jika tidak digunakan dengan bijak. Kerugian penggunaan e-wallet jika tidak digunakan dengan baik, akan menyebabkan seseorang belanja terus menerus dan menyebabkan utang. Oleh karena itu, ilmu manajemen keuangan sangat penting menjadi landasan untuk menggunakan e-wallet. KESIMPULAN DAN SARAN E-Wallet merupakan aplikasi digital yang memudahkan transaksi keuangan. Bentuk Ewallet yang paling popular di Indonesia adalah Gopay. Shopeepay. LinkAja. Dana dan Ovo. Penelitian ini fokus terhadap mahasiswa Program Studi Manajemen Keuangan Syariah Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-wallet memiliki dampak terhadap pola konsumsi mahasiswa secara rasional. Pada umumnya mahasiswa mampu mengelola keuangan dengan baik. Sehingga kemudahan transaksi ini tidak Manajemen Keuangan Mahasiswa di Era Digital: Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Pola Konsumsi membuat mereka boros dan belanja diluar kebutuhan pokok. Mahasiswa menggunakan ewallet untuk membeli paket data, belanja kebutuhan di aplikasi e-commerce shopee, dan pembayaran transaksi belanja secara offline. Keterbatas penelitian ini adalah hanya membahas aplikasi digital e-wallet. Untuk mengetaui pemahaman manajemen keuangan dan prilaku konsumsi mahasiswa diharapkan penelitian selanjutnya dapat meneliti tentang apliasi lain, seperti mobile banking dan aplikasi perencanaan keuangan lainnya. Manajemen keuangan harus dipahami oleh Masyarakat sejak Sehingga dari mereka remaja harus mampu mengelola keuangan dengan bijak agar dijadikan sebagai bekal dimasa yang akan datang. DAFTAR REFERENSI Agus Azmi Alfizar. Analisis Pengaruh Penggunaan Dompet Digital dalam Konsumsi Harian Mahasiswa IAI Tazkia. Al Fadhilah International Journal of Islamic Studies, 01. , 76-99. Alifa. Jun. Diwawancarai oleh Penulis. Arini Maharani, & Muhammad Iqbal Fasa. Efektifitas Penggunaan E-Wallet Atau EMoney Terhadap Prilaku Konsumtif Mahasiswa Dalam Proses Menentukan Keputusan Pembelian. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2. , 7194-7200. As Adinnas. Jul. Diwawancarai oleh Penulis. Asri Jaya. Sony Kuswandi. Cici Widya Prasetyandari, & dkk. Manajemen Keuangan. PT Global Eksekutif Teknologi. Edwin Zusrony. Prilaku Konsumen di Era Modern. Yayasan Prima Agus Teknik. Halimatus Sa'diyah. Jun. Diwawancarai oleh Penulis. Henry Jirwanto, & dkk. Manajemen Keuangan. CV. AZKA Pustaka. Jannah. Jul. Diwawancarai oleh Penulis. Jefri Putri Nugraha, & dkk. Teori Prilaku Konsumen. PT. Nasya Expanding Management. Lamria Raya Fitriyani. Lestari Nurhajati, & Xenia Angelica Wijayanto. Cara Bijak Menggunakan Dompet Elektronik. Lembaga Penelitian. Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) LSPR. Naning Fatmawatie. E-commerce dan Prilaku Konsumtif. IAIN Kediri Press. Paradisa Sukma, & dkk. Manajemen Keuangan. Get Press Indonesia. Putri Juliana. Jul. Diwawancarai oleh Penulis. JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 E-ISSN : 2808-8980. P-ISSN : 2808-9383. Hal 671-681 Rebin Sumardi, & Suharyono. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Lembaga Penerbitan Universitas-Universitas Nasional (LPU-UNAS). Suyanto. Mengenal Dompet Digital di Indonesia. CV. AA Rizky. Syafrida Hafni Sahir, & dkk. Metode Pembayaran Digital. Yayasan Kita Menulis.