EDUSCOPE. Juli, 2024. Vol. 10 No. 01 p-ISSN :2460Ae4844 e-ISSN : 2502 Ae 3985 IMPLEMENTASI STRATEGI JOYFULL LEARNING DENGAN TEKNIK MIND MAP PADA PEMBELAJARAN NAHWU DI PONDOK PESANTREN AL-HKMAH BAHRUL ULUM Rina Dian Rahmawati1. Afif Kholisun Nashoih2. Sampiril Taurus Tamaji3. Alfina SaAoidah4 Universitas KH. Wahab Hasbullah Jombang e-mail korespondensi: rinadian@unwaha. ABSTRACT This research aims to increase students' understanding of Nahwu material through implementing the Joyful Learning strategy with the Mind Map technique at the Al-Hikmah Bahrul Ulum Islamic Boarding School. This research uses the Classroom Action Research (PTK) method which is carried out in 2 cycles. The subjects of this research were students of Madrasah Diniyah Class 2 Wustho Pondok Pesantren AlHikmah Bahrul Ulum Jombang. The research instruments used include observation, tests and Observations are carried out to observe the learning process and interactions between teachers and students. Tests are used to measure the increase in student understanding before and after implementing the strategy, and questionnaires are used to determine student responses to the use of Joyful Learning and the Mind Map technique. The research results show that applying the Joyful Learning strategy with the Mind Map technique can improve students' understanding of Nahwu material. This is shown by the increase in the test scores of the students, starting from the pre-test which obtained a percentage of 62. 6%, the first cycle test with a percentage of 68. 9%, and the second cycle test with a percentage of 75. Apart from that, improvement is also known through higher participation and enthusiasm during the learning process. Student responses to the use of this strategy are also positive, indicating that this strategy is effective and fun. Thus, the Joyful Learning strategy with the Mind Map technique is recommended for use in Nahwu learning to achieve learning goals more effectively and KEYWORDS: Joyful Learning. Mind Map. Nahwu. Islamic Boarding School. Action Research. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Nahwu melalui implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah santri Madrasah Diniyah Kelas 2 Wustho Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum Jombang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi observasi, tes, dan kuesioner. Observasi dilakukan untuk mengamati proses pembelajaran dan interaksi antara guru dan siswa. Tes digunakan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan strategi, dan angket/kuesioner digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan Joyful Learning dan teknik Mind Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Nahwu. Hal ini ditunjukkan 12 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum dengan peningkatan nilai tes para santri, mulai dari pre-tes yang memperoleh persentase 62,6% , tes siklus I dengan persentase 68,9%, dan tes siklus II dengan persentase 75,8%. Selain itu, peningkatan juga diketahu melalui partisipasi dan antusiasme yang lebih tinggi selama proses Tanggapan siswa terhadap penggunaan strategi ini juga positif, menunjukkan bahwa strategi ini efektif dan menyenangkan. Dengan demikian, strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran Nahwu guna mencapai tujuan pembelajaran secara lebih efektif dan efisien. KATA KUNCI: Joyful Learning. Mind Map. Nahwu. Pondok Pesantren. PTK. Article History Received: 2 Juli 2024 Revised: 10 Juli 2024 Accepted: 15 Juli 2024 PENDAHULUAN Pembelajaran merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan yang berfungsi untuk membentuk karakter dan pengetahuan peserta didik. Dalam upaya mencapai tujuan ini, penting untuk melaksanakan pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran inovatif menggabungkan berbagai metode kreatif dan interaktif yang mampu menarik minat siswa dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam mengeksplorasi dan memahami materi. Oleh karenanya, guru berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif (Seena & Nashirudin, 2019, hlm. Melalui pendekatan yang inovatif dan peran aktif guru, pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman akademis, tetapi juga membantu membentuk karakter yang baik (Sidik & Muassomah, 2021, hlm. Sebagai salah satu lembaga pendidikan, pondok pesantren menawarkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam tentang ilmu agama. Salah satu materi yang diajarkan di pondok pesantren adalah Nahwu, yaitu ilmu tata bahasa Arab yang menjadi dasar penting dalam memahami teks-teks berbahasa Arab yang tentu saja identik dengan agama Islam (Kojin & Choiruddin, 2022, hlm. Namun, pembelajaran Nahwu sering kali dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian besar peserta didik, termasuk para santri (Falah, 2014, hlm. Nashoih & Darmawan, 2019. Hal ini disebabkan oleh metode pengajaran tradisional yang cenderung monoton dan kurang melibatkan partisipasi aktif santri. Akibatnya, minat dan motivasi EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 13 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum santri dalam mempelajari Nahwu menurun, yang berdampak pada rendahnya pemahaman dan penguasaan mereka terhadap materi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi dalam metode pengajaran yang pembelajaran menjadi lebih menarik menyenangkan (Nashoih, 2019, hlm. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah strategi Joyful Learning. Joyful Learning adalah pendekatan pembelajaran yang bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memotivasi peserta didik untuk lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran (Irviana dkk. , 2024, hlm. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, diharapkan santri dapat lebih mudah memahami dan menguasai materi yang diajarkan. Pendekatan ini menekankan pada pengajaran yang interaktif dan partisipatif, di mana peserta didik tidak hanya menjadi penerima informasi pasif, tetapi juga aktif berkontribusi dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan belajar. Teknik Mind Map adalah salah satu metode yang dapat mendukung strategi Joyful Learning. Mind Map atau peta pikiran merupakan teknik visualisasi informasi yang dapat membantu santri dalam memahami dan mengorganisasikan konsep-konsep yang Teknik ini memanfaatkan berbagai elemen visual seperti warna, gambar, dan cabang-cabang yang menghubungkan konsep utama dengan sub-konsep terkait (Nur , 2022, hlm. , sehingga menciptakan representasi grafis yang menyerupai pola cabang pohon atau jaringan (Arifa & Chamidah, 2011. Bariah, t. Rois & Putri, t. , hlm. Menurut Buzan . Mind Map memanfaatkan kemampuan otak untuk berpikir secara asosiatif, tidak linier, yang membuatnya lebih efisien dalam menyerap dan mengingat informasi. Teknik ini tidak hanya membantu dalam mengorganisasikan informasi, tetapi juga dalam memfasilitasi proses berpikir kritis dan analitis (FuAoadah, 2021, hlm. Santri didorong untuk membuat hubungan antar konsep, mengeksplorasi berbagai aspek dari sebuah topik, dan menyusun informasi dalam cara yang logis dan koheren (Arifa & Chamidah, 2011. Firdausiyah & Wijaya, 2023, hlm. Dengan demikian. Mind Map dapat membantu santri untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi yang penting dalam memahami dan menerapkan ilmu Nahwu. Mind Map dinilai dapat meningkatkan kemampuan otak untuk memproses informasi secara simultan. EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 14 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum memungkinkan santri untuk melihat gambaran besar dan detail-detail penting secara bersamaan (Huda dkk. , 2023, hlm. 6Ae. Atas dasar hal tersebut di atas, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran Nahwu yang masih mempertahankan metode tradisional di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum, yang merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Secara spesifik, penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan penerapan strategi Joyful Learning dalam pembelajaran Nahwu serta menilai pengaruh penggunaan teknik Mind Map terhadap pemahaman dan retensi materi Nahwu oleh Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan motivasi dan pemahaman santri terhadap Nahwu. Selain itu, penelitian ini juga berupaya menyusun rekomendasi untuk implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dalam pembelajaran mata pelajaran lainnya di pondok pesantren. METODE Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Researc. atau lebih dikenal dengan istilah PTK. Pada umumnya. PTK dideskripsikan sebagai desain penelitian bersiklus yang terdiri dari 4 tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah para santri Madrasah Diniyyah kelas 2 Wustho di Pondok Pesantren Al-hikmah Bahrul Ulum Tambak Beras. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, tes, dan angket/kuesioner. Observasi dilakukan untuk mengamati kegiatan belajar mengajar dan interaksi antara guru dan siswa. Wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi siswa serta guru terkait implementasi strategi Joyful Learning dan teknik Mind Map. Tes dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa terhadap materi Nahwu sebelum dan sesudah penerapan strategi, sementara angket/kuesioner digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan Joyful Learning dan teknik Mind Map. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahap perencanaan melibatkan penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan strategi Joyful Learning dan teknik Mind Map, penyiapan perangkat pembelajaran seperti RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajara. , media, dan materi ajar, serta penentuan kriteria keberhasilan dan instrumen evaluasi. Pada tahap pelaksanaan tindakan, pembelajaran EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 15 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum dilakukan sesuai dengan rencana yang telah disusun, menggunakan teknik Mind Map untuk membantu siswa memahami materi Nahwu dan menerapkan strategi Joyful Learning untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menarik. Selama tahap observasi, pengamatan dilakukan terhadap proses pembelajaran dan interaksi siswa, mencatat hal-hal yang terjadi selama pembelajaran termasuk respon siswa terhadap metode yang diterapkan. Tahap refleksi melibatkan evaluasi hasil pengamatan dan data yang diperoleh, mengidentifikasi keberhasilan dan kendala yang ditemui selama pelaksanaan, serta merumuskan rencana perbaikan untuk siklus berikutnya berdasarkan temuan refleksi. Data yang diperoleh dari observasi, tes, dan angket dianalisis untuk melihat sejauh mana strategi Joyful Learning dan teknik Mind Map dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Nahwu. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang efektivitas metode yang diterapkan. Keberhasilan penelitian ini diukur berdasarkan peningkatan hasil belajar siswa yang ditunjukkan melalui perbandingan nilai tes sebelum dan sesudah tindakan, peningkatan partisipasi dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran, serta tanggapan positif dari siswa terhadap strategi Joyful Learning dan teknik Mind Map. Dengan menggunakan metode PTK, diharapkan strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran Nahwu di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan lebih efektif dan efisien. HASIL dan PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa siklus tindakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Nahwu di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum melalui implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map. Sebelum diterapkannya teknik Mind Map, pembelajaran Nahwu di pesantren ini masih bersifat konvensional, dengan pendekatan yang cenderung monoton dan berpusat pada Guru seringkali menggunakan metode ceramah dan pembelajaran berbasis teks yang menyebabkan siswa menjadi pasif dan kurang terlibat secara aktif dalam proses Akibatnya, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsepkonsep Nahwu yang kompleks dan abstrak, serta kurang termotivasi untuk belajar. Pembelajaran Nahwu sebelum menggunakan Mind Map lebih menekankan pada penguasaan teori tanpa memberikan ruang yang cukup bagi para santri untuk mengeksplorasi materi secara mendalam atau menghubungkannya dengan konteks yang EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 16 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum lebih luas. santri seringkali merasa bosan dan terbebani dengan banyaknya aturan-aturan yang harus diingat, yang pada akhirnya berdampak pada rendahnya minat dan hasil belajar mereka. Hasil belajar santri pada mata pelajaran Nahwu sebelum menerapkan strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map di kelas 2 Wustho Madrasah Diniyyah AlHikmah Jombang menunjukkan bahwa pemahaman mereka masih perlu ditingkatkan. Pada pertemuan pertama, peneliti memberikan pre-test yang terdiri dari 20 soal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang mata pelajaran Nahwu sebelum dilaksanakannya siklus I dan siklus II. Pre-test ini berbentuk tes tulis yang dirancang untuk mengukur pengetahuan awal Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat pemahaman mereka terhadap konsep-konsep dasar Nahwu. Nilai yang diperoleh siswa dari pre-test ini akan dibandingkan dengan nilai post-test yang diberikan setelah penerapan strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map, sehingga dapat diperoleh deskripsi terkait hasil penerapan metode tersebut dalam meningkatkan pemahaman siswa. Tabel 1. Hasil Pre-Tes Jumlah Siswa Nilai Tertinggi Nilai Terendah Jumlah Skor Persentase 62,6% Hasil pre-tes di atas memperlihatkan bahwa sebagian besar siswa belum mencapai nilai yang memuaskan. Hal tersebut menandakan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan metode pembelajaran. Dengan demikian, strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map diharapkan dapat membantu siswa mengorganisasi dan memahami materi Nahwu dengan lebih baik, serta meningkatkan hasil belajar mereka secara Implementasi strategi ini akan dilanjutkan dengan siklus I dan siklus II, di mana hasil implementasi teknik Mind Map dipantau melalui tes post-tes dan observasi peneliti saat proses implementasi berlangsung. Pada siklus pertama, penelitian dimulai dengan perencanaan yang melibatkan penyusunan rencana pelajaran yang mengintegrasikan Joyful Learning dan teknik Mind Map. Bahan ajar dan peta konsep dasar dipersiapkan sebagai contoh. Implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dimulai dengan memperkenalkan konsep peta pikiran kepada santri. Selama tahap tindakan, pelajaran dimulai dengan pengenalan konsep dasar Nahwu dan cara membuat Mind Map. Guru membimbing siswa dalam membuat Mind Map tentang topik Nahwu yang dipelajari, di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk menyusun peta konsep mereka sendiri menggunakan warna dan gambar. EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 17 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum Hasil pengamatan menunjukkan bahwa santri mulai tertarik dengan metode baru ini, meskipun pemahaman mereka masih terbatas. Namun poin terpenting dalam siklus pertama ini adalah adanya peningkatan yang cukup signifikan dalam keterlibatan siswa, meskipun beberapa masih menghadapi kesulitan dalam menghubungkan konsepkonsep dalam Nahwu. Berdasarkan hasil posttest, nilai rata-rata siswa meningkat dibandingkan pretest, meskipun beberapa siswa masih membutuhkan waktu untuk terbiasa dengan teknik ini. Pada siklus kedua, strategi dilanjutkan dengan beberapa perbaikan berdasarkan refleksi dari siklus pertama. Rencana pelajaran disempurnakan dengan fokus pada area yang menjadi hambatan di siklus pertama, dan peta konsep yang lebih kompleks serta latihan tambahan dipersiapkan untuk membantu siswa memahami hubungan antar Pelajaran dimulai dengan review Mind Map dari siklus pertama dan pengenalan konsep-konsep baru, dengan siswa bekerja dalam kelompok dengan lebih banyak bimbingan dari guru. Observasi menunjukkan bahwa siswa semakin terbiasa dan nyaman dengan teknik Mind Map. Nilai rata-rata posttest siklus kedua menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan siklus pertama, dengan siswa menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai konsep Nahwu dan mampu menghubungkan berbagai konsep dengan lebih baik. Selain pemahaman materi, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Tabel 2. Perbandingan nilai pre-tes dan pos-tes No. Unsur Nilai Pre-Tes Jumlah Santri/Siswa Akumulasi Skor Nilai Terendah Nilai Tertingi Persentase 62,6% Nilai Pos-Tes Siklus I 68,9% Nilai Pos-Tes Siklus II 75,8% Secara keseluruhan, implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map pada pembelajaran Nahwu di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum menunjukkan hasil yang positif. Peningkatan pemahaman dan keterlibatan siswa yang signifikan mengindikasikan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Nahwu. Hambatan yang dialami pada siklus pertama, seperti kesulitan dalam menggunakan teknik Mind Map, mulai berkurang seiring dengan peningkatan keterampilan dan kepercayaan diri siswa. Peningkatan pemahaman siswa juga ditunjukkan oleh hasil observasi selama proses EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 18 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum pembelajaran berlangsung. Pada siklus pertama, peneliti mencatat bahwa para santri lebih aktif berpartisipasi dan menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyusun Mind Map. Meskipun beberapa santri masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep-konsep Nahwu, secara umum terjadi peningkatan keterlibatan dan pemahaman. Pada siklus kedua, hasil observasi menunjukkan bahwa siswa semakin terbiasa dengan teknik Mind Map dan mampu membuat peta konsep yang lebih kompleks dan terperinci. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh selisih skor perolehan hasil observasi pada siklus I dengan persentase 56,25%, dan siklus II sebesar 70,83% Tabel 3. Hasil observasi siklus I dan II. No. Penilaian Skor Ideal Skor Perolehan Persentase Siklus I 56,25% Siklus II 70,83% Mereka tidak hanya memahami konsep-konsep dasar Nahwu dengan lebih baik, tetapi juga mampu mengaplikasikan pemahaman tersebut dalam konteks yang lebih luas. Diskusi kelompok yang diadakan juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan komunikasi dan kolaborasi antar santri. Umpan balik dari santri menyatakan bahwa mereka merasa proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif, yang turut berkontribusi pada peningkatan hasil belajar mereka. Pembahasan Implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map pada pembelajaran Nahwu di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Joyful Learning dianggap mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan mendorong keterlibatan aktif para santti. Dalam penerapannya, proses pembelajaran difokuskan pada pembuatan peta konsep yang membantu siswa untuk mengorganisasi informasi secara visual. Guru memandu siswa dalam mengidentifikasi kata kunci dan konsep penting, lalu menghubungkannya secara visual dalam bentuk peta konsep yang mudah Proses ini tidak hanya membantu siswa dalam memahami hubungan antar konsep dalam Nahwu, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan Penggunaan Mind Map membantu santri dalam memahami dan mengorganisasikan konsep-konsep Nahwu dengan lebih baik. Visualisasi informasi melalui Mind Map mempermudah santri dalam mengingat dan menghubungkan konsep- EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 19 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum konsep yang telah dipelajari, yang terlihat dari peningkatan hasil tes pemahaman materi. Selain itu, strategi ini juga berdampak positif terhadap motivasi belajar santri. Dengan suasana belajar yang lebih interaktif dan kreatif, santri menjadi lebih antusias dalam mengikuti pelajaran. Hal ini penting karena motivasi yang tinggi dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran dan retensi informasi dalam jangka panjang. Namun, ada beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk keberlanjutan strategi ini. Salah satunya adalah kesiapan guru dalam menerapkan metode baru ini secara konsisten. Pelatihan dan dukungan berkelanjutan bagi guru diperlukan untuk memastikan implementasi yang efektif. Selain itu, perlu adanya evaluasi terus-menerus untuk menyesuaikan strategi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan santri. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dapat secara signifikan meningkatkan partisipasi, pemahaman, dan motivasi santri dalam pembelajaran Nahwu. Oleh karena itu, strategi ini direkomendasikan untuk diterapkan pada mata pelajaran lainnya di pondok pesantren, dengan penyesuaian yang diperlukan berdasarkan karakteristik masing-masing mata pelajaran. KESIMPULAN dan SARAN Secara keseluruhan, teknik Mind Map merupakan alat yang sangat berguna dalam mendukung strategi Joyful Learning. Dengan membuat materi pelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami, teknik ini dapat meningkatkan minat dan motivasi santri dalam belajar. Di samping itu. Mind Map juga membantu santri dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan analitis yang penting untuk keberhasilan akademis mereka. Implementasi Mind Map dalam pembelajaran Nahwu di pondok pesantren diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman dan penguasaan santri terhadap tata bahasa Arab, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Pembelajaran dengan Mind Map ini juga mampu menciptakan kegiatan kolaboratif di mana siswa bekerja dalam kelompok untuk menyusun peta konsep mereka sendiri. Hal ini mendorong diskusi, saling tukar ide, dan meningkatkan kemampuan komunikasi. Selain itu, penggunaan warna dan gambar dalam Mind Map menambah elemen visual yang membuat proses belajar lebih menarik dan memudahkan siswa dalam mengingat Dengan demikian, strategi Joyful Learning dengan teknik Mind Map dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bahrul Ulum, serta mengatasi kendala yang ada pada metode pembelajaran sebelumnya. EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 20 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum DAFTAR RUJUKAN Arifa. , & Chamidah. Pengembangan bahan ajar qawaid Bahasa Arab berbasis Mind Map untuk tingkat perguruan tinggi. El-Qudwah: Jurnal Penelitian Integrasi Sains Dan Islam, http://ejournal. id/index. php/lemlit/article/view/1947 Bariah. Pembelajaran QawaAoid (Nahw. Dengan Menggunakan Metode Mind Mipping. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Vokasi, 3. Buzan. , & Buzan. The Mind Map Book: Unlock Your Creativity. Boost Your Memory. Change Your Life. Pearson BBC Active. Falah. Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Mind Map Untuk Meningkatkan Pemahaman Bahasa Arab Pada Tingkat Madrasah. Firdausiyah. , & Wijaya. Implementasi Metode Mindmapp Dalam Pembelajaran Ilmu Nahwu Siswi XI Program Keagamaan MAN 1 Probolinggo. A( EAIAIAALISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab Dan Pembelajarannya, 13. Article 1. https://doi. org/10. 22373/ls. FuAoadah. Penggunaan Strategi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab. Lahjah Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab Dan Pendidikan Bahasa Arab, 2. Article 1. https://doi. org/10. 35316/lahjah. Huda. Sutomo. , & Mashudi. Implementasi Metode Mind Mapping Dalam Pembelajaran Nahwu Pada Bab FaAoil Menggunakan Powerpoint Di Kelas i IbtidaAo Madrasah Diniyyah Al-Hikmah Kesilir Wuluhan Jember. Fajar Jurnal Pendidikan Islam, 3. Article 1. https://doi. org/10. 56013/fj. Irviana. Astina. , & Saefullah. Penerapan Metode Joyfull Learning Berbasis Ice Breaking Untuk Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Arab Pada Siswa di Kelas Vi MTS Negeri 1 Wonosobo Tahun Ajaran 2022/2023. IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2. Article 1. https://doi. org/10. 59841/ihsanika. Kojin. , & Choiruddin. Learning Nahwu Using Mind Mapping Method in a Modern Islamic Boarding School. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14. Article 4. https://doi. org/10. 35445/alishlah. Nashoih. Pola Interferensi Sintaksis Bahasa Indonesia Dalam Bahasa Arab Pada InsyaAo Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab. Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab V, 648Ae661. Nashoih. , & Darmawan. Pengembangan Bahan Ajar Nahwu Berbasis Kontrastif Untuk Mengatasi Interferensi Bahasa Indonesia Terhadap Bahasa Arab. Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab, 3. , 335. https://doi. org/10. 29240/jba. Nur. Ahmad. Husna. , & Tailakh. FaAoAliyah Mind Mapping Li EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024 21 Rina. Afif. Sampiril. Alfina : Implementasi Strategi Joyfull Learning A Di Pondok Pesantren AlHkmah Bahrul Ulum Tarqiyah NatAij TaAoallum Al Thalabah F MAdah Al Nahwi. TaAolim al-AoArabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Kebahasaaraban, 6. , 204Ae222. https://doi. org/10. 15575/jpba. Rois. , & Putri. Penerapan Strategi Mind Mapping Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Bagi Mutaqaddim. Seena. , & Nashirudin. Eksperimentasi Metode Mind Map pada Pembelajaran Nahwu Bahasa Arab untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Al MahAra: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 5. Article 1. https://doi. org/10. 14421/almahara. Sidik. , & Muassomah. Implementasi Metode Mind Mapping dengan Menggunakan Media Power Point dalam Pembelajaran Nahwu. Alsina : Journal of Arabic Studies, 3. , 241Ae260. https://doi. org/10. 21580/alsina. EDUSCOPE Vol. 10 No. 01 Juli 2024