ISSN 2548-9623 (Onlin. Available online at : http://jurnal. id/index. php/acehmedika ISSN 2548-9623 (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Aceh Medika GAMBARAN PENGETAHUAN PEKERJA BURUH BANGUNAN TENTANG DERMATITIS KONTAK DI SEKITARAN BANDA ACEH Elfa Wirdani1. Rizki Kurniawan2. Suriatul Laila3 1,2,3 Program Studi Kedokteran Umum. Fakultas Kedokteran. Universitas Abulyatama. Jl. Blangbintang Lama. Aceh Besar. Indonesia * Email korespondensi: elfawirdani_fk@abulyatama. Diterima 21 Agustus 2024. Disetujui 16 September 2024. Dipublikasi 7 Oktober 2024 Abstract: Contact dermatitis is a skin disease caused by the presence of irritants or contact with Word Heatlh Organization (WHO) data there was an increase in 2022 of about 7% of the general population, including 3-24% in children and 33-64% in the elderly, contact dermatitis occupied the top 10 most diseases in the Provincial Health Office and banda aceh increased in 2023 as many as 1555 cases. This study aims to determine the factors associated with the incidence of dermatitis in banda aceh in 2024. Methods: This type of research is quantitative with a cross sectional design. The sample in this study amounted to 69 people, taken by simple random sampling. The tests used were univariate and bivariate tests, data analysis was carried out using the chi-square Results and Discussion: The results of the analysis showed that almost half . 8%) of the respondents had insufficient knowledge, most of the respondents . 5%) worked, most of the respondents . 6%) had insufficient personal hygiene, and most of the respondents . 4%) had contact dermatitis in banda Aceh. There is a relationship between knowledge and the incidence of contact dermatitis p value = 0. 003, work p value = 0. 000, personal hygiene p value = 0. Conclusion: It is expected that dermatitis sufferers maintain factors related to the incidence of contact dermatitis and conduct routine examinations at the health center. Keywords: Knowledge. Construction Laborer Occupation. Dermatitis Abstrak: Dermatitis kontak . ontact dermatiti. adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya zat iritan atau kontak dengan alergen. Data Word Heatlh Organization (WHO) terjadi peningkatan tahun 2022 sekitar 7 % dari populasi umum, diantaranya 3-24 % pada anak-anak dan 33-64% pada lansia. Dermatitis kontak menduduki 10 penyakit terbanyak di Dinas Kesehatan Provinsi Dan banda aceh meningkat di tahun 2023 sebanyak 1555 kasus . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis di banda aceh Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 69 orang, diambil dengan cara simple random sampling. Uji yang digunakan yaitu uji univariat dan bivariat. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis menunjukkan hampir sebagian . ,8%)responden memiliki pengetahuan kurang, sebagian besar responden . ,5% ) bekerja, sebagian besar responden . ,6%) memiliki personal hygiene kurang, dan sebagian besar responden . ,4%) penderita dermatitis kontak di banda aceh. Ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian dermatitis kontak p value=0. 003, pekerjan p value=0. personal hygiene p value=0. Kesimpulan: Diharapkan agar penderita dermatitis menjaga faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian dermatitis kontak dan melakukan pemeriksaan rutin di Puskesmas. Kata Kunci: Pengetahuan. Pekerjaan Buruh Bangunan. Dermatitis Gambaran Pengetahuan Pekerja Buruha. (Wirdani et al, 2. -71- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 71-77 http://jurnal. id/index. php/acehmedika dermatitis kontak iritan dan 33,7% adalah PENDAHULUAN Dermatitis kontak . ontact dermatiti. dermatitis kontak alergi (Kemenkes RI, 2. adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh Berdasarkan laporan tahunan Dinas Kesehatan adanya zat iritan atau kontak dengan alergen. Provinsi Bengkulu, jumlah kasus penderita Dermatitis dermatitis kontak mencapai 12. 179 kasus subkelompok, yaitu dermatitis kontak alergi (Dinas dan dermatitis kontak iritan. Dermatiti kontak Pada tahun 2022 penderita dermatitis alergi (DKA) adalah reaksi hipersensitivitas kontak sebanyak 14. 494 kasus. Banyak faktor tipe 4 sebagai respon imunologi terhadap yang menyebabkan dermatitis kontak yaitu ada antigen yang kontak dengan kulit. Sebaliknya, dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. dermatitis kontak iritan (DKI) adalah reaksi Beberapa faktor tersebut antara lain, umur, kulit nonspesifik terhadap kerusakan jaringan riwayat penyakit kulit, jenis kelamin, masa setelah paparan iritan tunggal atau berulang (I kerja, pendidikan, penggunaan APD, lama Hayati dalam Nengsih, 2. Data Word Heatlh hygiene (Sholeha, 2. Organization (WHO) Kesehatan Provinsi Bengkulu. Dermatitis di Dunia Selama 30 tahun terakhir. Munculnya dermatitis kontak adalah terjadi peningkatan prevalensi dari penyakit kurangnya pemahaman terhadap penyakitnya. Atropic Dermatitis (AD) didunia Tahun 2022 hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman mencapai 18 % pada anak-anak dan 5 % pada orang dewasa. Selain itu. Allergic Contact kontak, baik masyarakat dapat diwujudkan Dermatitis (ACD) terjadi sekitar 7 % dari populasi umum, diantaranya 3-24 % pada anak- Oleh karena itu, ketika muncul anak dan 33-64% pada lansia. Dermatitis dermatitis kontak, mereka harus lebih berhati- merupakan salah satu penyakit terbanyak pada hati dengan memeriksa status kesehatan dan penderita rawat jalan di Rumah Sakit Umum di waspada munculnya dermatitis kontak dalam Indonesia, pada tahun 2022 ditemukan jumlah perkara ini disebabkan oleh perubahan kasus penyakit kulit dan jaringan subkutan pada diri orang itu sendiri sebagai akibat dari lainnya yakni sebesar 147. 953 kasus pada perempuan (Nengsih, 2. Dan pada tahun melaksanakan apa yang mereka pelajari melalui 2022 terdapat 122. 076 kasus diantaranya konseling pelayanan kesehatan (Teck dalam 576 kasus pada laki-laki dan 73. 500 kasus Isro pada perempuan (WHO, 2. Berdasarkan Kementerian Kesehatan Republik Semakin baik pelaksanaan Indonesia pada tahun 2020, jumlah kasus 953 kasus. Prevalensi dermatitis khususnya dermatitis maka semakin rendah di Indonesia sangat bervariasi. Dermatitis pelaksanaan perawatan penyakit dermatitis, kontak menyumbang 92,5%, sekitar 5,4% semakin banyak informasi yang masuk,semakin dermatitis dan 2,1% penyakit kulit yang banyak pengetahuan yang di dapat. Informasi disebabkan oleh penyebab lain. Dalam studi yang diperoleh melalui pendidikan formal epidemiologi Indonesia, 389 kasus adalah 66,3% -72- ISSN 2548-9623 (Onlin. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Berbagai bentuk media massa seperti televisi, (Rahmatika, 2. menunjukkan bahwa ada radio, surat kabar, majalah dan media massa hubungan personal hygiene dengan kejadian lainnya sangat berpengaruh besar terhadap dermatitis kontak . -value = 0,. Berdasarkan pembentukan opini seseorang. hasil survei awal yang di lakukan dari 20 Tingkat Pengetahuan Masyarakat perlu responden di dapatkan sebanyak 15 responden memiliki pengetahuan kurang terhadap kejadian kontak dan penyebabnya kurang cukup maka dermatitis kontak. 20 responden yang bekerja masyarakat perlu mendapat penyuluhan tentang adalah 18 responden. Dan 20 responden di dermatitis kontak sehingga memiliki tingkat dapatkan sebanyak 12 responden memiliki pengetahuan dan sikap yang baik, serta lebih pengetahuan rendah terhadap personal hygiene peduli terhadap kesehatan ketika bekerja dan dengan kejadian dermatitis kontak. melakukan tindakan pencegahan apabila akan METODE PENELITIAN kontak dengan bahan kimia (Fiana dalam Kerangka konsep dalam penelitian ini Hayati,2. Penelitian ini sejalan dengan penelitian (Jumiati, 2. menunjukkan bahwa dermatitis kontak . -value = 0,. Faktor lain (Mochammad, value=0,. Dan kimia setelah melakukan pekerjaan yang dengan paparan menjadi lebih berkurang (SumaAomur, 20. Gambaran Pengetahuan Pekerja Buruha (Wirdani et al, 2. Analisis Univariat Tabel 1 Gambaran Pengetahuan Responden penyakit dapat mengurangi paparan bahan HASIL PENELITIAN mencegah penyebaran bekteri, atau kuman dilaksanakan pada 17 mei 2024. sangat penting bagi petani karena dapat Kebersihan Penelitian dengan bentuk kategorik - kategorik. Penelitian Personal dengan melakukan uji Chi-Square untuk variabel . - kejadian dermatitis kontak. Kebersihan diri variabel independen dengan variabel dependen hygiene juga merupakan salah satu fektor yang dilakukan untuk melihat hubungan antara menunjukan bahwa ada hubungan pekerjaann dengan teknik simple random sampling. Analisis pemulung (Akbar, 2. Penelitian ini sejalan atau sekaligus pada waktu yang bersamaan. bengkel, pekerja di laboraterium/medis dan resiko dan variabel yang termasuk diobservasi. sebagai pekerja pabrik industri, pertamina, yaitu dimana variabel yang termasuk faktor pekerjaan yang beresiko untuk terkena penyakit Kuantitatif dengan desain studi cross sectional sebagai penyebab penyakit dermatitis. Penelitian salah satu faktor yang dapat dipertimbangkan . yaitu kejadian Dermatitis kontak. yaitu riwayat pekerjaan yang juga merupakan independen. adalah pengetahuan, pekerjaan, ada hubungan pengetahuan dengan kejadian -73- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 71-77 http://jurnal. id/index. php/acehmedika Dari tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 69 Analisis Bivariat responden, hampir sebagian dari responden Tabel 5 Hubungan Pengetahuan Dengan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 27 Kejadian Dermatitis Kontak orang atau . ,1%),pengetahuan cukup 30 ,5%), sebanyak 12 orang atau . ,4%). Tabel 2 Gambaran Pekerjaan Responden Tabel 5 diketahui responden yang memiliki pengetahuan kurang . ,1%) dermatitis dan 7 . ,9%) tidak mengalami Dari tabel 2 dapat dilihat bahwa dari 69 responden, sebagian besar dari responden yang bekerja sebanyak 50 orang atau . ,5%) di beberapa Puskesmas. Dari pengetahuan cukup terdapat 19 orang . ,3%) mengalami dermatitis kontak dan 11 orang . ,7%) tidak mengalami dermatitis . Dari 12 Tabel 3 Gambaran Pekerjaan Responden responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 2 . ,7%) mengalami dermatitis dan 10 . ,3%) tidak dermatitis. Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan bahwa nilai p value =0. 003 yang berarti kurang dari = 0,05, maka bermakna antara pengetahuan dengan kejadian Dari tabel 3 dapat dilihat bahwa dari 69 dermatitis kontak. responden, sebagian besar dari responden Tabel 6 Hubungan Pekerjaan Dengan memiliki personal hygiene kurang sebanyak 37 Kejadian Dermatitis Kontak orang atau . ,6%). Tabel 4 Gambaran Kejadian dermatitis Kontak Tabel 6 diketahui bahwa dari 50 responden yang bekerja didapatkan sebanyak 39 orang . ,0%) mengalami dermatitis dan 11 orang Dari tabel 4 dapat dilihat bahwa dari 69 . ,0%) tidak mengalami dermatitis. Dari 19 responden, sebagian besar dari responden responden yang tidak bekerja sebanyak 2 orang . ,4%) . ,5%) mengalami dermatitis dan 17 orang mengalami dermatitis kontak. ,5%) tidak mengalami dermatitis. Hasil -74- ISSN 2548-9623 (Onlin. analisis uji Chi-Square . ontinuity correctio. sebanyak 2 orang yang mengalami dermatitis, menunjukkan bahwa nilai p value=0. 000 yang kondisi ini dikarenakan responden memiliki berarti kurang dari = 0,05, maka dapat pekerjaan yang beresiko terjadinya penyakit disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara dermatitis seperti bekerja sebagai petani,kuli pekerjaan dengan kejadian dermatitis. bangunan,dan pekerja laundry. Hasil analisis uji Chi-Square . ontinuity menunjukkan bahwa nilai p=0. 003 yang berarti kurang dari = 0,05, maka dapat disimpulkan pengetahuan dengan kejadian dermatitis di Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Tabel 7 diketahui bahwa dari 37 Maknanya, jika pengetahuan kurang maka responden yang memiliki personal hygiene Sebaliknya, jika pengethuan baik . ,6%) mengalami dermatitis dan sebanyak Hasil penelitian ini sejalan dengan Dari 32 responden yang memiliki dengan penelitian (Jumiati et al. , 2. personal hygiene baik didapatkan 6 orang menunjukan terdapat hubungan yang signifikan . ,8%) yang mengalami dermatitis dan 26 antara pengetahuan dengan kejadian dermatitis orang . ,2%) tidak mengalami dermatitis. kontak di Mendahara Ilir Kabupaten Tanjung Hasil analisis uji Chi-Square . ontinuity Jabung Timur nilai dengan A value . , dan . ,4%) penelitian ini juga sejalan dengan (Utama,2. menunjukkan bahwa nilai p menunjukan ada hubungan antara pengetahuan value=0. 000 yang berarti kurang dari = dengan kejadian dermatitis di wilayah Banda 0,05, maka dapat disimpulkan ada hubungan Aceh. yang bermakna antara personal hygiene Hubungan dengan kejadian dermatitis. Pekerjaan Dengan Kejadian Dermatiis Kontak Berdasarkan hasil penelitian dari 50 PEMBAHASAN Hubungan Pengetahuan Dengan Kejadian responden yang bekerja didapatkan sebanyak Dermatitis Kontak 11 orang . ,0%) yang tidak mengalami Berdasarkan hasil penelitian ini dari 27 dermatitis, dan dari 19 responden yang tidak responden yang memiliki pengetahuan kurang bekerja didapatkan sebanyak 2 orang . ,5%) didapatkan sebanyak 7 orang . ,9%) yang yang mengalami dermatitis. Yang bekerja tidak mengalami dermatitis. Dari 12 responden didapatkan sebanyak 11 orang yang tidak yang memiliki pengetahuan baik didapatkan mengalami dermatitis kondisi ini dikarenakan sebanyak 2 orang . ,7%) yang mengalami pekerjaan mereka tidak berisiko terjadinya Pengetahuan kurang didapatkan dermatitis seperti bekerja di swasta dan sebanyak 7 orang yang tidak mengalami pedagang, yang tidak bekerja didapatkan dermatitis, hal ini karnakan responden tidak sebanyak 2 orang yang mengalami dermatitis bekerja dan memiliki personal hygiene yang Sedangkan pengetahuan baik didapatkan menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan Gambaran Pengetahuan Pekerja Buruha (Wirdani et al, 2. -75- Jurnal Aceh Medika. Vol. 8 No. Oktober 2024 : 71-77 http://jurnal. id/index. php/acehmedika dengan sabun dan jarang mengganti sprai, dan sabun dan mencuci kaki sebelum tidur, yang tidak mencuci kaki sebelum tidur. Riwayat memiliki personal hygiene baik sebanyak 6 orang pekerjaan merupakan salah satu faktor yang dikarenakan responden memiliki pengetahuan kurang seperti tidak mengetahui faktor penyebab Hal penyakit dermatitis diderita bukan akibat pekerjaan yang dijalaninya sekarang, tetapi memiliki pekerjaan yang berisiko terjadinya akibat pekerjaan sebelumnya. Hasil analisis uji dermatitis seperti Pekerja petani, lundry dan kuli Chi-Square Personal Hygiene merupakan suatu menunjukkan bahwa nilai p=0. 000 yang berarti tindakan untuk memelihara kebersihan seseorang kurang dari = 0,05, maka dapat disimpulkan yakni pekerja, baik sebelum, saat dan setelah ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan Tujuan dari personal hygiene adalah . ontinuity dermatitis serta responden yang Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Hal ini berarti semakin sedikit responden yang kepercayaan diri dan menciptakan keindahan. Personal hygiene yang diterapkan oleh pekerja kejadian dermatitis dan sebaliknya semakin dirasa masih buruk. Pekerja seharusnya memiliki banyak responden yang bekerja, maka akan masing-masing Hasil kesehatan, kebersihan . ndrawan, penelitian ini sejalan dengan penelitian (Diana Hasil analisis uji Chi-Square . ontinuity et al. , 2. menunjukkan kejadian dermatitis correctio. menunjukkan bahwa nilai p=0. kontak berhubungan dengan pekerjaan A value yang berarti kurang dari = 0,05, maka dapat . dan sejalan juga dengan penelitian disimpulkan ada hubungan yang bermakna (Cahyawati & Budiono,2. menunjukan personal hygiene dengan kejadian dermatitis di Puskesmas. Hal ini berarti semakin sedikit pekerjaan A value . Hubungan Personal responden memiliki personal hygiene baik, maka Hygiene dapat menurunkan angka kejadian dermatitis dan Dengan sebaliknya semakin banyak responden memiliki Kejadian Dermatits Kontak Berdasarkan hasil penelitian dari 37 responden yang memiliki personal hygiene (Cahyawati Memiliki personal hygiene kurang didapatkan Hasil . Dan sejalan juga dengan penelitian orang . ,8%) yang mengalami dermatitis. hygiene dengan kejadian dermatitis p value yang memiliki personal hygiene baik sebanyak 6 menunjukkan bahwa ada hubungan personal tidak mengalami dermatitis. Dari 32 responden penelitian ini sejalan penelitian Pratiwi . kurang didapatkan sebanyak 2 orang . ,4%) yang Budiono,2. menunjukan ada hubungan personal hygiene dengan kejadian dermatitis kontak A value dermatitis, hal ini di karenakan responden . menjaga personal hygienenya seperti mencuci baju setalah pulang kerja, membersihkan diri KESIMPULAN sepulang dari kerja serta mencuci tangan dengan Sebagian -76- ISSN 2548-9623 (Onlin. https://doi. org/10. 30597/hjph. Chafidz. , & Dwiyanti. Hubungan Puskesmas. Sebagian Lama Kontak. Jenis Pekerjaan Dan Penggunaan beberapa Puskesmas. Apd Dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Pekerja Tahu, personal hygiene kurang di Kediri. Sebagian Ada hubungan yang singnifikan antara Pramana. Faktor-faktor yang pengetahuan dengan kejadian dermatitis Berhubungan dengan Tingkat Hipertensi. kontak di beberapa Puskesmas. Skripsi, 1Ae67. Rahmatika. Saftarina. Ada hubungan yang singnifikan antara . Anggraini. , & Mayasari. Dermatitis . Hubungan Faktor Risiko kontak di beberapa Puskesmas. Dermatitis Kontak pada Petani (Relationship Ada hubungan yang singnifikan antara between Contact Dermatitis Risk Factors for Farmer. dermatitis kontak di beberapa Puskesmas Jurnal DAFTAR PUSTAKA