Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika ELIMINASI HARMONISA PADA INDUCTION FURNACE MENGGUNAKAN FILTER HYBRID Hadi Setiawan. Belly Yan Dewantara. Istiyo Winarno. Fakultas Teknik Dan Ilmu Kelautan Ae Universitas Hang Tuah Surabaya Jl. Arif Rahman Hakim No. 150 Kec. Sukolilo. Surabaya, 60111. Jawa Timur. Indonesia E-mail: . hadisetiawan1213@gmail. com, . winarno@hangtuah. id, . bellyyandewantara@hangtuah. 1,2. ABSTRAK Induction Furnace merupakan peralatan yang banyak digunakan dalam industri logam atau baja, peralatan tersebut biasanya digunakan untuk mengolah mineral logam atau non logam pada proses reduksi maupun peleburan. Induction furnace memiliki nilai frekwensi dalam sebuah tungku induksi nilainya bisa mencapai 2000Hz, dan tegangan DC dapat diatur mencapai 800VDC. Dengan menggunakan filter dapat mengurangi harmonisa sekecil mungkin hingga bentuk gelombangnya semakin mendekati sinusoidal. Penelitian untuk menganalisa langkah-langkah pemasangan filter hybrid untuk meredam distorsi harmonisa. Hasil analisa dari simulasi filter hybrid dapat mengurangi nilai total harmonic distortion dengan nilai THD menurut Ie 152-1992 sebesar 0. Kata kunci: Filter Hybrid. Filter Pasif. Induction Furnace. Total Harmonic Distortion (THD) ABSTRACT Induction Furnace is equipment that is widely used in the metal or steel industry, this equipment is usually used to process metallic or non-metallic minerals in the reduction or smelting Induction furnaces have a frequency value in an induction furnace that can reach 2000Hz, and the DC voltage can be adjusted to reach 800VDC. By using a filter you can reduce harmonics as small as possible until the waveform is closer to sinusoidal. Research to analyze the steps for installing a hybrid filter to reduce harmonic distortion. The analysis results from the hybrid filter simulation can reduce the total harmonic distortion value with the THD value according to Ie Keywords: Hybrid Filter. Passive Filter. Induction Furnace. Total Harmonic Distortion (THD) PENDAHULUAN untuk melebur. Untuk meningkatkan efisiensi sistem dan untuk menghemat waktu produksi Induction furnace merupakan peralatan dalam otomasi industri digunakan otomatisasi yang banyak digunakan dalam industri logam terdiri dari sejumlah besar beban non-linier. atau baja, induction furnace adalah sebuah tanur Pada sistem tenaga listrik yang ideal listrik yang memanfaatkan prinsip induksi untuk energi yang disalurkan dalam tegangan yang memanaskan logam hingga titik leburnya. Panas konstan dan frekuensi konstan dengan bentuk yang digunakan pada tanur induksi berasal dari gelombang sinusoidal. Pada sistem kelistrikan pemanasan induksi medium konduktif . iasanya banyaknya penggunaan beban non-linier dapat Induction furnace bekerja pada frekuensi menimbulkan perubahan bentuk gelombang asli operasi berkisar antara frekuensi utilitas . atau yang disebabkan oleh interaksi antara bentuk 60 H. hingga 400 kHz atau lebih tinggi, gelombang sinusoidal dengan gelombang lain biasanya tergantung pada ukuran dan material sehingga dapat menyebabkan harmonisa. Pada yang akan dilebur, kapasitas . dari tanur, saat ini sebagian besar pemakaian beban listrik di dan kecepatan mencair leburan yang diperlukan masyarakat terutama di Indonesia hampir 90% Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika memakai beban non-linier. Beban non-linear beban-beban listrik yang menarik arus sinusoidal inilah yang banyak menimbulkan permasalahan . ebentuk dengan tegangan yang menyuplainy. , pada sistem kualitas daya mengingat banyak sedangkan beban-beban non-linear menarik arus sekali beban yang berbasis elektronika daya yang dalam bentuk non-sinusoidal, walaupun disuplai dapat merusak barang elektronik dan dari tegangan sinusoidal. menurunkan kualitas daya pada sistem Arus yang tidak berbentuk sinusoidal kelistrikan. tersebut menjadi komponen arus frekuensi tinggi Non-linier ini beban menarik arus non- yang terinjeksi ke jala-jala, yang dikenal dengan sinusoidal maka beban ini menghasilkan nama arus harmonisa. Arus harmonisa ini dapat harmonik, arus harmonik mengalir dari beban ke menimbulkan beberapa efek negatif, baik bagi sumber maka arus terdistorsi melewati semua pelanggan maupun power provider. Kerugian impedansi antara beban ke sumber. Arus akibat harmonisa mencakup aspek teknis, biaya harmonik ini lewat melalui impedansi sistem dan keandalan. menyebabkan penurunan tegangan untuk masing- 2. Sumber Harmonisa masing frekuensi dan tegangan harmonik Sumber harmonik secara garis besar terdistorsi induction furnace menghasilkan terdiri dari 2 jenis yaitu peralatan yang memiliki masalah kualitas daya karena konverter daya AC- kondisi saturasi . aturate devic. dan peralatan DC-AC bergantung pada jumlah pulsa elektronika daya . ower electronic equipmen. Peralatan yang memiliki kondisi saturasi Fenomena modulasi silang dalam tautan biasanya memiliki komponen yang bersifat AC-DC-AC dari instalasi IMF tanpa biji magnetik seperti transformator, mesin Ae mesin dihasilkan listrik, tanur busur listrik, peralatan yang interharmonik, karakteristik dan tidak seperti menggunakan power supply, dan magnetik biasanya harmonik dalam bentuk gelombang arus ballast. Peralatan elektronika daya biasanya garis sisi grid. Penggunaan jenis beban ini secara menggunakan komponen-komponen elektronika langsung akan mempengaruhi kualitas daya daya seperti thyristor, dioda, dan lain-lain. listrik karena arus pada beban non linier tidak 2. Standart Harmonisa berbentuk gelombang sinusoidal murni meskipun Ada dua kriteria yang digunakan untuk sumber tegangan yang dipakai berbentuk mengevaluasi distorsi harmonik (Standar gelombang sinusoidal murni. harmonisa berdasarkan Ie 519-1992 seperti Untuk mengatasi masalah harmonisa ini ditunjukkan pada tabel . , yaitu batasan untuk akan disimulasikan menggunkan filter hybrid harmonisa arus dan batas harmonisa tegangan. yang merupakan penggabungan filter pasif dan Untuk standar harmonisa arus ditentukan oleh filter aktif yang dikonfigurasikan seri. Penelitian rasio Isc/IL. Isc adalah arus hubung singkat yang untuk menganalisa langkah-langkah pemasangan ada pada inverter sebagai driver motor sinkron 3 filter hybrid untuk meredam distorsi harmonisa, fasa, sedangkan IL adalah arus beban menganalisa daya menggunakan software fundamental. Sedangkan MATLAB. Analisa dilakukan sebelum dan harmonisa tegangan ditentukan oleh tegangan sesudah pemasangan filter hybrid. Hasil analisa sistem yang dipakai. dari simulasi filter hybrid dapat mereduksi distorsi harmonisa dengan nilai THD menurut 2. Akibat Yang Ditimbulkan Harmonisa Ie 152-1992. Pengaruh harmonik pada peralatan tenaga listrik secara umum terbagi menjadi tiga, yaitu: METODE PENELITIAN Nilai rms baik tegangan maupun arus meningkat. Harmonisa Pada Sistem Tenaga Listrik 2. Nilai puncak . eak valu. tegangan dan arus Kecenderungan penggunaan beban meningkat. non-linear dalam jumlah besar dalam sistem 3. Frekuensi sistem menurun. tenaga listrik telah menimbulkan masalah yang tidak dipikirkan sebelumnya. Berbeda dengan Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Tabel 1. Ie STD. 519-1992 Ie-519 Voltage Distortion Limits Bus Voltage at PCC ycycycyc (%) ycycycyc (%) Harmonik dapat menyebabkan kesalahan pada peralatan pengukuran listrik yang menggunakan prinsip induksi magnetik. Efek yang bersifat kontinu dan yang dapat mengkibatkan pemanasan. yiy yeUyc and below Pemanasan kapasitor Kapasitor sensitif terhadap perubahan yiy. yayaya yeUyc through yayiya yeUyc beban maka ketika terjadi harmonik akan menyebabkan rugi-rugi meningkat. Ketika terjadi yayiya yeUyc and above harmonik, beban semakin reaktif sehingga IHDv = Individual harmonik Voltage Distortion kapasitor harus mencatu lebih banyak daya reaktif THDv = Total harmonik Voltage Distortion kepada sistem. Pemanasan pada mesin-mesin listrik Tabel 2. Ie STD. 519-1992 Ie-519 Akibat harmonik pada mesin adalah Maximum Odd-Harmonik Current bertambahnya rugi-rugi pada mesin. Hal ini Isc/IL n<11 11n<17 17n< 23n< 35n TDD diakibatkan oleh meningkatnya rugi-rugi pada stator dan perbedaan kecepatan yang diakibatkan oleh medan yang dihasilkan oleh harmonik dengan <20 Arus harmonik juga menimbulkan panas lebih dan apabila mesin terus-menerus 20<50 dioperasikan pada kondisi ini akan mengurangi 50<100 umur dan merusak mesin. Transformator 100<1000 Transformator distribusi yang mencatu non linear akan menimbukan arus >1000 harmonik kelipatan tiga ganjil. Harmonik ini akan (%) Limits for General Distribution Sistems . menghasilkan arus netral yang lebih tinggi dari arus fasa. Akibatnya terjadi penigkatan temperatur Volts Ae69,000 Volt. pada kawat netral. Dampak lanjutannya, akan Masing-masing elemen membangkitkan terjadi sirkulasi arus urutan nol pada belitan delta distorsi yang spesifik. Nilai rms lebih besar dapat sehingga temperatur meningkat. Hal ini akan menyebabkan pemanasan lebih dan nilai puncak mengakibatkan penurunan efisiensi transformator lebih besar yang dapat membuat alat ukur dan dapat mengakibatkan kerusakan. Rugi-rugi terganggu kinerjanya sehingga memberikan yang terjadi pada transformator adalah rugi-rugi indikasi yang salah. Frekuensi mempengaruhi inti dan rugi-rugi belitan. Rugi-rugi inti karena impedansi kabel dan dengan frekuensi 400 Hz atau fluks yang dibangkitkan di dalam inti bila lebih maka akan sulit untuk mengatasi jatuh transformator dieksitasi. Rugi-rugi belitan yang Fenomena resonansi dapat terjadi pada terdiri dari I 2R dan stray losses dibangkitkan oleh frekuensi tertentu dan dapat menyebabkan arus arus yang mengalir melalui transformator. Akibat dari harmonik lain ialah interferensi frekuensi meningkat. Secara khusus efek yang ditimbulkan pada sistem telekomunikasi karena biasanya harmonik pada sistem tenaga listrik dapat dibagi sistem komunikasi letaknya berdekatan dengan sistem tenaga listrik. Sistem pengaman seperti relay dapat berkurang kemampuannya untuk Efek negatif jangka pendek Tegangan harmonik dapat mengganggu merasakan gangguan ketika terjadi harmonik pengendalian yang digunakan pada sistem karena sifar relay itu sendiri yang sensitif terhadap perubahan frekuensi dan arus. Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Induction Furnace induksi mengakibatkan naiknya temperatur bahan. Laju kenaikkan temperatur akan berbeda-beda Induction furnace adalah tungku listrik untuk setiap jenis maupun ukuran bahan sebab dimana panas diterapkan dengan pemanasan resistansi dari setiap bahan tersebut berbeda. induksi logam. Keuntungan dari tungku induksi Sebatang silinder logam diletakan pada sebuah adalah, proses peleburan hemat energi dan baik kumparan yang dialiri arus bolak-balik, maka dikendalikan bersih dibandingkan dengan medan magnet yang terbentuk oleh kumparan kebanyakan cara lain peleburan logam. Secara akan menimbulkan arus induksi pada silinder umum tanur induksi digolongkan sebagai tanur Silinder logam menjadi panas oleh energi pelebur . elting furnac. dengan frekuensi kerja panas joule yang timbul akibat lompatan elektron . atau 10000 H. atau lebih tinggi dan tanur dari arus induksi yang terhambat oleh resistansi penahan panas . olding furnac. yang bekerja dari logam. Pada pemanasan dengan induksi pada frekuensi jala-jala. Induction furnace bekerja seperti ditunjukkan pada gambar 1, gelombang dengan prinsip transformator dengan kumparan primer dialiri arus AC dari sumber tenaga dan kepermukaan benda serta menembus benda kumparan sekunder. tersebut hingga kedalaman tertentu, maka Kumparan sekunder yang diletakkan di sepanjang penampang medan magnit ini akan dalam medan magnet kumparan primer akan timbul arus induksi. menghasilkan arus induksi. Berbeda dengan transformator, kumparan sekunder digantikan oleh Pada penelitian ini merupakan suatu perancangan bahan baku peleburan serta dirancang sedemikian filter hybrid dimodelkan dalam bentuk kombinasi rupa agar arus induksi tersebut berubah menjadi antara pemasangan filter hybrid dan filter pasif. panas yang sanggup mencairkannya. Sesuai Pada penelitian ini filter hybrid diharapkan dapat dengan frekuensi kerja yang digunakan, tanur mengkompensasi munculnya harmonisa pada induksi dikategorikan sebagai tanur induksi Filter hybrid dimodelkan dalam bentuk frekuensi jala-jala . Hz Ae 60 H. dengan kombinasi antara pemasangan filter aktif dan filter kapasitas lebur diatas 1 ton/jam dan tanur induksi pasif bertujuan untuk mencegah meluasnya frekuensi menengah . Hz Ae 10000 H. untuk harmonisa filter aktif dipasang seri dengan beban tanur dengan kapasitas lebur rendah frekuensi jalanon linear sedangakan, filter pasif dipasang secara jala pada tanur induksi frekuensi menengah diubah pararel terhadap beban non linear, tujuannya untuk terlebih dahulu dengan menggunakan thyristor menggagalkan daya arus harmonisa menuju menjadi freukensi yang lebih tinggi sebelum sumber filter aktif juga dapat mengkompensasi dialirkan kekumparan primer. faktor daya atau fungsi yang lain. Proses Penelitian Melakukan penelitian yang baik dan benar tidak lepas dari perencanaan dan proses penelitian yang sudah dirancang sebelumnya. Pada tahapan-tahapan dalam proses penelitian ini difungsikan sebagai pedoman dalam mengambil data-data parameter yang diperlukan. Adapun tahapan dan proses penelitian sebagai berikut : Merancang konfigurasi sistem induction furnce pada Simulink di software Matleb R2016a. Penelitian ini menggunkan induction furnace Penelitian ini membandingkan filter pasif, dan Prinsip Kerja Induction Furnace filter hybrid dengan melakukan analisis nilai Prinsip pemanasan pada benda yang THDv dan THDi apakah sudah sesuai dengan diletakkan di antara medan electromagnetic arus standart Ie 519-1992. bolak-balik akan ditembus oleh medan listrik Gambar 1. Skema Arus Induksi Pada Induction Furnace Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Pada penelitian ini merupakan suatu sebuah sistem yang telah di desain dengan sistem ekstraksi harmonisa pada induction menggunakan filter daya hybrid. furnace akibat pengaruh beban non linier yang Untuk mengekstraksi harmonisa dilakukan dengan memasukkan sumber arus dan tegangan pada induction furnace sebagai input atau data pembelajaran, berupa sinyal harmonisa yang sudah dipisahkan dengan sinyal fundamental. Dengan menggunakan filter hybrid dihasilkan dengan menggunakan filter hybrid dapat mereduksi harmonisa yang muncul sehingga hasil yang didapat lebih baik serta memiliki nilai THDv dan THDi sesuai dengan standart Ie 519-1992 seperti ditunjukkan pada gambar 2. Gambar 3. Rangkaian Filter Daya Hybrid Pada penelitian ini menggunakan beban nonlinear berupa induction furnace dengan frekuensi kerja 50 Ae 10000 Hz. Pemodelan induction furnace bisa dilihat pada gambar 4 dengan rangkaian simulink beban non linier yaitu induction furnace. Gambar 2. Diagram Perancang Proses Penelitian Pemodelan Filter Daya Hybrid Untuk pemasangan filter daya hybrid yang terdiri dari filter aktif seri dan filter pasif shunt yang dipasang secara bersamaan. Filter aktif dipasang seri dengan beban non-linear sedangkan filter pasif dipasang secara pararel terhadap beban non-linear. Filter aktif adalah filter hamonisa yang terdiri dari komponenkomponen aktif, seperti inverter yang dikontrol secara khusus dan secara aktif dapat mendeteksi komponen arus harmonisa di jaringan. Dengan cara sederhana yaitu menyuntikkan arus harmonisa yang fasanya dibuat berbeda, sehingga saling menghilangkan yang tujuannya untuk menggagalkan arus harmonisa menuju sumber. Filter aktif juga dapat mengkompensasi faktor daya atau fungsi yang lain. Berbeda dengan filter pasif yang hanya dapat memfilter satu harmonisa pada satu link filter pasif, filter aktif bisa mengkompensasi banyak harmonisa hanya dengan satu link filter aktif. Gambar 3 merupakan Gambar 4. Pemodelan Induction Furnace Tabel 3. Parameter yang digunakan dalam Parameter Tegangan Sumber 3 fasa Frekuensi Sumber Supplay Transformator 3 Fasa . u Oe yu Oe OI) Induction Furnace Injeksi Transformator Nilai Satuan 4yce 6 n ycOya 1:10 n Ton Pulse R= 0,001 X= 0,04 Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Simulasi Sebelum Pemasangan Filter Pada sistem awal ini disimulasikan tanpa menggunakan filter hybrid gelombang arus dan gelombang tegangan tidak berbentuk sinusoidal dikarenakan gelombang fundamental sudah bercampur dengan komponen harmonisa sehingga dapat dilihat pada gambar 5 dengan nilai THDi 17. 38%, yang dianalisa menggunakan analisa Fast Fourier Transform (FFT). Gambar 6. THDi pada suhu titik leleh 1550AC tanpa filter Gambar 5. Nilai THDi sebelum menggunakan Nilai THD didapatkan dari FFT Analysis Powergui pada scope yang terhubung dengan salah satu pengukur tegangan dan arus sebelum dikonsumsi oleh induction furnace. Pada gambar 5 menunjukkan gelombang tegangan sebelum penambahan filter, sumbu vertikal menunjukkan nilai tegangan dalam satuan volt dan sumbu horizontal menunjukkan orde waktu simulasi dalam detik. Simulasi Suhu Titik Leleh yayeyeyaEE Pada kasus permasalahan pertama yaitu temperatur proses suhu titik leleh 1550AC pada induction furnace. Analisa diambil pada saat sebelum dan sesudah menggunakan filter pada sistem induction furnace, . Sehingga besar THDi pada titik PCC grid saat menggunakan filter . aik filter pasif maupun filter hybri. Gambar 7. THDi pada suhu titik leleh 1550AC dengan filter pasif Gambar 8. THDi pada suhu titik leleh 1550AC dengan filter hybrid Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Tabel 4. Besar THDi pada suhu titik leleh Temperatur Proses Suhu Titik Leleh THD arus dalam persen (%) Tanpa Filter Dengan Filter Pasif Dengan Filter Hybrid Dari hasil analisa besar THD pada titik grid seperti disajikan pada tabel 4, terlihat sama hasil THDi saat sebelum menggunakan filter pasif dan filter hybrid lebih rendah, namun besar nilai arus pada grid sesudah menggunakan filter pasif lebih baik dan menggunakan filter hybrid lebih baik daripada sebelum menggunakan filter dengan, hal ini menunjukan setelah mengunakan filter pasif dan filter hybrid mendapatkan hasil yang lebih baik sebesar 0. 24% dan 0. Gambar 10 . THDi pada suhu holding 1490AC dengan filter pasif Simulasi Suhu Holding yayeyyaEE Pada kasus permasalahan kedua ini merupakan hasil running spectrum harmonisa dan bentuk gelombang dari THD arus pada induction furnace dapat dilihat pada gambar 9 bahwa terjadinya cacat terhadap bentuk gelombang arus yang diakibatkan pengoperasian induction furnace pada saat proses peleburan. Gambar 11. THDi pada suhu holding 1490AC dengan filter hybrid Berdasarkan hasil THDi pada suhu holding 1490AC simulasi setelah dipasang filter pada titik PCC grid secara keseluruhan memperlihatkan bahwa terjadi penurunan arus Terlihat untuk nilai sama sebelum pemasangan filter sebesar 11. 32% dan sesudah pemasangan filter pasif sebesar 0. 03% sedangkan untuk filter hybrid sebesar 0. 09%, telah sesuai dengan ketetapan Ie 519. Tabel 5. Besar THDi pada suhu holding 1490AC Gambar 9 . THDi Pada Suhu Holding 1490AC Tanpa Filter Temperatur Proses THD arus dalam persen (%) Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Suhu Holding 1490AC Tanpa Filter Dengan Filter Pasif Dengan Filter Hybrid Simulasi Suhu Tapping yayeyayaEE Pengoperasian induction furnace setelah peleburan masih menyebabkan nilai distorsi harmonik berada di atas standard. Terlihat gelombang arus pada titik PCC grid masih cukup tinggi belum menyerupai sinusoidal murni dan muncul ripple yang menandakan terjadi Maka bentuk gelombang sinusoidal mengalami cacat gelombang atau terdistorsi. Gambar 14. THDi pada suhu tapping 1500AC dengan filter hybrid Gambar 12 . THDi pada suhu holding 1500AC tanpa filter Setelah dilakukan pemasangan single tuned filter dan filter hybrid pada titik PCC grid didapati bahwa nilai distorsi harmonik pada suhu tapping 1500AC mengalami penurunan dan sudah memenuhi standard. Tabel 6 menunjukan data harmonik arus sebelum pemasangan filter sebesar 11. 07% dan sesudah pemasangan filter pasif sebesar 0. sedangkan untuk filter hybrid sebesar 0. 13%,. Pemasangan filter setiap orde harmonisa mengalami penurunan yang sesuai dengan standar Ie 519 2014 yaitu nilai THD arus tidak boleh melebihi 5%. Tabel 6. Besar THDi pada suhu tapping 1500AC THD arus dalam persen (%) Temperatur Proses Suhu Tapping 1500AC Gambar 13. THDi pada suhu tapping 1500AC dengan filter pasif Tanpa Filter Dengan Filter Pasif Dengan Filter Hybrid Simulasi Suhu Pouring yaycyayaEE Seperti telah dijelaskan pada tinjauan pustaka, pemasangan desain filter bertujuan agar tegangan dan arus harmonik dalam jaringan AC sampai ke tingkatan yang dapat diterima. Fungsi lain dari filter pasif dan filter hybrid adalah dapat menyediakan semua atau sebagian daya reaktif yang dikonsumsi oleh sumber harmonik atau Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika beban-beban lainnya karena filter pasif maupun filter hybrid terdiri dari elemen induktansi dan juga kapasitansi. Elemen-elemen tersebut harus agar dapat mengendalikan harmonik dengan baik. Gambar 17. THDi pada suhu pouring 1300AC dengan filter hybrid Gambar 15. THDi pada suhu pouring 1300AC tanpa filter Besar THDi titik PCC grid adalah 13. Dimana untuk harmonik arus nya berada diatas batas toleransi (O5%). Dengan kondisi tersebut, maka diperlukan pemasangan filter untuk mengeliminasi harmonik arus pada titik PCC grid. Dengan pengukur harmonik maka menghasilkan THD arus, sehingga dapat diketahui berapa persen % nilai dari THD yang dihasilkan setiap harmonik. Tabel 7. Besar THDi pada suhu pouring 1300AC THD arus dalam persen (%) Temperatur Proses Suhu Pouring 1300AC Tanpa Filter Dengan Filter Pasif Dengan Filter Hybrid Rata Ae Rata THD Setelah melakukan analisa besar THD pada induction furnace dengan 4 temperatur Gambar 16. THDi pada suhu pouring 1300AC proses yang berbeda-beda dengan disimulasikan dengan filter pasif saat sebelum dan sesudah menggunakan filter pasif dan filter hybrid berbasis PID controller Spektrum harmonik arus memperlihatkan sebagai pemilah sinyal listrik berdasarkan pada harmonik yang cukup besar terjadi pada saat frekuensi dari sinyal tersebut. Hasil analisa ratasebelum dipasang filter. Ini menandakan distorsi rata besar THD yang dihasilkan dari setiap suhu harmonik masih mendominasi pada titik PCC yang berbeda-beda dari suhu titik leleh, suhu Besar harmonik arus pada Gambar 15 telah holding, suhu tapping, suhu pouring dikarenakan melewati standar Ie 519 2014 seperti yang pada kasus permasalahan tersebut fokus pada terdapat pada landasan teori. analisa THD PCC Grid. Diterima Redaksi : 16-01-2024 | Selesai Revisi : 15-05-2024 | Diterbitkan Online : 16-05-2024 Volume 19 Nomor 1 . 116-126 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Tabel 8. Rata-Rata THD THD arus dalam persen (%) Temperatur Proses Suhu titik leleh Suhu holding 1490AC Suhu tapping 1500AC Suhu pouring 1300AC Sebelum Terpasang Filter Sesudah Terpasang Filter Pasif Sesudah Terpasang Filter Hybrid satunya tercapainya nilai harmonik yang kecil sesuai batas standar yang telah ditetapkan, maka terdapat masukan untuk penelitian selanjutnya : Untuk pengembangan sistem, filter Hybrid ini sebaiknya juga diaplikasikan untuk sistem yang menggunakan beban nonlinear. Melakukan pemasangan filter pada software yang berbeda untuk mendapat akurasi serta presisi yang lebih baik. DAFTAR PUSTAKA