n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 605-616 Available online at http://jurnal. id/dedikasi ISSN 2548-8848 (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Dedikasi Pendidikan PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS BOARDING SCHOOL Yanik Purwanti1*. Farikh Marzuki Ammar2 Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Fakultas Agama Islam,Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo. Jawa Timur, 61215. Indonesia. *E-mail Korespondensi: yanik1@umsida. Diterima Desember 2024. Disetujui Juni 2025. Dipublikasi 31 Juli 2025 Abstract: Boarding school systems have great potential in creating a conducive environment that supports Arabic language proficiency. However, reality shows that the learning process often faces various obstacles, both from the students, educators, curriculum, and boarding school culture. This study was conducted with the aim of identifying and analyzing the challenges of Arabic language learning in educational institutions. The research employed a qualitative design, which involves detailing or elaborating on data obtained directly through interviews, observations, and documentation. The research instrument utilized interview guidelines, and the results were processed using the Atlas. The data was then analyzed and the results presented The findings of this study indicate that the challenges in Arabic language learning include differences in students' Arabic reading and writing abilities within the same class, the length of exposure to Arabic in previous schools, and low student interest. Therefore, the solutions implemented include grouping students according to their abilities, using engaging teaching methods, and regularly organizing Arabic camps. Keywords: Challenges. Arabic language learning. Abstrak:. Sistem boarding school memiliki potensi besar dalam menciptakan lingkungan kondusif yang mendukung penguasaan bahasa Arab, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa proses pembelajaran sering menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi peserta didik, pendidik, kurikulum, maupun budaya lingkungan Penelitian ini dilakukan, dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika pembelajaran bahasa Arab di lembaga pendidikan ,Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif, yaitu menjelaskan secara detail atau terperinci dari data yang diperoleh secara langsung dengan wawancara, observasi dan dokumentasi, instrument penelitian mengunakan pedoman wawancara dan hasilnya dilakukan penggolahan dengan aplikasi atlas. 9 kemudian di analisisi dan hasilnya disajikan secara naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika pembelajaran bahasa arab antara lain adanya perbedaan kemampuan siswa baca tulis arab didalam satu kelas. Lama terpaparnya dengan Bahasa arab di sekolah sebelumnnya dan minat siswa yang kurang. Sehingga solusi yang dilakukan pengelompokan siswa sesuai kemampuan, metode pembelajaran yang menarik dan diadakannya secara rutin event Arabic camp. Kata kunci : Problematika. Pembelajaran Bahasa arab. PENDAHULUAN Bahasa Arab merupakan Bahasa alat untuk memahami agama islam yang sudah banyak di gunakan dan diterapkan di seluruh Indonesia terutama sekolah berbasisa islam, boarding school dan juga pesantren juga masyarakat yang ingin mendalami seluk beluk agama islam, pembelajaran di Lembaga Bahasa. TPQ dan sekolah-sekolah islam, pondok pesantren dan sekolah formal lainnya,Tujuan yang ingin dicapai dalam Problematika Pembelajaran BahasaA (Yanik & Farikh, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2025 : 605-616 http://jurnal. id/index. php/dedikasi ketrampilan berbahasa yaitu mendengarkan, berbicara, menulis dan membaca(Wekke 2. Al-Quran Surat Yusuf ayat 2 yang artinya Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya. Dari ayat tersebut Mengingat pentingnya mempelajari bahasa arab maka banyak institusi pendidikan terutama setingkat SMP dan SMA di Indonesia yang telah menggunakan Bahasa arab sebagai materi utama ataupun tambahan di sekolahnnya. Sekolah menengah pertama dan atas menerapkan tambahan Bahasa arab didalamnya dengan tujuan siswanya memahami dan bisa menggunakan Bahasa arab sebagai alat dalam mempelajari agama islam (Nazli et al. Di Lembaga Pendidikan Muhammadiyah mengabungkan sistem pendidikan umum dengan pondok pesantren atau sering di sebut dengan Boarding School. Spertihalnya di SMP Muhammadiyah 9 boarding school dimana siswa berada atau bermukim selama sehari penuh dengan tujuan dan harapan mendapatkan asuhan dan juga pendidikan secara optimal. Boarding school atau pesantren. Komunikasi atau dialog yang rutin menjadi kunci pembelajaran bahasa arab begitu juga penguasaan mufrodat atau kosa kata, kesulitan menghafal mufrodat dan pembiasaan komunikasi menggunakan bahasa arab di sekolah-sekolah berbasis boarding school atau pesantren menjadi salah satu tantangan di sekolah-sekolah SMP yang berbasis boarding school(Yusrinawati and Ammar 2. Pendidikan berbasis boarding school terutama Pendidikan agama islam terutama Pendidikan Bahasa arab memiliki keunggulan karena mengintegrasi proses pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari dan keseharian santri harus menjadi waktu yang atau ruang ideal untuk menerapkan pembelajaran Bahasa arab secara aktif. Boarding School dan juga pesantren modern maupun konvenional dalam mempraktikkan pembelajaran Bahasa arab di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan metode seperti ketrampilan berbahasa arab sederhana, ketrampilan menulis bahasa arab, ketrampilan membaca tulisan-tulisan arab, juga ketrampilan dalam tata bahasa arab, tentu hal ini tidak akan menjadi problem dan kendala yang serius bagi para siswa dalam penerapan bahasa arab. Oleh karena itu penting dilakukan analisis tantangan dan problem pembelajaran bahasa arab di SMP Muhammadiyah 9 yang berbasis boarding school. Kondisi realitas di SMP Muhammadiyah 9 yang berbasis boarding school untuk Pembelajaran bahasa arab belum berjalan efektif. Berbagai kendala masih ditemukan, mulai dari metode pengajaran yang cenderung konvensional, rendahnya motivasi siswa, hingga minimnya penerapan praktik bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari santri. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara tujuan ideal pembelajaran bahasa Arab dan realitas pelaksanaannya di lapangan. Meskipun berbagai penelitian sebelumnya telah menyoroti problematika pembelajaran bahasa Arab di berbagai konteks, namun masih sangat terbatas kajian yang secara mendalam dan sistematis mengeksplorasi pengalaman para guru, siswa, dan pengelola boarding school secara simultan dalam satu kerangka analisis. Terlebih lagi, belum banyak penelitian yang memanfaatkan perangkat lunak analisis kualitatif seperti ATLAS. untuk menggali, mengelola, dan menginterpretasi data kualitatif secara terstruktur dan berbasis tematik. Penelitian ini hadir untuk mengisi kekosongan tersebut . dengan menawarkan pendekatan baru: ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 605-616 eksplorasi problematika pembelajaran bahasa Arab berbasis boarding school melalui analisis tematik berbantuan ATLAS. Dengan memanfaatkan ATLAS. ti, data hasil wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi akan dianalisis secara sistematik untuk menemukan pola-pola, kategori, dan hubungan antar tema yang muncul dari pengalaman nyata para pelaku pendidikan. Kebaruan . dari penelitian ini tidak hanya terletak pada penggunaan teknologi analisis kualitatif secara maksimal, tetapi juga pada upaya mengungkap interaksi kompleks antara aspek akademik, sosial, dan budaya asrama dalam proses pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini juga akan membuka ruang bagi identifikasi solusi kontekstual yang lebih aplikatif dan sesuai dengan karakteristik lembaga boarding school. Beberapa penelitian terdahulu yang dianggap relevan dengan penelitian ini yaitu penelitian yang dilakukan oleh Fatimah . dengan judul AuAnalisis Kesulitan Belajar Bahasa Arab Siswa Kelas IX pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Sleman YogyakartaAy. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa yang menjadi faktor kesulitan siswa dalam belajar bahasa Arab adalah tidak adaya atau kurangnya minat juga motivasi dari dalam diri siswa/siswi untuk mempelajari bahasa Arab, sulitnya siswa membaca dan memahami arti dari setiap kosakata bahasa Arab, metode penyampaian guru yang terlalu menonton, serta kurangnya perhatian orang tua atau wali siswa kepada siswa tentang kesadaran dan dorongan belajar bahasa arab di luar sekolah(Junaedi Abdilah and Al Farisi 2. Penelitian yang serupa juga diteliti oleh Lestari . (Jumriana. Dalle, & Ulum, 2. yang berjudul AuProblematika Pembelajaran Bahasa Arab dan Alternatif Pemecahannya di SMA Ilham Al-fatah Kota JambiAy. Problematika pembelajaran bahasa Arab yang ditemukan berkaitan dengan problem linguistik yaitu siswa masih sulit dalam menerjemahkan sebah bacaan dan menulis bahasa Arab dengan dikte. Sedangkan problem nonlinguistik yaitu latar belakang metode pembelajarannya mononton pendidikan siswa dan kurangnya motivasi Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Haryati . (Annisa. Anwar, & Borahima, 2. dengan judul AuIdentifikasi Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Belajar pada Siswa SMP Negri 5 Kota JambiAy menemukan bahwa penyebab kesulitan belajar siswa adalah faktor jasmani, psikologi, emosi dan kebiasaan yang salah, lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan sosial(Honif. Ulum, and Anwar 2. Menurut hasil penelitian Rahmad Berbagai problem pembelajaran bahasa arab antara lain : Belajar bahasa arab butuh waktu yang lama, motivasi siswa rendah adalam belajar bahasa arab karena pembelajaran yang mnoton, kurang inovasi dan kurang menyenangkan. Buku bahasa Arab terkesan sulit di cerna dan media bahasa arab sangat terbatas(Falah 2. Menurut hasil penelitian Rahmad Berbagai problem pembelajaran bahasa arab antara lain : Belajar bahasa arab butuh waktu yang lama, motivasi siswa rendah adalam belajar bahasa arab karena pembelajaran yang mnoton, kurang inovasi dan kurang menyenangkan. Buku bahasa Arab terkesan sulit di cerna dan media bahasa arab sangat terbatas(Falah 2. Berdasarkan artikel terdahulu, dapat di tarik kesimpulan pada pernyataan masalah Problematika dan solusi yang tepat terhadap tantangan pembelajaran bahasa Arab di tingkat SMP? Pernyataan masalah ini bertujuan untuk memahami problema yang dihadapi dalam proses pembelajaran Bahasa Arab di tingkat SMP dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasinya(Santri et al. Problematika Pembelajaran BahasaA (Yanik & Farikh, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2025 : 605-616 http://jurnal. id/index. php/dedikasi KAJIAN PUSTAKA Kajian pustaka ini membahas beberapa teori dan kepustakaan relevan dengan problematika pembelajaran bahasa arab di lingkungan boarding school, berikut beberapa sub bahasannya: Konsep Pembelajaran Bahasa Arab Pengertian pembelajaran Bahasa arab adalah proses belajar mengajar yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan seseorang dalam memahami, berbicara, membaca dan menulis Bahasa arab, proses ini melibatkan beberapa hal sebagai berikut: Aquisisi Bahasa yaitu proses menyerap dan menguasai Bahasa arab. Pengembangan kompetensi Bahasa seperti. QiraAoah. Khat. IstimaAo. Kalam. Pengembangan Budaya. Belajar Bahasa arab tidak hanya penguasaan gramatikal atau tata Bahasa saja tetapi pemahaman terhadap budaya arab. Tradisi dan nilai-nilai yang melekat pada Bahasa tersebut. Teori dan prinsip pemebelajaran Bahasa arab Prinsip dalam pembelajaran Bahasa arab secara umum : (H. Kamil Ramma Oensyar, 2. Teori Kognitif Pembelajaran Bahasa arab siswa harus memahami struktur Bahasa, aturan tata Bahasa, dan makna kosa kata. Prinsip dalam teori kognitif ini ada: Pengetahuan awal. Pemrosesan informasi, pembentukan skema juga meta-kognitif. Teori Konstruktivisme Pembelajaran dipandang sebagai proses aktif dari siswa dalam membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi dengan lingkungan dengan prinsip: Pembelajaran aktif, konteks, kolaborasi dan refleksi. Teori Komunikatif Pembelajaran Bahasa arab menekankan pentingnya komunikasi, artinya siswa di tuntut menggunakan Bahasa arab dalam komunikasi dalam berbagai situasi. Engan prinsip sebagai berikut: Komunikasi Autentik, focus dapa fungsi, ketrampilan berbahasa dan interaksi. Teori Humanistik Prinsip pada teori humanistik ini siswa dolibatkan dalam proses belajar secara aktif dengan memperhatikan m inat, kebutuhan dan gaya belajar(Beno. Silen, and Yanti 2. Penetapan untuk memilih teori dan prinsip pembelajaran Bahasa arab yang tepat akan sangat berpengaruh pada keberhasilan pembelajaran, pengembangan sistem pembelajaran sesuai dengan karakteristik dan tipologi civitas akademika penting dilakukan (Kasmiati, 2. Strategi pembelajaran Bahasa arab perlu disiapkan pendidik atau guru lebih awal dengan komponen. Perencanaan, pembelajaran, pelaksanaan dan penilaian, dengan ditunjang factor pendukung, workshop kurikulum, fasilitas pembelajaran yang memadai penyesuaian metode dan proses pada siswa dengan penghambatnya (Nur Rifdah Qurtata A'yun, 2. ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 605-616 Teori Kognitif termasuk didalamnya adalah pengetahuan awal siswa yang dipengaruhi dengan latarbelakang pembelajaran yang berbeda-beda bisa jadi penghambat dalam pembelajaran Bahasa arab dan upaya mengatasinya perlu melakukan perlakuan yang berbeda terhadap siswa tersebut (Firli Perdana Yusfian. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam artian mendiskripsikan suatu fakta serta keadaan berdasarkan kenyataan di lapangan, penelitian kualitatif memiliki sifat dan menghasilkan data deskriptif dengan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, buku dan literatur jurnal ilmiah(Nuriana Irfan 2. Penelitian dilakukan di SMP 9 Muhammadiyah Tanggulangin. Sidoarjo. Waktu penelitian dilakukan mulai Januari 2024 sampai Desember 2024. Responden adalah Guru dan siswi kelas VII SMP 9 Muhammadiyah Tanggulangin. Sidoarjo. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara purpossive Sampling. Kegiatan awal penelitian menggunakan observasi yaitu mengamati guru pendidikan bahasa arab dalam pembelajaran, kemudian melakukan wawancara kepada responden dan menggumpulkan data lapangan melalui foto, video dan jurnal yang mendukung penelitian. Tujuan Penelitian ini untuk mengumpulkan informasi aktual problema dalam pembelajaran bahasa arab di SMP 9 muhammadiyah sidoarjo. Penelitian ini, menerapkan analisis data berdasarkan metode Atlas. ti versi 9. Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun informasi dari berbagai sumber sebanyak mungkin untuk diolah menjadi materi penelitian (Hardiwarsono, 2. Data yang telah di persentase kemudian dideskripsikan dalam bentuk deskriptif. Selanjutnya data yang diperoleh dari wawancara dan observasi kemudian diolah dengan memberikan pemaparan gambaran mengenai situasi yang diteliti dalam bentuk uraian deskriptif. HASIL DAN PEMBAHASAN Persepsi Pembelajaran Bahasa Arab Hasil penelitian setelah dilakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi selanjutnya olah data yang terkumpul dilakukan dengan cara pengkodingan, networkview menggunakan atlas. ti versi 9, selanjutnya analisis dengan beberapa teori dan artikel terkait yang mendukung, adapun hasilnya didapatkan networkview sebagai Problematika Pembelajaran BahasaA (Yanik & Farikh, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2025 : 605-616 http://jurnal. id/index. php/dedikasi Networkview 1. Persepsi Pembelajaran Bahasa Arab Pembelajaran Bahasa Arab dilihat dari persepsi pengelola dan pengajar di sekolah dari hasil penelitian melalui wawancara didapatkan bahwa pembelajaran Bahasa arab itu penting karena agama islam pedoman hidupnya atau kitabnya berbahasa Arab. Selain itu Bahasa arab sebagai alat untuk mempelajari ilmu tentang islam. Al-Quran dan Hadist. Tujuan pembelajaran Bahasa Arab yang di laksanakan SMP 9 Muhammadiyah Sidoarjo ini untuk dasar mempelajari ilmu agama dan sebagai alat untuk komunikasi antar santri di pondok An-nur ataupun kegiatan sehari-hari disekolahnya. Selain itu Bahasa arab bagi peserta didik bisa di pakai sepanjang waktu sebagai alat bagi santri yang ingin menjadi ulama yang pandai berbahasa Arab. Hambatan dalam pembelajaran Bahasa arab di SMP 9 Muhammadiyah Sidoarjo antara lain semangat siswa, atau antusias siswa yang naik turun dan cenderung kurang, susah menghafal karena sebagian besar siswa berasal dari sekolah dasar yang tidak ada pembelajaran Bahasa arab sebelumnnya. Perbedaan siswa dalam kemampuan berbahasa telah Allah sampaikan dalam Al-Quran surat AR-Rum ayat 22 yang artinya sebagai berikut: AuDi antara tanda-tanda . -Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasa dan warna Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda . ebesaran Alla. bagi orangorang yang berilmu. Ay(QS. al-Rum . (Setiawati, 2. Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia dengan bahasa dan warna kulit yang berbedabeda. Hal ini mengambarkan kepada kita bahwa perbedaan antar manusia baik dari segi fisik dan juga Bahasa ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 605-616 merupakan hal yang sudah dijelaskan Allah dalam Al-Quran Surat AR-Rum ayat 22 tersebut, perbedaan individu tersebut akan mempengaruhi proses pembelajaran terutama penentuan metode pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan agar tercapai tujuan pembelajaran yang diinginkan, sebagai guru dan pengajar menjadi hal penting memperhatikan kehususan terhadap siswa-siswa yang memiliki tingkat kemampuan berbeda-beda dengan cara mencari dan mengatasi kesulitan belajar siswa melalui diagnosis kesulitan bekajar dan dilanjutkan dengan mengupayakan solusi dan strategi yang sesuai(Nurtresnaningsih 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian systematic Literature Review tentang problematika pembelajaran bahasa arab di sekolah oleh Aris Junaedi dan muhamad Zaka bahwa problematika pembelajaran Bahasa arab di sekolah didominasi oleh problematika non linguistic yang terdiri dari faktor faktor guru dan siswa. Faktor guru yang menghambat adalah guru Bahasa arab yang mengajarnya kurang menarik atau tidak kompeten atau tidak professional, sedangkan faktor siswa adalah rendahnya motivasi dan minat siswa belajar Bahasa arab(Junaedi Abdilah and Al Farisi 2. Hambatan dalam pembelajaran Bahasa arab dengan rendahnnya motivasi siswa dalam belajar Bahasa arab yang dipengaruhi kemampuan dasar siswa juga disampaikan oleh Hadi Aksa dalam penelitiannya(Hadi Aksa 2. Analisis factor kesulitan membaca teks berbahasa arab yang disampaikan dalam penelitian Fadhilatul Rizka dan Farikh MA juga sejalan dengan penelitian ini yaitu factor internal pengalaman siswa dalam belajar bahasa arab dan motivasi yang kurang diikuti fakor eksternal lingkungan yang kurang mendukung juga media pembelajaran yang kurang menarik menjadi faktor penyulit dalam membaca teks Bahasa arab(Rizka et al. Begitu juga hasil penelitian Nur Rifdah QA dan Farikh MA menyatakan bahwa minat belajar siswa kurang dalam belajar Bahasa arab di tambah harus proses penyesuaian dengan kurikulum merdeka yang diterapkan diperlukan adaptasi dan juga memupuk minat belajar siswa dalam belajar Bahasa arab, dan untuk mengatasi hal tersebut diadakannya workshop kurikulum merdeka dan memenuhi fasilitas pembelajaran yang memadai(Qurrota AAoyun and Ammar 2. Faktor Yang Mempengaruhi Pembelajaran Bahasa Arab Hasil wawancara dan di olah dengan software atlasti. 9 didapatkan networkview faktor-faktor yang mempengaruhi Pembelajaran Bahasa arab sebagai berikut: Problematika Pembelajaran BahasaA (Yanik & Farikh, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2025 : 605-616 http://jurnal. id/index. php/dedikasi Networkview 2. Faktor yang mempengaruhi Pembelajaran Bahasa Arab Faktor yang mempengaruhi pembelajaran Bahasa arab diantaranya adalah pengajar atau guru yang professional atau kompeten dalam bidangnya, menarik dalam belajar & mengajarkan Bahasa arab. Pembiasaan komunikasi menggunakan Bahasa arab dalam kegiatan sehari-hari baik guru maupun siswa atau peserta didik. Guru selain yang mengajarkan Bahasa arab dapat bimbingan dari guru yang sudah mahir atau berpengalaman dalam berbahasa arab. Metode pembelajaran yang dipakai active learning dengan melibatkan secara active siswa dalam pembelajaran harapannya bisa meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran Bahasa arab dan menerapkan komunikasi sehari-hari dengan menggunakan Bahasa arab. Pembiasaan berbahasa arab dalam kegiatan sehari-hari menjadi hambatan bagi siswa yang belum lancar baca tulis Al-Quran untuk itu ada solusi dengan cara mengkelompokkan kemampuan siswa mengajarkan sesuai kemampuan siswa, hal ini juga diharapkan bisa meningkatkan motivasi siswa dalam menekuni pembelajaran Bahasa arab. Dalam meningkatkan motivasi siswa juga diadakan Arabic camp rutin setiap semesternya atau tiap 6 bulan sekali. Solusi-solusi yang ditawarkan untuk mengatasi problematika pembelajaran Bahasa arab di sekolah Muhammadiyah 9 selain pengelompokkan kemampuan baca tulis QurAoan, pembiasaan berbahasa arab dalam kegiatan sehari-hari, rutin adanya Arabic camp, sarana dan prasarana yang semakin ditingkatkan seperti ketersediaan LCD, buku pendukung (Baina Yadai. dan juga white board, dll. Upaya dan solusi yang dilakukan oleh sekolah diharapkan bisa meningkatkan motivasi pembelajaran Bahasa arab siswa. Hasil penelitian ini sesuai dengan Revingkawati dalam penelitiannya yang berjudul strategi pembelajaran ISSN 2548-8848 (Onlin. n Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vo. No. Juli 2025 : 605-616 Bahasa arab dalam meningkatkan minat belajar. Strategi pembelajaran yang digunakan dengan cara penyajian yang menarik perhatian siswa, metode dan media yang bervariasi, materi sederhana, praktis , sistematis dan mudah dipahami. Sehingga mampu meningkatkan motivasi siswa dalam belajar Bahasa arab(Revingkawati Manajemen pembelajaran yang menarik juga bisa dijadikan solusi dalam mengatasi problematika pembelajaran Bahasa arab ini, pengembangan perencanaan pembelajaran, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi juga perlu dilakukan update secara berkala, menciptakan lingkungan yang kondusif membuat peraturan berbahasa arab yang ketat dan menghadirkan native speaker bisa di jadikan solusi atau upaya dalam mengatasi problematika pembelajaran Bahasa arab di sekolah(Efendi. Arsyad, and Munir 2. Faktor yang mempengaruhi pembelajaran Bahasa arab ada 2 yaitu factor pendukung dan penghambat. Adapun faktor pendukung bisa membantu proses belajar dan mengajar bahasa arab seperti pengajar yang kompeten, fasilitas pembelajaran yang memadai dll. Sedangkan faktor penghambatnya seperti minimnya motivasi belajar siswa dan kesulitan mahasiswa memahami materi. Solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hambatan atau kesulitan pembelajaran tersebut adalah dengan memperbaiki metode pembelajaran dan pendampingan saat praktik(Nuzula and Ammar 2. Upaya. Solusi dan Harapan Pembelajaran Bahasa Arab di Sekolah NetworkView 3. Upaya. Solusi dan Harapan Pembelajaran Bahasa Arab di Sekolah Hasil Penelitian ini menunjukkan beberapa upaya, solusi dan harapan dari pengelola dan para guru di sekolah boarding school SMP 9 Muhammadiyah Tanggulanggin Sidoarjo, antara lain: Pengelompokan kemampuan siswa, pengajaran baca tulis alquran dan Bahasa arab sesuai kemampuan siswa yang sudah di kelompokkan, metode pembelajaran yang menarik dan pembiasaan berbahasa arab sehari-hari, metode evaluasi pembelajaran yang asik dan menarik, menghidupkan lingkungan yang mendukung dalam pembelajaran Bahasa arab siswa. Hal ini sejalan dengan penelitian Nadhif yang berjudul Upaya Guru Bahasa arab dalam mengatasi Problematika Pembelajaran BahasaA (Yanik & Farikh, 2. Jurnal Dedikasi Pendidikan. Vol. No. Juli 2025 : 605-616 http://jurnal. id/index. php/dedikasi Problematika keragaman latar belakang Pendidikan dan problematika pembelajaran Bahasa arab, mengatakan bahwa, hambatan dan problematika berasal dari siswa yang beragam latar belakang pendidikannya dengan pemetaan atau pengelompokan kemampuan dan metode pembelajaran yang menarik, adanya program pengkayaan dan remidial. Adanya bimbingan pada kelompok kecil dalam kelas(Nadhif 2. dan dengan tantangan dan kesenagan di setiap lagkahnya. Pembagian kelompok pembelajaran sesuai kemampuan dan diikuti metode pembelajaran yang sesuai kemapuan dan di kemas semenarik mungkin, adanya evaluasi pemebelajaran yang asik, pembiasaan berbahasa arab dalam lingkungan sekolah dan kegiatan sehari- hari. dan rutin dilakukannya Arabic camp. Adanya pembelajaran Bahasa arab yang berkesinambungan, pemakaian Bahasa arab dalam kehidupan sehari-hari, proses belajar yang berkesinambungan atau berkelanjutan merupakan bentuk pembelajaran atau metode belajar Spinning Wheel atau belajar berkelanjutan sehingga bisa ditawarkan sebagai solusi pada factor hambatan atau kesulitan dalam belajar Bahasa arab menurut penelitiannya Azimatul Haqqi Sabila dan Farikh MA(Sabila and Ammar 2. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Hasil Penelitian problematika pembelajaran Bahasa arab sebagian besar dari perbedaan kemampuan awal berbahasa arab siswa karena latarbelakang Pendidikan asal yang beragam, motivasi siswa dalam pembelajaran dan juga pengajar yang dituntut professional dan menarik dalam penyampaian pembelajaran Bahasa arab tersebut. Upaya dan solusi yang ditawarkan dengan pemetaan . Saran Berdasarkan dari hasil penelitian dan kesimpulan perlu dipertimbangkan menggunakan metode penelitian campuran . ixed method. yang mengabungkan data kuantitatif dan kualitatif, analisis faktor motivasi, dan perlu uji coba metode pembelajaran. DAFTAR PUSTAKA