Jurnal Pendidikan Bahasa Arab p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 id/tatsqifiy Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh - Tokohnya Balkis Aminallah Nurul Mivtakh. Hum SMA Islam Terpadu Abu Bakar Yogyakarta Jl. Rejowinangun No 28 E. Rejowinangun. Kec. Kotagede. Kota Yogyakarta. Daerah Istimewa Yogyakarta 55171 Volume 1 Nomor 2 Juli 2020: 87-99 DOI: 10. 30997/tjpba. Article History Submission: 22-05-2020 Revised: 10-06-2020 Accepted: 22-06-2020 Published: 06-07-2020 Kata Kunci: Kata Kunci : Ilmu Dalalah. Sejarah. Tokoh Keywords: Keywords: Dalalah Science. History. Figure Balkis Aminallah Nurul Mivtakh. Hum princeselqis@yahoo. Abstrak: Ilmu Dalalah adalah ilmu yang mengkaji makna, ia merupakan ilmu yang tua karena telah dibahas sejak zaman Aristoteles. Ilmu Dalalah mencapai kemapanannya saat era modern, yaitu sejak abad ke-19 Masehi. Perjalanan Ilmu Dalalah yang Panjang tidak lepas dari sumbangsih para ilmuwan Arab. Ulama Arab telah membahas ilmu Dalalah jauh sebelum ilmwuan barat mengkajinya. Namun pada faktanya, ilmwuan barat tampak mengabaikan kiprah ulama Arab kuno. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sejarah ilmu Dalalah yang sesungguhnya serta mengemukakan perkembangan ilmu Dalalah dari awal kemunculannya sampai era modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi Studi pustaka berupaya mengumpulkan sejumlah informasi dari sumber pustaka dalam bentuk Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sejarah ilmu Dalalah dimulai masa Aristoteles, kemudian era Arab kuno, lalu mengalami kemapanan oleh ilmuwan Barat. Selain itu tahap perkembangan ilmu Dalalah adalah Pertam. perkembangan sistem kata, susunan kalimat dan pembentukan ideomatik. Kedu. perkembangan gaya bahasa. Ketig. perkembangan pada makna kata itu sendiri. The History of the Development of the Dalalah and its Characters Abstract: The science of Dalalah is the study of meaning, it is an old science because it has been discussed since the time of Aristotle. The knowledge of Dalalah attained its establishment during the modern era, namely since the 19th century AD. Dalalah's Long Journey of Science is inseparable from the contributions of Arab scientists. Arab scholars have discussed the Dalalah science long before western scientists studied it. But in fact, western scientists Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Copyright @ 2020 Universitas Djuanda. All Rights Reserved p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 88 Balkis Aminallah Nurul Mivtakh Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh-Tokohnya seem to ignore the work of ancient Arabic scholars. This research aims to explain the real history of Dalalah science and to explain the development of Dalalah science from its initial appearance until the modern era. The method used in this research is literature study. Literature Study seeks to gather a number of information from Literature sources in the form of documents. The results of this study indicate that the history of Dalalah began at the time of Aristotle, then the era of ancient Arabic, then experienced establishment by Western scientists. In addition, the stage of the development of Dalalah science is Firs. the development of word systems, sentence structure and ideomatic formation. Secon. the development of language style. Thir. the development of the meaning of the word itself PENDAHULUAN nya berupa makna dari sebuah kata. Bahasa mengalami perkembangan kemudian ia menjadi kajian oleh para seiring dengan perkembangan kehidup- ilmuwan, sampai akhirnya menjadi sub an manusia itu sendiri. Manusia adalah disiplin ilmu. makhluk kreatif yang cenderung selalu melakukan perubahan, manusia bisa menciptakan berbagai macam kosakata baru maupun memanfaatkan kosakata lama untuk makna baru. Pada dasarnya bahasa manusia terdiri dari dua hal, yaitu bunyi dan makna. Kedua hal ini yaitu bunyi dan makna dapat berubah Banyaknya tokoh yang mengkaji tentang Dalalah disebabkan karena ilmu Dalalah adalah ilmu yang sangat menarik dan tidak pernah habis untuk dibahas. Setiap lafaz atau kata yang keluar dari lisan manusia mengandung makna dan hal tersebut adalah kajian ilmu Dalalah. dan berkembang. Dalam ilmu linguistik, bidang yang membahas tentang bunyi disebut fonologi, sedangkan bidang yang membahas tentang makna disebut Ilmu Dalalah adalah ilmu yang cukup tua karena objek bahasannya yang berupa makna telah dibahas sejak zaman Aristoteles. Ilmu Dalalah mencapai kemapanannya saat era modern, yaitu Semantik . ntuk selanjutnya: dalala. sebagai sub disiplin ilmu tidak serta merta hadir begitu saja, namun ia mengalami perkembangan dan tahap per- dimulai sejak abad ke-19 Masehi. Perjalanan Ilmu Dalalah yang Panjang tidak lepas dari sumbangsih para ilmuwan Arab juga. Ulama-ulama Arab telah jalanan yang panjang, yang mulanya haTatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 89 DOI: 10. 30997/tjpba. membahas ilmu Dalalah jauh sebelum Artikel tentang semantik/Dalalah ilmuwan barat mengkajinya. Namun juga ditulis oleh saudara Tiawaldi & pada faktanya, ilmuwan barat tampak Wahab . dengan judul AuPerkem- mengabaikan kiprah ulama Arab kuno. bangan bahasa Arab modern dalam per- Selain sejarahnya, perkembangan ilmu Dalalah dari tahap perintisan sampai saat ini juga menarik untuk diteliti. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memaparkan sejarah kajian ilmu Dalalah yang sesungguhnya serta mengemukakan bagaimana perkembangan ilmu Dalalah dari awal kemunculannya sampai era modern. spektif sintaksis dan semantik pada majalah Al JazeeraAy. Artikel tersebut membahas perkembangan makna dan struktur bahasa menggunakan analisis makna leksikal, gramatikal, dan kontekstual. Sumber utama yang diteliti adalah majalah Al Jazeera, sedangkan hasil yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa bahasa Arab modern yang digunakan dalam majalah Al Jazeera telah me- Pembahasan mengenai Ilmu Dalalah pernah dibahas dalam beberapa artikel Di antaranya artikel yang ditulis oleh saudara Zaky . yang berjudul AuSejarah DalalahAy. Dalam artikelnya ia membahas perkembangan Dalalah dari aspek perubahan makna, di antaranya adalah perubahan makna dari umum ke khusus dan sebaliknya. Selain itu ia juga membahas tentang perkembangan Dalalah, faktor yang menyebabkan perkembangan Dalalah adalah: faktor bahasa, faktor kebutuhan, faktor perkembangan sosial dan budaya, faktor perasaan emosional dan psikologi, serta faktor ilmu dan teknologi. ngalami banyak perkembangan makna dan struktur. Perkembangan sains dan teknologi memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan kosakatanya di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi, sains dan teknologi. Kedua makalah diatas sama-sama membahas makna yang termasuk kajian ilmu Dalalah, hanya saja perbedaan dari kedua artikel diatas adalah. pertama lebih menekankan dari segi faktor-faktor perkembangan Dalalah saja, sedangkan artikel kedua menekankan pada struktur dan makna bahasa dilihat dari faktor leksikal, gramatikal, maupun kontekstual. Dari kedua artikel diatas dapat disimpulkan bahwa sejarah Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 90 Balkis Aminallah Nurul Mivtakh Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh-Tokohnya perkembangan ilmu Dalalah, tokoh-to- Kata AuDalalah )A Ay (EEAmerupakan koh yang berperan didalamnya serta masdar dari fiAoil AuA AyEAyang berasal dari bagaimana tahapan perkembangan il- AuA AyEEAyang berarti petunjuk kepada mu Dalalah belum pernah dibahas, oleh Secara kebahasaan Dalalah juga karena itu melalui artikel ini penulis bisa diartikan sebagai al-hidayah . e- akan membahas bagaimana sejarah il- Kata kerja dasar Dalalah yaitu mu Dalalah, siapa tokoh-tokoh dibalik Audalla-yadulluAy (AOaaEA-A )aEAyang berarti me- ilmu Dalalah dan bagaimana tahapan Pembahasan Dalalah dike- nal dengan dua kata kunci utama yaitu METODE Penelitian ini menggunakan meto- AudaalAy . ang menunju. dan AumadlulAy yang ditunjuk. de studi Pustaka. Metode studi Pustaka Para linguis Arab ada yang me- adalah penelitian yang dilaksanakan de- nyebutnya dengan Ilmu ad-Dalalah atau ngan mengumpulkan sejumlah infor- Ilmu ad-Dilalah, ada pula yang menye- masi dan data empiris berupa data ke- but Ilmu Makna, dan ada juga yang me- pustakaan (Moleong, 2003. Zed, 2. nyebutnya Symantik yang diambil dari Sejumlah informasi yang penulis dapat- kosakata Inggris atau Prancis. (Muhtar, kan dari literatur-literatur Arab dan In- 2010:. donesia akan dianalisis berdasarkan permasalahan penelitian. Kemudian hasil studi kepustakaan tersebut akan dijadikan sebuah kesimpulan. Muhammad Ali al- Khuli menjelaskan bahwa didalam kajian bahasa Arab Ilmu ad-Dalalah dibedakan dengan ilm al-maAona, menurutnya Ilm Ad-Dalalah HASIL & PEMBAHASAN adalah ilmu yang mengkaji makna yang Untuk memudahkan pemahaman berhubungan antara bahasa dengan du- dan pembacaan dalam penelitian ini, nia luar, sedangkan Ilmu Al-Makna ada- maka hasil dan pembahasan penelitian lah ilmu yang mengkaji makna yang akan dijadikan satu dalam bentuk sub berhubungan antar bahasa itu sendiri judul berikut: (Al-Khuli, 2001:. Definisi Ilmu Dalalah/ Semantik Ilmu Dalalah merupakan istilah bahasa Arab, sedangkan di kalangan ilmu- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 91 DOI: 10. 30997/tjpba. wan Barat ilmu Dalalah lebih dikenal de- nya dalam gambaran dan maknanya. ngan istilah semantique. Istilah ini dipo- benda-benda fisik baik yang ada atau pulerkan pertama kali oleh ilmuwan tidak ada dari segi rasa, ide dan abstrak. asal Prancis bernama Breal pada akhir . kata-kata indah yang ditulis dari abad ke 19, tepatnya pada tahun 1883 ucapan-ucapan dan suara. Ibnu Sina Masehi. Breal Melalui artikelnya yang dalam bukunya yang berjudul AuAsy- SyifaAy mengatakan bahwa Ausesungguh- LanguageAy mengungkapkan istilah se- nya manusia telah dianugerahi kekuat- mantik sebagai bidang baru dalam keil- an sensorik untuk menggambarkan atau Kata semantique berasal dari ba- mendeskripsikan objek eksternal sesuai hasa Yunani yaitu semantike/semantikosi. dengan perasaan dan pikiran mereka. Adapun ilmuwan saat ini sering me- sehingga ketika mereka tidak melihat obyek tersebut mereka akan memiliki AuLe Lois Intellectualles dengan istilah (Diyad, 1996:. Seorang ulama tradisional, yaitu gambaran kedua yang sama. Ay (Diyad, 1996:. Jurjani . -816 H) mengatakan Dalalah Dari pendapat Ibnu Sina dapat di- adalah suatu fakta yang harus dike- simpulkan bahwa proses semantik ber- tahui, atau pengetahuan tentang sesua- asal dari pendengaran ataupun peng- tu yang lain, yang pertama disebut tan- lihatan manusia terhadap suatu obyek da dan yang kedua disebut konsep. Dia Proses semantik pada hakikat- mengatakan yang penting adalah bah- nya merupakan sikap naluriah manusia wa ada sesuatu dalam kondisi pengeta- yang memang telah dianugerahi pera- huan yang dibutuhkan oleh pengetahu- saan, dan akal oleh sang pencipta. Se- an tentang sesuatu yang lain, yang per- hingga dengan kedua hal tersebut ma- tama disebut penanda dan yang kedua nusia bisa melahirkan sebuah makna adalah artinya. (Farid, 2005:. dan konsep terhadap suatu obyek. Ibnu Sina . -427 H) menyatakan bahwa proses semantik ditentukan oleh 3 hal, yaitu : . mengacu pada stimulasi pendengaran kemudian menghadirkan- Sejarah Perkembangan Semantik dan Para Tokoh-tokohnya Bahasa selalu berkembang dan perkembangan bahasa beriringan dengan perkembangan kehidupan manusia itu Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 92 Balkis Aminallah Nurul Mivtakh Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh-Tokohnya Pada dasarnya secara umum agama Islam yaitu AlqurAoan. Mereka perkembangan bahasa tercakup ke da- membahas AlqurAoan dari segi IAojaz, mau- lam dua hal, yaitu perkembangan fono- pun makna dalam lafaz-lafaznya. Pene- litian ilmu Dalalah di kalangan bangsa (Kholil, 1985: . Namun makalah ini Arab menjelaskan perkembangan yang ke- keempat, kelima H sampai seterusnya dua, yaitu perkembangan semantik. (Diyad, 1996:. Semantik . lmu Dalala. yang ada Pada awalnya pembahasan Dalalah saat ini tidak langsung hadir begitu saja, dalam AlqurAoan seputar pada : mencatat ia mengalami perjalanan yang cukup makna-makna asing didalam AlqurAoan, panjang sampai akhirnya menjadi keil- pembicaraan terkait gaya bahasa Al- muan yang cukup matang. Sejarah men- qurAoan, penyusunan materi dan teori catat bahwa pembahasan bidang se- dalam AlqurAoan, pembuatan kamus- mantik atau ilmu makna dimulai sejak kamus tematik dan kamus kata, hingga masa Aristoteles, pada zaman itu makna bahasa telah dikaji penggunaannya da- makna (Muhtar, 2010: . lam bentuk majaz atau istiAoaroh. Mereka juga menganalisis makna dalam perspektif filsafat serta menghubungkannya dengan kenyataan dan benda-benda. Mereka juga terus menganalisis persepsi secara filosofis dan menghubungkannya dengan kenyataan dan bendabenda. Kemudian mereka memfokuskan penelitian mereka pada hubungan simbol dengan implikasinya. (Diyad. Pembahasan tentang makna yang paling awal di Arab adalah Sibawaih, ia mengatakan bahwa terdapat hubungan antara lafaz dan makna (Diyad, 1996:. Namun, sebenarnya jauh sebelum Sibawih muncul, makna telah dibahas pada masa Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib dan Abu Al-Aswad Ad-Duali, meskipun pada saat itu makna tidak dibahas secara langsung. Pembahasan semantik secara tersirat juga telah dikaji oleh orang-orang Arab, terutama sejak hadirnya kitab suci Latar belakang adanya penyinggungan makna yaitu saat agama islam semakin meluas keluar dari wilayah Arab dan bercampurnya orang non A- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 93 DOI: 10. 30997/tjpba. rab dan orang Arab sehingga berakibat Persoalan rusaknya makna bahasa/lahn (Abu pengguna bahasa ini antara lain adalah Hatim, tt: . Dikisahkan bahwa ada munculnya kata-kata yang tidak dike- seorang non Arab yang datang meng- tahui maknanya oleh banyak orang hadap Amirul Mukminin Ali bin Abu (Hisyam, 2004: . Maka, melihat dari Tholib dan bertanya tentang cara mem- latar belakang munculnya kamus al-ain baca huruf Arab, karena pada saat itu tersebut dapat disimpulkan bahwa ka- belum ada tanda baca, maka bacaan jian makna pada masa Khalil bin orang non Arab tersebut salah, huruf Ahmad al-Farohidi telah dilakukan yang seharusnya dibaca (A)EOEEN uE EIA meskipun masih tahap perintisan. kemudian dibaca (A)EOEEN uE EOIA. Ali pun tersenyum dan berkata kepada Abu al-Aswad ad-Duali AuBangsa non Arab telah masuk agama Islam secara kaffah, maka berilah tanda baca untuk membenarkan bacaan merekaAy, lalu Abu alAswad ad-Duali pun membuat tanda baca yang berupa, rofaAo, nasob, dan khofadz (Abu Hatim, tt: . Tanda baca ini juga memiliki makna tertentu. Jasa Abu al-Aswad ad-Duali dalam bidang bahasa Arab diteruskan oleh muridnya yang bernama Khalil bin Ahmad al-Farahidi. Khalil membuat kamus yang cukup populer dan ber-nama Aual-ainAy. Pembuatan kamus al-ain dilatarbelakangi oleh perkembangan kebahasaan yang terus terjadi dan banyak menimbulkan persoalan-persoalan di sekitar bahasa itu sendiri. Untuk selanjutnya makna mulai masuk dalam bidang keilmuan, seiring dengan ketertarikan para intelektual disiplin lain seperti para ahli fikih, para ahli kalam dan ahli bahasa, seperti Jahidz merupakan linguis yang tidak terlalu mementingkan makna, menurutnya lafaz lebih penting dari pada makna, hal ini dapat dilihat dari perkataannya pada kitab AuAAyEOOIA, yaitu: UAEIIO IO AO EOCA AOAN EIO OEO OEOOA A OuII EI AOAUAOECOO OEIIOA AuCI EOI OO EEA ONOEA A OAO AAUAEI OE EIA A AuII EAUAE OO EEA A OIAUA O II EIAUAAOA (Asyar, 2006:. AII EAOOA Aumakna itu tercecer di jalanan, orang Ajam, orang Arab, orang pedalaman, orang kampung, maupun orang kota semua dapat mengetahui Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 94 Balkis Aminallah Nurul Mivtakh Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh-Tokohnya Hal yang penting adalah te- linguis bahasa Arab, mereka di pat dalam wazan, memilih kata . ik- antaranya adalah : , mudah pengucapannya, natural, dan komposisi yang baikAy. (Zamzam, 2004:. Ibnu Faris Ar-Roidah, sumbangannya terhadap ilmu Dalalah adalah usahanya dalam mengkaji makna Namun meskipun demikian pe- melalui kamusnya yang berjudul ran Jahidz sangat besar terhadap per- AuAl-MaqoyisAy. Kamus tersebut mem- kembangan balaghah, ia yang mula- bahas makna parsial . uzAoiya. dan mula membedakan kajian balaghah makna umum (Aoamiya. serta meng- menjadi tiga dan memberi istilah hubungkannya dalam kehidupan se- maAoani, bayan, dan badiAo(Ali, 2006, . hari-hari. Jika Jahidz lebih mementingkan lafaz daripada makna, namun tidak demikian dengan Abdul Qahir AlJurjani, ia berusaha menyintesiskan dan mengintegrasikan antara lafaz dan makna lewat teorinya yang disebut Nadhm (Ali, 2006, . Teori an-Nadhm oleh Al-Jurjani dikemukakan dalam kedua karyanya, yaitu : Asrar al-Balaghah dan DalaAoil al-IAojaz. Al-Jurjani mengatakan bahwa anNadhm hanyalah menyusun kata-kata Zamakhsyari An-Najihah, ia telah membahas makna melalui kamusnya yang berjudul AuAsasul BalaghohAy. Kamus tersebut membahas perbedaan makna hakiki dan makna majazi. Ibnu Jinni, menghubungkan variasi kata yang memungkinkan untuk bermakna sama. Misalnya pada kata yang terdapat huruf-huruf (A)E E IA, bisa dibalik-balik hurufnya dan artinya tetap sama, yaitu kekuatan dan intensitas, contoh : (A)E E IA, (A)E I EA, ( AEA A)E IA, (A)I E EA, (A)I E EA menaati kaidah-kaidahnya, prinsip- Selain ahli bahasa diatas, kajian ten- prinsipnya, memahami metodologi- tang makna juga dibahas oleh ulama nya dan jangan menyimpang darinya Islam yang lainnya, di antaranya adalah (Zamzam, 2004:61-. Untuk selan- para ahli fikih dan ushulfiqh. Para jutnya makna menjadi bahasan para ulama tersebut tertarik mengkaji makna dan menghubungkan makna dengan Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 95 DOI: 10. 30997/tjpba. kajian ilmu mantiq dan filsafat. Mereka terutama di Eropa (Muhtar, 2010:. Doktor Muhammad Fauzi Faudzulloh, ia menulis buku berjudul Auhubungan ilmus ushul fiqih dengan bahasaAy Al-Farobi. Ibnu Sina. Ibnu Rushdi. Ibnu Hazim. Al-Ghozali. Abdul Jabbar, dan MuAoammar Pada masa Ferdinand De Saussure dikenal dengan istilah diakronis dan Pendekatan diakronis bersifat historis sedangkan pendekatan sinkronis bersifat deskriptif. Selain Ferdinand De Saussure, terdapat juga tokoh linguis yang terkenal Abdul Qohir al-Jurjani yang mem- yaitu Leonard Bloomfield. Ia mencip- bahas makna pada teorinya yaitu takan sebuah buku yang terkenal yaitu An-Nadzom. (Muhtar, 2010: 20-. AuLanguageAy. Menurutnya makna adalah Semantik di kalangan ilmuwan barat baru dibahas sekitar abad 17 sampai ke 19 Masehi, dan tokoh yang paling populer adalah seorang ahli bahasa bernama Breal dengan karyanya yang ber- kondisi dan respons, kita bisa mendefinisikan arti secara tepat apabila arti tersebut berhubungan dengan hal-hal yang telah kita ketahui sebelumnya (Abdul Karim, tt: 10-. judul (Essay de Semanticsku. , kemudian Tokoh lain yang berjasa dalam bi- karya berikutnya disusul oleh karya dang semantik adalah Noam Chomsky. Stern di Jenawa, tetapi sebelum muncul ia terkenal dengan aliran bahasa trans- karya Stern telah terbit dahulu kum- Menurutnya makna merupa- pulan materi kuliah oleh ahli bahasa kan unsur pokok dalam menganalisis yang bernama Ferdinand de Sausure bahasa (Matsna, 2016: . yang berjudul Course de Linguistikue Setelah abad ke 19, keilmuan se- General. Pandangan Ferdinand tersebut mantik semakin berkembang dan ba- dikenal sebagai aliran strukturalisme. nyak dibahas di kalangan para ilmuwan Menurutnya, bahasa merupakan satu barat, namun dalam membahas sejarah sistem yang terdiri atas unsur-unsur bidang semantik, tampaknya mereka yang saling berhubungan dan merupa- mengabaikan upaya kajian semantik kan satu kesatuan. Pandangan ini ke- Arab kuno yang telah membahas ilmu Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 96 Balkis Aminallah Nurul Mivtakh Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh-Tokohnya makna jauh sebelum mereka membahasnya (Diyad, 1996:. Dari sejarah munculnya pembahasan tentang makna diatas, maka dapat di- Di masa modern ini, dari kalangan bangsa Arab muncul para linguis baru yang membahas tentang semantik, di antara yang terkenal adalah Ibrohim Anis dengan karyanya yang berjudul AuDalalatul AlfazAy ditulis tahun 1958 Masehi. Buku tersebut terdiri dari 12 bab, dan bab pertama membahas ten- simpulkan bahwa Ilmu Dalalah/ semantik merupakan ilmu yang cukup tua, namun ia mengalami kemapanannya pada era modern. Awalnya hanya sebatas penentuan makna pada lafaz yang berdiri sendiri, namun kemudian ia mulai merambah kepada makna didalam struktur kalimat (Ilyan, 2003: . tang Asal-usul Pembicaraan Manusia Menurut Doktor Ali Abdul Wahid dan bagaimana kata itu berhubungan Wafi fenomena perkembangan seman- dengan signifikansinyaAy. Kemudian di tik terbagi menjadi tiga bagian. Pertam. tiga bab selanjutnya dibahas mengenai perkembangan yang berhubungan de- alat atau obyek semantik adalah lafaz. ngan sistem kata, susunan kalimat dan Selanjutnya ia membahas semantik pembentukan ideomatik. Kedu. per- fonetis, semantik morfologi, semantik kembangan yang berhubungan dengan gramatikal, dan semantik leksikal. Ke- gaya bahasa. Ketig. perkembangan pa- mudian Ibrohim Anis juga membahas da makna kata itu sendiri (Ali, 1962: 286- pendapat para ilmuwan mengenai hu- Perkembangan Dalalah memiliki si- bungan makna dan lafaz, yaitu apakah fat-sifat tertentu, yaitu ia berkembang hubungannya alami seperti matahari secara pelan dan bertahap. dan cahaya, ataukah hubungan tersebut Namun Ibrohim Anis lebih condong (Muhtar, 2010:. Kemudian di masa modern Para ahli bahasa mengonsentrasikan kajian tentang makna pada usaha pemeliharaan bahasa Arab Fusha dari peristiwa lahn (Diyad, 1996:. Sebuah kata ketika mengalami perubahan makna ia memakan waktu yang cukup lama untuk berubah, awalnya ia mengalami perubahan makna yang tidak jauh berbeda, sampai kemudian makna kata tersebut bergeser jauh dari makna awal. Terkadang perubahan itu terjadi karena spontanitas tanpa dike- Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 p-ISSN 2721-155X | e-ISSN 2721-5121 97 DOI: 10. 30997/tjpba. hendaki oleh sang penutur, atau bisa membagi menjadi dua bagian, yaitu: jadi perubahan itu terjadi saat ada makna leksikal dan makna gramatikal/ peristiwa/hal-hal yang memiliki kemi- sintaksis (Muhtar, 2010:14 ). ripan (Ali, 1962: 287-. Tahapan Perkembangan Ilmu Dalalah Pada mulanya. Dalalah dibagi menjadi tiga macam yaitu: Dalalah tobiAoiyah. Dalalah aqliyah, dan Dalalah wadzAoiyah/ Dalalah tobiAoiyah adalah suatu hal yang terjadi secara alami, seperti bunyi batuk, bunyi hewan. Sedangkan Dalalah aqliyah adalah jika tanda dan konsep memiliki hubungan yang didapat dari hasil pikiran, contoh adanya asap maka ada api. Dalalah wadzAoiyah adalah suatu makna yang dapat dipahami jika ada suatu lafaz (Kholil, :26-. Analisis terhadap Dalalah dapat dibagi Dalalah muAojamiyah (Dalalah dasa. Dalalah shorfiyah (Dalalah morfolog. Dalalah nahwiyah (Dalalah sintaksi. , dan Dalalah siyaqiyah /kontekstual (Diyad, 1996:. SIMPULAN Dari Teori dan pembahasan yang telah dijabarkan dapat disimpulkan bahwa ilmu Dalalah mengalami sejarah yang Panjang dan merupakan hasil kerja keras dari para ulama dan ilmuwan Ilmu Dalalah atau ilmu makna mulai dibahas sejak zaman Aris- Namun, seiring perkembangan za- toteles. Ketika itu pembahasan seputar man, maka kajian Dalalah pun berkem- makna masih dihubungkan dengan bang pula, para ulama telah membagi benda-benda disekitarnya dan disatu- kajian ilmu Dalalah menjadi tiga bagian, kan dengan pembahasan filsafat. di antaranya: pertam. hanya mengkaji Era selanjutnya makna dibahas se- pada kosakata saja, seperti yang terda- jak kemunculan agama Islam, terutama pat pada pembuatan kamus. Kedu. setelah turunnya Al-QurAoan dan setelah mengkaji makna berdasarkan struktur, agama Islam berkembang pesat. Dimu- kajian ini terbagi menjadi dua, yaitu lai oleh Abu aswad ad-duali yang me- semantik leksikal dan semantik sintak- ngetahui bahwa telah terjadi lahn . esa- Ketig. mengkaji makna baik dari lahan berbahas. didalam bahasa Arab. segi kata maupun frase. (Huzhoir, 2010. Dimasa Abu al-Aswad ad-Duali diben- Sedangkan Doktor Ahmad Muhtar tuklah tanda baca seperti rofaAo, nasob. Tatsqifiy: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. V1 N2 Juli 2020: 87-99 98 Balkis Aminallah Nurul Mivtakh Sejarah Perkembangan Ilmu Dalalah dan Para Tokoh-Tokohnya dan khofadz. Kemudian usaha Abu al- . mengkaji makna berdasarkan Aswad ad-Duali pun diteruskan oleh struktur, kajian ini terbagi menjadi dua, muridnya yang bernama Khalil bin yaitu semantik leksikal dan semantik Ahmad al-Farohidi yang berjasa mem- Ketig. mengkaji makna baik buat kamus al-ain. Setelah Khalil, pem- dari segi kata maupun frase. bahasan makna diteruskan oleh Siba- Tokoh-tokoh linguistik di bidang waih, ia dijuluki sebagai pelopor mun- ilmu Dalalah masih jarang dibahas se- culnya linguistik Arab. Kemudian pem- cara mendetail dalam penelitian keba- bahasan tentang makna juga dibahas il- hasaan, oleh karena itu penelitian beri- muwan-ilmuwan muslim baik dalam kutnya disarankan untuk membahas bidang filsafat, bahasa, hadis, dan ke- tokoh-tokoh ilmu Dalalah secara khusus. dokteran, seperti Ibnu Sina. Al-Farabi. UCAPAN TERIMA KASIH Ibnu Jinni. Jahidz. Abdul Qahir Al- Ucapan terimakasih disampai- Jurjani. Ibnu Hazim. Al-Ghazali. Abdul kan kepada Dr. Zamzam Afandi yang Jabbar. Fauzi Faudhulloh, dan Ibnu telah mengampu mata kuliah Ilmu Faris Ar-Roidah. Dalalah semasa penulis duduk di bang- Pada abad ke-19 ilmu Dalalah me- ku kuliah. Berkat materi dan tugas-tu- ngalami kemapanan ilmu yaitu ditandai gas yang beliau berikan maka hadirlah dengan munculnya tokoh linguistik ya- artikel ini. itu Ferdinand De Saussure. Noam DAFTAR PUSTAKA