SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. : 61-84 Copyright @ SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi pISSN: 20888236. eISSN: 27220079 DOI: 10. 46495/sdjt. Submitted: 19 July 2025 / Accepted: 3 December 2025 Non-Resepsi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwa: Analisis Kritis dan Tanggapan Newmanian Frederick Ray Popo Magister Filsafat Keilahian. Fakultas Teologi. Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta. Indonesia poporayf@gmail. Abstract This research, using systematic-historical literature analysis method, examines the nonreception of Conciliar Christology within three modern religious movements that claim roots in Christianity: Mormonism. Church of Christ Scientist, and JehovahAos Witnesses. All three reject the traditional Christian confession of Jesus Christ as fully God and fully human. Mormonism views Jesus as the literal offspring of God the Father, possessing a physical body and progressing toward divinity. JehovahAos Witnesses deny the divinity of Christ, equating Him with the archangel Michael and rejecting the doctrine of the Trinity. Meanwhile, the Church of Christ Scientist teaches that Jesus was merely a man who manifested the AuChristAy principle, denying the reality of suffering, sin, and bodily resurrection. This non-reception is rooted in the socio-religious contexts of the founders of these respective sects. This research also uses John Henry Newman's theory of illative sense and grammar of assent. This study concludes that Newman's framework offers a productive hermeneutical pathway for understanding the epistemic roots of doctrinal divisions, while also offering a model for community- and tradition-centered faith re-education, thereby contributing to contemporary discourse on doctrinal development and ecumenical dialogue. Keywords: Doctrinal Reception. Mormonism. Jehovah Witnesses. Christian Science. Newman Abstrak Penelitian teologi dengan metode studi pustaka sistematis-historis ini membahas non-resepsi atas Kristologi Konsilier dalam tiga aliran keagamaan modern yang mengklaim berakar pada Kekristenan: Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan (Church of Christ. Scientis. , dan SaksiSaksi Yehuwa. Ketiganya menolak pengakuan iman kristiani tradisional tentang Yesus Kristus yang sungguh Allah dan sungguh manusia. Mormonisme memandang Yesus sebagai anak jasmani dari Allah Bapa yang memiliki tubuh dan berkembang menjadi ilahi. Saksi-Saksi Yehuwa menyangkal keilahian Kristus, menyamakan-Nya dengan malaikat Mikael, dan menolak doktrin Tritunggal. Sementara itu. Gereja Kristus Ilmuwan mengajarkan bahwa Yesus hanyalah manusia yang menunjukkan prinsip AuKristusAy, dan menolak kenyataan penderitaan, dosa, serta kebangkitan tubuh. Non-resepsi itu berakar dari konteks hidup para pendiri ketiga aliran tersebut. Penelitian ini juga menggunakan teori illative sense dan grammar of assent dari John Henry Newman. Kajian ini menyimpulkan bahwa kerangka Newman menawarkan sebuah jalur hermeneutis yang produktif untuk memahami akar epistemik dari perpecahan 62 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. doktrinal, sekaligus menawarkan sebuah model untuk re-edukasi iman yang berpusat pada geliat komunitas dan tradisi, sehingga berkontribusi pada wacana kontemporer tentang perkembangan doktrin dan dialog ekumenis. Kata Kunci: Resepsi Doktrin. Mormonisme. Saksi Yehuwa. Christian Science. Newman PENDAHULUAN (Lutheran Calvini. sehingga menjadi tolok ukur ortodoksi Apa jadinya jika Yesus Kristus Kristiani. dianggap sebagai makhluk ciptaan? Inilah Telah ada banyak studi yang yang terjadi dalam beberapa aliran atau mengkaji Kristologi masing-masing aliran gerakan religius modern yang berkembang Beberapa yang terbaru, antara lain di Amerika Serikat (AS), khususnya Gereja tulisan A. Keith Thompson2 tentang Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Kristologi Joseph Smith pendiri Mormon Zaman Saksi-Saksi . , kajian tentang pra-eksistensi Yesus Yehuwa (Jehovah Witnesse. , dan Gereja dalam pandangan Saksi Yehuwa oleh Kristus Exson Akhir (Mormo. Ilmuwan (Church Christ. Pane3 . Sementara Scientist atau kelompok Christian Scienc. publikasi yang membicarakan Kristologi Uniknya, mereka tetap menyebut Gereja Kristus Ilmuwan cukup terbatas. diri mereka AuKristenAy. Padahal, mereka Artikel paling mutakhir4 tentang gerakan tersebut hanya mengulas sejarah dan Kristologi yang selama berabad-abad telah kiprahnya di abad XXI . Sudah ada menjadi fondasi iman Gereja, yakni bahwa monograf penting karya Steven Tsoukalas Yesus Kristus adalah sungguh Allah dan sungguh manusia, satu pribadi dalam dua Kristologi dari beragam aliran Kristen non- kodrat yang tak terpisahkan. Formulasi arus utama berikut landasan-landasan biblis pernyataan iman ini mencapai puncaknya yang mereka gunakan . 5 Namun, dalam Konsili Kalsedon . 1 yang rumusan akhirnya diterima oleh Gereja menganalisis penolakan mereka secara Katolik Roma dan Gereja-Gereja Protestan Ringkasan hasil Konsili Kalsedon dapat dibaca pada Adrianus Sunarko. Kristologi: Tinjauan Historis-Sistematik (Jakarta: OBOR, 2. , 88-89. Keith Thompson. AuThe Christology of Joseph Smith,Ay in Interfaith Afterlives of Jesus: Jesus in Global Perspective 2, ed. Gregory C. Jenks (Eugene. OR: Cascade Books, 2. , 140-157. Exon Pane. AuStudy of the Pre-existence of Christ According to the JehovahAos Witnesses,Ay Jurnal Koinonia: Fakultas Filsafat Universitas Advent Indonesia, 13/2 . : 88-105. Wolff. AuThe Christian Science Church in the twenty-first century,Ay Journal of Contemporary Religion, 35/3 . : 565Ae573. Steven Tsoukalas. Knowing Christ in the Challenge of Heresy: A Christology of the Cults. A Christology of the Bible (Lanham: University Press of America, 1. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 63 kolektif melalui lensa teologis AuresepsiAy juga merupakan bentuk resepsi iman bersama yang dibangun atas dasar dialog. Secara klasik, menurut Rausch. AuresepsiAy dimaknai sebagai penerimaan pengalaman iman masing-masing Gereja. keputusan-keputusan konsili oleh segenap Resepsi tidak hanya berbicara soal Gereja lokal. 6 Misalnya, ketika hasil akurasi doktrinal, tetapi juga menyentuh Konsili Nikea . diterima oleh keempat Patriarkat waktu itu. Menurut Yves Congar, menemukan gema dan makna dalam sebagaimana dikutip Rausch, resepsi tidak kehidupan konkret umat dari berbagai memberi validitas atas suatu ajaran, tetapi Dengan kata lain, resepsi dalam Aumengafirmasi, konteks kontemporer menelaah bagaimana Aukonsensus teologisAy diputuskan merupakan hal yang baik bagi berkembang menjadi Aukonsensus eklesialAy, seluruh Gereja. Ay7 Namun, dalam konteks yakni pengakuan bersama bahwa suatu Gereja Reformasi, ajaran tidak hanya benar, tetapi juga dengan menjamurnya aneka denominasi membangun kesatuan di tengah keragaman dan aliran, makna resepsi pun makin luas. bentuk dan tradisi Gerejawi. pasca-Skisma Dalam terang dokumen Unitatis Pada Redintegratio . , resepsi kini dipahami bukan hanya sebagai kesepakatan internal pandangan, tidak semua doktrin bisa diterima secara luas dan serempak. Oleh melainkan juga sebagai penerimaan lintas karena itu, dalam rangka studi resepsi. Resepsi berarti pengakuan atas penting juga untuk ditinjau dinamika konsensus teologis antara satu Gereja penolakan . on-receptio. suatu doktrin. Itulah yang akan diulas dalam artikel ini. Gerejawi Gereja Contohnya. Joint Penolakan Declaration on the Doctrine of Justification penghakiman teologis terhadap doktrin . antara Gereja Katolik dan Federasi Seperti dikemukakan Himes. Lutheran Sedunia, yang bukan hanya doktrin-doktrin yang tidak diterima berarti menandai kesepahaman doktrinal, tetapi AudiabaikanAy Thomas P. Rausch. AuReception Past and Present,Ay Theological Studies, 47 . : 499. Rausch. AuReception Past and Present,Ay . Autidak Rausch. AuReception Past and Present,Ay 64 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. memunculkan kekuatan hidup dan pada bahasa pastoral, doktrin adalah sarana kenyataannya tidak memberikan pengaruh untuk menyampaikan kasih Allah kepada apa pun dalam komunitas. Ay9 Artinya, suatu 11 Logika yang sama juga berlaku doktrin yang ditolak belum tentu salah bagi non-reception. Penolakan Tokoh besar dalam studi resepsi, menunjukkan bahwa doktrin itu tidak Kardinal John Henry Newman. Santo dan memiliki resonansi . idak releva. dalam mengungkapkan hal senada. Dalam An Sebaliknya, ajaran yang Essay on the Development of Christian diterima adalah ajaran yang beresonansi Doctrine . Newman berargumen bahwa iman Kristen bersifat AuorganikAy, berkembang, sama seperti tanaman tumbuh Autubuh KristusAy, memperkuat ortopraksis. Patut Gereja, dari benih menjadi pohon berbuah masak. Kristianitas tidak bermula sebagai sistem semata-mata teologis yang sepenuhnya siap pakai. Yang teologis, melainkan buah dari pergumulan diberikan adalah benih kebenaran . eed of trut. dalam wahyu, yang kemudian rumusannya dalam kehidupan liturgis, dipahami, dijelaskan, dan dirumuskan lebih praksis pastoral, dan refleksi kolektif yang jelas oleh Gereja melalui sejarah . Misalnya. Newman doktrin Tritunggal bukan pertama-tama AunotesAy . muncul dari spekulasi filsafat Yunani. AuperkembanganAy dari AuperubahanAy doktrin melainkan dari pengalaman nyata umat atau yang disebutnya AukorupsiAy. 13 Dalam Kristen perdana yang berdoa kepada Allah artikel ini, gagasan Newman menjadi Bapa, mengenal Yesus sebagai Tuhan yang lakmus uji terhadap Kristologi Mormon, bangkit, hidup dalam kuasa Roh Kudus. Saksi dan merefleksikan Kitab Suci. Dalam Ilmuwan. Gereja. Michael J. Himes. AuThe Ecclesiological Significance of the Reception of Doctrine,Ay The Heythrop Journal. XMi . , 155. Himes. AuThe Ecclesiological Significance,Ay 156. Miguel P. Teixeira e Melo. Doctrine and discernment: an approach on the changeable and unchangeable aspects of Christian doctrine. Licentiate Thesis (Boston. MA: Boston College, 2. , 40. Yehuwa. Gereja Kristus John Henry Newman. An Essay on the Development of Christian Doctrine, 1. , accessed November https://w. org/works/developmen t/chapter1. Stuart Squires. AuNewmanAos Concept of Doctrinal Development,Ay Daily Theology, accessed November https://dailytheology. org/2016/09/15/theology-101newmans-concept-of-doctrinal-development/. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 65 Jika dirumuskan dalam bentuk pertanyaan, kajian ini hendak menjawab tiga hal. Pertama, apa saja poin-poin kepercayaan aktual anggota biasa . ived Kerangka spesifik dari Kristologi Kalsedonian yang digunakan sebagai landasan adalah teori ditolak oleh masing-masing aliran? Kedua, resepsi doktrin (Himes. Rausch, dan bagaimana konteks sosio-historis para Newma. dan epistemologi iman Newman pendirinya membentuk penolakan ini? Dan (Grammar of Assen. Pembahasan terbagi ketiga, bagaimana teori Newman tentang ke dalam tiga tahap. Pertama. Penulis akan illative sense dan grammar of assent dapat memaparkan Kristologi masing-masing memberikan solusi konstruktif terhadap aliran untuk memperjelas pada aspek problem non-resepsi ini? doktrin mana terjadi penyimpangan atau METODE PENELITIAN . stilah Hime. Sebagai pelengkap, disajikan pula reaksi dari denominasi Kristen lain terhadap aliran Penelitian metode studi pustaka dalam bentuk analisis Kedua, sebagai solusi awal, kajian ini aneka artikel dan sumber tertulis sekunder berfokus menguraikan sedikit biografi para . aring maupun lurin. yang membahas pendiri dari masing-masing kelompok tiga denominasi atau aliran yang muncul Penulis berasumsi bahwa latar dalam konteks Kekristenan modern, yaitu: belakang pribadi, pengalaman religius, dan Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan konteks sosial-budaya para pendiri dapat Saksi-Saksi Yehuwa. Ketiga kelompok ini memberikan kontribusi penting terhadap dipilih karena memiliki kesamaan geografis pemahaman mengapa terjadi non-reception . emuanya berasal dari AS), serta konteks . on-reseps. terhadap Syahadat Iman historis yang relatif berdekatan . emua Kristiani, khususnya hasil Konsili Nikea berdiri di abad XIX). Sumber-sumber . Konstantinopel . Efesus . , sekunder yang dipilih adalah tulisan-tulisan dan Kalsedon . Dengan demikian, ilmiah lepas yang banyak mereferensi teks- makalah ini bukan sekadar menelusuri teks fondasional ketiga kelompok tersebut, penolakan ajaran, melainkan juga ingin seperti The Book of Mormon dan Science memperlihatkan bahwa di balik penolakan and Health . Sebagai batasan, suatu doktrin terdapat dinamika iman, penelitian ini berfokus pada doktrin resmi sejarah, komunitas, dan penghayatan akan dan pendiri, bukan pada praktik atau Kristus yang hidup. 66 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. Ketiga. Penulis akan menerapkan teori kebangkitan-Ny. Namun, resepsi dan epistemologi iman Newman berbeda tajam dalam memahami kodrat dan untuk menawarkan solusi teologis atas keilahian-Nya. Penulis Gereja Mormon menerima tiga bahwa kritik tidak akan pernah ada kitab suci lain yang disetarakan dengan Lantas, solusi yang tepat atas Alkitab, yakni Kitab Mormon (Book of non-resepsi Mormo. , doktrin-doktrin Kristologi Doctrine Covenants adalah sebuah reedukasi, sehingga pihak- . ewahyuan yang diterima Joseph Smit. , pihak yang menolak doktrin tertentu bisa dan The Pearl of Great Price . ompilasi punya cita rasa kesatuan historis dan tulisan-tulisan Joseph Smit. Dari keempat menyadari diri sebagai bagian dari gereja sumber inilah doktrin Kristologi mereka yang menyejarah. terbentuk dan dikembangkan lebih lanjut HASIL DAN PEMBAHASAN Gereja pernyataan-pernyataan pemimpin Gereja ini sejak berdiri Gereja Non-Resepsi pada Gereja Mormon, ini berdiri tahun 1830. Saksis Yehuwa, dan Gereja Kristus Ilmuwan Misalnya, pernyataan resmi AuThe Father Son: Doctrinal ExpositionAy . 15 menegaskan bahwa Kristologi Mormonisme. Yesus disebut AuBapaAy bukan karena identik Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwa dengan Allah Bapa, melainkan karena menunjukkan penyimpangan mendasar dari peran-Nya sebagai pencipta, penebus, dan Kristologi klasik yang dipatenkan empat sumber kelahiran rohani bagi umat yang Konsili Ekumenis (Nikea. Konstantinopel, 16 Khas dalam teologi Mormon. Efesus, sebagai pencipta. Yesus juga dikenal Kalsedo. Ketiganya Yesus . elahiran, ajaran, mukjizat, wafat, dan Travis Kerns. AuWho Is This Jesus? An Examination of the Christology of the Latter-day Saints,Ay The Southern Baptist Journal of Theology, 16/2 . , 74-75. Dokumen ini bisa diakses secara daring https://w. org/study/ensign/2 002/04/the-father-and-the-son?lang=eng. Gelar-gelar ini dijelaskan di bawah empat subjudul, . Allah sebagai AuBapaAy atau orang tua . literal/harfiah dari Yesus, . Allah dan AuJehovahAy. Dengan demikian, kesatuan Kristus dan Bapa hanya Yesus sebagai pencipta, . Yesus sebagai Bapa rohani dari orang-orang yang mengikuti Injil-Nya, dan . Yesus sebagai wakil ilahi dari Allah Bapa. Hal ini ditegaskan dalam pernyataan tahun 2000. AuThe Living ChristAy. Yesus adalah Jehovah dalam Perjanjian Lama dan Mesias dalam Perjanjian Baru, yang menciptakan dunia di bawah arahan Bapa. Pemahaman ini memang khas untuk Mormonisme. Dalam pandangan yang umum atau lumrah. Jehovah secara eksklusif adalah Yahweh atau Allah Bapa. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 67 bersifat kesatuan kehendak dan tujuan . nity Sementara Saksi Yehuwa Yesus esensi/hakikat . sebagaimana ciptaan pertama Allah (Yehuw. , identik dalam doktrin Trinitas klasik. Dalam Gereja Kristus Ilmuwan Malaikat praeksistensi-Nya. Mikael yang diprakarsai oleh Mary Baker Eddy, penciptaan, bukan Allah yang kekal. Yesus Yesus bukanlah sinonim dari AuKristus. Ay19 dianggap manusia sempurna yang menjadi Pernyataan itu ditulis Eddy dalam Science Mesias saat dibaptis dan mati sebagai and Health with Key to the Scriptures tebusan bagi dosa Adam, namun bukan 333:3-. Baginya. AuYesusAy hanyalah sebagai Allah yang berinkarnasi. Mereka AuKristusAy menolak salib, kebangkitan tubuh, dan sebagai Ide Ilahi atau kesadaran metafisik keilahian Kristus. Mereka mengajarkan tentang kesempurnaan spiritual manusia. bahwa Yesus bangkit hanya secara roh dan menampakkan diri dalam bentuk tubuh Eddy penderitaan, dosa, dan wafat fisik Yesus seolah-olah sebagai realitas sejati, karena dianggap ilusi demikian, bagi Saksi Yehuwa. Yesus adalah makhluk ciptaan yang mengalami Kebangkitan pun ditafsirkan akan keabadian, bukan kebangkitan tubuh. manusia (Yesu. , dan roh kembaliAitanpa Tujuan kedatangan Yesus bukan untuk keilahian sejati. keberadaanAiroh Dengan sebagai pencapaian pemahaman spiritual menebus dosa, melainkan menunjukkan jasmani/fisik. (Mikae. Penolakan Saksi Yehuwa terhadap keilahian Yesus didasarkan pada penafsiran dan terjemahan ulang sejumlah teks Alkitab kebenaran ilahi. secara selektif. Misalnya, untuk perikop dalam satu orang. Allah akan menjadi sangat terbatas, kehilangan karakter ilahi. Ay (Science and Health with Key to the Scriptures 336:19-. Au7 Christian Science,Ay accessed 17 June https://w. de/ti/kreitz/Christian/Cults/7. Au7 Christian Science. Ay Tal Davis. AuJehovahAos Witnesses View of Christ,Ay North American Mission Board, accessed June https://w. net/apologetics/resource/jehova h-s-witnesses-view-of-christ/. Kerns. AuWho Is This Jesus?Ay, 76-77. Kutipan diambil dari James Rochford. AuA Theological Critique of Christian Science,Ay Evidence Unseen, accessed 18 June 2025, https://evidenceunseen. com/worldreligions/christian-science/a-theological-critiqueof-christian-science/. Shirley Paulson. AuA Self-Understanding of Christian ScienceAy (Boston. MA: Ecumenical Affairs the First Church of Christ. Scientist, 2. AuSebagian dari Allah tidak dapat masuk ke dalam manusia. kepenuhan Allah juga tidak dapat tercermin melalui satu orang saja. Jika tercermin 68 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. Kolose 1:15-20. Saksi Yehuwa pandangan ini menegaskan subordinasi menafsirkan istilah AusulungAy . non-kekekalan Kristus, sebagai Auyang diciptakan pertama,Ay serta secara ontologis menempatkan-Nya di menambahkan kata AulainnyaAy . , bawah Allah Bapa dan menolak inti ajaran yang aslinya tidak ada dalam teks Alkitab Trinitas ortodoks. berbahasa Yunani. Hal ini dibuat untuk Latar Belakang Teologis Pendiri Gereja memperkuat tafsir bahwa segala sesuatu Mormon. Saksis Yehuwa, dan Gereja diciptakan bukan oleh Yesus sebagai Kristus Ilmuwan Pencipta, tetapi melalui Dia sebagai alat. Saksi Yehuwa juga menafsirkan Wahyu Salah satu langkah awal untuk 3:14 (Inilah firman dari Amin. Saksi yang memahami mengapa terjadi non-resepsi setia dan benar, permulaan dari ciptaan terhadap doktrin Kristologi klasik adalah Alla. sebagai bukti bahwa Yesus adalah dengan menelusuri latar belakang teologis makhluk pertama yang diciptakan. Dengan para pendiri aliran-aliran keagamaan yang Dalam hal ini. Joseph Smith Kristus ke dalam kategori makhluk ciptaan. Jr. (Mormonism. Mary Baker Eddy Padahal, kata Yunani arche . (Gereja Kristus Ilmuwa. , dan Charles Saksi Yehuwa Taze Russell (Saksi Yehuw. muncul dalam konteks sosial dan religius yang AusumberAy Aupenguasa,Ay Auyang Ay Mereka kebangkitan religius Amerika abad ke-19 Ketiga kelompok ini sama-sama (Second Great Awakening. , menolak dasar Kristologi klasik, . otoritas Gereja tradisional dipertanyakan keilahian kekal Kristus, . kesatuan esensi dan pengalaman langsung dengan Allah, dengan Bapa, dan . realitas inkarnasi interpretasi pribadi atas Kitab Suci, serta semangat Aurestorasi iman sejatiAy menjadi Dalam Mormonisme. Kristus adalah Putra Allah yang progresif secara spiritual. Dalam mengklaim menerima pencerahan atau Gereja Kristus Ilmuwan. Ia adalah simbol wahyu khusus yang menuntun mereka kesadaran Ilahi. Dalam Saksi Yehuwa. Ia membentuk sistem kepercayaan baru yang adalah ciptaan pertama Allah. Semua secara radikal menafsirkan ulang sosok dan Ini adalah masa religiusitas yang intensAitumbuhnya kebangkitan rohani, pengkhotbah keliling, dan Gereja-Gereja yang bersaing untuk mendapatkan Masing-masing anggota baru. Donald Westbrook. AuCatholicMormon Relations,Ay Religious Educator 13, no. , 39. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 69 kodrat Yesus Kristus. makhluk jasmani yang imanen dan dapat Joseph Smith Jr. 5Ae1. , dikenali, sementara manusia dianggap pendiri dan AunabiAy 26 Gereja Mormon, sebagai anak-anak roh Allah yang dapat mengaku menerima penglihatan langsung menempuh jalan menuju keilahian melalui dari Allah Bapa dan Yesus Kristus (First kesetiaan pada Injil. Konsep eternal Vision, 1. , yang menyatakan bahwa progression menjadi pusat teologinya. semua Gereja telah menyimpang dan Dengan konsep ini. Yesus sendiri dipahami bahwa ia dipanggil untuk Aumemulihkan bukan sebagai Allah sejak kekekalan. Gereja sejati. Ay Dari sinilah muncul gagasan melainkan roh yang mencapai keilahian restorasi dan wahyu berkelanjutan. Yesuslah Konsep AurestorasiAy Smith tidak Kristologi Smith berakar pada sama dengan gagasan puritanisme yang upayanya menghapus pengaruh filsafat ingin membawa Kekristenan ke dalam Yunani gerak mundur menuju masa keemasan di menggantikannya dengan teologi yang masa lalu. Restorasi bagi Smith berarti menekankan progresi spiritual dan potensi kebaruan menuju masa keemasan yang manusia menjadi ilahi. Gereja, akan datang. Salah satu bentuknya adalah Karena ajaran dan praktiknya yang dengan menafsir Alkitab secara autodidak kontroversial. Smith dan para pengikutnya dan orisinil, menciptakan doktrin-doktrin menghadapi penganiayaan berat hingga baru sebagai koreksi atas doktrin-doktrin akhirnya ia dibunuh pada tahun 1844. yang sudah ada. 27 Misalnya, pada tahun Setelah itu, kepemimpinan LDS diteruskan 1823. Smith mengaku menerima kunjungan oleh Brigham Young yang membawa malaikat Moroni yang mengarahkannya komunitas Mormon ke Utah (Salt Lake kepada lempengan emas yang berisi catatan Cit. , sementara sebagian kecil pengikut bangsa kuno di Amerika. Di usianya yang ke-24. Midwest di bawah pimpinan putra Smith. Kitab Mormon, sebuah koreksi atas Alkitab. Gereja Reorganisasi Mary Baker Eddy . 1Ae1. , pendiri Gereja Kristus Ilmuwan, juga Smith memandang Allah bukan muncul dari semangat pemulihan iman sebagai Roh transenden, tetapi sebagai Lahir dalam keluarga Calvinis, ia Richard Lyman Bushman. AuMormonism: A Very Short IntroductionAy (Oxford: Oxford University Press, 2. , 8. Bushman. AuMormonism: A Very,Ay 6. Bushman. AuMormonism: A Very,Ay 8. Bushman. AuMormonism: A Very,Ay 7. Westbrook. AuCatholic-Mormon Relations,Ay 41. 70 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. hidup di era penuh krisis iman akibat Darwinisme dan rasionalisme modern. kebenaran Alkitab. Pengalaman pribadi Setelah mengalami berbagai penyakit dan Russell, seperti kematian ibunya dan krisis batin, ia terinspirasi oleh ajaran saudara-saudaranya saat masih kecil, serta Phineas Quimby tentang penyembuhan penderitaan akibat Perang Saudara AS, mental, yang mengajarkan bahwa penyakit membuatnya menolak doktrin predestinasi dan penderitaan bersumber dari pikiran dan neraka kekal yang dianggap tidak adil. yang keliru, bukan dari tubuh. Ia pun menafsirkan ulang istilah sheol dan Dari Eddy hades hanya sebagai AukuburAy, bukan tempat bahwa realitas sejati bersifat spiritual. Russell mengklaim bahwa Allah sementara dunia material merupakan ilusi. telah menolak semua Gereja pada tahun Dengan demikian, ia menolak penderitaan, 1878 dan menjadikan kelompoknya satu- dosa, dan kematian sebagai kenyataan satunya suara kebenaran. Ia menekankan objektif, dan menafsirkan karya Yesus, penafsiran literal atas Kitab Suci dan menerapkan pendekatan kronologis serta kebangkitan-Nya, sebagai simbol penyembuhan rohani dan kesadaran akan keilahian universal. Lantas. Dalam kerangka itu, ia boleh dikata. Kristologi Eddy lahir dari membentuk sistem teologi yang menolak Tritunggal, menganggap Yesus sebagai ciptaan pertama Allah . dentik dengan inkarnasi literal dan memandang Kristus Malaikat Mikae. , dan menafsir karya sebagai prinsip kesempurnaan spiritual, penebusan hanya sebagai pembayaran bukan pribadi ilahi yang berinkarnasi. tebusan bagi dosa Adam. Charles Taze Russell . 2Ae1. Ketiga tokoh ini sama-sama muncul pendiri aliran Saksi Yehuwa, juga bergerak dalam semangat restorasionisme abad ke- Berasal dari latar belakang Calvinis, ia menolak warisan teologis Gereja kuno kecewa terhadap Gereja Protestan yang karena dianggap telah tercemar oleh filsafat Melton. AuChristian Science,Ay Encyclopedia Britannica, last updated 6 June 2025, https://w. com/topic/ChristianScience. Melton. AuChristian Science. Ay Jolene Chu. JehovahAos Witnesses (Cambridge: Cambridge University Press, 2. , anti-tradisi Mereka Disarikan dari L. Rumble. AuIncredible Creed of the Jehovah's Witnesses,Ay EWTN, accessed June https://w. com/catholicism/library/incredibl e-creed-of-the-jehovahs-witnesses-1042 Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 71 Kristus, dan Roh Kudus sebagai tiga entitas dengan sistem yang lebih sesuai dengan jasmani yang terpisah dinilai sebagai konteks dan pengalaman pribadi mereka. Namun, dalam proses tersebut, mereka juga Klaim bahwa Yesus adalah Auputra jasmaniAy menggeser hakikat Kristologi dari misteri Allah ilahi yang diturunkan dan diimani menjadi memperlemah keunikan-Nya sebagai Anak Tunggal Allah, sementara doktrin bahwa manusia dapat Aumenjadi AllahAy seperti atau pengalaman spiritual. Dari sinilah akar Yesus dipandang mengaburkan garis tegas antara Khalik dan ciptaan. Gereja Katolik Kristologi klasik dapat dipahami: bukan menolak keabsahan baptisan Mormon karena konsep Allah Tritunggal yang Alkitab, tetapi karena perubahan paradigma berbeda secara ontologis dari pengakuan tentang bagaimana wahyu, keilahian, dan iman Kalsedon. 36 Kritik Protestan, seperti yang dikemukakan Walter Martin dalam non-resepsi Ausaudara rohaniAy Lucifer The Kingdom of the Cults . , bahkan Kritik Kekristenan Arus Utama atas Non-Resepsi Ketiga Aliran Mormonisme kultus karena penyimpangan Kristologinya yang mendasar. Demikian pula. Kristologi Mary Bagi Gereja Katolik Baker Eddy dalam Gereja Kristus Ilmuwan komunitas Protestan dan Ortodoks, ketiga aliran Kristen di Amerika itu telah penderitaan Kristus. Ajarannya bahwa melampaui batas iman kristiani. Dalam realitas fisik adalah ilusi, dan bahwa Mormon penderitaan serta kematian Yesus hanyalah tentang keberadaan Allah Bapa. Yesus kesalahpahaman manusiawi, dinilai sebagai Ralph Allan Smith. AuTritheism and Christian Faith,Ay accessed 18 June 2025, https://w. org/essays/tritheism_and_christi an_faith. Urbano Navarrete. AuResponse of the congregation for the doctrine of the faith about the validity of baptism conferred in the church of Jesus Christ of Latter-Day Saints,Ay L'Osservatore Romano. Weekly Edition in English, 1 August 2001. June https://w. va/roman_curia/congregations/ cfaith/documents/rc_con_cfaith_doc_20010605_ba ttesimo_mormoni-navarrete_en. Daniel C. Peterson. AuNotes on Mormonism and the Trinity,Ay Interpreter: A Journal of Latter-day Saint Faith and Scholarship 41 . Bisa https://journal. org/notes-onmormonism-and-the-trinity/ 72 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. Kolose 1:15, yang mengubah makna menjadi AuFirman itu adalah allahAy dan AuKristusAy sebagai prinsip spiritual universal Auyang pertama diciptakan,Ay dinilai cacat yang terwujud dalam diri manusia Yesus, secara gramatikal dan teologis. Bagi para Eddy menghapus kesatuan pribadi antara teolog Kristen, reduksi Yesus menjadi Logos dan daging yang ditegaskan Konsili makhluk roh yang tidak bangkit secara fisik Efesus . dan Kalsedon . Gereja menghancurkan dasar keselamatan. Jika Katolik dan Ortodoks melihat pandangan Kristus bukan Allah yang benar, kematian- ini sebagai pengingkaran terhadap misteri Nya tidak memiliki kekuatan penebusan penebusan, sebab jika penderitaan dan Gereja Ortodoks, melalui Paus kematian Kristus hanya simbolik, maka Shenouda pandangan ini menolak inti theosisAi 38 Kritik juga datang dari penyatuan manusia dengan Allah dalam teolog Protestan yang menilai sistem KristusAidan dengan demikian menolak metafisika Eddy terlalu bergantung pada jantung iman Kristen. Dengan i, pengalaman subjektif dan menafsir Kitab Suci secara alegoris, lepas dari konteks Kacamata Newmanian untuk Membaca historis dan iman para rasul. Ketiga Aliran Sementara itu, ajaran Saksi Yehuwa menuai kecaman paling keras karena secara Newman, melalui Essay in Aid of a eksplisit menolak keilahian Kristus dan Grammar of Assent . , berupaya doktrin Tritunggal. Dengan menafsirkan menjelaskan dinamika batin manusia dalam Yesus sebagai makhluk ciptaan pertamaAi proses menerima iman . Karya ini identik dengan Malaikat MikaelAidan tidak hanya bersifat epistemologis, tetapi bukan sebagai Allah yang sejati. Saksi Yehuwa dianggap menghidupkan kembali menyelidiki bagaimana seseorang dapat Arianisme kuno. 40 Penafsiran mereka atas mencapai kepastian iman tanpa melalui teks Alkitab, seperti Yohanes 1:1 dan bukti-bukti rasional yang lengkap. Dalam Rumble. AuWhat is the Christian Science Religion?Ay E-Catholic 2000, accessed 18 June https://w. com/cts/untitled698. Rochford. AuA Theological Critique. Ay Shane Schaetzel. AuOn JehovahAos Witnesses,Ay Real Clear Catholic, last updated 9 February https://realclearcatholic. com/2020/02/09/onjehovahs-witnesses/. Pope Shenouda i. The Heresy of JehovahAos Witnesses: A collection of articles published in AoEl-KerazaAo English magazine (Alexandria: Baramous Monastery Press, 1. , 1521. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 73 konteks non-resepsi terhadap dogma klasik Dalam apa yang disebutnya sebagai Aulogika Gereja, hatiAy ini, manusia mencapai keyakinan menjelaskan bagaimana penolakan atau bukan karena pembuktian rasional yang penyimpangan doktrin dapat terjadi bukan semata karena kesalahan logika, tetapi karena proses internal penalaran dan disposisi iman yang berbeda. Mekanisme inilah yang dapat menjelaskan Newman Newman membedakan antara dua . kemunculan tiga aliran modern tersebut. Pertama. Para pendirinya, seperti Smith. Eddy, dan notional assent, yang bersifat konseptual Russell, membangun sistem kepercayaan dan abstrak, serta real assent, yang bersifat baru melalui proses penyimpulan informal konkret dan eksistensial. Orang yang hanya menerima dogma secara intelektual belum religius mereka. Bagi Newman, proses ini tentu menerimanya secara eksistensial sah sebagai fenomena psikologis, tetapi dalam hati dan hidupnya. Di sinilah muncul menjadi problematik secara teologis jika gap reseptif . oktrin Gereja diterima oleh tidak diimbangi oleh elemen moral dan dunia Kristen secara umum, tetapi tidak komunitas iman Gereja yang menjaga diresepsi secara real oleh kelompok seperti Dengan kata lain, pengalaman Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan pribadi mereka (Smith dengan visinya. Saksi-Saksi Yehuw. Dengan demikian. Eddy dengan penyakitnya. Russell dengan non-resepsi tidak selalu berarti penolakan kekecewaanny. membentuk illative sense total terhadap wahyu, melainkan bentuk penyesuaian AuassentAy terhadap pengalaman berbenturan dengan illative sense kolektif religius mereka sendiri. Gereja yang diwujudkan dalam tradisi dan Konsep sentral dalam epistemologi Newman senseAisuatu Newman Auindra penyimpulAy yang memungkinkan imajinasi sebagai daya rasional yang menuntun seseorang melampaui bukti pengalaman tanpa melalui deduksi formal. menuju kepastian iman. Proses AukonversiAy Philip Irving Mitchell. AuThe Thought of John Henry Newman: An Overview,Ay diakses 20 September https://w. edu/mitchell/early-modernresources/newmanoverview. Martin X. Moleski. AuIllative Sense and Tacit Knowledge: A Comparison of the Epistemologies of John Hemy Newman and Michael Polanyi,Ay in John Henry Newman: Theology and Reform, ed. Michael E. Allsopp and Ronald R. Burke (New York. NY: Routledge, 1. , 189-191. 74 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. dalam iman terjadi ketika seseorang menjelaskan bahwa non-resepsi terhadap melewati ambang kritisAitransisi kualitatif dari keraguan menuju kepastian. Dalam perbedaan intelektual, melainkan juga kasus tiga aliran tersebut, ambang kritis ini karena perbedaan epistemik dan afektif terjadi secara individualistis, bukan dalam dalam struktur penalaran iman. Dalam horizon Gereja universal. Karena itu, konteks aliran-aliran modern, illative sense kepastian iman mereka bersifat subjektif yang tidak dikendalikan oleh prinsip moral dan tidak mengalami penyatuan dalam Autata dan otoritas Gereja menghasilkan bentuk bahasa imanAy . rammar of fait. yang iman yang subjektif, eksentrik, atau bahkan dihidupi Gereja Katolik maupun Protestan Sebaliknya, penerimaan sejati arus utama. Dengan kata lain, non-resepsi terhadap dogma menuntut integrasi antara yang terjadi adalah hasil dari konversi nalar, imajinasi, dan disposisi moral yang communitas fidei. Newman menegaskan bahwa iman sebagaimana diimani oleh Gereja semesta. Dengan demikian, teori resepsi iman dan akal tidak terpisah, melainkan dua Newman bentuk pengetahuan yang saling bertumpu. hermeneutik untuk menilai sejauh mana Semua pengetahuanAitermasuk imanAi adalah personal dan mengandung unsur Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan prasangka serta kepercayaan awal. Karena Saksi-Saksi Yehuwa merupakan akibat dari itu, baik iman maupun keraguan sama-sama dinamika assent yang tidak utuh, bukan bertolak dari suatu bentuk assent. Dalam semata karena kebodohan atau penolakan konteks ini, non-resepsi dapat dipahami eksplisit terhadap ortodoksi. Kristologi sebagai bentuk Auassent alternatifAy, yakni keyakinan yang dibangun atas dasar habit Tawaran Solusi Newmanian atas Non- of mind45 yang berbeda dari tradisi Gereja. Resepsi Keyakinan tersebut sering kali diperkuat oleh kebiasaan religius, bacaan spiritual. Sebelumnya, telah dibahas bahwa dan komunitas sosial yang membentuk kepastian iman bagi Newman bukanlah Aukebiasaan berimanAy tersendiri. hasil bukti formal, melainkan buah dari Pendekatan Newman membantu habit of mindAikebiasaan berpikir dan (Autumn, 2. , diakses 20 September 2025. http://journals. org/cve/4829. Moleski. AuIllative Sense and Tacit,Ay 193. Terrence Merrigan. AuThe Imagination in the Life and Thought of John Henry Newman,Ay Cahiers victoriens et ydouardiens [En lign. , 70 Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 75 beriman yang terbentuk melalui disiplin. Kelima. Anticipation of Its Future, doa, dan refleksi. Aliran-aliran modern yang berarti benih atau embrio doktrin sering kali lahir dari dorongan spontan biasanya sudah terlihat dalam Gereja awal. untuk mencari kepastian mutlak tanpa Keenam. Conservative Action upon the disiplin spiritual yang memadai. Past, yang berarti perkembangan sejati Dalam tidak menghancurkan ajaran sebelumnya, epistemologi iman Newman dipertebal tetapi melestarikan dan memperdalamnya. Ketujuh. Chronic Vigour, yang berarti membedakan perkembangan doktrin sejati perkembangan sejati menunjukkan hidup AunotesAy . erubahan seenaknya, tanpa dasar eklesia. Pertama. Preservation Type. Joseph Smith fenomena sementara. Illative dibentuk oleh penglihatan sehingga ia Contoh, menjadikan pengalaman pribadinya itu peningkatan pemahaman tentang Trinitas sebagai sumber normatif iman. Akibatnya. Kedua. Continuity of Principles, yang berarti prinsip dasarnya tidak berubah. Misalnya. Newman. Kristologi Smith kehilangan tipe dasar. Illative sense Russell dibentuk oleh Dia martir berkembang menjadi devosi kepada menganggap perkembangan doktrin pasca- para santo, tetapi prinsip dasar Aucommunio abad kedua dikorupsi filsafat Yunani. sanctorumAy tetap sama. Akibatnya. Ketiga. Power of Assimilation. Newman. Kristologi Russell mengalami yakni iman yang mampu menyerap unsur diskontinuitas prinsipAikhususnya prinsip budaya atau filsafat tanpa kehilangan Keempat. Logical Sequence, doktrin baru muncul sebagai konsekuensi Illative sense Eddy dibentuk oleh logis dari doktrin sebelumnya. Misalnya, pengalaman kesembuhan pribadi yang dari Kristologi Nicea berkembang dari memicu keyakinan bahwa realitas spiritual definisi Kalsedon. lebih AunyataAy daripada dunia materi. Newman. An Essay on the Development. Chapter 5, online version. Newman. An Essay on the Development. Chapter 5, online version. Newman. An Essay on the Development. Chapter 5, online version. 76 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. Akibatnya, . Newman. Kristologi Eddy mengalami permanen . ak lekang wakt. 49 Putusan- pergeseran tipe. AuKristusAy tidak lagi putusan Konsili bukan sekadar produk merujuk pada pribadi Yesus dari Nazaret, spekulasi abstrak, melainkan hasil dari tetapi sekadar AuIdeaAy ilahi. Gereja Sebagai solusi untuk menanggapi melindungi iman akan Yesus Kristus dari Kristologi Mormonisme. Saksi Yehuwa, berbagai ancaman bidah. Sejak awal. Bapa- dan Gereja Kristus Ilmuwan. Newman Bapa Gereja tidak hanya bertindak sebagai teolog, tetapi juga sebagai gembala yang pendidikan patristik dan historis yang menjaga kemurnian iman komunitas. menanamkan kesadaran kontinuitas iman Dalam tubuh Gereja awal sendiri, dari para Bapa Gereja hingga Konsili ada dua mazhab besar dalam pemikiran Dengan demikian, iman pribadi teologis Gereja Perdana, yakni Antiokhia tidak menjadi ahistoris dan sektarian, melainkan berakar pada ingatan kolektif Gereja. Bagi Newman. Aleksandria. Kristus. Mazhab Antiokhia terhadap sejarah dogma mungkin adalah salah satu obat paling efektif terhadap penyimpangan teologis. Resepsi yang sejati kemanusiaan-Nya, atas Kristologi klasik hanya mungkin Yesus. 51 Dalam upaya menyeimbangkan perjumpaan eksistensial dengan Kristus dua kodrat Kristus. Gereja harus bergulat yang diimani bersama Gereja, bukan dengan berbagai ajaran yang cenderung hanya memihak salah satu kutub kodrat. diambil secara individual. Yesus Aleksandria Beberapa di antaranya adalah kaum Ebionit Dalam taksonomi doktrin Lindbeck, yang melihat Yesus hanya sebagai manusia ajaran Kristologi dan Trinitas Gereja luhur yang taat pada Taurat Allah. PerdanaAiterutama Doketisme yang menyangkal kemanusiaan dirumuskan dalam Konsili Nikea . dan Yesus, hingga Gnostisisme yang menolak Konsili Kalsedon . Aiditempatkan sebagai doktrin yang berlaku tanpa syarat George A. Lindbeck. The Nature of Doctrine: Religion and Theology in a Postliberal Age (Louisville. KY: Westminster John Knox Press, 2. , 127, 136-137 (PDF versio. MonarkhianismeAibaik Ada Lindbeck. The Nature of Doctrine, 134135 (PDF versio. Sunarko. Kristologi: Tinjauan Historis. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 77 dinamis . maupun modalistis commerciu. Allah menjadi manusia (Sabellianism. yang berusaha menjaga monoteisme ketat dengan mengorbankan menegaskan bahwa hanya jika Yesus trinitas personal dalam diri Allah. Dalam adopsianisme. Yesus hanya menjadi Anak manusia, keselamatan manusia menjadi Allah melalui Roh pada saat pembaptisan. Dalam modalisme. Allah dipercayai bisa istilah perikhoresis untuk menjelaskan tampil dalam tiga modus yang berbeda bahwa Bapa dan Putra berbeda, tetapi sebagai Bapa. Putra, dan Roh Kudus. saling meresapi. Allah Athanasius Konsili Nikea I menjadi tonggak Ajaran Nikea I mendapat landasan penting dalam menegaskan bahwa Yesus lebih kuat dalam Konsili Konstantinopel I. Kristus AusehakikatAy . omoousios, con- yang bukan hanya lagi-lagi menolak substantiali. dengan BapaAidilahirkan. Arianisme, bukan dijadikan. Penekanan pada keilahian keilahian Roh Kudus melawan ajaran Yesus ini bukanlah semata-mata spekulatif. Pneumatomakhi dan menolak pengurangan Yesus soteriologis bahwa hanya Allah yang dapat Apollinaris. Dalam Syahadat Nikea- Konstantinopel. Roh Kudus dinyatakan sungguh Allah. Nikea I diadakan untuk sebagai AuTuhan yang menghidupkanAy dan membendung . ukan mengakhir. ajaran Auyang keluar dari Bapa. Ay55 Yesus Arius yang mengklaim bahwa Firman Konsili Efesus . melanjutkan adalah ciptaan tertinggi, bukan ilahi. Butuh perjuangan menegaskan kesatuan pribadi macam-macam sinode sampai akhirnya Yesus Kristus. Konsili ini menanggapi pandangan yang ditetapkan Konsili Nikea ajaran Nestorius dari Antiokhia yang menjadi pandangan umum. menolak gelar Maria sebagai Theotokos Athanasius Aleksandria (Bunda Alla. , karena baginya yang menjadi tokoh pembela ortodoksi Nikea dilahirkan Maria adalah manusia Yesus, bukan Firman. Nestorius menekankan dua . dmirabile pribadi dalam Kristus, ilahi dan manusia. Aupertukaran ajaibAy Sunarko. Kristologi: Tinjauan Historis. Purwatma. Firman menjadi Manusia: Refleksi Historis-Sistematis Mengenai Yesus Kristus dan Allah Tritunggal (Yogyakarta: Kanisius, 2. Purwatma. Firman menjadi Manusia. Purwatma. Firman menjadi Manusia, 52. 78 | SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi, vol. 15, no. Sebaliknya. Cyrillus Aleksandria Ini adalah rumusan Kredo Kalsedon yang menegaskan bahwa Firman pra-eksisten menjadi tonggak ortodoksi Kristologis yang menjadi manusia adalah satu pribadi Gereja sehingga perbedaan kodrat Yesus dengan dua kodrat. Yesus adalah satu tidak menghapus kesatuan pribadi-Nya. , bukan dua. Oleh Maka. Kristus adalah satu pribadi dalam karena itu. Maria dapat disebut Theotokos dua kodrat. karena yang ia lahirkan adalah Firman yang Dengan menjadi manusia. Konsili Efesus menerima pergulatan panjang yang mencakup konflik, ajaran Cyrillus dan menyatakan bahwa konsili, bidah, dan klarifikasi doktrinal. Maria sungguh adalah Bunda Allah. Gereja Perdana sampai pada pengakuan Meskipun demikian, perpecahan Gerejawi iman yang terstruktur dalam Kredo-Kredo tetap terjadi, dan usaha penyatuan teologis Konsili. baru muncul dalam Formula Unionis . meneguhkan inti iman Kristen: bahwa yang menegaskan dua kodrat dalam satu Allah sungguh-sungguh telah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus, dan idiomatumAyAi bahwa keselamatan adalah hasil dari kemungkinan pertukaran atribut antara dua kesatuan misterius ini. Hanya jika Yesus kodrat dalam satu pribadi. sungguh Allah dan sungguh manusia. Kristus. Aucommunicatio Rumusan-rumusan Namun, tidak semua pihak puas. keselamatan menjadi mungkin. Dalam Cyrillus, kerangka Lindbeck, rumusan Kristologi muncul ajaran ekstrem Eutykhes yang Konsilier ini bukan saja refleksi teologis. Dari kodrat manusiawi Yesus diserap oleh membentuk hidup, aturan, dan iman Gereja lintas zaman. Dengan begitu, doktrin ilahi-Nya Konsili Reaksi terhadap ajaran ini memuncak Itulah sebabnya, resepsi atas doktrin iniAi dalam Konsili Kalsedon . Paus Leo baik secara personal maupun komunitasAi Agung dengan AuTome of LeoAy menegaskan menjadi kriteria penting kesatuan Gerejawi, bahwa Yesus adalah sungguh Allah dan terlebih dalam konteks ekumenis masa kini. sungguh manusia, dua kodrat yang bersatu AuotoritasAy-nya. memiliki satu kodrat . Dalam Newman, dalam satu pribadi tanpa tercampur, tanpa konsili-konsili itu sendiri adalah produk berubah, tanpa terbagi, dan tanpa terpisah. dari illative sense kolektif Gereja yang Purwatma. Firman menjadi Manusia. Lindbeck. The Nature of Doctrine, 136. Resepsi atas Doktrin Kristologi atas Doktrin Kristologi dalam Mormonisme. Gereja Kristus Ilmuwan, dan Saksi Yehuwah: A n a l i s i s K r i s t i s d a n T a n g g a p a n N e w m a n | 79 AugrammarAy lagi dilihat sebagai anugerah Roh Kudus melalui Gereja, melainkan sebagai beban menghadapi tantangan baru. Berbeda dari historis yang perlu dibongkar. Menghadapi keliaran illative sense pendiri ketiga aliran yang telah dibahas di sini, illative sense Newman, diperlukan pembinaan illative yang sehat beroperasi dalam dan dikoreksi sense dalam bingkai komunitas Gereja, oleh komunitas iman yang lebih luas agar penalaran iman tidak tercerabut dari (Gerej. tradisi hidup. Solusinya tak lain adalah pendidikan historis yang menanamkan KESIMPULAN DAN SARAN habit of mind patristik untuk menjaga kontinuitas iman. serta pendampingan Gereja Mormon. Gereja Kristus Ilmuwan. Saksi-Saksi rohani yang memadukan imajinasi religius Yehuwa dan otoritas Gereja agar proses konversi menampilkan pola divergensi Kristologis menuju kebenaran ilahi terjadi secara yang signifikan. Ketiganya sama-sama reseptif, bukan reaktif. Untuk penelitian aspek-aspek lebih lanjut, relevansi pemikiran Newman Kristologi Konsili mungkin bisa dipakai untuk menganalisis kesatuan kodrat ilahi dan manusia dalam perkembangan refleksi Gereja-Gereja di Asia atas doktrin Kristologi. Ekumenis Kristus, keilahian-Nya yang setara dengan Bapa, serta makna keselamatan dalam kematian DAFTAR PUSTAKA