Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 Identitas Diri Remaja Perempuan Perkotaan Di Media Sosial: Studi Pada Penampilan Mahasiswi Surabaya Di Tiktok Adilia SalsabilaA*. Refti Handini ListyaniA A Program Studi Sosiologi. Jurusan Ilmu Sosial. FISH-Unesa Adilia. 19085@mhs. Abstract Technological developments are continuously advancing which makes social media in gadgets also develop. One of the social media that is currently developing is the tiktok application which is used to show the identity of users, including young girls. in this application users can share videos and photos that are easily seen by everyone without having to be Teenage female users really like this application, one of them is the FISH Student at Surabaya State University. The purpose of this study was to look at the life background, appearance and identity of FISH students in using the tiktok application with their self-concept. This study was analyzed using the theory of self-concept symbolic interactionism from George Herbert Mead. In this study using descriptive qualitative approach. The collection technique uses the snowball technique and also conducts in-depth interviews, documentation and observations of events in the field. The results of the study show that FISH students at Surabaya State University have their own symbols in showing their life background, identity and appearance in the tiktok application. Therefore, the symbol shown can bring out the meaning of his self-concept through the video so that indirect interaction occurs in the tiktok application. In addition, the selfconcept resulting from the symbols they show is very different. They are also competing to show themselves so that they are easily recognized in their own way. Perkembangan teknologi semakin maju secara terus menerus yang membuat media sosial yang ada dalam gadget ikut berkembang. Salah satu media sosial yang saat ini berkembang adalah aplikasi tiktok yang dimana digunakan untuk menunjukan identitas diri pengguna termasuk remaja perempuan. aplikasi tersebut pengguna dapat membagikan video dan juga foto yang mudah dilihat oleh semua orang tanpa harus berteman. Pengguna remaja perempuan sangat mengandrungi aplikasi tersebut salah satunya dari Mahasiswi FISH Universitas Negeri Surabaya. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat latar belakang kehidupan, penampilan dan juga identitas mahasiswi FISH dalam menggunakan aplikasi tiktok dengan konsep diri yang dimiliki. penelitian ini di analisis mengguankan teori interaksionalisme simbolik konsep diri dari George Herbert Mead. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskirptif. Teknik pengumpulan dengan teknik snowball dan juga melakukan wawancara secara mendalam, dokumentasi dan observasi kejadian dilapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mahasiswi FISH Universitas Negeri Surabaya memiliki simbol tersendiri dalam menujukan latar belakang kehidupannya, identitas dirinya dan juga penampilannya di aplikasi tiktok. oleh karena itu, adanya simbol yang ditunjukan dapat memunculkan makna mengenai konsep dirinya melalui video sehingga terjadi interaksi secara tidak langsung pada aplikasi tiktok. Selain itu, konsep diri yang dihasilkan dari simbol yang mereka tunjukan sangat berbeda-beda. Mereka juga berlomba-lomba menunjukan dirinya agar mudah dikenal dengan caranya sendiri. Keywords: Self Identity. Appearance. Self Concept. Identitas Diri. Penampilan. Konsep Diri. Pendahuluan Pada zaman sekarang berada di era globalisasi yang semakin maju, canggih, dan modern. Era globalisasi merupakan suatu proses dari integrasi secara internasional yang disebabkan adanya pertukaran pada pandangan dunia dalam seluruh aspek kehidupan. Era ini, dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan salah satunya, yaitu perkembangan teknologi. Teknologi ini memiliki peran penting bagi masyarakat yang dapat membantu dalam aktivitas sehari-hari. Teknologi memunculkan Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 media sosial yang memiliki pengaruh dalam aspek kehidupan masyarakat. Media sosial adalah suatu bentuk aplikasi yang digunakan secara online dengan tujuan untuk membantu manusia dalam melalukan interaksi sosial dengan mudah dan cepat. Ini bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan jarak jauh hingga terasa dekat dan juga sebagai tempat untuk mendapatkan informasi. Bentuk media sosial sangat beragam sesuai dengan kegunaannya, seperti Instagram, youtube, twitter, facebook, whatsapp. Tiktok, dll (Amelia, 2022. Pada saat ini, media sosial yang sangat diminati oleh masyarakat dan juga digunakan adalah aplikasi Tiktok. Menurut (Tempo. bahwasannya Tiktok memiliki pengguna aktif bulanan sekitar 1,46 Miliar diseluruh dunia. Sedangkan, di Indonesia memiliki pengguna aktif bulanan sekitar 99,1 juta orang pada bulan April 2022, sehingga Indonesia menduduki peringkat ke 2 setelah Amerika Serikat. Ini terjadi peningkatan yang sangat pesat sejak awal pandemic pada tahun 2020 dan sampai saat ini. Pada tahun 2018. Indonesia dalam aplikasi Tiktok mendapat kategori aplikasi terbaik di play store. Aplikasi Tiktok merupakan suatu aplikasi dengan platform video yang memiliki durasi pendek hanya selama 15 detik, tetapi sekarang durasi dapat diperpanjang selama 3 menit dengan berbasis sosial dan musik untuk mendukung video. Pada aplikasi ini masyarakat menggunakan video dengan perpaduan gerakan tarian dengan diiringi music atau cuplikan video maupun lirik pada tiktok. Adapun perbedaan aplikasi Tiktok dengan media sosial yang lain yaitu memiliki berbagai macam fitur yang dapat digunakan dan dinikmati oleh pengguna sehingga mereka nyaman dalam menggunakan aplikasi Adanya berbagai macam fitur dalam aplikasi Tikok dapat membuat video menjadi lebih menarik salah satunya fitur music dari berbagai penjuru dunia yang digunakan sebagai backsound dalam video. Adapun fitur wajah yang dapat digunakan oleh pengguna aplikasi ini dengan berbagai rupa dalam tampilan wajah yang unik-unik mulai wajah yang lucu, sedih, seram, hingga marah serta terdapat fitur mempercantik bagi pengguna perempuan dalam membuat video (Adawiyah, 2. Pengguna aktif Tiktok di Indonesia rata-rata berusia 18 tahun keatas yang dimana 66 persen yaitu pengguna perempuan, sedangkan 34 persen yaitu pengguna laki-laki. Pada usia tersebut termasuk kedalam masa remaja yang masih mencari identitas dirinya. Identitas diri adalah suatu bentuk rasa kepekaan seseorang terhadap dirinya yang didapati dari hasil pengamatan dan penilaian mengenai dirinya dengan menyadari adanya perbedaan yang dimiliki dengan orang lain. Semua orang pasti memiliki identitas diri yang digunakan sebagai bentuk pengenal kepada masyarakat. Pada masa remaja, seseorang akan merasa bimbang terhadap dirinya sendiri. Pentingnya remaja dalam mencapai identitas diri merupakan suatu bentuk ketetapan untuk melangkah atau pijakan kuat pada remaja dalam menjalani kehidupan berikutnya dengan tujuan untuk menjadikan seseorang memilki sifat tanggung jawab dan berkarakter yang sesuai. Identitas diri pada remaja adalah suatu penjelasan mengenai diri remaja yang menyangkut dirinya sendiri dalam hal pendidikan, sosial, ekonomi, agama, dll serta bentuk perannya dalam masyarakat yang menjadi keunikan dari seseorang, sehingga seseorang mendapatkan pengakuan dari lingkungan masyarakat (Purwanti, 2. Aplikasi tiktok sudah memasuki kota-kota besar hingga diseluruh macanegara seperti halnya pada kota Surabaya yang menjadi kota metropolitan kedua setelah ibu kota Jakarta yang ramai dengan adanya perkembangan aplikasi tiktok. Maka dari itu. Kota Surabaya tidak sedikit remaja yang menjadi tiktokers atau yang disebut sebagai AuSeleb Tik TokAy. Mereka memiliki banyak followers dan juga memiliki banyak comment sehingga mereka menjadi viral atau banyak orang yang tertarik dengan video yang dibuat (Arventine, 2. Melihat fenomena yang terjadi saat ini membuat perempuan pengguna Tiktok salah satunya remaja perempuan seperti Mahasiswi menggunakan Tiktok sebagai tempat untuk memperkenalkan identitas dirinya. Mahasiswa perempuan dalam menggunakan aplikasi tiktok hanya untuk mencari ruang dengan tujuan sebagai tempat mengekspresikan dirinya ataupun kehidupannya. Pada umumnya mahasiswi menggunakan tiktok melihatkan latar belakang dari mereka melalui video yang diunggah. Latar belakang mahasiswi pada aplikasi tiktok dilihat dari segi ekonomi, sosial, agama dan pendidikan yang memiliki perbedaan. Oleh karena itu, mahasiswi menggunakan aplikasi tiktok sebagai ruang agar dapat dikenal dan dilihat oleh masyarakat umum (Lubis, 2. Mahasiswi dalam menggunakan aplikasi Tiktok seperti halnya memposting video atau gambar mengenai dirinya juga Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 memperhatikan penampilan. Ini menunjukan bahwa apa yang ditampilkan dalam keseharian dapat mengambarkan kepribadian dari seseorang. Selain itu, melalui penampilan dapat menunjukan pesan dari seseorang dan juga meninjukan nilai-nilai agama, kebiasaan, lingkungan, bentuk kenyamanan, dan juga mempengaruhi dari cara berdandan. (Lisdiyastuti, 2. Kajian Pustaka 1 Diri Perempuan Menurut Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead Teori interaksionisme simbolik dikemukakan oleh George Herbert Mead secara mendalam sehingga menjadi popular. Interaksi simbolik merupakan suatu bentuk aktivitas yang dilakukan oleh manusia, berupa komunikasi atau menukarkan simbol dengan tujuan untuk memberikan makna. Oleh karena itu, dapat dilihat melalui perilaku manusia yaitu sebagai proses dari manusia dalam membentuk dan mengatur perilakunya saat mempertimbangkan ekspetasi dari orang lain yang menjadi lawan Dalam melakukan interaksi oleh individu dengan individu yang lain secara sadar, maka dapat dikatakan sebagai interaksi simbolik. Pada interaksi simbolik dibentuk dengan adanya ide-ide mengenai individu dan interaksi terhadap masyarakat. Interaksi antar individu dapat berkembang karena adanya simbol-simbol yang telah diciptakannya (Derung, 2. Interaksi yang dilakukan antar individu secara langsung dengan sadar yang berkaitan dengan gerak tubuh, fisik, vokal, suara, ekspresi, dan lain-lain yang mempunyai maksud disebut simbol. Menurut mead, bahwa setiap isyarat nonverbal seperti body language, gerak fisik, penampilan, status, dll serta pesan verbal seperti kata-kata, suara, dll yang dapat dimaknai dengan kesepakatan bersama oleh pihak yang melakukan interaksi merupakan bentuk dari simbol yang memiliki arti penting. Menurut mead, the self atau diri adalah bentuk dari ciri khas dari manusia yang tidak akan didapati pada binatang. Konsep diri merupakan suatu bentuk kemampuan dalam menerima diri sendiri yang digunakan sebagai bentuk objek dari perspektif orang lain atau masyarakat. Menurut (Widiarti, 2. Konsep diri sosial adalah suatu bentuk dari penilaian individu kepada dirinya dengan cara interaksi pada orang lain dalam lingkungan yang lebih luas. Menurut mead, bahwasannya konsep diri dapat dibentuk melalui proses sosial terutama pada proses interaksi dengan manusia, seperti dalam suatu lingkungan masyarakat atau kelompok yang dapat diambil sikap dari orang lain dengan sadar. Adapun 3 tahap dalam membentuk konsep diri, yaitu play stage, game stage, dan generalized other. 2 Gender Gender merupakan perbedaan yang terlihat pada laki-laki dapat dilihat melalui tingkah laku dan nilai. Gender adalah istilah yang ditunjukkan untuk menggambarkan perbedaan laki-laki dan perempuan secara sosial. Perempuan memiliki hubungan dengan laki-laki yang dapat dipahami melalui dua aspek pokok yang menjadi pembeda, antara lain jenis kelamin dan gender. Jenis kelamin diibaratkan berdasarkan seks atau pada fisik manusia. Sedangkan gender adalah ditentukan berdasarkan perannya. Pembagian peran dan tanggung jawab yang dilakukan oleh perempuan dan laki-laki yang sudah ditetapkan secara kultural ataupun sosial. Gender memiliki keterkaitan erat dengan proses keyakinan yang seharusnya perempuan dan laki-laki lakukan dalam berpikir dan bertindak sesuai dengan ketentuan sosial dan budaya di mereka. Secara sosial laki-laki dan perempuan memiliki wilayah yang berbeda ini dapat dilihat melalui penampilan yang berbeda. Laki-laki dicitrakan memiliki sifat maskulin yaitu kejantanan dan kekuatan. Sedangkan perempuan dicitrakan memiliki sifat feminim yaitu kelembutan. Ini terjadi dalam media sosial bahwa laki-laki dan perempuan dapat menjadi sasaran dalam pandangan masyarakat. Pandangan yang muncul seperti perempuan seharusnya cantik, dapat memperhatikan penampilan, bertubuh yang ideal, memiliki kulit yang indah, dll. Maka dari itu perempuan di media sosial diibaratkan sebagai manusia yang sempurna. Sedangkan laki-laki dipandang masyarakat sebagai laki-laki memiliki wajah yang tampan, bertubuh yang gagah, tegas, dan kuat. Maka dari itu gender di media sosial memiliki pengaruh besar pada laki-laki dan perempuan (Darmawati, 2. 3 Media Sosial Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 Media sosial merupakan suatu bentuk perkembangan dari teknologi dan ilmu pengetahuan dalam bidang komunikasi. Semua orang dapat memanfaatkan media sosial dengan mudah tanpa perlu adanya keahlian khusus. Semua kalangan masyarakat dari anak-anak hingga orang tua pasti menggunakan atau memiliki media sosial serta menjadikan platform salah satu dari media sosial yang akan menjadi Setiap media sosial pasti memiliki fungsi yang berbeda-beda ataupun keunggulan masingmasing. Media sosial digunakan untuk mempermudah masyarakat dalam berkomunikasi satu sama lain dengan adanya komunikasi dapat mengetahui informasi-informasi yang ada. Adanya media sosial saat ini dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap perubahan pada masyarakat dan sosial. Kini media sosial menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dikarenakan masyarakat menggemari adanya media sosial saat ini. Media sosial juga digunakan oleh masyarakat sebagai tempat hiburan. Media sosial paling diminati oleh masyarakat terutama para remaja. Media sosial digunakan oleh para remaja sebagai bentuk ajang perlombaan untuk membentuk identitas dirinya menjadi remaja yang disebut dengan " Up To Date" melalui menjadi pengguna aktif dari sosial media dengan memperlihatkan aktivitas sehari-hari atau yang dilakukan contohnya check in place yang mewah ataupun estetik, foto-foto bersama teman-teman, dan juga memiliki genre musik yang didengar, film, serta penampilan yang kekinian ataupun barang-barang. Ini dikarenakan adanya perkembangan dari fitur-fitur atau fasilitas yang ada di media sosial yang dapat memberikan kesempatan bagi para pengguna untuk dapat mendokumentasikan seluruh kehidupannya. Contohnya aplikasi yang lagi booming saat ini dapat mengetahui tanpa harus berteman yaitu aplikasi Tik tok. Aplikasi ini dapat menawarkan kemudahan bagi pengguna dalam membagikan foto dan video yang dilengkapi dengan fitur tambahan seperti live, filter, backsound, pesan, fyp atau halaman utama, dan lain-lain. Maka dari itu dengan kemunculan media sosial yang lain sebagai bentuk ruang baru dalam berinteraksi ataupun dapat memudahkan dalam meningkatkan rasa ingin tahu akan dunia (Rosyidah & Nurwati, 2. 4 Tiktok Sebagai Ruang Ekspresi Perempuan Salah satu femomena media sosial yang baru saat ini adalah aplikasi tiktok yang dimana digemari oleh perempuan di Indonesia. Mayoritas dari kumpulan video dan hastag yang berada di aplikasi Tiktok diisi oleh perempuan. Ini dapat diindikasikan bahwasannya ketertarikan dalam membuat video dilakukan oleh perempuan dibandingkan laki-laki di Tiktok. Pada perempuan yang membuat video di Tiktok merupakan hal yang umum untuk saat ini dikarenakan perempuan memiliki sifat condong ke Ini membuat tiktok dijadikan perempuan sebagai media sosial untuk komunikasi yang sangat Aplikasi ini menjadi media yang dapat memberikan kebebasan bagi perempuan dalam membagikan video, sehingga mereka dapat menunjukan kekreatifitasnya melalui gerak tubuh, ekspresi wajah sampai alur cerita dalam video. Saat ini postingan perempuan di Tiktok selalu memenuhi Fyp Tiktok dibandingkan laki-laki meskipun di media sosial seperti youtube. Instagram selalu mucul video Tiktok perempuan. Perempuan dalam mengeskpresikan dirinya di Tiktok melalui video merupakan salah satu bentuk nyata dari kebebasan perempuan atas dirinya sendiri. Oleh karena itu, tidak adanya aturan yang mengikat untuk perempuan dalam mengekspresikan dirinya di Tiktok dan perempuan bebas dalam berpakaian serta menggunakan aksesoris pada dirinya saat membuat video Tiktok. Kebebasan perempuan dalam mengeskpresikan dirinya di tiktok akan menjadi citra perempuan. ini digunakan sebagai bentuk keinginan perempuan untuk dapat diterima dalam lingkungan sosial Namun, dilihat dari ekspresi perempuan di Tiktok merupakan bentuk dari kekuatan perempuan dalam ranah public. Maka dari itu, perempuan tidak hanya sebatas citra secara fisik dan kepribadian melainkan menjadi kekuatan perempuan dalam kebebasan dirinya untuk mengeskpresikan dirinya di Tiktok (Puspita, 2021. 5 Ekspresi Wajah. Gestur, dan Suara di Tiktok Bentuk dari ekspresi wajah adalah cermin dari pemikiran dan perasaan pada seseorang. Pada media sosial seseorang harus untuk memperhatikan ekspresi wajahnya termasuk pada aplikasi tiktok. aplikasi ini ekspresi perlu untuk diperhatikan dikarenakan postingan berupa video dan foto. Aplikasi Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 ini memperhatikan ekspresi wajah dalam video yang diunggah, sebab untuk ketertarikan pada masyarakat akan yang disampaikan dalam video. Selain itu, dalam aplikasi ini terdapat fitur pendukung untuk ekspresi wajah terutama bagi perempuan. Fitur pendukung ini berupa fitur kecantikan, fitur menangis, fitur tertawa, atau fitur yang lain. fitur ini membuat para pengguna terutama bagi perempuan menjadi lebih percaya diri dalam menunjukan ekspresi wajah saat di media sosial termasuk dalam aplikasi tiktok. Bagi perempuan, mengekspresikan wajah merupakan bentuk dari curahan hati yang telah dirasakan tanpa melalui kata-kata dikeranakan perempuan lebih mudah dalam mengekspresikan dirinya (Sabilla, 2. Pada aplikasi Tiktok mayoritas menggunakan postingan berupa video sehingga perlu adanya gestur atau gerak tubuh bagi seseorang yang memposting dirinya di tiktok. gestur dalam aplikasi tiktok berbentuk tarian dikarenakan tarian dapat digunakan sebagai bentuk berkomunikasi atau menyampaikan pesan atau sebagai bentuk hiburan. Maka dari itu, dalam aplikasi ini ketertarikan dalam menggunakan aplikasi tiktok lebih menonjol adalah perempuan, apalagi dari tarian atau menunjukan gestur (Puspita, 2021. Pada aplikasi ini suara juga menjadi sumber yang dibutuhkan dikarenakan tanpa adanya suara penonton tidak akan paham isi dari video tersebut. Backsound dalam aplikasi ini digunakan untuk menarik penonton dan juga bisa sebagai perantara menyampaikan pesan yang dirasakan melalui suara berupa lagu (Nuraini, 2. Metode Penelitian Pada penelitian ini mengambil metode berupa kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan dilakukannya untuk mengidentifikasi serta menganalisis identitas diri pada penampilan mahasiswi pada Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum di Universitas Negeri Surabaya. Penemlitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara yang mendalam dengan seorang mahasiswi yang menggunakan tiktok dengan followers 1000 lebih, melakukan observasi mengenai perilaku subjek dalam aplikasi tiktok sesuai dengan yang di katakan, dan melakukan dokumentasi sebagai bentuk bukti. Selain itu, penenlitian ini juga menggunakan Teknik Snowball Sampling merupakan suatu bentuk teknik dalam pengambilan sampel data yang berawal sedikit menjadi besar dengan bertahap. Teknik tersebut, dilakukan karena jumlah dari sumber data yang sedikit belum cukup untuk memberikan data dengan puas, sehingga meencari orang lain lagi untuk mendapatkan sumber data yang mendalam. Maka dari itu, jumlah sempel data yang dicari semakin besar akan mendapatkan informasi yang akurat, seperti halnya bola salju yang menggelinding lama-lama akan menjadi besar dan mengenai sasaran (Sugiyoni, 2010:. Hasil dan Pembahasan 1 Latar Belakang Kehidupan Remaja Perempuan Di Aplikasi Tiktok 1 Sosial Beberapa mahasiswi FISH yang menunjukkan simbol sisi sosial dengan membuat melalui video yang Video yang ditunjukkan seperti membuat video bersama teman-teman, ataupun video Makna dari video tersebut bahwa mereka memiliki sosial yang mudah bergaul, aktif, mudah berkomunikasi, percaya diri, dan juga memiliki sifat sisi pertemanan. Adapun sebagian dari mahasiswi FISH yang tidak menunjukkan simbol sisi sosial seperti hanya memperlihatkan video mengenai dirinya sendiri. Makna dari video tersebut bahwa mereka memiliki sifat introvert atau sulit Oleh karena itu mahasiswi FISH memiliki sisi sosial yang berbeda-beda. 2 Ekonomi Mahasiswi FISH memiliki tingkatan ekonomi yang berbeda-beda dalam aplikasi tiktok, antara lain ada tingkatan yang mampu dan juga ada yang sederhana. Selain dari penghasilan yang diterima dalam membuat video juga bisa dilihat dari yang digunakan. Peneliti telah menemukan tingkatan ekonomi Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 dari dalam video mahasiswi FISH, yaitu melihat dari handphone digandrungi kalangan remaja perempuan seperti handphone iphone, kendaraan, baju yang bermerek atau berganti-ganti setiap konten, dan melakukan aktivitas yaitu liburan atau traveling, serta bermain dengan teman-teman. Hal tersebut dapat menunjukan ekonomi dari pengguna tiktok. Mahasiswa FISH dalam menunjukan tingkat ekonomi tidak secara menyulurh dikarenakan bagi mereka menunjukan ekonomi secara berlebihan akan menimbulkan pandangan atau komentar negative pada video yang dibuatnya. Pada sisi ekonomi ini mahasiswi FISH menunjukkan dengan cara yang berbeda-beda di dalam video Tik tok. Mereka menunjukkan sisi ekonomi dengan bentuk simbol, seperti barang yang dimiliki yang memiliki nilai harga yang tinggi contohnya sepeda motor, handphone, pakaian, aksesoris, dan lain-lain. Adapun juga memperlihatkan dengan bentuk simbol seperti kegiatan contohnya selalu menongkrong dengan teman-temannya di tempat mahal atau setiap hari, selalu berlibur atau jalan-jalan. Selain itu juga, ada yang menerima endorse dan membuka bisnis sendiri. Maka dari itu, makna yang ditunjukkan dalam sisi ekonomi mahasiswi FISH sangatlah berbeda-beda yaitu ada yang tergolong mampu, dan ada yang tergolong sederhana. 3 Agama Pada penelitian ini peneliti mengambil narasumber dari Mahasiswi FISH yang menggunakan tiktok yang menunjukan status agamanya dengan cara yang berbeda-beda. Informan tersebut dalam menujukan status agama mereka dengan cara memperlihatkan simbol dari yang dipakai dan juga membuat video mengenai pendapat dari sisi pandang agama mereka serta mereka tidak mengatakan secara langsung agama yang dianutnya. Simbol yang dipakai seperti membuat video menggunakan kerudung yang menyimbolkan bahwa mereka berstatus beragama islam, ada yang menggunakan kalung salib yang menunjukan bahwa beragama Kristen, dan juga membuat video mengenai pendapat dalam suatu masalah dalam pandangan dari agama mereka. 4 Pendidikan Mahasiswi FISH yang menggunakan aplikasi tiktok dengan memperlihatkan status pendidikannya. Mereka menunjukan melalui video yang dibuat dengan memperlihatkan ststus pendidikannya sebagai anak mahasiswi FISH di Universitas Negeri Surabaya dengan memakai alamamater kampus sebagai bentuk simbol melalui penampilan. Selain itu, juga membuat video di lingkungan kampus bersama temannya sehingga penonton mengenali tempat tersebut juga menunjukan simbol tempat. Mereka juga mencantumkan hastag nama kampus agar penonton mudah mengenalinya. Pada aplikasi tiktok menunjukan status pendidikan merupakan bentuk suatu trend yang marak dikalangan remaja sehingga mereka mengikuti trend tersebut agar mereka dikenali sebagai mahasiswi FISH UNESA. Maka dari itu, mereka bisa dapat teman dengan mudah jika memperlihatkan identitas dirinya dengan memiliki makna bahwa mereka dari mahasiswi FISH UNESA. 2 Penampilan Pada Remaja Perempuan Di Aplikasi Tiktok Penampilan yang diperhatikan oleh mahasiswi FISH dalam melakukan video di aplikasi tiktok, yaitu pakaian, hijab bagi yang muslim, aksesoris, seperti jam tangan, cincin, gelang, kalung, tas, sepatu, dll semuanya diperhatikan dari ujung kepala hingga kaki. Selain itu, mahasiswi FISH dalam membuat video tiktok dalam menunjang penampilan menggunakan fitur yang paling utama adalah filter dengan tujuan agar lebih menarik video yang dibuat. Peneliti menemukan bahwasannya mahasiswi FISH tidak hanya menggunakan pakaian kemeja dan blouse dalam aplikasi tiktok, tetapi juga memakai drees, outer, dan kaos. Bagi yang informan Muslimah menggunakan macam-macam hijab, seperti hijam segi empat polos, pashimina polos, dan segi empat bermotif. Selain itu, ada dari mahasiswi FISH memiliki inspirasi dalam berpakaian di media sosial lainnya, seperti selebgram dan selebtiktok. Adanya penampilan yang digunakan oleh mahasiswi FISH memiliki simbol tersendiri yang dapat memunculkan makna bahwa mereka fashionable yang mengikuti perkembangan penampilan di media sosial terutama pada aplikasi Tik tok. Selain itu, dari simbol penampilan yang ditujukan terdapat makna lain seperti warna penampilan yang biasanya menyukai warna cerah cenderung memiliki sikap yang Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 ceria ekstrovert dan optimis. Sedangkan warna gelap cenderung memiliki sifat yang berani dan tegas. Dan warna pastel cenderung memiliki sifat yang lemah lembut, murah senyum, dan kalem. Pada model penampilan yang dijadikan simbol dapat memiliki makna contohnya pakaian yang simpel seperti kemeja, polos celana kain atau jeans, dan kerudung cenderung orang yang santai atau enjoy dalam berpenampilan sesuai dengan kenyamanan dirinya sendiri. Sedangkan pakaian bermodel seperti baju yang berbentuk ataupun memakai aksesoris yang berlebih cenderung orang yang ingin terlihat menarik sama dengan orang yang diikutinya. Ini merupakan bentuk dari feminis yang di mana perempuan harus terlihat cantik saat berada di dalam media sosial terutama pada aplikasi Tik tok. Maka dari itu, mahasiswi FISH sangat memperhatikan penampilan di aplikasi Tik tok agar terlihat indah dan cantik sehingga dapat menarik penonton untuk melihatnya. Selain itu, dalam aplikasi Tik tok perempuan berlomba-lomba untuk menunjukkan simbolnya agar mendapatkan followers banyak. Oleh karena itu aplikasi Tik tok memiliki pengaruh besar pada perempuan. 2 Identitas Diri Perempuan di Aplikasi Tiktok Mahasiswi FISH memiliki identitas diri masing-masing yang digunakan sebagai pengenal di Mereka juga memperkenalkan identitas dirinya di media sosial termasuk aplikasi tiktok yang saat ini sedang trend. Bagi mereka yang menggunakan media sosial termasuk aplikasi tiktok pasti memperkenalkan identitas dirinya guna untuk menarik perhatian atau menarik untuk mengikutinya serta menontonnya. Mahasiswi FISH dalam menunjukan identitas dirinya selalu adanya pendukung yaitu seperti menampilkan penampilanya. Penampilan juga bisa digunakan sebagai bentuk identitas selain itu juga, penampilan juga bisa menggambarkan identitas dirinya. Maka dari itu, mahasiswi FISH selalu memperhatikan penampilannya. Mahasiswi FISH dalam menunjukan identitas dirinya di aplikasi tiktok dengan cara membagikan postingan berupa video ataupun foto yang mengambarkan makna atau bentuk informasi bagi penonton untuk melakukan hal positif. Selain itu, mahasiswi FISH juga melakukan kegiatan positif seperti traveling, mengikuti organisasi, berdandan, joget atau membagikan foto bersama teman-teman. Hal tersebut dapat membentuk identitas dirinya dengan tujuan untuk mudah dikenal oleh orang lain melalui aktivitasnya. Namun tidak semua berpandangan itu negative terhadap identitas diri di tiktok. Adapun terdapat hal positif yang membuahkan hasil dari menunjukan identitas diri seperti mahasiswi FISH yang menunjukan identitas diri yang menonjolkan dari sisi penampilan sehingga mendapatkan tawaran berupa endorsan barang, tawaran photoshoot, atau bisa juga bentuk pekerjaan lainnya. Mahasiswi FISH dalam menunjukan identitas melalui penampilan juga di dukung dengan adanya fitur dalam aplikasi tiktok, seperti filter yang dapat memperindah penampilan dan lebih menarik. Peneliti mengetahui cara mahasiswi FISH dalam menunjukan identitas dirinya dengan cara menunjukan dari gaya berpenampilan, atau perilaku ataupun sikap yang mudah ditangkap penonton. Mereka melihat dari konten creator lainya dalam menarik penonton. Biasanya mereka menunjukan sisi penampilan sebagai bentuk identitas dirinya karena video tersebut ditujukan kepada penonton yang menyukai tema yang sama. Selain itu, penampilan ditujukan sebagai identitas diri, sebab penampilan fisik yang diperlihatkan pertama kali saat di tampilkan kepada orang lain. Identitas diri yang lain juga bisa tema dari video yang dibuat agar penonton mudah menghafal identic dari pengguna salah satunya dari mahasiswi FISH. Mahasiswi FISH juga menunjukan identitas dirinya melalui video, seperti konten liburan atau traveling, konten joget, konten pakaian, dll. Mahasiswi FISH dalam menunjukan identitas dirinya seperti itu merupakan suatu simbol yang ditujukan pada penonton dengan tujuan untuk mempermudah penonton dalam mengenali dirinya. Simbol yang diperlihatkan pada video Tik tok memiliki makna tersendiri mengenai kepribadiannya seperti video yang dibuat yang menunjukkan simbol dan memiliki makna contohnya video dance . enderung hiperaktif atau lincah dan suka gerak atau berjoge. , video mengenai dirinya sendiri . enderung narsi. , video tentang liburan ( cenderung yang suka jalan-jalan atau menikmati suasana lua. , dan video mengenai penampilan ( cenderung ingin terlihat fashionabl. , dll. Selain itu, identitas diri yang ditunjukkan melalui simbol tersebut juga dapat memiliki makna dalam latar belakangnya. Bisa Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 juga melalui identitas penampilan yang digunakan sebagai ciri khas dari dirinya atau disebut simbol pada dirinya yang memiliki makna pada warna dan model penampilannya. Pada sisi perempuan dalam menunjukan identitas diri sangatlah penting atau sudah menjadi bagian dirinya dikarenakan video yang mereka tunjukkan merupakan kesenangan dari dirinya sendiri. Maka dari itu perempuan dalam menunjukkan identitas diri ini dengan penampilan yang ada agar dapat terlihat menarik, ini merupakan sifat feminis dari perempuan yang ingin dilihat atau menjadi pusat perhatian penonton dalam media sosial terutama dalam aplikasi Tik tok. Ini mahasiswi FISH menjadikan aplikasi Tik tok sebagai tempat yang penting dalam menunjukkan sifat feminisme dikarenakan aplikasi ini memberikan semua fasilitas yang dibutuhkan perempuan terutama filter Oleh karena itu, perempuan dalam aplikasi Tik tok berlomba-lomba untuk menunjukkan identitasnya dengan sebaik-baiknya. 4 Konsep Diri Perempuan Menurut Interaksionalisme Simbolik Georege Herbert Mead Jika dihubungkan temuan penelitian dengan pandangan konsep diri dari George Herbert Mead yang menyatakan bahwa konsep diri dapat terbentuk karena adanya interaksi yang terjadi. Hal tersebut, adanya kemampuan dalam menerima diri sendiri sebagai bentuk dari pandangan orang lain atau Konsep diri muncul karena adanya perkembangan dari aktivitas dalam interaksi sosial dengan orang lain. Diri sendiri akan melihat dari sudut pandang orang lain yang menjadikan cara efektif bagi seseorang dalam masuk tatanan sosial sehingga seseorang dapat mampu untuk melihat sisi kekurangan atau kelebihan yang dimiliki. Konsep diri tidak hanya bisa dilakukan secara langsung melalui percakapan, melainkan melalui tidak langsung dapat dilakukan yaitu media sosial. Peneliti melakukan pennelitian pada Mahasiswi FISH dengan melihat konsep dirinya dalam berkomunikasi dalam menggunakan aplikasi tiktok yang mudah dikenal oleh banyak orang. Peneliti mendapatkan melalui temuan penelitian bahwasannya mahasiswi FISH dapat melakukan komunikasi dengan pengguna lain atau penonton dengan menggunakan fitur pesan atau kolom komentar serta juga komentar secra langsung. Interaksi dengan menggunakan fitur pesan dan komentar tetap adanya batasan dan tidak semua mendapatkan balasan tetapi tetap mereka menerima semua komentar atau pesan dalam bentuk masukan ataupun celaan. Adanya komentar positif maupun negative mereka menerima dirinya sendiri dengan baik dan tidak berpengaruh terhadap aktivitanya selama membuat Ketika mendapat komentar negative yang membahas tentang penampilannya ataupun membandingkan dengan orang lain mereka pun tidak peduli karena bagi mereka itu adalah dirinya Selain itu. Mereka menyikapi dengan bodo amat atau tidak mengambil hati. Mereka juga menyikapi bentuk candaan saat beberapa mendapat komentar negative. Namun, mereka sejauh ini mendapatkan lebih banyak komentar positif mengenai dirinya selama membuat video di tiktok. Sedangkan komentar negative mengenai dirinya hanya sedikit dan masih bisa untuk sebagai masukan agar lebih baik lagi. Selain itu, mereka mendapatkan komentar dari temannya secara langsung berupa komentar positif kebanyakan. Komentar negative secara langsung oleh temannya hanya sebagai bentuk candaan dan tidak secara serius. Peneliti menemukan bahwasannya mahasiswi FISH dalam menunjukan konsep diri melalui perilaku dalam menampilkan video di aplikasi tiktok. konsep diri yang ditampilkan, seperti narsis, mudah bergaul, percaya diri yang tinggi, pandai menyesuaikan diri, mudah mengajak ngobrol penonton, pandai menarik penonton, dll. Semua itu mereka lakukan untuk mudah mengenalnya melalui konsep diri sehingga memunculkan identitas diri pada mereka. Mahasiswi menyetujui bahwa membuat video di aplikasi tiktok pasti menunjukan konsep diri melalui pandangan penonton, tetapi mereka bisa menyesuaikan konsep diri yang ditunjukan agar tidak mengandung komentar negative yang diberikan saat menonton. Mahasiswi FISH mengetahui dalam menggunakan aplikasi tiktok agar mendapat pengikut yang banyak dan juga penonton, yaitu dengan cara pandai menyesuaikan diri, pandai komunikasi untuk menarik penonton. Oleh karena itu, konsep diri bagi mahasiswi FISH dalam menggunakan aplikasi tiktok harus berhati-hati menampilkannya karena tidak semua penonton bisa Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 menerima konsep diri seseorang. Maka dari itu, mahasiswa FISH bisa mengentahui memikat penonton untuk melihat video dan mengikutinya. Konsep diri dipengaruhi dan dibentuk oleh lingkungan sekitar yang dapat diterima langsung pada lingkungan masyarakat. Konsep diri dapat dibentuk dengan seiring berjalannya waktu dengan adanya pengalaman-pengalaman yang terjadi. Konsep diri yang terjadi pada mahasiswi FISH dilalui dengan pengalaman, seperti mengikuti organisasi di luar maupun di dalam kampus dapat membentuk diri seseorang menjadi sosok yang tanggung jawab, percaya diri, mudah bergaul, mudah berkomunikasi. Maka dari itu, mahasiswi FISH menerapkan dengan menggunakan video di aplikasi tiktok digunakan untuk menambah teman, mengasah kepercayaan diri, mengasah berkomunikasi di depan kamera, dan juga mengasah kreativitas yang dimiliki. Konsep diri tersebut pada mahasiswi FISH merupakan suatu bentuk hasil makna yang ditunjukkan melalui simbol-simbol pada video yang dibuat di aplikasi Tiktok. Konsep diri muncul dari cara pandang orang lain sehingga memunculkan makna melalui simbol-simbol yang ditunjukkan. Konsep diri dari identitas diri ini bisa dilihat dari simbol penampilan seperti warna pakaian dan juga model Selain itu juga konsep diri dapat muncul melalui latar belakang yang ditunjukkan melalui simbol-simbol sehingga menciptakan makna mengenai kepribadian dari sisi latar belakangnya. Mahasiswi face cenderung menerima semua pandangan-pandangan dari orang lain dan menghormatinya yang dapat menggambarkan makna dirinya. Mahasiswi fish melakukan tiga tahap dalam mengenali konsep dirinya, yaitu Play stage, awalnya mahasiswa fish dalam menggunakan aplikasi hanya sebagai bentuk hiburan dan keisengan saja. Tetapi mahasiswa fis memiliki keinginan dalam mencoba membuat video lalu mempostingnya. Game stage, video yang diunggah oleh mahasiswa fis merupakan hasil tiruan dari orang-orang yang diminati atau yang dilihat di aplikasi Tik tok dengan tujuan untuk mengikuti tren tersebut. Generalized other, mahasiswi fish dalam melakukan video di aplikasi Tik tok mencoba berbagai gaya video dari orang lain. Akhirnya mereka menemukan gaya video dengan kenyamanan tersendiri atau yang sesuai dengan keinginan sendiri sehingga mereka mempunyai konsep video yang akan digunakan secara terus-menerus yang dapat membentuk kepribadiannya. Kesimpulan Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti yang menghasilkan temuan data dan analisis data. Kini peneliti menyimpulkan bahwasannya pengungkapan identitas diri seorang tidak hanya dilakukan secara langsung dengan perbincangan atau tatap muka, melainkan bisa dilakukan secara tidak langsung dengan melalui media sosial. Kini aplikasi yang lagi trend yaitu aplikasi tiktok yang memberikan ruang yang luas bagi pengguna dalam mengungkapkan identitas dirinya agar lebih dikenal ataupun mendapatkan perhatian dari penonton lainnya. Peneliti melakukan penelitian pada mahasiswi FISH di Universitas Negeri Surabaya dalam mengenalkan identitas dirinya di tiktok melalui Bagi mereka bahwasannya penampilan perlu diperhatikan dimana pun tempatnya termasuk pada media sosial seperti tiktok. Identitas dirinya dalam menunjukan penampilannya adanya perbedaan karena pada dasarnya mereka memiliki cara masing-masing dalam berpenampilan yang sesuai dengan keinginannya dan juga didukung dengan adanya fitur yang ada ditiktok. Mereka juga menunjukan latar belakangnya seperti sosial yang memiliki kesamaan, ekonomi yang memiliki perbedaan dari tingkatan dan penghasilan, agama juga adanya perbedaan, dan pendidikan memiliki kesamaan dan tidak menunjukan secara Adanya mahasiswi FISH menunjukkan identitas dirinya dan latar belakang melalui penampilan itu merupakan bentuk simbol yang memiliki makna bahwasanya mahasiswi fish sangat memperhatikan penampilan dan sangat penting bagi dirinya. Selain itu, simbol tersebut dapat memunculkan makna mengenai kepribadiannya yang membentuk konsep dirinya. Mahasiswi FISH dalam membuat video Tik tok sangat berhati-hati dalam menunjukkan simbol dikarenakan makna tersebut muncul dari pandangan orang lain. Namun, sejauh ini mahasiswi FISH mendapatkan makna dari pandangan orang lain berupa pandangan positif. Paradigma. Volume 12. Number 3, 2023 Daftar Pustaka