JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. Peningkatan Pemasaran Produk melalui Marketing Digital pada Grace Konveksi I Gede Putra Mas Yusadara1. IGKG Puritan Wijaya ADH2. Dewa Ayu Mirnawati3. Sevany Primantara4. Made Jiyestha Darmika Putra5 putramas@stikom-bali. id1, puri@stikom-bali. id2, mirna@stikom-bali. 30050255@stikom-bali. id4, 220030757@stikom-bali. 1,2,3,4,5Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali Article History: Received: 2026-02-25 Revised: 2026-03-06 Accepted: 2026-03-06 Keywords: Convection. Digital marketing. Marketing Abstract: Grace convection is a garment manufacturing business in Denpasar that uses a manual ordering process. Problems arising from this manual process are often time-consuming and prone to missed orders. This community service program aims to improve digital marketing while streamlining the ordering process for easier monitoring by partners. The method used in implementing this service is Participatory Action Research, which begins with a survey. FGDs, and then implementing a website as a marketing and ordering medium. The results of the activity indicate that partners have established a business profile website and catalog. Partners can understand the ordering process, starting with preparing more consistent digital content to support digital channels. Through this system, ordering becomes more structured and the capacity of partners in managing activity content is maximized, strengthening Grace convection's readiness to expand its market segmentation Pendahuluan Usaha konveksi di Bali, khususnya di Denpasar, memiliki peran penting dalam memenuhi organisasi(Tohopi et al. , 2. Menurut data dari berbagai platform ecommerce dan webcommerce, terdapat peningkatan signifikan dalam transaksi pemesanan produk konveksi melalui kanal digital (Fauzan & Wijanarko, 2. Tren ini menunjukkan bahwa konsumen semakin mengandalkan platform online untuk pemesanan produk dengan lebih cepat dan efisien, terutama karena kemudahan proses, transparansi harga, dan pilihan produk yang lebih luas(Rustiarini et al. , 2. Studi menunjukkan bahwa transaksi online untuk produk fashion, termasuk pakaian dari usaha konveksi, telah mengalami pertumbuhan dua digit dalam beberapa tahun terakhir(Wulandari et al. , 2. , baik di tingkat nasional maupun di Bali. Platform seperti Tokopedia dan Shopee mencatat lonjakan pesanan pada kategori pakaian dan konveksi, didorong oleh perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa dengan belanja digital(Chakim et al. , 2025. Rahmani Putri et al. , 2022. Wina Monalisa & Budi Prabowo, 2. Hal ini memperlihatkan peluang besar bagi pelaku usaha konveksi untuk mengembangkan sayap usahanya melalui strategi pemasaran digital. Di era digital saat ini, pemesanan produk secara https://journal. id/index. php/JILPI | 275 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. online melalui platform ecommerce dan webcommerce menjadi kebutuhan yang tak terelakkan bagi usaha kecil dan menengah (UKM)(Nyoman et al. , 2. , termasuk usaha konveksi. Platformplatform ini memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas, mempercepat proses pemesanan, dan mengelola transaksi dengan lebih efisien tanpa batasan geografis (ADH et al. , 2. Meningkatnya kebutuhan pakaian dan fashion bahwa perusahaan produsen pakaian atau konveksi ini mengalami peningkatan pemesanan pakaian. Beberapa faktor penyebabnya adalah beberapa banyaknya kegiatan Masyarakat dan pengenalan identitas kjelompok atau unit dengan menggunakan pakaian/seragam yang sama digunakaan sama even atau kgiatan Grace Konveksi merupakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi pakaian di daerah Lumintang Denpasar Utara yang sudah beroperasi sejak tahun 2015 dengan pelanggan yang ramai untuk masyakarat atau komunitas di wilayah Bali. Grace Konveksi, berlokasi di Lumintang. Kota Denpasar, adalah salah satu pelaku usaha konveksi yang telah berdiri sejak tahun 2015. Dengan pengalaman hampir satu dekade. Grace Konveksi telah menjadi pilihan banyak komunitas di Denpasar untuk kebutuhan pembuatan kaos dan produk konveksi lainnya. Saat ini, kapasitas produksi mencapai 1. 500 pcs kaos per bulan, namun ratarata produksi bulanan baru mencapai 200-300 pcs. Lonjakan permintaan produksi hanya terjadi pada saat event musiman, di mana kebutuhan komunitas atau organisasi meningkat secara Harga pasar kaos yang diproduksi berkisar antara Rp50. 000 hingga Rp75. 000 per Saat ini untuk publikasi ke konsumen Grace konveksi hanya mengandalkan melalui akun instagram workshop Grace Konveksi masih memanfaatkan ruang yang ada pada area rumah yang dijadikan workshop. Meskipun memiliki potensi produksi yang cukup besar. Grace Konveksi menghadapi beberapa kendala yang menghambat pertumbuhan usahanya. Salah satu kendala utama adalah pemasaran yang belum maksimal. Saat ini, pemasaran dilakukan secara terbatas melalui Instagram, yang meskipun dapat meningkatkan visibilitas, belum mampu memfasilitasi pemesanan otomatis. Hal ini membuat proses order menjadi kurang efisien dan berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan. Untuk menyelesaikan masalah ini, melalui program pengabdian masyarakat, tim pengabdian masyarakat akan mendampingi Grace Konveksi dalam Pengembangan Pemasaran Digital. Solusi yang ditawarkan adalah membangun dan mengoptimalkan pemasaran digital melalui platform webcommerce dan ecommerce. Kegiatan ini meliputi pembuatan situs web dengan sistem pemesanan otomatis serta pendampingan dalam menggunakan platform ecommerce. Dengan demikian. Grace Konveksi diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi pemasaran, dan memfasilitasi pelanggan dalam melakukan pemesanan secara lebih mudah dan cepat (Putra et al. , 2. Berbagai program pendampingan pada UMKM di bidang pemasaran digital umumnya hanya menekankan pelatihan penggunaan media sosial (Asmawati et al. , 2. , produksi konten https://journal. id/index. php/JILPI | 276 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. promosi dan fasilitas pemasaran melalui marketplace (Wulandari et al. , 2. Pendekatan tersebut berkontribusi pada peningkatan jangkauan promosi, namun banyak kasus permasalahan UMKM tidak hanya terkait visibilitas melainkan juga keteraturan proses setelah promosi khususnya pada tahap pemesanan, pencatatan order, dan koordinasi informasi terkait stok produk (Valenty & Anan, 2. Jika hal ini menjadi kendala UMKM akan berisiko mengalami keterlambatan respon, inkonsistensi data pesanan dan kesulitan pemantauan status order secara Kegiatan pengabdian ini menempatkan sebagai solusi terhadap pemesanan yang tidak terpisahkan dari penguatan pemasaran digital. Kebaruan program terletak pada integrasi pengembangan website sebagai media informasi usaha dan pemesanan, ketersediaan pendukung operasional, dan pelatihan yang berfokus pada penerapan sistem dan penguatan kapasitas produksi konten. Integrasi tersebut diharapkan dapat menjembatani kebutuhan promosi sekaligus memperbaiki alur pemesanan agar lebih terstruktur dan mudah dikelola oleh Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan pemasaran media digital berbasis website yang memuat informasi usaha, katalog dan fasilitas pemesanan Grace Konveksi. Melalui website ini, mitra dapat meningkatkan kemampuan dalam memproduksi konten pemasaran digital yang lebih terarah dan konsisten serta meningkatkan kapasitas mitra dalam mengoperasikan website Metode Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (Farley & Schmitt-Filho, 2. Metode ini menempatkan mitra sebagai subjek utama dalam proses identifikasi kebutuhan, implementasi serta evaluasi kegiatan (Siswadi & Syaifuddin. Terdapat tahapan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai berikut Sosialisasi kegiatan kepada mitra berkaitan dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan. Identifikasi permasalahan dan kebutuhan melalui observasi awal dan FGD bersama mitra untuk memetakan alur pemasaran, pemesanan dan administrasi yang berjalan selama ini. Pembuatan web aplikasi atau sistem informasi untuk pengelolaan stok pesanan dan Pembuatan website ini berdasarkan kebutuhan yang disepakati bersama. Pelatihan penggunaan website pemasaran grace konveksi sampai dengan penggunaan Pemberian perangkat serta pelatihan membuat konten dan Pelatihan pengelolaan konten-konten digital marketing. Subjek sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemilik usaha Grace Konveksi dan staf yang terlibat dalam proses administrasi pemesanan dan pengelolaan promosi digital. Setelah https://journal. id/index. php/JILPI | 277 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. seluruh tahapan dilakukan, tahap terakhir adalah tahap evaluasi dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur. Pembahasan Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan melakukan observasi awal dan FGD untuk melihat bagaimana proses bisnis yang dijalankan Grace Konveksi. Proses bisnis yang dimaksud disini adalah pada proses administrasi pemesanan dan pengelolaan konten Berikut adalah dokumentasi observasi awal bersama mitra. Gambar 1 Situasi dan produksi Grace konveksi Setelah melakukan obervasi, tim pengabdian masyarakat selanjutnya menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan. Berikut adalah jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah disepakati bersama mitra dapat dilihat pada Table 4. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan meliputi tahapan dalam proses mendukung program pengabdian. Tahapan-tahapan dari pengabdian yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut: Survei dan FGD: Kegiatan FGD dilakukan dengan seluruh tim pengabdian dan pemilik Grace konveksi beserta penjahit dengan berdiskusi tentang permasalahan dan kendala operasional yang bisa diberikan solusi oleh tim pengabdian. Dari hasil FGD dihasilkan sebuah draft permasalahan dan solusi yang ditawarkan kepada mitra. https://journal. id/index. php/JILPI | 278 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. Tabel 4. Jadwal pelaksanaan kegiatan Tanggal No Nama Kegiatan Tim Pelaksana Pelaksanaan Survei dan FGD 8 Januari 2025 Semua Tim Pengabdian Analisis dan Perancangan UI 8 Ae 30 Januari A Anggota Dosen Anggota Mahasiswa Implementasi Web Profile 13 Juni 2025 Ketua Evaluasi tahap I 18 Juli 2025 Semua Tim Pengabdian Analisis dan Perancangan Uer Interface : Pada Analisis serta pengumpulan data dilakukan oleh Sevany Primantara dan I Made Jiyestha, perancangan dilakukan oleh Dewa Ayu Mirnawati. Kom. Kom. dan IGKG Puritan Wijaya ADH. Kom. MSi. Hasil analisis dan Perancangan UI dilakukan berdasarkan permasalahan dan kesepakatan dari hasil FGD, pada analisis dan perancangan user interface/UI. Proses dimulai dengan memahami kebutuhan pengguna, tim merancang prototype untuk menentukan tata letak, navigasi, dan elemen visual yang sesuai. Rancangan UI dirancang dengan https://drive. com/file/d/1FVzSkIZASl62yE0Uv327lI3trzAaenOf/view?usp=sharin Implementasi Web Profile : Pada Implementasi dilakukan oleh I Gede Putra Mas Yusadara. Kom. Kom. bersama IGKG Puritan Wijaya ADH. Kom. MSi. implementasi website Grace Konveksi disesuaikan berdasarkan rancangan UI pada tahap Proses implementasi mencakup pengkodean, integrasi fitur, serta pengujian fungsionalitas untuk memastikan website dapat berjalan dengan baik sesuai https://drive. com/drive/folders/1qrx_FTleWQ-DCHiD6SlC- EUKO0lq-QHE?usp=sharing Evaluasi tahap I : Dilakukan oleh semua tim pengabdian untuk mengidentifikasi website yang telah dikembangkan. Evaluasi melibatkan tim pengabdian dan mitra dari Pemilik untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan dan harapan pengguna melalui wawancara dan kuesioner. Feedback yang diperoleh dari evaluasi ini digunakan untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut, sehingga website dapat berfungsi secara Pemasaran Produk. https://docs. com/forms/d/e/1FAIpQLSfSPvKmLjhCxAemspfrUjP_lZuYXo7lUQD w_WFQWAN7thI6vg/viewform?usp=header Dalam mempermudah staf dan pemilik pada bagian administrasi pengelolaan stok dan order, maka tim pengabdian memberikan barang berupa perangkat mobile untuk digunakan sebagai https://journal. id/index. php/JILPI | 279 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. pengelolaan administrasi order dan stok produk. Barang berupa perangkat mobile Xiaomi Redmi Pad SE Android tablet untuk digunakan sebagai pengelolaan administrasi order dan stok produk. Setelah perangkat mobile diberikan selanjutnya dilakukan pelatihan kepada staf dan pemilik Grace Konveksi tentang bagaimana menggunakan aplikasi pengelolaan stok dan order, serta bagaimana mengelola database pelanggan . secara lebih terstruktur. Ini akan membantu dalam mengidentifikasi pelanggan setia, melakukan penawaran khusus, dan mengoptimalkan pengelolaan stok sesuai dengan tren permintaan. Gambar 3 Pemberian perangkat mobile tablet pada Grace Konveksi Dari penambahan pemberian perangkat mobile dan pelatihan penggunaan web pada Grace konveksi untuk meningkatkan secara maksimal fasilitas tersebut agar tetap memberikan hasil yang maksimal dalam pengelolaan stok serta peningkatan penjualan dengan pendekatan konten digital marketing. Tim pelaksana Pengabdian sudah memberikan pelatihan pembuatan konten digital produk baju dan video-video untuk konten digital marketing. Pelatihan ini akan fokus pada pengembangan keterampilan tim Grace Konveksi dalam membuat konten pemasaran digital yang menarik. Pelatihan meliputi cara membuat konten visual dan teks yang efektif, cara memanfaatkan platform media sosial, serta pengelolaan strategi kampanye digital yang lebih Gambar 4 Pelatihan penggunaan web pada Grace konveksi https://journal. id/index. php/JILPI | 280 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. Gambar 5 Website Grace konveksi Pelatihan, pembuatan dan pengelolaan akun-akun e-commerce. Pelatihan mencakup langkahlangkah untuk membuat dan mengelola akun di berbagai platform e-commerce. Tim Grace Konveksi dilatih dalam mengoptimalkan profil akun, mengupload produk, serta memanfaatkan fitur promosi yang ada di platform tersebut. Gambar 6 Pelatihan Pengelolaan akun-akun e-commerce Output dan Outcome Tim pelaksana pengabdian sudah membuat dan mengumpulkan konten digital marketing yang mampu meningkatkan penjualan berbasis online. Materi pengelolaan konten juga sudah dibuatkan modul seperti pada gambar 4. 3 sehingga menjadi acuan bagi pengelola dan staff untuk membuat dan mengelola konten digital marketing maupun digital produk. https://journal. id/index. php/JILPI | 281 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. Gambar 7 Modul Pengelolaan konten digital marketing Ketercapaian Kegiatan Berdasarkan ketercapaian kegiatan dalam kegiatan pengabdian ini dapat dilihat pada Tabel 5. Tabel 5. Luaran Ketercapaian Kegiatan Jenis Luaran Indikator Capaian Tahap I Analisis dan Perancangan UI . %) Desain Tampilan UI Web Website Grace Konveksi . %) Website Web Grace Konveksi Laporan Kemajuan Pengabdian tahap I . %) Laporan yang telah tersubmit Tahap II Website Profile Grace Konveksi . %) Website Grace Konveksi Pelatihan penggunaan Web dan Ms. Office Publikasi ilmiah . %) Pelatihan HKI . %) HKI Diproses Laporan akhir pengabdian . %) Laporan yang telah tersubmit Jurnal Widyabakthi Kesimpulan Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pada Grace Konveksi sudah dapat dihasilkan satu desain interface web dan pelatihan pengelolaan stok maupun order otomatisasi serta edukasi pembuatan konten-konten digital marketing dengan perangkat mobile tablet yang diberikan https://journal. id/index. php/JILPI | 282 E-ISSN: 2962-0104 JILPI: JURNAL ILMIAH PENGABDIAN DAN INOVASI Vol. No. 3, pp. sekaligus mengembangkan kemampuan mereka memanfaatkan perangkat multimedia. Hasil dari pelatihan-pelatihan yang sudah dilaksanakan adalah para pengelola dan staff Grace Konveksi sudah mampu menmengelola dan merawat perangkat mobile dan desain interface web Grace konveksi dan juga dapat membuat dan mengelola konten-konten digital marketing berbasis multimedia untuk diterapkan pada media online Grace konveksi. Daftar Pustaka