Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 KOMUNIKASI INTERPERSONAL JARAK JAUH : DAMPAK SMARTPHONE DALAM MENJAGA HUBUNGAN BAIK ORANG TUA DENGAN ANAK Dwi Israfi Perangin Angin1*. Anang Anas Azhar2 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Medan. Indonesia dwi0603202047@uinsu. *) corresponding author Keywords Abstract Interpersonal Long Impact of Smartphones. Connection. Parents with children This research aims to determine the impact of smartphones in maintaining parentchild relationships through long-distance interpersonal communication for students of the Communication Science Study Program. North Sumatra State Islamic University. This research uses a qualitative approach. For data collection, the author used direct interviews, indirect interviews via WhatsApp social media and literature studies. The results of this research include. Long distance interpersonal communication between parents and children via smartphone. monitor the progress of children's studies. health condition. monitoring children's relationships with friends. maintaining openness between children and their parents. monitor financial conditions. Intensity of media use . Media and its features . Impact of smartphones in maintaining good relationships between parents and children in long distance conditions: 1. Positive impact. Increasing close relationships . Ease of access to information. Openness and trust 1. 2 Negative impacts. as if there is no news, the child forgets to tell the parents. network or signal interference from both parties. miscommunication or misunderstanding in conveying the message. applications that must be updated. This research suggests a balanced approach to smartphone use is essential for parents and children to remain emotionally connected and maintain a healthy relationship. PENDAHULUAN Komunikasi merupakan tindakan mengkomunikasikan pernyataan dari satu orang ke orang "Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lain, sehingga terjadi saling pengertian," tulis Soejono Soekanto dalam bukunya Kamus Sosiologi. Agar timbal balik ada antara komunikator dan komunikan, kebersamaan sangat penting dalam proses Perubahan sikap, ide, dan perilaku komunikan dapat menjadi respons terhadap pesan yang mereka coba sampaikan. Ay(Suryono Sukanto, 2. komunikasi media yang disebut juga komunikasi termediasi adalah saluran komunikasi atau sugesti untuk meneruskan pesan kepada komunikan yang berada jauh. Oleh karena itu, dalam memfasilitasi komunikasi agar 67 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 komunikasi berhasil dengan menggunakan media, komunikator harus lebih matang dalam perencanaan dan persiapannya (Effendy Onong Uchjana, 1. Dalam penelitian ini, penulis bertujuan untuk menyelidiki dampak smartphone dalam menjaga hubungan positif antara orang tua dan anak serta kontak interpersonal jarak jauh antara orang tua dan anak menggunakan smartphone. Melalui penggunaan smartphone, peneliti berusaha untuk mempelajari bagaimana orang tua dan anak-anak menciptakan kontak yang produktif ketika berada di lokasi yang jauh. Ponsel Polymedia, yang menggabungkan fungsi pribadi dan web tradisional, berada di garis depan konvergensi teknologi, menurut smartphone jurnal Mirca Madiano. Menurut Goggin dan Jenkins (Madianou, 2. Kemampuan smartphone untuk menginstal dan menjalankan sejumlah besar program telah menunjukkan ponsel yang sudah luar biasa. Medan merupakan salah satu kota yang banyak di tempati oleh anak- anak rantau. Pasalnya, kota ini merupakan banyak perguruan tinggi, termasuk Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara yang 99% mahasiswanya beragama Islam. khususnya untuk sarjana (S. jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara. Hal ini berdampak pada orang tua dengan anak yang harus tinggal terpisah dari eluarga. Jika informasi dapat dibagi antara pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi tanpa melewati media, maka komunikasi dianggap langsung . Di sisi lain, komunikasi sekunder atau tidak langsung didefinisikan oleh pemanfaatan media tertentu (Suranto Aw, 2. Komunikasi orang tua-anak tidak dapat dilakukan secara tatap muka dan setiap hari jika jarak menjadi kendala. Di sisi lain, komunikasi interpersonal orangtua-anak melalui media jarak jauh dapat berjalan lancar. karena mereka telah menjadikan media sebagai penghubung dalam sistem komunikasinya (P & Sidik, 2. Komunikasi interpersonal jarak jauh terjadi ketika komunikator menggunakan media sebagai media untuk berkomunikasi dengan komunikan yang berada jauh dari rumah mereka. (Salpina, 2. Kualitas komunikasi interpersonal semakin diperkuat oleh kemajuan teknologi saat ini dalam pertumbuhan informasi (Dasrun Hidayat, 2. Akibat globalisasi dan kemajuan teknologi, pola komunikasi antara orang tua dan anaknya yang tinggal terpisah berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir (Permatasari, 2. Dalam waktu yang tidak lama media sosial mampu menyediakan wadah di dunia maya untuk setiap orang, bahkan dengan akses yang mudah mampu membangun hubungan dengan orang lain meskipun terpaut jarak yang jauh (Suri, 2. Meningkatnya popularitas media sosial media seperti Facebook. Instagram, dan Twitter, yang kini menjadi sarana utama komunikasi dan berbagi informasi bagi banyak orang, merupakan indikasi dari kecenderungan ini. Selain itu, panggilan video dengan Skype. Zoom, dan FaceTime, serta pesan instan dengan aplikasi seperti WhatsApp. Telegram, dan Line, telah menjadi komponen penting dalam komunikasi sehari-hari. Dampak utama penggunaan teknologi ini adalah perubahan perilaku komunikasi. komunikasi sekarang dapat dilakukan secara virtual dan tidak hanya melalui interaksi tatap muka langsung, menjaga orang tua dan anak-anak tetap terhubung meskipun mereka terpisah oleh jarak (Valkenburg & Peter, 2. Tidak dapat dipungkiri bahwa hubungan mereka tidak selalu berhasil, meskipun tersedia banyak alat komunikasi untuk kontak jarak jauh (Widyawati, 2. Dalam penelitian ini, masalah komunikasi jarak jauh diantara anak dan orang tua ini menarik di teliti karena hubungan suatu keluarga tentunya memiliki kedekatan emosional antar anggota keluarga satu dengan yang lain (Yimuseng, 2. Begitu pula komunikasi yang terjadi antara mahasiswa yang datang kuliah di UINSU dari kota lain dengan orang tuanya. 68 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 beberapa individu dapat berkomunikasi dengan baik dengan orang tuanya, ada pula yang tidak berhasil melakukannya. (Pratama & Kurniadi, 2. Karena smartphone telah mempermudah orang untuk berkomunikasi jarak jauh, seperti yang kita semua tahu, menggunakannya untuk komunikasi adalah jenis kontak interpersonal jarak jauh yang terjadi antara orang tua dan anakanak dan merupakan komponen komunikasi interpersonal. Penelitian ini telah menetapkan fokus penelitian dari konteks Penelitian yang telah dijabarkan, yaituAu bagaimana komunikasi interpersonal jarak jauh orang tua dan anak melalui penggunaan smarthphone serta bagaimana dampak smartphone dalam menjaga hubungan baik orang tua dengan anak tersebut. Ay. Fokus penelitian tersebut diuraikan menjadi tujuan penelitian, yaitu:Au Guna mengetahui komunikasi interpersonal jarak jauh orang tua dan anak melalui penggunaan smarthphone serta mengetahui dampak smartphone dalam mejaga hubungan baik orang tua dengan anak tersebut. TINJAUAN LITERATUR Smartphone Orang-orang dari segala usia menggunakan smartphone sebagai salah satu sarana komunikasi utama mereka akhir-akhir ini, termasuk orang dewasa, remaja, warga lanjut usia, dan balita. Awalnya, ponsel hanya digunakan untuk komunikasi. Tetapi, seiring kemajuan teknologi, mereka memperoleh kemampuan untuk mengangkut data dan menginstal program yang dipilih. (Noor, 2. Menurut (Suranto Aw, 2. Karena kenyataan bahwa smartphone dan ponsel sekarang dianggap sebagai alat penting untuk mengirim dan menerima pesan secara efisien, informasi sekarang dapat dikirim dengan lebih mudah dan membantu melalui telepon, melalui SMS, dan melalui obrolan. Karena smartphone adalah salah satu media yang digunakan orang untuk berkomunikasi satu sama lain dalam jarak yang jauh. Komunikasi Interpersonal Praktek mengirim dan menerima pesan dengan dampak dan umpan balik langsung antara dua orang atau kelompok kecil orang dikenal sebagai komunikasi interpersonal. (Devito & Maulana, 2. Komunikasi interpersonal dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pertemuan fisik langsung atau percakapan tatap muka. Namun, ada juga cara alternatif, seperti menggunakan media untuk komunikasi interpersonal. Dengan membina hubungan positif melalui komunikasi interpersonal, kita juga dapat berupaya mencegah dan menyelesaikan perselisihan dengan tetangga, rekan kerja, dan individu lain (Changara. Ketika datang untuk memodifikasi sikap, keyakinan, atau perilaku manusia mengenai proses dialogis, komunikasi semacam ini dianggap yang paling berhasil. (Prof. Dr. Alo Liliweri, 2. Smartphone dalam Komunikasi Interpersonal Keluarga Penggunaan smartphone dalam komunikasi keluarga telah menjadi semakin umum dalam masyarakat modern. Teknologi ini memungkinkan orang tua dan anak untuk tetap terhubung meskipun berada di tempat yang berjauhan. Namun, dampaknya terhadap hubungan orang tua-anak tidak selalu positif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketergantungan pada smartphone dapat mengurangi waktu interaksi langsung antara orang tua dan anak, mengakibatkan penurunan kualitas komunikasi, dan bahkan menyebabkan ketegangan dalam hubungan keluarga. 69 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 Meskipun demikian, smartphone juga memiliki peran penting dalam memfasilitasi interaksi keluarga. Fitur-fitur seperti panggilan video dan pesan teks memungkinkan anggota keluarga untuk tetap terhubung secara real-time, terlepas dari jarak geografis yang memisahkan mereka. Teknologi ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat ikatan keluarga dan mempromosikan rasa saling terhubung di antara anggota keluarga yang RESEARCH METHOD Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif. mengumpulkan informasi secara lisan dan bukan numerik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berarti tidak mencari atau menjelaskan hubungan, menguji hipotesis, atau membuat prediksi. (Sarwono, 2. Untuk pengumpulan data, penulis menggunakan wawancara laangsung, wawancara secara tidak langsung melalui sosial media Whatsapp dan studi literatur. Subjek penelitian ini adalah sepuluh mahasiswa aktif semester 8 program studi ilmu komunikasi dan orang tua/wali mahasiswa yang tinggal di luar kota. Penulis meneliti setiap sumber data yang dapat diakses untuk proses analisis data, termasuk wawancara informan yang telah dikemukakan sebelumnya. Setelah pengumpulan data dari hasil wawancara, penulis mengambil kembali data tersebut dan melanjutkan untuk memverifikasi keakuratan data dengan membandingkannya dengan skenario dunia nyata. Proses ini memungkinkan penulis untuk menghasilkan data spesifik mengenai penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Temuan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti dengan sepuluh mahasiswa yang terdaftar di program studi ilmu komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Karena jarak fisik yang cukup besar antara peneliti dan subjek wawancara, para peneliti melakukan wawancara tidak langsung / jarak jauh melalui penggunaan WhatsApp. Untuk lebih akurat menggambarkan peristiwa yang dapat dimengerti dan realistis, metodologi kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. (Dharmawan. Komunikasi Interpersonal jarak jauh orang tua dengan anak melalui smartphone Memantau perkembangan perkuliahan anak. Orang tua mempunyai tanggung jawab untuk mengawasi kemajuan pembelajaran/akademis anaknya, dan anak juga mempunyai tanggung jawab untuk bersikap terbuka dan jujur kepada orang tuanya mengenai perubahan yang dialaminya di perkuliahannya. Dalam hubungan jarak jauh orang tua dan anak, sangat penting untuk memberikan perhatian dan motivasi kepada remaja untuk meningkatkan semangat mereka dalam menyelesaikan studinya. Berdasarkan penelitian ini. Kebanyakan orang tua yang menjadi informan sering menanyakan tentang tugas kuliah, nilai, dan kesulitan anak-anak mereka di kelas. Penegasan yang dibuat oleh Endah bahwa "jika kuliah lebih sering ditanya tugas apa yang sedang dan belum diselesaikan, lalu bagaimana dengan kuliah hari ini lancar atau tidak, ada yang perlu diurus atau tidak untuk keesokan harinya" dan oleh informan Nurul bahwa "fokus kuliah harus cepat diselesaikan, antusiasme, dan bertanya apakah ada hambatan atau tidak di kampus" keduanya mendukung ini. kondisi Kesehatan. Penting untuk memperhatikan cara seorang anak menjaga 70 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 staminanya saat tidak bersama orang tuanya, karena hal ini akan berdampak pada kemampuannya berkonsentrasi di kelas. Pastikan orang tua mengetahui status kesehatan anak mereka. saat percakapan chat sehari-hari, pertanyaan utamanya adalah berita atau kesehatan anak. Beberapa informan menyatakan bahwa orang tua mereka memperhatikan anaknya, terutama dalam hal kesehatan, informan Saima menyatakan. informan Muhaini melaporkan merasakan hal yang sama, menyatakan hal-hal seperti "nanti ngobrol sebentar untuk update kegiatan apa hari ini. Siang hari kami ngobrol lagi menanyakan tentang makan siang, apa yang harus dimakan serta di malam hari dengan pertanyaan yang sama dan pastikan sudah berapa kali dalam sehari kita makan. " "Mama menanyakan apa yang kamu lakukan, sudah makan atau belum, jangan telat makan, mama harus tanya apa yang saya makan dan jam berapa saya makan, mungkin takut kalau anaknya rantau makan tidak jelas tidak bergizi dan telat makan," Memantau hubungan anak dengan teman. Orang tua juga harus memperhatikan hubungan anak dengan teman-temannya, terutama jika mereka tinggal berjauhan. Mereka juga harus menekankan nilai komunikasi yang efektif dan jujur, menanyakan tentang persahabatan anak mereka, dan mendapatkan izin sebelum mengizinkan anak mereka bepergian dengan teman atau mengikuti kegiatan organisasi yang mengharuskan mereka berada di luar kampus. Untuk mengelola hubungan anak-anak mereka, orang tua harus mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kekhawatiran mereka. Informan berterus terang dalam penyelidikan ini mengenai persahabatan, afiliasi, dan bahkan hubungan Pernah atau tidaknya Anda menceritakan kisah kepada orang tua Anda merupakan salah satu pernyataan informan yuli yang memperkuat hal tersebut. AuSaya selalu melakukannya karena saya adalah tipe orang yang selalu menceritakan segalanya kepada orang tua saya. Saya selalu melaporkan apa pun kepada mereka, termasuk kondisi kesehatan saya dan pacar saya, serta masalah saya di perguruan tinggi, kejengkelan saya dengan teman dan dosen, dan uang sakuAy hal ini pula yang dirasakan oleh informan Nisrina AuSelalu saya lapor, entah itu melalui chat ataupun telfon bahkan saya sampai voice note yang durasinya lumayan panjang untuk bercerita , semuanya saya ceritakan seperti masalah kampus, organisasi, teman, orang tua saya selalu menjadi yang pertama untuk mengetahui apapun tentang sayaAy. Dalam jurnal (Baytemir, 2. yang berjudul AuThe Mediation of Interpersonal Competence in the Relationship between Parent and Peer Attachment and Subjective WellBeing in Adolescence. Diener dan Seligman . menegaskan bahwa ikatan sosial seseorang memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitasnya dan bahwa kesejahteraan subjektif yang bertahan lama dipengaruhi oleh hubungan yang sehat yang menumbuhkan kepemilikan sosial. Oleh karena itu, kapasitas untuk menjalin ikatan dengan orang lain dapat berdampak signifikan terhadap kesejahteraan subjektif seseorang. Demikian pula. Myers . berpendapat bahwa membina hubungan dengan orang lain sangat penting untuk menjaga kesejahteraan tubuh dan emosional seseorang. Kebahagiaan seseorang telah terbukti secara signifikan dipengaruhi oleh kualitas hubungan mereka. Sangat penting bagi seseorang untuk memiliki perilaku dan kemampuan interpersonal yang berlaku untuk memiliki koneksi yang memuaskan. Sifat persahabatan, keterampilan sosial, kesejahteraan subjektif, dan kebahagiaan semuanya terkait dengan kompetensi sosial. (Demir et al. , 2. Menjaga keterbukaan anak dengan orang tua. Agar orang tua dan anak dapat membangun komunikasi yang baik maka komunikasi jarak jauh harus tetap dijaga. Setiap informan mempunyai metode unik untuk membangun komunikasi yang efektif dengan , hal yang dilakukan untuk menjaga keterbukaan komunikasi yang efektif dengan orang tua antara lain : tidak ada kata-kata kasar atau baik ketika berbicara dengan 71 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 orang tua, paling tidak, beri mereka kabar sekali sehari. berkomunikasi dengan mereka lebih sering, membentuk grup media sosial dengan keluarga lain untuk menjaga persahabatan tetap kuat. memulai komunikasi terlebih dahulu jika orang tuanya belum menelepon atau mengirim SMS, dan tetap berhubungan dengan orang tua untuk mencegah mereka berpikir berbeda, misalnya dengan menjadwalkan panggilan telepon. Beberapa informan juga melakukan perjanjian telepon dengan orang tua dengan tetap berteman, sering berbagi berita, dan memberi tahu mereka tentang kegiatan sehari-hari. Beberapa informan mengungkapkan hal ini: jagalah jalur komunikasi tetap terbuka agar hubungan Anda tetap Pernyataa Myori AuYa, benar, sebagai ibu, ayah, saudara perempuan saya, dan saya membuat grup keluarga. Selain itu, saya dan saudara perempuan saya sama-sama merantau untuk kuliah, jadi itu berfungsi sebagai cara bagi keluarga kami untuk saling menyapaAy Memantau kondisi keuangan. Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab orang tua untuk memenuhi kebutuhan anak, terutama jika mereka tidak tinggal di kota yang sama. Artinya, orang tua harus menghitung berapa Rp yang harus mereka keluarkan untuk biaya kos, bahan bakar atau transportasi, makanan, dan kebutuhan lainnya untuk sepuluh anak, yang semuanya bisa berjumlah besar. Orang tua juga mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa anak-anak mereka mendapatkan semua yang mereka butuhkan untuk hidup dengan baik dan makan dengan baik selama belajar di luar negeri, hal ini didukung oleh pernyataan informan antara lain. bagaimana orang tua informan memastikan atau mengontrol kondisi keuangan mereka, pernyataan dari Silvy AuKarena uang dijatah mingguan, saya biasanya ditanyai pada hari Kamis, "Berapa banyak dek uang, cukup sampai hari apa? dengan cara ituAy. Ini juga disebutkan oleh informan Salsa "Kakak uangnya sudah dikirim, jangan terlalu boros" biasanya diberikan setiap awal bulan. Kemudian, saat bulan hampir berakhir, pertanyaan tentang "Uang salsa masih cukup?" ditanyakan sekali lagi. Berapa banyak, begitu, perlu dikirim lagi?. Ay Intensitas penggunaan media Dalam penelitian ini terdapat hubungan antara jarak dan intensitas media. Anak-anak dan orang tua terlibat dalam komunikasi jarak jauh yang luas melalui obrolan, sering kali sehari atau lebih. Hal ini terlihat dari pernyataan beberapa informan mengenai hubungan antara jumlah media yang digunakan dan jarak antara kedua pihak. jawaban salah satu informan bernama Febi AuSebagai seorang mahasiswi yang jauh dari orang tua, penggunaan media sosial sangat intens saya gunakan untuk saling bertukar kabar, atau sekadar memberikan informasi, dan sering juga saya membantu orang tua untuk memesan sesuatu di toko onlineAy hal ini juga disampaikan oleh informan lainnya bernama nurul antara lain. Aukomunikasi menggunakan telepon dengan orang tua tidak terlalu intens biasanya dalam satu hari hanya 1 kali malam hari saja, menceritakan kegiatan selama satu hariAy. Autetapi komunikasi melalui chat setiap hari dan hampir selalu, dan jadwal telfon selepas sholat isyaAy Dalam jurnal Holladay dan Seipke AuCommunication Between Grandparents and Grandchildren in Geographically Separated Relationship. AuHarwood . meneliti frekuensi interaksi secara langsung, melalui telepon, dan melalui tulisan . artu, surat, dan emai. antara cucu dan kakek-nenek tertentu. Dia menemukan frekuensi kontak ketiga Kedekatan dalam suatu hubungan berkorelasi positif dengan frekuensi kontak. Ketika disesuaikan dengan jarak geografis, frekuensi komunikasi tertulis dan telepon, tetapi bukan interaksi tatap muka bentuk komunikasi yang paling kaya memprediksi keintiman Kakek, nenek, dan cucu yang melakukan kontak dengan orang tuanya merupakan koneksi dengan frekuensi kontak tertinggi yang tercatat dalam penelitian ini. Kakek dan 72 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 nenek adalah penggagas utama dalam hubungan mereka. Komunikasi tertulis lebih umum dilakukan, kakek dan nenek lebih memilih mengirim email sebelum cucu (Bernhold & Giles. Media Dan Fiturnya Tiga informan sesekali mengungkapkan lokasi mereka ketika mereka berada di luar kampus atau di rumah kos, lima informan sering menggunakan opsi pengiriman gambar, satu informan menggunakan catatan suara, dan satu informan menggunakan fitur panggilan Ini menunjukkan bahwa fitur yang memungkinkan pengguna saling berkomunikasi foto adalah yang paling ramah pengguna. Fitur ini paling sering digunakan oleh orang tua dan anak karena memungkinkan mereka menggambarkan bagaimana keadaan anaknya dan seberapa dekat mereka satu sama lain. Sepuluh informan mengatakan hal ini sangat membantu karena mereka ingin berbagi lokasi, mengirim foto, dan melakukan obrolan video agar orang tua tahu bagaimana keadaan mereka di luar kota. Pernyataan Endah mendukung hal ini: "Kalau mamak whatsapp sering kirim foto di rumah lagi, apa sebaliknya dengan saya, lagi dimana, paling sering menggunakan fitur kirim foto atau bahasa sehari-hari mengirim pap, fitur ini saya lakukan setiap kali saya melakukan kegiatan kampus maupun di luar kampus?" menjelaskan fitur-fitur yang digunakan di media. hal ini juga disampaikan oleh informan yang lainnya bernama myori Au kalau di grup sering nya ngirim voice note aja saling berkabar atau video call Bersama anggota keluarga lainnya. Jika secara pribadi mengirim gambar dan catatan suara kepada orang tua Anda, saya pikir itu akan lebih mudah dipahami dan memiliki lebih banyak intonasi daripada jika Anda terus membagikan lokasi dan orang tua masih bisa memahaminya. Pada saat itu, saya ingin bermain dari Siantar ke Medan, tetapi saya tidak yakin berapa biayanya. Akhirnya, saya bisa membaca lokasi dengan menggunakan Google Maps. Ay Dalam jurnal Gonzalez and Katz yang berjudul "Komunikasi Keluarga Transnasional sebagai Pendorong Adopsi Teknologi," menjelaskan bagaimana teknologi digital membantu menjaga hubungan keluarga jarak jauh tetap utuh. (Gonzalez & Katz, 2. Menurut Rodriguez . , menjaga anggota keluarga diperbarui selama pemisahan fisik dapat membantu menjaga kontinuitas. Furukawa & Driessnack . juga mencatat bahwa komunikasi video di FaceTime dan Skype meningkatkan persepsi virtual anggota keluarga yang dipisahkan dengan menawarkan isyarat nonverbal dan kontekstual selama interaksi yang dimediasi. Dampak Smartphone dalam menjaga hubungan baik orang tua dan anak melalui Komunikasi interpersonal jarak jauh Dampak Positif Meningkatkan jalinan hubungan kedekatan hati antara orang tua dan anak . Demi meningkatkan kedekatan hati antara orang tua dan anak, komunikasi antara kedua belah pihak harus sering terjadi. Menurut salah satu informan penelitian, salah satu cara untuk meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak-anak adalah dengan membuat grup keluarga di jejaring sosial WhatsApp yang terdiri dari ayah, ibu, dan saudara Hal ini memungkinkan kelompok untuk bertemu bersama dan menjalin ikatan emosional yang kuat. Ini dikuatkan oleh komentar berikut yang dibuat oleh informan: "Biasanya karena ada kelompok keluarga yang terdiri dari saya, ayah, ibu, dan saudara perempuan saya. Bagaimana Anda menjaga komunikasi yang baik sehingga dapat meningkatkan hubungan orang tua?" Informan Myori. Sebagai catatan tambahan, saya dan saudara perempuan saya adalah teman sekelas di Medan, sehingga berfungsi sebagai 73 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 saluran untuk perkenalan keluarga kami. Ay . Kemudahan Akses Informasi: Orang tua bisa dengan mudah memantau perkembangan anak mereka dan memberikan bimbingan melalui berbagai aplikasi pendidikan dan media Hal ini juga memungkinkan orang tua untuk tetap terlibat dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari anak mereka meskipun berada jauh (Salpina, 2. Informan Febi menyatakan dampak positif dari smartphone sangat berpengaruh Aumenurut saya dampak positif dari smartphone sangat berpengaruh dalam memudahkan saya menerima dan memberikan informasi, sebagai seorang mahasiswi yang jauh dari orang tua, penggunaan media sosial sangat intens saya gunakan untuk saling bertukar kabar, atau sekadar memberikan informasi, dan sering juga saya membantu orang tua untuk memesan sesuatu di toko online. Ay Keterbukaan dan Kepercayaan: Smartphone mendukung keterbukaan dalam komunikasi antara orang tua dan anak. Dengan mudahnya berbagi informasi dan perasaan melalui berbagai aplikasi komunikasi, baik orang tua maupun anak dapat lebih terbuka satu sama lain. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan dan hubungan yang sehat serta mengatasi masalah komunikasi yang mungkin muncul. Apakah Smartphone selalu menjaga keterbukaan kamu dengan orang tua pernyataan informan yuli yang memperkuat hal Auselalu sih, karena saya orang yang selalu bercerita sama orang tua, dimulai dari hal uang jajan, kesal dengan teman, dosen , masalah perkuliahan bahkan mengenai pacar saya ,dan kondisi kesehatan saya, semuanya selalu saya ceritakan , karena memang saya selalu melaporkan apapun kondisi saya supaya orang tua tau kondisi saya di perantauanAy Dampak Negatif Dampak negatif dari komunikasi interpersonal jarak jauh menggunakan smartphone adalah hambatan dan konflik : Menurut Anita Taylor, "Banyak penyebab hambatan komunikasi berdampak kecil jika ada hubungan yang baik antara komunikasi dan psikologi komunikasi," yang merupakan buku Jalaludin Rahmat tentang psikologi komunikasi. Sebaliknya, jika terjadi hubungan yang buruk, kegagalan tidak dapat dihentikan oleh komunikasi yang paling kuat, paling berhatihati, atau paling transparan (Jalaluddin Rakhmat, 2. Semua prosedur komunikasi menghadapi hambatan atau konflik, namun komunikasi jarak jauh sangat bermasalah karena suka atau tidak suka, orang tua dan informan hanya bisa berbagi berita melalui media yang ada di smartphone ketika mereka terpisah secara geografis. Tersesat, tidak menerima berita, anak-anak lupa memberi tahu orang tua mereka, dan masalah jaringan adalah beberapa konflik yang mereka hadapi. atau sinyal dari kedua belah pihak, kekurangan dalam komunikasi atau pengiriman pesan yang tidak jelas, program yang memerlukan pembaruan, fakta bahwa orang tua tidak menyadari hal ini, dan fakta bahwa hampir semua informan penyelesaian perselisihan jarak jauh berbicara atau memberikan klarifikasi melalui telepon. Pernyataan berikut yang dibuat oleh informan Silvy mendukung hal ini: Tantangan atau ketidaksepakatan apa yang muncul ketika Anda berjauhan? Aukendalanya sih ada terkadang tidak ada jaringan, dan mama saya bukan orang yang mengerti banget karena orang tua kan. Ya diGunakan saja. Terkadang mama tidak tahu cara menangani masalah, seperti saat aplikasi perlu diperbarui atau diinstal ulang , karena perangkatnya sendiri yang bermasalah. Ay Endah, sang informan, juga mengatakan bahwa "jarang, setidaknya kalau mama lagi berberastagi ini sering sulit untuk memberi sinyal saja supaya pesannya tidak deliv", "apa rumah kami adalah daerah pegunungan, jadi kadangkadang saya tidak tahu apakah misalnya sinyalnya bukan dari ibu saya, saya juga sejak pindah 74 | P a g e Angin. eScience Humanity Journal 4 . May 2024 ke kos-kosan sinyalnya sulit kalau agak susah jadi kadang telpon berkali-kali tidak bisa. Tibatiba, akan ada pemberitahuan hanya panggilan telepon. " Lalu, bagaimana cara mengatasinya? "Solusinya, mungkin saya telpon balik lagi, kalau tidak, chat atau VN dulu, tanya kabar tadi, ada apa, lalu kalau uda dibalas lebih banyak telepon saja kembali" Silvy juga menyinggung hal ini. KESIMPULAN Hasil penelitian ini antara lain. Komunikasi Interpersonal jarak jauh orang tua dengan anak melalui smartphone. memantau perkembangan perkuliahan anak. kondisi kesehatan. memantau hubungan anak dengan teman. menjaga keterbukaan anak dengan orang tua. memantau kondisi keuangan. Intensitas penggunaan media yang dihubungkan oleh jarak pada penelitian ini orang tua dan anak sudah cukup intens mereka pada umumnya berkomunikasi setidaknya dalam satu hari satu kali atau lebih melalui chat. Media yang sering digunakan informan adalah sossial media Whatsapp memiliki fitur yang dapat mendukung proses komunikasi jarak jauh, hampir semua informan menggunakan fitur tersebut antara lain. saling bekirim gambar, video call, voice note dan share lokasi. Dampak Smartphone dalam menjaga hubungan baik orang tua dan anak dalam keadaan Jarak jauh: 1. 1 Dampak positif. Salah satu dampak positif dari smartphone dalam komunikasi interpersonal jarak jauh adalah Meningkatkan jalinan hubungan kedekatan hati antara orang tua dan anak . Kemudahan akses informas. Keterbukaan dan kepercayaan 1. 2 Dampak negatif. seperti hilang tidak ada kabar anak lupa memberikan kabar pada orang tua. gangguan jaringan atau sinyal dari kedua belah . kesalahan miss komunikasi atau salah paham dalam penyampaian pesan. aplikasi yang harus di perbarui, dimana orang tua kurang mengerti untuk hal tersebut dan hampir dari semua informan menyelesaikan permasalahan konflik jarak jauh ini membicarakan atau menjelaskan melalui telfon. REFERENSI