The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist Vol. 3 No. Mei2020 p-ISSN: 2597-3681 e-ISSN:2614-2805 Status Kadar Kolesterol Terhadap Kebiasaan Orang Yang Mengonsumsi Teh Nur Vita Purwaningsih dan Diah Oktaviani vitasagi86@gmail. Prodi D3 Analis Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya ABSTRACT Tanggal Submit: 10 Januari 2020 Tanggal Review: 5 April 2020 Tanggal Publish Online: 30 Mei 2020 Lifestyle must be a trend nowadays, many high cholesterol foods needed in daily life can increase blood cholesterol and increase the risk of cardiovascular disease. One way to reduce cholesterol in the body is by consuming tea. Tea has a very beneficial content for the body. One of the contents of the tea is Catechins are secondary metabolites that are naturally produced by plants belonging to the flavonoid class, which are made to help absorb calcium in the intestine. This type of research is observational analytic samples collected are students who have the habit of consuming tea by doing two examinations that is before and observing observations for 3 months. Based on the results of the study obtained an average cholesterol level before the observation of the results obtained 152. 9 mg / dl while for the temporary examination of the results obtained 141. 3 mg / The results of data analysis using the Paired T Test with sig 00 which means less than 0. So, it can be concluded that there is an influence of tea consumption habits on cholesterol Keywords: cholesterol, habits in consuming tea Kolesterol yang diproduksi oleh PENDAHULUAN Gaya hidup telah menjadi tren tubuh terdiri dari 2 jenis, yaitu kolesterol pada saat ini, banyak makanan tinggi HDL (High Density Lipoprotei. yang biasa disebut dengan kolesterol baik dan kehidupan sehari-hari sehingga dapat Lipoprotei. yang biasa disebut dengan kolesterol jahat. Kolesterol LDL disebut Walaupun telah dikenal dengan kolesterol jahat karena akan adanya obat-obat hipolipidemik dan menumpuk pada adanya antioksidan endogen namun darah arteri koroner yang menyebabkan hiperkolesterol masih menjadi masalah. penyumbatan (Kowalski, 2. LDL (Low Density dinding pembuluh Purwaningsih. dan Diah O. Status Kadar Kolesterol Terhadap Kebiasaan Orang Yang Mengonsumsi Teh. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 3. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist Vol. 3 No. Mei2020 p-ISSN: 2597-3681 e-ISSN:2614-2805 Berdasarkan WHO, harganya yang terjangkau minuman ini tercatat sebanyak 4,4 juta kematian akibat hiperkolesterolemia atau sebesar 7,9% dari jumlah total kematin. Salah dikonsumsi oleh masyarakat. Teh juga satu cara untuk menurunkan kadar sangat mudah didapatkan, baik dalam kolesterol di dalam tubuh yaitu dengan bentuk teh celup atau teh tubruk maupun mengonsumsi teh, teh memiliki khasiat dalam bentuk kemasan botol dan kotak untuk menurunkan kadar yang sudah siap saji. dalam darah (Marwati dan Ratnawati Kandungan senyawa pada daun teh terdiri dari empat kelompok besar Salah satu minuman favorit aromatis dan enzim. keempat kelompok di seluruh dunia tersebut dapat bekerja secara baik sebagian besar masyarakat salah satunya apabila selama pengolahan dengan baik. Kandungan teh yang paling utama Manfaat minuman penyegar dan memiliki khasiat epigalloccathecin-3-gallate (EGCG), epigallocatechin (EGC), epicatechin-3- (Indriyani, 2. gallate (ECG) dan epicatechin (EC). Teh tidak hanya dapat dibuat EGCG merupakan senyawa terbanyak dari daun teh melainkan daun lain yang yaitu 50 Ae 80 % dari jumlah total ada disekitar. Teh yang bukan berasal Selain itu, jenis katekin EGCG dari daun teh disebut juga dengan teh Teh tisane yang ada misalnya teh karena menekan absorbsi kolesterol di papermint, teh chamomile, teh rosella, dalam usus (Tohawa J dan Balittri, dan lain-lain. Minuman ini sering disebut teh karena cara menikmatinya Menurut WHO tahun 2002, sama seperti teh, harus diseduh terlebih tercatat sebanyak 4,4 juta kematian akibat hiperkolesterolemia atau sebesar merupakan campuran beberapa herbal 7,9% dari jumlah total kematin. Salah sehingga sering di sebut teh herbal atau satu cara untuk menurunkan kadar tisan (Somantri, 2. kolesterol di dalam tubuh yaitu dengan Biasanya Menurut Wardani . bahwa mengonsumsi teh, teh memiliki khasiat kebiasaan sebagian besar masyarakat untuk menurunkan kadar Indonesia telah mengonsumsi teh, selain Purwaningsih. dan Diah O. Status Kadar Kolesterol Terhadap Kebiasaan Orang Yang Mengonsumsi Teh. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 3. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist Vol. 3 No. Mei2020 p-ISSN: 2597-3681 e-ISSN:2614-2805 dalam darah (Marwati dan Ratnawati pangkalnya kemudian ditekan . Dibuat Berdasarkan permukaan jari pasien hampir ke ujung melakukan pemeriksaan tentang apakah . usukan menurunkan kadar kolesterol dalam menyebabkan keluar derasnya aliran darah supaya tidak mengulangi tusuka. Diusap darah yang pertama kali keluar METODE denga kapas kering, kemudian darah yang keluar berikutnya yang dijadikan Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah sampel pemeriksaan. observasional analitik. Prosedur pemeriksaan kolesterol Dikeluarkan strip test untuk kolesterol Sampel Penelitian Sampel penelitian dalam penelitian ini dari tabung, tutup tabung segera. Setiap adalah mahasiswa yang diambil secara tabung strip memiliki satu kode. Kode purposive sampling. Adapun kriteria yang tertera pada tabung strip harus sampling yaitu : konsumsi teh sebanyak 1-2 kali dalam sehari dan mengonsumsi Dimasukkan strip test ke dalam slot teh sudah selama 6-12 bulan. yang terdapat pada alat pengukur. Pada layar alat pengukur akan tampak kode Alat dan Bahan Alat yang digunakan aalah alat strip strip test. Ditujukkan gambar tetesan GCU, autoklik, lancet, kapas kering dan kapas alcohol 70%. Bahan pemeriksaan pada penelitian ini Setelah darah keluar, tetesan adalah darah kapiler. darah diletakkan pada salah satu sisi area target strip test hingga memenuhi Prosedur Kerja Pasien yang dijadikan responden diamati diabsorbsi dan menyebabkan area target berubah warna menjadi merah . Hasil selama 3 bulan, kemudian diambil akan tampak pada layar alat pengukur sampelnya dengan cara dipilih daerah setelah 150 detik . Strip test dilepaskan tusukan . ada jari manis atau jari dari alat pengukur dan dibuang bersama dengan lanset bekas pakai ke tempat alkohol 70%. Dibiarkan kering daerah Diurut Prosedur pengambilan sampel Darah sampah medis. Purwaningsih. dan Diah O. Status Kadar Kolesterol Terhadap Kebiasaan Orang Yang Mengonsumsi Teh. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 3. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist Vol. 3 No. Mei2020 p-ISSN: 2597-3681 e-ISSN:2614-2805 pemeriksaan postest . terjadi ANALISA DATA Analisa penurunan hasil kadar kolesterol pada normalitas dengan kolmograv-Smirnov sampel, dengan rata Ae rata 141,3 mg/dl. dan Shapiro-Wilk merupakan syarat Kemudian dilanjutkan analisa untuk melakukan uji T berpasangan, dari hasil signifikasi yang lebih besar dari 0,05 Shapiro-Wilk yaitu jika nilai signifikasi Uji kolmograv-Smirnov > 0,05 maka data penelitian tersebut dinyatakan terdistribusi normal. Nilai sig pada pemeriksaan pretest . HASIL PENELITIAN Tabel 1. Kode didapatkan nilai sig sebesar 0,742 dan untuk pemeriksaan postest . Hasil Kolesterol g/d. K10 K11 K12 K13 K14 K15 K16 K17 K18 K19 K20 didapatkan nilai sig sebesar 0,817. Nilai yang didapatkan menunjukkan bahwa . dilanjutkan Uji T Berpasangan dengan nilai sig 0. 00 yang berati kurang dari 0,05. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pemeriksaan dari Responden yang mengonsumsi teh sebanyak 1 sampai 2 kali dalam sehari, hal ini sejalan dengan Astari . , mengonsumsi teh secara teratur pagi dan malam hari dengan takaran 200 ml dapat menurunkan kadar kolesterol. Kebiasaan Ae kolesterol tinggi tersebut didampingi ketegori normal yaitu dibawah < 200 mg/dl, karena nilai signifikasi > 0,05, maka Dari hasil tabel 1. 1 didapatkan hasil pemeriksaan kolesterol pada mengonsumsi teh baik hanya sekedar meminum atau sebagai teman makan, pemeriksaan 152,9 mg/dl. Pada kolom Purwaningsih. dan Diah O. Status Kadar Kolesterol Terhadap Kebiasaan Orang Yang Mengonsumsi Teh. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 3. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist Vol. 3 No. Mei2020 p-ISSN: 2597-3681 e-ISSN:2614-2805 Ernawati . bahwa makanan yang berasal dari lemak hewani, telur, dan penurunan hasil pemeriksaan kolesterol makanan cepat saji . unk foo. Banyak terkandung sodium, lemak jenuh, dan dikarenakan konsumsi makanan yang tertimbun banyak di dalam tubuh, maka akan menimbulkan penyakit, baik ringan mengonsumi teh. maupun berat seperti darah tinggi. Katekin Apabila zat-zat Selisih gangguan jantung, hingga hal tersebut metabolit sekunder yang secara alami dapat mengimbangi kadar kolesterol dihasilkan oleh tumbuhan dan termasuk dikarenakan adanya kandungan dalam karboksilase dalam siklus biosintesis EGCG mengurangi proses penyerapan lemak. Menurut Andi . , mengonsumsi teh menurunkan akumulasi setelah makan atau diantara waktu . makan sangat bagus bagi pemilik berat Katekin badan berlebih yang berniat untuk diet. Menurut (EGCG) KoA EGCG menekan absorpsi kolesterol di dalam kandungan dalam teh dapat digolongkan Asam lemak dioksidasi menjadi asetil KoA dan disintesis dari asetil-KoA Towaha golongan fenol meliputi katekin dan (Ernawati, 2. flavanol , golongan bukan fenol meliputi karbohidrat, pektin, alkaloid, protein dan SIMPULAN asam amino, klorofil dan zat warna lain. Berdasarkan asam organik, resin, vitamin, mineral disimpulkan bahwa, terdapat adanya dan golongan aromatis serta enzim. Dari beberapa kandungan yang ada didalam Orang yang mengonsumsi teh. teh, golongan fenol . yang DAFTAR PUSTAKA Andi. 1001 Teh - Dari asal usul, tradisi, khasiat hingga racikan Yogyakarta: Andi Publisher. berkisar antara 20-30% dari seluruh berat kering daun. Kandungan katekin dalam teh yang menjadi penyebab pemeriksaan postest . yang dilakukan setelah Purwaningsih. dan Diah O. Status Kadar Kolesterol Terhadap Kebiasaan Orang Yang Mengonsumsi Teh. Surabaya : The Journal of Muhamadiyah Medical Laboratory Technologist. Vol: 3. No. The Journal Of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist Vol. 3 No. Mei2020 p-ISSN: 2597-3681 e-ISSN:2614-2805 Astari. Pengaruh Pemberian Teh Hijau Terhadap Penurunan Kadar Kolesterol Pada Lansia Awal . Tahun. Jombang: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika . Pratama. Perbedaan Kadar Kolesterol pada Pegawai Swasta yang Berolahraga Rutin dan Pegawai Swasta yang tidak Rutin Berolahraga. Universitas Muhammdiyah Yogyakarta. Ernawati Hardani. Efek pemberian ekstrak teh hijau (Camellia sinesis (L) O. Kuntz. Assamica terhadap total lemak tubuh dan pro. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 10 . : 124. Ratnawati. Penghambatan Peningkatan Kadar Kolesterol Pada Diet Tinggi Lemak Oleh Epigallocatechin Gallate (EGCG) Teh Hijau Klon Gmb4. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Indrayani. Aktifitas Antioksidan dan Sifat Organoleptik The Daun Kelor dengan Variasi Lama Pengeringan dan Penambahan Kayu manis Serta Cengkeh Sebagai Perasa Alami. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Somantri. The Story in A Cup of Tea. Jakarta: Transmedia Pustaka.