KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 https://bestjournal. id/index. php/kovalen Formulasi Losion Ekstrak Kopi Robusta (Coffea canephor. sebagai Penangkal Radikal Bebas [Lotion Formulation of Robusta Coffee Extract (Coffea canephor. as a Free Radical Antidot. Farid Mulana. Syaubari. Syarifah Nur AfifahA. Indah Tri Lestari Jurusan Teknik Kimia. Universitas Syiah Kuala. Jl. Teuku Nyak Arief. Banda Aceh, 23111 Abstract. Hand body lotion is a cosmetic used to moisturize skin in order to reduce dehydration. The coffee extract contains bioactive compounds that can provide high antioxidant activation. The purpose of this research is to study the effect of concentration on coffee extract and the addition of olive oil on organoleptic, hedonic, pH, and dispersive properties and to determine the value of the Sun Protection Factor (SPF) in the lotion. The research method involved extracting coffee grounds, heating the oil and water phases to 65AC, and mixing the two phases till it becomes an emulsion. Then add the oil and water to the mixture. The lotion thatAos already in the container is ready for testing. This research used 8 formulas with coffee extract concentrations of 2% and 4%, and variations of olive oil from 0, 1, 2, and 3%. Organoleptic and hedonic tests were tried out on 25 respondents for 2 weeks. The pH test was carried out using a universal indicator. The spreadability test was carried out using a petri dish and the SPF test using a UV-visible spectrophotometer. The results showed that 25 respondents preferred formula 4 over the rest, which was white in color, thick in texture, soft scent and the aftertaste was moisturizing. All formulas have good spreading ability and all in the pH range of 5 Ae 8. The SPF test results were obtained for each formulation in the range of 6. 78 Ae 12. 95 and the highest SPF value was owned by F8 of 12. Keywords: Anti free radicals, extract coffee, lotion, sun protection factor Abstrak. Hand body losion merupakan salah satu kosmetik yang digunakan untuk melembabkan kulit agar dapat mengurangi dehidrasi pada kulit. Ekstrak kopi yang mengandung senyawa bioaktif dapat memberikan aktivasi antioksidan yang tinggi sehingga dapat melindungi kulit dari radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh konsentrasi ekstrak kopi dan penambahan minyak zaitun terhadap sifat organoleptik, hedonik, pH, daya sebar serta untuk mengetahui nilai Sun Protection Factor (SPF) yang terdapat di dalam losion. Proses pembuatannya meliputi: ekstraksi bubuk kopi, pemanasan fase minyak dan fase air dengan suhu 65 oC serta pencampuran kedua fase sampai membentuk emulsi. Campuran tersebut kemudian ditambahkan zat additive dan zat aktif. Sediaan losion selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah untuk dilakukan uji. Penelitian ini menggunakan 8 formulasi losion dengan konsentrasi ekstrak kopi sebanyak 2 % dan 4 %, dan variasi minyak zaitun sebanyak 0, 1, 2, dan 3%. Uji organoleptic dan hedonik dilakukan terhadap 25 responden selama 2 minggu. Uji pH dilakukan dengan menggunakan indicator universal. Uji daya sebar dilakukan dengan menggunakan cawan petri dan untuk uji SPF menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 25 responden lebih menyukai formulasi 4 yaitu sediaan berwarna putih, tekstur kental, aroma kopi yang lembut, serta after taste yang melembabkan. Semua formulasi memiliki kemampuan daya sebar yang baik dan berada pada rentang pH 5 Ae 8, sedangkan untuk hasil uji nilai SPF yang didapatkan pada setiap formulasi direntang 6,78 Ae 12,95 dan nilai SPF tertinggi dimiliki oleh F8 yaitu 12,95. Kata kunci: Anti radikal bebas, ekstrak kopi, losion, sun protection factor Diterima: 23 Maret 2023. Disetujui: 22 Agustus 2023 Sitasi: Mulana. Syaubari. Afifah. , dan Lestari I. Formulasi Losion Ekstrak Kopi Robusta (Coffea canephor. sebagai Penangkal Radikal Bebas. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. : 195-203. Corresponding author E-mail: stoneup32@gmail. https://doi. org/10. 22487/kovalen. 2477-5398/ A 2023 Mulana et al. This is an open-access article under the CC BY-SA license. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 Mulana et al. LATAR BELAKANG dilakukan dengan cara menggunakan metode Proses kerusakan kulit ditandai dengan Spektrofotometri (Suhaenah dkk. , 2. timbulnya keriput pada kulit, kering dan bersisik Berdasarkan hasil penelitian Ilmiana serta mengalami pecah-pecah. Salah satu . , ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit manusia adalah radikal bebas. Oleh karena itu, klorogenat 6,1 Ae 11,3 . /100. , sedangkan diperlukan antioksidan sebagai perlindungan pada bii kopi arabika diperoleh 4,1 Ae 7,9 . /100. Hal ini membuktikan bahwa kopi Penerapan produk robusta lebih efektif jika digunakan dalam kosmetik seperti losion kulit dan gel kulit adalah pembutaan sediaan kosmetik (Handayani & Fatzila, 2. Selain itu, vitamin E yang (Rasyadi dkk. , 2. digunakan sebagai tabir surya dan dapat zat aktif dalam sediaan kosmetik sangat antioksidan secara langsung (Widiputri et al. Pemanfaatan tumbuhan sebagai sumber meningkatkan kelembapan kulit (Sari, 2. Saat ini, riset yang berkenaan dengan kimia yang ekstrak kopi dan penambahan minyak zaitun terdapat dalam tumbuhan tersebut (Sumiati pada losion masih sangat terbatas maka , 2. Tanaman yang memiliki senyawa dilakukan penelitian ini dengan memanfaatkan ekstrak kopi robusta sebagai antioksidan serta berkaitan dengan kandungan penambahan minyak zaitun murni sebagai diantaranya adalah flavonoid. penambah kandungan SPF alami. Tujuan dari klorogenat beserta turunannya, kafein, teofilin, penelitian ini untuk mempelajari pengaruh teobromin, kafestol, kahweol, tokoferol dan konsentrasi ekstrak kopi dan penambahan trigonelin yang memiliki aktivitas sebagai minyak zaitun terhadap sifat organoleptik, antioksidan (Aryanti dkk. , 2. Kopi memiliki aktivitas antioksidan yang lebih kuat dan mengetahui nilai Sun Protection Factor (SPF) merupakan sumber yang kaya akan senyawa yang terdapat di dalam losion. Kopi Senyawa fenolik merupakan zat yang METODE PENELITIAN menghambat penyebaran dan pembentukan Bahan dan Peralatan radikal bebas (Paiva et al. , 2. Paparan (UV) cahaya matahari secara terus menerus akan mengakibatkan perubahan struktur pada kulit manusia seperti kanker kulit. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk menggunakan losion sehari-hari melindungi kulit dari sinar UV. Penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) pada suatu losion ekstrak kopi salah satunya yaitu dapat Bahan-bahan yang digunakan adalah serbuk kopi robusta . -200 mes. minyak zaitun. Trietanolamin (TEA). Gliserin 99,7%. Asam stearate 40%. Setil alkohol. Propilen Glikol. Niasinamida. Asam hyaluronat 99,8%. Titanium dioksida. Fenoksiletanol. Akuades, etanol 96%. Alat-alat yang digunakan adalah rotary vacuum evaporator RE-100 S merk Dlab. SWB Mulana et al. Durascale, hot plate, pH meter Wholesale KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 Ekstraksi kopi Digital, spatula, cawan petri, termometer , gelas Serbuk kopi 250 gr dimaserasi dengan beker, pipet tetes, mixer, kertas saring dan etanol 96% sebanyak 1500 mL selama 10 jam wadah losion. di dalam shaker waterbath pada suhu 65AC. Prosedur Penelitian Ekstrak kopi didiamkan selama 1 hari kemudian disaring kemudian disaring dan menghasilkan filtrat 1 sebanyak 750 mL dan ampas 1 sebanyak 275 gr. Ampas 1 direndam kembali dengan 750 mL etanol 96% selama 10 jam di dalam shaker waterbath pada suhu 65AC. Penyaringan selama 1 hari untuk memisahkan filtrat 2 sebanyak 300 mL dan ampas 2 sebanyak 260 gr (Gambar . Filtrat 1 dan 2 kemudian Gambar 1 Proses maserasi serbuk kopi digabung dan dipekatkan menggunakan rotary vacuum evaporator kemudian ekstrak kopi yang sudah pekat disimpan dalam botol reagen pada suhu kamar (Gambar . Formulasi losion Pembuatan memisahkan antara fase air . liserin dan TEA) dengan fase minyak . sam stearate, cetyl alcohol, dan propylene glyco. di dalam gelas beker yang berbeda. Pemanasan dilakukan pada kedua fase di atas hotplate sampai suhu Gambar 2 Proses evaporasi filtrat kopi 65AC atau sampai kedua fase terlarut. Setelah pencampuran, fase air dituangkan secara Selanjutnya ditambahkan aquadest sedikit demi sedikit, setelah membentuk lotion berwarna putih ditambahkan titanium dioxide yang sudah dilarutkan dengan air panas, hyaluronic acid, phenoxyetanol, ekstrak kopi dan minyak zaitun. Sediaan losion selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah untuk dilakukan uji (Gambar . Gambar 3 Proses pembuatan formulasi losion KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 Mulana et al. Uji organoleptik selama 14 hari dengan interval pengukuran 5-8 Uji organoleptik atau evaluasi sensori merupakan pengujian kesukaan responden terlatih terhadap produk yang dihasilkan. Parameter . elap/teran. , tekstur . dan aroma . arum/menyenga. (Budi dkk. , 2. belum terlatih sebanyak 25 panelis. Panelis Uji daya sebar Uji daya sebar ini dilakukan untuk melihat kemampuan sediaan losion dapat menyebar dengan baik pada kulit. Uji ini dilakukan dengan cara diletakkan losion sebanyak 0,5 gram di Pengujian ini digunakan panelis yang (Husni dkk. , 2. Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Masing - tengah-tengah kemudian diberikan beban dan dibiarkan selama 1 menit lalu diukur luas sebarannya (Kurnianto et al. , 2. masing panelis tersebut akan diberikan 8 formulasi yang akan dicoba tingkat kesukaan terhadap 8 kriteria pengujian, yaitu meliputi parameter warna, aroma, tekstur, dan after Uji Sun Protection Factor (SPF) Uji kandungan SPF ini menggunakan alat Spektrofotometer Uv-Vis. Alat spektrofotometer Uv-Vis (Damogalad dkk. , 2. Uji hedonik Uji hedonik merupakan pengujian yang digunakan untuk mengukur tingkat kesukaan terhadap produk dalam bentuk kuosioner seperti suka, sangat suka, tidak suka dan sangat tidak suka. Parameter yang diuji adalah warna, tekstur dan aroma (Husni dkk. , 2. Uji hedonik yang digunakan yaitu uji kesukaan terhadap 25 orang panelis pemula Pengujian nilai SPF (Sun Protecting Facto. yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode spektrofotometri UV, yaitu losion ekstrak kopi sebanyak 1 gr dilarutkan dengan etanol 10 ml dan kemudian diukur serapannya pada panjang gelombang 290 320 nm (UV-B) dengan interval 5 nm. Kemudian SPF menggunakan menggunakan Persamaan 1. dari Fakultas Teknik. Universitas Syiah Kuala. Panelis diberikan 8 formulasi losion untuk dimintakan tanggapan pribadinya tentang suka, tidak suka dan sangat tidak suka. Pada penelitian ini, parameter sampel yang dilakukan meliputi parameter warna, aroma, tekstur, dan after taste. ycIycEya=yayay320 EE(A). I(A). abs(A) . Keterangan: CF = 10 (Faktor koreks. EE = Spektrum efek eritema I = Spektrum intensitas matahari Abs = Absorbansi sampel (Zarkogianni & Nikolaidis, 2. Kemudian dibuat larutan sampel dengan Uji pH Uji pH dilakukan untuk mengetahui absorbansinya pada panjang gelombang 290- apakah losion yang telah dibuat memenuhi 320 nm dengan interval panjang gelombang 5 syarat pH yang dimana losion memiliki pH Persentase eritema (%T. 292,5-337,5 nm berkisar antar 4,5-6,5. Pengujian pH dilakukan dan persentase pigmentasi (%T. 292,5-372,5 dengan cara menggunakan indikator universal Setiap pengukuran dilakukan tiga kali dan asam basa . akmus 0-. yang dilakukan nilai yang diberikan adalah nilai rata-rata pada KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 Mulana et al. setiap titik. Formulasi lotion (Tabel . yang ketentuan farmakope edisi VI dan Standart ditetapkan pada penelitian ini sudah mengikuti Nasional Indonesia (SNI 16,4339-1. Tabel 1 Formulasi losion Formulasi (%w. Komposisi i Ekstrak kopi Minyak zaitun Trietanolamin (TEA) Asam stearate Setil alcohol Gliserin Niacinamide Hyaluronic acid Phenoxyletanol Titanium dioxide Aquadest Dari hasil pengujian pH yang telah parameter keempat ada after taste pada kulit dilakukan formulasi losion masih di dalam apakah lengket atau tidak. Cara pengujian SNI keempat parameter ini berdasarkan hasil dari 16,4339-1996 yaitu pH dalam lotion berkisar ke 25 panelis. Pada formulasi F5, dan F6 4,5 Ae 8 sehingga sediaan losion aman buat menghasilkan warna yang keruh, tekstur yang kental, aroma kopi yang tajam dan after taste yang lengket di kulit. Untuk formulasi F7 dan F8 HASIL DAN PEMBAHASAN menghasilkan warna coklat muda, tekstur Uji Organoleptik sangat kental, aroma kopi sangat tajam serta Uji organoleptik kepada 50 responden after taste sangat lengket. Banyaknya ekstrak selama 2 minggu pada F1. F2. F3, dan F4 kopi mengakibatkan perubahan warna pada menunjukkan warna putih, tekstur kental, sediaan losion. Hal ini, dikarenakan persen (%) aroma kopi yang lembut, dan after taste dari ekstrak serta tambahan minyak zaitun pemakaian lembab di kulit, maksud dari menyebabkan tekstur yang berubah menjadi diambilnya keempat parameter ini dikarenakan sangat kental (Arthania dkk. , 2. Semakin umumnya konsumen menilai warna losion banyak penambahan ekstrak, maka warna dari apakah putih, keruh . eabu-abua. atau gelap, sediaan lotion yang dihasilkan bertambah pekat tekstur yang cair, kental atau padat, aroma yaitu coklat muda sampai coklat tua dan dihasilkan aroma khas dari kopi (Tarigan & penciuman atau aroma tajam yang membuat Panggabean. , 2. Hasil uji organoleptik konsumen tidak nyaman menggunakannya dan dapat dilihat pada Gambar 4 dan Tabel 2. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 Mulana et al. Gambar 4 Sampel losion tiap formula Tabel 2 Hasil uji organoleptik sediaan losion Organoleptik Formulasi Warna Tekstur Aroma After taste Putih Kental Lembut Lembab Putih Kental Lembut Lembab Putih Kental Lembut Lembab Putih Kental Lembut Lembab Keruh Kental Tajam Lengket Keruh Kental Tajam Lengket Coklat muda Sangat Kental Sangat tajam Sangat lengket Coklat muda Sangat Kental Sangat tajam Sangat lengket Tabel 3 Hasil uji hedonik sediaan losion Hedonik (%kesukaa. Formulasi Warna Tekstur Aroma After taste Mutu Hedonik akan semakin pekat pula warna yang akan Uji hedonik yang telah dilakukan kepada 50 responden memilih formulasi empat (F. sebagai sediaan losion yang paling disukai dengan warna putih, tekstur kental, aroma kopi yang lembut dan after taste yang lembab di kulit menjadikan F4 sebagai sediaan yang banyak diinginkan responden (Tabel . Menurut hasil penelitian (Apriliani dkk. , 2. Hal ini terjadi pH Losion Uji pH losion ekstrak kopi yang dilakukan menunjukkan bahwa pH pada setiap formulasi rata-rata 5 Ae 8. Turun nya pH selama masa penyimpanan ini masih masuk rentang pH untuk epidermis kulit manusia yaitu berkisar 4,5-8 menurut (SNI 16-4399-1. sehingga konsentrasi pada formulasi yang diuji maka Mulana et al. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 diharapkan tidak menyebabkan iritasi pada Tabel 5 Hasil uji daya sebar losion Sediaan hand and body lotion ekstrak kopi ini dinyatakan memenuhi persyaratan pH Keterangan . aya sebar syarat 5-7 C. Formula sebagai sediaan bagi kulit (Apriliani dkk. , 2. Uji pH formulasi dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel 4 Hasil uji pH Daya Sebar . pada hari ke- Keterangan . H menurut SNI 16,4339-1. TMS Formula pH pada hari ke- Keterangan : Memenuhi Syarat TMS : Tidak Memenuhi Syarat Nilai SPF Kandungan Sun Protection Factor (SPF) Keterangan: : Memenuhi Syarat paling tinggi yaitu pada formulasi F4 dan F8 Daya Sebar zaitun dibandingkan dengan formulasi yang dikarenakan lebih banyak mengandung minyak lainnya (Tabel . Nilai SPF yang semakin pengujian yang dilakukan agar dapat diketahui tinggi dalam suatu produk, maka semakin kemampuan penyebaran dari suatu losion. Dari efektif untuk melindungi kulit dari pengaruh uji yang dilakukan didapatkan hasil penyebaran sinar UV (Widyawati dkk. , 2. Pengujian Kandungan senyawa yang ada pada kopi pada formulasi 1 (F. memiliki daya sebar yang menjadi acuan untuk menetapkan potensinya Sedangkan pada formulasi 8 (F. sebagai tabir surya. Senyawa fenol memiliki kemampuan penyebarannya sempit atau kecil ikatan terkonjugasi dalam inti benzene, dimana (Tabel . Hal ini dikarenakan, semakin saat terkena sinar ultraviolet maka akan terjadi tingginya konsentrasi ekstrak maka semakin resonansi dengan cara transfer padat pula sediaan tersebut. Hal ini disebabkan Kesamaan sistem konjugasi antara senyawa oleh viskositas dari sediaan tersebut menjadi fenolik dan senyawa kimia yang biasanya lebih tinggi sehingga diameter penyebaran terkandung dalam tabir surya menjadikan pada sediaan tersebut menjadi lebih sempit dan lebih susah menyebar (Ulfa dkk. , 2. Salah satu senyawa fenolik Daya sebar pada penelitian ini sesuai dengan yaitu flavonoid. Senyawa fenolik memiliki persyaratan uji daya sebar untuk sediaan topikal yaitu 5 Ae 7cm. Uji daya sebar dapat ultraviolet pada kisaran panjang gelombang dilihat pada tabel 4 yang merupakan hasil baik UVA maupun UVB karena adanya sistem pengujian minggu ke empat. aromatik yang terkonjugasi (Mokodompit dkk. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 9. , 2023: 195-203 Mulana et al. Tabel 6 Hasil nilai SPF DAFTAR PUSTAKA Formulasi Nilai SPF 6,78 8,07 8,97 12,32 7,08 8,54 9,12 12,95 Dari tabel di atas terlihat bahwa SPF yang terdapat di dalam sediaan losion memiliki nilai yang berbeda. Hal ini dikarenakan semakin tinggi konsentrasi ekstrak dan minyak SPF Vitamin E yang terdapat di dalam minyak zaitun dapat memelihara stabilitas jaringan ikat di dalam sel (Sari, 2. KESIMPULAN Formulasi losion ekstrak kopi dengan berbagai konsentrasi memenuhi uji mutu fisik sediaan losion untuk kulit. Konsentrasi pada F4 merupakan sediaan yang paling baik, yaitu losion yang memiliki warna putih, tekstur kental, aroma lembut serta after taste yang lembab di kulit, homogen, stabil pada pH 5,6 daya sebar 5-7 cm dan memiliki nilai SPF sebesar 12,32. Konsentrasi hedonik, pH, daya sebar serta nilai SPF yang terdapat di dalam losion. UCAPAN TERIMAKASIH