Journal of Science Education and Management Business (JOSEAMB) Vol. No. 2, tahun 2025, hlm. ISSN: 2828-3031 PERAN DIVIDEN DALAM MEMODERASI PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Fitri Indah Mayang Sari . Yamasitha. Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, 2Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Corresponding Email: fitri_indahms@upiyptk. Info Artikel ABSTRAK Sejarah artikel: Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Profitabilitas. Leverage, dan Free Cash Flow terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai variabel Moderasi pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023. Pengambilan Sampel digunakan dengan metode Purposive Sampling dan dihasilkan 24 perusahaan terpilih menjadi sampel penelitian. Teknik analisis data digunakan adalah analisis Regresi Linear Berganda dan Moderated Regresi Analysis (MRA) dengan alat bantu SPSS Statistic 21 untuk menguji hipotesis. Hasil Penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa Profitabilitas dan Leverage berperngaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan sedangkan Free Cash Flow berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Hasil Penelitian dengan Moderated Regresi Analysis (MRA) menunjukkan bahwa Kebijakan Dividen dapat menjadi moderasi Pengaruh Profitabilitas dan Free Cash Flow terhadap Nilai Perusahaan. Namun tidak dapat memoderasi pengaruh Leverage terhadap Nilai Perusahaan. Diterima 14 Mei 2025 Revisi 27 Mei 2025 Diterima 2 Juni 2025 Kata kunci: Profitabilitas Leverage Free Cash Flow Nilai Perusahaan Kebijakan Dividen Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA. Penulis yang sesuai: Fitri Indah Mayang Sari Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Email: fitri_indahms@upiyptk. PENDAHULUAN Pasar saham merupakan salah satu sumber pendanaan yang penting bagi suatu perusahaan. Perusahaan yang sudah go public dapat menambah sumber dana melalui penjualan kepemilikan perusahaan di pasar modal. Hal yang harus dilakukan perusahaan kemudian adalah menjaga dan meningkatkan kepercayaan investor dengan memberikan kinerja terbaik. Pada umumnya harga saham di seluruh sektor industri mengalami penurunan dan menyebabkan nilai IHSG terkoreksi sangat dalam. Kondisi yang tidak menentu juga menyebabkan sebagian investor asing melepas saham yang sudah ditanamkan di Indonesia (Saraswati, 2. Keadaan Kondisi Ekonomi global saat ini akan terus berubah. Dalam era globalisasi, negaranegara dan pemangku kepentingan ekonomi harus bekerja sama untuk mengatasi tantangan dan mengoptimalkan peluang yang ada. Melalui kerja sama, regulasi yang bijaksana, dan investasi dalam Homepage jurnal: https://rcf-indonesia. org/jurnal/index. php/JOSEAMB/index JOSEAMB ISSN: 2828-3031 pembangunan berkelanjutan, ekonomi global dapat berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Negara-negara perlu mendukung riset dan pengembangan, serta memfasilitasi adopsi teknologi digital untuk mengoptimalkan efisiensi ekonomi. Perusahaan dapat dinyatakan sebuah entitas ekonomi yang telah didirikan untuk memaksimalkan laba perusahaan dan meningkatkan nilai perusahaan setinggi - tingginya dengan menggunakan sumber dana yang dimiliki perusahaan. indonesia sektor yang paling berarti untuk pasar saham adalah sektor industri barang konsumsi (Wahyudi, 2. Sektor Industri barang konsumsi merupakan perusahaan go public yang memiliki tingkat kompetisi cukup ketat, dimana masyarakat tidak akan pernah lepas dari industri barang konsumsi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan industri barang konsumsi untuk berkinerja baik agar dapat bersaing dan meningkatkan nilai perusahaan (Midu et al. , 2. Nilai perusahaan merupakan suatu hal penting karena adanya nilai perusahaan merupakan suatu hal dimana berkaitan terhadap kemakmuran yang sangat memuaskan untuk para pemegang saham apabila perkembangannya harga saham meningkat dan melonjak. Naik turunnya nilai perusahaan adalah kejadian yang biasa terjadi pada perusahaan (Supriandi & Iskandar, 2. Penelitian ini akan membahas lebih lanjut mengenai faktor Ae faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan yaitu Profitabilitas. Leverage. Free Cash Flow dan Kebijakan dividen. Profitabilitas adalah kecakapan perusahaan dalam mendapatkan profit dari penggunaan asset Mempertahankan atau membagikan profitnya merupakan keputusan dari perusahaan dalam menyikapi profit yang diperolehnya. Rasio yang sering dipakai untuk prediksi harga saham atau return saham yaitu Return On Assets (ROA). ROA juga tolak ukur ektifivitas emiten dalam menghasilkan profitdengan memanfaatkan asset (Fadillah et al. , 2. Leverage merupakan penilaian numerik yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan atau lembaga dalam menggunakan utang dalam kerangka keuangannya. Debt to Equity Ratio sebagai ukuran keuangan yang mengevaluasi rasio total utang perusahaan terhadap ekuitasnya. Statistik ini digunakan untuk menentukan sejauh mana perusahaan bergantung pada utang untuk mendanai operasi bisnisnya (Diana, 2. Free Cash Flow merupakan kas bebas perusahaan yang bisa didistribusikan kepada kreditor serta pemegang saham sebab tidak diperlukan untuk working capital ataupun untukinvestasi pada aset tetap (Selvianah & Hidayat, 2. Kebijakan Dividen merupakan keputusan apakah untung yang diperoleh perusahaan akan dibagikan kepada pemegang saham menjadi dividen atau akan ditahan pada bentuk untung ditahan guna pembiayaan invetasi pada masa yang akan tiba (Reysa et al. , 2. Tabel 1 PBV Pada Sektor Industri Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2019 2023 NO KODE EMITEN PBV (%) AMRT 5,31 % 4,35 % 5,61 % 9,59 % 7,75 % EPMT 0,91 % 0,87 % 1,07 % 1,04 % 0,98 % MIDI 0,27 % 3,97 % 3,94 % 4,31 % 3,67 % CEKA 0,88 % 0,84 % 0,81 % 0,75 % 0,67 % INDF 1,28 % 0,76 % 0,64 % 0,63 % 0,56 % GOOD 0,81 % 3,24 % 6,39 % 5,78 % 4,06 % MYOR 4,62 % 5,38 % 0,41 % 4,35 % 3,64 % ISSN: 2828-3031 NO KODE EMITEN PBV (%) ROTI 2,6 % 2,61 % 2,95 % 3,05 % 2,97 % ULTJ 3,43 % 3,87 % 3,53 % 2,93 % 2,76 % 10 UNVR 60,7 % 56,8 % 36,3 % 44,9 % 39,8 % Rata Ae Rata PBV 8,081 % 8,269 % 6,165 % 7,733 % 6,686 % Dari tabel diatas, dijelaskan Persentasi rata Ae rata data price book value (PBV) menunjukan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2019 - 2023 mengalami Nilai perusahaan yang Fluktuasi dapat dilihat dari rata Ae rata PBV selama 5 tahun. Perubahan Nilai PBV dari tahun ke tahun mencerminkan adanya perubahan persepsi investor. PBV pada tahun 2019 sebesar 8,08%. Pada tahun 2020 terjadi lonjakan PBV yang signifikan bertepatan dengan dimulainya pandemi COVID-19 sebesar 0,19 % menjadi 8,27% Pada tahun 2020. Pada tahun 2021 mengalami penurunan 2,11% menjadi 6,16% yang disebabkan persaingan yangketat. Pada tahun 2022 mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 1,57% menjadi 7,73% hal ini menunjukan adanya peningkatan kepercayaan investor terhadap sektorbarang konsumsi. Adanya Penurunan PBV secara signifikan di tahun 2023 sebesar 1,04% menjadi 6,69% dari tahun sebelumnya yang disebabkan adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi yang dapat mengurangi minat investor pada perusahaansektor barang konsumsi. Semakin besar nilai PBV maka semakin bagus nilai perusahaan. Berdasarkan dari data tersebut dapat dilihat kondisi perusahaan sektor barang konsumsi yang fluktuasi pada beberapa faktor pada tahun 2019 -2023. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis statistik Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun 2019 -2023. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada periode tersebut. Populasi penelitian ini berjumlah 24 perusahaan pada sektor industri barang konsumsi. Sampel Penelitian dipilih menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi berganda dan Moderated Regresi Analisis (MRA). Definisi Operasional Variabel Penelitian ini menggunakan rasio Profitabilitas. Leverage. Free Cash Flow. Kebijakan Dividen dan Nilai Perusahaan yaitu: Profitabilitas Menggunakan Rasio ROA yaitu Rasio Ini menunjukkan return atas jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan. ROA mengukur tentang efektivitas manajemen dalam mengelola investasi, selain itu juga menunjukkan produktivitas dari seluruh dana perusahaan akan hasil pengembalian investasi baik modal pinjaman maupun modal sendiri. ROA yaitu mengukur Laba Bersih Setelah Pajak dengan total assets. Leverage menggunakan rasio DER merupakan rasio keuangan yang menunjukkan perbandingan relative antara Ekuitas dan Utang yang digunakan untuk membiayai aset Rasio utang terhadap ekuitas ini dihitung dengan cara mengambil total kewajiban utang (Liabilitie. dan membaginya denagn Ekuitas . (Aryawati et al. Free Cash Flow menggunakan rasio Free Cash Flow dengan rumus yang digunakan Arus Kas Operasi (CFO) dikurangi Belanja modal dibagi Total Asset (Setyawan, 2. JOSEAMB Vol. No. Tahun 2025 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Kebijakan Dividen menggunakan rasio DPR yaitu Dividen Per saham dibagi Earning Per Share (Laba Per Saha. Dividen Payout Ratio digunakan dalam model penilaian saham untuk mengestimasi dividen yang dibayarkan pada masa yang akan datang. (Jeni, 2021:. Nilai Perusahaan Menggunkan Rasio Price to Book Value (PBV) yaitu Perbandingan antara harga saham dengan nilai buku saham (Silvia, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskriptif Tabel 2 Analisis Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation PBV ROA DER 120 -. FCF DPR Valid N . 120 Sumber: Hasil Olah SPSS 21 Berdasarkan hasil perhitungan statistik deskriptif data penelitian dari tabel 2 diatas dapat dilihat bahwa jumlah data pada setiap variabel yaitu 120 pengamatan yang bersumber dari 24 sampel pada perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2019 Ae 2023. A Hasil deskriptif PBV mempunyai nilai rata Ae rata sebesar 4,29548 dengan standar deviasi sebesar 9,460393 serta nilai minimum sebesar 0,271 dan maximum sebesar 66,672. A Hasil deskriptif Profitabilitas mempunyai nilai berkisar Minimum 0. 002, maximum 0. rata Ae rata (Mea. 09370 dan standar deviasi 0. A Hasil deskriptif Leverage mempunyai nilai maximum sebesar 0. 103, maximum 4. 904, rata Ae rata (Mea. 06341 dan standar deviasi 1. A Hasil deskriptif Free Cash Flow mempunyai nilai mainimum sebesar -0. 097, maximum 405, rata Ae rata (Mea. 09881 dan standar deviasi sebesar 0. A Hasil deskriptif Kebijakan Dividen mempunyai nilai mainimum sebesar 0. Maximum 532, rata Ae rata (Mea. 49568 dan standar deviasi sebesar 0. Uji Normalitas Tabel 3 Hasil Pengujian Normalitas Kolmogrov - Smirnov Persamaan I One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Normal Parametersa,b A ISSN: 2828-3031 Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber: Hasil Olah SPSS 21 Dapat memperlihatkan hasil pengujian Kolmogrov Ae Smirnov terlihat pada tabel bahwa nilai signifikansi uji tersebut lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,066 > 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa data yang di gunakan dalam model regresi berdistribusi normal. Tabel 4 Hasil Pengujian Normalitas Kolmogrov - Smirnov Persamaan II One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Mean Std. Deviation Absolute Most Extreme Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Normal Parametersa,b Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber: Hasil Olah SPSS 21 Dapat dilihat hasil pengujian Kolmogrov Ae Smirnov terlihat pada tabel 4 bahwa nilai signifikansi uji tersebut lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,160 > 0,05. Hal ini menandakan bahwa data yang di gunakan dalam regresi berdistribusi normal. Uji Multikolinieritas Tabel 5 Hasil Uji Multikolinieritas Persamaan I Coefficientsa Model Collinearity Statistics Tolerance VIF Profitabilitas Leverage Free Cash Flow (Constan. Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil Olah SPSS 21 JOSEAMB Vol. No. Tahun 2025 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Tabel 6 Hasil Uji Multikolinieritas Persamaan II Coefficientsa Model Collinearity Statistics Tolerance VIF Free Cash Flow Kebijakan Dividen (Constan. Profitabilitas 1 Leverage Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil Olah Data SPSS 21 Dapat dari dilihat bahwa nilai Tolerance untuk variabel Profitabilitas. Leverage dan Free Cash Flow dan Kebijakan Dividen yaitu nilai Tolerance diperoleh masih lebih tinggi dari standar nilai yang ada yaitu 0,10. Nilai VIF didapatkan dalam uji ini dilihat dari masing Ae masing variabel berada dibawah 10. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa variabel tersebut tidak ada masalah multikolinearitas yang signifikan dalam model ini. Uji Heteroskedastisitas Gambar 1 Hasil Pengujian Heteroskedastisitas Berdasarkan gambar diatas dapat dilihat bahwa titik Ae titik data menyebar diatas maupun dibawah angka 0 pada sumbu Y. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Tabel 7 Hasil Pengujian Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. Kebijakan Dividen. Free Cash Flow. Leverage. Profitabilitas Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil Olah Data SPSS 21 hasil uji autokorelasi menunjukkan nilai statistik Durbin Ae Watson adalah sebesar 0,696. Nilai ini lebih kecil dari standar yang ditentukan. Jumlah sampel 107 . dan jumlah variabel indenpenden ISSN: 2828-3031 = . , maka didapat nilai dL sebesar 1. 6277 dan nilai dU sebesar 1. model regresi ini tidak terjadi autokorelasi karena nilai Durbin Ae Watson 0 < 0,696 < 1. 6277 yang artinya Keputusan ditolak Uji Regresi Linear Berganda Tabel 8 Hasil Regresi Linear Tanpa Moderasi Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta (Constan. Profitabilitas Leverage Free Cash Flow Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil Olah data SPSS 21 Berdasarkan tabel 8, maka dibuat persamaan regresi linear sebagai berikut: Y = - 0, 723 22. 391 1,227 e Tabel 9 Hasil Moderated Regresi Analisis Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta (Constan. Profitabilitas Leverage Free Cash Flow Kebijakan Dividen X1Moderasi X2M X3M Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil olah SPSS 21 Berdasarkan tabel 9, maka dibuat persamaan Moderated Regresi Analysis sebagai berikut: Y = - 0,020 0,071 0,005 - 0,027 - 0,245 - 0,009 0,089 e JOSEAMB Vol. No. Tahun 2025 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Uji Parsial (Uji T) Tabel 10 Hasil Uji t tanpa moderasi Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta (Constan. Profitabilitas Leverage Free Cash Flow Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil Olah SPSS 21 Hasil Pengujian Hipotesis Variabel Profitabilitas Leverage Free Cash Flow 5,798 5,244 0, 630 1,659 1,659 1,659 Sig 0,000 0,000 0,530 Keputusan Diterima Diterima Ditolak bererdasrkan hasil pengujian hipotesis variabel Profitabilitas (X. dengan t hitung 5,798 > ttabel 1,659 dan signifikan 0,000 < 0,05. Dapat dijelaskan bahwa Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, variabel Leverage (X. dengan thitung 5,244 > ttabel 1,659 dan signifikan 0,000 < 0,05. Dapat dijelaskan bahwa Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan variabel Free Cash Flow (X. dengan thitung 0,630 < ttabel 1,659 dan signifikan 0,530 > 0,05. Dapat diartikan Free Cash Flow berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai Tabel 11 Hasil Uji t Moderasi Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta (Constan. Profitabilitas Leverage Free Cash Flow Kebijakan Dividen X1Moderasi X2M X3M Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil olah SPSS 21 ISSN: 2828-3031 Hasil Pengujian Hipotesis Variabel X1M X2M X3M 2,327 1,659 1,659 1,659 Sig 0,000 0,142 0,022 Keputusan Diterima Ditolak Diterima Berdasarkan hasil pengujian hipotesis variabel Kebijakan Dividen Memoderasi Profitabilitas dengan thitung -4,910 < ttabel 1,659 dan signifikan 0,000 < 0,05. Dapat dijelaskan bahwa Kebijakan Dividen memoderasi Profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, variabel Kebijakan Dividen Memoderasi Leverage dengan thitung -1,481 < ttabel 1,659 dan signifikan 0,142 > 0,05. Dapat dijelaskan bahwa Kebijakan Dividen memoderasi leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan dan variabel Kebijakan Dividen Memoderasi Free Cash Flow dengan thitung 2,327< ttabel 1,659 dan signifikan 0,309 > 0,05. Dapat dijelaskan bahwa Kebijakan Dividen Memoderasi Free Cash Flow berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan Uji Simultan (Uji F) Tabel 12 Hasil Uji F Persamaan I ANOVAa Model Sum of Squares df Mean Square Regression Total Sig. 1 Residual Dependent Variable: Nilai Perusahaan Predictors: (Constan. Free Cash Flow. Leverage. Profitabilitas Sumber: Hasil Olah SPSS 21 Tabel 13 Hasil Uji F Persanaan II ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: Nilai Perusahaan Predictors: (Constan. X3M. Leverage. Profitabilitas. Free Cash Flow. X2M. Kebijakan Dividen. X1Moderasi Uji Koefisien Determinasi (Uji R. Tabel 14 Hasil Uji R2 Persamaan I Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson JOSEAMB Vol. No. Tahun 2025 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Predictors: (Constan. Free Cash Flow. Leverage. Profitabilitas Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil Olah SPSS 21 hasil nilai koefisien uji Adjusted R square adalah sebesar 0,346 yang berarti bahwa hubungan antara nilai perusahaan dengan variabel independen cukup baik. Hal ini Nilai Perusahaan 34,6% sedangkan sisanya 65,4% lagi untuk dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak masuk dalam model penelitian regresi ini. Tabel 15 Hasil Uji R2 Persamaan II Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. Kebijakan Dividen. Free Cash Flow. Leverage. Profitabilitas Dependent Variable: Nilai Perusahaan Sumber: Hasil olah SPSS 21 Pengujian hasil nilai koefisien uji R square adalah sebesar 0,411 yang berarti bahwa hubungan antara nilai perusahaan dengan variabel independen cukup baik. Hal ini Nilai Perusahaan 41,1% dapat disimpulkan oleh variabel Profitabilitas. Leverage. Free Cash Flow dan Kebijakan Dividen. Hasil Pembahasan Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Profitabilitas merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan. Profitabilitas mengukur seberapa besar tingkat keuntungan yang dapat diperoleh oleh perusahaan. Profitabilitas dengan ROA menjelaskan kemampuan laba dalam hubungan total aktiva. Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan dalam penelitian ini Profitabilitas terhadap nilai perusahaan dapat dilihat bahwa Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Hasil Penelitian ini diperoleh besarnya nilai koefisien Profitabilitas sebesar 5,798 dengan tingkat signifikan 0,000 yang menunjukkan bahwa lebih kecil dari 0,05. Berarti hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Diana, 2. yang menyimpulkan bahwa Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Pengaruh Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara Leverage terhadap Nilai Perusahaan. DER ialah salah satuh indikator Leverage untuk meningkatkan rasio utang terhadap ekuitas yang cenderung dengan peningkatan nilai perusahaan. Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan dalam penelitian ini Leverage terhadap Nilai Perusahaan dapat dilihat bahwa Leverage berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Hasil Penelitian ini diperoleh besarnya nilai koefisien Leverage sebesar 5,244 dengan tingkat signifikan 0,000 yang menunjukkan bahwa lebih kecil dari 0,05. Berarti hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Sofia Prima Dewi, 2. yang menyimpulkan bahwa Leverage berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Pengaruh Free Cash Flow Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat Free Cash Flow berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan Free Cash Flow atau Arus kas bebas adalah sejumlah uang dari operasi Ketika perusahaan menerima kas yang kemudian dikurangkan dengan investasi. FCF ISSN: 2828-3031 indikatornya adalah Arus Kas Operasi dikurangi dengan Pembelanjaan modal dan dibagi dengan total asset perusahaan yang dimiliki. Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan dalam penelitian ini Free Cash Flow terhadap nilai perusahaan dapat dilihat bahwa Free Cash Flow berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Hasil Penelitian ini diperoleh besarnya nilai koefisien Free Cash Flow sebesar 0,630 dengan tingkat signifikan 0,530 yang menunjukkan bahwa lebih besar dari 0,05. Berarti hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Tarigan, 2. yang menyimpulkan bahwa Free Cash Flow berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan dividen sebagai Variabel Moderasi Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan dalam penelitian ini Kebijakan Dividen mampu memoderasi hubungan Profitabilitas berpengaruh negartif signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Pengaruh positif Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan akan melemah ketika Kebijakan Dividen meningkat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien yang didapat yaitu sebesar -4. 910 dan tingkat signifikan 0,000 yang menunjukkan bahwa lebih kecil dari 0,05. Berarti hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Sinaga et al. , 2. yang menyimpulkan Kebijakan Dividen dapat memoderasi pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai perusahaan. Pengaruh Leverage terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan dividen sebagai Variabel Moderasi Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan dalam penelitian ini Kebijakan Dividen mampu memoderasi hubungan antara Leverage berpengaruh tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Penggunaan utang yang lebih tinggi akan memberikan keuntungan berupa peningkatan laba per sahamyang akan diterima pemegang saham. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien yang didapat yaitu sebesar -1,481 dan tingkat signifikan 0,142 yang menunjukkan bahwa lebih besar dari 0,05. Berarti hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Sholatika & Triyono, 2. yang menyimpulkan Kebijakan dividen tidak mampu memoderasi Leverage terhadap Nilai Perusahaan. Pengaruh Free Cash Flow terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan dividen sebagai Variabel Moderasi Berdasarkan hasil yang sudah dilakukan dalam penelitian ini Kebijakan Dividen mampu memoderasi hubungan antara Free Cash Flow berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI. Perusahaan dengan arus kas bebas yang tinggi,maka perusahaan tersebut dikatakan memadai karena memiliki kas yang tersedia untuk pertumbuhan, pembayaran utang, dan deviden. Free Cash Flow yang tinggi dan Kebijakan Dividen yang stabil cenderung memiliki Nilai perusahaan yang lebih Tinggi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien yang didapat yaitu sebesar 2,327 dan tingkat signifikan 0,022 yang menunjukkan bahwa lebih kecil dari 0,05. Berarti hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Tarigan, 2. yang menyimpulkan bahwa Kebijakan Dividen mampu memoderasi Free Cash Flow berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian ini dari uji hipotesis yang telah dilakukan maka hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023. Leverage berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023 JOSEAMB Vol. No. Tahun 2025 JOSEAMB ISSN: 2828-3031 Free Cash Flow berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023 Kebijakan Dividen memoderasi Profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023 Kebijakan Dividen memoderasi leverage berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023 Kebijakan Dividen Memoderasi Free Cash Flow berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 Ae 2023 DAFTAR PUSTAKA