MABNY : Journal of Sharia Management and Business Vol. 2 No. 2 Oktober 2022 Pengaruh Lingkungan Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Religiusitas Terhadap Produktivitas Karyawan PT. Nada Surya Tunggal Melalui Kepuasan Kerja Rendra Wijaya. , . Qi Mangku Bahjatulloh. Universitas Islam Negeri Salatiga. Salatiga. Indonesia Corresponding author : rendraw321@gmail. Abstract: Purpose from this study is analyze the effect of the work environment, leadership style, and religious attitudes on employee productivity through job satisfaction as a mediating variable. The data in this study were obtained from a questionnaire that had been circulated and then tested using SPSS V25. The sample of this research are employees of PT. Nada Surya Tunggal has 110 employees. From the data analysis that has been carried out, it shows that: . Work environment has a significant positive effect on work productivity . Leadership style has a significant positive effect on work productivity . Religiosity has a significant positive effect on work productivity . Work environment has a positive effect significant positive effect on job satisfaction . Leadership style has a significant positive effect on work productivity . Religiosity has a positive and insignificant effect on work productivity . Job satisfaction has a significant positive effect on work productivity. Job satisfaction is able to mediate the relationship between the work environment and work productivity . Job satisfaction is able to mediate the relationship between leadership style and work productivity . Job satisfaction is able to mediate the relationship between religiosity and employee productivity. Keywords: Work environment, leadership style, religious, job satisfaction, productivity. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Lingkungan Kerja. Gaya Kepemimpinan, serta Sikap Religiusitas terhadap Produktivitas Kerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi. Data pada penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang telah diedarkan kemudian diuji menggunnakan SPSS V25. Sampel dari penelitian ini merupakan karyawan PT. Nada Surya Tunggal sebanyak 110 karyawan. Dari analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa : . Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja . Gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja . Religiusitas berpengaruh secara positif signifikan terhadap produktivitas kerja . Lingkungan kerja berpengaruh secara positif signifikan terhadap kepuasan kerja . Gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja . Religiusitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja . Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas . Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja . Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja . Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara religiusitas terhadap produktivitas kerja karyawan. Kata kunci: Lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, sikap religiusitas, kepuasan kerja, produktivitas kerja. Rendra Wijaya. Qi Mangku Bahjatullah PENDAHULUAN Pesatnya perkembangnya suatu industri dapat mengakibatkan timbulnya permasalahan-permasalahan baru yang dapat mengganggu kinerja suatu perusahaan. Perkembangan kinerja pada perusahaan tidak terlepas dari sumber daya manusia yang ada pada perusahaan tersebut. Tanpa adanya sumber daya yang memadai tentunya dapat mengakibatkan terganggunya kinerja dan operasional pada perusahaan yang bersangkutan. Terganggunya kinerja tentunya akan menimbulkan banyak permasalahan-permasalahan seperti tidak tercapainya target perusahaan hingga kerugian materil maupun non materil. Kinerja perusahaan sangat dipengaruhi oleh produktivitas pada karyawan. Aukemampuan kinerja perusahaan maupun organisasi tidak bisa terlepas dari produktivitas sumber daya manusianyaAy. Namun produktivitas kerja itu sendiri sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya produktivitas kerja karyawan, salah satunya yakni lingkungan 2. Lingkungan kerja dapat dimaknai sebagai kondisi yang berhubungan langsung dengan keberadaan karyawan. Kondisi lingkungan kerja yang mendukung dapat menimbulkan rasa nyaman pada karyawan saatt bekerja sehingga karyawan dapat produktif dalam menyelesaikan tugas pekerjaannya, begitu pula sebaliknya kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung akan menimbulkan terganggunya konsentrasi karyawan dalam Sejalan dengan lingkungan kerja, gaya kepemimpinan juga memiliki andil yang besar dalam memberikan pengaruh pada tinggi rendahnya produktivitas pada karyawan. Tanpa adanya pimpinan maka kegiatan operasional akan terganggu karena pimpinan itu sendiri berepran dalam memberikan arahan, mengkoordinir, serta mengelola segala sumber daya yang ada pada persuahaan. Ketika seorang pemimpin menggunakan pola kepemimpinan yang tepat maka bawahannya akan merasa nyaman sehingga produktivitasnya akan Kemudian selain lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan, sikap religiusitas pada karyawan juga dapat berpengaruh pada tinggi rendahnya produktivitas kerja. Dengan adanya religiusitas seorang individu yang beragama tentunya akan selalu berusaha melakukan aktivitasnya dengan sebaik-baiknya dan tidak melanggar aturan dalam bertingkah laku, sepertihalnya dalam bekerja 5. Pendapat Sulistyo, dikutip dalam 6 mengungkapkan Ausikap religiusitas penting untuk dimiliki pada diri seorang karyawan, sebab jika karyawan tersebut memiliki sikap religiusitas yang tinggi, maka motivasi karyawan untuk melakukan pekerjaannya juga akan semakin tinggi juga, hal ini tentunya akan berpengaruh terjhadap produktivitas kerja karyawan itu sendiriAy. Sementara itu selain lingkungan kerja, gaya kepemimpian, dan religiusitas, kepuasan kerja juga dapat mempegaruhi produktivitas pada karyawan. Karyawan dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi akan mempengaruhi kondisi kerja dan memberikan keuntungan dan dampak yang baik bagi karyawan itu sendiri dan juga perusahaan (Nofriyanti & Kuswantoro, 2. Adanya gap pada penelitian-penelitan sebelumnya juga mendasasri dalam penulisan penelitian ini diantaranya penelitian yang dilakukan oleh 7 mengungkapkan bila lingkungan kerja memberikan pengaruh positif signifikan pada produktivitas kerja. Kemudian penelitian yang dilakukan oleh 8 mengungkapkan bila lingkungan kerja memberikan pengaruh negatif 1 Muis " Manajemen Manusia Pada Kinerja Industri" (Bogor : IPB Press, 2. 2 (Rachman & Utomo, 2. 3 Maludin Panjaitan. AoPengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas KerjaAo. Management Analysis Journal, 12 . , 1Ae12. 4 Rina. AoPengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Bank DanamonAo. Ekonomika, 4 . , 14Ae24. 5 Alfisyah & Anwar. AoPengaruh Peligiusitas Terhadap Kinerja Karyawan Muslim Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara XIAo. Jurnal Ekonomi Islam. Vol. No. , 99Ae107. 6 Alfisyah & Anwar. 7 Astuti, . 8 Rachman Saleh and Utomo. Pengaruh Lingkungan Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Religiusitas Terhadap Produktivitas Karyawan PT. Nada Surya Tunggal Melalui Kepuasan Kerja signifikan pada produktivitas kerja. Sementara itu dalam penellitian 9 menunjukkan gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan pada produktivitas kerja. Namun penelitian yang dijalankan oleh 10 Sugiarti . memperlihatjkan gaya kepemimpinan memberikan pengaruh positif signifikan pada produktivitas kerja. Selanjutnya penelitian yang dilakukan oleh 11 memperlihatkan sikap religiusitas memberikan pengaruh berpengaruh positif signifikan pada produktivitas kerja karyawan. Hal ini Berbeda dengan penelitian oleh 12 yang memiliki hasill religiusitas memberikan pengaruh negatif pada iproduktivitas kerja. Penelitian ini memiliki tujuan dalam menganalisa serta mengetahui pengaruh lingkungan kerja, gaya kepemimpinan, dan religiusitas pada produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal melalui kepuasan kerja. Dari uraian diatas, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : H1: Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan pada produktivitas kerja. H2: Gaya kepernimpinan berpengaruh positif signifikan pada prodduktivitas kerja. H3: Religiusitas berpengaruh positif signifikan pada produktivitas kerja. H4: Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan pada kepuasan kerja H5: Gaya kepemimpinan berpengaruh posotif signifikan pada kepuasan kerja H6: Religiusitas berpengaruh positif signifikann padakepuasan kerja H7: Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan pada produktivitas kerja H8: Lingkungan kerja berpengaruh pada produktivitas kerja melalui kepuasan kerja. H9: Gaya kepemimpinan berpengaruh pada produktivitas kerja melalui kepuasan kerja. H10: Religiusitas berpengaruh pada produktivitas kerja melalui kepuasan kerja. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dimana model penelitian ini dipaparkan menggunakan angka dan perhitungan dengan metode statistic. Objek dari penelitian ini merupakan karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Populasi merupakan keseluruhan dari objek dan subjek yang akan diteliti dan memiliki karakteristik tertentu. (Kurniawan & Puspitaningtyas, 2. Kemudian Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Nada Surya Tunggal dengan total 242 karyawan. Sampel merupakan bagian yang mewakili populasi (Kurniawan & Puspitaningtyas, 2. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan sebagian dari anggota populasi dengan teknik random sampling, sehingga didapatkan sampel sebanyak 110 Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah IBM SPSS versi 25. SPSS merupakan sebuah program pengolahan data pada komputer untuk membantu dalam memproses data-data statistik secara cepat, tepat dan akurat. Kemudian Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh melalui angket yang diedarkan pada responden. Selain itu juga terdapat data sekunder yang didapatkan melalui tinjauan pustaka maupun penelitian-penelitan terdahulu yang relevan. Peneliti menggunakan skala pengukuran likert. Menurut Sugiyono . Auskala Likert merupakan skala yang digunkan untuk mengukur persepsi seseorang, pendapat, mengenai fenomena sosialAy. Skala Likert digunakan karena lebih mudah dalam mengukur sikap dan pendapat dari responden dengan 5 tingkatan skor analisis 1-5 dimana semakin kecil skor meyatakan tidak setuju dan semakin tinggi skor menyatakan sangat setuju. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan meliputi uji realibitas dan validitas yang digunakan untuk menguji instrument penelitian. Uji asumsi klasik digunakan untuk menguji kelayakan model regresi yang digunakan, kemudian uji hipotesis menggunakan uji simultan, uji parsial, dan koefisien determinasi serta uji path analysis dalam menguji pengaruh dari variabel mediasi. 9 Rina . 10 Sugiarti . 11 Fanani & Pebruary . 12 (Aneeli Kaasa 2. Rendra Wijaya. Qi Mangku Bahjatullah HASIL DAN PEMBAHASAN Reliabilitas Tabel 1 Uji Reliabilitias Variabel Lingkungan Kerja (X. Cronbach alpha Keterangan Reliabel Gaya Kepemimpinan (X. Religiusitas (X. Kepuasan Kerja (Z) Produktivitas Kerja (Y) Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Dari tabel 1 diatas menunjukkan bahwa semua variabel yang digunakan dalam penelitan ini dapat dinyatak reliabel. Hal ini dibuktikan dengan data perolehan cronbach alpha dari masing masing variabel lebih besar dari standar cronbach alpha yang digunakan yaitu 0,6. Maka dari itu istrumen dalam penelitian ini dinyatalan layak dan andal dalam melakukan fungsinya sebagai alat ukur. Uji Asumsi Klasik Uji Multikolinearitas Tabel 2 Uji Multikoliearitas Model Sig. (Constan. TotalX1 TotalX2 TotalX3 TotalZ 1,071 2,790 2,395 2,285 2,676 0,286 0,006 0,018 0,024 0,009 Collinearity Statistics Tolerance VIF 0,345 0,253 0,295 0,341 2,896 3,947 3,385 2,928 Dari uji multikolinearitas pada tabel di atas mengindikasikan bahwa nilai tolerancenya pada seluruh variabel lebih dari 0,01 dan nilai VIF yang didapat dari seluruh variabel juga tidak mencapai 10, maka dapat disimpulkan dalam pengujian ini tidak terdapat gejala Uji Heterokedastisitas Tabel 3 Uji Heterokedastisitas Model (Constan. TotalX1 TotalX2 TotalX3 TotalZ Standardized Coefficients Beta -0,098 -0,083 -0,195 -0,064 5,489 -0,645 -0,465 -1,183 -0,418 Sig. 0,000 0,520 0,643 0,239 0,677 Dari hasil uji heterokedastisitas pada tabel 4. 9 di atas, terlihat bahwa nilai signifikansi dari seluruh variabel yang diuji masing-masing variabel menunjukkan hasil sebesar 0. 520, 0. 239, dan 0. Nilai dari masing-masing variabel tersebut lebih besar dari 0. 05 sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heterokedastisitas. Pengaruh Lingkungan Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Religiusitas Terhadap Produktivitas Karyawan PT. Nada Surya Tunggal Melalui Kepuasan Kerja Uji Normalitas Tabel 4 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Mean Parametersa,b Std. Deviation Most Extreme Differences Test Statistic Absolute Positive Negative Unstandardized Residual 0,0000000 2,01940595 0,052 0,046 -0,052 0,052 Asymp. Sig. -taile. Pada hasil uji dari statistik non-parametrik kolmogorov smirnov pada tabel 4 di atas dapat diperoleh kesimpulan bahwa data yang digunakan pada penelitian ini berdistribusi normal dengan nilai Asymp. Sig . -taile. 200 sedangkan tingkat signifikansi yang digunakan adalah 0. Berdasarkan tabel diatas maka diperoleh kesimpulan yaitu : Uji Hipotesis 1 : Pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja Dari uji T pada variabel X1 . ingkungan kerj. nilai signifikansinya adalah 0. 006 yang mana nilai ini kurang dari 0. 05 sehingga variabel lingkungan kerja (X. berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Sehingga H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan semakin besar kekuatan variabel lingkungan kerja maka semakin besar pula produktivitas kerja karyawan. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian dari Cieplinski et al, . yang menjelaskan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Uji Hipotesis 2 : Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja Dari uji T pada variabel X2 . aya kepemimpina. nilai signifikansinya 0. 018 dimana nilai ini kurang dari 0. 05 sehingga variabel gaya kepemimpinan (X. berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Sehingga H2 diterima. Hal ini mengindikasikan gaya kepemimpinan memiliki peranan dalam memberikan pengaruh terhadap produktivitas kerja yang ada pada diri seorang karyawan. Penelitian ini juga mendukung hasil penelitian yang dilakukan oleh Adegboyega et al, . dimana hasilnya gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Uji Hipotesis 3 : Pengaruh religiusitas terhadap produktivitas kerja Dari uji T pada variabel X3 . nilai signifikansinya sebesar 0. 024 yang mana nilai ini kurang dari 0. 05 sehingga variabel religiusitas (X. berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Sehingga H3 diterima Dengan adanya sikap religiusitas pada diri karyawan, maka seorang individu akan berusaha melakukan aktivitasnya dengan sebaik-baiknya sepertihalnya dalam bekerja. Hasil Rendra Wijaya. Qi Mangku Bahjatullah ini juga selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Singh, . yang menyatakan religiusitas memiliki pengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Uji Hipotesis 4 : Pengaruh kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja Berdasarkan uji T pada variabel Z . epuasan kerj. nilai signifikansinya yaitu 0. dimana nilai ini kurang dari 0. 05 sehingga variabel kepuasan kerja (Z) berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Sehingga H4 diterima. karyawan tersebut akan lebih semangat dalam bekerja sehingga produktivitas dari karyawan juga ikut meningkat. Hasil ini mendukung penelitia yang dilakukan oleh Luki dkk, . yang menyebutkan kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap produktivitas kerja. Tabel 5 Uji T Parsial (X Terhadap Z) Model (Constan. TotalX1 TotalX2 TotalX3 Unstandardized Coefficients Std. Error 9,576 2,455 0,410 0,106 0,399 0,098 0,099 0,103 Standardized Coefficients Beta 0,349 0,428 0,100 3,900 3,859 4,088 0,957 Sig. 0,000 0,000 0,000 0,341 Berdasarkan tabel diatas maka diperoleh kesimpulan yaitu : Uji Hipotesis 5 : Pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja Dari uji T pada variabel X1 . ingkungan kerj. nilai signifikansinya adalah 0. 000 yang mana nilai ini kurang dari 0. 05 sehingga variabel lingkungan kerja (X. berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Sehingga H5 diterima. Ketika bekerja, karyawan tidak dapat dipisahkan dari berbagai keadaan disekitarnya. Oleh karena itu, perusahaan haruslah menciptakan lingkungan kerja yang memiliki dampak positif pada aktivitas kerja karyawan. Apabila perusahaan mampu membuat lingkungan kerja yang kondusif, maka kepuasan kerja dapat tercapai. Hasil ini juga selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Aditya, . dimana hasilnya lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuassan kerja. Uji Hipotesis 6 : Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja Berdasarkan uji T pada variabel X2 yaitu gaya kepemimpinan nilai signifikansinya 000 dimana nilai ini lebih kecil dari 0. 05 sehingga variabel gaya kepemimpinan (X. berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Sehingga H6 diterima. Dalam menciptakan kepuasan kerja maka dibutuhkan kepemimpinan yang baik. Kepemimpinan yang dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi, sehingga dapat ditentukan langkah-langkah perbaikan untuk lebih memacu tingkat kepuasan. Hasil ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Wulan, . dimana gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Uji Hipotesis 7 : Pengaruh religiusitas terhadap kepuasan kerja Pengaruh Lingkungan Kerja. Gaya Kepemimpinan dan Religiusitas Terhadap Produktivitas Karyawan PT. Nada Surya Tunggal Melalui Kepuasan Kerja Dari uji T pada variabel X3 . nilai signifikansinya adalah 0. 341 yang mana lebih dari 0. 05 sehingga variabel religiusitas (X. berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Sehingga H7 ditolak. Tidak adanya pengaruh dari religiusitas ini dikarenakan kepuasan kerja dapat dicapai dengan dengan adanya dorongan motivasi yang dapat mendukung suasana psikologis karyawan baik dari internal maupun dari eksternal, sedangkan religiusitas merupakan kodisi dan keadaan yang terdapat dalam diri seorang individu yang memengaruhinya untuk melakukan perilakunya sesuai dengan agama yang dianutnya. Hasil dari penelitian ini juga didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Dewa, . dimana religiusias berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Uji Path Analysis Untuk menguji hipotesis ke 8 sampai dengan hipotesiss ke 9, maka penulis menggunakan path analysis dalam menguji adanya pengaruh tidak langsung dari variabel Z . Uji Hipotesis 8 : Pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja melalui kepuasan Berdasarkan uji dengan path analysis, dan sobel test total dari pengaruh langsung variabel X1 adalah 0,410 sedangkan pengaruh tidak langsung . ,410 x 0,. = 0,08323 dengan total pengaruh . ,410 0,08. = 0,49323. Sehingga nilai dari t hitung 12,03 lebih besar dari t tabel dengan signifikansi sebesar 0,05 yaitu 1,658. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh mediasi. Oleh karena itu H8 diterima. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Zuhriyah, . hasilnya meyatakan bahwa variabel kepuasan kerja dapat memediasi hubungan antara pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan. Uji Hipotesis 9 : Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja melalui kepuasan kerja Berdasarkan uji dengan path analysis, dan sobel test total dari pengaruh langsung variabel X2 0,399 dan pengaruh tidak langsung . ,399 x 0,. = 0,080997 dengan total pengaruh . ,399 0,080. = 0,479997. Maka dari itu nilai dari t hitung adalah 12,97 lebih besar dari t tabel dengan signifikansi sebesar 0,05 sebesar 1,658. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh mediasi. Oleh karena itu H9 diterima. Hasil dari penelitian ini juga didukung dengan penelitian sebelumnya dimana penelitian yang dilakukan oleh Prasydhita . , hasilnya menyatakan kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara pengaruh gaya kepemimpinan terhadap produktivitas Uji Hipotesis 10 : Pengaruh religiusitas terhadap produktivitas kerja melalui kepuasan Berdasarkan uji dengan path analysis, dan sobel test total dari pengaruh langsung variabel X3 0,099 dan pengaruh tidak langsung . ,099 x 0,. = 0,020097 dengan total pengaruh . ,099 0,020. = 0,119097. Maka dari itu nilai t hitung 5,41 lebih besar dari t tabel dengan signifikansi sebesar 0,05 yaitu 1,658. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh mediasi. Oleh karena itu H10 diterima. Rendra Wijaya. Qi Mangku Bahjatullah Hasil yang serupa juga terdapat dalam penelitian yang dilakukan oleh Novalia dkk . hasil dari penelitiannya menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat memediasi hubungan antara pengaruh religiusitas terhadap kinerja karyawan. KESIMPULAN Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh lingkunga kerja, gaya kepemimpinan, serta sikap religiusitas terhadap produktivitas kerja yang dimediasi oleh kepuasan kerja pada karyawan PT. Nada Surya Tunggal, maka dapat disimpulkan bahwa secara psositif signifikan lingkungan kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Religiusitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Lingkungan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Gaya Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Religiusitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara pengaruh lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja. Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara gaya kepemimpinan terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal, serta kepuasan kerja mampu memediasi hubungan antara religiusitas terhadap produktivitas kerja karyawan PT. Nada Surya Tunggal. Saran dari penulis Untuk penelitian selanjutnya terkait peningkatan produktivitas kerja karyawan diperusahaan perlu mempertimbanggkan faktor-faktor lain seperti pemberian insentif, disiplin kerja, gaya kepemipinan dll yang dapat mengembangkan dan meningkatkan produktivitas kerja karyawan, dengan lebih banyak variabel-variabel yang dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan, serta melibatkkan lebih banyak responden dalam melakukan penelitian yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja Selanjutnya saran untuk pihak perusahaan, agar produktivitas kerja karyawan tetap tinggi, maka perusahaan harus tetap mempertahankaan atau dapat meningkatkan lingkungan kerja, kepemimpina, religusitaas, serta kepuasan kerja pada karyawan. DAFTAR PUSTAKA