Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 07 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN METODE BRAINSTORMING DAN SIMULATION GAME TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PEREMPUAN TENTANG MENSTRUASI Novita Br Ginting Munthe1*. Iskandar Markus Sembiring2. Sri Wulan1. Rahmad Gurusinga2. Diah Evawanna Anuhgera1 Fakultas Kebidanan. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi. Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam Jln. Sudirman No. 38 Lubuk Pakam. Kabupaten Deli Serdang. Sumatera Utara Ae Indonesia *email korespondensi author: novitagintingmunthe89@gmail. DOI 10. 35451/jpk. Abstrak Menstruasi merupakan pendarahan yang dipengaruhi oleh hormon dalam tubuh dan berkaitan dengan organ yang ada dalam tubuh . ipotalamus, hipofisis, uterus, dan ovariu. disertai deskuamasi secara siklis/periodik. Pada dasarnya setiap wanita yang menstruasi memiliki siklus yang berbeda dengan wanita lainnya. Hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh kondisi fisik setiap wanita yang berbeda, faktor genetik. , indeks massa tubuh, hormonal, tingkat stres, dan gaya hidup yang tidak baik. Kelompok remaja harus menjadi perhatian dengan alasan selain dari jumlah mereka yang sangat besar juga rentan terhadap risiko gangguan kesehatan di bagian organ Peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan kesehatan disaat masa remaja merupakan salah satu cara untuk mencapai kesehatan reproduksi remaja puteri yang sehat. Peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan kesehatan akan memberikan berdampak positif apabila prosesnya menggunakan suatu media ataupun metode yang terarah dan baik. Salah satu metode dalam penyuluhan kesehatan adalah dengan metode simulation game dan brain storming. Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk memberikan penyuluhan kesehatan antara metode brainstorming dan simulation game terhadap peningkatan pengetahuan mengenai menstruasi. Peserta dalam penyuluhan Kesehatan adalah siswi kelas X di SMA Negeri Beringin berjumlah 66 orang. Pada pelaksanaan kegiatan menggunakan kuisioner untuk mengumpulkan data peserta penyuluhan berdasarkan tingkat pengetahuan tentang menstruasi. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa penyuluhan kesehatan dengan menggunakan metode simulation game dan brain storming mampu menstimulus peningkatan pengetahuan remaja puteri mengenai menstruasi. Kata kunci: Penyuluhan Kesehatan. Menstruasi, brainstorming. Simulation Game. Pengetahuan Abstract Menstruation is bleeding that is influenced by hormones in the body and related to organs in the body . ypothalamus, pituitary, uterus, and ovarie. accompanied by cyclical/periodic desquamation. Basically every woman who menstruates has a different cycle with other women. This can be influenced by the physical condition of each woman who is different, genetic factors . , body mass index, hormones, stress levels, and an unhealthy lifestyle. Adolescent groups must be a concern for reasons other than their very large number, they are also vulnerable to the risk of health problems in their reproductive organs. Increasing knowledge through health counseling during adolescence is one way to achieve healthy reproductive health for young women. Increased knowledge through health education will have a positive impact if the process uses a directed and good media or method. One of the methods Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 07 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 in health education is the simulation game method and brain storming. The purpose of this paper is to provide health education between brainstorming methods and simulation games to increase knowledge about menstruation. The participants in the Health education were 66 grade X students at SMA Negeri Beringin. In the implementation of the activity, questionnaires were used to collect data on counseling participants based on their level of knowledge about menstruation. The conclusion of this activity is that health education using the simulation game and brain storming methods is able to stimulate the increase in knowledge of young women about Keywords: Health Counseling. Menstruation, brainstorming. Simulation Game. Knowledge Pendahuluan Sebelum mengalami menstruasi pertama kali atau sering disebut dengan menarche, remaja puteri mebutuhkan suatu konseling, edukasi, dan informasi terkait menstruasi secara lengkap atau Dengan demikian remaja puteri akan mengerti perubahan yang akan terjadi dalam dirinya, sehingga mereka tidak merasa khawatir atau terkejut saat mengalami haid pertama Yang perlu diperhatikan juga terkait menstruasi, sehingga remaja puteri merasa tentram, nyaman, dan sesuai dengan tingkat kedewasaan mereka (Ernawati Sinaga, dkk, 2. Salah satu peristiwa penting yang di alami setiap remaja puteri adalah menstruasi yang berkaitan dengan kesehatan reproduksinya. Maka sangat penting untuk diperhatikan dari segi aspek kesehatan. Selain dari aspek kesehatan remaja puteri yang menjadi perhatian juga adalah aspek kesehatan fisik, mentalitas, spritual, serta sosial. Setiap wanita perlu mengetahui memahami bagaimana jarak dan pola masing-masing sehingga mampu memperhatikan dan menilai jika ada terjadi di luar kebiasaan Menjaga menstruasi wajib diperhatikan untuk menghindari masuknya kuman ke bagian organ reproduksi (Sri Lestari Kartikawati, 2016 dan Yuni. Penelitian United Nations Emergency ChildrenAos Fund (UNICEF) pada tahun 2015 menyebutkan bahwa telah terjadi peningkatan kesadaran kesehatan, dan psikososial bagi remaja puteri dan wanita di negara dengan rendah sampai menengah. Penelitian yang telah dilakukan di negara bagian Afrika. Asia. Amerika Latin menstruasi, rendahnya pengetahuan dalam pengelolaan darah menstruasi, fasilitas yang tidak mendukung, adanya pantanganyang dianggap masih tabu, serta keyakinan sosial dan budaya yang dianggap menyesatkan. Sakit yang timbul dari gejala menstruasiseperti pusing, lemas, dan lesumenyebakan partisipasi remaja puteri di sekolah Satu dari tujuh remaja putri tidak masuk ke sekolah satu hari atau (Sri Ayu Maharani. Linda Ratna Wati, dan Yuseva Sariati, 2. Penelitian Unicef memperlihatkan bahwa sebagian besar remaja putri menggunakan pembalut sekali pakai saat menstruasi, yaitu lebih dari 99% peserta di daerah urban dan lebih dari 97% peserta di daerah rural yang menggunakan pembalut sekali Untuk pembalut cuci ulang yang terbuat dari kain, di daerah rural 9. Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 07 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 Khusus remaja putri di Sulawesi Selatan, hasil penelitian menunjukkan 14% menggunakan kain dibandingan dengan remaja putri di provinsi lain. Remaja puteri lebih menyukai pembalut sekali pakai dari pada kain dalam mengatasi pendarahan saat menstruasi dengan alasan lebih digunakan, serta mudah untuk dibuang. Beberapa pembalut karena dapat menyebabkan timbul gatal dan iritasi. Beberapa remaja puteri mengasumsi bahwa setiap pembalut mengandung bahan kimia dan pemutih dan yang dapat menyebabkan suati penyakit seperti kanker dan iritasi yang parah. Hanya dua pertiga remaja puteri di daerah perkotaan dan kurang dari setengah . %) remaja puteri di daerah rural yang mengganti pembalut setidaknya setiap 4-8 jam sekali atau atau setiap kali kotor. Sisanya, 46% kurang dari dua kali sehari. Penggantian pembalut terendah terjadi di kalangan remaja puteri NTT yaitu hanya 31% rentang 4-8 jam atau jika sudah dianggap penuh atau kotor. Selain rendahnya partisipasi di sekolah dan dalam setiap kegiatan yang ada, praktik dan tantangan yang dihadapi oleh remaja puteri di sekolah juga memiliki risiko kesehatan yaitu timbulnya infeksi karena kurangnya kebiasaan dalam mencuci tangan dan kurang bersihnya kain yang dipakai saat menstruasi (Ernawati Sinaga, dkk. , 2. Manajemen pengelolaan kebersihan dan kesehatan saat mengalami menstruasi. Setiap wanita harus dapat menggunakan pembalut yang hygiene dan mengganti sesering mungkin diri, sehingga timbul kondisi nyaman, sehat, dan terjaga (Kusmiran, 2. Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan yang memperhatikan prinsip mencapai keadaan ingin hidup sehat dan mengetahui upaya yang dapat dilakukan agar terciptanya hidup yang Brain Storming . urah pendapa. adalah modifikasi dari suatu metode diskusi kelompok yang memiliki prinsip yang sama tetapi memiliki suatu perbedaan d pada. Setiap diawal diskusi berlangsung setiap pimpinan kelompok setelah itu tiap peserta memberikan komentar, tanggapan atau jawaban ataupun dari permasalahan tersebut (Aulia, 2016. Maharani, dkk. 2019 dan Rama Wahyu Rusinto. Sedangkan untuk Simulation Game (SIG) adalah modifikasi dari suatu permainan simulasi, dimana setiap permainan roda putar dan di dalamnya terdapat informasi-informasi mengenai menstruasi (Makarao. Ramadani. Muh. Zaidi Thahir, 2017 dan Dwi Wahyuni, 2. Metode Metode yang diterapkan pada (PKM) menggunakan lembar observasi dan Penyuluhan Kesehatan dengan metode brainstorming dan simulation game. Kegiatan PKM dilakukan di SMA negeri 1 Beringin Kecamatan Sidodadi Kabupaten Deli Serdang, yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah para para siswi SMA sebanyak 66 orang. Hasil dan Pembahasan Penyuluhan Kesehatan dengan metode brainstorming dan simulation game. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Sebelum Diberikan Penyuluhan Brainstorming Terhadap Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Menstruasi Sebelum Brainstorming pengetahuan remaja 17 25,8 Cukup . %-75%) Kurang (<56%) Total Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 07 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 Dari tabel 1 dapat dilihat bahwa pada kategori sebelum penyuluhan brainstorming terhadap pengetahuan remaja tentang menstruasi didapatkan hasil pada kategori cukup . -75%) sebanyak 17 siswi dan kurang (<56%) Bisa kesimpulan yang menjadi mayoritas peserta adalah pada kategori cukup. Tabel 4. Distribusi Frekuensi Sesudah diberikan Penyuluhan Simulation game Terhadap Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Menstruasi Sesudah Simulation game terhadap pengetahuan remaja 1 Baik . %-100%) 22 33,3 Cukup . -75%) Tabel 2. Distribusi Frekuensi Sesudah diberikan Penyuluhan Brainstorming Terhadap Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Menstruasi Sesudah Brainstorming 1 Baik . %-100%) Kurang (<. Total Cukup . %-75%) Total Dari tabel 4 dapat dilihat bahwa pada kategori sesudah penyuluhan simulation game terhadap pengetahuan remaja tentang menstruasi didapatkan hasil pada kategori baik . -100%) sebanyak 22 siswi, kategori cukup . 5%) sebanyak 8 siswi dan kurang (<56%) sebanyak 3 siswi. Bisa ditarik kesimpulan yang menjadi mayortitas peserta adalah pada kategori baik. Keberhasilan kesehatan pada PKM ini dipengaruhi metode yang sesuai dengan besarnya kelompok sasaran sehingga proses penyelenggaraan yang dilakukan pada saat penyuluhan kesehatan dapat lebih meningkatkan rasa ketertarikan remaja puteri dalam mengikuti kegiatan penyuluhan tersebut. Metode yang . rain simulation gam. sangat efektif dan membuat peserta lebih fokus. Kedua metode tersebut dapat puteri dikarenakan terdapat proses berfikir atau bertukar informasi terkait menstruasi yang terjadi pada saat penyuluhan kesehatan. Kedua metode tersebut efektif dalam meningkatkan pengetahuan para remaja puteri . mengenai menstruasi. Berdasarkan hasil post test metode simulation game lebih dengan metode brain storming. Dari tabel 2 dapat dilihat bahwa Pada kategori sesudah penyuluhan brainstorming terhadap pengetahuan remaja tentang menstruasi didapatkan hasil pada kategori baik . -100%) sebanyak 24 siswi dan cukup . -75%) Bisa kesimpulan yang menjadi mayortitas peserta adalah pada kategori baik. Tabel 3. Distribusi Frekuensi Sebelum diberikan Penyuluhan Simulation game Terhadap Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Menstruasi Sebelum Simulation game 1 Cukup . %-75%) Kurang (<56%) Total Dari tabel 3 dapat dilihat bahwa Pada kategori sebelum penyuluhan simulation game terhadap pengetahuan remaja tentang menstruasi didapatkan hasil pada kategori cukup . -75%) sebanyak 13 siswi dan kurang (<. Bisa kesimpulan yang menjadi mayoritas peserta adalah pada kategori kurang. Kesimpulan Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa Terdapat perbedaan . Jurnal Pengabdian Kepada Masyrakat, e-ISSN: 2775-2437 Vol. 1 No. 1 Edisi Juni 2021 https://ejournal. id/index. php/JPK =============================================================================================== Received: 07 June 2021 :: Accepted: 24 June 2021 :: Published: 30 June 2021 brainstorming terhadap pengetahuan remaja perempuan tentang menstruasi di SMA Negeri 1 Beringin Kecamatan Sidodadi Ramunia Kabupaten Deli Serdang. https://repositori. id diakses pada 17 April 2021 Rama Wahyu Rusinto. Efektivitas Menggunakan Teknik Simulation Game Berbasis Permainan Roda Berputar Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas XI Ips 2 Di Sma Negeri 1 Grogol Tahun 2017/2018 https://simki. diakses pada 3 April 2021 Sri Ayu Maharani. Linda Ratna Wati. Yuseva Sariati . Perbandingan Efektivitas Metode Brain Storming Dan Simulation Game Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kanker Payudara Pada Siswi Kelas XII SMAN 4 Malang : https://joim. diakses pada: 15 Maret 2021 Sri Lestari Kartikawati. Hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswa kebidanan tingkat i ( remaja akhir usia 18-21 tahu. Di stikes Bhakti Kencana Bandung tahun 2016 : https://scholar. diakses pada 2 April 2021 Yuni. N . Buku Saku Personal Hygiene GEN. Yogyakarta : Nuha Medika Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih disampaikan kepada Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dan kepala sekolah SMA Negeri 1 Beringin Kecamatan Sidodadi Ramunia Kabupaten Deli Serdang,semua siswi SMA serta semua pihak yang membantu dalam kegiatan PKM ini, semoga PKM ini bermanfaat untuk semua pembaca. Daftar Pustaka