JurnalPendidikan Ekonomi NERACA JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI http://journal. id/index. php/neraca Volume 7 Nomor 2. Mei 2022 . UMP HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI PESERTA DIDIK KELAS XI IPS II The Relationship Of Learning Style And Learning Motivation With The Economic Learning Outcomes Of Students In Class XI IPS II Endang Sri Suyati Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Palangka Raya. Kalimantan Tengah. Indonesia. ARTIKEL INFO Diterima Maret 2022 Dipublikasi Mei 2022 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: . Hubungan gaya belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi pada kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya, . Hubungan motivasi belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi pada kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya, . Hubungan gaya belajar dan motivasi belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Metode Penelitian yang digunakan adalah metodelogi kuantitatif. Adapun populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya yaitu sebanyak 37 orang peserta didik. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 3 . variabel yaitu variabel bebas gaya belajar dan motivasi belajar, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar ekonomi. Dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket/tes dan teknik analisis menggunakan korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian terhadap 37 orang peserta didik kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya yang menjadi populasi penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa: . Ada hubungan positif yang signifikan gaya belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya dengan koefisien korelasi e_x1y 0,459,termasuk hubungan sedang, . Ada hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya dengan koefesien korelasi e_x1y= 0,558, termasuk hubungan sedang, . Ada hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dan motivasi belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II di SMA Negeri 1 Palangka Raya dengan koefesien korelasi e_x1x2y= 0,586, termasuk hubungan yang sedang. Kata Kunci : Gaya Belajar. Motivasi Belajar. Hasil Belajar Ekonomi ABSTRACT *e-mail : suyatiendangsri@gmail. This study aims to determine: . The relationship between students' learning styles and economic learning outcomes in class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka Raya, . The relationship between students' learning motivation and learning outcomes in economics in class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka. Raya, . The relationship between learning styles and students' learning motivation with economic learning outcomes for class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka Raya. The research method used is quantitative methodology. The population in this study were students of class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka Raya, namely 37 students. The variables used in this study were 3 . variables, namely the independent variable learning style and learning motivation, while the dependent variable was economics learning outcomes. And data collection techniques using questionnaires / tests and analysis techniques using product moment correlation and multiple correlation. The results of the study on 37 students of class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka Raya who became the research population, it can be concluded that: . There is a significant positive relationship between student learning styles and learning outcomes of class XI IPS II economics at SMA Negeri 1 Palangka Raya with a correlation coefficient _x1y 0. 459, including a moderate relationship, . There is a significant positive relationship between student learning styles and economic learning outcomes for class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka Raya with a correlation coefficient _x1y= 0. 558, including a moderate relationship, 3 ) There is a significant positive relationship between learning styles and students' learning motivation with economics learning outcomes for class XI IPS II at SMA Negeri 1 Palangka Raya with a correlation coefficient _x1x2y= 0,586, including a moderate relationship. Keywords: Learning Style. Learning Motivation. Economic Learning Outcomes A Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Endang Sri Suyati ISSN :24607274 E-ISSN :26858185 JurnalPendidikan Ekonomi PENDAHULUAN Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Belajar merupakan kegiatan yang wajib bagi setiap manusia terutama untuk siswa yang masih mengikuti jenjang pendidikan Dengan belajar seseorang menjadi lebih baik dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak bisa menjadi bisa, selain itu belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku yang relatif menetap sebagai akibat dari latihan dan pengalaman, dan perubahan tersebut bisa mengarahkan kepada tingkah laku yang lebih baik seperti siswa lebih memahami materi pembelajaran sehingga siswa dapat mencapai nilai yang baik dan dapat memecahkan masalah yang dihadapi siswa. Dengan demikian melalui belajar siswa dapat mengembangkan dirinya ke arah yang lebih Setiap manusia melakukan kegiatan belajar untuk memperoleh pengetahuan dan Belajar adalah syarat mutlak untuk menjadi pandai dalam tercapainya daya pikir dan tindakan untuk memecahkan Sukmadinata . menyatakan kegiatan belajar merupakan hal yang paling Berhasil atau tidaknya siswa untuk mencapai pendidikan bergantung pada diri masing-masing siswa. Kegiatan belajar di sekolah bersifat formal dan direncanakan oleh para guru dengan metode pembelajarannya, sesuai dengan tujuan belajar, dan materi yang harus dipelajari . ahan aja. , meskipun kegiatan belajar telah direncanakan namun ada beberapa permasalahan yang bisa terjadi misalnya perilaku siswa yang kurang Endang Sri Suyati ISSN :24607274 E-ISSN :26858185 bersemangat belajar, cepat merasa bosan dengan gurunya atau materi pembelajarannya, jenuh, kurang mengerti materi yang disampaikan oleh guru mereka dan rendahnya motivasi siswa pada kegiatan belajar di (Dalyono, 2. Hal itu dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Menurut A. Nurkidam . Gaya belajar seseorang adalah kombinasi dari cara ia menyerap informasi dengan mudah dan informasi tersebut . ominasi ota. Bobby De Poter & Mike Hernacki memaparkan 3 jenis gaya belajar seseorang yaitu: Augaya visual, auditori, dan kinestetik (V-A-KA. Walaupun masing-masing individu belajar dengan menggunakan ketiga gaya ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya. Menurut Nasution gaya belajar atau Aulearning styleAy pesertadidik yaitu Aucara pesertadidik bereaksi dan menggunakan perangsang- perangsang yang diterimanya dalam proses belajar. Ay Willing mendefinisikan AuGaya belajar sebagai kebiasaan belajar yang disenangi oleh pembelajar. Ay Keefe memandang gaya belajar sebagai Aucara seseorang dalam menerima, berinteraksi, dan memandang lingkungannya. Ay Dari disimpulkan bahwa gaya belajar adalah cara yang cenderung dipilih pesertadidik untuk bereaksi dan menggunakan perangsangperangsang dalam menyerap dan kemudian mengatur serta mengolah informasi pada proses belajar. Menurut Petri . Aumenggambarkan motivasi sebagai kekuatan yang bertindak pada organisme yang mendorong dan mengarahkan perilakunya. Konsep motivasi juga digunakan untuk menjelaskan perbedaanperbedaan dalam intensitas perilakuAy. Donald mengatakan bahwa Aumotivasi adalah sesuatu perubahan energi di dalam pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya JurnalPendidikan Ekonomi afektif . dan reaksi untuk mencapai tujuan (Hamalik, 1. Ay. Morgan dkk. mendefinisikan Aumotivasi sebagai kekuatan terjadinya perilaku yang diarahkan pada tujuan tertentuAy. Eggen dan Kauchak . mendefinisikan Aumotivasi sebagai kekuatan kelangsungannya, dan mengarahkan perilaku terhadap tujuanAy. (Psikologi Pendidikan, 2017 : 149 Ae . Dari disimpulkan bahwa motivasi adalah suatu pendorong yang mengubah energi dalam diri seseorang ke dalam bentuk aktivitas nyata untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan kata lain motivasi adalah kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan Sedangkan motivasi belajar adalah kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk belajar. Hasil belajar adalah perubahan perilaku dan kemampuan secara keseluruhan yang dimiliki oleh siswa setelah belajar, yang wujudnya berupa kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor . ukan hanya salah satu aspek potensi saj. yang disebabkan oleh hasil belajar lainnya bisa juga diartikan sebagai sesuatu yang dicapai atau diperoleh siswa berkat adanya usaha atau fikiran yang mana hal tersebut dinyatakan dalam bentuk penguasaan, pengetahuan dan kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupan sehingga nampak pada diri indivdu penggunaan penilaian terhadap sikap, pengetahuan, kecakapan dasar dan perubahan tingkah laku secara kuantitatif. Menurut Dimyati dan Mujiono Auhasil belajar merupakan hasil dari suatu interaksi tindak belajar dan tindak mengajar. Dari sisi guru, tindak mengajar diakhiri dengan proses evaluasi hasil belajar. Dari sisi siswa, hasil belajar merupakan berakhirnya penggal dan puncak proses belajarAy. Endang Sri Suyati ISSN :24607274 E-ISSN :26858185 Dari disimpulkan bahwa hasil belajar adalah suatu hasil yang diperoleh siswa setelah siswa tersebut melakukan kegiatan belajar dan pembelajaran serta bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh seseorang dengan melibatkan aspek kognitif, afektif maupun psikomotor, yang dinyatakan dalam symbol, huruf maupun kalimat. Berdasarkan keterangan guru bidang ekonomi di SMA Negeri 1 Palangka Raya menyatakan bahwa ada kecenderungan hasil belajar ekonomi peserta didik di semester sebelumnya kurang maksimal pada materi pertumbuhan ekonomi. Hal ini terlihat saat proses pembelajaran ekonomi dengan sub pembahasan cara mengukur pertumbuhan ekonomi, peserta didik sulit mengukur pertumbuhan ekonomi yang sesuai dari soal yang diberikan guru. Selain itu saat diadakan tes harian maupun tes akhir, dari 37 peserta didik kelas XI terdapat 70% atau 25 peserta didik tidak tuntas, sedangkan yang tuntas hanya 30% atau 12 peserta didik. Dari uraian fenomena di atas, dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi siswa adalah gaya belajar siswa. Siswa yang tidak sesuai gaya belajar mereka itu dapat mempengaruhi motivasi siswa yang sulit untuk masuk kelas dan sulit belajar. Maka semakin tipe gaya belajar yang sesuai maka semakin tinggi juga motivasi mereka dan sebaliknya semakin tipe gaya belajar yang mereka tidak sukai maka semakin rendah juga motivasi mereka untuk METODOLOGI PENELITIAN Dalam suatu penelitian seorang penelitii harus menggunakan jenis penelitian yang Hal ini dimaksudkan agar peneliti dapat rnemperoleh gambaran jelas mengenai masalah yang dihadapi serta langkah-langkah yang digunakan dalam mengatasi masalah Adapun jenis penelitian yang JurnalPendidikan Ekonomi digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif. Menurut Diplan . AuPendekatan kuantitatif menekankan kepada adanya variabel sebagai obyek yang dijadikan bahan penelitian dan variabelvariabel tersebut harus didefenisikan dalam bentuk definisi operasional dan masing-masing variabel yang terkait dalam penelitian". Metode merupakan hal yang sangat penting dalam penelitian sebab tanpa adanya metode, penelitian tidak dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional. Karena penelitian ini berusaha menelaah hubungan antara variabel dengan variabel yang lain dan menemukan ada tidaknya hubungan di antara variabel tersebut. Menurut Sudijono . 6: . bahwa "Teknik analis korelasional ialah teknik analisis statistik mengenai huhungan antara dua variabel atau lebihAy. Penelitian bertujuan untuk menemukan apakah ada hubungan antara variabel gaya belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar dan untuk mengetahui seberapa erat hubungan itu. Berdasarkan pendapat Arikunto . bahwa AuPenelitian ini termasuk penelitian korelasional yang bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dan apabila ada, seberapa eratnya hubungannya serta berarti atau tidak hubungan itu". HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN DAN Hubungan gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi peserta didik kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi product moment dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 25 for Windows maka diperoleh koefisien 0,459. Sedangkan etabel = 0,325 pada taraf signifikansi 5% sehingga e_x1y > etabel atau 0,459 > 0,325 maka disimpulkan bahwa Ho ditolak (Ha diterim. Maka disimpulkan Endang Sri Suyati ISSN :24607274 E-ISSN :26858185 terdapat korelasi antara variabel hubungan gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi. Dalam hal ini hubungan gaya belajar dengan hasil belajar ekonomi menunjukkan hubungan . menurut interpretasi koefisien korelasi. Hubungan ini sedang karena peserta didik kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dalam menjawab soal konsentrasi peserta didik masih kurang. Hal ini dalam gaya belajar peserta didik perlu diperhatikan lagi supaya hasil belajar ekonomi peserta didik meningkat. Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi peserta didik kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi product moment dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 25 for Windows maka diperoleh koefisien 0,558. Sedangkan etabel = 0,325 pada taraf signifikansi 5% sehingga e_x1y > etabel atau 0,558 > 0,325 maka disimpulkan bahwa Ho ditolak (Ha diterim. Maka disimpulkan terdapat korelasi antara variabel hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi. Dalam hal ini hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi menunjukkan hubungan . menurut interpretasi koefisien korelasi. Hubungan ini sedang karena peserta didik kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dalam menjawab soal angket masih kurangnya termotivasi untuk menjawa soal/angket yang telah diberikan, sehingga motivasi belajar peserta didik perlu ditingkatkan lagi agar hasil belajar ekonomi peserta didik meningkat. Hubungan gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi peserta didik kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi ganda dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 25 for Windows maka diperoleh koefisien 0,586. Sedangkan etabel = 0,325 pada taraf signifikansi 5% sehingga R_x1x2y > etabel atau 0,586 > 0,325 maka disimpulkan JurnalPendidikan Ekonomi bahwa Ho ditolak (Ha diterim. Maka disimpulkan terdapat korelasi antara variabel hubungan gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi. Dalam hal ini hubungan gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar ekonomi menunjukkan hubungan . Hubungan ini sedang karena peserta didik kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dalam gaya dan motivasi belajar sangat berhubungan dengan hasil belajar ekonomi, hal ini berarti apabila gaya belajar dan motivasi belajar peserta didik meningkat maka hasil belajar ekonomi juga akan meningkat, begitu juga sebaliknya jika gaya belajar dan motivasi belajar peserta didik menurun maka hasil belajar ekonomi juga akan menurun. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis statistik yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Ada hubungan antara gaya belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dengan koefisien korelasi e_x1y 0,459. Hubungan tersebut termasuk hubungan yang Uji siginifikansi dengan taraf signifikan Ada hubungan antara motivasi belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dengan koefisien korelasi e_x1y 0,558. Hubungan tersebut termasuk hubungan yang Uji siginifikansi dengan taraf signifikan Ada hubungan antara gaya belajar dan motivasi belajar peserta didik dengan hasil belajar ekonomi kelas XI IPS II SMA Negeri 1 Palangka Raya dengan koefisien korelasi R_x1x2y 0,586. Hubungan tersebut termasuk hubungan yang sedang. Uji signifikansi dengan taraf signifikan 5%. Endang Sri Suyati ISSN :24607274 E-ISSN :26858185 DAFTAR PUSTAKA