KAFFAH: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan Vol. 2 No. Page 84-92 ISSN: 2985-9662 http://jurnal. id/index. php/kaffah/article/view/532 STRATEGI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS INKUIRI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Mohammad Sabarudin1. Ibnu Imam Al Ayyubi2. Rifqi Rohmatulloh3 Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Falah. Bandung Barat mohammadsabarudin@staidaf. ibnuimam996@staidaf. rifqirohmatulloh@staidaf. Abstrak Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih kuat dan akurat mengenai efektivitas strategi pembelajaran berbasis inkuiri dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan analisis korelasi untuk melihat keterkaitan akan variabel bebas yakni berpikir kritis mahasiswa dan variabel terikat yakni hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester lima dengan sampel sebanyak 28 mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Falah Bandung Barat. Pengujian persyaratan analisis data yang digunakan terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas dengan hipotesis yang digunakan yakni uji korelasi dan Di dapat hasil pada penelitian ini dimana memiliki hubungan yang kuat antara variabel bebas dengan variabel terikat karena nilai Correlation Coefficient sebesar 0. dan terdapat pada interval 0. 79 sedangkan nilai signifikansi Correlations adalah 000 yang berarti terdapat korelasi antara berpikir kritis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Kata Kunci: Berpikir Kritis. Pembelajaran Inkuiri. PAI Abstract This research is expected to provide stronger and more accurate evidence regarding the effectiveness of inquiry-based learning strategies in improving students' critical thinking This research method uses correlation analysis to see the relationship between the independent variables, namely students' critical thinking and the dependent variable, namely student learning outcomes using the inquiry learning model in Islamic Religious Education courses. The population of this study were fifth semester students with a sample of 28 students at Darul Falah Islamic High School. West Bandung. Testing the requirements of the data analysis used consisted of a normality test and a linearity test with the hypothesis used, namely the correlation and regression tests. The results obtained in this study where there is a strong relationship between the independent variable and the dependent variable because the Correlation Coefficient value is 0. and is found in the interval 0. 79 while the significance value of the Correlation is 000 which means there is a correlation between stuzdents' critical thinking and student Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 84 learning outcomes using the model Inquiry learning in Islamic Religious Education Keywords: Critical Thinking. Inquiry Learning. PAI PENDAHULUAN Pendidikan Agama Islam menjadi sarana yang vital dalam menanamkan akhlak yang baik dan menjadikan mahasiswa sebagai insan kamil (Maskur, 2. Proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam belakangan ini masih diperbincangkan karena penerapannya yang dapat dikatakan belum optimal (Hermawati, 2. Proses belajar mengajar yang masih rendah pada dengan atensi mahasiswa dalam menyampaikan gagasan dan pertanyaan pada pembelajaran Agama Islam (Ginanjar et al. , 2. , serta kelemahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang dirasa kurang tepat dalam menentukan model pembelajaran atau orientasi dalam cara berpikir mahasiswa untuk cenderung dibentuk menjadi manusia yang pasif (Musrifah, 2. Pemilihan strategi atau model pembelajaran sangat berpengaruh bagi mahasiswa untuk meningkatkan daya kritis, inovatif, dan mengeliminasi suasana kejemuan yang seringkali dirasakan pada penggunaan metode pembelajaran konvensional khususnya ceramah (Nusroh & Ahsani, 2. Di era globalisasi yang kian berkembang pesat secara eksponensial, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan yang krusial bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan zaman (Nusroh & Ahsani, 2. Kemampuan berpikir kritis memungkinkan mahasiswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menghasilkan pemikiran secara informatif, logis, rasional, dan primordial. Menurut Wijaya . kemampuan berpikir kritis merupakan kegiatan menganalisis ide atau gagasan, membedakannya secara tajam, memilah dan memilih, mengidentifikasi, mengkaji, serta mengekspansikannya kearah yang lebih spesifik. Oleh karena itu, perlu dikembangkan strategi pembelajaran yang efektif guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Salah satu strategi pembelajaran yang telah terbukti efektif dalam mempromosikan kemampuan berpikir kritis adalah pembelajaran berbasis inkuiri (Rosidi, 2. Inkuiri adalah suatu cara penyampaian pelajaran dengan Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 85 penelaahan sesuatu yang bersifat mencari secara kritis, analisis dan argumentatif sehingga dapat merumuskan dan menemukan sendiri melalui panduan pertanyaan untuk mendapatkan konklusi yang inheren (Fadli, 2. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa untuk secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran, di mana mereka menjadi peneliti dan pembelajar yang mandiri. Dalam pembelajaran berbasis inkuiri, mahasiswa didorong untuk mengajukan pertanyaan, mengumpulkan informasi, melakukan eksperimen, dan mengambil kesimpulan berdasarkan bukti yang ada. Penggunaan strategi pembelajaran berbasis non konvensional pada pendidikan di perguruan tinggi telah menunjukkan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis (Maisuhetni, 2. Melalui pembelajaran berbasis inkuiri, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka, seperti kemampuan analisis, evaluasi, sintesis, dan penalaran logis. Selain itu, strategi ini juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kerjasama, dan kemampuan problem solving (Wahyuni & Sari, 2. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah pengetahuan tersebut dengan menguji secara empiris pengaruh strategi pembelajaran berbasis inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa secara komprehensif, dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang lebih kuat dan akurat mengenai efektivitas strategi pembelajaran berbasis inkuiri dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur akademik tentang Pendidikan di perguruan tinggi dan memberikan pedoman praktis bagi institusi pendidikan untuk merancang program pembelajaran yang efektif dengan pemahaman yang lebih baik lagi tentang hubungan antara strategi pembelajaran berbasis inkuiri dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, pengembang kurikulum, serta pengajar dapat membuat keputusan yang informatif dalam merancang pengalaman pembelajaran dalam mempromosikan kemampuan berpikir kritis yang optimal bagi mahasiswa. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 86 METODE Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Falah Bandung Barat dengan penelitian kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan analisis korelasi untuk melihat keterkaitan akan variabel bebas yakni berpikir kritis mahasiswa dan variabel terikat yakni hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester lima dengan sampel sebanyak 28 mahasiswa. Pengujian persyaratan analisis data yang digunakan terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas dengan hipotesis yang digunakan yakni uji korelasi dan regresi. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengolahan data hasil penelitian ini dilakukan berbantuan program SPSS versi 26, dengan kriteria pengujiannya, yaitu terima H0 jika nilai sig. Ou 0,05 dan tolak H0 jika nilai sig. < 0,05. Hipotesis Hipotesis Alternative dan Hipotesis Nol adalah sebagai berikut: : Tidak terdapat korelasi antara berpikir kritis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam. : Terdapat korelasi antara berpikir kritis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 87 Analisis Stastistika Deskriptif Berdasarkan data pada tampilan Descriptive Statistics diperoleh bahwa jumlah mahasiswa sebanyak 28 dengan range pada variable bebas adalah 16 sedangkan pada variable terikat adalah 59. Untuk jumlah nilai keseluruhan, rata-rata, dan standar deviasi pada variable bebas adalah 2194, 78. 36, dan 4. 588 sedangkan pada variable terikat adalah 2219, 79. 25, dan 12. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berasal dari populasi berdistribusi normal atau tidak, hal ini dilakukan sebagai syarat pengujian pada statistik inferensial. Dalam hal ini peneliti menggunakan Kolmogorov-Smirnov dalam hal melakukan uji normalitas Berdasarkan data pada tampilan Tests of Normality, nilai signifikansi untuk Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Mahasiswa pada Kolmogorov-Smirnov adalah 0. Dari data tersebut diperoleh bahwa terdapat salah satu nilai signifikan yang lebih kecil dari 0. 05 maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 88 Dikarenakan asusmsi normalitas tidak terpenuhi maka dilanjutkan Uji Korelasi Spearman-Rank dan pengujian Regresi tidak dilakukan. Pada diagram Normal Q-Q Plot of Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Mahasiswa terlihat data atau titik-titik pada diagram tidak menyebar disekitar garis diagonal dan berjauhan dari garis, maka data tersebut dapat dikatakan tidak berdistribusi normal. Uji Korelasi Untuk melihat kuatnya hubungan dari nilai korelasi adalah sebagai berikut. Tabel 1. Nilai Korelasi Interval Koefisien Kekuatan Hubungan Sangat Rendah Rendah Cukup Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 89 Kuat Sangat Kuat Sumber: Sugiyono . Berdasarkan data pada tampilan Correlations, nilai signifikansi untuk Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Mahasiswa adalah 0. Dari data tersebut diperoleh bahwa nilai signifikan lebih kecil dari 0. 05 maka berdasarkan kriteria pengambilan keputusan ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara berpikir kritis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam atau dapat dikatakan bahwa berpikir kritis mahasiswa mempengaruhi terhadap hasil belajar mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Sedangkan nilai dari Correlation Coefficient adalah 0. dan terdapat pada interval 0. 79 berdasarkan pedoman interpretasi maka dapat dikatakan bahwa hubungan antara berpikir kritis mahasiswa terhadap hasil belajar mahasiswa dapat dikatakan memiliki hubungan yang kuat. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan bahwa berpikir kritis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam memiliki hubungan yang kuat dengan nilai Correlation Coefficient 0. 775 karena terdapat pada interval 79 sedangkan nilai signifikansi Correlations adalah 0. 000 yang berarti Kaffah: Jurnal Pendidikan dan Sosio Keagamaan, 2 . , 2023 | 90 terdapat korelasi antara berpikir kritis mahasiswa dengan hasil belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran Inkuiri pada mata kuliah Pendidikan Agama Islam dan penelitian ini tidak dilakukan uji regresi linearitas dikarenakan data yang tidak berdistribusi normal, penelitian ini termasuk pada korelasi positif karena variable bebas dan variable terikat mengalami kepada perubahan yang sama. DAFTAR PUSTAKA