P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 32-38 PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI TEKS FABEL SISWA KELAS Vi SMP NEGERI KARANG JAYA Eni Lestari, 2Agung Nugroho, 3Inda Puspita Sari Universitas PGRI Silampari. Indonesia Email : 1Enilestari0604@gmail. com, 2AgungNugroho@gmail. com, 3Indah@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketuntasan secara signifikan terhadap kemampuan mengidentifikasi struktur teks fabel melalui media pembelajaran Audio Visual siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu, populasinya adalah siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya Tahun Ajaran 2024/2025 berjumlah 117 Siswa dengan sampel kelas Vi A1 SMP Negeri Karang Jaya berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik tes berupa tes tertulis mengidentifikasi struktur teks fabel. Data tes yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t, di mana diperoleh thitung = 7,102 selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada daftar distribusi dengan derajat kebebasan dk = n-1 = 26-1=25, yu = 0,05 diperoleh ttabel =1,708 dengan demikian thitung 7,102. > ttabel 1,708, hal ini berarti Ho ditolak dan Ha Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi struktur teks fabel siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya setelah penerapan model pembelajaran audio visual secara signifikan tuntas. Kata kunci : Media Audio Visual. Mengidentifikasi Teks Fabel ABSTRACT The purpose of this study was to determine the significant completeness of the ability to identify the structure of fable texts through Audio Visual learning media for class Vi students of SMP Negeri Karang Jaya. The research method used in this study was a quasi-experiment, the population was class Vi students of SMP Negeri Karang Jaya in the 2024/2025 Academic Year totaling 117 students with a sample of class Vi A1 SMP Negeri Karang Jaya totaling 26 Data collection used in this study was a test technique in the form of a written test to identify the structure of fable texts. The collected test data were analyzed using the t-test, where the t count = 7. 102 was obtained, then the t count was consulted with the t table value in the distribution list with degrees of freedom dk = n-1 = 26-1 = 25, = 0. 05, the t table = 1. 708 was obtained, thus the t count 7. > t table 1. 708, this means that Ho is rejected and Ha is In other words, it can be concluded that the ability to identify the structure of fable texts of class Vi students of SMP Negeri Karang Jaya after the application of the audio-visual learning model was significantly complete. Keywords: Audio-Visual Media. Identifying Fable Texts PENDAHULUAN Pembelajaran merupakan kegiatan interaksi antara pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran. Salah satu tujuan pembelajaran untuk menciptakan suasana yang lebih menarik agar pendidik dan peserta didik dapat memperoleh pengetahuan yang lebih sistematis dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan siswa menjadi lebih inovasi dalam belajar, dan effektif agar dapat menanamkan ide yang Edward, dkk. , . pembelajaran didefinisikan sebagai suatu proses interaksi yang sistematis antara peserta didik dengan pendidik dan lingkungan, yang P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 32-38 bertujuan memfasilitasi tercapainya perubahan perilaku atau penguasaan kompetensi Bahasa Indonesia sangat penting karena memiliki banyak manfaat di antaranya sebagai alat komunikasi karena pembelajaran bahasa Indonesia memiliki tiga keterampilan berbahasa yaitu membaca, menulis, menyimak dan berbicara, ini dilakukan agar pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa dapat meningkat. Anang, , . 2:186-. menyatakan bahwa bahasa Indonesia adalah sistem komunikasi yang digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai bahasa nasional dan resmi. Bahasa ini berfungsi sebagai alat pemersatu berbagai suku bangsa di Indonesia serta sebagai identitas kebangsaan. Ashar . Mengatakan media pembelajaran adalah alat bantu pada proses belajar baik didalam maupun diluar kelas, lebih lanjut dijelaskan bahwa media pembelajaran adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi intruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Media audio visual adalah alat atau sarana yang dapat digunakan untuk menjelaskan sesuatu. Audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan Hamzah . menyatakan bahwa audio visual adalah media moderen yang sesuai dengan perkembangan zaman . emajuan ilmu dan pengetahuan teknolog. , meliputi media yang dapat dilihat dan dapat didengar. Berdasarkan penjelasan di atas penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan mengidentifiksi teks fabel siswa kelas Vi SMP Negeri karang jaya setelah menerapkan media pembelajaran Audio Visual. METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis eksperimen semu. Gilang . menjelaskan penelitian eksperimen semu merupakan metode penelitian untuk mengetahui hubungan sebab-akibat antara variabel yang satu dengan variabel lainnya melalui manipulasi variabel bebas . dan pengukuran dampaknya terhadap variabel terikat . Penelitian ini menggunakan tahapan pre-test, treatmen dan post-test untuk mengetahui ketuntasan secara signifikan kemampuan mengidentifikasi teks fabel siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya. Penelitian ini menggunakan tahapan pre-test, treatmen dan post-test untuk mengetahui ketuntasan secara signifikan mengidentifikasi teks fabel siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara random sampling karena setiap kelas mempunyai kemampuan yang relatif sama. Untuk menganalisis data dari hasil penelitian tentang penerapan media pembelajaran Audio Visual terhadap kemampua mengidentifikasi siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya, maka peneliti menggunakan rumus uji AutAy, namun sebelum melakukan uji AutAy data di uji normalitas terlebih dahulu bertujuan untuk memperoleh data yang akurat. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 32-38 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 April Ae 24 Mei 2025 di kelas Vi. 1 di SMP Negeri Karang Jaya. Pelaksanaannya dilakukan secara langsung oleh peneliti dan sesuai dengan jadwal yang berlangsung di sekolah tersebut. Media pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran Audio Visual pada materi pokok Pada proses pelaksanaan penelitian, dimulai dengan melaksanakan tes awal . re-tes. untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam mengidentifikasi teks yang akan dipelajari . Setelah tes awal selesai diterapkan, siswa diberi perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Audio Visual untuk kelas Penelitian kemudian diakhiri dengan melaksanakan tes akhir . ost-tes. , untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pre-test dan post-test siswa. Pemberian tes awal digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa pada materi menciptakan puisi. Kemampuan awal siswa adalah kemampuan yang dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran yang diberikan. Kemampuan awal tersebut menggunakan kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Setelah kemampuan awal siswa diketahui, dilanjutkan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Audio Visual. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Pada akhir penelitian dilakukan tes akhir untuk mengetahui kemampuan akhir siswa. Kemampuan akhir siswa adalah kemampuan siswa dalam penguasaan materi mengidentifikasi teks Fabel yang merupakan hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran. Kemampuan Awal Siswa Kemampuan awal siswa adalah kemampuan yang dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran yang diberikan kemampuan awal tersebut menggambarkan kesiapan siswa dalam menerima pembelajaran yang akan disampaikan oleh guru. Pemberian pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa pada materi pokok mengidentifikasi teks fabel. Pelaksanaan pre-test dilakukan pada hari Selasa tanggal 30 April 2025 yang diikuti 26 siswa. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebesar 62,88 dengan nilai tertinggi yang diperoleh sebesar 81 dan nilai terendah sebesar 38 sedangkan siswa yang tuntas sebanyak 6 siswa . dan sebanyak 20 siswa . tidak tuntas. Sehingga dapat dikatakan bahwa ketuntasan belajar siswa untuk tes awal sebesar 23,07% Jadi secara deskriptif dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal siswa sebelum penerapan media pembelajaran Audio Visual termasuk kategori belum tuntas. Pada proses pelaksanaan penelitian, diawali dengan melaksanakan tes awal . re-tes. untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam mengidentifikasi teks fabel yang akan dipelajari. Setelah tes awal selesai diterapkan, siswa diberi perlakuan . berupa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran Audio visual untuk kelas eksperimen. Penelitian kemudian diakhiri dengan melaksanakan tes akhir . ost-tes. , untuk mengetahui perbedaan hasil belajar pre-test dan post-test siswa. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 32-38 Kemampuan Akhir Siswa Setelah kemampuan awal siswa diketahui, dilanjutkan kegiatan pembelajaran dengan media pembelajaran Audio visual. Kegiatan pembelajaran ini dilaksanakan sebanyak satu kali pertemuan dengan menerapkan media pembelajaran Audio visual pada materi mengidentifikasi teks fabel. Pada akhir penelitian dilakukam tes akhir untuk mengetahui kemampuan akhir siswa. Tes akhir dilakukan untuk melihat hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan media pembelajaran Audio visual. Kemampuan akhir siswa adalah kemampuan siswa dalam penguasaan materi pokok mengidentifikasi teks fabel pada kelas Vi. 1 di SMP Negeri Karang Jaya yang merupakan hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran. Tes kemampuan post-test dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2025 yang diikuti sebanyak 26 Rata-rata nilai pretes adalah 62,88 dan untuk rata-rata nilai post-test adalah Ini dapat dilihat bahwa terjadi bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai dan pretest ke post test sebesar 18,15 Sedangkan persentase jumlah siswa yang tuntas pada pretes sebesar 23,07% dan post-test sebesar . ,61%) Untuk ketuntasan belajar inipun mengalami peningkatan sebesar . ,61%) . Secara deskriptif dapat dikatakan bahwa kemampuan akhir siswa setelah penerapan media pembelajaran Audio Visual termasuk dalam kategori tuntas. Analisis Inteferensial Data Penelitian Uji Normalitas Uji normalitas ini digunakan untuk mengetahui kenormalan data, rumus yang digunakan adalah uji kecocokan ycu2 . hi kuadra. Dari hasil analisis uji normalitas pretest diperoleh nilai chi kuadrat . cu2 ) hitung =0,153 Selanjutnya ycu2 hitung dibandingkan dengan ycu2 tabel dengan derajat kebebasan . = j-1, j adalah banyaknya kelas interval. Jika ycu2 hitung < ycu2 tabel maka dapat dinyatakan bahwa data berdistribusi normal. Nilai ycu2 tabel dengan a = 5% dan dk = 5. Dengan demikian ycu2 hitung < ycu2 tabel, maka data berdistribusi normal. Maka dapat disimpulkan bahwa data niali pre-test berdistribusi Sedangkan hasil analisis uji normalitas post-test diperoleh nilai chi kuadarat . cu2 ) hitung =0,066. Selanjutnya ycu2 hitung dibandingkan dengan ycu2 tabel dengan derajat kebebasan . = j-1, j adalah banyaknya kelas interval. Jika ycu2 hitung < ycu2 tabel, maka dapat dinyatakan bahwa data berdistribusi normal dan dalam hal lainnya data tidak berdistribusi normal. Nilai ycu2 tabel dengan a=5% dan dk = 5 adalah 1,708 Dengan demikian ycu2 hitung < ycu2 tabel maka data berdistribusi normal. Hasil uji normalitas data menggunakan SPSS versi 20 dilihat pada tabel shapitro-Wilk hasil uji coba nilai pre-test berdistribusi normal karena nilai signifikan . lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa nilai signifikan 0,148 > 0,05 sedangkan hasil uji coba post-test juga berdistribusi normal dengan nilai signifikan . lebih besar dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa nilai signifikan 0,68> 0,05 P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 2, 2025 Page: 32-38 Jurnal Language education and literature Analisis Hipotesis Auuji tAy Berdasarkan pengolahan data uji AutAy . melalui penerapan media Audio Visual terhadap kemampuan mengidentifikasi teks fabel siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya tahun ajaran 2024/2025. Karena simpangan baku telah diketahui dan data berdistribusi normal maka hasil perhitungan uji AutAy. Selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada daftar distribusi t dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan dk = N Ae 1 = 16 Ae 1 =15. Dengan demikian thitung . > ttabel . untuk taraf signifikan 5%, hal ini berarti HO ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini bahwa penerapan metode pembelajaran bahwa Penerapan Media Aduio Visual Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Teks Fabel Siswa Kelas Vi Smp Negeri Karang Jaya, terbukti kebenarannya. Pembahasan Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengidentifikasi teks Fabel siswa kelas Vi SMP Negeri Karang Jaya setelah penerapan media pembelajaran Audio Visual secara signifikan tuntas. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata nilai tes ahkir sebesar 81. 12 dengan persentase jumlah siswa yang tuntas belajar mencapai 84,61% dan hasil perhitungan statistik dengan menggunakan uji t memperoleh hasil hitung thitung . > ttabel . , hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. DAFTAR PUSTAKA