Stephanus Andi Adityaputra/ Pengujian Pengaruh Struktur Modal Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Dimoderasi Oleh Kepemilikan Manajerial PENGUJIAN PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP PERTUMBUHAN LABA DIMODERASI OLEH KEPEMILIKAN MANAJERIAL Stephanus Andi Adityaputra1 *Politeknik YKPN *andiiadityaa@gmail. Revisions Required 2024-05-31 | Accept Submission 2024-06-22 Profit is the main indicator in assessing the financial performance of a company. Because profit growth is dynamic, understanding the relationship between financial information and profit growth is carried out through financial report analysis. Analysis of debt structure, profitability and profit growth is very important for stakeholders to assess a company's financial performance in making investment decisions. The purpose of this research is to evaluate and identify the influence or relationship between Capital Structure and Profitability on Profit Growth. Purposive sampling technique was used to determine the research sample and a total of 45 research samples were obtained from construction subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for 5 years from 2018 to 2022. Research data was analyzed through descriptive statistics, classic assumption tests, simple linear regression, and Moderated Regression Analysis (MRA) uses IBM SPSS Statistics version 25 software. The conclusion of this research is that Profitability and Capital Structure have a significant positive effect on Profit Growth. The results of the next test through Moderated Regression Analysis (MRA) including Managerial Ownership as a moderating variable, show that the influence of Capital Structure or Profitability on Profit Growth cannot be moderated by Management Ownership. Keywords: Debt Structure. Profitability. Profit Growth. Managerial Ownership PENDAHULUAN Pengelolaan keuangan yang efektif adalah aspek penting untuk memastikan kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Laba berfungsi sebagai indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan. Tujuan perusahaan yang berorientasi pada profit adalah memperoleh laba (Dianitha et Manajemen bertanggung jawab untuk merancang kebijakan yang akan mempengaruhi aktivitas operasional perusahaan dengan tujuan untuk mencapai laba yang optimal. Laba yang diperoleh perusahaan pada satu periode waktu tertentu saja belum dapat dijadikan sebagai penilaian mengenai baik atau tidaknya kinerja keuangan, namun jumlah laba tersebut harus diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya sehingga stakeholder memperoleh informasi mengenai fluktuasi pertumbuhan laba dari periode saat ini terhadap periode-periode sebelumnya. Perubahan persentase yang menunjukkan peningkatan atau penurunan laba perusahaan dalam jangka waktu tertentu disebut pertumbuhan laba (Priyadi & Kusoy, 2. Oleh karena itu, pertumbuhan laba digunakan Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 8 (No. , 2024 Stephanus Andi Adityaputra/ Pengujian Pengaruh Struktur Modal Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Dimoderasi Oleh Kepemilikan Manajerial untuk memprediksi dan menilai kemajuan serta prestasi perusahaan dari tahun ke tahun dengan membandingkan laba saat ini dengan Informasi mengenai pertumbuhan laba perusahaan publik juga digunakan oleh stakeholder sebagai sinyal tentang pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pertumbuhan laba yang konsisten akan menguntungkan investor menunjukkan kinerja yang positif (Pangesti et , 2. Pertumbuhan laba suatu perusahaan dapat meningkat untuk di periode waktu tertentu, namun dapat juga menurun pada periode berikutnya (Umar et al. , 2. Analisis keuangan diperlukan untuk menilai pertumbuhan laba yang bersifat dinamis dati tahun ke tahun. Rasio keuangan digunakan dalam analisis laporan keuangan dengan tujuan melakukan evaluasi atas Melalui penilaian ini, kondisi keuangan perusahaan membantu memprediksi potensi pertumbuhan laba di masa depan. Dalam konteks ini, profitabilitas, dan pertumbuhan laba sangat penting bagi para pemangku kepentingan Struktur modal dan profitabilitas adalah dua faktor krusial dalam pengelolaan pertumbuhan laba menunjukkan kemampuan perusahaan dalam meraih keuntungan operasionalnya selama beberapa periode melalui aktivitas operasionalnya. Salah satu komponen yang menjadi perhatian utama dalam analisis keuangan perusahaan adalah hubungan antara struktur modal, profitabilitas, dan pertumbuhan laba. Di antara faktor-faktor tersebut, struktur modal dan profitabilitas merupakan dua variabel yang berdampak signifikan terhadap keputusan keuangan dan kinerja perusahaan. Struktur modal mencerminkan tingkat leverage keuangan perusahaan, sementara menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba melalui aktivitas operasinya. Harapan yang ingin dicapai adalah bahwa struktur modal yang optimal akan mendukung pertumbuhan laba perusahaan, sementara profitabilitas yang tinggi akan menjadi indikator yang baik untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Namun, realitas seringkali berbeda dari harapan teoritis ini. Perusahaan sering menghadapi tantangan dalam mengelola struktur modal mereka dengan baik untuk sementara keterbatasan profitabilitas dapat menjadi hambatan dalam mencapai tujuan pertumbuhan yang diinginkan. Hidayat et al. dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa semua perusahaan konstruksi yang tergabung sebagai BUMN Karya memiliki solvabilitas (DER) yang kurang baik. Namun PT Adhi Karya Tbk dengan DER yang dinilai kurang baik justru mampu meningkatkan laba sebesar 47% di tahun 2022 (Andi, 2. sisi lain, solvabilitas (DER) pada PT Waskita Karya Tbk yang menunjukkan nilai lebih baik daripada PT Adhi Karya Tbk justru mengalami pertumbuhan laba yang negatif sebesar 94% di tahun 2022 (Rahmawati. Dalam konteks hubungan antara pertumbuhan laba, terdapat sejumlah Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 8 (No. , 2024 Stephanus Andi Adityaputra/ Pengujian Pengaruh Struktur Modal Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Dimoderasi Oleh Kepemilikan Manajerial penelitian terdahulu yang memberikan kontribusi signifikan terhadap dinamika dan Beberapa menemukan hubungan positif antara struktur modal dan pertumbuhan laba, sementara yang lain menunjukkan hubungan yang negatif atau bahkan tidak signifikan. Begitu juga dengan hubungan antara profitabilitas dan penelitian-penelitian sebelumnya telah menghasilkan hasil yang Priyadi & Kusoy . dan Hermanto & Hanadi . dalam penelitiannya menunjukkan hasil bahwa DER berdampak positif dan signifikan pada pertumbuhan laba. Di sisi lain. Dianitha et al. memberikan kesimpulan yang berbeda, yaitu tidak adanya hubungan antara DER terhadap pertumbuhan laba. Begitu juga dengan penelitian yang dilakukan oleh Syahida & Agustin . yang menyatakan bahwa DER tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan laba. sementara Saraswati & Nurhayati . dalam penelitiannya menunjukkan hasil di mana DER berpengaruh negatif pada Sulbahri . menyatakan terdapat pengaruh yang negatif dan signifikan pada DER terhadap pertumbuhan laba. Usmar . serta Lestari & Sulastri . pada penelitiannya berpengaruh positif signifikan terhadap peningkatan laba. Penelitian yang dilakukan oleh Alfitri & Sitohang . memberi kesimpulan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba. Safitri & Mukaram . pada penelitiannya juga memberikan kesimpulan bahwa ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. sementara Sundari & Satria . pada hasil penelitiannya dikatakan bahwa ROA tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba, serta Lestari et . juga menyimpulkan bahwa ROA pertumbuhan laba. Oleh karena itu, tinjauan menyeluruh terhadap riset terdahulu yang relevan dengan topik penelitian ini perlu untuk dilakukan. Melalui penelitian ini, diidentifikasi dan dievaluasi berkaitan dengan hasil dan kontribusi yang telah dibuat oleh penelitian-penelitian sebelumnya. Penelitian ini memiliki fokus pada eksplorasi dan pengujian struktur modal, profitabilitas, dan pertumbuhan laba dalam konteks keuangan perusahaan. Namun, model memperhitungkan variabel pemoderasi, yaitu komposisi kepemilikan manajerial, yang sebelumnya belum banyak dieksplorasi penelitian-penelitian Diharapkan variabel kepemilikan manajemen dapat memperkuat hubungan antara struktur modal, profitabilitas, dan pertumbuhan laba. Kepemilikan manajerial adalah suatu keadaan di mana manajemen juga berperan sebagai pemilik saham (Martini & Siddi, 2. Dalam konteks ini, manajemen memiliki dua peran, yaitu sebagai agen dan sebagai pemilik Sebagai agen, manajemen memiliki kepentingan terhadap kesuksesan perusahaan dan akan mengambil keputusan yang Namun, sebagai pemilik saham, mereka juga kesuksesan perusahaan, karena keuntungan perusahaan juga akan memiliki pengaruh terhadap nilai kepemilikan saham mereka. Dengan demikian, manajemen yang memiliki Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 8 (No. , 2024 Stephanus Andi Adityaputra/ Pengujian Pengaruh Struktur Modal Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Dimoderasi Oleh Kepemilikan Manajerial saham dengan jumlah yang signifikan cenderung akan bertindak dengan motivasi perusahaan demi kepentingan pribadi dan Data berdasarkan sampel untuk perusahaan pada subsektor konstruksi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode pengamatan 2018-2022. Kontribusi dari penelitian ini berupa respon terhadap research gap dan phenomena gap dalam bentuk replikasi dan ekstensi. Replikasi dilakukan melalui pengujian ulang menggunakan variabel dan metode penelitian sama dengan penelitian-penelitian Ekstensi dilakukan melalui pengembangan model penelitian dengan penentuan sampel yang baru, penentuan periode pengamatan yang lebih panjang, dan menambahkan variabel pemoderasi yang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara variabel independen terhadap variabel Penelitian meningkatkan pemahaman tentang kondisi keuangan bagi stakeholder melalui aspek rasio keuangan dan corporate governance. Tujuan penelitian lainnya adalah memberikan gambaran atau pemahaman melalui temuantemuan baru yang dapat memperkuat atau memberikan perspektif yang berbeda terhadap penelitian sebelumnya yang memiliki karakteristik serupa. KAJIAN PUSTAKA