Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan DOI: https://doi. org/10. 70285/wzngy123 Pengaruh Price to Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Harga Saham pada PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk Periode 2015Ae2024 Anis Latifah1*. Wawan Supriyatna2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang1,2 anislatifah@gmail. com1*, dosen01806@unpam. Received 17/09/2. Revised 27/09/2025 | Accepted 10/10/2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Price to Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap harga saham pada PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk selama periode 2015Ae Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan harga saham penutupan. Analisis dilakukan melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi menggunakan SPSS v27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBV dan NPM secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman investor dalam menilai kinerja keuangan perusahaan dan pengambilan keputusan investasi. Kata kunci: Price to Book Value. Net Profit Margin. Harga Saham Abstract This study aims to analyze the effect of Price to Book Value (PBV) and Net Profit Margin (NPM) on stock prices at PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk during the 2015Ae2024 period. The method used is a quantitative approach with secondary data in the form of financial statements and closing stock prices. Analysis was conducted through classical assumption tests, multiple linear regression, ttest. F-test, and determination coefficient using SPSS v27. The results indicate that PBV and NPM have a significant partial and simultaneous effect on stock prices. These findings contribute to investors' understanding in assessing company financial performance and making investment decisions. Keywords: Price to Book Value. Net Profit Margin. Stock Price. PENDAHULUAN Pasar modal merupakan salah satu indikator penting dalam menilai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Aktivitas investasi di pasar modal, khususnya saham, menjadi pilihan utama bagi investor karena potensi keuntungan yang tinggi baik dari capital gain maupun dividen (Inayah, 2020. Surenjani et al. , 2. Namun, fluktuasi harga saham sering kali menjadi tantangan dalam pengambilan keputusan investasi. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 317- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Harga saham mencerminkan kinerja dan prospek suatu perusahaan. Menurut Siregar . , harga saham digunakan sebagai indikator penawaran dan permintaan di pasar modal. Kenaikan harga saham menunjukkan kepercayaan investor terhadap perusahaan, sedangkan penurunan harga saham dapat menurunkan minat investor (Wardhani et al. , 2. Dalam menilai saham, investor menggunakan analisis fundamental dan teknikal. Analisis fundamental mempertimbangkan kondisi makroekonomi, industri, dan laporan keuangan perusahaan (Rahmadewi & Abundanti, 2. Salah satu indikator fundamental yang penting adalah rasio keuangan, seperti Price to Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM), yang mencerminkan efisiensi dan valuasi perusahaan (Brigham & Houston, 2020. Hery, 2. PBV digunakan untuk menilai apakah saham suatu perusahaan tergolong undervalued atau Nilai PBV yang tinggi menunjukkan bahwa pasar menilai perusahaan lebih tinggi dari nilai bukunya, yang dapat meningkatkan minat investor (Budiman, 2021. Tandelilin, 2. Sebaliknya. PBV yang rendah menunjukkan kurangnya kepercayaan pasar terhadap perusahaan. NPM mengukur efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan. Rasio ini penting untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengendalikan biaya dan memperoleh keuntungan (Kasmir, 2019. Azhar & Purwoko, 2. NPM yang tinggi menunjukkan kinerja operasional yang baik dan dapat meningkatkan daya tarik saham perusahaan. PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk merupakan perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia yang mengalami fluktuasi harga saham selama periode 2015Ae2024. Meskipun ekuitas perusahaan meningkat, harga saham menunjukkan tren penurunan yang signifikan, mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara nilai pasar dan nilai buku perusahaan (Setiawati, 2023. CNBC Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi gap literatur terkait pengaruh PBV dan NPM terhadap harga saham, khususnya pada sektor konstruksi. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut untuk memperkuat pemahaman dan memberikan kontribusi terhadap pengambilan keputusan investasi (Fauziah & Supriatna, 2024. Pertiwi & Nurhamdi. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan dan harga saham penutupan PT Pembangunan Perumahan Tbk selama periode 2015Ae2024. Data diperoleh dari situs resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Langkah-langkah analisis data meliputi uji asumsi klasik . ormalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelas. , regresi linier berganda, uji t untuk pengaruh parsial, uji F untuk pengaruh simultan, serta koefisien determinasi untuk mengukur kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Price to Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM), sedangkan variabel dependen adalah harga saham. PBV dihitung dengan membagi harga saham per lembar dengan nilai buku per lembar, dan NPM dihitung dengan membagi laba bersih dengan penjualan bersih dikali 100%. Harga saham diukur berdasarkan harga penutupan akhir tahun. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 317- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Price to Book Value (PBV) dan Net Profit Margin (NPM) memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk selama periode 2015Ae2024. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Hasil Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model Standardized Coefficients Std. Error Beta (Constan. PBV NPM Dependent Variable: HARGA SAHAM Sig. Harga Saham = 307,866 817,656 X_1 163,588 X_2 e Hasil persamaan model regresi linier berganda tersebut dapat diinterpretasikan sebagai: Nilai konstanta 307,866 memiliki arti jika variabel Price to Book Value (X. dan Net Profit Margin (X. bernilai 0 atau tidak ada, artinya harga saham akan bernilai 307,866. Nilai positif Price to Book Value 817,656 menunjukkan apabila setiap peningkatan satu satuan pada Price to Book Value akan diikuti oleh naiknya harga saham sebesar 817,656. Koefisien yang bernilai positif ini memperlihatkan bahwa keterkatian antara Price to Book Value dan nilai harga saham akan semakin meningkat. Nilai Net Profit Margin sebesar 163,588 dan bernilai positif, ini mengindikasikan apabila setiap penambahan 1 satuan pada Net Profit Margin akan meningkatkan harga saham sebesar 163,588. Koefisien yang bernilai positif ini memperlihatkan bahwa keterkatian antara Net Profit Margin dan harga saham akan semakin meningkat. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. NPM. PBV Dependent Variable: HARGA SAHAM Sumber: Data diolah peneliti menggunakan SPSS 27. Uji t menunjukkan bahwa PBV memiliki nilai t hitung sebesar 5,864 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti PBV berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Artinya, semakin tinggi nilai PBV, maka semakin tinggi pula harga saham perusahaan. Temuan ini sejalan dengan teori valuasi saham yang menyatakan bahwa PBV mencerminkan persepsi pasar terhadap nilai perusahaan. Sementara itu. NPM memiliki nilai t hitung sebesar 3,137 dengan tingkat signifikansi 0,016 < 0,05, yang juga menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan berdampak langsung terhadap minat investor dalam membeli saham perusahaan. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 317- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan Hasil Uji Simultan (Uji F) ANOVAa Model Regression Mean Square 1 Residual Total Sig. Dependent Variable: HARGA SAHAM Predictors: (Constan. NPM. PBV Uji F menghasilkan nilai F hitung sebesar 46,092 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa secara simultan PBV dan NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Temuan ini memperkuat bahwa kedua indikator keuangan tersebut merupakan faktor penting dalam menentukan nilai saham perusahaan. Grafik pergerakan harga saham menunjukkan tren penurunan dari tahun 2015 hingga 2024, meskipun nilai ekuitas perusahaan meningkat. Penurunan harga saham ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara nilai pasar dan nilai buku perusahaan, yang tercermin dari rendahnya nilai PBV selama periode tersebut. Grafik NPM menunjukkan tren penurunan yang signifikan dari tahun 2018 hingga 2024, dengan nilai NPM tertinggi sebesar 8,02% pada tahun 2017 dan terendah sebesar 0,65% pada tahun 2024. Penurunan ini menunjukkan bahwa perusahaan belum optimal dalam mengendalikan biaya operasional dan menghasilkan laba bersih PEMBAHASAN Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa PBV dan NPM memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini sejalan dengan penelitian Fauziah dan Supriatna . yang menyatakan bahwa PBV merupakan indikator penting dalam menilai valuasi saham dan minat investor. PBV yang tinggi mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek perusahaan, sehingga mendorong kenaikan harga saham. Pengaruh NPM terhadap harga saham juga didukung oleh penelitian Firda Nur Azhar dan Gatut Dradjad Purwoko . , yang menyatakan bahwa efisiensi operasional perusahaan dalam menghasilkan laba bersih berdampak langsung terhadap nilai saham. NPM yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya dan meningkatkan profitabilitas. Namun, hasil ini bertentangan dengan penelitian Nisa Pertiwi dan Muhamad Nurhamdi . yang menyatakan bahwa PBV tidak berpengaruh terhadap harga saham. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh karakteristik industri dan kondisi pasar yang berbeda, sehingga penting untuk mempertimbangkan konteks perusahaan dalam analisis keuangan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa investor perlu memperhatikan rasio PBV dan NPM dalam menilai saham perusahaan. PBV dapat digunakan untuk menilai apakah saham tergolong murah atau mahal, sedangkan NPM mencerminkan efisiensi operasional perusahaan. Kedua indikator ini dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih rasional dan berbasis data. Kontribusi penelitian ini terletak pada analisis longitudinal selama satu dekade, yang memberikan gambaran komprehensif tentang dinamika keuangan perusahaan konstruksi di Indonesia. Penelitian ini juga memperkuat pentingnya analisis fundamental dalam menilai saham, khususnya pada sektor yang memiliki karakteristik proyek jangka panjang dan fluktuasi pendapatan. Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 02 No. Bulan : Oktober 2025 Ae Januari 2026 . 317- . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan p-ISSN : 3031-2485 e-ISSN : 3090-7519 SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Price to Book Value (PBV) berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk. Semakin tinggi nilai PBV, semakin tinggi pula harga saham perusahaan, karena mencerminkan kepercayaan pasar terhadap nilai perusahaan. Net Profit Margin (NPM) juga berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari penjualan berdampak langsung terhadap minat investor dan nilai saham perusahaan. Secara simultan. PBV dan NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Kedua indikator ini dapat digunakan sebagai alat analisis dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya pada sektor konstruksi yang memiliki karakteristik pendapatan fluktuatif. Penurunan harga saham PT Pembangunan Perumahan (Perser. Tbk selama periode 2015Ae2024 menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara nilai pasar dan nilai buku perusahaan. Hal ini mengindikasikan perlunya strategi perusahaan dalam meningkatkan kepercayaan investor dan efisiensi Investor disarankan untuk memperhatikan rasio keuangan seperti PBV dan NPM dalam menilai saham perusahaan. Analisis fundamental yang komprehensif dapat membantu investor dalam membuat keputusan investasi yang lebih akurat dan mengurangi risiko kerugian. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur manajemen keuangan dengan fokus pada sektor konstruksi, serta memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dan investor dalam mengelola dan menilai saham secara lebih efektif. PENGHARGAAN Terima Kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, motivasi, saran, dan masukan yang konstruktif selama proses penyusunan artikel ini. Ucapan khusus juga ditujukan kepada dosen pembimbing, responden penelitian, serta instansi terkait yang telah membantu dalam pengumpulan data dan analisis sehingga penulisan artikel ini dapat diselesaikan dengan baik. DAFTAR PUSTAKA