Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 PENGARUH PROFITABILITAS. SOLVABILITAS. DAN AUDIT TENURE TERHADAP AUDIT DELAY (STUDI PADA SEKTOR TEKNOLOGI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2. Faradiba Nurjannah Faatin Politeknik Negeri Malang faradibanf09@gmail. Nurafni Eltivia Politeknik Negeri Malang Nurafni. eltivia@polinema. Nur Indah Riwajanti Politeknik Negeri Malang indah@polinema. ABSTRACT The aim of this research is to analyze the influence of Profitability. Solvency. Audit Tenure on Audit Delay of technology sector companies on the IDX in 2018-2022. The sampling technique applied by researchers is a purposive sampling technique using secondary data. Then, the data was analyzed through multiple linear regression analysis. The results with partial Profitability and Audit Tenure on Audit Delay do not have a significant effect while Solvency has a significant negative effect. For simultaneous testing, the variables Profitability. Solvency and Audit Tenure on Audit Delay have a significant effect with a percentage of 56. 4% and 43. 6% is explained by variables other than the variables in this Companies should focus more on variables that are thought to have a significant impact on Audit Delay such as company age, type of auditor's opinion, and KAP size because these variables are very important in helping them make decisions. Keywords: Profitability. Solvency. Audit Tenure. Audit Delay ABSTRAK Tujuan penelitian ini ialah sebagai analisis pengaruh Profitabilitas. Solvabilitas. Audit Tenure pada Audit Delay perusahaan sektor teknologi yang ada di BEI tahun 2018-2022. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan peneliti ialah teknik purposive sampling menggunakan data sekunder. Kemudian, data dianalisis melalui analisis regresi linear berganda. Hasilnya dengan parsial Profitabilitas dan Audit Tenure terhadap Audit Delay tidak mempengaruhi signifikan sedangkan Solvabilitas berpengaruh negatif signifikan. Untuk pengujian secara simultan variabel Profitabilitas. Solvabilitas dan Audit Tenure terhadap Audit Delay berpengaruh signifikan dengan persentase 56,4% dan sebesar 43,6% diterangkan dari variabel lain selain variabel dalam penelitian ini. Perusahaan sebaiknya lebih fokus pada variabelvariabel yang diduga memiliki dampak signifikan terhadap Audit Delay seperti umur perusahaan, jenis opini auditor, dan ukuran KAP karena variabel-variabel tersebut sangat penting dalam membantu mereka mengambil keputusan. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Kata kunci: Profitabilitas. Solvabilitas. Audit Tenure. Audit Delay PENDAHULUAN Perusahaan yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek diwajibkan untuk pelaporan laporan yang sudah diaudit, yang tentu saja diselesaikan dengan menggunakan standar akuntansi keuangan. Laporan ini, di sisi lain, melaporkan keuangan perusahaan dalam satu periode akuntansi dan dipakai untuk mengetahui kinerja perusahaan. Dalam pendapatnya Ikatan Akuntansi Indonesia . , laporan keuangan memberikan data bagi banyak kalangan yang membantu mereka dalam pengambilan keputusan tentang posisi keuangan perusahaan, kinerja, serta perubahan kondisi tersebut. Jika laporan keuangan dikemukakan secara konsisten, sebanding, relevan, dan mudah dipahami, maka laporan keuangan tersebut akan bernilai (PSAK, 2. Signifikansi laporan keuangan dapat dibentuk oleh penerbitan informasi keuangan yang cepat yang diungkapkan dalam laporan audit. Kecepatan auditor dalam menyelesaikan laporan auditnya menjadi tantangan bagi perusahaan ketika mereka merilis laporan keuangan baik kepada BAPEPAM maupun untuk warga umum (Gustini. Peraturan BAPEPAM-LK Nomor Kep-346/BL/2011 menetapkan bahwa perusahaan dan emiten publik dimana pernyataan pendaftaran sudah dinilai efektif selambat-lambatnya tiga bulan . sesudah tahun buku berakhir wajib memberikan laporan keuangan dan laporan auditor independen untuk Bapepam dan LK. Sejumlah 61 Perusahaan tercatat belum mengirimkan Laporan Keuangan Auditan bagi tahun buku yang diakhiri pada 31 Desember 2022 per tanggal 2 Mei 2023, berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan aturan No. Nomor I-H. Ketentuan II. 2, tentang Sanksi, 61 Perusahaan tercatat tersebut telah diberi Peringatan Tertulis II dan denda Rp50. 000,00 oleh BEI karena melewatkan batas waktu penyerahan Laporan Keuangan Auditan dari waktu yang telah dipilih untuk menyelesaikan audit laporan keuangan, seorang auditor membutuhkan jangka waktu yang diperoleh dengan menghitung tanggal pada akhir tahun buku, yaitu 31 Desember, dikurangi dengan tanggal yang tertulis dalam laporan auditor independen. Audit Delay adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perbedaan temporal ini. Perpanjangan penundaan audit terjadi ketika auditor membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan audit. Tentu saja, penundaan yang lama dalam laporan audit merupakan berita yang merugikan bagi perusahaan, terutama bagi para pemegang sahamnya (Agustina & Jaeni, 2. Teori keagenan dan Audit Delay memiliki hubungan yang erat. Dalam hubungan keagenan, perusahaan berperan sebagai prinsipal, sedangkan auditor berperan sebagai agen melalui Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 pengaturan kontrak. Untuk menjaga kepentingan semua pihak yang terlibat, perusahaan diharuskan untuk memberikan semua informasi yang diperlukan kepada auditor, dan auditor, pada gilirannya, harus mampu memenuhi tanggung jawab mereka dan memberikan hasil yang memuaskan bagi perusahaan (Jensen & Meckling, 1. Profitabilitas dan Audit Delay berkorelasi sedemikian rupa sehingga semakin menguntungkan sebuah perusahaan, semakin awal perusahaan tersebut harus mengajukan laporan sekuritasnya (Dura, 2. Tetapi tidak sama halnya pada penelitian, seperti yang dikemukakan oleh (Saputra et al. , 2. karena jika operasi audit terjadi pada tingkat laba yang sedang atau tinggi, tidak banyak perbedaan dalam melakukan prosedur audit dan menganalisis laporan kinerja perusahaan. Sebaliknya, jika perusahaan berhasil menyelesaikan hutangnya, perusahaan dapat menyampaikan laporan sekuritasnya dengan tepat waktu (Artaningrum et al. , 2. Solvabilitas pada Audit Delay berpengaruh signifikan, yang mengindikasikan bahwa kemungkinan terjadinya kecurangan manajemen akan meningkat dengan Solvabilitas yang tinggi, yang mengindikasikan organisasi yang lebih lemah (Arvilia, 2. Akibatnya, risiko kerugian meningkat dengan meningkatnya Solvabilitas. Likuiditas akan terkena dampak dari tingginya rasio utang terhadap aset ini, yang terhubung dengan pertanyaan tentang kelangsungan hidup perusahaan (Going Concer. Situasi yang berisiko menyebabkan auditor harus memeriksa laporan keuangan organisasi dengan hati-hati, sehingga memperpanjang proses audit. Faktor yang dinyatakan memiliki dampak pada Audit Delay adalah Audit Tenure. Tenure yang lama dalam mengaudit akan menyebabkan Audit Delay meningkat dan menyebabkan Audit Tenure dan Audit Delay berkorelasi positif (Ramadhanty et al. , 2. Audit Tenure pada Audit Delay memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan dan hal ini membuktikan bahwa meskipun hasilnya tidak aktual, namun terjadi lebih cepat semakin lama KAP terlibat dengan perusahaan klien (Achmadiyah et al. , 2. Berdasarkan penjelasan di atas, meneliti Audit Delay dan syarat ketepatan waktu yang harus dipenuhi untuk mencapai relevansi laporan keuangan serta variabel-variabelpada yang dapat mempengaruhinya menjadi hal yang menarik dan krusial. Informasi keuangan yang dihasilkan akan menjadi kurang relevan jika audit mengalami keterlambatan, yang juga dapat mempengaruhi investor untuk mengambil keputusan yang kurang baik. Dengan demikian, penting melakukan penelitian tambahan mengingat adanya isu-isu tentang pentingnya ketepatan waktu terhadap kandungan kualitas informasi laporan keuangan dan beberapa hasil penelitian yang memberikan hasil yang kontradiktif, yang mungkin disebabkan karena adanya variasi tahun pengamatan, objek pengamatan, dan sifat variabel dependen dan Sektor teknologi diyakini akan menjadi tolak ukur pertumbuhan ekonomi di Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 masa depan, sehingga temuan ini memiliki maksud dalam mengukur ulang faktor yang dapat berdampak pada Audit Delay perusahaan-perusahaan di sektor tersebut yang pertumbuhannya di Indonesia masih menunjukkan kemajuan dan potensi untuk menetapkan standar pertumbuhan ekonomi di masa depan. Variabel temuan ini menerapkan Profitabilitas dan Solvabilitas, dan satu variabel diduga bisa memberikan pengaruh Audit Delay adalah Audit Tenure. TELAAH LITERATUR Teori Keagenan (Agency Theor. Berdasarkan teori keagenan, ikatan kontraktual terjalin ketika satu atau beberapa pihak (Principa. melakukan suatu tindakan dan mengijinkan pihak lain (Agen. untuk memutuskan apa yang terbaik. Ada kalanya hubungan Principal-Agent tidak harmonis. Masalah keagenan muncul ketika manajemen tidak dapat memenuhi persyaratan untuk mengoptimalkan kekayaan pemegang saham (Jensen & Meckling, 1. Profitabilitas Profitabilitas mengukur kapasitas organisasi untuk menghasilkan laba (Hidayati & Hermanto. Rasio menilai keberhasilan mencakup semua berdasarkan jumlah keuntungan yang direalisasikan relatif terhadap penjualan dan investasi adalah Profitabilitas (Fahmi, 2. Membandingkan berbagai faktor laporan keuangan - terutama neraca dan laporan laba rugi diperlukan ketika menerapkan rasio profitabilitas. Tujuannya adalah memantau perubahan secara berkala baik yang menguntungkan maupun yang merugikan, dalam perkembangan perusahaan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tersebut. Berikut ini adalah alasan-alasan yang melatarbelakangi penggunaan rasio profitabilitas baik untuk perusahaan maupun bukan perusahaan (Kasmir, 2. Pertama, untuk menentukan atau mengukur keuntungan bisnis untuk jangka waktu tertentu. Kedua, untuk mengevaluasi lintasan perkembangan laba dari secara berkala. Ketiga, menghitung laba bersih setelah pajak atas modal sendiri. Keempat, mengevaluasi seberapa baik semua dana perusahaan-pinjaman maupun modal sendiri-digunakan. Kelima, dengan menggunakan modal perusahaan dan modal sendiri, diukur produktivitas seluruh dana. Keuntungan dari ROA adalah pertama, membandingkannya dengan rasio industri. Tahap proses ini dikenal sebagai perencanaan Kedua, analisis ROA berguna untuk alasan selain pengendalian. Terakhir, anggaplah prosedur akuntansi telah diikuti dengan benar. Dalam hal ini, studi Return On Assets (ROA) dapat mengevaluasi seberapa efektif total modal telah digunakan untuk semua Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 faktor yang mempengaruhi kesehatan keuangan perusahaan (Munawir, 2. Solvabilitas Solvabilitas perusahaan menunjukkan kapasitasnya untuk melunasi utang jangka pendek dan panjang jika terjadi kebangkrutan (Munawir, 2. Rasio solvabilitas penilaian besarnya aset organisasi dibiayai oleh utang dan memberikan gambaran bagaimana beban utang dan aset perusahaan didistribusikan. Rasio solvabilitas yang lebih tinggi mengindikasikan peningkatan kemungkinan potensi keuntungan dan kerugian. Di sisi lain, bisnis dengan rasio solvabilitas yang lebih rendah pada dasarnya tidak terlalu rentan terhadap kerugian (Kasmir, 2. Sedangkan manfaat dari penggunaan rasio solvabilitas adalah (Kasmir, 2. pada awalnya, penilaian bertujuan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab terhadap pihak eksternal. Selanjutnya, untuk mengevaluasi kapasitas bisnis untuk memenuhi kewajiban yang sedang berjalan, yang meliputi pembayaran pinjaman yang mengandung bunga. Tujuan ketiga adalah untuk melihat keseimbangan antara modal dan nilai aset, dan yang terpenting aset tetap. Tujuan keempat adalah berapa banyak utang yang dipakai untuk membayar aset perusahaan. Tujuan kelima adalah mengevaluasi dampak utang perusahaan terhadap manajemen aset. Keenam, bertujuan untuk menetapkan atau mengevaluasi persentase setiap unit modal ekuitas yang dijaminkan sebagai jaminan untuk utang jangka panjang. Terakhir, ada kebutuhan untuk menganalisis seberapa sering modal diperlukan untuk menentukan kecepatan pembayaran kembali dana pinjaman. Audit Tenure Istilah "Audit Tenure" menggambarkan lamanya komitmen kontraktual seorang auditor untuk melakukan review atas laporan keuangan atas nama klien. Lamanya KAP bekerja sama dengan kliennya, maka auditor pasti akan men genal bisnis kliennya secara mendalam (Parahyta & Herawaty, 2. Jumlah tahun KAP yang sama telah bekerja sama dengan klien dalam perikatan audit digunakan untuk menghitung Audit Tenure. Untuk menjamin berapa lama auditor KAP mengaudit perusahaan, maka perhitungannya kembali ke angka 1 selama beberapa tahun jika terdapat KAP yang berbeda pada tahun ketiga atau keempat berdasarkan tahun penelitian. Perikatan dimulai dari nomor satu dalam laporan audit independen yang sama dan bertambah satu ( . untuk setiap tahun setelahnya (Subagja, 2. Audit Delay Diukur dari hari penyelesaian laporan auditor hingga tanggal penyelesaian laporan keuangan. Audit Delay adalah jumlah waktu yang dialokasikan untuk mengerjakan audit serta untuk mengestimasi lama waktu auditor untuk mengakhiri audit. Istilah "Audit Lag" terkadang digunakan untuk menggambarkan perbedaan waktu ini . alam penelitian lain disebut audit Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 report la. (Rosalia et al. , 2. Semakin lama audit ditunda, semakin banyak waktu yang diperlukan auditor untuk menuntaskan pekerjaan mereka (Shavab et al. , 2. Kerangka Pemikiran Teoritis Hipotesis Profitabilitas terhadap Audit Delay Berdasarkan penelitian Natalia et al. , . dan Tantama & Yanti, . Profitabilitas terhadap Audit Delay berpengaruh signifikan. Tinggi ataupun rendah Profitabilitas akan berdampak pada seberapa cepat laporan keuangan disampaikan. Berita ini dapat dibagikan kepada investor atau masyarakat umum untuk meningkatkan reputasi perusahaan. Sebaliknya, perusahaan akan menunda mempublikasikan informasi jika tidak menghasilkan Menurut pendapat Sunarsih et al. , . Profitabilitas terhadap Audit Delay tidak mempengaruhi signifikan. H1 : Profitabilitas berpengaruh terhadap Audit Delay Solvabilitas terhadap Audit Delay Solvabilitas terhadap Audit Delay berpengaruh secara signifikan (Apriyana & Rahmawati. Solvabilitas yang tinggi meningkatkan risiko kecurangan manajemen dan merupakan indikasi perusahaan yang buruk. Semakin besar kemampuan membayar, maka semakin besar pula risiko kerugian (Arvilia, 2. Sedangkan berdasarkan penelitian yang dilakukan Devina & Fidiana, . Audit Delay tidak dipengaruhi oleh Solvabilitas. Karena tingginya persentase hutang yang dimiliki suatu bisnis tidak selalu mengindikasikan hal yang negatif jika peningkatan laba bersamaan dengan hal tersebut. Selain itu, semua bisnis, tidak peduli seberapa besar atau kecilnya, harus mematuhi persyaratan audit yang telah ditetapkan. Dengan demikian, peningkatan Solvabilitas terhadap Audit Delay tidak berpengaruh. H2 : Solvabilitas berpengaruh terhadap Audit Delay Audit Tenure terhadap Audit Delay Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Seperti yang dinyatakan oleh Tantama & Yanti, . Audit Tenure terhadap Audit Delay mempengaruhi signifikan. Maka menunjukkan bagaimana Audit Delay dipengaruhi oleh lamanya penugasan KAP. Perusahaan yang secara konsisten tidak berganti jasa KAP akan memberikan auditor lebih banyak konteks dan pemahaman mengenai operasional perusahaan untuk memahami luasnya audit. Selain itu, hal ini dapat meningkatkan kesiapan auditor untuk melakukan audit dengan baik dan cepat. Tetapi tidak sama dengan penelitian oleh Yanthi et , . yang mengatakan bahwa Audit Tenure ialah Audit Delay memiliki pengaruh secara negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa dibandingkan dengan KAP yang mempunyai tenure yang lebih pendek, penundaan audit berkurang ketika KAP digunakan untuk jangka waktu lebih dari atau sama dengan lima tahun. H3 : Audit Tenure berpengaruh terhadap Audit Delay Profitabilitas. Solvabilitas, dan Audit Tenure secara simultan terhadap Audit Delay Berdasarkan penelitian Harjanto, . menunjukkan bahwa Audit Delay secara simultan berpengaruh terhadap Profitabilitas. Ukuran Perusahaan. Solvabilitas, dan Reputasi Kantor Akuntan Publik. Menurut Gustini, . Ukuran Perusahaan. Profitabilitas. Jenis Industri, dan Solvabilitas terhadap Audit Delay berpengaruh signifikan. H4 : Profitabilitas. Solvabilitas, dan Audit Tenure secara simultan berpengaruh terhadap Audit Delay METODOLOGI PENELITIAN Peneliti menerapkan pendekatan kuantitatif dan metode penelitian yang dipergunakan ialah metode asosiatif. Populasi dan Sampel Populasinya menerapkan 44 perusahaan teknologi yang ada di BEI antara tahun 2018-2022. Metodologi penelitiannya melalui metode purposive sampling. Kriteria sampel yang dipilih adalah . Perusahaan Sektor Teknologi yang ada di BEI Periode 2018-2022. Perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangan dan laporan auditor independen lengkap per 31 Desember 2018 - 2022. Perusahaan Sektor Teknologi yang mempunyai semua data yang dibutuhkan terkait indikator variabel penelitian. Sesuai dengan kriteria sampel yang dijelaskan, maka perusahaan yang dapat memenuhi syarat untuk penelitian pada perusahaan sektor teknologi sebanyak enam perusahaan selama lima kali publikasi laporan keuangan pada tahun 2018 - 2022. Dengan demikian, digunakan tiga puluh set data penelitian. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Teknik Pengumpulan Data Bursa Efek Indonesia menyediakan laporan keuangan perusahaan sektor teknologi dari tahun 2018 hingga 2022, yang digunakan sebagai data sekunder untuk penelitian ini. Laporanlaporan ini tersedia di situs web resmi Bursa Efek Indonesia. Untuk data sekunder yang lain, termasuk jurnal, literatur serta artikel yang relevan yang terkait penelitian ini juga digunakan. Teknik dokumentasi digunakan untuk pengumpulan data, yang melibatkan pengumpulan dan pemeriksaan dokumen-dokumen yang terdaftar, terutama laporan keuangan audit, melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) Pengukuran Variabel Variabel dependen ini menerapkan Audit Delay. Pada temuan ini. Profitabilitas. Solvabilitas, dan Audit Tenure merupakan variabel independen. Tabel 1 Pengukuran Variabel Variabel Pengukuran Skala Audit Delay (Y) Nominal Profitabilitas (X. ycEycycuyceycnycycaycaycnycoycnycycayc . cIycCy. = ycNycuycycayco yaycoycycnycyca y 100% Rasio Solvabilitas (X. yayceycayc ycycu ycNycuycycayco yaycycyceycyc ycIycaycycnycu . ayaycI) Rasio yaycaycayca yaAyceycycycnEa Audit Tenure (X. ycNycuycycayco yaycycycaycuyci y 100% ycNycuycycayco yaycoycycnycyca Untuk menjamin berapa lama auditor KAP Nominal mengaudit perusahaan, perhitungan kembali ke angka 1 untuk beberapa tahun jika terdapat KAP yang berbeda pada akhir tahun ketiga atau keempat berdasarkan tahun penelitian. Untuk setiap tahun setelah tahun pertama, keterlibatan ditambah satu ( . dalam laporan audit independen yang sama. Sumber: (Rahayu et al. , 2. , (Devina & Fidiana, 2. , (Kasmir, 2. , (Subagja, 2. , data diolah 2023 Teknik Analisis Data Analisis regresi berganda adalah teknik analisis data yang diterapkan oleh peneliti. Data akan dianalisis melalui Uji Statistik Deskriptif dan Uji Asumsi Klasik untuk rangkaian pengujian, diantaranya Uji Normalitas. Autokorelasi. Multikolinieritas, dan Heteroskedastisitas. Lalu Uji Regresi Linier Berganda. Uji Hipotesis, dan Uji Koefisien Determinasi (RA). Berikut ini dapat disampaikan model persamaan Regresi Linier Berganda ialah dengan: Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Dimana : = Audit Delay = Konstanta = Koefisien Regresi = Profitabilitas ycU2 = Solvabilitas ycU3 = Audit Tenure yce = Standard Error HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Statistik Deskriptif Hasil yang diperoleh dari hasil keemoat variabel setelah dilakukan uji adalah sebagai berikut Variabel Profitabilitas memiliki minimum -0. 13 pada perusahaan Elang Mahkota Teknologi Tbk pada tahun 2019 yang mempunyai laba setelah pajak atau net profit after tax sebesar -Rp 000 sedangkan maksimum sebesar 0. 20 pada perusahaan Multipolar Technology Tbk pada tahun 2022 dengan net profit after tax sebesar Rp 2. maksimumnya tidak jauh dari rata-ratanya yaitu sebesar 0. 0563 yang menunjukkan bagaimana perusahaan yang sukses dapat menghasilkan keuntungan dari penjualan. Dan rataratanya 0. 0563 dengan standar deviasi 0. 07374 yang mengindikasikan adanya tingkat variasi data yang tinggi karena rata-ratanya lebih rendah dari standar deviasi. Pada tahun 2019, hasil perusahaan Hensel Davest Indonesia Tbk untuk variabel Solvabilitas mempunyai nilai terkecil 0,03 dan nilai terbesar 0,76 pada perusahaan Sat Nusapersada Tbk. Variabel ini mempunyai standar deviasi 0. 19662 dan mean 0. Nilai standar deviasi yang lebih rendah dari mean dapat diartikan lebih sedikit variasi dalam data, yang dapat mengindikasikan bahwa bisnis memiliki ekuitas yang cukup untuk menutupi utangnya. Variabel Audit Tenure dengan nilai terkecil 1 dan nilai terbesar 8, untuk mean 4,30 dan standar deviasi 1,985, berarti efisiensi audit auditor akan meningkat dengan penugasan yang lebih lama, sehingga dapat menyelesaikan laporan keuangan yang diaudit sesuai jadwal dan mengurangi waktu penyelesaian audit. Auditor dapat menentukan industri klien secara lebih Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 lengkap jika periode penempatan antara KAP dan perusahaan klien yang memberikan penempatan lebih lama. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengalaman dan kurangnya pemahaman yang menyeluruh mengenai perusahaan pada auditor dengan masa perikatan yang lebih pendek. Akibatnya, untuk mengidentifikasi ruang lingkup dan catatan internal perusahaan, auditor membutuhkan waktu khusus untuk menetapkan bisnis korporasi dan karakteristik operasional pada awal masa perikatan audit. Variabel Audit Delay menunjukkan nilai mean sebesar 100,03, maka auditor menyelesaikan pekerjaannya dalam mengaudit perusahaan teknologi rata-rata selama 100 hari sejak tanggal laporan keuangan diselesaikan atau per tanggal 31 Desember. Nilai minimum sebesar 60 berarti auditor dapat menyelesaikan pekerjaannya paling cepat 60 hari sejak tanggal laporan keuangan berakhir. Perusahaan Multipolar Technology memiliki pengerjaan audit tercepat pada tahun 2022, sebaliknya Perusahaan Hensel Davest Indonesia Tbk memiliki pengerjaan audit terlama pada tahun 2019. Nilai maksimum 149 menunjukkan bahwa auditor membutuhkan waktu 149 hari untuk menyelesaikan pekerjaannya. Mayoritas perusahaan sampel merilis laporan keuangan mereka secara tepat waktu, yang terlihat pada rata-rata sebesar 100,03 yang mendekati nilai minimum sebesar 60. Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov dipakai untuk hasil uji normalitas penelitian ini dan hasil yang diperoleh berdasarkan tabel berikut Nilai Asymp. Sig. -taile. 0,112 yang memiliki arti melebihi tingkat absolut () yang telah dipastikan sebelumnya yaitu 0,05 maka sifat data yang digunakan terdistribusi secara normal. Uji Multikolinearitas Nilai VIF > 10 dan tidak ada nilai toleransi untuk ketiga variabel independen yang kurang dari 0,10. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Karena nilai VIF < 10,00 dan nilai tolerance > 0,10, maka multikolinearitas tidak terjadi. Hasil Uji Autokorelasi Berdasarkan temuan hasil uji diperoleh Nilai Durbin-Watson adalah 1,300 Nilai ini berada antara nilai Durbin Lower 1,214 dan Durbin Upper 1,650. Oleh karena itu, pertanyaan apakah gejala autokorelasi ada atau tidak menjadi tidak jelas. Tahap selanjutnya dalam mendeteksi autokorelasi adalah menjalankan uji run test sebagai kepastian tidak ada Setelah dilakukan uji dalam temuan ini, nilai Asymp. Sig . -taile. 0,0853 > dari 0,05 maka Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 autokorelasi tidak terjadi. Hasil Uji Heteroskedastisitas Titik-titik didistribusikan dengan acak dan terdistribusi baik di atas dan di bawah 0 pada sumbu Y. Maka kesimpulannya bahwa model regresi tidak ditemukan adanya heteroskedastisitas. Jadi model regresi dapat dipergunakan untuk memperkirakan Audit Delay berdasarkan masukan variabel independen Audit Tenure. Solvabilitas, dan Profitabilitas. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Hasil analisis variabel Profitabilitas. Solvabilitas. Audit Tenure, dan Audit Delay tercantum dalam tabel di bawah ini. yaycyccycnyc yayceycoycayc = 148,076 Oe 28,875 Oe 95,916 Oe 2,623 yce Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Nilai konstanta () 148,076 berarti Profitabilitas. Solvabilitas, dan Audit Tenure adalah nol, maka realisasi Audit Delay yakni tetap 148,076 hari. Profitabilitas terhadap Audit Delay dengan koefisien Profitabilitas -28,875 yang berarti jika Profitabilitas bertambah satu unit, maka Audit Delay bisa menurun -28,875, jika variabel independen bernilai tetap. Untuk Solvabilitas terhadap Audit Delay dengan koefisien Solvabilitas -95,916 yang berarti jika Solvabilitas bertambah satu unit, maka Audit Delay akan turun -95,916, jika variabel independen dianggap konstan. Audit Tenure pada Audit Delay dengan koefisien Audit Tenure -2,623 yang berarti jika Audit Tenure bertambah satu unit, maka Audit Delay akan turun 2,623, jika variabel independen dianggap konstan. Hasil Uji Hipotesis (Uji Parsial T) Tabel berikut menampilkan hasil yang dapat menunjukkan hubungan antara variabel. Pengaruh Profitabilitas terhadap Audit Delay Terlihat jelas nilai signifikan 0,552 bahwa Profitabilitas pada Audit Delay tidak berpengaruh Maka, hipotesis pertama (H. Temuan pada penelitian ini berbeda dengan temuan Tantama & Yanti, . yakni Profitabilitas pada Audit Delay memiliki pengaruh yang signifikan, yang mengindikasikan bahwa perubahan akan mempengaruhi Audit Delay perusahaan terhadap Profitabilitasnya. Hal ini dapat dilakukan karena laba atas aset (ROA) mengukur bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan semua sumber dayanya untuk menghasilkan pendapatan. Bisnis dengan rasio ROA yang tinggi seharusnya dapat mempersingkat penundaan audit. Tetapi, penelitian ini sependapat dengan temuan Apriyana & Rahmawati, . Cahyani et al. , . dan Sambo & Wahyuningsi, . , yang mengemukakan bahwa Profitabilitas pada Audit Delay tidak berpengaruh secara signifikan. Pengaruh Solvabilitas terhadap Audit Delay Dapat dilihat nilai signifikan 0,000 yang artinya Solvabilitas pada Audit Delay berpengaruh secara negatif signifikan. Oleh karena itu, hipotesis (H. Tetapi, berbeda dengan penelitian Harjanto, . Rahayu et al. , . dan Saputra et al. , . yang mengatakan bahwa Solvabilitas terhadap Audit Delay tidak berpengaruh karena perusahaan tidak mampu untuk melaksanakan semua tanggung jawab keuangan jangka pendek dan panjangnya. Investor memiliki opini yang lebih baik terhadap perusahaan jika perusahaan dapat memenuhi kewajibannya. Tetapi, hasil dari penelitian ini sejalan oleh Arvilia, . Tantama & Yanti, . dan Apriyana & Rahmawati, . bahwa Solvabilitas Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 mempengaruhi Audit Delay karena kemungkinan terjadinya kecurangan manajemen akan lebih besar dengan Solvabilitas yang tinggi yang mengindikasikan organisasi yang lebih Akibatnya, risiko kerugian meningkat seiring dengan meningkatnya Solvabilitas. Situasi yang berisiko menyebabkan auditor harus memeriksa laporan keuangan organisasi dengan hati-hati sehingga memperpanjang proses audit. Pengaruh Audit Tenure terhadap Audit Delay Audit Tenure terhadap Audit Delay tidak berpengaruh signifikan, dengan nilai signifikan sebesar 0,142. Maka, hipotesis pertama (H. Temuan penelitian dikuatkan oleh Devina & Fidiana . bahwa Audit Tenure pada Audit Delay tidak berpengaruh sebab jika auditor bekerja pada perusahaan pelanggan dengan jangka waktu yang lama tidak selalu mendorong pengembangan kemampuan bisnis yang kompeten. Penempatan jangka panjang sebenarnya dapat mengurangi tingkat independensi dan profesionalisme auditor dalam melaksanakan tugasnya. Ketika auditor tidak dapat memenuhi tanggung jawabnya tepat waktu, maka ia tidak akan berpengalaman dalam pekerjaannya sehingga menunda penyampaian laporan keuangan auditan. Hasil Uji Hipotesis (Uji Simultan F) Setelah dilakukan uji dapat dilihat hasil pada tabel pengaruh yang signifikan Diketahui bahwa melali sig. 0,000 < 0,05 . %), bisa dikatakan bahwa variabel Profitabilitas. Solvabilitas, dan Audit Tenure dengan simultan mempengaruhi signifikan Audit Delay. Hasil Koefisien Determinasi Korelasi antara variabel independen dan dependen adalah 0,564, atau 56,4%, menurut tabel di bawah ini, yang menunjukkan korelasi yang kuat. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 136-153 Dan sejumlah 43,6%, dikarenakan oleh variabel-variabel di luar cakupan variabel penelitian. SIMPULAN Menarik kesimpulan dari pembahasan beserta analisis data penelitian,bisa dikatakan Profitabilitas dan Audit Tenure terhadap Audit Delay secara parsial tidak berpengaruh Tetapi Solvabilitas pada Audit Delay mempengaruhi negatif signifikan. Dengan simultan Profitabilitas. Solvabilitas, dan Audit Tenure yang diteliti berpengaruh signifikan pada Audit Delay perusahaan sektor teknologi yang terdaftar pada tahun 2018 sampai dengan 2022 di BEI. Rekomendasi yang bisa diberikan sesuai temuan di dalam penelitian antara lain bahwa variabel independen empengaruhi tidak signifikan sejumlah 56,4% terhadap Audit Delay. Disarankan untuk memasukkan variabel independen, seperti umur perusahaan, jenis opini auditor, ukuran KAP, yang diduga memiliki dampak yang signifikan terhadap Audit Delay agar hasil temuan dapat memprediksi secara lebih akurat. Perusahaan harus lebih fokus pada variabel yang mempengaruhi penundaan audit. Variabel-variabel ini penting untuk pengambilan keputusan dan untuk memastikan bahwa para pemangku kepentingan tidak dibuat menunggu terlalu lama. Tentu saja, beberapa pihak akan dirugikan jika terjadi Peneliti selanjutnya sebaiknya menambah sampel perusahaan yang tercantum pada daftar di BEI dan di sektor teknologi, mencari variabel lain dan memperpanjang periode Semakin besar sampel, maka semakin tinggi kualitas penelitian, hasil dan kesimpulan yang diperoleh dari populasi. Jurnal Bina Akuntansi. Januari 2023 Vol. 11 No. 1 Hal 1 DAFTAR PUSTAKA