JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida1*. Syubhan Akib2 Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI. Jakarta. Indonesia *oviolvb@gmail. Abstract The tragedy at Kanjuruhan Stadium in Malang has become a black record in domestic football matches. This tragedy claimed hundreds of lives, including women and children. This dark incident became the spotlight of various media, both media in Indonesia and foreign media. The editorial team of SEA Today News is concerned about the coverage of this tragedy, considering that football is a very popular sport in Indonesia. The purpose of this study was to find out the editorial policy gatekeeping that SEA Today News did in broadcasting the Kanjuruhan Tragedy. This researcher uses a case study method with a qualitative approach. The data collection technique used by the author is moderate participatory observation, where the writer has a balance between being an insider and an outsider, participating in some activities but not all. Besides that, structured interviews are used because the writer knows for sure what information will be obtained. In analyzing the editorial policy of SEA Today regarding the reporting of the Kanjuruhan Tragedy, the author uses the stages of the gatekeeping process by Shoemaker and Reese. The results of this study indicate that the gatekeeping process for the publication of the Kanjuruhan by the editorial staff of SEA Today begins with the selection of angles, script writing, selection of footage and sources determined by the program producers. Keywords: Gatekeeping. Editorial Policy. Producer. SEA Morning Show Abstrak Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang menjadi catatan hitam dalam pertandingan sepak bola dalam Tragedi ini menelan ratusan korban jiwa, tak terkecuali wanita dan anak-anak. Insiden kelam ini menjadi sorotan beragam media, baik media di Indonesia maupun media asing. Peliputan tragedi ini pun menjadi perhatian bagi redaksi SEA Today News, mengingat bahwa sepak bola ialah olah raga yang banyak digemari di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gatekeeping kebijakan redaksi yang SEA Today News lakukan dalam menayangkan berita Tragedi Kanjuruhan. Peneliti ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis yakni observasi partisipatif moderat, dimana penulis terdapat keseimbangan antara menjadi orang dalam dan orang luar, ikut dalam beberapa kegiatan namun tidak semua. Disamping itu wawancara terstruktur digunakan karena penulis mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh. Dalam membedah kebijakan redaksi SEA Today terkait pemberitaan Tragedi Kanjuruhan, penulis menggunakan tahapan proses gatekeeping oleh Shoemaker dan Reese. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses gatekeeping pemberitaan Kanjuruhan oleh redaksi SEA Today dimulai pemilihan angle, penulisan naskah, pemilihan footage dan narasumber yang ditetapkan oleh produser progam. Kata Kunci: Gatekeeping. Kebijakan Redaksi. Produser. SEA Morning Show PENDAHULUAN Pertandingan sepak bola berujung maut menimpa tanah air pada Sabtu, 1 Oktober 2022, dimana usai laga lanjutan Liga 1 BRI yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya. Pertandingan ini digelar bertempat di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur. Sebanyak 135 orang tewas dan ratusan orang terluka akibat berdesakan keluar arena stadion karena panik demi Submitted: January 2023. Accepted: March 2023. Published: March 2023 ISSN: 2614-8153 . ISSN: 2614-8498 . Website: http://journal. id/index. php/pustakom JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 menghindari gas air mata aparat (CNN Indonesia, 2. Tak hanya di Indonesia, peristiwa Kanjuruhan juga disorot sejumlah media asing diantaranya kantor berita Reuters dan AP yang juga dikutip beragam media asing lain seperti ABC News Australia dan South China Morning Post. AP dalam lamannya pada 2 Oktober menulis AuPolice firing tear gas after an Indonesian soccer match in an attempt to stop violence triggered a disastrous crush of fans making a panicked, chaotic run for the exits, leaving at least 125 people dead, most of them trampled upon or suffocatedAy (Basoeki & Karmini, 2. Pasca pemerintah mengumumkan pembentukan tim gabungan independen pencari fakta atau TGIPF untuk melakukan investigasi kasus yang diketuai oleh Mafhud MD yang juga seorang Menko Polhukam (Menteri Koordinator Bidang Politik. Hukum, dan Keamana. serta 12 anggota lain yang terdiri dari berbagai organisasi dan kementerian terkait antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali. Rhenald Kasali. Laode M syarif. Letjen TNI (Pur. Doni Monardo serta mantan pesepakbola Kurniawan Dwi Yulianto (Kurniawan, 2. Satu bulan berselang. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam jumpa pers yang digelar pada Rabu 2 November 2022 membeberkan temuan terkait tragedi Kanjuruhan. Beka Ulung Hapsara, komisioner Komnas HAM menyatakan bahwa match commissioner atau pengawas pertandingan sejak awal pertandingan mengetahui bahwa aparat membawa gas air mata, namun aturan bahwa gas air mata dilarang digunakan di dalam stadion tidak diketahui oleh match commissioner (Ramadhan, 2. Masih dalam keterangan pers yang sama, menurut Komnas HAM sedikitnya gas air mata ditembakan sebanyak 45 kali, dimana sebanyak 27 kali tembakan gas air mata terekam video dan sisanya terkonfirmasi terdengar hanya suara Presiden Joko Widodo pun akhirnya mengatakan Stadion Kanjuruhan akan dibangun kembali mengikuti standar FIFA dengan memperhatikan aspek manajemen stadion dan manajemen Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi pasca pertemuan dengan Presiden FIFA. Gianni Infantino di Istana Kepresidenan (Prasetya, 2. Hingga akhirnya. Hakim Pengadilan Negeri Surabaya pada Kamis 9 Maret 2023 yang diketuai Abu Ahmad Siddqi Amsya menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan pada Abdul Haris dan 1 tahun pada Suko Sutrisno. Dalam amar putusannya, majelis menyatakan bahwa dua orang tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 359. Pasal 360 ayat 1 dan Pasal 360 ayat 2. Mereka dinilai alpa sehingga berakibat timbulnya korban suporter Arema FC atau Aremania 135 tewas, puluhan luka berat dan ratusan luka ringan (Tempo. Co, 2. SEA Today News adalah media penyiaran berbahasa inggris dengan target penonton di Asia Tenggara. Resmi mengudara tepat pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020 yang diresmikan oleh Erick Thohir sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Wishnutama Kusubandio yang kala itu menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. SEA Today merupakan bagian dari Telkom Indonesia menayangkan beragam hard news serta feature yang mampu mengangkat perspektif Indonesia Internasional. (Sutianto, 2. Selain di sejumlah platform digital dan TV kabel. SEA Today juga sudah ditayangkan di Foxtel Flash Australia. Macau Cable TV Channel 84. Vision Philippines Channel 58. Singapore Singtel Channel 15 dan Starhub Channel 720. Walaupun baru berusia dua tahun. SEA Today sudah mampu menghasilkan beberapa program, diantaranya SEA GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 Morning Show yang mengudara dari Senin hingga Minggu selama 3 jam penuh dari jam 6 pagi dan selesai jam 9 pagi, 3 Hour News Show pukul 16. 00 Ae 19. 00 WIB, serta program talk show Buddy Talk dan rekomendasi wisata serta kuliner tanah air dalam SEE Indonesia. Penulis memilih program SEA Morning Show sebagai batasan masalah dalam penelitan ini karena SEA Morning Show menjadi program berita pertama yang ditayangkan di SEA Today serta menjadi program berita yang Sebagai program berita unggulan, tim produksi SEA Morning show yang juga menjabat sebagai redaksi, memiliki tanggung jawab dan kebijakan tersendiri dalam menyiarkan berita terkini baik dalam dan luar negeri, terlebih peristiwa tragedi Kanjuruhan yang menyedot perhatian public dimana mayoritas penduduk Indonesia menggemari sepak bola. Kebijakan redaksi yang dilakukan oleh tim produksi khususnya para produser sangat penting dilakukan, mengingat dampak berita yang begitu luas, hingga banyaknya korban yang berjatuhan sehingga redaksi wajib memfilter footage agar tetap mengedepankan fakta namun tetap berempati pada keluarga korban. Sejumlah seleksi dan editing mulai dari pembuatan naskah, judul hingga pemilihan footage dan sound bite dilakukan agar mencerahkan publik dari kesimpangsiuran informasi yang beredar di media sosial. Salah satu penelitian terdahulu yang dipilih penulis dalam sebagai sumber referensi ialah penelitian dengan judul AuEfektivitas Kebijakan Redaksi Program Mata Najwa Dalam Membongkar Kasus Korupsi Di PSSIAy. Dalam penelitian ini dipaparkan, bahwa tayangan Mata Najwa kasus suap dan pengaturan skor pertandingan di PSSI serta siapa saja tokoh yang dianggap terlibat dalam kasus ini. Lewat sejumlah kebijakan redaksi dalam episode ini, hasil penelitian menunjukan bahwa tayangan ini berdampak pada kebijakan penegakan hukum. Polisian langsung merespon dengan membentuk Satgas Antimafia Bola. Para pengurus PSSI yang terlibat kemudian ditangkap. (RifaiAo. Menurut Bayquni publikasinya mengatakan bahwa jantung proses produksi berita ialah kebijakan redaksi dan dalam kebijakan redaksi terdapat control internal yang berlaku. Dari kebijakan redaksi itulah, semua berita dihasilkan yang nantinya akan disiarkan kepada masyarakat luas sebagaimana melakukan fungsinya kepada masyarakat (Bayquni & Saputra, 2. Pemberitaan tragedi Kanjuruhan dipilih oleh penulis sebagai masalah dalam penelitian karena tragedi ini begitu menyita perhatian public pecinta sepak bola Indonesia. Bagaimana sebuah kebijakan redaksi dapat mengawal pemberitaan tragedi berdarah pertandingan akbar sepak bola ini menjadi pembeda antara penelitian ini dengan penelitian terdahulu. Apalagi peristiwa ini juga disorot oleh sejumlah media asing yang bisa berdampak terhadap citra penanggung jawab persepakbolaan tanah air. Oleh sebab itu penulis memilih pemberitaan peristiwa tragedi Kanjuruhan dilihat dari sisi kebijakan redaksi dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana alur pemberitaan sebuah peristiwa tragedi olah raga yang dilakukan oleh tim redaksi program SEA Morning Show. METODOLOGI PENELITIAN Pendekatan penelitian yang penulis Pendekatan kualitatif memiliki sejumlah karakteristik, yakni: . Kata. Penelitian kualitatif berpusat dalam kata bukan numerik, . Peneliti merupakan instrument utama dalam penelitian dimana peneliti dekat dengan objek penelitian, . Mampu menyajikan serta meneliti beragam perspektif subjektif dari partisipan penelitian, . Penelitian berskala kecil, . Fokus yang holistic, . Fleksibel, . GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 Penelitian kualitatif mejelaskan sebuah proses yang terjadi mulai masa ke masa, . Penelitian kualitatif berlatar alami, . Riset kualitatif cenderung diawali dengan pemikiran induktif. (Daymon. Christine. Penulis mendeskripsikan gatekeeping kebijakan redaksi SEA Today News dalam pemberitaan tragedi Kanjuruhan. Kelebihan metode studi kasus ialah mampu menghasilkan beragam bentuk bukti. Metode ini dapat menggabungkan kerangka teoritis dan metodologis yang berbeda. Ciriciri metode studi kasus antara lain: . Eksplorasi yang dalam dan sempit. Focus dalam kejadian nyata dalam konteks kehidupan nyata, . Terbatas oleh ruang dan waktu, . Ringkasan atau penelitian longitudinal mengenai kejadian yang sudah terjadi . Dari berbagai sumber informasi dan perspektif, . Rincian dan deskripsi, . Penglihatan secara holistik serta dan meneliti antara hubungan dan koneksi, . Berfokus pada kenyataan yang diterima apa adanya, . Bermanfaat membangun (Daymon. Christine. , 2. Teknik pengumpulan data adalah tahapan penting dalam riset karena bertujuan memperoleh data penelitian. Tanpa pengumpulan data, seorang peneliti tidak akan mampu mendapat standarisasi data yang sudah ditetapkan. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dalam kondisi alamiah, sumber data utama, dan teknik pengumpulan data terutama wawancara mendalam dan dokumendokumen. (Sugiyono, 2. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi partisipatif moderat, dimana dalam observasi ini terdapat keseimbangan antara penulis menjadi orang dalam dengan orang luar. Penulis dalam mengumpulkan datanya ikut observasi partisipatif dalam beberapa kegiatan namun tidak semua. Wawancara terstruktur juga digunakan penulis dalam pengumpulan data penelitian Dalam melakukan wawancara, selain membawa instrument sebagai pedoman wawancara, maka pengumpul data juga dapat menggunakan alat bantu seperti tape recorder, gambar, brosur dan material lain yang dapat membantu pelaksanaan wawancara menjadi lancar. Penulis turut serta menjadi bagian dalam redaksi SEA Morning Show dimana penulis bekerja sebagai kreatif. Pengumpulan data dilakukan dalam kurun waktu satu bulan terhitung dari Oktober hingga November Pada tahap ini, penulis melakukan pengamatan terhadap tayangan berita tragedi Kanjuruhan yang tayang di program SEA Morning Show. VT berita ini, juga tayang di akun YouTube SEA Today News dan media sosial SEA Today. Penulis juga mewawancarai produser SEA Morning Show yaitu Rheza Ardiansyah dan Dindi Tartika Amanda. Kedua produser ini penayangan semua pemberitaan di program SEA Morning Show. Wewenang inipun, masuk dalam kebijakan redaksi termasuk proses gatekeeping di dalamnya. HASIL DAN PEMBAHASAN Kebebasan Pers Di Indonesia Tugas dan tanggung jawab lembaga pers sangat dipengaruhi oleh kualitas kebebasan pers. Dalam suasana pers yang bebas, media dapat menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk melakukan kontrol Di Indonesia, sejak masa reformasi, beberapa peraturan yang membatasi kebebasan pers bahkan sudah dicabut. Pemerintah tidak lagi memiliki kewenangan meratifikasi pers berdasarkan UU Pers No. 40 Tahun 1999. Mengutip UU Pers No. 40 Tahun 1999. Pasal 1 . , disebutkan bahwa GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 pers adalah lembaga sosial dan media massa, lingkungannya menjalankan fungsi jurnalistik seperti mencari, memperoleh, memiliki, dan melakukan pengolahan arsip. dan penerusan. suatu peristiwa yang dapat berupa tulisan, audio, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik yang dapat dibagikan melalui media cetak, media elektronik dan semua saluran lainnya (Hidayatullah, 2. Selain itu pada pasal ketiga, misi lembaga pers adalah menjadi lingkungan yang juga dapat mendidik, menghibur, dan bersifat sosial ekonomi. Bagian kelima, pers juga wajib memberitakan peristiwa dan pendapat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, kesusilaan, dan asas praduga tak Fungsi pers lainnya adalah memenuhi keinginan publik akan informasi atau peristiwa penting lainnya Dikutip dari (RifaiAo, 2. di Indonesia, regulasi yang menjamin kebebasan pers tidak sejalan dengan peningkatan kualitas kebebasan pers. Menurut Reporters Without Borders . Indonesia hanya menempati peringkat 119 dari 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2020. Padahal. Indonesia berada jauh di bawah Timor Timur yang menempati urutan ke-78. Berdasarkan aturan saat ini. Indonesia sebenarnya telah menghapuskan kekuasaan negara atas pers. Namun dalam praktiknya, supremasi media massa tidak Yang terjadi hanyalah perubahan dari aturan pemerintah menjadi aturan pemilikan modal. Ishadi SK . , dalam Media & Kekuasaan: Televisi di hari-hari terakhir Presiden Soeharto menampilkan era Indonesia ketika lahir generasi jurnalis dengan insting bisnis yang kuat, seperti Jacob Utama (Kompa. Goenawan Mohamad (Tim. Dahlan Iskan (Jawa Po. dan Surya Paloh (Media Indonesi. Pemilik pengoperasian media melalui orang-orang yang dipercaya untuk mengoperasikan Menurut Murdock . , kontrol dimiliki oleh pemilik modal yang sah. Kepemilikan adalah orang yang berdiri dalam struktur organisasi perusahaan sebagai manajer, yang biasanya dipilih dalam forum pengambilan keputusan dari antara para pemegang saham (Uda Rusadi. Selain membawa kepentingan pasar, pemilik media seringkali juga mewakili kepentingan politik karena merasa memiliki komitmen politik terhadap kekuatan politik Misalnya Surya Paloh, pemilik Metro TV, yang merupakan ketua umum partai Nasdem. Hary Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group, adalah pimpinan partai Perindo. Surya Paloh dan Hary Tanoesoedibjo dikenal mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019. TV One kini dimiliki oleh keluarga Aburizal Bakrie. Pada pemilihan presiden 2014. Bakrie menjadi ketua partai Golkar yang mendukung Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2014. Keterlibatan pemilik media dalam politik tentu saja dapat menimbulkan konflik kepentingan. Kemungkinan liputan kepentingan politik pemiliknya. Setidaknya hal itu tergambar saat KPID DKI Jakarta . mengungkap temuan terkait pemberitaan Pilpres 2019. Metro TV menyiarkan pesan yang tidak berimbang antara pasangan calon dengan nomor urut 01 (Joko Widodo-Ma'ruf Ami. dan nomor urut 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Un. Sebagai perbandingan, pasangan nomor 01 mendapat bagian yang jauh lebih besar, yaitu 78%. Sedangkan pasangan nomor urut 02 hanya mendapat porsi 7 persen. Sisanya hingga 15% berita netral. Seperti diketahui, pemilik Metro TV Surya Paloh selaku ketua Partai Nasdem pendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ross Tapsell . mencatat bahwa tiga oligarki media besar telah muncul di Indonesia. Pertama, pemilik GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 media menjadi lebih kuat secara politik. Kedua, pemilik media cenderung menjadi Di tempat ketiga adalah perusahaan Berita Televisi Televisi adalah sebuah media yang mengandalkan media pandang . dan media dengar . Gambar hidup adalah kunci dari televisi . ive pictur. yang didukung oleh naskah . bercerita tentang sebuah gambar. Dikutip dari (Tamburaka, 2. penyiaran televisi penyampaian berita. Formula tersebut adalah: Conversational, menulis untuk Clear, jelas secara audio dan terang secara gambar. Concise, padat dan Compelling, menggunakan kalimat aktif. Clichy free, menggunakan kalimat informatif. Berita, seperti yang dikutip oleh Tohir . dalam (Asrianti et al. ialah sebuah proses yang mengolah sebuah laporan peristiwa dimana laporan tersebut memiliki makna akan satu Simbolisasi dalam berita antara lain: Peristiwa yang berupa kejadian Autindakan tegasAy yang mengisyaratkan Aukeadaan dengan segala kerumitannya yang bersimpang-siurAy. Sebuah kejadian yang memiliki nilai berita dan kisah berita Aubuletin streotip yang menerbitkan isyaratAy. Peristiwa yang mengandung nilai berita memiliki arti bagi seseorang untuk membuat penyesuaian dalam kehidupannya - Aumakna yang dikemukakan sendiri oleh pembaca setelah ia menurunkan makna itu dari pengalaman yang secara langsung mempengaruhinyaAy. Molotch dan Lester . dalam (Asrianti et al. , 2019. menuliskan bahwa berita adalah proses . embuatan berit. menegosiasikan laporan yang bermakna tentang kejadian. Berita mencakup simbolisasi :. Kejadian sebagai peristiwa - Autindakan tegasAy yang mengisyaratkan Aukeadaan dengan segala kerumitannya yang bersimpang-siurAy. Peristiwa sebagai bernilai berita melalui berita dan kisah berita - Aubulletin streotip yang menerbitkan isyaratAy, dan . Peristiwa yang bernilai berita sebagai bermakna bagi orang untuk membuat penyesuaian dalam kehidupannya - Aumakna yang dikemukakan sendiri oleh pembaca setelah ia menurunkan makna itu dari pengalaman yang secara langsung mempengaruhinyaAy. Kebijakan Redaksional Media Media kebijakan redaksional dalam menyajikan pemberitaan, sebagai arahan bagi wartawan dan media untuk menentukan topik yang diangkat dan siapa narasumber yang diwawancarai (Eriyanto, 2. Pengertian lain kebijakan redaksional, menurut Gonzales . menyatakan bahwa kebijakan redaksional adalah orientasi konsisten yang ditunjukkan oleh sebuah media dengan cara menyeleksi isu atau peristiwa dan cara mempublikasikannya. Ada pun Abrar . dan Kedoh . merupakan kaidah bagi operasional pemberitaan di sebuah media pers yang menjadi pedoman redaksi media dalam menentukan isu liputan, sudut pandang liputan, isi berita, nilai berita, memilih narasumber, penugasan, format berita, penyuntingan berita, penyajian berita termasuk juga pengelompokan berita berdasarkan rubrik atau program tertentu (Ningsih & Prastya, 2. Kebijakan redaksional merupakan gabungan antara kebutuhan khalayak media pers dan citacita institusional media pers. Tanpa adanya kebijakan redaksional maka pemberitaan media dipastikan tidak akan konsisten. Media memiliki peranan penting karena ketidakpastian yang muncul saat situasi bencana membuat kebutuhan masyarakat akan berita bencana meningkat masyarakat selalu ingin tahu dan memerlukan informasi tentang berbagai hal GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 seputar bencana, penyebab, korban, penanggulangan, dan hal-hal terkait Media massa akan menjadi sumber informasi yang pertama, yang paling penting, bahkan satu-satunya informasi yang akan membentuk pengetahuan (Nazaruddin. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanganan Bencana menyebutkan bahwa wabah penyakit merupakan bentuk bencana non alam (Pasal 1 aya. Buku AuMenatap Masa Depan JurnalismeAy (Abrar, menjelaskan bahwa . ditorial polic. atau kebijakan redaksi adalah petunjuk bagi insan pers untuk mengolah news room seperti dalam hal penentuan isu dan angle penugasan wartawan, pemilihan format pemberitaan, editing hingga berita itu Kesimpulannya redaksi adalah aturan yang harus dipatuhi dalam proses pengolahan berita dalam satu media pers. Salah satu proses redaksi yang tidak bisa dilewatkan adalah proses gatekeeping . enjaga gawan. agar pesan yang ingin disampaikan oleh media, sesuai dengan kaidah jurnalistik hingga mampu memenuhi tanggung jawab media dalam menyediakan informasi yang akurat berdasarkan fakta. Nurudin . dalam (Mutiah, 2. mengatakan, tugas Aupenjaga gawangAy atau gatekeeper dikerjakan oleh seorang produser dimana ia mampu untuk menyunting gambar dari pilihan yang tersedia, menyunting bagian yang tidak diperlukan termasuk urusan sensor video. Rusman dalam bukunya AuMenjadi Produser TelevisiAy menjelaskan seorang produser program televisi memiliki peran serius dalam pengolahan program siaran di Kegiatan produser antara lain merencanakan konten siaran hingga mengawal eksekusi perencanaan agar output program sesuai dengan yang Karenanya, untuk menjadi produser program informasi harus memiliki kemampuan intelektual, integritas, dan moral yang baik (Ramadhani et al. , 2. Dalam karya Shoemaker dan Reese AuMediating The Message: Theories of Influences on Mass Media ContentAy menjabarkan bahwa media sebagai gatekeeping berita memiliki lima proses: Individual. Bagian penentuan konten berita yang dipikul oleh para pekerja media karena bertugas dalam peliputan serta pelaporan, tidak peduli apakah seorang wartawan lapangan atau redaktur atau koordinator liputan. Pekerja media merupakan human agency dimana lingkungannya termasuk bertahan di balik kekuatan ideologi medianya. Media Routines (Rutinitas Kerja Medi. Rutinitas kerja media untuk menghasilkan berita mulai dari pencarian, editing hingga Kegiatan ini dilakukan berulang karena diyakini bagian dari ideologi yang diyakini menjadi sumber daya. Organisasi Media. Organisasi media meliputi bentuk struktur organisasi baik vertikal dimana proses pengambilan keputusan bertambah Panjang, kemungkinan jangkauan pengambilan Sederhananya, organisasi media merupakan pertimbangan strategi kelompok media yang mempengaruhi proses gatekeeping sebuah berita Extramedia. Keberadaan pihak luar yang mempengaruhi pemberitaan. Sebut saja pasar, pengiklan, dan khayalak. Ini sepenuhnya netral karena ia juga dipengaruhi hal diluar institusi media. Untuk itu secara sosiologis institusi media adalah bagian dari masyarakat tempat dia Ideologi Ideologi dalam proses gatekeeping adalah unsur terbesar yang mampu memasukan unsur lain dari hierarki GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 sehingga berpengaruh pada berita. Dari konteks di atas, ideologi yang digunakan ialah ideologi media terlepas sebagai kesadaran palsu atau warisan dari organisasi media (Rusadi, 2. Ideology Extramedia forces Organization Media Journalists Gambar 1. Lingkaran Hierarki yang Memengaruhi Berita (Shoemaker and Reese 1991 dalam Rusadi . Kebijakan Redaksi Program SEA Morning Swow Program SEA Morning Show . iasa disingkat SMS) adalah program perdana SEA Today News yang tayang pada 28 Oktober 2020 pada 06. 00 pagi hingga 09. pagi WIB secara live. SEA Morning Show memiliki 12 segmen dan tiap segmennya dirancang khusus mewakili berita penting seperti segmen berita internasional, segmen seputar Asia Tenggara dan segmen berita Konten SEA Morning Show dibuat untuk menemani aktivitas pagi penonton yang mengutamakan keterbaruan dan aktualitas sehingga penayangan ulang AuSEA Morning Show adalah program berita fresh yang di pagi hari untuk ditonton dengan banyak update informasi. Saya meminimalisir tayangan ulang atau re-run. Di SMS harus fresh, update, actual, angle-nya pun dapet untuk penonton di pagi hari sembari melakukan aktivitas pagi. SMS punya segmen spesifik, misal kalau world news ya hanya menayangkan berita internasional di segmen satu, kalau khusus Southeast Asia, ya cuma dari southeast asia saja di segmen dua dan berita nasional di segmen tiga. Jadi, tidak ada dalam satu segmen misal, memberitakan tentang Afrika terus berita selanjutnya dari AsiaAy (Dindi. Produser Progra. Tidak hanya dari segi konten, para Host juga berperan dalam memperkaya insight sebuah peristiwa. Hasil riset dari beragam media yang dilakukan sebelum on air, disampaikan ketika mereka selesai membacakan satu berita dan menjadi bahan diskusi atau komentar antar Host per AuYang menjadi pembeda SMS dibanding program lain adalah Host Sea Today flexible, memberi banyak tambahan informasi berdasarkan riset saat on air tidak hanya terpaku pada prompter. pengalaman saya sebelumnya di tv lain di tahun 2019. Host stick to the prompter, tapi di SMS Host memperkaya show dengan riset informasi yang membawa semangat pagiAy (Rheza. Produser Progra. Produser program bertanggung jawab dalam proses redaksi pada semua berita yang Produser mengawal penuh alur berita mulai dari pelaporan peristiwa, berita apa saja yang bisa diolah hingga editing naskah serta seleksi footage. Semua hal itu dimulai pada rapat redaksi yang dilakukan setiap hari setiap pukul 20. 00 WIB AuAlurnya dimulai dari liputan ada tim news gathering yang tiap hari melaporkan di grup koordinasi khusus di jam 8 malam termasuk rapat redaksi setiap hari untuk menentukan penyusunan berita di rundown. Rapat redaksi itu terdiri dari Korlip. Produser. Executive Producer saling memberi masukan untuk komposisi Lalu setelah itu, dieksekusi oleh produser untuk di review dan di edit lalu masuk ke proses penayangan. EP bertugas kebijakan pengambilan angle, sedangkan produser lebih detail ke arah konten. GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 pemilihan sound bite, gambar dan lainnyaAy (Rheza. Produser Progra. Dindi juga menambahkan bahwa produser punya wewenang untuk mengubah angle peristiwa dari materi yang dikirimkan kontributor jika dirasa materi tersebut kurang tepat. AuProses penayangan berita di SEA Today dimulai dari kontributor mengirim materi ke redaksional via email. Setelah naskah dan video gambar masuk, produser mereview materi yang mereka kirim apakah sudah sesuai antara naskah dengan gambar, atau apakah materi tersebut sudah sesuai dengan angle yang kami inginkan, jika angle tidak pas, maka kami akan wawancara dengan narasumberAy (Dindi. Produser Progra. Pasca kejadian tragedi pada 1 Oktober 2022, tim SEA Morning Show yang masuk ke kegiatan processing pada dini hari, 2 Oktober 2022 langsung meriset dan mengolah paket berita mengenai Kanjuruhan walaupun kala itu informasi didapat dari media sosial Twitter Persebaya dan rilis PSSI. AuAlur informasi awal dari Twitter official kedua tim, lalu link dan screen shot dijadikan bahan visual, narasinya dijadikan bahan naskah, lalu di edit dirangkai menjadi satu paket beritaAy (Rheza. Produser Progra. Kewaspadaan dalam memberitakan informasi yang belum dipastikan sumber datanya membuat Dindi berupaya untuk menyeleksi gambar yang tidak provokatif dan mengecek kembali kesesuaian gambar dan naskah yang dibuat. AuSaat peristiwa Kanjuruhan terjadi, kami sangat berhati-hati dalam merilis berita ini ke public karena pada saat itu rekan kerja saya sesama produser Mas Rheza belum dapat gambar yang jelas. Jadi, saat itu kami ekstra hati-hati mengambil sumber gambar yang tidak provokatif. Untuk naskah, kami benar-benar memeriksa kembali kesesuaian gambar dengan naskah yang dibuatAy. (Dindi. Produser Progra. Sebagai media berbahasa inggris di bawah bendera perusahaan PT Telkom dengan target penonton menengah ke atas. SEA Today memiliki sejumlah kebijakan redaksi yang ketat untuk menjaga kualitas penayangan berita yang tentunya mengikuti kaidah jurnalistik. Dalam pemberitaan Kanjuruhan misalnya. SEA Morning Show tidak akan hanya menayangkan satu sumber wawancara saja. AuSelain visual peristiwa yang ekstra hatihati kami pilih, prinsip cover both side juga benar-benar pemberitaan Kanjuruhan. SOT atau wawancara tidak boleh hanya dari satu pihak, misalkan dari pihak Aremania saja, atau PSSI saja. Paling tidak ada dari narasumber yang AudisakitiAy maupun yang AumenyakitiAy. Misal harus ada dari Aremania dan PSSI sebagai contoh. ItAos a big no menyediakan satu narasumber, harus ada dua atau tiga dari beragam unsur yang terlibatAy (Dindi. Produser Progra. Rheza walaupun SEA Today berafiliasi dengan pemerintah . alam hal ini Telkom Indonesia sebagai bagian dari BUMN) redaksi selalu menyampaikan transparansi. Jika peristiwa ini diibaratkan sebagai AumasalahAy, menyampaikan upaya AupenyelesaianAy dari AumasalahAy tersebut. AuCaranya dengan melakukan transparansi. Masalah ada, tapi penyelesaian masalah itu juga diberitakan. Kalau dalam tragedi Kanjuruhan, penanganan dari pemerintah misalnya saat Mahfud MD bilang secara moral ketua PSSI perlu mundur, itu Tetapi juga konfrensi pers antara PSSI dan FIFA untuk menangani masalah ini juga diberitakanAy (Rheza. Produser Progra. Para produser menganggap tidak ada arahan atau kebijakan redaksi khusus yang dipersiapkan dalam pemberitaan GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 tragedi Kanjuruhan karena mereka telah berpengalaman bekerja sebagai jurnalis dan paham betul bagaimana mengolah sebuah informasi menjadi berita yang berkualitas dengan mematuhi kaidah jurnalistik. AuDari pemimpin redaksi tidak ada arahan khusus karena tiap dari kami sudah memahami kebijakan redaksi yang sesuai dengan kaidah jurnalistikAy Baik Rheza dan Dindi sama-sama mengakui bahwa kepemilikan media mempengaruhi output penayangan berita khususnya di program SEA Morning Show. Menyajikan berita yang menarik dengan membawa perspektif positif Indonesia ke mata dunia tanpa meninggalkan fakta di lapangan menjadi salah satu tantangan yang dirasakan oleh Dindi. AuSEA Today punya karakter penonton yang unik mulai dari kalangan menengah ke atas hingga penonton internasional, jadi tantangan untuk kami memproduksi berita sesuai fakta tapi tetap mencerminkan perspektif positif Indonesia ke dunia internasionalAy (Dindi. Produser Progra. Pembahasan Proses gatekeeping kebijakan redaksi SEA Morning Show dalam pemberitaan tragedi Kanjuruhan mengarah pada lima faktor yang berpengaruh pada isi media dari tingkatan terendah hingga tertinggi. yang mempengaruhi isi media tersebut adalah individual . , routines . , . , . , dan ideological/sociocultural . deologi/sosial buday. Setelah melakukan wawancara dengan narasumber yang bersangkutan, peneliti berusaha untuk mengimplementasikan dengan skema kelima tingkatan Teori Hierarchy of Influences. Individual. Proses dimulai dari para pekerja media yang Kanjuruhan. Redaksi SEA Today banyak memiliki kontributor yang tersebar di seluruh Indonesia. Para kontributor ini berkoordinasi dengan koordinator peliputan untuk membahas angle dan footage apa saja yang tersedia di lapangan untuk nanti diolah oleh tim redaksi. Seperti yang diungkapkan oleh produser bahwa AuProses penayangan berita di SEA Today dimulai dari kontributor mengirim materi ke redaksional via email. Setelah naskah dan video gambar masuk, produser mereview materi yang mereka kirim apakah sudah sesuai antara naskah dengan gambar, atau apakah materi tersebut sudah sesuai dengan angle yang kami inginkan, jika angle tidak pas, maka kami akan mengubah angle berdasar materi wawancara dengan narasumber Media Routines Rutinitas kerja penayangan berita baik tragedi Kanjuruhan atau yang lain, dimulai dari rapat redaksi yang dilakukan setiap hari pukul 8 malam. Rapat redaksi diikuti oleh Executive Producer, produser program, koordinator Rapat redaksi membahas tentang susunan berita di tiap segmen, bagaimana angle ditekankan serta berita apa saja yang bisa naik atau tidak. Pengawasan angle berita dilakukan oleh Executive Producer sedangkan seleksi informasi, script, pemilihan footage dilakukan oleh tim produser yang nanti akan diperbaiki grammar oleh script editor lalu disatukan dalam paket berita oleh tim editor. Proses approval atau revisi paket berita sepenuhnya menjadi tanggung jawab produser selama processing dan live on air. Dalam berita Kanjuruhan, redaksi banyak mendapat footage tidak hanya dari kontributor tetapi juga dari media sosial resmi Aremania dan Persebaya dan laman PSSI. Organisasi Media Pemangku kekuasaan tertinggi pemberitaan SEA Today dipegang oleh pemimpin redaksi. Pemimpin redaksi membawahi Executive Producer Executive Producer membawahi para produser program. Diskusi kebijakan redaksi SEA Morning Show banyak dibahas oleh Executive Producer dengan produser termasuk pada berita Kanjuruhan. Tidak ada arahan khusus dari pemimpin redaksi terkait tragedi ini. GATEKEEPING KEBIJAKAN REDAKSI PEMBERITAAN AuTRAGEDI KANJURUHANAy PROGRAM SEA MORNING SHOW Ovi Olivia Belida. Syubhan Akib JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol 6. No. Maret 2023, hlm 44-55 Untuk memperbaharui informasi baik seputar kebijakan redaksi SEA Today secara keseluruhan dan kebijakan Telkom sebagai induk perusahaan, pemimpin redaksi rutin mengadakan rapat bersama dengan semua produser dan Executive Producer yang dilaksanakan setiap Senin pukul 9 pagi. Extramedia Induk perusahaan SEA Today adalah PT Metra Digital Media atau disingkat MDM. PT MDM merupakan perusahaan digital yang dimiliki oleh PT. Telkom Indonesia. Kepemilikan media ini mempengaruhi output pemberitaan SEA Today khususnya mengenai sosialisasi kebijakan pemerintah, pencapaian BUMN dan usaha dari penyelesaian dari masalah yang dihadapi. Jika dalam berita Kanjuruhan PSSI dan kepolisian sebagai Auwakil negaraAy dianggap bertanggung jawab atas meninggalnya 135 korban jiwa, maka program SEA Morning Show berupaya untuk menampilkan fakta penyelesaian kasus ini mulai dari pembentukan tim gabungan pencari fakta yang diketuai Mahfud MD serta konferensi pers kedatangan FIFA bersama PSSI terkait penyelesaian peristiwa Kanjuruhan. Ideologi. SEA Today merupakan Southeast Asia Today. Tujuan utama didirikannya media ini ialah sebagai representative positif Indonesia ke dunia internasional. Tidak hanya Indonesia, sesuai dengan namanya SEA Today juga mengangkat keberagaman Asia Tenggara. Ini terlihat dari segmentasi SEA Morning Show yang menghadirkan berita dari Asia Tenggara dalam satu segmen khusus. SEA Today merupakan wadah untuk mengangkat citra dan prestasi tanah air ke dunia. Ideologi mengangkat berita positif Indonesia terpancar ke banyaknya tayangan feature seputar eksotisme pariwisata dan kuliner Indonesia yang beragam. SIMPULAN Dalam Kanjuruhan produser memegang kendali penuh redaksi yang terdiri seleksi informasi, naskah dan footage selama Kanjuruhan. Kemudian, dalam proses gatekeeping Kanjuruhan bisa dipahami oleh masyarakat secara utuh dengan memegang prinsip cover both side dan pemilihan footage yang Terakhir. Pemimpin redaksi tidak memberikan arahan khusus terkait peristiwa Executive Producer yang mengawal angle pemberitaan namun eksekusi secara utuh diserahkan kepada produser yang DAFTAR PUSTAKA