e-ISSN: 2722 Ae 290X Vol. 2 No. 1 (Mei 2. Page: 33 Ae 46 Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Syifa Nur Rakhmah 1,*. Lusa Indah Prahartiwi 1. Dea Kartika Aulia Arawi 1. Izzudin IjtaraAoa 1 * Korespondensi: e-mail: syifa. snk@nusamandiri. Sistem Informasi. Universitas Nusa Mandiri. Jl. Jatiwaringin Raya No. 02 RT 08 RW 013 Kelurahan Cipinang Melayu Kecamatan Makasar Jakarta Timur, . e-mail: syifa. snk@nusamandiri. lip@nusamandiri. deakartikaauliaarawi@gmail. izudinizud@gmail. Submitted: 13 Maret 2021 Revised: 5 April 2021 Accepted: 24 April 2021 Published: 25 Mei 2021 Abstract The art of music in learning arts and culture is conveye d by the medium of sound or tone, either the human voice or the sound of a musical instrument. One of the learning materials for the art of music is ensemble music. ensemble is playing music together using several musical instruments and then playing a song with a simple arrangement. A good learning process is needed. Teachers and teachers of SMP PGRI Babelan experienced obstacles in the delivery of ensemble musical instrument material. Less effective learning media has an impact on students' understanding o f t h e Therefore, an alternative solution for technological innovation is to create interactive websit e based learning media to make learning easier. The almusan educational web is designed using images, videos, including musical instruments simulators that will make it easier for students and teachers to unde rst a nd and understand compared to previous learning methods. With the existence of musical instruments, it virtually increases students' interest in learning ensemble musical instruments with the concept of theoretica l a n d practical assessment. Keywords: Ensemble. Learning Media. Educational Website Abstrak Seni musik dalam pembelajaran seni budaya di sampaikan dengan media suara atau nada, baik su a ra manusia atau suara alat musik. Salah satu materi pembelajaran seni musik yaitu musik ansambel. Ansambel adalah bermain musik secara bersama Ae sama dengan menggunakan beberapa alat mu s ik d a n kemudian memainkan lagu dengan aransemen yang Proses pembelajaran yang baik sangat di Guru maupun pengajar SMP PGRI B a b e la n mengalami kendala terhadap penyampaian mate ri a la t musik ansambel. Media pembelajaran yang kura ng efektif berdampak kurang nya siswa memahami mat e ri . Maka dari itu solusi alternatif inovasi teknologi yaitu menciptakan media pembelajaran berbasis website yang interaktif supaya memudahkan dalam pembalajaran . Web edukasi almusan dirancang dengan menggunaka n gambar, video disertakan alat musik simulator yang akan memudahkan bagi siswa dan guru untuk mengerti dan memahami dibandingankan dengan metode pembelajaran sebelumnya. Dengan adanya ala t mu sik secara virtual meningkatkan minat siswa untuk memepelajari alat musik ansambel dengan konsep penilian teori dan praktek. Kata kunci: Ansambel. Media Pembelajaran. Web Edukasi Available Online at http://ejurnal. id/index. php/JSRCS Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa Pendahuluan Pendidikan merupakan sesuatu yang paling penting bagi kehidupan manusia k arena dengan adanya pendidikan bisa membantu kita untuk memahami ilmu yang ada seluruh alam Pendidikan juga membuat kita punya pengetahuan dan keterampilan, maka dari it u setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan formal yang ditempuh oleh set iap indiv idu mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini. Tingkat KanakAekanak. Sekolah Dasar. S ekolah Menengah Pertama. Sekolah Menengah Atas hingga Penguruan Tinggi. Pendidikan seni sebagai salah satu bidang studi yang diajarkan di Sekolah Dasar dan Menengah, yang disebut Seni Budaya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya dalam mata pelajaran S eni Budaya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) meliputi banyak as pek, s alah s at unya s eni Menurut kurikulum 2013 kegiatan pembelajaran setiap semesternya meliputi pengenalan teori musik, mengapresiasi, membuat aransemen dan menampilkan karya seni musik (Salvit ri. Sudarman, & Kadir, 2. Seni musik merupakan suatu cabang seni dalam pembelajaran Seni B udaya y ang di sampaikan dengan media suara atau nada, baik suara manusia atau suara alat mus ik . S alah satu materi pembelajaran seni musik yaitu musik ansambel. Sidabutar . alam Banoe 2003 :. menjelaskan bahwa Ansambel atau Ensemble adalah kelompok musik dalam satuan kecil, atau permainan bersama dalam satuan k ecil alat Selain itu. Banoe mengartikan ansambel sebagai kesatuan, kebersamaan, satuan musik yang bermain bersamaAesama dengan tidak mempedulikan jumlah sedikit maupun jumlah banyak pemain. Istilah ansembel disesuaikan dengan alat musik yang terdapat d i dalam nya. Misalnya Wind Instrumen Ensamble (Ansambel Musik Tiu. makan alat musik yang ada di dalamnya adalah alat Ae alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup. Percussion Music Ensembel (Ansambel Musik Perkus. maka alat musik yang dimainkan di dalamnya adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul seperti drum, timpani, tamborin, triangel, dan sebagainyaAy (Sidabutar, 2. Kegiatan pembelajaran musik ansambel di sekolah biasanya di lakukan oleh guru dengan memberikan contoh atau hadirnya alat peraga. Namun pada kenyataanny a, di S MP PGRI Babelan banyak ditemukan guru kurang mampu memainkan alat musik at au t erjadiny a kendala yaitu mahalnya alat musik sehingga sekolah tidak cukup mampu untuk membeliny a sedangkan siswa dengan jumlah 38 perkelas membutuhkan alat musik untuk kegiatan penilaian praktek. Sekiranya sekolah harus menyediakan 20 unit per alat musiknya dan menjadikan 2 sesi pembelajaran. Memahami harga yang cukup mahal, wajar jika sekolah merasa berat untuk membelinya sedangkan sekolah SMP PGRI Babelan hanya mengandalkan dana bantuan dari pemerintah saja. Guru pun sudah memberikan solusi lain seperti memanf aatkan buku, namun teori Ae teori dalam isi buku tersebut cenderung dianggap k urang dapat dipahami terjadinya kejenuhan terhadap para siswa, solusi selanjut nya memanf aatkan video tetapi kenyataannya bahwa media pembelajaran tersebut kurang interaktif dan mengalami kesulitan untuk berinteraksi antara guru dengan siswa d alam memahami materi Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Melihat kendala perlu adanya alat musik hal ini harus meningkatkan dengan media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi agar siswa dapat memahami materi alat musik Berdasarkan lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik (Permendikbu. No 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah dinyatakan bawah Komponen RPP yakni Aumetode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses belajar agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik perseta didik dan KD yang akan dicapaiAu. Kebijakan t entang pemanf aatan Teknologi Inf ormasi dan Ko munikasi tertera yaitu: ayat 13 yang berbunyi Aupemanf aatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisensi dan efektivit as pembelajaranAy (Permendikbud, 2. Dari permasalahan yang ada, penulis memikirkan mengenai bagaimana g uru d apat menemukan metode pembelajaran yang cocok untuk materi alat musik ansambel dan s iswa pun dapat memahami informasi lebih mudah. Penelitian ini menawarkan inovasi teknologi yaitu media pembelajaran berbasis website. Pembuatan media pembelajaran dengan konsep interaktif dapat di katakan sederhana akan tetapi memudahan kegiatan b elajar mengajar. D i dalam media pembelajaran ini, siswa dapat memainkan alat musik secara virtual. Menjadikan metode pembelajaran yang cocok digunakan oleh siswa SMP PGRI Babelan karena bis a memanf aatkan fasilitas lab komputer di sekolah dan media pembelajaran ini b erf ok us pada upaya untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang komunikatif dan menghindari terjadinya kebosanan atau kejenuhan saat kegiatan belajar berlangsung. Metode Penelitian Metodologi penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode d eskriptif , y aitu metode yang menggambarkan atau menguraikan keadaan pada tempat observasi, melakukan penelitian dan kemudan melakukan analisis sehingga dapat diperoleh suatu kesimpulan (Sugiyono, 2. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 1. Tahapan Metodologi Penelitian Tahap Pralapangan Pada tahap ini dilakukan dua kegiatan yaitu . Adaptasi, pada tahap ini peneliti melakukan sharing konsultasi kepada SMP PGRI Babelan, sebagai langkah awal dari sisi peneliti agar peneliti bisa mengetahui kekurangan pada sistem sebelumnya. Pengumpulan data awal, pada tahap pengumpulan data awal ini peneliti melakukan pengumpulan t erhadap Copyright A 2021 Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa user apa saja yang nantinya terlibat dalam sistem serta fungsi apa saja yang nantinya ada pada Tahap Kegiatan Lapangan dan Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam melakukan pengumpulan data untuk pembuatan tugas akhir ini adalah observasi, wawancara dan studi lapangan. Observasi, peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan belajar mengajar yang berkaitan dengan kesenian pada SMP PGRI Babelan, sedangkan pengamat an secara tidak langsungnya dengan cara mengamati program yang sudah diterapkan pada website elearning Universitas Nusa Mandiri. Wawancara, peneliti melakukan tanya jawab dengan Bapak H. Kasir. Spd. MM selaku Kepala Sekolah SMP PGRI Babelan sehingga peneliti mendapatkan data pendukung s eperti bagaimana sistem pembelajaran, cara penilaian pada sistem pembelajaran alat music p ada SMP PGRI Babelan. Untuk melengkapi tugas akhir ini. Studi Pustaka, peneliti mencari referensi di perpustakaan seperti buku yang membahas mengenai HTML. Php dan MySQL. Code Igniter serta mencari referensi tambahan dari internet mengenai program berbasis web. Tahap Analisis Intensif Pada tahap ini dilakukan penulis untuk menganalisis kebutuhan sist em, mulai dari awal hingga maintenance. Penulis menggunakan tahapan ini adalah model pengembangan sis tem model Waterfall. AuModel Waterfall adalah model yang menyediakan pende kat an alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis kebutuhan, desain, pengodean, pengujian dan tahap pendukung analisa (M. Shalahuddin, 2. (Sulianta, 2. Tahapan-tahapan yang ada pada model waterfall yang diterapkan oleh peneliti sebagai berikut Analisis Kebutuhan Sistem, desain. Pembuatan kode atau code generation dan Analisis kebutuhan sistem, proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara int ensif untuk menspesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangk at lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh pengguna. Pada tahap ini peneliti menganalis is kebut uhan yang menyangkut program pembelajaran alat musik pada SMP PGRI Babelan meliputi kebutuhan pengguna atau user serta kebutuhan sistem. Dalam k ebut uhan pengguna disini dimaksudkan kepada pengguna yang akan menggunakan program tersebut, p engguna d isini antara lain admin, siswa dan guru (Muslim, 2017. Sugiarti, 2. Setelah mendeskripsikan tahapan kerja dan disertai informasi serta kendala yang ad a, didapatkan kebutuhan untuk kemudahan pembelajaran alat musik pada SMP PGRI B abelan. Terdapat beberapa aktor yang terlibat dalam pembuatan aplikasi pembelajaran ini, yaitu . Skenario kebutuhan admin, memiliki wewenang untuk mengelola data siswa, mengelola d ata guru, mengelola kuis, mengelola tugas siswa, melihat papan peringkat, menghapus daftar nilai . Skenario Kebutuhan Guru, memiliki wewenang untuk menambah kuis, mempost i ng k uis, mengirim pesan tugas kepada siswa, melihat papan peringkat, melihat daftar nilai. Skenario Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Kebutuhan Siswa, akses untuk melihat tentang kami, melihat materi p engk elompokan alat musik ansambel, memainkan simulator alat musik secara virtual, mengerjakan soal , melihat pesan tugas siswa, melihat sumber materi. Desain, merupakan tahap penyusunan proses, data, aliran proses dan hubungan ant ar data yang paling optimal untuk menjalankan proses bisnis dan memenuhi kebutuhan perusahaan sesuai dengan hasil analisis kebutuhan. Dokumentasi yang dihasilkan dari t ahap desain sistem ini antara lain: database. ERD (Entity Relationship Diagra. LRS (Logical Record Structur. (Suprapto, 2. UML (Usecase. Activity. Class. Squence Diagra. Dalam tahap ini peneliti dapat menyesuaikan kebutuhan perangkat lunak dan tahap analisa kebutuhan hingga ketahap desain agar dapat di implementasikan menjadi program sesuai yang diinginkan. Pembuatan kode atau code generation, tahap dimana desain tersebut harus ditranslasikan kedalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komput er sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain. Dalam tahap ini peneliti menggunakan bahasa pemrograman PHP (PHP Hypertext Preprocessor. Java Script. Framework Codeigniter dan database MySQL (Kadir, 2018. Subagia, 2018. Supono & Putratama, 2. Pengujian . adalah memfokuskan pada perangkat lunak d ari segi logika d an f ungsional serta memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Dalam tahap ini peneliti menggunakan metode Black box Testing. Hasil dan Pembahasan Berikut adalah hasil dan pembahasan dari penelitian yang dilakukan peneliti. Rancangan Diagram Use Case Usecase atau diagram Usecase merupakan permodelan untuk sebuah tingkah laku inf ormasi yang akan dibuat. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 2. Tampilan Usecase Diagram Perencanaan Copyright A 2021 Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa Usecase mendeskripsikan sebuah interaksi yang terjadi antara ak t or dengan s is tem inf ormasi yang akan dibuat. Usecase digunakan untuk mengetahui fungsi apa s aja yang ad a didalam sebuah sistem informasi tersebut. Berikut adalah penjelas an Us ecas e descript ion berdasarkan diagram Usecase pada gambar 2. Tabel 1. Skenario Usecase Diagram Data Siswa Halaman Admin Use Case Name Requirement Goal Pre-Conditions Post-Conditions Failed end Condition Ptimary Actor Main Flow/Basic Path Alternative Flow/Invariant A Invarint B Data Siswa Admin dapat menambah, menghapus data siswa Admin telah login Admin berhasil tersimpan dan terhapus data siswa Gagal menyimpan dan menghapus data siswa Admin Admin melihat data siswa Admin menambah d ata siswa Admin menghapus data siswa A1. Admin membuka halaman Data siswa A2. Sistem menampilkan data siswa A3. Admin memilih tambah siswa A4. Sistem menampilkan form data Siswa A5. Admin menginput data siswa A6. Sistem menyimpan data siswa B1. Admin memilih halaman data siswa B2. Sistem menampilkan data siswa B3. Admin memilih hapus data siswa B5. Sistem menghapus data siswa Sumber: Hasil Penelitian . Tabel 2. Skenario Usecase Diagram Kuis Halaman Guru Use Case Name Requirement Goal Kuis B1,B2 Guru dapat menambah dan memposting kuis Pre-Conditions Post-Conditions Guru telah login Guru berhasil tersimpan dan terposting kuis Failed end Condition Gagal menyimpan dan memposting kuis Ptimary Actor Main Flow/Basic Path Guru Guru melihat kuis Guru menambah kuis Guru memposting kuis Alternative Flow/Invariant A A1. Guru membuka halaman kuis A2. Sistem menampilakan data kuis A3. Guru memilih tambah kuis A4. Sistem menampilkan form kuis A5. Guru menginput data kuis A6. Sistem menyimpan data kuis Invarint B B1. Guru memilih halaman kuis B2. Sistem menampilkan data kuis B3. Guru memilih posting kuis B5. Sistem mengirim kuis Sumber: Hasil Penelitian . Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Tabel 3. Skenario Usecase Diagram Tugas Siswa Halaman Guru Use Case Name Tugas Siswa Requirement Goal Guru dapat megirim tugas siswa Pre-Conditions Guru telah login Post-Conditions Guru berhasil terkirim tugas siswa Failed end Condition Gagal megirim tugas siswa Ptimary Actor Guru Main Flow/Basic Path Guru melihat tugas siswa Guru menambah tugas siswa Alternative Flow/Invariant A A1. Guru membuka halaman tugas siswa A2. Sistem menampilkan tugas siswa A3. Guru memilih mengirim tugas siswa A4. Sistem menampilkan form tugas siswa A5. Guru menginput tugas siswa A6. Sistem menyimpan tugas siswa Sumber: Hasil Penelitian . Tabel 4. Skenario Usecase Diagram Simulator Alat Musik Halaman Siswa Use Case Name Requirement Goal Simulator Alat Musik Siswa dapat memainkan alat musik Pre-Conditions Post-Conditions Failed end Condition Ptimary Actor Main Flow/Basic Path Siswa telah login Siswa berhasil memainkan alat musik Gagal memainkan alat musik Siswa Siswa memainkan alat musik Siswa melihat video tutorial Alternative Flow/Invariant A A1. Siswa membuka halaman simulator alat musik A2. Sistem menampilakan simulator alat musik A3. Siswa memilih mainkan A4. Sistem menampilkan alat musik Sumber: Hasil Penelitian . Tabel 5. Skenario Usecase Diagram Mengerjakan Kuis Halaman Siswa Use Case Name Mengerjakan Kuis Requirement Goal Pre-Conditions Post-Conditions Failed end Condition Ptimary Actor Main Flow/Basic Path 4,C5 Siswa dapat mengerjakan kuis Siswa telah login Siswa berhasil mengerjakan kuis Gagal mengerjakan kuis Siswa Siswa mengerjakan kuis Siswa melihat histori Siswa melihat score Alternative Flow/Invariant A A1. Siswa membuka halaman Kuis A2. Sistem menampilkan kuis A3. Siswa memilih start untuk mengerjakan kuis A4. Sistem menampilkan soal Pertanyaan A5. Siswa menyelesaikan A6. Sistem menampilkan score Copyright A 2021 Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa Invarint B B1. Siswa membuka halaman Kuis B2. Sistem menampilkan kuis B3. Siswa melilih info tugas siswa B4. Sistem menampilkan info tuga Sumber: Hasil Penelitian . Rancangan Diagram Aktivitas Diagram aktivitas atau activity diagram menggambarkan berbagai aliran aktivitas dalam sebuah sistem yang sedang dirancang dan bagaimana masing -masing aliran berawal, keputusan yang mungkin terjadi, dan bagaimana aktivitas tersebut berakhir. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 1. Tampilan Activity Diagram Login Pada gambar 3 merupakan gambar diagram activity untuk aktivitas Login. Hak akses yang ditampilkan adalah pada halaman Pengguna. Dimana pengguna d is ini adalah S iswa. Guru maupun Admin pada SMP PGRI Babelan. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 4. Tampilan Activity Diagram Tugas Siswa Halaman Guru Pada gambar 4 merupakan gambar diagram activity untuk aktivitas pada halaman guru dalam mengelola kuis. Prosedur ini dibuat agar guru dapat membuat k uis p ada k elas y ang diajar di SMP PGRI Babelan. Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 5. Tampilan Activity Diagram Daftar Nilai Halaman Guru Pada gambar 5 merupakan gambar diagram activity untuk aktivitas pada halaman guru dalam memberikan nilai pada siswa. Prosedur ini dibuat agar guru dapat memberikan nilai pada siswa yang diajar di SMP PGRI Babelan. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 6. Tampilan Activity Diagram Simulator Alat Musik Halaman Siswa Pada gambar 6 merupakan gambar diagram activity untuk aktivitas pada halaman siswa dalam melakukan simulator alat musik. Prosedur ini dibuat agar siwa dapat melakukan uji coba alat musik yang telah diajarkan di SMP PGRI Babelan. Entity Relationship Diagram (ERD) Entity Relationship Diagram (ERD) Merupakan diagram yang digunakan untuk merancang tabel-tabel yang nantinya akan diimplementasikan pada basis d ata (Fat hansyah. Berdasarkan referensi lainnya Entitiy Relationship Diagram (ERD) merupakan salah satu cara umum untuk menyatakan hasil analisis kebutuhan data . equirement analysi. pada f ase awal perancangan database (Yanto, 2. Copyright A 2021 Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 7. Tampilan Entity Relationship Diagram (ERD) Logical Record Structure (LRS) Sebelum tabel dibentuk dari field atau atribut entitas secara fisik atau level internal, mak a harus dibuatkan suatu bentuk relational model yang dibuat secara logic atau level external dan konsep, dari pernyataan tersebut dibutuhkan yang disebut dengan Logical Rec ord S truct ure (LRS) (Tauf iq dan Ermawati, 2. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 8. Tampilan Logical Record Structure (LRS) Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Class Model / Class Diagram Class diagram dibuat setelah Use Case dibuat terlabih dahulu. Class diagram menjelaskan hubungan apa saja yang terjadi pada suatu objek s at u dengan objek lainny a. Class diagram juga menunjukan property dan operasi sebuah class dan batasan yang terdapat dalam suatu hubungan antar objek tersebut (Sulianta, 2. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 9. Tampilan Class Diagram Sequence Diagram Sequence adalah diagram yang dibuat untuk mengetahui alur dari interaksi antar objek. Isi Diagram Sequence harus sama dengan use case dan class diagram. Berikut merupakan beberapa sequence diagram dari beberapa aktor (Sulianta, 2. Gambar 10 menggambarkan proses guru mengakses halaman kuis. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 10. Tampilan Squence Diagram Kuis Halaman Guru Copyright A 2021 Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 11. Tampilan Squence Diagram Tugas Siswa Halaman Guru Gambar 11 menggambarkan diagram squense pada halaman guru dalam memberikan tugas kepada siswa pada SMP PGRI Babelan. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 12. Tampilan Squence Diagram Daftar Nilai Halaman Guru Pada gambar 12 menggambarkan penginputan nilai yang dilakuk an oleh guru p ada ruang guru. Tampilan Implementasi Program Berikut adalah tampilan-tampilan implementasi program pembelajaran alat musik pada SMP PGRI Babelan. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 13. Tampilan User Interface Halaman Login Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Web Edukasi Almusan (Alat Musik Ansambe. Untuk Media Pembelajaran Siswa SMP PGRI Babelan Pada gambar 13 menggambarkan halaman login agar bisa masuk k edalam halaman utama pembelajaran alat musik. Gambar 14. Tampilan User Interface Halaman Tambah Kuis Pada gambar 14 menggambarkan form tambah kuis pada halaman guru. Halaman ini digunakan agar guru bisa mengatur pmberian kuis yang akan diberikan kepada siswa. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 15. Tampilan User Interface Halaman Daftar Nilai Pada gambar 15 menggambarkan daf tar nilai pada halaman guru. Halaman ini digunakan agar guru bisa melakukan melakukan penilaian pada siswa. Sumber: Hasil Penelitian . Gambar 16. Tampilan User Interface Halaman Mengerjakan Kuis Pada gambar 16 menggambarkan tampilan halaman pengerjaan k uis pada halaman Kesimpulan Berdasarkan pembahasan mengenai web edukasi almusan . edia pembelajaran alat tentang alat musik ansambel untuk SMP PGRI Babela. , penulis dapat menyimpulkan beberapah hal bahwa, diantaranya: Web edukasi almusan ini menyajikan sebuah pembelajaran Copyright A 2021 Jurnal JSRCS 2 . : 33 - 46 (Mei 2. Syifa Nur Rakhmah. Lusa Indah Prahartiwi. Dea Kartika Aulia Arawi. Izzudin IjtaraAoa yang menarik dan selain itu mejadikan media alternatif untuk guru memberikan metode pembelajaran dengan suasana baru agar siswa tertarik terhadap materi alat musik ansambel. Web edukasi almusan ini telah berfungsi dengan baik pada operating syst em pengguna baik pada halaman guru maupun siswa. Website dibuat sesuai umur dan pengguna agar t erlihat user f riendly supaya siswa merasa nyaman saat melakukan kegiatan belajar alat musik. Website dibangun sebagai wadah pihak SMP PGRI Babelan agar menghemat pembelian alat musik sehingga siswa bisa belajar secara daring dengan diawasi guru pengajar. Daftar Pustaka