Personal Hygiene Pada ODGJ Dengan Defisit Perawatan Diri Di Kelurahan Pondok Belakang Kota Bengkulu Lolika Sapitri 1. Fera Yulianti 2. Tiara 3. Putri Karli 4. Becca Intan Lestari 5. Sinta Nurya 6 . Program studi S1 Ilmu keperawatan. STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu Email: 1 lolikasafitri344@gmail. com ,2 ferayulianti2019@gmail. com ,3 tiarapga92@gmail. com ,4 putrikarliandara21@gmail. com ,5 Beccabengkulu0902@gmail. com ,6 sintanurya@gmail. ARTICLE HISTORY Received . December 2. Revised . Januari 2. Accepted . Januari 2. KEYWORDS Gangguan perawatan diri. Orang dengan Gangguan Jiwa. Kesehatan mental This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Defisit perawatan diri adalah ketidakmampuan atau kesulitan dalam melakukan aktivitas penting sehari-hari seperti mandi, makan, berpakaian, dan menjaga kebersihan. Kemampuan merawat diri secara mandiri penting untuk menjaga keutuhan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas Oleh karena itu, strategi untuk mencegah defisit perawatan diri sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup tunawisma dengan gangguan mental. Perawatan diri merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mencakup aktivitas yang dilakukan individu untuk meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan psikologis. Namun, beberapa orang memiliki kekurangan dalam kemampuan merawat diri sendiri dengan baik, sehingga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka. Defisit perawatan diri adalah ketidakmampuan atau ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan. ABSTRACT Self-care deficit is the inability or difficulty in carrying out important daily activities such as bathing, eating, dressing, and maintaining hygiene. The ability to care for oneself independently is important to maintain physical and mental integrity and improve quality of life. Therefore, strategies to prevent self-care deficits are essential to improve the quality of life of homeless people with mental disorders. Self-care is an important aspect of maintaining overall health and includes activities that individuals undertake to improve physical, emotional and psychological However, some people lack the ability to care for themselves well, which can have a negative impact on their mental health. Self-care deficit is the inability or inability to perform selfcare activities necessary to maintain health and well-being. PENDAHULUAN Defisit perawatan diri adalah ketidakmampuan atau kesulitan dalam melakukan aktivitas penting sehari-hari seperti mandi, makan, berpakaian, dan menjaga kebersihan. Kemampuan merawat diri secara mandiri penting untuk menjaga keutuhan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, strategi untuk mencegah defisit perawatan diri sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup tunawisma dengan gangguan mental (Cremer et al. , 2. Personal hygiene merupakan upaya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan diri untuk memperoleh kesejahteraan baik secara fisik dan psikologi. Kebutuhan personal hygienetidak hanya dibutuhkan untuk orang yang sehat, tetapi juga untuk orang yang sakit. Personal hygiene merupakan suatu kebutuhan primer, jika personal hygienetidak dilakukan akan berdampak buruk dan akan mengakibatkan ketidaknyamanan pada diri seseorang(Nurlaila, 2. Dalam konsep defisit perawatan diri ini terdapat empat komponen yang saling mempengaruhi yaitu Kondisi defisit perawatan diri terjadi ketika kemampuanyang dimiliki ODGJ lebih kecil daripada kebutuhan perawatan dirinya. Kemampuan klienini dapatdipengaruhi olehfactor pendukung dan penghambat yang berasal dari dalam maupun berasal dari luar individu, sedangkanuntuk memenuhi kebutuhan perawatan diridiperlukan bantuan daritenaga keperawatan. (Robby Prihadi Aulia Erlando. Perawatan diri merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan dan mencakup aktivitas yang dilakukan individu untuk meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan Namun, beberapa orang memiliki kekurangan dalam kemampuan merawat diri sendiri dengan baik, sehingga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mereka. Defisit perawatan diri adalah ketidakmampuan atau ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas perawatan diri yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan (Martynez et al. , 2. Defisit perawatan diri sangat berpengaruh bagi kesehatan fisik, seseorang dapat mengalami banyak gangguan kesehatan yang akan dideritanya karena tidak terpeliharanya kebersihan perorangan dengan baik, gangguan fisik yang terjadi adalah gangguan integritas kulit, gangguan membrane mukosa Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 3 No. 1 Januari 2024 page: 135Ae138 | 135 mulut, infeksi pada mata dan telinga, serta gangguan fisik lainnya. Dampak lainya apabila defisit perawatan diri tidak ditangani maka akan berakibat buruk baik bagi orang lain serta lingkungan Untuk dampak psikososial yaitu gangguan kebutuhan rasa nyaman, kebutuhan dicintai dan mencintai, kebutuhan harga diri, aktualisasi dan gangguan interaksi social (Sedyn et al. , 2. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dikelurahan pondok belakang,kota bengkulu dengan judul pendidikan kesehatan tentang personal hygiene pada Odgj dengan defisit perawatan diri dimana seluruhnya berjumlah 1 orang dan dilakukan pada tanggal 2 November 2023 tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: Membangun hubungan saling percaya sesuai prinsip komunikasi terapeutik. Indentifikasi klien dan kemampuan mengikuti kebersihan diri, berpakaian, makan dan buang air besar atau kecil. Jelaskan pentingnya kebersihan diri Melakukan sptk Defisit perawatan diri Jelaskan peralatan yang diperlukan dan cara membersihkan diri HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian pada ODGJ ini dilakukan pada kamis, 2 november 2023 di kelurahan Pondok Belakang, kota Bengkulu pada pukul 11. 00 - selesai. Pada penelitian ini ditemukan satu ODGJ jalanan bernama Pertama Tim memperkenalkan diri terlebih dahulu dan mejelaskan tujuannya. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui permasalahan apa yang dihadapi ODGJ, dan apa hambatannya selama hidup di jalanan. Defisit perawatan diri pada ODGJ adalah isu yang mendalam dan kompleks, karena dapat berdampak negatif pada kualitas hidup mereka dan meningkatkan risiko komplikasi kesehatan yang lebih ODGJ dengan defisit perawatan diri memerlukan perhatian khusus dalam hal perawatan kesehatan dan dukungan sosial untuk membantu mereka mengatasi kesulitan dalam menjaga kesehatan dan perawatan diri mereka. Kesimpulan jurnal akan mencakup temuan-temuan penting, rekomendasi, dan implikasi yang dapat digunakan oleh praktisi kesehatan mental dan peneliti untuk meningkatkan perawatan bagi ODGJ dengan defisit perawatan diri. Gambar 1 Penyuluhan kesehatan tentang Defisit keperawatan diri di kelurahan Pondok Belakang Kota Bengkulu tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, saat melakukan tindakan pembersihan pada ODGJ tidak memberontak dan mengikuti dengan baik. ODGJ tidak mampu dalam merawat diri seperti minum, makan, mandi dan berhias secara mandiri dengan bersih. Oleh karena itu personal hygiene yang menurun dengan fakta yang ditemukan dilapangan pasien tersebut terlihat tidak terurus, bau serta terlihat mengalami gangguan kesehatan terutama pada kulitnya. 136 | Lolika Sapitri,Fera Yulianti. Tiara. Putri Karli. Becca Intan Lestari. Sinta Nurya. Personal Hygiene. Berdasarkan hasil observasi langsung dilapangan pada saat melakukan penelitian, odgj tidak dapat memperhatikan kebersihan dirinya seperti kebersihan kuku, rambut serta menggosok gigi dan pakaian mungkin hal ini terlihat sepeleh tetapi bagi pasien jiwa hal ini sangat penting agar mereka dapat diterima dilingkungan sosial dan dapat terhindar dari penyakit lain. KESIMPULAN DAN SARAN Defisit perawatan diri adalah istilah yang biasanya digunakan dalam bidang perawatan kesehatan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang mengalami kesulitan dalam merawat diri sendiri, seperti mandi, berpakaian, makan, atau melakukan aktivitas sehari-hari lainnya. Ini bisa disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan fisik atau mental. Penting untuk mencari bantuan dari profesional kesehatan jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami defisit perawatan diri. Profesional kesehatan dapat membantu mengevaluasi masalah ini dan memberikan perawatan yang sesuai. ODGJ dengan defisit perawatan diri memerlukan perhatian khusus dalam hal perawatan kesehatan dan dukungan sosial untuk membantu mereka mengatasi kesulitan dalam menjaga kesehatan dan perawatan diri mereka. Kesimpulan jurnal akan mencakup temuan-temuan penting, rekomendasi, dan implikasi yang dapat digunakan oleh praktisi kesehatan mental dan peneliti untuk meningkatkan perawatan bagi ODGJ dengan defisit perawatan diri. Bagi perawatDiharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik pada pasien, khususnya asuhan keperawatan jiwa. Supaya klien mendapat kepuasan dalam perawatan. Bagi pasien Diharapkan keluarga klien dan klien dapat mengetahui bagaimana proses mengubah pola hidup lebih baik dan sehat supaya memperluas wawasan mengenai asuhan keperawatan jiwa dengan masalah defisit perawatan diri, dengan wawasan luas keluarga dan klien mampu mengembangkan diri dalam keluarga juga memberikan pengetahuan kesehatan mengenai asuhan keperawatan jiwa dengan masalah defisit perawatan diri. UCAPAN TERIMA KASIH