JIGE 2 (1) (2021) 01-08 JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION ejournal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/jige PEMBELAJARAN DARING DI MASA COVID-19 TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA INSTITUT PENDIDIKAN NUSANTARA GLOBAL Mulia Rasyidi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pendidikan Nusantara Global, (Lombok Tengah), (Indonesia) History Article Article history: Received April 3, 2021 Approved Mei 20, 2021 Keywords: Online learning, Student interest, Covid19 ABSTRACT The type of research used follows the type of qualitative research. Qualitative research is known to be descriptive in nature which in its application uses qualitative data analysis which makes data explanations in the form of information that is easy to understand. The learning that is assumed to be used as the subject is at the Global Nusantara Education Institute in this study using an online learning model or what is often referred to as distance learning. Students conduct online learning and interact in learning with lecturers using several applications that are often used in general, such as Google Meet, Google Classroom, Zoom, and Whatsapp Group which are independently created by students. This study aims to determine the influence of online learning on student interest in learning during the COVID-19 period at the Global Nusantara Education Institute. Respondents taken in this study were students and lecturers at the Global Nusantara Institute of Education. The results obtained in the study showed that online learning during the COVID-19 pandemic affected student interest in learning, students felt bored during learning because they did not meet or meet face-to-face with friends and lecturers directly on campus. ABSTRAK Jenis penelitian yang digunakan mengikuti jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dikenal bersifat deskriptif yang dalam penerapannya menggunakan analisis data kualitatif yang membuat penjelasan data berupa informasi yang mudah dipahami. Pembelajaran yang diasumsikan sebagai mata pelajaran berada di Institut Pendidikan Global Nusantara dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran online atau yang sering disebut dengan distance learning. Mahasiswa melakukan pembelajaran online dan berinteraksi dalam pembelajaran dengan dosen menggunakan beberapa aplikasi yang sering digunakan pada umumnya, seperti Google Meet, Google Classroom, Zoom, dan Whatsapp Group yang dibuat secara mandiri oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online terhadap minat belajar siswa selama masa COVID-19 di Institut Pendidikan Global Nusantara. Responden yang diambil dalam penelitian ini adalah mahasiswa dan dosen Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa… - 1 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) Institut Pendidikan Global Nusantara. Hasil yang diperoleh dalam penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran online pada masa pandemi COVID-19 mempengaruhi minat belajar mahasiswa, mahasiswa merasa bosan selama belajar karena tidak bertemu atau bertatap muka langsung dengan teman dan dosen di kampus. © 2021 Jurnal Ilmiah Global Education *Corresponding author email: mulia.rasyidi@mail.com PENDAHULUAN Mulanya virus corona atau COVID-19 awal mula muncul atau ditemukan di salah satu kota di negara China pada akhir tahun 2019 lalu melalui beberapa kasus yang terjadi. Virus ini belum juga ditemukan penawarnya hingga kini tidak terkendali. Sudah lebih dari 211 negara yang ada di belahan dunia melaporkan adanya ditemukan kasus virus corona (Yunita, 2020). Pandemi COVID-19 merupakan musibah yang dirasakan seluruh penduduk bumi. beberapa kehidupan manusia di berbagai negara terganggu, tanpa kecuali pendidikan di Indonesia. Banyak negara mengambil kebijakan menutup akses kegiatan di perguruan tinggi, perguruaan tinggi maupun universitas, termasuk negara kita Indonesia (Syah, 2020). Virus Korona yaitu keluarga besar virus yang menjangkit saluran pernapasan, seperti halnya penyakit flu. Ada banyak orang di Indonesia yang terjangkit virus ini, (Fadli, 2020). Akibat yang ditimbulkan virus corona ini pada mula kejadiannya sangat berdampak bagi dunia ekonomi yang menurun, dan kini berdampak dirasakan juga oleh dunia pendidikan yang ada di Indonesia. Kebijakan yang sudah diambil oleh banyak negara dan termasuk Indonesia juga dengan meliburkan seluruh aktivitas pendidikan, dan membuat keputusan tersebut pemerintah dan lembaga terkait harus menghadirkan alternatif atau jalan pintas untuk proses pendidikan bagi siswa maupun mahasiswa yang sekarang tidak bisa melaksmahasiswaan kegiatan akademik/KBM atau proses pendidikan pada suatu lembaga pendidikan (Dewi, 2020). Dampak penyebaran virus COVID-19 pada tahun 2020 menyumbang dampak yang sangat besar hampir pada semua sektor, salah satunya pada sektor pendidikan. Dengan adanya virus COVID-19 ini membuat akademik menjadi berbeda dari yang tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh atau daring, tetapi dalam keadaan seperti ini dosen di perguruan tinggi khususnya di Institut Pendidikan Nusantara Global yang berada di kabupaten Lombok Tengah masih tetap harus menjalankan kewajibannya digunakan pengajar di perguruan tinggi, dimana dosen harus memastikan mahasiswa bisa memperoleh ilmu pengetahuan untuk diberikan kepada mahasiswa di kampus (Aulia, 2020). Di Indonesia, pembelajaran jarak jauh atau daring ini dimulai pada tanggal 16 maret 2020, dimana mahasiswa mulai belajar dari rumahnya masing- masing tanpa perlu pergi ke kampus sedangkan di Institut Pendidikan Nusantara Global Mulai aktif kegiatan belajar mengajar pada 03 September 2020. Berbicara mengenai pembelajaran jarak jauh atau daring maka pentingnya penguasaan ilmu di bidang teknologi bagi seorang dosen agar kegiatan pembelajaran jarak jauh tetap berjalan dengan efektif disaat pandemi seperti saat ini. Imbas dari penutupan kegiatan langsung pada pendidikan secara fisik dan mengganti dengan belajar di/dari rumah digunakanmana kebijakan pemerintah yaitu adanya perubahan sistem kegiatan belajarar mengajar. Pengelola perguruan tinggi, mahasiswa, dan tentu saja dosen harus bermigrasi ke sistem pembelajaran digital atau online, yang lebih dikenal dengan istilah elearning atau dikenal dengan istilah pembelajaran dalam jaringan atau “pembelajaran daring” di Indonesia. Negara Indonesia juga relatif tidak berbeda dengan negara lain. Meskipun menyadari bahwa ada disparitas terhadap akses teknologi pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan tegas memberlakukan kebijakan pembelajaran daring (Wahyono & Husamah, 2020). Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 2 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) Kelangsungan pendidikan selama pandemi akan tergantung pada berbagai faktor, seperti tingkat persiapan perguruan tinggi, keluarga, serta kesiapan dosen. Pertimbangan harus diberikan pada kebutuhan semua mahasiswa untuk terus memberikan pendidikan selama berlangsungnya pandemi. Selain menggunakan hardcopy dari bahan ajar, seperti buku, buku kerja, dan dokumen lain yang dikirim melalui pos atau kurir, perguruan tinggi bisa menggunakan berbagai solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan kemungkinan mahasiswa bisa melanjutkan aktivitas pembelajaran mereka. Wabah Corona Virus Disease (COVID-19) yang melanda lebih dari 200 negara di dunia, telah memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan. Mengantisipasi penularan virus tersebut pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan, seperti isolasi, social and physical distancing hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kondisi ini mengharuskan warganya untuk tetap stay at home, bekerja, beribadah dan belajar di rumah. Disisi lain demi tetap menjaga dunia pendidikan bisa tetap berjalan dengan baik serta mendukung pemerintah dalam mendukung psysical distanting ditengah Pendemi COVID 19 sesuai intruksi presiden untuk tetap dirumah, belajar dirumah, bekerja dirumah, ibadah dirumah (Pakpahan & Fitriani, 2020). Di Indonesia, sudah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau biasa disebut PSBB untuk lebih menekan penyebaran virus ini di Indonesia. Kegiatan yang ada diluar rumah selama kebijakan ini masih diterapkan maka harus dihentikan terlebih dahulu sampai pandemi ini sudah mereda (Harnani, 2020). Pembelajaran daring bisa dijadikan solusi pembelajaran jarak jauh ketika terjadi bencana alam. Seperti yang terjadi saat iniketika pemerintah menetapkan kebijakan social distancing. Social distancing diterapkan oleh pemerintah dalam rangka membatasi interaksi manusia dan menghindarkan masyarakat dari kerumunan agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 (Syarifudin, 2020). Kebijakan ini menjadikan kegiatan belajar mengajar dalam konteks tatap muka yang biasa dilakukan di perguruan tinggi dihentikan sementara. Pemerintah mengganti pembelajaran dengan sistem pembelajaran daring melalui aplikasi pembelajaran daring yang sudah ada. Dengan adanya kebijakan ini menjadikan pembelajaran daring yang sebelumnya masih tidak maksimal diterapkan menjadi satu-satunya pilihan bentuk pembelajaran. Pembelajaran harus tetap terlaksana walaupun terjadi bencana pandemi global yang menjadikan pemerintah menerapkan social distancing pada dunia pendidikan. Solusi paling tepat dengan pandemi ini yaitu pembelajaran daring. Pembelajaran daring pada dasarnya merupakan pembelajaran yang dilakukan secara virtual memalui aplikasi virtual yang tersedia. Walaupun demikian, pembelajaran daring harus tetap memperhatikan kompetensi yang akan diajarkan. Pembelajaran daring bukan sekedar materi yang dipindah melalui media pembelajaran internet, bukan juga sekedar tugas dan soal-soal dikirimkan melalui aplikasi sosial media pembelajaran. Pembelajaran daring harus direncmahasiswaan, dilaksmahasiswaan, serta dievaluasi sama halnya dengan pembelajaran yang terjadi di kelas. Pembelajaran ini yang dilaksmahasiswaan pada Perguruan tinggi yang menggunakan pembelajaran dari atau biasa disebut dengan pembelajaran jarak jauh dengan bimbingan orangtua yang biasanya dengan bimbingan dosen di perguruan tinggi (Dewi, 2020,p.56). Mahasiswa melakukan pembelajaran daring dan berinteraksi dengan dosen menggunakan beberapa aplikasi yang di pakai seperti Google Classroom, Zoom, Google Meet, Whatsapp Group dan lain digunakannya. Seluruh jenjang pendidikan sampai Perguruan Tinggi semuanya memperoleh dampak negatif karena pelajar, mahasiswa dan mahamahasiswa “dipaksa” belajar dari rumah karena pembelajaran tatap muka ditiadakan untuk mencegah penularan COVID-19. Padahal tidak semua pelajar, mahasiswa dan mahamahasiswa terbiasa belajar melalui online. Apalagi dosen dan dosen masih banyak belum mahir mengajar dengan menggunakan teknologi internet atau media pembelajaran sosial terutama di berbagai daerah (Purwanto et al., 2020). Pembelajaran online juga sangat mempermudah pelajar dalam mengikuti pembelajaran daring, seperti yang sudah diterapkan sekarang ini ketika banyak perguruan tinggi yang Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 3 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) diliburkan karena untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan sudah digantikan dengan pembelajaran yang diterapkan dirumah dengan menggunakan pembelajaran daring (online). Pembelajaran daring bukan hanya berkutat dengan internet, melainkan ada aspek yang lebih penting yaitu “lebih aman (safer)”. Yang biasanya kita kenal Learning Management Systems (LMS) sekarang yang sering digunakan untuk proses pembelajaran daring digunakan komponen penting e- learning (Sobron et al., 2019,p.30). Mahasiswa lebih nyaman dengan menggunakan LMS dalam berinteraksi dengan tutor atau dosenya. Pembelajaran daring mempuyai banyak manfaat, yang pertama bisa membangun komunikasi dan diskusi yang sangat efisien antara dosen dengan murid, kedua mahasiswa saling berinteraksi dan berdiskusi antara mahasiswa yang satu dengan yang lainnya tanpa melalui dosen, ketiga bisa memudahkan interaksi antara mahasiswa dosen, dengan orang tua, keempat sarana yang tepat untuk ujian maupun kuis, kelima dosen bisa dengan mudah memberikan materi kepada mahasiswa berupa gambar dan vidio selain itu murid juga bisa mengunduh bahan ajar tersebut, keenam bisa memudahkan dosen membuat soal dimana saja dan kapan saja (Meidawati, 2019). Sistem pembelajaran yang dilaksmahasiswaan melalui komputer atau laptop yang terhubung dengan koneksi jaringan internet. Dosen juga bisa melakukan pembelajaran bersama diwaktu yang sama menggunakan grup di media pembelajaran sosial seperti media pembelajaran Whatsapp (WA), Telegram, Instagram, aplikasi Zoom ataupun media pembelajaran lainnya digunakan media pembelajaran pembelajaran. Dengan itu dosen bisa memastikan mahasiswa mengikuti pembelajaran dalam waktu yang bersamaan, meskipun di tempat yang berbeda. Model pembelajaran daring yaitu model atau pola pembelajaran pilihan dosen untuk merencmahasiswaan proses belajar yang sesuai dan efisien guna mencapai tujuan pembelajaran dengan memanfaatkan jaringan komputer dan internet (Yanti et al., 2020,). Model pembelajaran ini juga perlu dirancang dengan baik agar pengalaman belajar mahasiswa itu berkesan dan juga bisa mencapai tujuan pembelajaran. Minat belajar yaitu salah satu faktor yang sangat penting untuk keberhasilan belajar yang dimiliki mahasiswa, minat muncul dari dalam diri mahasiswa itu sendiri. Faktor dari luar minat belajar yaitu bagaimana cara dosen tersebut mengajar. Peran dosen sangat penting untuk menumbuhkan minat belajar mahasiswa salah satu dengan cara mengajar yang menyenangkan, memberikan motivasi yang membangun (Riamin, 2016). Minat belajar yaitu suatu rasa untuk menyukai atau juga tertarik pada suatu hal dan aktivitas belajar tanpa ada yang menyuruh untuk belajar (Ricardo & Meilani, 2017). Minat belajar juga merupakan faktor pendorong untuk mahasiswa dalam belajar yang didasari atas ketertarikan atau juga rasa senang keinginan iswa itu untuk belajar. Minat belajar merupakan sikap ketaatan dalam kegiatan proses belajar, baik yang menyangkut perencanaan jadwal belajar yang dimilikinya maupun inisiatif dirinya sendiri melakukan usaha tersebut dengan bersungguh- sungguh dalam belajar (Andriani & Rasto, 2019). Minat belajar juga mempunyai indikator- indikator di dalamnya yaitu adanya perasaan tertarik dan juga senang untuk belajar, adanya pasrtisipasi yang aktif, adanya kecenderungan untuk memperhatikan dan daya konsentrasi yang besar, memiliki perasaan positif dan kemauan belajar yang terus meningkat, adanya kenyamanan pada saat belajar, dan dimilikinya kapasitas dalam membuat keputusan berkaitan dengan proses belajar yang dijalaninya. Setelah melakukan kajian literasi jurnal- jurnal, sehingga bisa diadakannya penelitian mengenai bagaimana pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa pada masa COVID-19 untuk menjawab bagaimana pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa tersebut dari sudut pandang dosen, mahasiswa dan yang ada di lingkungan Institut Pendidikan Nusantara Global. Karena dengan keadaan yang baru ini, pelaksanaan pembelajaran tidak akan sama dengan pembelajaran yang biasanya dilakukan di perguruan tinggi. Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 4 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) Penelitian ini fokus pada pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa dalam hal pembelajaran tersebut dengan minat belajar mahasiswa yang dilakukan oleh pihak perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar mahasiswa pada masa COVID- 19 saat ini terjadi di lingkungan Institut Pendidikan Nusantara Global. METODE Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Karakteristik penelitian kualitatif yaitu melakukan penelitian dalam kondisi yang alamiah, langsung ke sumber data, peneliti menjadi instrumen kunci, menyajikan data-data dalam bentuk kata-kata atau gambar dan tidak menekankan angka-angka, melakukan analisis data. Metode penelitian kualitatif ini tidak dimanipulasi oleh peneliti, analisis data berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan (Sugiyono, 2015). Sumber data yang diambil oleh peneliti yaitu hasil wawancara peneliti dengan mahasiswa dan dosen yang ada disekitar Lingkungan Institut Pendidikan nusantara Global. Data yang diperoleh mahasiswa ini berupa opini secara individual yang berdasarkan jawaban dari hasil wawancara dengan peneliti. Setelah itu data akan dikumpulkan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh peneliti. Selain sumber data hasil wawancara dari mahasiswa dan dosen, bisa juga hasil dokumentasi berbagai literatur yaitu berupa buku, jurnal, artikel ataupun yang berkaitan dengan penelitian. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa Institut Pendidikan Nusantara Global yang mengikuti pembelajaran selama masa pandemi COVID-19 ini, dosen dan mahasiswa. Total 13 responden, 3 dosen yang ada di Institut Pendidikan Nusantara Global, 10 orang mahasiswa Institut Pendidikan Nusantara Global. Pengumpulan data yang dilakukan melalui Google Form. Untuk memerika keabsahan dalam penelitian, peneliti menggunakan teknik referensi yang diperoleh selama penelitian seperti jurnal penelitian, jawaban responden. Untuk menguji dan mengoreksi hasil penelitian yang sudah dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pandemi COVID-19 merupakan musibah yang memilukan bagi seluruh penduduk bumi. Seluruh kehidupan manusia di bumi terganggu, tanpa kecuali pendidikan. Banyak negara memutuskan menutup perguruan tinggi, perguruan tinggi, termasuk negara Indonesia khususnya di Institut Pendidikan Nusantara Global. Virus corona merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya (Fadli, 2020). Pada masa pandemi COVID-19 ini mahasiswa belajar di di kampus dialihkan dengan belajar dari rumah. Meskipun belajar dari rumah mahasiswa tetap berlajar seperti di kampus. Cuma media pembelajaran yang digunakan menggunakan via Zoom, Google Meet atau teleconference lainnya. Pada saat pembelajaran dari rumah mahasiswa juga diberikan materi seperti belajar di kampus yang berbeda hanya jam belajarnya saja untuk yang lainnya masih sama. Pembelajaran daring bisa dijadikan solusi pembelajaran jarak jauh ketika terjadi bencana alam. Seperti yang terjadi saat ini ketika pemerintah menetapkan kebijakan social distancing. Social distancing diterapkan oleh pemerintah dalam rangka membatasi interaksi manusia dan menghindarkan masyarakat dari kerumunan agar terhindar dari penyebaran virus COVID-19 (Syarifudin, 2020,). Pemerintah menganjurkan seluruh mahasiswa- mahasiswa untuk belajar di rumah di bawah pengawasan orang tua. Pertama, mahasiswa tetap belajar, dengan menggunakan metode yang dibuat sementara pembelajaran. Pengembangan program pembiasaan perilaku baik di Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 5 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) rumah dan orang tua wajib melaporkan tugas yang diberikan setiap harinya dengan video atau foto (Contesa, 2020). Untuk menggunakan media pembelajaran pada saat pembelajaran daring ini tergantung pihak perguruan tinggi untung menggunakan media pembelajaran apa, ada beberapa perguruan tinggi yang menggunakan media pembelajaran Zoom untuk melakukan pembelajaran daring bersama mahasiswanya. Ada juga yang menggunakan media pembelajaran Google Meet untuk melakukan pembelajaran daring bersama mahasiswa. Untuk media pembelajaran Google Form biasanya digunakan digunakan alat untuk mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas. Meskipun belajarnya dengan pembelajaran daring tetapi mahasiswa juga tetap semangat tidak mengeluh dan juga tidak bosan, tetapi ada kalanya mahasiswa bosan dengan pembelajaran ini tapi harus diikuti oleh mahasiswa karena jika tidak mengikuti pembelajaran daring dianggap tidak masuk perguruan tinggi. Dari 10 mahasiswa yang mengisi form, ada 6 mahasiswa yang merasakan kebosanan mengikuti pembelajaran daring. Untuk 4 orang lainnya masih dalam keadaan yang santai atau tidak mengalami kebosanan pada saat mengikuti pembelajaran daring. Pembelajaran daring tidak berbeda dengan pembelajaran seperti di perguruan tinggi, tugas juga masih ada mungkin tidak seperti pada waktu belajar di perguruan tinggi hanya saja dikurangi sedikit beban tugasnya. Mahasiswa juga tetap mengerjakan tugas yang diberikan dosennya untuk dikerjakan digunakan pengambilan nilai setiap hari tetapi tugas yang diberikan pun juga tidak setiap hari. Dilihat juga dari kondisi dan situasi pada saat itu jika memungkinkan untuk diberikan tugas bisa diberikan tugas yang sesuai dengan materi jika tidak memungkinkan maka tidak diberikan tugas. Mahasiswa juga harus memperhatikan dosen pada saat memberikan materi kepada mahasiswa, agar mahasiswa mengetahui materi apa yang akan diterima pada waktu pembelajaran tersebut atau bisa juga dicatat agar tidak lupa. Pembelajaran daring yang diterapkan lebih cenderung pada bentuk penugasan via aplikasi. Mahasiswa diberikan tugas-tugas untuk diselesaikan kemudian dikoreksi oleh dosen digunakan bentuk penilaian dan diberikan komentar digunakan bentuk evaluasi (Syarifudin, 2020). Pada saat proses pembelajaran daring ini mahasiswa tetap melakukan proses pembelajaran daring sendiri. Ketika mendapatkan kesulitan dari materi yang diberikan oleh dosen, jika tidak didampingi oleh orang tua, mahasiswa bisa melakukan browsing materi yang dibisa untuk membantunya pada saat proses pembelajaran jika itu diijinkan oleh dosennya. Pembelajaran daring yaitu pembelajaran jarak jauh atau juga bisa disebut belajar daring rumah yang dilakukan secara online oleh dosen dan mahasiswa untuk melakukan pembelajaran yang seperti di kelas. Pembelajaran ini kurang efektif karena masih ada beberapa mahasiswa terkendala sinyal internet. Dalam pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring sampai saat ini, hanya efektif dalam mengerjakan penugasan yang diberikan oleh dosennya. Tapi, dalam hal pembelajaran untuk memahami konsep sampai refleksi tidak berjalan dengan baik (Ashari, 2020). Perubahan pola belajar dan mengajar tentu tak akan pernah terlepas dari peran dosen, terlebih berubah ke pola pembelajaran daring. Dosen memberikan materi pada saat pembelajaran daring menggunakan video animasi yang sesuai dengan materi yang diberikan oleh dosen dan juga berupa Power Point (PPT) berisikan materi yang sesuai dengan pembelajaran daring berlangsung. Selama pembelajaran daring dosen tidak terlalu menuntut memberikan tugas kepada mahasiswa hanya saja diberikan latihan-latihan soal yang sesuai dengan materi berlangsung. Dan ada juga salah satu dosen yang memberikan tugas kepada mahasiswa dengan diberikan waktu selama 1 minggu untuk mengerjakan tugas tersebut. mahasiswa datang ke perguruan tinggi untuk mengumpulkan tugas tersebut agar diberi nilai oleh dosen. Media pembelajaran yang digunakan pada saat pembelajaran daring itu mulai dari Zoom, Google Meet, sudah terlaksana dengan baik. Tetapi kadang kala terkendala dengan sinyal internet mahasiswa. Minat belajar yaitu salah satu faktor yang sangat penting untuk keberhasilan belajar yang dimiliki mahasiswa, minat muncul dari dalam diri mahasiswa itu sendiri. Faktor dari luar Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 6 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) minat belajar yaitu bagaimana cara dosen tersebut mengajar. Peran dosen sangat penting untuk menumbuhkan minat belajar mahasiswa salah satu dengan cara mengejar yang menyenangkan, memberikan motivasi yang membangun (Riamin, 2017). Minat belajar juga mempunyai indikator- indikator didalamnya yaitu adanya perasaan tertarik dan juga senang untuk belajar, adanya partisipasi yang aktif, adanya kecenderungan untuk memperhatikan dan daya konsentrasi yang besar, memiliki perasaan positif dan kemauan belajar yang terus meningkat, adanya kenyamanan pada saat belajar, dan dimilikinya kapasitas dalam membuat keputusan sekaitan dengan proses belajar yang dijalaninya. Cara untuk menumbuhkan minat belajar mahasiswa yaitu memberikan video animasi yang menarik agar mahasiswa itu tertarik pada pembelajaran yang sedang berlangsung. Dan dalam pembelajaran daring juga menyampaikan motivasi belajar dan semangat untuk belajar meskipun menyapa hanya secara virtual. Dosen selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa pada saat pembelajaran daring berlangsung agar mahasiswa itu tidak jenuh, tidak lemas, dan minat belajar mahasiswa tetap ada. Dan juga memperhatikan mahasiswa digunakanmana mestinya seperti di kelas. Jika mahasiswa tidak mengetahui atau memahami tentang materi tersebut digunakan dosen membantu mahasiswa dalam mengalami kesulitan sehingga mahasiswa paham dengan materi yang telah diberikan oleh dosen. Pembelajaran daring ini berpengaruh terhadap minat belajar mahasiswa dikarenakan pembelajaran yang berbeda dari pembelajaran kelas. Minat belajar mahasiswa bisa turun dikarenakan video yang diberikan kurang menarik. Jika pembelajaran dikelas kalau mahasiswa minat belajarnya sudah turun dan tidak semangat lagi, biasanya dosen memberikan permainan atau bernyanyi bersama. Dan bisa juga penerapan pembelajaran dikelas itu bisa diterapkan dalam pembelajaran daring meskipun tidak setiap hari agar mahasiswa tidak mudah bosan pada proses pembelajaran daring berlangsung. Dosen juga mempunyai perbedaan dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa, bisa juga dengan cara selalu memotivasi mahasiswanya agar tidak putus asa, tidak mudah bosan pada saat pembelajaran berlangsung. Menurut salah satu responden, kelebihan dalam pembelajaran daring yaitu masih bisa belajar meskipun di rumah yang biasanya disebut Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Namun juga memiliki banyak kekurangn sepeti tidak bisa memantau mahasiswa secara langsung, tidak bisa bertatap muka secara langsung, tidak bisa mengetahui karakter yang dimiliki oleh mahasiswa, dan ada juga pemberian materi yang kurang efektif serta keterbatasan waktu pemberian materi. Adanya bentuk penugasan via daring justru dianggap menjadi beban bagi sebagian mahasiswa. Bagi mahasiswa dan yang belum pernah mengenal gadget akan kebingungan dan akhirnya tidak menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen. Hal seperti ini biasanya terjadi pada mahasiswa pada tingkat perguruan tinggi. Istilah pembelajaran yang dijadikan solusi oleh pemerintah menjadi asing dikarenakan ketidaktersediaan fasilitas (Syarifudin, 2020,). Cara untuk meningkatkan minat belajar mahasiswa salah satunya dengan cara memotivasi mahasiswa agar mau mengerjakan tugas perguruan tinggi yang diberikan oleh dosennya pada waktu pembelajaran daring sedang berlangsung dengan memberikan hadiah untuk prestasi yang telah dicapai agar mahasiswa lebih semangat untuk melakukan pembelajaran daring. Pemberian motivasi juga tidak harus memberikan hadiah kepada mahasiswa, bisa juga dengan pemberian semangat belajar secara lisan dengan perkataan yang positif dan membangun minat belajar mahasiswa itu sendiri. Selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa bagaimana pentingnya belajar itu sendiri. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, pembelajaran daring ini berpengaruh terhadap minat belajar mahasiswa. Dikarenakan mahasiswa menjadi mudah bosan ketika pembelajaran daring berlangsung. Pembelajaran kurang menarik tidak seperti pembelajaran di kelas/kampus. Oleh karena itu, dosen harus menciptakan pembelajaran daring yang menarik Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 7 Mulia Rasyidi / Jurnal Ilmiah Global Education 2 (1) (2021) dan meningkatkan minat belajar mahasiswa. Cara untuk menumbuhkan minat belajar pada mahasiswa dengan memberikan motivasi-motivasi belajar kepada mahasiswa dengan perkataan yang positif dan membangun mahasiswa dalam kondisi belajar. Bisa juga dengan memperhatikan mahasiswa pada saat pembelajaran daring berlangsung. Saran bagi peneliti, dosen selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak cepat bosan dalam proses pembelajaran daring. Untuk dosen bisa menciptakan pembelajaran yang menarik dan selalu memperhatikan mahasiswa dalam proses pembelajaran daring yang berlangsung. Untuk orang tua juga memberikan kenyamanan dalam belajar, tidak selalu memaksa mahasiswa dalam belajar dan juga itu melihat situasi dan kondisi mahasiswa. Dan selalu memberikan perkataan positif dan yang membangun untuk semangat belajar mahasiswa, selalu mendampingi mahasiswa dalam proses pembelajaran dan membantu mahasiswa jika mendapatkan kesulitan dalam proses pembelajaran berlangsung di perguruan tinggi. DAFTAR PUSTAKA Andriani, R., & Rasto, R. (2019). Motivasi belajar digunakan determinan hasil belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 80. https://doi.org/10.17509/jpm.v4i1.14958 Ashari, M. (2020). Proses Pembejalaran Daring di Tengah Antisipasi Penyebaran Virus Corona Dinilai Belum Maksimal. 20 Maret. https://www.pikiranrakyat.com/ pendidikan/pr-01353818/proses- pembejalaran-daring-di-tengah-antisipasi- penyebaranvirus-corona-dinilai-belum- maksimal Aulia, S. (2020). Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi. 20 Juli. https://www.suara.com/yoursay/2020/07/20/1 75556/pembelajaran-daring-pada-masapandemi Contesa, D. (2020). Hubungan Orang Tua dengan Minat Belajar Mahasiswa pada Masa Covid-19. 21 Juni. https://mahamahasiswaindonesia.id/hubungan- orang-tua-dengan-minat-belajar-mahasiswapada- masa-covid-19/ Dewi, W. A. F. (2020). Dampak COVID-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Perguruan tinggi Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55–61. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.89 Fadli, R. (2020). Coronavirus. https://www.halodoc.com/kesehatan/coronavi rus Harnani, S. (2020). EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19. 7 Juli. https://bdkjakarta.kemenag.go.id/berita/efekti vitas-pembelajaran-daring-di-masapandemi- covid-19 Meidawati, dan S., & Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, U. (2019). Pengaruh Daring Learning terhadap Hasil Belajar IPA Mahasiswa Perguruan tinggi Dasar Abstrak. Seminar Nasional Sains & Entrepreneurship, 1(1), 1–5. Pakpahan, R., & Fitriani, Y. (2020). JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Researh). 4(2), 30–36. Purwanto, A., Pramono, R., Asbari, M., Santoso, R. S. (2020). Studi Eksploratif Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online di Perguruan tinggi Dasar. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 2(1), 1–12. https://ummaspul.ejournal.id/Edupsycouns/article/view/397 Riamin. (2016). Menumbuhkan Minat Belajar Mahasiswa dalam Pembelajaran. 14 April. https://www.kompasiana.com/riamin/570ec6 323697738d1a3e38b6/menumbuhkanminat- belajar-mahasiswa-dalam-pembelajaran Ricardo, R., & Meilani, R. I. (2017). Impak Minat dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Pembelajaran Daring Di Masa Covid-19 Terhadap Minat Belajar Mahasiswa … - 8