Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 2 September 2021 | pp. 202 Ae 209 p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: 10. 30994/jqwh. Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan Dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester i Di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri Panca Radono*. Falentin Ledys Tanggu. Anggrawati Wulandari Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia. Indonesia Corresponding author: Panca Radono . iverado@gmail. Received: June 10 2021. Accepted: July 25 2021. Published: September 1 2021 ABSTRAK Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Angka anemia gizi besi di Indonesia sebanyak 72,3%. Kekurangan besi pada remaja mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya konsentrasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai pengaruh pola makan dan kepatuhan mengkomsumsi Tablet Fe terhadap kejadian Anemia di BPM rosa siskawati plosoklaten Kabupaten Kediri. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan corelasi dengan pendekatan crosectional. Smmpel dalam penelitian ini berjumlah 34 responden. Sampling penelitian ini menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data menggnakan kuisioner dan proses perhitungan menggunakan uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS 18. 0 kesalahan 0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hampir setengah responden . ,6%) memiliki pola makan yang kurang yaitu 17 responden. Lebih dari setengah responden . ,1%) tidak patuh mengkomsumsi Fe yaitu 20 responden dari total 34, dan Lebih dari setengah responden . ,3%) dengan kejadian anemia yaitu 19 responden dari total 34 responden Berdasarkan hasil uji statistic yang telah dilakukan menggunakan uji Regresi logistik , diketahui bahwa nilai Avalue Pola makan = 0,006 lebih kecil dari nilai . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterimaSedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ada pengaruh yang sangat signifikan antra pola makan dengan kejadian anemia dan juga kepatuhan komsumsi Tablet Fe dengan kejadian. Dimana ketiaka pola makan ibu hamil baik dan juga patuh dalam mengkomsumsi Fe maka kondisi kadar hemoglobin ibu hamil tetap terjaga dan tidak terjadi anemia pada ibu hamil tersebut. Kata Kunci: Pola Makan,Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe. Kejadian Anemia This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License. PENDAHULUAN Anemia merupakan masalah gizi di dunia, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Angka anemia gizi besi di Indonesia sebanyak 72,3%. Kekurangan besi pada remaja mengakibatkan pucat, lemah, letih, pusing, dan menurunnya konsentrasi belajar. Penyebabnya, antara lain: tingkat pendidikan orang tua, tingkat ekonomi, tingkat pengetahuan tentang anemia Website: http://jqwh. org | Email: publikasistrada@gmail. Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. dari remaja putri, konsumsi Fe. Vitamin C, dan lamanya menstruasi. Angka prevalensi anemia di Indonesia, yaitu pada remaja wanita sebesar 26,50%, pada wanita usia subur sebesar 26,9%, pada ibu hamil sebesar 40,1% dan pada balita sebesar 47,0% (Burner, 2. Pada saat akan menjadi calon ibu maka akan menjadi calon ibu yang beresiko tinggi untuk kehamilan dan melahirkan, dampak anemia pada ibu hamil diantaranya perdarahan waktu melahirkan sehingga dapat menyebabkan kematian ibu (Sulistyoningsih, 2. Salah satunya indikator keberhasilan pembangunan dalam bidang kesehatan dapat dilihat dari tinggi rendahnya angka kematian ibu dan bayi. Berdasarkan penelitian WHO diseluruh dunia terdapat kematian ibu sebesar 500. 000 jiwa pertahun dan kematian bayi khususnya neonatus sebesar 10. 000 jiwa per tahun. Kematian maternal dan bayi tersebut terjadi terutama di negara berkembang sebesar 99 %. Kematian ibu di Indonesia masih berkisar 425/100. 000 persalinan hidup. Sedangkan kematian bayi sekitar 56/10. 000 persalinan hidup. Salah satu penyebab kematian pada ibu hamil adalah anemia dalam kehamilan (Manuaba. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesda. tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1 %. Pemberian tablet Fe di Indonesia pada tahun 2015 sebesar 85 %. Presentase ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2014 yang sebesar 83,3 %. Meskipun pemerintah sudah melakukan program penanggulangan anemia pada ibu hamil yaitu dengan memberikan 90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode kehamilan dengan tujuan menurunkan angka anemia ibu hamil, tetapi kejadian anemia masih tinggi (Kementerian Kesehatan RI, 2. Berdasarkan laporan yang didapat di BPM Rosa Siskawati bulan Maret-Desember 2019 menunjukkan prevelensi anemia pada ibu hamil meningkat hingga 20%. Wawancara pendahuluanDari wawancara pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 11 Desember 2019 oleh peneliti di BPM Rosa Siskawati didapatkan 5 orang ibu hamil dimana 3 . %) orang ibu hamil tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet fe, 2 orang ibu hamil trimester i mengatakan tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet fe dikarenakan mereka mengalami mual muntah, dan 1 orang ibu hamil mengatakan tidak patuh minum dikarenakan sering lupa. Pola makan yang kurang disebabkan karena ada pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi selama masa kehamilan, dan juga kadar Hbnya kurang dari 11gram. Dan2 . %) ibuhamillainnyatidakmengalami anemia dilihatdaripolamakanibu yang baikyaituibumakan 3x sehari dan ibu mengkonsumsi nasi,bayam,daging,ikan,susu dan Hbnya 11 gr. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya anemia kehamilan diantaranya kepatuhan konsumsi tablet Fe dan pola makan (Keisnawati dkk, 2. Hasil penelitian Ridayanti . , menyebutkan bahwa ibu hamil dengan anemia juga disebabkan oleh faktor Ibu promigravida yang mengalami anemia kehamilan sebesar 44,6% sedangkan ibu multigravida yang mengalami anemia kehamilan sebesar 12,8%. Hal tersebut disebabkan ibu primigravida belum mempunyai pengalaman untuk menjaga kesehatan kehamilan dari kehamilan sebelumnyakarena baru pertama kali hamil (Farsi, 2. Pola makan yang baik selama kehamilan dapat membantu tubuh mengatasi permintaan khusus karena hamil, serta memiliki pengaruh positif pada kesehatan bayi. Pola makan sehat pada ibu hamil adalah makanan yang dikonsumsi oleh ibu hamil harus memiliki jumlah kalori dan zat-zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat dan air (Manuaba, 2. Pola makan ini dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu kebiasaan, kesenangan, budaya, agama, taraf ekonomi dan alam. Sehingga faktor-faktor yang mengalami pola makan ibu hamil tersebut berpengaruh pada status gizi ibu. Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet besi adalah ketaatan ibu hamil melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengkonsumsi tablet zat besi. Kepatuhan mengkonsumsi tablet zat besi di ukur dari ketepatan jumlah tablet yang dikonsumsi, ketepatan cara mengkonsumsi tablet zat besi, frekuensi konsumsi perhari. Suplementasi besi atau pemberian Journal for Quality in Women's Health Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. tablet Fe merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah dan menanggulangi anemia, khususnya anemia kekurangan besi. Suplementasi besi merupakan cara efektif karena kandungan besinya yang dilengkapi asam folat yang dapat mencegah anemia karena kekurangan asam folat (Afnita, 2. Ketidakpatuhan ibu hamil meminum tablet zat besi dapat memiliki peluang yang lebih besar untuk terkena anemia. Berdasarkan uraian diatas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul kejadian anemia ditinjau dari Pola Makan Dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester i di BPM Rosa Siskawati Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. METODE Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan corelaso dengan pendekatan crosectional. Sampling penelitian ini menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggnakan kuisioner dan proses perhitungan menggunakan uji wilcoxon dengan menggunakan SPSS 18. 0 kesalahan 0. HASIL PENELITIAN Tabel 1 karakteristik responden Di BPM Rosa Siskawati Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Usia (Tahu. Frekuensi P (%) <20 Tahun 20-35 Tahun >35 Tahun Total Pendidikan Frekuensi P (%) SMP SMA Perguruan Tinggi Total Pekerjaan Frekuensi P (%) IRT Swasta Wiraswasta PNS Total Pantangan Makan Frekuensi P (%) Tidak Total Rutinitas Komsumsi Fe Frekuensi P (%) Total Alasan Tidak Frekuensi P (%) Mengkomsumsi Fe Tidak Ada alasan emesis gravidarum hiperimesis gravidarum Total Sumber : Data Primer Journal for Quality in Women's Health Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. Berdasarkan Tabel 1 dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengah responden . ,7%) berusia 20-35 tahun yaitu 16 responden dari total 34 responden, hampir setengah responden . ,9%) berpendidikan SD yaitu 15 responden dari total 34 responden, lebih dari setengah responden . ,6%) bekerja sebagai ibu rumah tangga yaitu 24 responden dari total 34 responden, lebih dari setengah responden . ,3%) memiliki pantangan makan yaitu 19 responden dari total 34 responden, lebih dari setengah responden . ,3%) tidak rutin mengkomsumsi Fe yaitu 19 responden dari total 34 responden dan hampir setengah responden . ,9%) tidak ada alasan mengkomsumsi yaitu 15 responden dari total 34 responden Tabel 2 Distribusi Frekuensi Pola Makan, kepatuhan komsumsi Fe dan Anemia pada ibu hamil Trimester i Di Bpm Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri. Pola makan Frekuensi P (%) Baik Cukup Kurang Total Kepatuhan Mengkomsumsi Fe Tidak Patuh Total Kejadian Anemia Frekuensi P (%) Frekuensi P (%) Tidak anemia Anemia Total Sumber : Data Primer Berdasarkan Tabel 2 dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengah responden . ,6%) memiliki pola makan yang kurang yaitu 17 responden dari total 34 responden, lebih dari setengah responden . ,1%) tidak patuh mengkomsumsi Fe yaitu 20 responden dari total 34 responden dan lebih dari setengah responden . ,3%) dengan kejadian anemia yaitu 19 responden dari total 34 responden Tabel 3 Hasil Uji statistic kejadian anemia ditinjau dari Pola Makan Dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester i di BPM Rosa Siskawati Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Variabel Asymp. -taile. Pola Makan dengan Kejadiam Anemia Kepatuhan mengkomsumsi Fe 0,006 0,048 Sumber : Data Primer Berdasarkan hasil uji statistic yang telah dilakukan menggunakan uji Regresi logistik , diketahui bahwa nilai A-value Pola makan = 0,006 lebih kecil dari nilai . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia. Sedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat pengaruh kepatuhan konsumsi Fe terhadap kejadian anemia. Journal for Quality in Women's Health Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. PEMBAHASAN Pola Makan Ibu Trimester i Di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri. Peneltian yang dilakukan di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri, tentang pola makan ibu trimester i Didapatkan hasil bahwa hampir setengah responden . ,6%) memiliki pola makan yang kurang yaitu 17 responden dari total 34 responden. Menurut Hong . mengemukakan bahwa pola makan berbagai informasi yang memberikan gambaran mengenai macam dan jumlah makanan yang dimakan tiap hari oleh seseorang atau sekelompok orang dalam memenuhi kebutuhan gizi setiap hari. Pola makan dalam kehanilan yaitu suatu pola makan yang harus di patuhi ibu hamil selama kehamilan untuk menghindari terjadinya status gizi yang kurang dan anemia pada kehamilan. Pola makan yang baik selama kehamilan juga dapat memberikan dampak posistif pada janin dalam Sedangkan Waryana . berpendapat bahwa Pola makan seimbang terdiri dari berbagai makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu Pola makan yang tidak seimbang akan menyebabkan ketidakseimbangan zat gizi yang masuk kedalam tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kekurangan gizi ataupun Zulaikha . Kekurangan asupan gizi pada ibu hamil selain berdampak pada berat bayi lahir juga berdampak pada ibu hamil yaitu akan menyebabkan terjadinya anemia pada ibu hamil. Sulistyoningsih, . menambahkan bahwa Pola makan ibu selama masa kehamilannya membutuhkan tambahan-tambahan zat besi dan tambahan multivitamin, kebutuhannya akan zat besi hampir dua kali lipat. Untuk mendapatkan lebih banyak manfaat zat besi ibu harus banyak konsumsi sayuran, seperti buncis, artichoke, dan kacang merah, serta mengkombinasikan dengan makanan-makanan yang mengandung vitamin C, seperti buahbuahan sitrusg, brokoli, paprika, maupun stroberi. Hal ini disebabkan zat besi yang berasal dari tumbuhan tidak diserap seefektif kandungan zat besi dari daging merah, ikan, dan daging Sehingga ibu membutuhkan vitamin C yang berfungsi menyerap mineral ini. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Dina Mariana . tentang Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian AnemiaPada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas, didapatkan bahwa dari 30 responden yang dijadikan sampel, terdapat sebagian responden . ,0%) memiliki pola makan yang tidak sehat. Dari beberapa pendapat diatas peneliti dapat bersumsi bahwa responden memiliki pola makan yang kurang dikarenakan responden belum paham betul tentang pola makan yang baik bagi kesehatan janin. Hasil wawancra dengan beberapa responden, mengatakan bahwa sering sibuk dengan pekerjaan mereka dalam rumah sehingga mengkomsumsi makanan seperlunya saja. Sehingga sangat penting bagi tenaga kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan yang baik bagi hamil ibu trimester i. Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Trimester i Di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri Peneltian yang dilakukan di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri, tentang kepatuhan mengkomsumsi Tablet Fe ibu trimester i, didapatkan hasil bahwa lebih dari setengah responden . ,1%) tidak patuh mengkomsumsi Fe yaitu 20 responden dari total 34 responden. Menurut Hernawati . kepatuhan mengkonsumsi tablet fe yaitu ketaatan ibu hamil melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengkonsumsi tablet fe. Tablet fe merupakan salah satu cara dalam menanggulangi terjadinya anemia pada kehamilan. Ketidak patuhan ibu dalam mengkonsumsi tablet fe dapat menyebabkan anemia dalam kehamilan dan juga dapat membahayakan ibu dan juga janin. Menurut DepKes RI . Pola konsumsi tablet fe sebaiknya dikonsumsi pada saat perut kosong . ebelum maka. , tetapi karena garam besi bersifat anstringen, iritasi saluran cerna mungkin terjadi, makan tablet fe bisa diminum sesudah Tablet fe yang dikonsumsi selama masa kehamilan berjumlah 90 tablet dimana pada trimester I tablet fe yang harus dikonsumsi ibu hamil berjumlah 30 tablet, pada trimester II berjumlah 30 tablet dan pada trimester i berjumlah 30 tablet. (Asfuah, 2. Journal for Quality in Women's Health Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. Hasil penelitian yang dilkukan oleh Wiwit Hidayah . , tentang Hubungan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Di Desa Pageraji Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Didapatkan hasil bahwa diketahui ibu hamil yang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe lebih banyak . ,9%) dibandingkan yang tidak patuh . ,1%). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil patuh mengkonsumsi tablet Fe. Hal tersebut dapat dipengaruhi pengetahuan ibu hamil yang baik tentang tablet Fe. Pengetahuan tersebut menghasilkan kesadaran bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe secara teratur selama kehamilannya. Pengetahuan merupakan hasil dari tahu, artinya mengingat, mengerti sesudah melihat. Jadi pengetahuan adalah hasil dari sesuatu setelah melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia yakni indra penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan dan perabaan. Dari berbagaii teori diatas peneliti dapat berasumsi bahwa responden tidak patuh mengkomsumsi Tablet Fe dikarenkan paseien tidak taat dalam melakukan apa yang diinstrusikan oleh tenaga Selain itu responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang pentingnya tablet Fe sehingga membuat responden tidak patuh dalam mengkomsumsi Tablet Fe. Kejadian Anemia di Pada Ibu Hamil Trimester i Di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri Peneltian yang dilakukan di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri, tentang Kejadian Anemia pada ibu trimester i, didapatkan hasil bahwa lebih dari setengah responden . ,3%) dengan kejadian anemia yaitu 19 responden dari total 34 responden. Menurut Arisman . anemia merupakan keadaan menurunnya kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah dibawah nilai normal yang dipatok untuk Menurut Proferawati dan Asfuah . anemia dalam kehamilan didefinisikan sebagai penurunan kadar hemoglobin kurang dari 11g/dl selama masa kehamilan pada trimester 1 dan 3 dan kurang dari 10g/dl selama masa post partum dan trimester 2. Anemia pada kehamilan dapat membahayakan janin dan ibu, dan apabila anemia terjadi dari awal kehamilan maka dapat menyebab kan kehamilan prematur dan juga dapat menyebabkan terjadinya resiko perdarahan post partum. Anemia dalam kehamilan dapat menyebabkan dampak yang berbahaya bagi ibu dan bayi. Anemia menurut Fatmah . didefinisikan sebagai keadaan dimana level Hb rendah karena keadaan patologis. Pola makan yang baik selama kehamilan dapat membantu tubuh mengatasi permintaan khusus karena hamil serta memiliki pengaruh positif pada kesehatan bayi. Pola makan sehat pada ibu hamil adalah makanan yang dikonsumsi ibu harus memiliki jumlah kalori dan zat-zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat dan air (Manuaba, 2. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Dina Mariana . , tentang Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas, didapatkan hasil bahwa dari 30 responden yang dijadikan sampel, terdapat hampir sebagian kecil responden . ,7%) mengalami anemia. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Anik Sulistiyanti . , tentang Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang AnemiaDengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Di Wilayah KerjaPuskesmas Masaran I Sragen, didaoatkan hasil bahwa dari 50responden terdapat 12 responden yang mempunyai tingkat pengetahuan baik tentang anemia. Dari pendapat diatas peneliti dapat berasumsi bahwa responden mengalamai kejadian anemia dikarenakan kurangnya pengetahuan responden tentang kejadian anemia dan juga factor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia. Sehingga reponden mengalami kejadian anemia untuk itu responden sangat dianjurkan untuk menjaga pola makan dan juga sering berkonsultasi dengn tenaga kesehatan dalam komsumsi Tablet Fe. Selain itu ada beberapa ibu hamil yang mengkomsumsi tablet Fe tetapi memiliki kejadian Hal ini dikerenakan waktu istirahat responden terbatas walaupun mengkomsumsi Fe tetapi selalu melakukan aktifitas rumah dan juga kantor sehingga dapat membuat kondisi ibu Journal for Quality in Women's Health Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. hamil menjadi lemah dan efek dari obta tidak dapat bekerja dengna baik. Ituk itu istrahat yang cukup sangat dibutuhkan bagi ibu hamil trimester i. Hubungan Pola Makan dan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia di Pada Ibu Hamil Trimester i Di BPM Rosa Siskawati Plosoklaten Kabupaten Kediri. Berdasarkan hasil uji statistic yang telah dilakukan menggunakan uji Regresi logistik , diketahui bahwa nilai A-value Pola makan = 0,006 lebih kecil dari nilai . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat pengaruh Pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia. Sedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat pengaruh Pengaruh kempatuhan komsumsi Fe terhadap kejadian anemia. Anemia dalam kehamilan dapat menyebabkan dampak yang berbahaya bagi ibu dan bayi. Anemia menurut Fatmah . didefinisikan sebagai keadaan dimana level Hb rendah karena keadaan patologis. Pola makan yang baik selama kehamilan dapat membantu tubuh mengatasi permintaan khusus karena hamil serta memiliki pengaruh positif pada kesehatan bayi. Pola makan sehat pada ibu hamil adalah makanan yang dikonsumsi ibu harus memiliki jumlah kalori dan zat-zat gizi yang sesuai dengan kebutuhan seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, serat dan air (Manuaba, 2. Pola makan seimbang terdiri dari berbagai makanan dalam jumlah dan proporsi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Pola makan yang tidak seimbang akan menyebabkan ketidakseimbangan zat gizi yang masuk kedalam tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kekurangan gizi ataupun (Waryana, 2. Kekurangan asupan gizi pada ibu hamil selain berdampak pada berat bayi lahir juga berdampak pada ibu hamil yaitu akan menyebabkan terjadinya anemia pada ibu hamil. (Zulaikha, 2. Ketepatan mengkonsumsi tablet fe sangatlah penting. Menurut Hernawati . kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe sering menjadi masalah karena patuh sangat sulit untuk ditanamkan pada diri sendiri, apalagi untuk orang lain. Kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet fe adalah ketaatan ibu hamil melaksanakan anjuran petugas kesehatan untuk mengkonsumsi tablet fe. Kepatuhan mengkonsumi tablet fe diukur dari ketepatan jumlah tablet yang dikonsumsi, ketepatan cara mengkonsumsi tablet fe, frekuensi konsumsi perhari. Suplementasi besi atau pemberian tablet fe merupakan salah satu upaya penting dalam menangani terjadinya anemia pada ibu hamil. Kebutuhan zat besi pada saat kehamilan meningkat. Beberapa literature mengatakan kebutuhan zat besi meningkat dua kali lipat dari kebutuhan sebelum hamil. Hal ini terjadi karena selama hamil, volume darah meningkat 50%, sehingga perlu lebih banyak zat besi untuk membentuk hemoglobin. Dalam keadaan tidak hamil kebutuhan zat besi biasanya dapat dipenuhi dari menu makanan sehat dan Tetapi dalam keadaan hamil suplai zat besi dari makanan masih belum mencukupi sehingga dibutuhkan suplemen berupa tablet fe. (Arisman,2. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam meminum tablet fe dapat memiliki peluang yang lebih besar untuk terkena anemia karena zat besi yang dibutuhkan pada saat kehamilan akan meningkat. (Saifuddin, 2. Dari pembahasan diatas peneliti dapat berasumsi bahwa ada pengaruh yang sangat signifikan antra pola makan dengan kejadian anemia dan juga kepatuhan komsumsi Tablet Fe dengan kejadian. Dimana ketiaka pola makan ibu hamil baik dan juga patuh dalam mengkomsumsi Fe maka kondisi kadar hemoglobin ibu hamil tetap terjaga dan tidak terjadi anemia pada ibu hamil tersebut. Hasil penelitian didapatkan bahwa banyak ibu hamil yang mengalami kejadian anemia, hal ini dikarenakan banyak juga ibu hamil yang memiliki pola mkan yang tidak baik dan juga kepatuhan dalam mengkomsumsi Tablet Fe, hal ini seharusnya lebih lagi diperhatikan oleh ibu hamil untuk mencegah kejadian Anemia. Journal for Quality in Women's Health Kejadian Anemia Ditinjau Dari Pola Makan DanA. KESIMPULAN Berdasarkan hasil uji statistic yang telah dilakukan menggunakan uji Regresi logistik , diketahui bahwa nilai A-value Pola makan = 0,006 lebih kecil dari nilai . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat pengaruh Pengaruh pola makan terhadap kejadian anemia. Sedangkan nilai p value kepatuhan komsumsi = 0,048 lebih kecil dari . Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh kepatuhan mengkomsumsi Fe dengan kejadian Anemia di BPM Rosa siskawati plosoklaten kabupaten Kediri. DAFTAR PUSTAKA