Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. PRINSIP KEPEMIMPINAN YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SD NEGERI 011 SAMARINDA SEBERANG Siti Rahmita*. Kautsar Eka Wardana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Indonesia *Korespondensi penulis: Sitirahmita03@gmail. Abstract Effectiveness of leadership creates a conducive work environment and increases teachers' motivation and performance. The research used in this study is a qualitative description approach. The data was collected by interview, observation, and documentation methods. The subjects of this research were principals and teachers at SD Negeri 011 Samarinda Seberang. The results showed that principals who apply the principles of participative, democratic and transformational can have a positive influence on teacher performance, providing space for teachers to make decisions and increasing a sense of In addition, principals who apply effective leadership principles, as well as transparent communication between principals and teachers and create a positive work climate will make teachers feel supported and valued. Structured training and professional development also have a significant effect on improving teacher competence and productivity. These results showed an improvement in teachersAo performance as well as an improvement in quality education in SD Negeri 011 Samarinda Seberang. Keywords: Effectiveness. Leadership. Teacher performance. Leadership principles. Abstrak Kepemimpinan yang efektif memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja kondusif, meningkatkan motivasi dan kinerja para guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan para guru di SD Negeri 011 Samarinda Seberang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan partisipatif, demokratis serta transformasional dapat meningkatkan kinerja guru, memberikan ruang kepada para guru dalam pengambilan keputusan dan meningkatkan rasa tanggung jawab. Selain itu, kepala sekolah yang menerapkan prinsip kepemimpinan yang efektif, juga menerapkan komunikasi yang transparan antara kepala sekolah dan para guru dan menciptakan iklim kerja yang positif akan membuat guru merasa didukung dan dihargai. Pelatihan dan pengembangan professional yang terstruktur juga memberikan pengaruh yang signifikan dalam menigkatkan kompetensi dan produktivitas guru. Hasil ini menunjukan peningkatan kinerja guru secara langsung membawa kualitas pendidikan di SD Negeri 011 Samarinda Seberang meningkat. Kata kunci: Efektifitas. Kepemimpinan. Kinerja guru. Prinsip kepemimpinan. PENDAHULUAN Kepemimpinan yang efektif berperan dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar maupun lembaga pendidikan lainnya. Di lingkungan sekolah, pemimpin sekolah atau yang dipanggil kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan suasana kerja yang kondusif serta guru-guru transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. memberikan performa terbaiknya. Prinsipprinsip kepemimpinan yang diterapkan secara tepat tidak hanya akan mempengaruhi keberhasilan guru dalam proses belajarmengajar, tetap juga berdampak langsung pada hasil pendidikan yang di capai oleh SD Negeri 011 Samarinda Seberang, yang berlokasi di Jalan Mas Penghulu RT. No. Kecamatan Samarinda Seberang. Kota Samarinda. Kalimantan Timur, merupakan salah satu institusi pendidikan meningkatkan kinerja guru dan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Namun seperti sekolah lainnya, banyak tantangan yang dihadapi untuk meningkatkan kualitas Salah satu faktor penentu keberhasilan sekolah ini ada kinerja gurunya, yang sangat dipengaruhi oleh gaya dan pinsip kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala Kepemimpinan di sekolah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bagaimana seorang kepala sekolah mampu memotivasi, membimbing, dan memberikan arahan yang jelas kepada para guru. Di SD Negeri 011 Samarinda Seberang, kinerja guru menjadi salah satu aspek krusial yang sangat mempengaruhi proses belajar mengajar, namun kepala sekolah belum sepenuhnya mampu memotivasi, dan membimbing para guru. Oleh karena itu, penerapan prinsip kepemimpinan yang efektif sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. Prinsip-prinsip kepemimpinan yang efektif meliputi kemampuan komunikasi yang baik, pemahaman terhadap kebutuhan guru, serta kemampuan untuk membangun kerjasama tim yang solid. Kepala sekolah yang sukses tidak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga sebagai mentor dan fasilitator bagi guru dalam menghadapi tantangan sehari-hari. Pendekatan yang transparan, inklusif dan berfokus pada pemberdayaan individu adalah kunci utama dalam mendorong motivasi dan komitmen guru untuk terus meningkatkan kinerja Dengan mengaplikasikan prinsipprinsip kepemimpinan yang tepat. SD Negeri Samarinda Seberang peningkatan kompetensi, semangat kerja, serta rasa tanggung jawab terhadap kualitas Peningkatan kinerja guru ini diharapkan berdampak langsung pada hasil belajar siswa, yang menjadi indikator utama keberhasilan sebuah institusi pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan temuan tentang: Prinsip kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang Dampak prinsip kepemimpinan tersebut terhdap kinerja guru dalam pembelajaran Rekomendasi untuk memperbaiki kinerja guru melalui kepemimpinan yang lebih Adapun tujuan dari penelitian ini kepemimpinan yang digunakan kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru melalui penjelasan cara pandang guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini juga dapat memberikan manfaat pada lingkungan sosial, dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan khususnya di lingkungan sekolah negeri. Selain itu, melalui penelitian ini, informasi terkait cara penerapan prinsip kepemimpinan yang efektif juga digali sehingga dapat meningkatkan kinerja guru dan kualitas pembelajaran di sekolah. transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian dilakukan di SD Negeri 011 Samarinda Seberang. Jalan Mas Penghulu RT. 01 No. 10 Kelurahan Mesjid Kecamatan Samarinda Seberang. Kota Samarinda. Kalimantan Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek diantaranya Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang sebagai pemimpin yang diobservasi, guru-guru yang mengajar di SD Negeri 011 Samarinda Seberang yang berjumlah 17 orang, dan 355 peserta didik sebagai bagian dari pengamatan terhadap dampak kinerja guru. Perolehan data dilakukan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi dideskripsikan sebagai berikut. Wawancara mendalam, yang dilakukan kepada kepala sekolah dan beberapa guru. Observasi, yang dilakukan untuk mengamati interaksi yang terjadi selama Dokumentasi, dokumen seperti rapor kinerja guru, catatan rapat, dan laporan evaluasi kinerja yang relevan. Instrumen penilaian dalam penelitian ini yaitu panduan wawancara yang disusun berdasarkan indikator-indikator prinsip kepemimpinan efektif, lembar observasi untuk mencatat perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan tanggapan guru selama kegiatan sekolah, dan dokumentasi untuk melihat laporan dan data resmi yang terkait dengan kinerja guru. HASIL DAN PEMBAHASAN Teori Kepemimpinan Kepemimpinan mempengaruhi perilaku dan pemikiran orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang pemimpin biasanya memiliki visi dan misi yang jelas, kemampuan untuk memotivasi, serta keterampilan komunikasi yang (Heriyono et al. , 2. Kepemimpinan juga melibatkan pengambilan keputusan yang strategis, manjemen konflik, serta kemampuan untuk membangun hubungan (Aditama. Kepemimpinan efektif adalah sebuah perjalan yang dimulai dari kepemimpinan diri, bergerak maju ke kepemimpinan individu ke individu, lalu kepemimpinan tim, dan berakhir di kepemimpinan perusahaan. Kepemimpinan yang jelas, bisa diajarkan, mengajarkan kepada orang lain, khususnya kepada orang-orang yang bekerja dengan mereka merupakan ciri-ciri pemimpin yang (Lelo Sintani et al. , 2. Kepemimpinan merupakan bagian dari aspek penting dalam setiap organisasi dan manajemen. Dalam sebuah konteks pendidikan tinggi, pemahaman yang prinsip-prinsip kepemimpinan menjadi sangat penting. Setiap individu memiliki gaya dan prinsip kepemimpinan yang unik yang dipengaruhi oleh latar belakang, pengalaman dan juga nilai-nilai (Wahjono, 2. Oleh karena itu menentukan prinsip kepemimpinan diri sendiri pentuk untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan. Dalam kepemimpinan kepala sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan arah pengembangan sekolah dan juga pada keberhasilan proses pendidikan di Kepala sekolah tidak hanya bertindak sebagai pemimpin pengelola administrasi, namun juga menjadi motor penggerak utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, lingkungan sekolah, dan kesejahteraan seluruh warga sekolah. transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Kepemimpinan merupakan konteks yang komplek dan telah menjadi subjek berbagai teori yang berusaha menjelaskan bagaimana pemimpin dapat mempengaruhi dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Berikut adalah beberapa teori kepemimpinan yang paling dikenal:(Sunarso. Teori sifat Teori ini menekankan pada factor genetik, sehingga asumsi dalam teori ini yaitu keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat khusus yang dimilikinya sejak Sifat khusus inilah yang membbut pemimpin berbeda dengan orang lain. Menurut teori ini intinya pemimpin itu dilahirkan bukakn dibentuk dan direkayasa. Namun, saat ini teori ini dianggap kurang akurat. Karena banyak pemimpin yang berhasil walaupun tidak dilahirkan dengan sifat-sifat yang disebutkan tadi dan juga banyak pemimpin yang gagal walaupun lahir dari genetik yang memiliki sifat-sifat menggambarkan hubungan dan situasi pekerjaan antara bawahan dan atasan. Teori Perilaku Teori ini berfolus pada sifat pemimpin kearah tindakan atau perilaku Teori ini berpendapat bahwa kepemimpinan adalah Sesutu yang dapat dipelajari dan dikembangkn melalui penalaman dan pelatihan. Teori ini mengidentifikasi pada dua gaya, yaitu kepemimpinan yang berfokus pada tugas dan rakyat(Usman, 2. Pemimpin ini selalu mencoba untuk melakukan hal terbaik untuk bawahanya, (Sunarso, 2. Teori Situasional Teori ini berpendapat bahwa tidak ada teori yang paling efektif dalam segala Pemimpin yang baik akan berdasarkan situasi dan pengikutnya. Salah satu model paling terkenal dalam teori ini adalah model kepemimpinan HesleyBlnchard, yang membedakan antara empat gaya kepemimpinan, yaitu: memberi petunjuk, membimbing, mendukung dan mendelegasikan(Faturahman, 2. Teori situasional dianggap sebagai pendekatan pemimpin, bawahan dan situasi sehingga perlu mengembangkan kemampuan dalam mendiagnosa situasi dan menerapkan bentuk kepemimpinan yang dibutuhkan yang sesuai bawahan(Sunarso, 2. Teori Transaksional Kepimpinan traksaksional didasarkan pada hubungan timbal balik antara pemimpin dan pengikut. Pemimpin menggunakan memotivasi pengikut. Model ini efektif untuk orgasinsai yang sangat terstruktur dan memiliki tugas rutin dalam jangka pendek, namun teori ini dianggap kurang meninspirasi(Dila, 2. Kepemimpinan transformasional akan membawa organisasi ke arah masa depan dengan proses dan tingkat prestasi yang secara nyata berbeda (Sunarso, 2. Teori Transformasional Teori ini mengemukakan bahwa pemimpin yang efektif tidak hanya menginspirasi mereka untuk dapat mencapai lebih dari yang diharapkan. Pemimpin ini dikenal dengan kemampuan mereka menciptakan visi, memberi motivasi dan mendorong inovasi. Teori ini relevan dengan lingkungan dinami dan membutuhkan membawa semangat visi dan misi(Ghufron, transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Figur Kepemimpinan Teori Kharismatik Teori kharismatik dideskripsikan sebagai pemimpin yang digambarkan sebagai simbol, komunikasi nonverbal, visi, kemampuan menginspirasi, kepercayaan diri dan kemampuan persuasif yang luar biasa yang dapat mempengaruhi para pengikutnya melalui komunikasi yang memunculkan harapan dan kinerja yang tinggi. Selain itu, pemimpin dapat mengemukakan keyakinan bahwa pengikutnya mampu mewujudkan harapan tersebut sehingga menciptakan kondisi yang semakin meningkatkan keyakinan dan harga diri dari pengikutnya (Sunarso, 2. Prinsip Kepemimpinan yang Efektif Dalam kepemimpinan, seorang pemimpin harus mampu menjawab tujuh pertanyaan berikut: Siapa yang mempengaruhi kehidupan Anda yang telah memberikan dampak positif bagi kehidupan Anda? Apa yang Anda pelajari dari mereka tentang Pikirkan tujuan hidup Anda. Mengapa saat ini Anda ada disini, dan apa yang ingin Anda capai? Apa nilai-nilai utama yang memandu Anda dalam menjalani hidup ini untuk mencapai tujuan? Apa yang Anda pelajari dari pemimpin terdahulu, tujuan hidup, nilai-nilai utama, dan apa keyakinan tentang memimpin dan Apa yang bisa diharapkan oleh anggota tim/ orang-orang disekitar pada diri Anda? Apa harapan Anda terhadap anggota tim/ orang-orang disekitar? Bagaimana Anda akan memberikan contoh/teladan kepada anggota tim?1 Ketika seseorng ditanya tentang siapa yang memberikan dampak yang paling besar bagi kehidupannya, maka sebagian besar orang akan menjawab orangtua, kakeknenek, saudara, teman atau guru, walaupun mungkin ada beberapa orang yang menjawab atasan atau pimpinan mereka, namun itu sepertinya sangat sedikit. Hal demikian karena orangtua, kakek-nenek, saudara, teman dan guru dalam memberikan contoh figure dalam kehidupan sesorang ada ikatan emosional yang kuat, durasi interaksi yang panjang, serta peran mereka dalam pembentukan nilai-nilai dasar. Sedangkan pemimpin atau atasan hanya memberikan contoh-contoh dalam konteks profesional, pengaruh mereka lebih terbatas dibanding dengan pengaruh yang berasal dari keluarga. Tujuan Hidup Menentukan tujuan hidup merupakan langkah awal dalam memimpin. Memimpin tidak hanya dilakukan oleh atasan atau pimpinan saja, karena dalam sebuah hadits disebutkan bahwa setiap individu merupakan seorang pemimpin, yaitu mempimpin dirinya sendiri dalam menentukan arah dan tujuan hidup(Tampubolon, 2. Kepemimpinan yang sukses selalu dimulai dengan tujuan jelas dan terarah. Tanpa itu cenderung pemimpin akan kehilangan arah dan tidak maksimal memandu timnya untuk menuju pencapaian yang signifikan. Dalam dunia kepemimpinan tujuan hidup ibarat kompas yang menentukan arah, prioritas dan Tujuan ini memberikan pemimpin panduan dalam menentukan strategi, membentuk visi, serta memberikan makna dan arah atas setiap tindakan(Lino & AMKL, (Leading At a Higher Level, n. transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. Nilai-nilai Utama Nilai-nilai utama atau nilai-nilai kebaikan yang tertanam dalam diri seseorang akan mempengaruhi gaya kepemimpinan seorang pemimpin. Nilai-nilai tersebut merupakan prinsip atau keyakinan mendasar yang menjadi pedoman hidup dan dalam konteks kepemimpinan, nilai-nilai ini mempengaruhi cara seseorang bertindak. Selain itu, nilai-nilai utama mereka membentuk dasar dari segi tindakan dan keputusan yang diambil seorang Mereka kepercayaan, menentukan arah visi, menciptakan budaya dan memberi kekuatan untuk menghadapi tantangan dengan Nilai-nilai tersebut tidak hanya mencerminkan kepribadian pemimpin tetapi Apa yang Dipelajari dari Pemimpin Terdahulu Dalam kepemimpinan, mengingat atau mengambil merupakan salah satu hal penting, karena darihal itu kita akan mendapat pelajaran dari pengalaman, menjadi teladan sukses dan kegagalan, memahami konteks social, politik, dan budaya dari masa lalu, memperkuat pengembangan nilai dan etika, menggabungkan inovasi baru dan tradisi, serta bia menjadi inpirasi dan motivasi. Memahami prinsip kepemimpinan dari sejarah memberikan landasan yang kuat bagi pemimpin untuk bergerak maju dengan pengetahuan dan kebijaksanaan yang lebih mendalam(Iswahyudi et al. , 2. Apa yang Diharapkan Orang-orang Mengetahui apa yang diharapkan orang terhadap seorang pemimpin sangatlah penting dalam prinsip kepemimpinan, karena hal ini akan mempengaruhi cara seorang pemimpin dalam bertindak, berkomunikasi, efektif(Sitorus, 2. Ada beberapa alasan spesifik yang mendasari kita harus mengetahui apa yang diharapkan orang terhadap pemimpin, antara lain: . membangun kepercayaan dan hubungan yang kuat, . meningkatkan motivasi dan keterlibatan, . memudahkan pengambilan keputusan yang tepat, . mengurangi konflik dan miskomunikasi, . memperkuat visi dan tujuan bersama, . menjadi pemimpin yang adaptif, . menjaga keseimbangan antara kebutuhan individu dan kelompok, . panjang(Mulyasa, 2022. Mengetahui harapan orang-orang di sekitar kita memberikan banyak manfaat, membangun hubungan yang sehat, maupun memfasilitasi komunikasi yang efektif. Hal ini memungkinkan kita untuk memenuhi harapan tersebut dengan lebih baik, menciptakan lingkungan yang lebih kolaboratif, dan meminimalisir potensi konflik atau kesalahpahaman. Dalam konteks kepemimpinan, hal ini sangat penting untuk memastikan kepemimpinan yang efektif dan produktivitas tim yang optimal. Apa yang Diharapkan dari Orang-orang Karena memimpin adalah sebuah proses bermitra, maka wajib bagi pemimpin untuk memberitahukan kepada orang-orang sekitar tentang apa yang diharapkan dari Hal ini akan memberikan mereka gambaran seperti apa perilaku mereka dibawah kepemimpinan. (Leading At a Higher Level, n. ) Mengetahui apa yang diharapkan transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. dari orang-orang sekitar adalah elemen kunci dalam kepemimpinan yang efektif. Hal ini membantu pemimpin untuk membangun lingkungan kerja yang positif, dan mencapai tujuan bersama. Dengan memahami ekpektasi, pemimpin dapat beradaptasi dengan lebih baik dan mengambil keputusan yang lebih tepat sehingga tujuan organisasi mudah dicapai(Mulyasa, 2022. Bagaimana Memberikan Contoh Prinsip kepemimpinan selanjutnya adalah memberikan contoh untuk nilai-nilai dan perilaku yang diharapkan. Seorang pemimpin harus memberikan contoh dari halhal yang dia harapkan dari orang-orang sekitar agar dia dapat ditiru dan dicontoh. Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa manusia belajar dari perilaku yang dilihat bukan dari perkataan yang didengar. (Leading At a Higher Level, n. ) Memberikan contoh adalah salah satu aspek terpenting dalam Pemimpin menunjukkan perilaku yang diharapkan dan nilai-nilai yang dipegang dapat membangun kepercayaan, meningkatkan moral, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif. Tindakan pemimpin akan mempengaruhi cara anggota tim berperilaku dan berinteraksi serta menjadi conotoh yang baik(Muktamar et al. , 2. Prinsip Kepemimpinan yang Efektif Kepemimpinan yang efektif adalah kunci sukses bagi setiap organisasi, tim, atau Seorang pemimpin yang baik tidak hanya memberikan perintah, tetapi juga membimbing orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Prinsip kepemimpinan efektif itu banyak dan terus berkembang. Namun, beberapa prinsip dasar yang sering disebut antara lain:(Deswita & Asmendri. Visi yang Jelas, kepemimpinan dimulai dari visi yang jelas dengan tujuan yang ingin dicapai. Visi harus menginspirasi dan menjadi panduan bagi tim. Komunikasi yang Efektif, komuniki dua arah yang terbuka dan jujur sangat Pemimpin yang baik adalah pendengar yang baik dan juga pandai menyampaikan pesan. Integritas, kepercayaan adalah pondasi Tunjukkan integritas dalam tindakan dan ucapan. Motivasi, ciptakan lingkungan kerja yang positif dan memotivasi. Kenlai dan hargai kontribusi setiap anggota tim. Fleksibilitas, dunia terus berubah maka pemimpin haru iap beradaptassi dengan Fokus pada Nilai, tetap focus pada tujuan akhir dan ukur kemajuan secara Belajar Terus-menerus, kepemimpinan merupakan sperjalan seumur hidup. Maka seorang pemimpin harus selalu belajar dan mengembangkan diri. Indikator Kepemimpinan Kepala Sekolah Efektif Kepala sedikitnya harus mengetahui, menyadari dan diperlukannya pendidikan yang berkualitas di sekolah, usaha dalam meningkatkan mutu dan produktivitas sekolah dan strategi mengelola sekolah secara efektif. Indikatorindikator kepemimpinan kepala sekolah yang efektif yaitu berikut: Menekankan kepada guru dan seluruh warga sekolah untuk memenuhi norma- transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. norma pembelajaran dengan disiplin yang tinggi. Membimbing dan mengarahkan guru dalam memecahkan permasalahan dalam pekerjanya, dan bersedia memberikan Memberikan dukungan kepada para guru untuk menegakkan disiplin peserta didik. Menunjukkan sikap dan prilaku teladan yang dapat menjadi panutan atau model bagi guru, peserta didik, dan seluruh warga sekolah. Membangun kelompok kerja aktif, kreatif, dan produktif. Memberikan (Sudrajat, 2. Dari berbagai teori dan pendapat kepemimpinan untuk menjadi pemimpin yang efektif harus mampu menemukan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan diri sendiri dan konteks organisasi. Kinerja Guru Kinerja guru mencerminkan sejauh mana guru dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Menurut Robbins . , kinerja individu dipengaruhi oleh motivasi, kemampuan, dan persepsi terhadap lingkungan kerja. Kepala sekolah sebagai pemimpin memiliki tanggung jawab untuk menciptakan kondisi yang mendukung kinerja guru(Damanik, 2. Ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan di kelas hingga penilaian hasil belajar peserta didik. Adapun factor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru yaitu kompetensi pada guru, motivasi untuk mengajar, belajar dan berkembang, sarana dan prasarana yang mendukung. (Fatimah et al. , 2. Adapun beberapa cara pengembangan, evaluasi kinerja, kompensasi yang adil, dukungan administrasi, dan komunitas professional Prinsip Kepemimpinan Kepala Sekolah di SD Negeri 011 Samarinda Seberang Berdasarkan data yang diperoleh dilapangan, kepemimpinan yang ada di SD Negeri 011 Samarinda Seberang yang dipimpin oleh Bpk. Firman. Pd sudah menerapkan prinsisp-prinsip kepemimpinan yang efektif yang disukai oleh para guru, selain itu kepemimpinan yag diterapkan oleh kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang adalah kepemimpinan demokratis dan tranformasional. Hal ini dapat dilihat saat penelitian di lapangan dengan bukti antara . Rapat bersama para guru, kepala sekolah selalu melibatkan guru dalam menyusun program untuk kemajuan pendidikan sekolah. Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang tidak gegabah dalam bersikap dan mengambil . Terjalinnya komunikasi yang transparan antara kepala sekolah dan para guru baik secara individu ataupun kelompok. Apabila ada permasalahan yang dihadapi sekolah, kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang selalu mendiskusikan dengan para guru dan tenaga kependidikan, kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang juga menjadi tameng dalam konflik yang dihadapi. Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang selalu memperhatikan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan dengan berusaha menciptakan suasana yang harmonis, saling percaya, saling menghargai, rasa bersahabat dan hormat. Hal ini dibuktikan dari hasil observasi lapangan bahwa kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang sering berkunjung ke transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. ruang guru untuk sekedar berbincangbincang ringan dengan para guru dan mendengarkan keluh kesah yang dirasakan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar di Dalam fungsinya sebagai organisator, kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang sudah menerapkan organisasi yang efektif, yaitu perintah secara langsung melalui teladan. Karena perintah secara langsung melalui teladan oleh kepala sekolah memberikan efek instan kepada para guru, tenaga kependidikan dan juga peserta didik untuk meniru keteladanan kepala sekolah. Hal ini dibuktikan ketika observasi ketika itu Jumat pagi, kepala sekolah melakukan bersih-bersih rumput dan tanaman liar, dengan demikian para guru dan peserta didik langusng ikut melaksanakan bersih-bersih. Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang juga sudah menerapkan kemampuan untuk menciptakan visi, memberi motivasi dan mendorong inovasi serta membimbing dan memotivasi para guru untuk bisa lebih dari yang diharapkan. Hal ini dibuktikan ketika observasi dilapangan, kepala sekolah memberikan motivasi penuh kepada para guru yang berkompetensi untuk mendaftar sebagai guru penggerak dan juga mendukung para guru yang inigin mendaftar menjadi guru pamong PPG. Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang memberikan motivasi dan dukungan penuh tanpa mempersulit dengan alasan yang tidak Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang merupakan penggerak utama dalam meningkatkan kinerja guru. Beberapa strategi yang dilakukan antara lain pembinaan disiplin, kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang sudah menegakkan disiplin kepada para guru dan menghimbau untuk datang lebih dahulu dibanding peserta didik. Pemberian motivasi kepada para guru dengan cara yang disesuaikan dengan karakter guru. Ada yang dimotivasi dengan pemberian pujian ada pula yang dimotivasi dengan pemberian tantangan berupa tugas tambahan. Kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang juga memberikan bimbingan dan arahan dalam meningkatkan keprofesionalan guru dengan melaksanakan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) setiap Selain itu, dilakukan pula kegiatan yang mengundang narasumber yang berpengalaman untuk melaksanakan IHT. Kegiatan pengendalian serta refleksi juga dilaksanakan oleh kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang secara langsung maupun tidak langsung untuk meningkatan profesionalisme tenaga pengajar dan pengembangan akademik. KESIMPULAN Prinsip kepemimpinan yang efektif dalam meningkatkan kinerja guru di SD Negeri 011 Samarinda Seberang yang terlihat demokratis dan juga transformasional, terlihat dari kepemimpinan sering menyerap aspirasi dari guru dan tenaga kependidikan, tidak gegabah dalam mengambil keputusan, menjalin komunikai yang transparan dan selalu mengajak guru serta tenaga menghadapi konflik. Selain itu, strategi yang dilakukan kepala sekolah SD Negeri 011 Samarinda Seberang yaitu pembinaan transform Vol. No. Oktober 2024: 30-40 Journal of Sustainable Transformation Vol. 03 No. ISSN: 2963-5349 DOI: 10. 59310/jst. disiplin, pemberian motivasi, rutin setiap bulan melaksanakan KKG, melaksanakan IHT dengan mengundang narasumber ahli dan melaksanakan supervise dan refleksi. Bentuk kepemimpinan dan strategi yang diterapkan ini membawa kualitas pendidikan di SD Negeri 011 Samarinda Seberang UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih saya ucapkan kepada kepala sekolah dan para guru SD Negeri 011 Samarinda Seberang yang telah memberikan bantuan dan dukungan penuh sehingga penelitian ini dapat diselesaikan tepat waktu. Terima kasih juga saya sampaikan kepada bapak dosen UINSI Samarinda pengampu mata kuliah yang telah membimbing saya dalam penelitian ini. Tak ketinggalan terima kasih yang tak tehingga kepada kedua orang tua saya terutama mama, yang selalu menghadirkan nama saya dalam setiap doa beliau sehingga saya dipermudah dalam menjalani kehidupan di dunia ini. DAFTAR PUSTAKA Aditama. Pengantar Ae Publishing. Damanik. Hubungan kompetensi guru dengan kinerja guru. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 8. , 1-8 Deswita. , & Asmendri. Kepemimpinan Kepala Sekolah Yang Efektif Berlandaskan Prinsip Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Anwarul, 2. , 529Ae548. Dila. Bentuk Solidaritas Sosial dalam Kepemimpinan Transaksional. IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 2. , 55Ae66. Fatimah. Sitepu. Agustina. Hasni. , & Nasution. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Dan Menghambat Kinerja Guru (Studi Kasus Di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Meda. MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies, 2. , 55Ae65. Faturahman. Teori Kepemimpinan Situasional 3-D. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 11. , 204Ae217. Ghufron. TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN: Leadership Theories. Fenomena, 19. , 73Ae79. Heriyono. Chrysoekamto. Fitriah. , & Kartiko. Gaya Kepemimpinan Prof. Dr. Kh. Asep Saifuddin Chalim Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Pesantren. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2. , 21Ae30. Istikomah. Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru. NUR EL-ISLAM: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 5. , 26Ae53. Iswahyudi. Munizu. Muktamar, . Badruddin. Suryani. Kustanti. Dewi. Januaripin, . Dewi. , & Munawar. Kepemimpinan Organisasi: Teori Dan Praktik. PT. Green Pustaka