Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Parenting: Menjadi Orang Tua Kreatif bagi Anak Usia Dini di Masa New Normal Parenting: Being Creative Parents for Early Childhood in the New Normal Period Fitri Wahyuni 1. Asfahani2. Nova Krisnawati 3 Institut Agama Islam Sunan Giri. Ponorogo MI Mukhtarul Ulum e-mail: wahyunif417@gmail. com, . fahan380@gmail. novakriswa@gmail. Abstrak Kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan oleh sekolah selama masa New Normal adalah menggunakan bantuan media sosial, seperti whats app, zoom, google classroom. You Tube. Edmodo. Model pembelajaran ini dianggap efektif untuk memutus mata rantai persebaran virus corona. Pola pembelajaran dan pendidikan pada usia dini dipenuhi dengan kegiatan bermain, berlari, serta dipenuhi dengan keceriaan di dalam proses pembelajarannya. Oleh sebab itu diperlukan pola pengasuhan serta pendampingan yang intens dari orang tua buat mendampingi anak mereka di dalam menjajaki pendidikan online. Sebab pada anak usia dini, merupakan tahapan paling penting bagi tumbuh kembang mereka menuju manusia dewasa. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode penelitian study Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan, dan pendampingan yang dapat dilakukan orang tua dalam mendampingi pembelajaran Diantaranya dapat dilakukan dalam bentuk memberikan perhatian, pengawasan, serta selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa lainnya supaya anak mereka dapat belajar dengan mandiri dan mencerminkan nilai-nilai ke-Islaman sesuai dengan Al-QurAoan dan Hadist. Kata Kunci: Parenting. Orang Tua. Kreatif. New Normal Abstract Learning activities organized by the school during the New Normal period were using social media assistance, such as whats app, zoom, google classroom. You Tube. Edmodo. This learning model is considered effective in breaking the chain of the spread of the corona virus. Learning and education patterns at an early age are filled with playing, running, and filled with joy in the learning process. Therefore, it requires intense parenting and mentoring from parents to assist their children in exploring online education. Because in early childhood, it is the most important stage for their growth and development towards adult humans. This article was written using a literature study research method. The results showed that parenting patterns and mentoring can be done by parents in accompanying online learning. Among them can be done in the form of giving attention, supervision, and always coordinating with the school and other students' parents so that their children can learn independently and reflect Islamic values according to the Al-Qur'an and Hadith. Keywords: Parenting. Parents. Creative. New Normal PENDAHULUAN Kebijakan Work From Home (WFH). Study From Home (SFH). Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), memberlakukan penutupan perbatasan, pembatasan ekspedisi, karantina (T. Chen et al. , 2. , dan physical distancing dipercaya selaku kebijakan yang bisa membatasi serta memutus mata rantai persebaran virus corona di Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Indonesia (Taufik, 2. Masyarakat senantiasa dihimbau oleh pemerintah, agar mematuhi 3M yang meliputi mengenakan masker, cuci tangan, serta menjaga jarak. Dampak dari kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah dalam melakukan pencegahan Covid-19 tersebut berakibat pada pola kehidupan dimasyarakat yang mengalami perubahan baik dari segi budaya, keluarga, bahkan juga pola ibadah. Dengan adanya perubahan pola kehidupan masyarakat ini, dampak positifnya adalah dapat memperkokoh ketahanan kehidupan di dalam keluarga (Albet Saragih, 2. Pendidikan sebagai salah satu sektor yang mengalami perubahan besar di dalam . sekarang sistem pembelajaran yang dilakukan berbasis online (Wang et , 2. Model pembelajaran online ini dilakukan dengan bantuan berbagai media sosial seperti Whats App. Zoom. Google Classroom. YouTube, dan Edmodo (Edi Irawan. Ahmadi. Agus Prianggono. Saputro, 2. Perubahan ini, tentu memberikan dampak yang luar biasa pada sektor Laporan riset yang dicoba oleh Scherer. Howard, et al . menunjukkan bahwa kesiapan guru dalam menjalani masa transisi dari pembelajaran konvensional menuju pembelajaran online sangat bergantung pada dukungan lembaga, inovasi, serta budaya (Scherer et al. , 2. Selain itu alokasi dana di dalam mengembangkan perangkat teknologi untuk mendukung proses belajar sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kegiatan pembelajaran online (Joseline M. Santos, 2. Dikarenakan adanya guru yang belum mampu mengoperasikan teknologi infomasi untuk diterapkan di dalam kegiatan pembelajaran. Sebab sebagian besar mereka adalah imigran digital sehingga kesiapan mereka di dalam mengikuti langkah perkembangan zaman sangatlah rendah (Wiziack & dos Santos, 2. Oleh karena itu, peralihan dari model pembelajaran konvensional ke pembelajaran online di masa new normal membutuhkan pendampingan dari orang tua . untuk memperlancar kegiatan pembelajaran yang dilakukan di rumah. Keluarga sebagai lingkungan pertama pendidikan, memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap perkembangan anak. Karena kelangsungan hidup seorang bayi sangat bergantung pada orang tua. Tidak ada di dunia luar yang begitu penting bagi Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. kesuksesan seorang anak selain pola pengasuhan yang telah diterima dari orang tuanya (Papousek. Papousek, 2. Pola pengasuhan yang diberikan kepada anak juga sangat dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti dukungan sosial (J Belsky, 1. Laporan penelitian menunjukkan bahwa banyak program dari parenting efektif untuk menanggulangi kasus penganiayaan terhadap anak, mengurangi intensitas laporan tentang penganiayaan anak, serta mengurangi faktor resiko kekambuhan terhadap penganiayaan terhadap anak (M. Chen & Chan, 2. Bersumber pada pemaparan latar belakang di atas dapat diketahui bahwa pergantian pola pendidikan yang dirasakan oleh para siswa di masa New Normal ini memerlukan pola pendampingan dan pengasuhan dari orang tua. Hal ini penting untuk dilakukan, sebab kegiatan pembelajaran yang dilakukan selama masa New Normal tentu banyak mengalami kendala dan hambatan yang dihadapi oleh peserta didik, misalnya kurangnya pengawasan dari guru terkait pengerjaan tugas sekolah, tugas yang menumpuk, jaringan internet yang belum merata, kesibukkan orang tua, dan lain Sehingga sangatlah menarik untuk dikaji tentang bagaimana kreatifitas orang tua dalam mendampingi anak-anak untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di masa New Normal. METODE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literature. Metode ini dilakukan melalui proses pengumpulan literatur-literatur yang relevan baik dari artikel maupun buku, kemudian dianalisis, dibandingkan, dan ditarik garis titik temu untuk mendapatkan keutuhan pemahaman dari data yang dianalisis. LITERATURE REVIEW Pendidikan Anak menurut Islam Anak selaku amanah yang dititipkan kepada orang tua, hingga orang tua harus mampu mendidik mereka agar menjadi anak yang shalih serta shalihah. Mereka merupakan investasi bagi orang tua di dunia maupun di akhirat. Orang tua khususnya ibu tentunya lebih banyak mencurahkan waktu, sumber daya, dan energi untuk membesarkan anak-anak mereka. Sehingga banyak waktu yang diberikan olehnya untuk Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. menanamkan suatu nilai ajaran ke dalam diri anak mereka yang dilakukan secara progresif untuk dapat menjadi seorang muslim seutuhnya (Hasan, 2. Hal itu meliputi, kepatuhan terhadap orang yang lebih tua, tanggung jawab sosial, penggendalian egoisme, kesabaran, kesempatan yang sama dalam mengekspresikan diri, dan keadilan (Keshavarz, 2. Rasulullah bersabda bahwa anak merupakan investasi orang tua di dunia akhirat: UsAaOaA a AIa eOCa a aA a A uaEac aI eNA:A aIEaNa uEac aI eN aEaa aA a A ua aIa auE eOA:A I EOO IEO NOE NEE OEA CEA:AN O NO O NEE ONA a AA aCa s A aA a eO aOEa s Aa aEs aO eaO EaNAUA a eO a eE sI Oa eOa a a aNA Dari Abu Hurairah meenyampaikan bahwa Rasulullah bersabda, apabila manusia meninggal dunia maka terputus semua amalnya kecuali tiga perkara yakni. sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doAoa anak shaleh (HR. Musli. Hadist di atas dapat diambil sebuah pelajaran bahwa mendidik anak sampai menjadi sholih dan sholihah merupakan tanggung jawab orang tua. Kewajiban sebagai orang tua dalam mendidik anak, sesuai hadist Rasulullah bahwa anak mempunyai hak atas orang tua mereka, yakni diberikan nama yang baik setelah lahir, dan diajarkan tentang al-Quran ketika sudah berakal, serta menikahkannya ketika anak telah menemukan pasangan yang baik (Kewajiban Orangtua Terhadap Anak Menurut Ajaran Islam, n. Berikut contoh cara mendidik anak yang baik seperti kisah keluarga Imron. A AaEa acIA:::3 A aI O a Ea aE O aI aI aca U aCa ac E aIOca OA a aA a CaEA ca A aOca O Oaa a EaAEa aI Aa O a aO O o aOacEa a Oa EA a c A I a a I Ia aA a AcEEa a Ea aI a aI aOA a AaOA A acI OaNa aI Oa aI aOaOca O a a Oa aNA a A EacE aa E aEa O O oo aOaOca OA a Aa i aO Ea OA a c Aa Na aCEa aA A aOca O aO aaN a a O iO aO NA oo AOU o acO aEAacEaNa aE aa acOA a A sN acOaO aaNa Oa a U aA a A aCa acEaNa a acNa aCaa O sE io aE acE aI aA:::3 AaEa aOa a c acOaNa aINa E acO aN E ac a O aIA AC aI NA a ACa aE a a aEA a AcEEa Oa aA a aAcEEa io aIac O aI Oa aI aONO EA a o AEa ONa aE aaOac E aI aA AAE Na NA A aO a a a O a aN a CU i CaEa N aaO aI N a O a NA :::3 AA a caAOA a A e a aa O a aA s AA Artinya: (Ingatla. Saat isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat . i Baitul Maqdi. Karena itu terimalah . itu dari Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, ia berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan. dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu. dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada . Engkau daripada syaitan yang . : . Maka Dia (Alla. menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkan dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di Mihrab . amar khusus ibada. , dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata. AuWahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh? Dia (Marya. AuItu dari AllahAy. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan . (Usamah Abdul Kari m ar-RifaAoi, 2. Hadist-hadist maupun ayat al-QurAoa di atas memberikan pelajaran tentang pola pendidikan, pengajaran, pengasuhan yang layak diberikan oleh orang tua terhadap anakank mereka yaitu dengan cara: . Anak berhak mendapatkan nama yang baik dari orang tuanya, . Orang tua wajib mendoAoakan kebaikan baginya, . Menyekolahkan, . Mengajarkan sholat, . Anak berhak diajari al-QurAoan. Kemudian anak berhak Dengan demikian pendidikan anak menurut Islam memiliki karakteristik khusus, yakni adanya perubahan perilaku, mental, intelektual peserta didik yang memiliki nilai-nilai ke-Islaman yang bersumber pada al-QurAoan dan Al-Sunnah. Perkembangan Anak Usia Dini Perkembangan kognitif dan sikap anak sangat dipengaruhi oleh tingkat orientasi pada pekerjaan serta tingkat pendidikan yang dimiliki oleh ibunya. Ibu dengan status pendidikan rendah atau tinggi tentunya memberi dampak berbeda terhadap pendidikan yang diberikan kepada anak mereka. Dikarenakan adanya perbedaan jumlah sumber daya yang dapat mereka akses untuk mendidik anak mereka. Sumber daya tersebut meliputi insentif pekerjaan dan gaya pengasuhan (Hondralis & Kleinert, 2. , termasuk di dalam pemberian asupan makanan bergizi kepada anak mereka untuk pertumbuhan dan perkembangan anak (Ramadhan et al. , 2. Laporan Dewan Riset Nasional yang dilakukan pada tahun 2000 menyebutkan bahwa baru-baru ini pendidikan anak usia dini membagi pengembangan keterampilan menjadi tiga bidang, yakni keterampilan kognitif, kesiapan sekolah, dan perkembangan sosial dan emosional(Currie, 2. Berikut akan disampaikan tentang teori perkembangan pada anak usia dini: Tahap Perkembangan Kognitif Teori Piaget & Inhelder . 6/1. , yang menunjukkan bahwa kognisi adalah apa yang dapat dilakukan oleh organisme dari sudut pandangnya sendiri untuk dapat melakukan sesuatu yang pada umumnya dipandang sebagai Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. motorik, mental, maupun persepsi. Misalnya, seorang bayi tidak hanya memegang boneka atau mengguncang mainan atau menendang boneka tetapi juga memperhatikan boneka itu, mendengarkan mainannya, dan merasakan keberadaan boneka tersebut. Menurut teori keterampilan, kognisi tingkat tinggi dari masa kanak-kanak dan kedewasaan diturunkan langsung dari aksi senosi motorik ini (Fischer, 1. Adapun tahapan-tahapan dari teori perkembangan kognitif menurut Jean Piaget adalah sebagai berikut: Tahapan Jangkauan Perkiraan Usia Sensori motorik Lahir hingga usia 2 tahun Pra-operasional Usia 2 hingga 7 tahun Operasional konkret Usia 7 hingga 11 tahun Operasional formal Usia 11 hingga dewasa Tabel 1. Tahapan-tahapan perkembangan kognitif Siswa Dari teori perkembangan koginitif tersebut dapat diketahui bahwa anak usia dini berada pada level pra-operasional. Masa ini anak sudah mampu untuk membayangkan masa mendatang serta berpikir tentang masa yang sudah dilalui. Meski anggapan yang mereka miliki masih berfokus pada masa saat ini. Selaku contoh, mereka hendak cenderung berkeyakinan kalau 10 koin yang dijajarkan dengan melintang dalam suatu kertas bergaris hendak jauh lebih banyak dari pada 10 koin yang ditumpuk ke atas. Maksudnya, mereka belum mempunyai keahlian untuk berpikir lebih dari satu ukuran pada satu dikala yang sama, yang mereka pikirkan merupakan barang yang lebih panjang . uatu tiang uku. mempunyai jumlah lebih besar dari pada barang yang lebih pendek . uatu batu bat. (Schunk, 2. Teori Behaviorisme Behaviorisme adalah teori pembelajaran pada hewan dan manusia yang berfokus pada perilaku peserta didik dan perubahan perilaku yang terjadi saat pembelajaran berlangsung. Pembelajaran dalam konteks behaviourisme dapat didefinisikan sebagai akuisisi perilaku baru atau modifikasi perilaku sebagai hasil dari pengajaran, pelatihan atau bimbingan. Pembelajaran ditunjukkan oleh Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. perilaku peserta didik dalam tindakan atau reaksi mereka terhadap rangsangan lebih lanjut (Turner, 2. Berikut teori behaviour menurut para ahli psikologi, yang paling dikenal di dalam pembelajaran (Schunk, 2. Ahli Pembelajaran Teori Definisi Edward L Koneksionisme Menurutnya bahwa kalau pendidikan yang Thorndike sangat mendasar merupakan pembentukaan asosiasi-asosiasi pengalaman inderawi serta impuls-impuls yang membagikan perwujudan terhadap Dia pendidikan terjalin lewat trial and error. Pavlov Pengkondisian Pengkondisian klasik ialah suatu prosedur memerlukan suatu stimulus yang tidak terkondisikan yang menciptakan reaksi yang terkendalikan. Guthrie Pengkondisian Menurutnya pembelajaaran terjaadi melalui Kontiguitas pemasangan stimulus dan respon. Tabel 1. Tabel Teori Behaviourisme Teori Konstruktivisme Teori ini menyarankan kepada guru untuk sebaiknya tidak memberikan pengajaran dengan metode yang tradisional kepada beberapa siswa. Guru sepatutnya membangun situasi- situasi pendidikan sedemikian rupa sehingga siswa bisa ikut serta aktif di dalam aktivitas pendidikan baik lewat pengolahan materi-materi pengajaran ataupun interaksi sosial. Kegiatan pendidikan di sini fenomena-fenomena, data-data, merumuskan dan menguji hipotesis, serta bekerja sama dengan orang lain (Schunk, 2. Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Results and Discussions Pembelajaran online di masa New Normal dilakukan melalui media sosial, hal tersebut juga berlaku dan diterapkan pada pendidikan anak usia dini. Oleh kerena itu perlunya perhatian dan pengawasan yang lebih dari orang tua. Hal ini dikarenakan mereka masih saling berebut handphone (HP) dengan orang tuanya. Sehingga bisa mengakibatkan perkembangan siswa-siswi terhambat. Di mana ada siswa yang semakin bagus perkembangannya karena mendapatkan perhatian, dan pola pengasuhan yang baik dari orang tua mereka. Namun ada juga siswa yang semakin mundur perkembangannya, disebabkan ketidakmampuannya di dalam mengikuti pembelajaran online yang diselenggarakan oleh guru. Meskipun demikian, penerapan model pembelajaran ini diyakini dapat memutus persebaran virus corona. Sebab dapat meminimalisir pertemuan tatap muka antara guru dengan siswa, ataupun siswa dengan siswa yang lain, serta dapat menghindarkan siswa keluar dari rumah. Dampak positif dari SFH ini adalah dapat mempererat hubungan orang tua dengan anaknya. Orang tua yang sibuk bekerja akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama di rumah. Siswa juga dapat lebih berkonsentrasi di dalam mengikuti pembelajaran karena mereka fokus pada dawai pembelajaran mereka masing-masing. Selain itu mereka juga dapat belajar lebih mandiri. Dampak negatifnya, adalah terbatasnya perangkat pembelajaran yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Di mana keadaan dan kondisi dari masing-masing keluarga berbeda, ada yang harus bergantian di dalam menggunakan HP andorid di karenakan orang tua yang juga harus menyelesaikan pekerjaan kantor, terdapat pula siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu sehingga tidak bisa mengikuti kegiatan pembelajaran online yang diberikan oleh guru dengan baik (Syarifudin, n. Pola pengasuhan dan pendampingan orang tua di sini sangat dibutuhkan. Sebab pola pengasuhan . dan keluarga mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan anak. Hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab orang tua karena anak merupakan amanah yang dititipkan Allah kepada orang tua, yang harus didik dengan baik sesuai dengan Al-QurAoan dan Hadist (Kewajiban Orangtua Terhadap Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Anak Menurut Ajaran Islam, n. Khususnya, untuk anak usia TK . -7 tahu. yang menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget, berada pada level pra-operasional. Masa ini anak telah sanggup untuk membayangkan masa mendatang serta berpikir tentang masa yang sudah dilalui. Meski anggapan yang mereka miliki masih berfokus pada masa sekarang (Schunk, 2. Untuk menanggulangi dampak negatif dari pembelajaran online, maka dibutuhkan daya kreativitas orang tua di dalam mendampingi mereka belajar. Misalnya, dengan selalu menanyakan kepada mereka bagaimana pembelajaran yang telah dilalui pada setiap harinya. Selain itu, orang tua harus menjalin koordinasi yang baik dengan pihak sekolah. Selalu berkomunikasi dengan orang tua lainnya terkait kendala yang Sehingga mereka dapat mengkonstruksi pengetahuan mereka dengan terlibat aktif di dalam pembelajaran dengan mengamati fenomena-fenomena, mengumpulkan data-data, merumuskan dan menguji hipotesis, serta bekerja sama dengan orang lain (Schunk, 2. KESIMPULAN Pola pengasuhan dan pendampingan yang dapat dilakukan orang tua di dalam mendampingi pembelajaran online, diantaranya dapat dilakukan dalam bentuk memberi perhatian, pengawasan, serta selalu berkoordinasi dengan pihak sekolah dan orang tua siswa lainnya agar anak mereka dapat belajar dengan mandiri dan mencerminkan nilainilai ke-Islaman sesuai dengan Al-QurAoan dan Hadist. BIBLIOGRAFI Albet Saragih. Model Asuhan Keluarga Kristen di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Teruna Bhakti, 03. , 1Ae11. Chen. , & Chan. Effects of Parenting Programs on Child Maltreatment Prevention: A Meta-Analysis. Trauma. Violence, and Abuse, 17. , 88Ae104. https://doi. org/10. 1177/1524838014566718 Chen. Wu. Chen. Yan. Yang. Chen. Ma. Xu. Yu. Wang. Wang. Guo. Chen. Ding. Zhang. Huang. Han. Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. Li. Luo. A Ning. Clinical characteristics of 113 deceased patients with coronavirus disease 2019: Retrospective study. The BMJ, 368. https://doi. org/10. 1136/bmj. Currie. Early childhood education programs. In Journal of Economic Perspectives (Vol. Issue 2, pp. 213Ae. https://doi. org/10. 1257/jep. Edi Irawan. Ahmadi. Agus Prianggono. Saputro. YouTube Channel Development on Education: Virtual Learning Solutions during the Covid19 Pandemic | International Journal of Advanced Science and Technology. International Journal of Advanced Science and Technology. Fischer. A theory of cognitive development: The control and construction of hierarchies of skills. Psychological Review, 87. , 477Ae531. https://doi. org/10. 1037/0033-295X. Hasan. The Concept Of Lifelong Eduction in Islam. Ar Raniry : International Journal of Islamic Studies, 4. , 257. https://doi. org/10. 20859/jar. Hondralis. , & Kleinert. Do children influence their mothersAo decisions? Early child development and maternal employment entries after birth. Advances in Life Course Research, 100378. https://doi. org/10. 1016/j. J Belsky. The determinants of parenting: A process model. Child Development,. Joseline M. Santos. Technological Pedagogical content knowledge (TPACK) in action:Application of learning in the classroom by pre-service teachers (PST). Social Sciences&Humanities Open, 3, 1Ae8. Keshavarz. Philosophy of Education in Exceptional Children According to Islam. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 46, 2917Ae2921. https://doi. org/10. 1016/j. Kewajiban Orangtua Terhadap Anak Menurut Ajaran Islam. Papousek. Papousek. Handbook of parenting: Vol. 2: Biology and Absorbent Mind: Journal of Psychology and Child Development Avaliable online at: https://ejournal. id/index. php/absorbent_mind Vol. No. 1 (Juni 2. ecology of parenting. In A ecology of parenting . 183Ae. Ramadhan. Tolle. , & Fanani. Pembangunan Modul Penunjang Pembelajaran di Kelas Untuk Aplikasi Brawijaya Messenger Dengan Platform Firebase. In j-ptiik. id (Vol. Issue . Scherer. Howard. Tondeur. , & Siddiq. Profiling teachersAo readiness for online teaching and learning in higher education: WhoAos ready? Computers in Human Behavior, 118. https://doi. org/10. 1016/j. Schunk. Learning Theories an Educational Perspective. Pearsons Education. Syarifudin. Impelementasi Pembelajaran Daring Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Sebagai Dampak Diterapkannya Social Distancing. Taufik. Birokrasi Baru untuk New Normal: Tinjauan Model Perubahan Birokrasi dalam Pelayanan Publik di Era COVID-19. Jurnal Dialogue, 02. , 1Ae Turner. Psychology for the classroom. In Psychology for the Classroom. https://doi. org/10. 4324/9781315209357 Usamah Abdul Kari m ar-RifaAoi. At-Tafsrul Wajz li KitAbillAhil AuAzz. Gema Insani. Wang. Zhang. Zhao. Zhang. , & Jiang. Mitigate the effects of home confinement on children during the COVID-19 outbreak. In The Lancet (Vol. Issue 10228, pp. 945Ae. Lancet Publishing Group. https://doi. org/10. 1016/S0140-6736. Wiziack. , & dos Santos. Evaluating an integrated cognitive competencies model to enhance teachersAo application of technology in large-scale educational contexts. Heliyon, 7. https://doi. org/10. 1016/j.