Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 Sunarmi1. Septi Viantri K2 PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIET HIPERTENSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP Sunarmi1. Septi Viantri Kurdaningsih2 Program Studi Di Keperawatan. STIKES AoAisyiyah Palembang1,2 Sunarmiiswadi82@gmail. daning23@gmail. ABSTRAK Latar belakang: Penyakit darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang timbul karena tekanan darah diatas normal diperkirakan 120/80 mmHg. Penanganan hipertensi dilakukan bersama dengan diet tinggi serat, diet rendah garam, dan diet rendah energi bagi penderita hipertensi. Tahun 2017 yang berobat hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang mencapai 518 pengunjung. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi terhadap pengetahuan dan sikap. Metode: Penelitian ini adalah pre exsperiment one group pre test post test design dengan pendekatan kuantitatif, sampel diambil secara purposive sampling berjumlah 25 responden yang berobat di poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Analisa data menggunakan Uji Tdilakukan pada bulan Januari 2019. Hasil: Uji T menunjukan pengaruh pendidikan kesehataan tentang diet hipertensi terhadap pengetahuan dan sikap. Terhadap pengetahuan tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi dengan nilai Dan terhadap sikap tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi dengan nilai Pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi pengetahuan dan sikap hipotesis menolak H a yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok pre tes dan post tes. Saran: untuk peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan pendekatan cross sectional serta variabel yang lebih banyak. Kata Kunci : Pengetahuan. Sikap. Pendidikan Kesehatan Diet Hipertensi ABSTRACT Background: High blood pressure or hypertension are desease that appear because blood pressure above normal estimated 120/80 mmHg. Handling hypertension do with high-fiber diet, low salt diet, and low energy diet for hypertensive sufferers. In 2017 who treat hypertension in internal medicine polyclinic Muhammadiyah hospital in Palembang reach 518 the visitors. Objective: The purpose of this research is to know influence for health education about hypertension diet to knowledge and Method: This type of research is pre-experiment one group pre test post test design with quantitative approach, sample is took in a manner purposive sampling totaling 25 respondents that get treatment in internal medicine polyclinic Muhammadiyah Hospital in Palembang. Data analysis use test T do on January 2019. Results: Test result T to show influence for health education about hypertension diet to knowledge and attitude. There is no influence on knowledge health education about hypertension diet with value And toward attitude there is no influence health education about hypertension diet with value Influence health education about hypertension diet knowledge and attitude hypothesis to reject H, which means there is no sigiificant difference between pre test and post test group. Suggestion: Advice for researchers then expected cross sectional approach and more variables. Keywords : Knowledge. Attitudes. Diet Hypertension Health Education Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 92 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 makanan tinggi garam, makanan yang PENDAHULUAN Hipertensi berlemak, mengonsumsi makanan yang kesehatan masyarakat yang umum di tinggi serat dan melakukan aktivitas negara berkembang. Hipertensi yang tidak olahraga (Julianti, 2. Data World Health Organization munculnya penyakit degenerative, seperti (WHO) 2015 menunjukkan sekitar 1. penyakit jantung (Congestif Heart Failure miliar orang di dunia menderita hipertensi. Ae CHF), gagal ginjal . nd stage renal Artinya, diseas. , dan penyakit pembuluh darah terdiagnosis menderita hipertensi, hanya Dari seluruh penderita hipertensi, 8% diantaranya yang minum obat. 90-95 melaporkan hipertensi esensial atau Jumlah penderita hipertensi di dunia terus hipertensi primer, yang penyebabnya tidak meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada 2025 akan ada 1. 5 miliar orang yang Hal cenderung akan meningkat (Doungoes, setiap tahun ada 9. 4 juta orang meninggal merupakan penyakit yang timbul karena Untuk Diperkirakan penanggulangan dengan baik keadaan ini Penyakit darah tinggi atau hipertensi (Kemenkes RI, 2. Di Indonesia, hasil dari Survei Indikator Kesehatan Nasional Tahun 2016 meningkat menjadi 32. 4% dari hasil Riset pemeriksaan tekanan darah, jika normal Kesehatan diperkirakan 120/80 mmHg jika jauh lebih menunjukkan bahwa penderita hipertensi tinggi artinya mengalami darah tinggi, 8% (Kemenkes, 2. sedangkan jika rendah mengalami darah rendah (Nisa, 2. Makanan Dasar Menurut (Riskesda. Kementrian Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan . , kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) terbanyak langsung atau tidak langsung berpengaruh adalah hipertensi dengan 64,87%, kedua tertinggi adalah cedera kecelakaan lalu Kandungan zat gizi seperti lemak dan lintas, yaitu 13,46%. Ketiga tertinggi sodium memiliki kaitan yang erat dengan adalah penyakit asma bronkiale dengan munculnya hipertensi. Pelaksanaan diet 11,94%, disusul oleh diabetes melitus dengan 6,04%, dan osteoporosis sebanyak 3,67%. Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 93 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 Pengetahuan Hasil hipertensi membantu dalam pengendalian berjudul Pengaruh Pengetahuan. Sikap, hipertensi karena dengan pengetahuan ini dan Dukungan Keluarga Terhadap Diet individu akan sering mengunjungi dokter Hipertensi di Desa Hulu Kecamatan dan patuh pada pengebotan (Elhadi, 2. Pancuran Batu Tahun 2016 yang diteliti Pada hipertensi, pengetahuan dan sikap oleh Almina Rospitaria Tarigin. Zulhaida pasien bisa mempengaruhi kepatuhan. Lubis, dan Syarifa. Pengaruhpengetahuan, pengendalian tekanan darah, morbiditas dan mortalitas pasien (Busari et al, 2. hipertenidenganhasilyang signifikan antara Untuk mengubah sikap penderita pengetahuan dan sikap serta dukungan hipertensi menjadi sikap sehat adalah tahap terpenting dalam program kesehatan hipertensi yang dilihat dari nilai signifikan dan sikap seseorang merupakan komponen sangat penting dalam perilaku kesehatan. , sehingga , maka Ha diterima dan Ho ditolak. Untuk itu diperlukan sikap yang baik Berdasarkan data dan latar belakang dengan cara-cara berperilaku hidup sehat diatas sehingga perlu diteliti pengaruh dengan merubah perilaku masyarakat yang pendidikan kesehatan tentang hipertensi tidak sesuai dengan nilai-nilai kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap, yang atau perilaku negatif ke perilaku positif meliputi perbedaan atau perbandingan (Notoatmodjo, 2. sebelum dan setelah dilakukan pendidikan Dan hasil penelitian dari Kurniawati danWiwiekWidiatie. Pendidikan . Kesehatan Karena Pengaruh masyarakat yang yang berobat kepoliklinik Terhadap tentang makanan apa saja yg boleh Kepatuhan Diet pada Penderita Hipertensi. Pengaruh pendidikan kesehatan patuh, dikonsumsi oleh penderita hiperetnsi . Oleh karena itu peneliti berkeinginan dianalisis dengan uji meneliti tentang pengaruh pendidikan kepatuhan diet Wilcoxon didapatkan hasil yang berarti ada pengaruh yang terhadap kepatuhan diet pada penderita kesehatan tentang hipertensi dan sikap di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2019. Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 94 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 yang normal. Jika data tidakberdistribusi METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode normal, atau jumlah sampel sedikit dan penelitian pre exsperiment one group pre jenis data adalah nominal ordinal maka test post test design . erbedaan atau metode yang digunakan adalah statistik membandingkan sebelum dan sesuda. , non parametik. dengan pendekatan kuantitatif. Dalam Umumya pada uji T dua kelompok bebas, yang perlu diperhatikan selain normalitas data juga kehomogenan varian. antara hubungan dengan efek dengan cara Kehomogenan pendekatan observasi atau pengumpulan menentukan jenis persamaan uji T yang data sekaligus pada suatu saat artinya tiap Uji T subjek penelitian hanya diobservasi sekali peneliti memiliki informasi mengenai arah saja dan pengkuran dilakukan terhadap kecenderungan karakteristik. Kelemahan status karakter atau variabel subjek pada pada uji adalah pertama :kita melakukan saat pemeriksaan (Notoatmodjo, 2. uji berulang kali sesuai kombinasi yang Sampel yang digunakan adalah pasien mungkin, kedua : bila melakukan uji T berulang kali akan meningkatkan inflamasi Poliklinik Penyakit Dalam Ruang digunakan apabila sebesar = 1 Ae . -)n. Ssebanyak 25 orang, pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. HASIL PENELITIAN Variabel yang diteliti ada pengaruh Analisis Univariat sebelum dan setelah diberikan pendidikan Hasil analisis statistik pada tabel 1 kesehatan tentang diet hipertensi terhadap dan tabel 2 merupakan hasil analisa pengetahuan dan sikap. Alat ukur yang digunakan catatan rekam medik. Alat sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan dibagi menjadi tiga analisis univariat. Uji dilakukan, yang dapat dilihat pada tabel Normalitas digunakan untuk mengetahui sebagai berikut. apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak. Uji ini biasanya digunakan untuk mengukur data berskala ordinal. Jika menggunakan metode parametik, maka terpenuhi,yaitu data berasal dari distribusi Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 95 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 Tabel 1. Distribusi Fekuensi Pengetahuan Responden Sebelum Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Pengetahuan Frekuensi Baik Kurang Total Tabel 2. Distribusi Fekuensi Pengetahuan Responden Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Pengetahuan Frekuensi Baik Kurang Total Hasil analisis statistik pada tabel 1 Sedangkan dan tabel 2 menghasilkan gambaran diberikan pendidikan kesehatan tentang tingkat pengetahuan responden sebelum diet hipertensi pengetahuan responden diberikan pendidikan kesehatan tentang baik, yaitu 24 responden . %) yang diet hipertensi dalam kategori baik, yaitu artinya responden memiliki pengetahuan . %) responden memiliki pengetahuan yang sementara yang berpengetahuan kurang 1 baik tentang diet hipertensi, sementara responden . %) yang artinya responden yang berpengetahuan kurang 1 responden memiliki pengetahuan yang kurang tentang . %) yang artinya responden memiliki diet hipertensi pengetahuan yang kurang tentang diet Tabel 3. Distribusi Fekuensi Sikap Responden Sebelum Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Sikap Frekuensi Positif Negatif Total Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 96 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 Tabel 4. Distribusi Fekuensi Sikap Responden Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Sikap Frekuensi Positif Negatif Total Dan hasil analisis statistik pada tabel memiliki sikap yang kurang tentang diet 3 dan tabel 4 menghasilkan gambaran Pengaruh Pengetahuan Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Hasil analisa bivariat yaitu pengaruh hipertensi dalam kategori positif, yaitu 13 responden . %) yang artinya responden memiliki sikap yang baik tentang diet hipertensi, sementara yang sikap negatif 12 responden . %) yang artinya responden memiliki sikap yang negatif tentang diet diberikan pendidikan kesehatan tentang Uji menggunakan uji sahpiro-wilk karena uji ini lebih cepat jika digunakan sampel yang kurang dari 50. Berdasarkan hasil uji Sedangkan saat setelah diberikan hipertensi sikap positif responden, yaitu 16 responden . %) yang artinya responden memiliki sikap yang positif tentang diet hipertensi, sementara yang sikap negative normalitas diatas dapat disimpulkan bahwa diberikan pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi normal karena signifikan > Maka jika normal dilakukan uji T. dapat dilihat pada tabel berikut. 9 responden . %) yang artinya responden Tabel 5. Pengaruh Pengetahuan Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Variabel Mean Standar Standar Eror Deviasi Mean Pre Pengetahuan Post Pengetahuan Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 97 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 Berdasarkan hasil tabel 5 dibawah diketahui bahwa pengetahuan sebelum dan hipertensi. Uji normalitas menggunakan uji setelah diberikan pendidikan kesehatan sahpiro-wilk karena uji ini lebih cepat jika tentang diet hipertensi telihat nilai rata-rata digunakan sampel yang kurang dari 50. 00 dengan standar deviasi 18. Berdasarkan hasil uji normalitas diatas uji statistic didapatkan nilai dapat disimpulkan bahwa sikap sebelum Maka dapat disimpulkan bahwa 05 tidak ada pengaruh yang signifikan kesehatan tentang diet hipertensi normal antara pengetahuan. karena signifikan > 0. Maka jika Pengaruh Sikap Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Hasil analisa bivariat yaitu pengaruh normal dilakukan uji T. dapat dilihat pada tabel sebagai berikut. sikap sebelum dan setelah diberikan Tabel 6. Pengaruh Sikap Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Variabel Mean Standar Standar Eror Deviasi Mean Pre Sikap Post Sikap Berdasarkan hasil tabel 6 diatas PEMBAHASAN diketahui bahwa sikap sebelum dan setelah Analisis Bivariat diberikan pendidikan kesehatan tentang dengan standar deviasi 4. Hasil uji Pengaruh Pengetahuan Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Berdasarkan hasil tabel 5 dibawah diketahui bahwa pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan 05 tidak ada pengaruh yang signifikan tentang diet hipertensi telihat nilai rata-rata antara pengetahuan sebelum dan setelah 00 dengan standar deviasi 18. diberikan pendidikan kesehatan tentang uji statistic didapatkan nilai diet hipertensi. Maka dapat disimpulkan bahwa diet hipertensi telihat nilai rata-rata 0. Maka dapat disimpulkan bahwa Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 98 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 05 tidak ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan. pendidikan kesehatan, yaitu diet garam Pengetahuan merupakan hasi AuTahuAy rendah I . -400 mg N. , garam rendah dan ini terjadi setelah orang mengadakan II . -400 mg N. , dan garam rendah i . 0-1200 mg N. tergantung berat Pengindraan terhadap objek terjadi melalui ringannya penyakit hipertensi. Penderita panca indra manusia, yakni penglihatan, harus diet garam rendah secara teratur pendengaram, penciuman, perasa, dan sesuai dengan tekanan darah pasien (Dewi. Pada Penelitian ini tidak sejalan dengan pengetahuan tersebut sangat dipengaruhi Taringan, dkk . Menunjukan bahwa oleh intensitas perhatian persepsi terhadap mayoritas responden yang mempunyai manusia diperoleh melalui mata dan telingan (Notoatmodjo, 2. dan mendapatkan informasi yang jelas dan Sebagian Pendidikan kesehatan adalah istilah yang diterapkan pada penggunaan proses mudah ditangkap oleh responden. Teori peneliti berpendapat bahwa pengetahuan mencapai tujuan kesehatan yang meliputi tentang diet hipertensi jika informasi yang belajar aplikasi pendidikan didalam bidang diberikan jelas, sederhana, dan bisa atau kesehatan (Notoatmodjo, 2. mudah ditangkap oleh responden. Makin Nilai sering informasi tersebut diberikan maka seseorang dengan ukuran tinggi badan, makin mudah terjadi pengaruh terhadap berat badan, tingkat aktifitas normal dan diet hipertensi. Pengaruh informasi yang kesehatan secara umum adalah 120/80 didapat sebelumnya oleh responden di mmHg. Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Dalam sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaranstabil (Dewi,2. menjawab semua pertanyaan peneliti. Penanganan bersama dengan diet tinggi serat, diet rendah garam, dan diet rendah energi bagi penderita hipertensi. Ada tiga tipe diet Pengaruh Sikap Sebelum Dan Setelah Diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Diet Hipertensi Berdasarkan hasil tabel 6 diatas diketahui bahwa sikap sebelum dan setelah garam rendah, yaitu diet garam rendah Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 99 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 diberikan pendidikan kesehatan tentang tekanan darah normalnya adalah dengan diet hipertensi telihat nilai rata-rata 0. nilai angka kisaranstabil (Dewi,2. dengan standar deviasi 4. Hasil uji Penanganan bersama dengan diet tinggi serat, diet rendah garam, dan diet rendah energi bagi 05 tidak ada pengaruh yang signifikan penderita hipertensi. Ada tiga tipe diet antara pengetahuan sebelum dan setelah garam rendah, yaitu diet garam rendah diberikan pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi. pendidikan kesehatan, yaitu diet garam Maka dapat disimpulkan bahwa Sikap adalah juga respon tertutup rendah I . -400 mg N. , garam rendah seseorang terhadap stimulasi atau objek II . -400 mg N. , dan garam rendah i tertentu, yang sudah melibatkan faktor . 0-1200 mg N. tergantung berat pendapat dan emosi yang bersangkutang ringannya penyakit hipertensi. Penderita . enang-tidak senan. , setuju-tidak setuju, harus diet garam rendah secara teratur baik-tidak sesuai dengan tekanan darah pasien ( Dikatakan bahwa itu suatu sindroma atau Savitri, 2. kumpulan gejala dalam merespon stimulasi Penelitian ini tidak sejalan dengan atau objek, sehingga sikap itu melibatkan Taringan, dkk . Menunjukan bahwa pikiran, perasaan, perhatian, dan kejiwaan mayoritas responden mempunyai sikap yang lain (Notoatmodjo, 2. Pendidikan kesehatan adalah istilah 8,6% yang diterapkan pada penggunaan proses mempunyai sikap negatif pelaksanaan diet baik sebanyak 68,4% mencapai tujuan kesehatan yang meliputi Teori dan sikap terkait peneliti berpendapat bahwa sikap mempengaruhi belajar aplikasi pendidikan didalam bidang kesehatan (Notoatmodjo, 2. hipertensi jika informasi yang diberikan jelas, sederhana, dan bisa atau mudah seseorang dengan ukuran tinggi badan, ditangkap oleh responden. Makin sering berat badan, tingkat aktifitas normal dan informasi tersebut diberikan maka makin kesehatan secara umum adalah 120/80 mudah terjadi pengaruh terhadap diet mmHg. Nilai Dalam sehari-hari. Pengaruh didapat sebelumnya oleh responden di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 100 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 menjawab semua pertanyaan peneliti. Hipotesis menolak KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan kelompok pre tes dan post tes Dari hasil penelitian dengan sampel kesimpulan sebagai berikut: terhadap pengetahuan dan sikap SARAN Frekuensi responden pengetahuan Bagi Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hasil diharapkan dapat memberikan banyak tentang diet hipertensi sebanyak 24 masukan terutama tentang teori-teori responden . %) pengetahuan baik yang berhubungan dengan pendidikan dan 1 responden . %) pengetahuan Frekuensi pengetahuan dan sikap pasien tentang diet hipertensi. pendidikan tentang diet hipertensi Bagi STIKES AoAisyiyah Palembang. Bagi institusi pendidikan diharapkan pengetahuan baik dan 1 responden dapat meningkatkan penyediaan buku- . %) pengetahuan kurang. Frekuensi buku sumber untuk bacaan guna responden sikap sebelum diberikan menambah ilmu dan pengetahuan pendidikan tentang diet hipertensi sebanyak 13 responden . %) sikap positif dan 12 responden . %) sikap Frekuensi responden sikap setelah diberikan pendidikan tentang Bagi Peneliti yang akan datang. Diharapkan pada peneliti selanjutnya responden . %) sikap positif dan 9 dapat menggunakan metode penelitian responden . %) sikap negative. yang lebih baik seperti penelitian Tidak kesehatan tentang diet hipertensi terhadap pengetahuan dengan nilai sectional serta variabel yang lebih Tidak kesehatan tentang diet hipertensi Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan | 101 Sunarmi1. Septi Viantri K2 Volume 10. Juni 2019. Nomor 1 DAFTAR PUSTAKA