Preferensi Wisatawan Lokal Dalam Melakukan Perjalanan Wisata Ke Museum Batak Tb Silalahi Center Julianto Hotel Management. Department of Hospitality. Politeknik Pariwisata Medan. North Sumatra 20371. Indonesia Email: juojuo26@gmail. Submitted: 1-06-2024 Revised: 20-06-2024 Accepted:27-06-2024 Online first: 29-06-2024 Abstrak The TB Silalahi Center Batak Museum is one of the attractions in the Lake Toba area, which is located in Pagar Batu. Balige District. Toba Samosir Regency. Currently, many tourists are intensively traveling to the TB Silalahi Center Batak Museum because there are many tourist spots, one of which is educational and cultural tourism, so the author is interested in conducting research in this tourist attraction to examine the preferences/motivations of tourists who have visited and those who have are visiting about the preferences, tendencies or known as the preferences of the tourists when The research was carried out by direct observation regarding the attractions of the TB Silalahi Center Batak Museum. The purpose of this research is to find out the preferences in traveling for future The research method used is a descriptive quantitative approach with simple statistical analysis Data collection techniques were carried out by online interview techniques, online observations, and literature studies. Based on the results of research and data management, it was shown that . The tourists who visit are the majority of Generation Z, namely students. The activity favored by tourists is educational tours/study tours. the level of satisfaction of visiting tourists is very good. Suggestions are addressed to the tourism object manager to maintain the object's originality, values and culture, as well as to improve the quality of facilities and infrastructure Keywords: Preferences. Profiles. Activity. Satisfaction level Vol 06 No 1 - 2024 Page 127 of 118 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Pendahuluan Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia tepatnya di Sumatera Utara. Ada 7 kabupaten di sekitar Danau Toba, salah satunya Kabupaten Toba. kabupaten Toba memiliki daya tarik wisata yang sangat menarik seperti peninggalan sejarah, pemandangan alam . ir terjun, bukit, dana. dan kelompok masyarakat setempat . enggerak seni/budaya dan pertania. Pada Pengembangan Objek yang ada di Danau Toba. Museum Batak TB Silalahi Center merupakan salah satu Tourist Attraction yang sudah Berdiri pada tanggal 7 Agustus 2006 atas prakarsa Ketua Pengurus Letjen (Pur. DR. TB Silalahi. SH dan keluarganya mulai menjabat pada 17 April 2008. Objek Wisata Ini banyak dikunjungi berbagai kalangan baik itu dari Tamu Ae Tamu khusus Negara dan kaum Millenials pada umumnya. Objek wisata ini memiliki pemandangan yang memesona dan terdapat 2 Bangunan museum yaitu bangunan museum Batak dan bangunan Museum jejak langkah DR TB Silalahi. SH ada juga Dojo,Toba Hangar juga Sanggar Seni. Jumlah kunjungan wisatawan ke Museum Batak TB Silalahi Center pada tahun 2020 adalah 791 kunjungan,pada tahun 2021 adalah sebanyak 27. 647 kunjungan wisatawan sedangkan pada tahun 2022 hingga bulan mei adalah sebanyak 23. 851/86% dari jumlah kunjungan pada tahun 2021,data tersebut menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan ke Museum batak TB Silalahi Center mengalami kenaikan yang sangant signifikan dengan motivasi atau ketertarikan wisatawan yang berbeda-beda. Udaranya yang sejuk khas pegunungan, lokasi yang strategis, spot foto yang Instagrammable dan bukan hanya itu saja disini terdapat berbagai fasilitas yang ditawarkan kepada pengunjung yaitu Huta Batak Dine In yang memiliki keindahan Pohon hariara yang besar dan rindang menaungi area tersebut untuk menjaga udara tetap sejuk. Bahkan pada siang hari, suasana Hutabatak menjadi tenang dengan Deretan ruma dan sopo Batak yang rapi dan simetris kaya akan hiasan gorga yang indah dan penuh filosofi, ada juga Museum Lakefront adalah ruang semi Vol 06 No 1 - 2024 Page 128 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 terbuka di kaki Museum Batak TB Shirarahi Center. Bahkan. Museum Lakefront masih menjadi bagian dari Museum Batak, dengan banyak patung budaya Batak yang mengelilingi aula. Namun, lokasinya yang menghadap ke hamparan Danau Toba yang jernih membuat gedung Museum Batak menjadi pilihan yang menarik untuk dijadikan tempat kenangan. Tidak hanya itu saja museum ini juga memiliki Convention Hall yang dapat menampung 500 orang dan kerap dipakai untuk berbagai keperluan event lomba paduan suara, konser musik, maupun event seperti seminar, pameran, pengkajian baik oleh perusahaan-perusahaan. Pemerintah daerah, maupun untuk keperluan TB Silalahi Center sendiri. Ruangan ini akan difasilitasi dengan perlengkapan standar convention hall dan beberapa faslitas lainnya. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh penulis, tidak sedikit wisatawan . isatawan lokal maupun nusantar. yang berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center hanya ingin menikmati suasana alam yang berada di area Museum dan bukan berfokus untuk membaca dan ingin mengetahui koleksi-koleksi yang ditawarkan oleh Museum Batak TB Silalahi Center. Berdasarkan data sementara, penulis ingin mengetahui apa yang menjadi aktivitas utama / prioritas yang disukai oleh wisatawan. Dari pemaparan mengenai Objek Wisata diatas Penulis berkeinginan dan tertarik dalam melakukan sebuah Observasi dan Penelitian mengenai Preferensi . Wisatawan Lokal yang berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center. Menurut (Philip Kotler, 10:2. Preferensi konsumen menunjukkan kesukaan konsumen dari berbagai pilihan produk jasa yang ada. Preferensi merupakan kesukaan . ecenderungan hat. kepada sesuatu. Preferensi memiliki arti pilihan atau kecenderungan individu dalam memilih produk dan jasa, yang berarti kebebasan individu dalam memilih. Faktor-faktor yang mempengaruhi Preferensi Menurut (Nugroho J. Setiadi, 2. Preferensi terhadap barang dan jasa dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu: Faktor Kebudayaan. Sosial. Pribadi, dan Psikologis,. Adapun kedua teori diatas telah dipilih oleh penulis dalam menguatkan tekad untuk meneliti judul mengenai Vol 06 No 1 - 2024 Page 129 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Preferensi, dimana alasan penulis dalam meneliti Preferensi Wisatawan adalah untuk mengetahui kecendrungan dan kebutuhan Pengunjung pada saat melakukan perjalanan wisata khusus nya di Museum Batak TB Silalahi Center, motifasi berkunjung dan psikografi terhadap produk wisata. Pentingnya mengetahui hal-hal yang menjadi alasan Penulis diatas adalah dapat digunakan menjadi Market Research pada Biro Perjalanan Wisata (BPW), referensi bagi stakeholder dan pihak pengelola dalam pengembangan dan peningkatan kepuasan pengunjung di masa yang akan datang, dan juga dapat menjadi referensi wisata bagi calon Wisatawan Lokal yang ingin berkunjung ke Destinasi Wisata Toba. Tinjauan Pustaka (Philip Kotler 10:2. menyatakan bahwa preferensi adalah kecenderungan terhadap sesuatu. Preferensi konsumen menyajikan preferensi berdasarkan berbagai macam penawaran jasa yang tersedia saat ini. Kesukaan atau ketidaksukaan seseorang terhadap suatu produk, barang, atau jasa yang pernah mereka gunakan juga dapat dianggap sebagai preferensi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . , preferensi adalah kecenderungan untuk memilih satu pilihan daripada pilihan Sebaliknya, preferensi didefinisikan oleh Andi Mappiare . sebagai konstruk mental yang terdiri dari kombinasi sikap, sentimen, ekspektasi, prasangka, kecemasan, dan kecenderungan lain yang mempengaruhi orang untuk mengambil keputusan tertentu. Nugroho J. Setiadi . menyatakan bahwa ada empat faktor-budaya, sosial, pribadi, dan psikologis-yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap barang dan jasa. Karakteristik perjalanan, serta ide dan tujuan perjalanan wisata, secara umum dapat digunakan untuk mendefinisikan karakteristik wisatawan. Pertanyaan Auapa, mengapa, kapan, di mana, siapa, apa yang diinginkan, dan berapa banyak?Ay biasanya berpusat pada karakteristik wisatawan. Bennet dan Seaton, 1. Menurut Spillane dalam Fandeli . , ciri-ciri sosio-demografis adalah ciri-ciri yang lazim dan penting Vol 06 No 1 - 2024 Page 130 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 untuk penelitian pariwisata karena berkaitan dengan pemasaran dan perencanaan. Untuk menjawab pertanyaan siapa, apa, dan bagaimana, studi karakteristik sosiodemografi menggunakan berbagai variabel data, termasuk jenis kelamin, usia, ukuran keluarga, tingkat pendidikan, status pernikahan, dan komposisi keluarga. Ciri-ciri sosiodemografi dapat memberikan gambaran umum mengenai profil wisatawan, demikian menurut Inskeep . (Todaro & Smith, 2. menyatakan bahwa terdapat hubungan tidak langsung antara ciri-ciri sosiodemografi, seperti usia, status perkawinan, ukuran keluarga, dan tingkat pendidikan seseorang dengan pekerjaan dan pendapatannya. Pitana dan Gayatri 2005 mengutip Wahab 1975 dan juga Sharpley 1994. Karena motivasi adalah hal yang memulai proses perjalanan wisata-meskipun tidak hanya berpusat pada pengunjung-motivasi adalah suatu keharusan untuk mempelajari wisatawan dan pariwisata. Menurut Gary dalam Zhang . , ada dua motivasi wisatawan untuk melakukan perjalanan: keinginan untuk melihat tempat baru, melihat bangunan bersejarah, dan keinginan untuk mendapatkan sinar matahari. Motivasi yang pertama memotivasi perjalanan berdasarkan pada seberapa menyenangkannya tempat tujuan tersebut dan bagaimana tempat tersebut menyoroti aktivitas tertentu, seperti olahraga. Richardson . mendefinisikan wisatawan sebagai individu atau perilaku yang berhubungan dengan seseorang yang melakukan perjalanan ke luar rumah selama kurang lebih satu malam untuk menikmati interaksi dengan keunikan destinasi yang mereka kunjungi. Pelanggan yang senang dengan barang atau jasa yang telah mereka beli dan manfaatkan lebih mungkin untuk kembali lagi, yang menumbuhkan loyalitas pelanggan, demikian menurut Zeithaml dan Bitner . Metode Penelitian Dalam penelitian ini, metode deskriptif yang dikombinasikan dengan pendekatan kuantitatif digunakan. Penelitian yang menggunakan metode deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran secara metodis, jujur, dan akurat mengenai Vol 06 No 1 - 2024 Page 131 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 proses-proses sosial dan alam. Di sisi lain, pendekatan kuantitatif menggunakan angka-angka atau data-data kuantitatif sebagai bahan analisis (Wardiyanta, 2. Sugiono . menyatakan bahwa pendekatan kuantitatif, atau metode penelitian yang berlandaskan pada positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian, dan analisis data bersifat statistik atau kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Sugiyono . mendefinisikan populasi sebagai wilayah generalisasi yang terdiri atas orang atau benda dengan atribut tertentu yang dipilih peneliti untuk diselidiki dan kemudian ditarik kesimpulannya. Wisatawan yang pernah atau sedang berkunjung ke Museum Batak Center TB Silalahi akan dijadikan sebagai populasi penelitian ini untuk sementara waktu. Sugiyono . mendefinisikan sampel sebagai bagian dari jumlah dan atribut yang dimiliki oleh populasi tersebut. Kesimpulan yang ditarik dari pembelajaran sampel dapat ditransfer ke populasi. Oleh karena itu, sampel yang diambil dari populasi haruslah representatif . apat Menurut Sugiyono . , metodologi analisis statistik deskriptif adalah salah satu cara untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan data yang telah terkumpul, tanpa membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. Nilai variabel independen dan dependen akan diketahui saat menggunakan metode ini. Setiap variabel dalam penelitian akan memiliki deskripsi awal berkat metode analisis ini. Nilai mean . ata-rat. , maksimum-minimum, dan standar deviasi dari setiap variabel dapat dilihat pada deskripsi data. Biasanya, metode analisis ini akan dipaparkan dalam bentuk: Visual : diagram batang, diagram lingkaran, polygon, kurva ogive, kurva Scatter maupun pie chart. Tabel, distribusi frekuensi, tabulasi silang. Ukuran tendensi sentral : mean . ilai rataa. , median, modus. Vol 06 No 1 - 2024 Page 132 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Ukuran letak : kuartil, desil, persentil. Ukuran penyebaran data : standar deviasi, mean deviasi, deviasi kuartil, varian, range dan lainnya. Hasil dan Pembahasan 1 Hasil Deskripsi Data Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif Metode deskriptif digunakan karena penelitian ini akan menggambarkan hal-hal yang terkait dengan Wisatawan Lokal dan bagaimana cara dan opsi-opsi yang dipilih oleh Wisatawan saat melakukan perjalanan wisata ke Museum Batak TB Silalahi Center. Sedangkan untuk Kuantitatif diperlukan metode nya karena dalam penelitian ini akan digambarkan mengenai komponen penilaian dari Wisatawan dan perbandingan-perbandingan angka beserta jumlah nya. Pengumpulan Data dilakukan sejak tanggal 29 Mei Ae 5 Juni 2021. Pengumpulan dan Penyebaran data dilakukan secara berkala kepada para Wisatawan Lokal yang sudah berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center, dalam hal ini penulis secara langsung menghubungi responden dan membagikan link kuisioner yang sudah disiapkan oleh penulis ke platform sosial media penulis dan menautkan sosial media objek terkait, instansi pemerintah dan kampus, sehingga dapat menjangkau banyak orang. Selama kurang lebih 3 hari penyebaran kuisioner maka didapatkan 101 data responden yang telah mengisi kuisioner dengan pertanyaan dan penjelasan mengenai pertanyaan, dimana dalam hal ini penulis berusaha membuat sebuah kuisioner yang dapat dipahami sehingga penulis mendapatkan data dan informasi sesuai yang diharapkan untuk menjawab 3 Rumusan Masalah yang telah ditetapkan. Dalam pembahasan ini penulis akan meguraikan dan menampilkan data dan jawaban secara umum dan meriview deskripsi data serta memberi komentar dan pandangan sesuai data yang didapatkan. Vol 06 No 1 - 2024 Page 133 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 1. Tanggapan Responden Mengenai Rekan saat Berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Berdasarkan data di atas,menunjukkan bahwa partner wisatawan pada saat melakukan perjalanan ke Museum Batak TB Silalahi Center adalah dengan kelompok wisata dapat dilihat pada gambar 1 dengan persentase yan memilih adalah 46,5% dari 101 responden. Gambar 2. Tanggapan Responden Tentang Waktu melakukan Kunjungan ke Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Vol 06 No 1 - 2024 Page 134 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Berdasarkan tanggapan dari seluruh responden dari berbagai daerah adapun waktu responden dalam melakukan perjalanan adalah pada waktu hari Libur dengan persentase 39,8% dari total 101 responden dapat dilihat berdasarkan gambar 2. Gambar 3. Tanggapan Responden Tentang Aksesibilitas menuju Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Berdasarkan data diatas,data menunjukkan bahwa tanggapan Responden mengenai aksesibilitas menuju Museum Batak TBSC dengan pilihan terbanyak adalah sangat baik dengan total 50 responden dari 101 total responden. Gambar 4. Tanggapan Responden Tentang Kondisi Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Vol 06 No 1 - 2024 Page 135 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Tanggapan responden mengenai kondisi Museum Batak TBSC adalah Sejuk dan Indah terdapat sebanyak 91 responden,menunjukkan bahwa area museum masih asri dan sejuk dapat dibuktikan dengan data gambar 13. Gambar 5. Tanggapan Responden tentang Tingkat Kebersihan dan Perawatan di Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Tingkat Kebersihan Museum Batak TBSC berdasarkan gambar 14 atau tanggapan responden lebih banyak memilih sangat memadai dengan responden sebanyak 52 orang dari 101 total responden. Vol 06 No 1 - 2024 Page 136 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 6. Tanggapan Responden Mengenai Fasilitas yang terdapat di Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Fasilitas yang disediakan oleh Museum Batak TBSC sudah sangat memadai dapat dilihat dari gambar 15 dimana terdapat 83 responden dengan persentasi 82,8% dari 101 total responden. Gambar 7. Tanggapan Responden Tentang Sarana dan Prasarana yang harus ditingkatkan lagi di Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Vol 06 No 1 - 2024 Page 137 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Berdasarkan masukan responden mengenai fasilitas dan saran prasarana di area Museum sebanyak 41 orang memilih peningkatan di area tempat berkumpul pengunjung,tempat duduk dan penginapan/home stay kemudian disusul 34 responden memilih peningkatan Museum di area tempat parkir,sarana ibadah dan Gambar 8. Tanggapan Responden Mengenai daya tarik Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Berdasarkan tanggapan responden bahwa yang menjadi daya tarik dari Museum Batak TBSC adalah Objek Wisata Edukasi dengan pilihaan 68 responden kemudian di susul di bagian Wisata Budaya dengan pilihan 55 responden dapat Vol 06 No 1 - 2024 Page 138 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 9. Tanggapan Responden Tentang Souvenir yang disukai di Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Dari sisi pengelolaan souvernir. Souvenir sangat berpengaruh dengan kunjungan wisatawan dimana berdasarkan tanggapan responden,souvenir yang paling banyak di sukai wisatawan adalah kain Tradisional kemudian pernak pernik,dapat dilihat dari data diatas. Gambar 10 Tanggapan Responden Tentang Pelayananan di Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Pelayanan yang diberikan oleh Museum Batak TBSC sudah sangat baik dapat dilihat berdasarkan tanggapan dari responden dengan jumlah 55 responden memilih sangat baik kemudian 36 Perbandingan Hasil Data Vol 06 No 1 - 2024 Page 139 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 11. Tanggapan Responden Tentang Kota Asal Responden n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Gambar 12. Tanggapan Responden Tentang Usia n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Jika diamati perbandingan Gambar 1 dan gambar 2, hasil data yang di dapat perbandingan antara usia dan Domisili Wisatawan sesuai dengan responden yang didapatkan maka Usia 15 Ae 25 Tahun merupakan rata-rata usia Wisatawan yang datang dari setiap daerah, bahkan yang berusia 26 - 50 Tahun hanya ada dari 15 orang saja dari 101 responden. Vol 06 No 1 - 2024 Page 140 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 13. Tanggapan Responden Mengenai Pendidikan Terakhir n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Gambar 14. Tanggapan Responden Mengenai Pekerjaan n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Berdasarkan hasil olahan data bahwa banyak wisatawan dengan pendidikan terakhir SMA dan yang berstatus Pelajar/Mahasiswa lebih banyak melakukan kunjungan dibandingkan dengan pengunjung lainnya. Vol 06 No 1 - 2024 Page 141 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 15. Tanggapan Responden Tentang Agama dan Suku n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Berdasarkan hasil olahan data bahwa yang paling banyak melakukan perjalanan ke lokasi adalah pengunjung yang beragama kristen Protestan kemudian disusul dengan pengunjung yang beragama Islam. Gambar 16. Tanggapan Responden Tentang Jenis Kelamin n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Vol 06 No 1 - 2024 Page 142 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Gambar 17. Tanggapan Responden Tentang Aktivitas yang disukai Wisatawan di Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Dari hasil data diatas dapat dilihat bahwasanya semua Wisatawan yang berjenis kelamin Perempuan lebih banyak melakukan perjalanan ke Museum Batak TB Silalahi Center kemudian lebih banyak wisatawan berkunjung untuk Wisata Edukasi/Belajar sejarah dan Koleksi Museum. Gambar 18. Tanggapan Responden Tentang Sarana Transportasi yang digunakan menuju Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Vol 06 No 1 - 2024 Page 143 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Sumber: Hasil olahan data 2024 Moda transportasi sudah menjadi Variabel Fix ketika melakukan perjalanan dan dalam pilihan responden dalam penelitian ini Kendaraan Pribadi menjadi Opsi pilihan Gambar 19. Tanggapan Responden Tentang Motivasi dalam melakukan kunjungan ke Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Sumber: Hasil olahan data 2024 Dalam data ini dapat dilihat Rata-rata dalam satu Daerah/domisili Wisatawan responden lebih banyak melakukan perjalanan wisata untuk Studi Tour/Wisata Edukasi dari 11 total lokasi/kabupaten di Sumatera Utara. Pembahasan Dalam pembahasan ini penulis akan meguraikan dan menampilkan data dan jawaban secara umum dan meriview deskripsi data serta memberi komentar dan pandangan sesuai data yang didapatkan. Demografis (Profi. Wisatawan. Adapun hasil yang diperoleh di tabel 4. 1 adalah dari sebanyak 101 Responden adalah 78,22% adalah Laki-laki dan 21,78% Perempuan . , dimana rentang usia dari responden adalah 15 Ae 25 Tahun . ada sebanyak 85,14% dan di Usia 25-50 Tahun sebanyak 14,86%, dan berdasarkan Domisili responden ada 11 alamat domisili berdasarkan Kabupaten Kota yang mengisi kuisioner terpapar di tabel bagian Domisili adalah Mayoritas dari Kota Medan sebanyak 33,66%, dan Vol 06 No 1 - 2024 Page 144 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 mengikut Toba 32,67%, jika dilihat dari segi Pekerjaan 79,21% Merupakan Pelajar/Mahasiswa 19,87% Karyawan Swasta, dan 0,99% ASN(PNS,TNI,POLRI) dan Latar belakang Suku dan Agama Mayoritas Kristen/Batak 54,46%, dan jika dilihat dari pendidikan terakhir SMA 40,59%. Table 1. Tanggapan Responden Tentang Demografi Responden n=101 Profil Frequents Percentage 21,78% 78,22% 100,00% 15 - 25 85,14% 25 - 50 14,86% 100,00% Medan 33,66% Dairi 3,96% Toba 32,67% Deli Serdang 8,91% Simalungun 3,96% Humbang Hasundutan Samosir 1,98% 3,96% Asahan 1,98% Padang Lawas Tapanuli Tengah Labuhan Batu 1,98% 1,98% 4,96% 100,00% ASN (PNS. TNI. POLRI) 0,99% Karyawan Wiraswasta 19,80% Gender Laki-Laki Perempuan Grand Total Usia Grand Total Domisili Grand Total Pekerjaan Vol 06 No 1 - 2024 Page 145 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research Pelajar/Mahasiswa p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 79,21% 100,00% Islam 44,55% Kristen Protestan 46,53% Kristen Katolik 7,93% Penghayat Kepercayaan 0,99 100,00% SMP 0,99% SMA 40,59% Diploma 3 38,61% Sarjana 18,82% Pascasarja 0,99% 100,00% Grand Total Agama Grand Total Pendidikan Grand Total Sumber : Hasil Olahan data 2024 . Sosiografis & Psikologis Wisatawan Table 2. Tanggapan Responden Tentang Motivasi Wisatawan Lokal dalam Melakukan Perjalanan Wisata ke Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Motivations Refreshing dan Relaxation Vol 06 No 1 - 2024 Labu Asah Dair i Deli han an Serd Batu Humb Hasu Pada Law Me Sam d an osir Kot Simal Tap Tob Total Sam Ten osir Page 146 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Mengunjungi event yang diadakan di Penelitian,Pengamata n,Volunteering Tourism Studi Tour/Wisata Edukasi Bekerja Grand Total Sumber : Hasil Olahan data 2024 Berdasarkan Tabel 2 ada 5 jenis Alasan mengikut Alasan Pribadi yang dapat dipilih oleh para responden dan untuk kategori Studi Tour/Wisata Edukasi merupakan Motivasi terbanyak yang dipilih oleh responden yaitu 50 pemilih dari total 11 Domisili Pengunjung. Table 3. Tanggapan Responden Tentang Jenis Atraksi Wisata yang Disukai Wisatawan n=101 Attractions Dair i Pertunjukan seni Budaya dan Acara Adat. Deli Serd Pemandangan alam DanauToba Dan Perbukitan Wisata Edukasi,Belajar Sejarah dan Koleksi Museum Vol 06 No 1 - 2024 Hum b ang Hasu Pada Med Lawa Kota Sam Simal Tap Toba Sam nuli osir Ten Labuh Asah Total Batu Page 147 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 Lainnya/Semua Pilihan Grand Total e-ISSN: 2721-1371 Sumber : Hasil Olahan data 2024 Adapun Atraksi Wisata yang Paling disukai oleh Wisatawan berdasarkan hasil olahan data di tabel 4. 3 Wisata Edukasi,Belajar Sejarah dan Koleksi Museum merupakan atraksi yang paling mereka sukai sehingga mereka tertarik untuk berkunjung yaitu ada sebanyak 61 pemilih Table 4. Tanggapan Responden Tentan Partner dalam melakukan perjalanan ke Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Partner Dair i Deli Serd Hum b ang Hasu Pada Med Lawa Kota Sam Simal Sendiri Teman atau Sahabat Labuh Asah Total Batu Keluarga Kelompok Wisata Grand Total Tap Toba Sam nuli osir Ten Sumber : Hasil Olahan data 2024 Berdasarkan data tabel diatas,adapun berdasarkan partner dalam melakukan perjalanan ke museum TBSC maka Kelompok Wisata Adalah yang terbanyak dipilih oleh 47 responden dan mengikut 29 responden memilih Teman/Sahabat dari 101 total Vol 06 No 1 - 2024 Page 148 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Table 5. Tanggapan Responden Tentang Transportasi yang digunakan dalam melakukan perjalanan wisata ke Museum Batak TB Silalahi Center n=101 Transports Dair i Deli Serd Hum Hasu Pada Med Sam Law Kota Sima Tap Toba Labu Asa Tota Sam han han l ngun nuli osir Batu Ten Jalan Kaki Transpostasi Umum Transportasi Pribadi Grand Total Sumber : Hasil Olahan data 2024 Berdasarkan transports yang digunakan oleh wisatawan saat mereka berkunjung adalah kebanyakan responden mengunakan Kendaraan Pribadi saat mereka melakukan perjalanan yaitu sekitar 53 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisala berkelanjutan berbasis masyarakat di Desa Simamora Kecamatan Baktiraja. Kabupaten Humbang Hasundutan dapat memberikan manfaat yang bcsar bagi masyarakat setempat, baik secara ekonomi maupun sosial-budaya. Program pengembangan pariwisata yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah setempat dapat menjadi solusi dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan. Dalam penguatan ekonomi lokal, penelitian menunjukkan bahwa aspek Pembangunan pariwisata yang berkelanjutan berbasis masyarakat di Desa Simamora. Kecamatan Baktiraja. Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki potensi besar Vol 06 No 1 - 2024 Page 149 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 berkelanjutan dan melestarikan budaya serta alam setempat. Berikut ini adalah pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat di Desa Simamora: Potensi pariwisata di Desa Simamora Desa Simamora memiliki potensi pariwisata yang cukup besar karena terletak di kaki Gunung Sibualbuali, memiliki keindahan alam yang masih asli, dan keberadaan tempat-tempat bersejarah seperti makam Raja Simamora dan Sopo Godang. Selain itu, masyarakat di Desa Simamora juga memiliki budaya yang kaya dan unik, seperti tari Tortor Simamora dan lagu-lagu tradisional Batak Toba. Pengembangan pariwisata berkelanjutan Pengembangan pariwisata di Desa Simamora harus dilakukan scc:mAa berkelanjutan agar tidak merusak lingkungan dan budaya sctcmpaL Pengembangan pariwisata berkelanjutan dilakukan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan. Hal ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pengembangan pariwisata, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan. Melibatkan masyarakat lokal Pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat harus melibatkan masyarakat lokal sebagai pihak yang terlibat aktif dalam setiap tahap Masyarakat dapat dilibatkan dalam pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan, pembangunan sarana dan prasarana pariwisata, serta pengelolaan pariwisata. Dengan melibatkan masyarakat lokal, maka mereka akan memiliki rasa tanggung jawab atas pariwisata di Desa Simamora. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Desa Simamora, sumber daya manusia yang terlibat harus ditingkatkan kualitasnya. Pelatihan dan pembinaan kepada masyarakat lokal dalam bidang pariwisata, seperti pemandu wisata. Vol 06 No 1 - 2024 Page 150 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 pengelola homestay, dan pengelola kuliner lokal, akan sangat membantu meningkatkan kualitas pariwisata di Desa Simamora. Pelestarian lingkungan dan budaya setempat Pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat hams dilakukan dengan tetap memperhatikan pelestarian lingkungan dan budaya setempat. Hal ini dapat dilakukan dengan menetapkan aturan-aturan yang jelas dalam pengelolaan pariwisata, seperti penggunaan energi yang efisien clan ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang baik, clan perlindungan terhadap situssitus bersejarah dan lingkungan alam. Demikianlah masyarakat di Desa Simamora. Kecamatan Baktiraja. Kabupaten Humbang Hasundutan. Kesimpulan Tingkat kunjungan Wisatawan yang berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center pelajar/mahasiswa yang berasal dari kota Medan. Adapun latar belakang agama yang dominan adalah kristen dan suku mayoritas adalah Batak. Aktivitas lebih dominan dilakukan wisatawan yang berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center adalah mempelajari sejarah Batak dan koleksi museum/study tour. Tingkat kepuasan wisatawan yang berkunjung ke Museum Batak TB Silalahi Center sangat baik dengan alasan kebersihan, kemananan, kenyamanan fasilitas dan pelayanan yang tersedia di Museum Batak TB Silalahi Center. Sehingga wisatawan sangat merekomendasikan perjalanan wisata ke Museum Batak TB Silalahi Center. Vol 06 No 1 - 2024 Page 151 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Author's declaration AuthorsAo contributions and responsibilities Oo The authors made substantial contributions to the conception and design of the study. The authors took responsibility for data analysis, interpretation and discussion of Oo Oo The authors read and approved the final manuscript. Availability of data and materials Oo All data are available from the authors. Competing interests Oo The authors declare no competing interest. Vol 06 No 1 - 2024 Page 152 of 153 Edutourism Journal of Tourism Research p-ISSN: 2686-4746 e-ISSN: 2721-1371 Referensi