Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Kacang Tanah (Arachis hypogea L) Di Desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Kabupaten Pati (Production And Income Analysis Usahatani Ground NuT (Arachis hypogea L) In Kedungbulus Village. Kecamatan Gembong. Pati Distric. Kiswanto. Eko Suharyono. dan Sumardi. Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Semarang Staf Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Semarang ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengkaji pendapatan bersih dan pengaruh biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Populasi . umlah petan. yang membudidayakan tanaman kacang tanah sebanyak 144 dengan luas kepemilikin yang beragam antara 0,175 s/d 1,000 ha. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling acak bertingkat . tratified random samplin. berdasarkan luas. Analisis data menggunakan analisis pendapatan bersih dan regresi linier berganda. Hasil penelitian usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati memberikan pendapatan bersih sebesar Rp 17. 367,54/ha/musim tanam, dan biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida dan biaya tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah. Kata kunci : Pendapatan bersih, usahatani, kacang tanah ABSTRACT This study aims to examine net income and the effect of the cost of seeds, fertilizers, pesticides and labor on the net income of peanut farming in the village of Kedungbulus. Gembong district. Pati district. The research method used in this research is descriptive analysis method. The population . umber of farmer. who cultivate peanut plants is 144 with different ownership areas ranging from 0. 175 to 1,000 ha. The number of samples was taken using stratified random sampling based on area. Data analysis used net income analysis and multiple linear regression. The results of research on peanut farming in the village of Kedungbulus. Gembong sub-district. Pati district, provided a net income of IDR 17,509,367. / ha / planting season, and the cost of seeds, fertilizer costs, pesticide costs and labor costs had a very significant effect on the net income of plant farming. Keywords: Net income, farming, peanuts PENDAHULUAN Latar Belakang Usahatani tanaman palawija merupakan usaha yang cukup memberikan harapan untuk perbaikan kondisi ekonomi petani, baik sebagai sumber penghasilan pokok maupun penghasilan sampingan. Tanaman palawija juga merupakan tanaman yang cukup potensial dalam penyediaan vitamin dan mineral bagi masyarakat, salah satu tanaman palawija tersebut adalah kacang tanah ( Arachis hypogea L). Kacang tanah merupakan salah satu komoditas tanaman pangan sumber protein dan minyak nabati yang bernilai ekonomi tinggi, namun popularitasnya Kiswanto . Eko Suharyono dan Sumardi : Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Kacang Tanah tidak setinggi kedelai. Di Indonesia, secara nasional kacang tanah belum dianggap sebagai komoditas unggulan. Perhatian pemerintahpun tidak seperti halnya pada kedelai yang diprogramkan untuk mencapai swasembada. Program peningkatan produksi yang selama ini dilakukan untuk komoditas tanaman pangan baru terbatas pada padi, jagung, dan kedelai. Desa Kedungbulus merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Gembong, kabupaten Pati, dengan sebagian besar penduduknya memiliki pekerjaan sebagai petani, baik sebagai petani pengolah lahan sawah dan pengolah lahan kering/tegalan. Salah satu tanaman pertanian yang ditanam penduduk desa Kedungbulus adalah jenis tanaman pertanian kacang tanah ( Arachis hypogea L). Potensi tanaman pertanian yang diusahakan petani di Desa Kedungbulus, kecamatan Gembong, kabupaten Pati, seperti tertera pada Tabel 1 berikut. Tabel 1. Luas Tanam dan Luas Panen di Desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Keadaan Tahun 2019 Sumber : Dispertanak 2019 Tabel 1. diatas terlihat usahatani tanaman kacang tanah merupakan usahatani yang banyak dilakukan petani di desa Kedungbulus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih dan pengaruh biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati. METODE PENELITIAN Penelitian dilakukan di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati pada bulan Agustus 2019 sampai Maret 2020. Penentuan lokasi ditentukan dengan secara Purposive Sampling, dengan pertimbangan daerah tersebut merupakan daerah yang memiliki luasan tanaman kacang tanah terbanyak ke tiga setelah padi dan ketela pohon di kecamatan Gembong kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif Metode ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang pendapatan bersih usahatani dan pengaruh biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan Subyek penelitian adalah petani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati. Populasi . umlah petan. yang membudidayakan tanaman kacang tanah sebanyak 144 dengan luas kepemilikin yang beragam antara 0,175 s/d 1,000 ha. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling acak bertingkat . tratified random samplin. ,Vol. No. 1 Maret 2021 berdasarkan luas tanah masing Ae masing Karena jumlah populasi 144 orang maka sesuai Arikunto . jumlah sampel dapat diambil 25 % yaitu 144 x 25 % = 36 orang. Analisis pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah dapat dihitung dengan pendapatan kotor dikurangi total biaya produksi. Pendapatan kotor merupakan nilai produk usahatani yang dikalikan dengan total produksi periode tertentu (Soekartawi, 2. Rumus : PK = P x Q Keterangan : PK = Pendapatan Kotor (R. P = Harga (R. Q = Total Produksi . g/h. Rumus : Pendapatan Bersih (PB) = Pendapatan Kotor (PK) Ae Total Biaya (TB). Analisis Regresi Linear Berganda adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah, dimana biaya benih, pupuk, pestisida, tenaga kerja ) sebagai variabel bebas (X1. X2. X3. X4,) dan pendapatan bersih sebagai variabel terikatnya (Y), sehingga persamaan Regresi Linear Berganda menggunakan rumus sebagai berikut : Y = a b1 b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 u Keterangan : = Pendapatan Bersih(R. = Konstanta regresi b6 = Koefisien regresi = Biaya benih (R. = Biaya pupuk (R. = Biaya pestisida (R. = Biaya tenaga kerja (R. Hipotesis yang digunakan adalah sebagai berikut : Hipotesis statistik : H o : b = 0 Ie artinya variabel independen . iaya benih, pupuk, pestisida dan biaya tenaga kerj. bukan secara partial atau individu merupakan penjelas yang berpengaruh terhadap variabel dependen . endapatan bersih ) dengan kata lain berarti tidak ada H a : b O 0 Ie artinya variabel independen . iaya benih, pupuk, pestisida dan biaya tenaga kerj. secara partial, berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen ( pendapatan bersi. Dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95 % atau 5 %. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendapatan Bersih Usahatani Tanaman Kacang Tanah Data analisis pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah didapatkan dari hasil quisioner responden yaitu petani kacang tanah di desa Kedungbulus, kecamatan Gembong kabupaten Pati sebanyak 36 Kiswanto . Eko Suharyono dan Sumardi : Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Kacang Tanah Tabel 2. RataAeRata Biaya Produksi. Pendapatan Kotor dan Pendapatan Bersih Tanaman Kacang Tanah per Hektar per Musim Tanam Sumber : Analisis Data Primer . Biaya Tetap Biaya tetap adalah biaya yang besarnya tetap dan tidak tergantung jumlah barang yang diproduksi serta harus dibayarkan berapapun jumlah produksi yang dihasilkan. Berdasarkan Tabel 2 rata Ae rata biaya tetap Rp 732,94/ha/musim tanam. Biaya tetap ini meliputi biaya sewa lahan ,pajak dan alat. Lahan yang digunakan untuk usahatani tanaman kacang tanah ini adalah lahan tegalan dengan jenis tanah Tanah grumusol memiliki tektur liat yang tinggi, koefisien pemuaian dan pengerutan yang begitu tinggi, sehingga apabila tidak ada irigasi maka tanah jenis ini akan mengering, mengembang dan merekah. Akar akar tanaman pun akan terputus terutama pada pergerakan akar menyamping, akibat yang akan terjadi yakni kegagalan Selain itu tanah grumusol yakni memiliki kadar Nitrogen yang rendah sehingga berdampak pada pertumbuhan Sehingga perlu dilakukannya penambahan pupuk seperti Urea/Za untuk hasil tanaman yang lebih baik. Biaya Variabel Tabel 2. Rata-rata biaya variabel yaitu Rp 9. 027,67/ha/musim tanam. Biaya variabel ini meliputi : biaya benih, biaya pupuk, pestisida dan tenaga kerja. Biaya benih dalam usahatani tanaman kacang tanah sebesar Rp 116,45/ha/musim. Benih kacang tanah dalam usahatani kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati ini berasal dari biji yang telah diseleksi. Sedangkan menurut Yunus . benih kacang tanah didapatkan dari tanaman kacang yang dibiarkan sampai tua, kira-kira 100 hari. Buah yang siap dijadikan benih warnanya kehitaman dan apabila dibuka tidak memiliki selaput pada bagian dalam Setelah benih dipanen, sortasi terlebih dahulu kemudian jemur selama 45 hari. Biaya pupuk dalam usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong sebesar Rp 1. 2 27 . 0 87 ,6 4/ha/musim. P emakaian pupuk dalam usahatani tanaman kacang tanah meliputi : pupuk ,Vol. No. 1 Maret 2021 kandang sebesar 828. 302,5 kg/ha, pupuk Urea sebesar 74,25 kg/ha. SP. sebesar 69,40 kg/ha. KCL sebesar 49,67 kg/ha. Pupuk kandang diberikan untuk pemupukan dasar pada awal tanam, pupuk kandang ini berfungsi untuk memperbaiki sifat fisika tanah. Pupuk Urea digunakan untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman kacang tanah yang diberikan pada awal musim Sedangkan pupuk SP36 dan pupuk KCl digunakan untuk pertumbuhan generatif . Biaya pestisida dalam usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati sebesar Rp 874,50/ha/tanam. Dalam usahatani tanaman kacang tanah ini serangan hama dan penyakit dapat ditekan dengan pelonggaran jarak tanam. Dalam penelitian usahatani tanaman kacang tanah ini hama dan penyakit relatif tidak ada, sehingga tanaman relatif sehat. Biaya tenaga kerja dalam usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati sebesar Rp 949,08/ha/tanam. Biaya tenaga kerja meliputi penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan . enyiangan, pemupukan, pemberantasan hama dan penyaki. dan panen. Total biaya produksi usahatani kacang tanah sebesar Rp 760 , 61. Sedangkan menurut Nurjaman . biaya tetap usahatani kacang tanah sebesar Rp 11. 126/ha, sehingga relatif hampir sama. Pendapatan kotor Pendapatan kotor dan pendapatan bersih usahatani kacang tanah per Hektar, dapat dilihat dalam Tabel 3. Tabel 3. Rata-rata Pendapatan Kotor dan Pendapatan Bersih Usahatani Kacang Tanah per Hektar dalam Satu Kali Musim Tanam di Kedungbulus Kecamatan Gembong Kabupatan Pati. Sumber : Data Primer diolah Tahun 2019 Pendapatan kotor usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong berasal dari total hasil penjualan kacang Rata- rata produksi usahatani tanaman kacang tanah sebesar 4. 763,07 kg/ha, sedangkan harga kacang tanah sebesar Rp 7. 200/kg, sehingga didapatkan pendapatan kotor sebesar Rp 128,15/ha. Menurut Wowiling . penerimaan usahatani kacang tanah rata-rata sebesar Rp 17. Pendapatan bersih Pendapatan bersih merupakan hasil dari pengurangan antara pendapatan kotor dan total biaya Berdasarkan Tabel 3 didapatkan rata Ae rata pendapatan bersih sebesar Rp 367,54/ha/musim tanam. Menurut Wowiling . pendapatan usahatani kacang tanah rata-rata sebesar Rp 000, sehingga pendapatan usahatani tanaman kacang tanah lebih sangat menguntungkan. Kiswanto . Eko Suharyono dan Sumardi : Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Kacang Tanah Analisis Regresi Linier Berganda Usahatani Tanaman Kacang Tanah Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel t e r i k a t ( Y ) . Va r i a b e l b e b a s y a n g digunakan meliputi biaya benih (XCA), biaya pupuk (XCC), biaya pestisida (X. , biaya tenaga kerja (X 4 ) terhadap pendapatan bersih (Y) sebagai variabel Analisis regresi diolah menggunakan aplikasi SPSS 19. 0 for Windows dan diperoleh hasil sebagai Persamaan regresi linier berganda : Y = -233. 203,441 - 5,491X1 9,299X2 9,385X3 2,327X4 Hasil analisis regresi linier berganda menunjukan bahwa nilai a . sebesar Ae 233. 203,441 yang artinya apabila kegiatan usahatani tanaman kacang tanah tidak dilakukan atau tidak ada penggunaan biaya benih (XCA), biaya pupuk (XCC), biaya pestisida (X. dan biaya tenaga kerja (X. rata Ae rata pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati Rp Ae 233. 203,441, sehingga usahatani harus menanggung biaya tetap. Nilai koefisien regresi biaya benih (XCA) sebesar Ae 5,491 yang dapat diartikan bahwa biaya penggunaan benih jangan ditingkatkan. Biaya benih (X CA ) berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang Biaya benih sangat ditentukan oleh jumlah benih yang digunakan untuk usahatani tanaman kacang Kebutuhan benih kacang tanah sangat tergantung pada jarak tanam. Jarak tanam kacang tanah dilokasi penelitian adalah 30 X 10 cm. Sedangkan menurut Anonim . dengan jarak tanam optimal kacang tanah dilahan kering yaitu 30 X 15 cm atau 25 X 20 cm. Sehingga untuk meningkatkan produksi kacang tanah sebaiknya penanaman benih kacang tanah dilakukan lebih longgar. Jumlah tanaman kacang tanah yang terlalu padat akan menyebabkan jumlah sinar matahari persatuan luas daun akan berkurang dan proses fotosintesa pada tanaman akan Nilai koefisien regresi biaya pupuk (XCC) menunjukan angka 9,299 yang dapat diartikan bahwa biaya penggunaan pupuk perlu Biaya penggunaan pupuk berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di daerah penelitian. Pupuk yang digunakan dalam usahatani kacang tanah adalah pupuk kandang. Urea. SP36 dan KCl. Tanah yang digunakan untuk usahatani tanaman kacang tanah adalah tanah Grumusol, sehingga penambahan pupuk Nitrogen (Ure. sangat dibutuhkan. Selain pupuk Nitrogen karena tektur tanah yang cenderung liat pada tanah Grumusol, maka penambahan pupuk kandang setiap awal tanam perlu Dengan penambahan pupuk kandang setiap awal tanam maka tanah akan menjadi struktur remah yang sangat baik untuk perkembangan akar dan biji kacang ,Vol. No. 1 Maret 2021 Nilai koefisien regresi variabel biaya pestisida (X. adalah 9,385 artinya penggunaan pestisida masih perlu Biaya penggunaan pestisida sangat berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di lokasi penelitaian. Dengan jarak tanam yang lebih padat dari jarak optimum, akan menyebabkan kelembaban udara yang lebih tinggi disekitar tanaman. Kelembaban udara yang tinggi akan berdampat pada mudahnya timbulnya penyakit. Nilai koefisien regresi biaya tenaga kerja (X 4 ) adalah 2,327 artinya penggunaan tenaga kerja perlu Biaya penggunaan tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di lokasi penelitian. Sebagain besar masyarakat di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati adalah bermata pencaharian sebagai Komuditas utama yang diusahakan adalah tanaman padi dan ketela pohon, sehingga penanaman kacang tanah sebagian besar hanyalah sebagai usaha pada lahan lahan kering. KESIMPULAN Usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati memberikan pendapatan bersih sebesar Rp 17. 367,54/ha/musim Biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida dan biaya tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah. DAFTAR PUSTAKA