Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 2, 2024. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Article history Received Sep 18, 2024 Accepted Dec 29, 2024 Published Dec 29, 2024 ANALISIS USABILITY PADA APLIKASI INDOFARM UNTUK MENGUKUR TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN CUSTOMER SATISFACTION INDEX DAN USER EXPERIENCE QUESTIONNAIRE Riska Pramanda1. Ilhamsyah1. Nurul Mutiah1 Fakultas MIPA. Jurusan Sistem Informasi. Universitas Tanjungpura email: riskapramanda@student. id, ilhamsyah@sisfo. id, nurul@sisfo. Abstract The rapid growth of digitalization has driven the expansion of E-Commerce, including the Indofarm application in Pontianak, which provides grocery delivery services. However, users have reported issues related to system performance and service quality. This study evaluates customer satisfaction using the Customer Satisfaction Index (CSI) and User Experience Questionnaire (UEQ) with 26 measurement The results show a CSI score of 52. 70%, indicating a "moderately satisfied" category. Importance Performance Analysis (IPA) identifies seven attributesAispeed, security, motivation, expectations, efficiency, organization, and attractivenessAias critical areas for improvement. Additionally, one attribute, "Pleasant," is rated highly but is of lower priority. The findings suggest that Indofarm should focus on enhancing key service aspects while reallocating resources from less critical attributes to improve overall customer Keywords Customer Satisfaction. CSI. UEQ. IPA Abstrak Pertumbuhan digitalisasi yang pesat telah mendorong perkembangan E-Commerce, termasuk aplikasi Indofarm di Pontianak yang menyediakan layanan belanja kebutuhan dapur dengan sistem pengantaran. Namun, pengguna melaporkan masalah terkait kinerja sistem dan kualitas layanan. Studi ini mengevaluasi kepuasan pelanggan menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan User Experience Questionnaire (UEQ) dengan 26 indikator pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan nilai CSI sebesar 52,70%, yang masuk dalam kategori "cukup puas". Analisis Importance Performance Analysis (IPA) mengidentifikasi tujuh atributAikecepatan, keamanan, motivasi, harapan, efisiensi sistem, keteraturan, dan daya tarikAisebagai aspek yang perlu ditingkatkan. Selain itu, satu atribut, "Menyenangkan", memiliki kinerja tinggi tetapi prioritas Temuan ini menunjukkan bahwa Indofarm perlu fokus pada peningkatan aspek layanan utama sambil mengalokasikan kembali sumber daya dari atribut yang kurang penting untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Kata kunci Kepuasan Pelanggan. CSI. UEQ. IPA PENDAHULUAN Perkembangan teknologi digitalisasi saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat salah satu bentuk digitalisasi yaitu banyak nya toko online yang menawarkan barang dan/ jasa melalui E-Commerce. E-Commerce merupakan teknologi yang menjadi kebutuhan mendasar setiap organisasi yang bergerak di bidang Hasil survei Badan Pusat Statistik menunjukan bahwa jumlah usaha E-Commerce di Indonesia pada tahun 2020 sebanyak 423 usaha yang berbeda jauh pada tahun 2019 dengan jumlah jumlah usaha E-Commerce di Indonesia pada tersebut hanya 13. 485 usaha . , hal ini membuktikan bahwa perkembangan E-Commerce Indonesia perkembangan yang sangat pesat. Kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan dalam ECommerce telah mempermudah, mempercepat dan merubah pola supply dan demand para pelaku ekonomi dari berbagai sisi. Kemudahan dalam proses supply dan demand harus diimbangi dengan pelayanan yang baik bagi konsumen, termasuk kemudahan dalam menggunakan platform e-commerce untuk berbelanja dengan nyaman. Di Pontianak, salah satu layanan e-commerce yang menyediakan belanja kebutuhan dapur dengan sistem pesan-antar adalah Indofarm. Indofarm juga menghadapi beberapa keluhan dari pengguna, seperti ketidaksesuaian produk dengan tampilan di aplikasi, kenaikan harga mendadak setelah pembelian, serta proses pendaftaran yang dianggap rumit. Selain itu, lonjakan permintaan berdampak pada kualitas layanan pengiriman. Masalah-masalah ini menunjukkan adanya tantangan dalam kualitas sistem dan layanan Indofarm, sehingga diperlukan evaluasi usability aplikasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Usability mengacu pada tingkat efektifitas, efisiensi dan kepuasan suatu produk yang telah digunakan oleh pengguna produk tersebut sehingga tujuannya dalam konteks tertentu dapat tercapai . Berkaitan dengan hal tersebut, maka analisis usability pada aplikasi Indofarm User Experienced Questionnaire. Kuesioner UEQ termasuk salah satu kuesioner yang hasilnya dapat digunakan dalam analisis Usability untuk mengukur tingkat user experience suatu produk dengan cepat . Penelitian ini juga mengukur tingkat kepuasaan pelanggan menggunakan Customer IJCCS Vol. No. July 201x ISSN: 1978-1520 Satisfaction Index. Hal ini didasarkan pada pernyataan bahwa usability dapat diukur oleh kualitas layanan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan, penelitian dengan judul AuAnalisis Usability Pada Aplikasi Indofarm Untuk Mengukur Tingkat Kepuasan Pelanggan Menggunakan Customer Satisfaction Index Dan User Experience QuestionnaireAy. Dengan ini harapannya dapat memudahkan pihak Indofarm dalam mengetahui tingkat kepuasan pelanggan, sehingga dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas sistem dan layanan yang METODE PENELITIAN Kerangka kerja pada penelitian ini menggunakan kerangka kerja IS Research yang menjabarkan secara menyeluruh mengenai langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini . Kerangka kerja IS Research dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Kerangka Kerja IS Research Identifikasi Masalah Pada penelitian ini masalah yang perlu dianalisis adalah kepuasan pelanggan terhadap aplikasi Indofarm mengenai kualitas layanan dan sistem yang diberikan oleh pihak Indofarm yang mendapat beberapa review negative, sehingga diperlukan analisis usability untuk mengukur kepuasan pelaggan Indofarm. Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 2, 2024. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Identifikasi Indikator Penelitian Pada tahap ini dilakukan identifikasi indikator penelitian pada masing-masing variabel. Indikator ini digunakan dalam melakukan pembuatan keusioner. Indikator yang digunakan pada penelitian ini yaitu 26 indikator. Analisis IPA Tahap ini digunakan untuk mengetahui indikator mana saja yang perlu diperbaikan terhadap suatu kinerja atau layanan yang telah diberikan oleh pihak Indofarm terhadap pelanggan Indofarm Perancangan Kuesioner Penelitian ini melibatkan responden yang berdomisili di Kota Pontianak dan telah melakukan setidaknya satu transaksi melalui Indofarm. Kuesioner User Experience Questionnaire (UEQ), pengalaman pengguna dengan skala dari -3 Skor -3 menunjukkan penilaian paling negatif, 0 sebagai netral, dan 3 sebagai paling Untuk menghindari bias, pernyataan dalam kuesioner diacak dengan variasi urutan positif dan negatif . HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas dan Uji Reabilitas Uji reliabilitas bertujuan untuk mengukur konsistensi konstruk atau indikator . Suatu kuesioner dikatakan reliabel jika jawaban seseorang terhadap pernyataan konsisten atau stabil dari waktu ke waktu dan indikator yang dapat dinyatakan reliabel apabila koefisien alpha diatas 0. Sedangkan uji validitas digunakan untuk mengukur valid kuesioner. Indikator dinyatakan valid jika memiliki nilai signifikansi O0,05. Uji validitas dan reabilitas pada penelitian ini menggunakan 30 responden untuk melakukan Penyebaran Kuesioner Penyebaran kuesioner dilakukan secara tidak langsung . melalui media sosial dengan menyebarkan link google from yang berisi kuesioner penelitian. Analisis CSI Tahap ini digunakan untuk mengetahui nilai dari kepuasan pelanggan Indofarm dan untuk mengetahui kategori kepuasan pelanggan Indofarm. Analisis Kesenjangan (GAP) Tahap ini digunakan untuk mengetahui nilai kesenjangan pada setiap indikator yang Uji Reabilitas Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui kekonsistenan kuesioner yang telah dibuat. Uji reliabilitas dapat dilihat dari koefisien CronbachAos Alpha. Instrumen dapat dinyatakan reliabel apabila memiliki nilai Cronbach Alpha Ou0,6. Adapun hasil dari uji reliabilitas nilai kinerja dapat dilihat pada tabel 1. Tabel 1. Hasil Uji Reliabilitas Item Total Statistic Kode CronbachAos Alpha Item-rest if item Correlation C Berdasarkan hasil reliabilitas pada tabel 1 menghasilkan nilai cronbachAos Ou0,6. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh data dari item kuesioner dinyatakan reliabel Uji Validitas Uji validitas dilakukan dengan metode analisis Bivariate Pearson yaitu mengkorelasikan skor item terhadap skor total dengan menggunakan JASP kepada 30 responden. Item pertanyaan dinyatakan valid apabila memiliki nilai signifikansi O0,05. Hasil uji validitas dapat dilihat pada tabel 2. Tabel 2. Hasil Uji Validitas Item Total Statistic Kode PearsonAos Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan hasil uji validitas pada tabel 2 maka 26 item pertanyaan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan pada aplikasi Indofarm dapat dinyatakan valid sehingga dapat digunakan pada penelitian ini. Perhitungan Nilai Tingkat Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode CSI IJCCS Vol. No. July 201x ISSN: 1978-1520 Untuk mengetahui besarnya nilai CSI, maka langkah-langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut. Menentukan Mean Importance Score (MIS) dan Mean Satisfaction Score (MSS). Nilai MIS dan MSS dapat dilihat pada tabel 3. [Ocycuycn=1 ycn ] ycAyaycI = ycu ycAyaycI = ycAyaycI = 2,21 Berdasarkan perhitungan diatas, niali 221 didapatkan dari hasil jumlah nilai 100 responden terhadap nilai kinerja pada indikator ke-1. ycAycIycI = [Ocycuycn=1 ycuEycn ] ycu ycAycIycI = ycAycIycI = 1,82 Berdasarkan perhitungan diatas, niali 182 didapatkan dari hasil jumlah nilai 100 responden terhadap nilai presepsi pada indikator ke-1. Berikut tabel hasil perhitungan nilai MIS dan MSS terhadap 26 indikator yang dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3. Nilai MIS dan MSS Indikator MIS MSS 2,21 1,82 2,32 2,05 2,06 1,04 2,32 1,94 2,43 2,12 2,08 1,47 2,18 1,78 2,02 1,49 2,20 1,04 2,03 1,23 2,26 2,02 2,26 1,96 2,27 2,03 2,15 1,60 1,95 0,71 2,14 1,75 2,36 1,40 2,20 1,22 2,26 1,42 2,25 1,48 Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 2, 2024. Jumlah 2,22 2,24 2,06 2,15 2,22 1,87 56,71 1,74 1,72 1,48 1,39 1,84 0,97 40,71 E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Rata-rata 3,97 3,91 3,95 3,63 3,79 3,91 3,30 3,85 Menghitung Weight Factor (WF) atau faktor Menghitung Weight Score (WS) atau skor Bobot ini merupakan persentase nilai MIS per indikator terhadap total MIS seluruh indikator. Nilai WF dapat dilihat pada Bobot ini merupakan perkalian antara WF dengan rata-rata tingkat kepuasan. Nilai WS dapat dilihat pada tabel 5. ycOycIycn = ycOyaycn x MSS ycOya = ycAyaycIycn Ocycyycn=1 ycAyaycIycn ycOya = ycU 100% 2,21 ycU 100% 56,71 ycOya = 3,90 Berdasarkan perhitungan diatas nilai 2,21 merujuk pada tabel MIS dan nilai 56,71 didapat dari jumlah nilai MIS, sehingga didapatkan nilai WF sebesar 3,90. Berikut merupakan tabel nilai WF terhadap 26 indikator yang dapat dilihat pada tabel 4. Tabel 4. Nilai WF Indikator ke- Weight Factor (WF) 3,90 4,09 3,63 4,09 4,28 3,67 3,84 3,56 3,88 3,58 3,99 3,99 4,00 3,79 3,44 3,77 4,16 3,88 3,99 ycOycIycn = 3,90 x 1,82 ycOycIycn = 7,09 Berdasarkan perhitungan diatas nilai WF merujuk pada tabel WF dan nilai MSS merujuk pada tabel MSS. Berikut nilai WS terhadap 26 indikator yang dapat dilihat pada tabel 5. Tabel 5. Nilai WS Indikator keWeight Score (WS) 7,09 8,39 3,78 7,94 9,08 5,39 6,84 5,31 4,03 4,40 8,05 7,81 8,13 6,07 2,44 6,60 5,83 4,73 5,66 5,87 6,81 6,79 5,38 5,27 7,20 3,20 Jumlah 158,10 Menentukan Customer Satisfaction Index (CSI) yaycIya = OcycEycn=1 ycOycI ycU 100% yaycI yaycIya = 158,10 ycU 100% yaycIya = 52. Berdasarkan perhitungan diatas nilai 158,10 merujuk pada jumlah WS pada tabel 5 dan nilai HS didapatkan dari skala maksimum yang digunakan pada kuesioner dari penelitian ini yaitu Dari hasil perhitungan di dapatkanlah hasil kepuasan pelanggan menggunakan metode CSI sebesar 52,70% yang masuk dalam kategori cukup puas terhadap kualitas layanan aplikasi Indofarm yang diberikan oleh pihak Indofarm. Namun dengan hasil tersebut, masih ada yang harus ditingkatkan dan diperbaiki oleh pihak Indofarm untuk mencapai kategori sangat puas. Analisis Kesenjangan (GAP) Setelah menggunakan metode CSI, langkah selanjutnya yaitu melakukan analisis kesenjangan terhadap nilai kinerja dan kepentingan setiap indikator yang digunakan. Nilai kinerja dan kepentingan setiap indikator dapat dilihat pada Tabel 6. Nilai Performance dan Importance Kode Performance Importance 1,82 2,21 2,05 2,32 1,04 2,06 1,94 2,32 2,12 2,43 1,47 2,08 1,78 2,18 1,49 2,02 1,04 1,23 2,03 2,02 2,26 1,96 2,26 2,03 2,27 2,15 0,71 1,95 1,75 2,14 2,36 1,22 IJCCS Vol. No. July 201x 1,42 1,48 1,74 1,72 1,48 1,39 1,84 0,97 ISSN: 1978-1520 2,26 2,25 2,22 2,24 2,06 2,15 2,22 1,86 Untuk mengetahui nilai kesenjangan setiap indikator maka dapat dihitung menggunakan rumus berikut: ycEycn = ycEyceycyce. Oe yaycoycy. ycEycn = 1,82 Oe 2,21 ycEycn = Oe0,39 Berdasarkan perhitungan diatas nilai 1,82 didapat dari nilai kinerja pada tabel 6 dan nilai 2,21 didapat dari nilai kepentingan pada tabel 6. Berikut merupakan nilai gap setiap indikator yang dapat dilihat pada tabel 7. Tabel 7. Nilai GAP Kode Per . Imp. GAP 1,82 2,21 -0,39 2,05 2,32 -0,27 1,04 2,06 -1,02 1,94 2,32 -0,38 2,12 2,43 -0,31 1,47 2,08 -0,61 1,78 2,18 -0,4 1,49 2,02 -0,53 1,04 -1,16 1,23 2,03 -0,8 2,02 2,26 -0,24 1,96 2,26 -0,3 2,03 2,27 -0,24 2,15 -0,55 0,71 1,95 -1,24 1,75 2,14 -0,39 2,36 -0,96 1,22 -0,98 1,48 2,25 -0,77 1,74 2,22 -0,48 1,72 2,24 -0,52 1,48 2,06 -0,58 1,39 2,15 -0,76 1,84 2,22 -0,38 Berdasarkan perhitungan gap pada tabel 5. maka didapatkanlah hasil bahwa dari ke 26 indikator tidak ada indikator yang menghasilakan nilai gap 0 dan rata-rata nilai kesenjangan sebesar -0,61. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kualitas dari aplikasi Indofarm masih kurang dan belum Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 2, 2024, memenuhi keinginan yang diharapkan oleh pelanggan dari aplikasi Indofarm. Selain itu berdasarkan perhitungan nilai gap yang memiliki nilai kesenjangan rata-rata -0,61 ini juga digunakan untuk memberikan rekomendasi perbaikan kepada pihak Indofarm yang berdasarkan juga dengan nilai Tki dan pemetaan diagram kartesius. Perhitungan Nilai Importance Performance Analysis (IPA) Pengolahan data dengan metode IPA dilakukan dengan menganalisis setiap kuadran untuk menunjukkan hubungan antara penilaian tingkat kepentingan dan tingkat kinerja yang dapat digunakan untuk menentukan rekomendasi yang akan diberikan. Adapun tahapan dalam metode IPA adalah sebagai berikut: Menghitung Tingkat Kesesuaian (TK. antara tingkat kinerja dan harapan. Nilai TKi dapat dilihat pada tabel 8. ycNyaycn = ycUycn ycuE 100% ycn ycNyaycn = 1,82 ycuE 100% 2,21 ycNyaycn = 82% Berdasarkan perhitungan tersebut nilai Xi dan Yi didapatkan dari hasil total nilai setiap indikator pertanyaan. Berikut tabel hasil nilai TKi dari 26 indikator pertanyaan, yang dapat dilihat pada tabel 8. Kode Tabel 8. Nilai Tki Per. Imp. 1,82 2,21 2,05 2,32 1,04 2,06 1,94 2,32 2,12 2,43 1,47 2,08 1,78 2,18 1,49 2,02 1,04 1,23 2,03 2,02 2,26 1,96 2,26 TKi E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 2,03 0,71 1,75 1,22 1,42 1,48 1,74 1,72 1,48 1,39 1,84 0,97 2,27 2,15 1,95 2,14 2,36 2,26 2,25 2,22 2,24 2,06 2,15 2,22 1,86 Berdasarkan hasil dari perhitungan TKi maka didapatkan bahwa ada 6 indikator yang kesesuian nya rendah berdasarkan tabel 2. yaitu creative (N. , fast (E. , leading edge (N. , secure (D. , motivating . , dan innovative . dan ada 10 item yang kesesuaian nya sedang yaitu exciting (S. , predictable (D. , inventive (N. , pleasing (A. , expectations (D. , system efficiency (D. , information (P. , practical (E. , organized (E. dan attractive (A. , serta ada 10 item yang kesesuaian nya tinggi yaitu enjoyable (A. , understandable (P. , easy to learn (P. , valuable (S. , interesting (S. , supportive (D. , good (A. , easy to use (P. , pleasant (A. , user friendly (A. Menghitung rata-rata kinerja ycuE dan kepentingan seluruh pelanggan XI = ycUycn ycUycn XI = = 40,71 = 56,7 Menentukan rata-rata kinerja XI kepentingan seluruh atribut yang digunakan sebagai pembatas dalam diagram kartesius. XI = ycUycn XI = 40,71 ISSN: 1978-1520 XI = 1,57 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka didapatkanlah batas XI . sebesar 1,57, yang akan digunakan dalam diagram kartesius. ycUycn 56,71 = 2,18 Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka didapatkanlah batas . sebesar 2,18, yang akan digunakan dalam diagram kartesius. Menjabarkan setiap atribut yang disajikan dalam diagram kartesius seperti pada Gambar 2 menjadi empat kuadran dan dibatasi dengan nilai rata-rata kinerja XI dan kepentingan . Diagram kartesius dapat dilihat pada gambar 2. Gambar 2. Pemetaan Diagram Kartesius Kuadran I Concentrate Here Kuadran I merupakan area yang memuat atribut-atribut dengan kepentingan tinggi tetapi memiliki kinerja yang rendah (High Importance & Low Performanc. Oleh karena itu atributatribut pada area ini menjadi prioritas utama dalam meningkatkan pelayanan. Berdasarkan diagram kartesius pada gambar 2 maka atribut yang masuk kedalam kuadran ini yaitu fast (E. , secure (D. , motivating (S. , expectations (D. , system efficiency (E. , organized (E. , attractive (A. Kuadran II Keep Up With the Good Work Kuadran II merupakan area yang memuat atribut-atribut dengan kepentingan tinggi dan mempunyai kinerja yang tinggi pula atau baik (High Importance & High Performanc. Untuk atribut-atribut pada area ini perusahaan hanya perlu untuk mempertahankan secara maksimal, dikarenakan setiap atribut sudah sesuai dengan IJCCS Vol. No. July 201x harapan dari pelanggan. Berdasarkan diagram kartesius pada gambar 2 maka atribut yang masuk kedalam kuadran ini yaitu enjoyable (A. , understandable (P. , easy to learn (P. , valuable (S. , interesting (S. , supportive (D. , good (A. , easy to use (P. , information (P. , practical (E. , user friendly (A. Kuadran i Low Priority Kuadran i merupakan area yang memuat atribut-atribut yang mempunyai kepentingan rendah tetapi juga kinerja yang dimiliki rendah (Low Importance & Low Performanc. Hal tersebut menjadikan atribut-atribut pada area ini menjadi kurang diprioritaskan atau tidak terlalu penting (Low Priorit. Berdasarkan diagram kartesius pada gambar 2 maka atribut yang masuk kedalam kuadran ini yaitu creative (N. , exciting (S. , predictable (D. , inventive (N. , pleasing (A. , innovative (N. Positif : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Volume 10. No 2, 2024. Kuadran IV Possible Overkill Kuadran IV merupakan area yang memuat atribut-atribut yang mempunyai kepentingan rendah atau bukan prioritas tetapi memiliki kinerja yang tinggi atau bahkan terlalu tinggi (Low Importance & High Performanc. Pada area ini perusahaan disarankan melakukan pengurangan kinerja pada setiap atribut, dikarenakan prioritas dari atribut tersebut tidak terlalu tinggi dan untuk mencegah prioritas yang berlebihan pada atribut yang kurang/tidak penting (Possible Overkil. Berdasarkan diagram kartesius pada gambar 2 maka atribut yang masuk kedalam kuadran ini yaitu pleasant (A. Rekomendasi Perbaikan Berikut merupakan rekomendasi yang dapat dipertimbangkan dan digunakan oleh pihak Indofarm dalam memperbaiki kualitas layanan dan aplikasi serta meningkatkan kepuasan Meningkatkan kecepatan sistem dan proses dari aplikasi Indofarm yang berdasarkan pertanyaan kuesioner bahwa apakah aplikasi Indofarm dapat digunakan secara cepat, sehingga pelanggan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam mengakses sistem. Berdasarkan review beberapa pelanggan dan wawancara, perlu untuk meningkatkan proses sign-up agar sistem lebih mudah Berdasarkan umur yang dikelompokan pada penelitian ini ada 2 responden yang berumur 45 tahun keatas yang merupakan kelompok umur lansia awal oleh karena itu perlu untuk meningkatkan fitur pada sistem dengan memberikan panduan singkat mengenai fungsi fitur agar pengguna dengan umur 45 tahun keatas paham mengenai fungsi fitur dan cara menggunkannya. Berdasarkan pekerjaan yang dikelompokkan pada penelitian ini terdapat 76% responden merupakan pekerja aktif yang memiliki waktu terbatas untuk memudahkan para pelanggan dalam mengetahui adanya diskon/ongkir memberikan notifikasi-notifikasi kepada para pelanggan mengenai beberapa hal seperti adanya diskon/gratis ongkir dan notifikasi adanya variasi produk baru. E-ISSN 2460-9552 P-ISSN 2620-3227 Berdasarkan wawancara dengan pelanggan Indofarm hal yang perlu ditingkatkan mengenai keamanan dari sistem yaitu meningkatkan keamanan sistem dengan menggunakan enkripsi data pada setiap data dari pengguna. Berdasarkan wawancara dengan pelanggan hal yang perlu ditingkatkan mengenai keamanan sistem yaitu memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa sistem yang digunakan merupakan sistem yang aman berupa kebijakan privasi yang harus disampaikan kepada pelanggan sehingga Selalu meminta umpan balik dari pelanggan setelah pelanggan menggunakan sistem dan setelah pelanggan menerima pesanan dari kurir, sehingga dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan pelanggan. Menerima dan memproses setiap umpan balik yang diberikan oleh pelanggan dengan cepat, sehingga dapat memenuhi ekspektasi pelanggan terhadap layanan dan sistem yang Berdasarkan wawancara Bersama pihak Indofarm, hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan effisensi yaitu menambah variasi jam pengantaran produk yang ada didalam sistem serta memberikan batas maksimun untuk jam pengantaran yang ada, sehingga permintaan pelanggan tidak bertumpuk pada 1 pilihan jam dan tidak mengalami keterlambatan pengantaran. Berdasarkan responden dari penilitian ini terdapat responden yang berumur 45 tahun keatas oleh karna itu agar tampilan UI/UX sistem dapat dipahami oleh pengguna yang berumur 45 tahun keatas makan perlu untuk meningkatkan tampilan UI/UX sistem dengan melakukan penempatan setiap konten yang ditampilkan dengan baik dan menampilkan setiap navigasi yang mudah dipahami oleh pengguna, sehingga mudah pengguna akan mudah dalam menemukan hal yang dicari dalam sistem. Berdasarkan hasil wawancara bersaama Indofarm pembayaran yang masih sedikit maka perlu C melakukan pembayaran dengan mudah. Berdasarkan pengelompokan pekerjaan pada penelitian ini terdapat pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebesar 25% oleh karena itu, perlu untuk membuat fitur rekomendasi seperti rekomendasi masakan dan bahan apa saja yang digunakan, sehingga dapat menjadi daya tarik aplikasi dan dapat menarik pelnggan yang bekerja sebagai ibu rumah tangga untuk menggunaka aplikasi Indofarm, seklaigus menjadi pembeda dari aplikasi sejenis Berdasrkan area diagram kartesius, indikator A4 masuk kedalam kuadran IV yang merupakan indikator yang mempunyai kepentingan rendah dan kinerja yang tinggi oleh karena itu perlu untuk mempertahankan kualitas kenyamanan pelanggan tanpa harus mengoptimalkan indikator lain yang lebih peningkatan yang dilakukan tepat sasaran dan efsien. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada pelanggan Indofarm yang berdomisili dikota Pontianak maka dapat disimpulkan bahawa: Berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menghitung nilai kepuasan pelanggan dari aplikasi Indofarm maka didapatkanlah hasil sebesar 52,70%, nilai ini dapat disimpulkan bahwa nilai kepuasan pelanggan dari aplikasi Indofarm masuk kedalam kategori puas berdasarkan kategori tingkat kepuasan pelanggan dari metode CSI. Berdasarkan hasil analisis data menggunakn metode Importance Performance Analysis untuk memetakan setiap atribut kedalam diagram kartesius dan untuk mengetahui atribut mana saja yang perlu untuk diperbaiki dan ditnjau kembali. Maka didapatkanlah hasil bahwa ada 6 atribut yang masuk kedalam kuadran I pada diagram kartesius yang menunjukan bahwa atributatribut tersebut merupakan atribut yang menjadi prioritas utama dalam melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas sistem dan layanan yang diberikan oleh aplikasi Indofarm, kemudian ada satu atribut yang masuk kedalam kuadran IV yang IJCCS Vol. No. July 201x ISSN: 1978-1520 menunjukan bahwa atribut tersebut merupakan atribut yang mendapatkan peningkatan kualitas yang tinggi tetapi memiliki nilai kepentingan yang rendah, sehingga pihak Indofarm harus mengurangi kinerja yang berlebihan pada atribut ini dan dapat dialihkan ke atribut yang memerlukan seperti atribut yang berada pada kuadran I. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, dapat dikatakan bahwa metode yang digunakan sudah tepat dan tidak perlu tambahan metode lain, karena hasil yang didapatkan sudah dapat menghasilkan nilai kepuasan pelanggan dan memberikan rekomendasi untuk atribut yang memiliki tingkat kepuasan rendah SARAN