Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik Menentukan Kelayakan Pelayanan Service Advisor Pada PT. Sutan Indo Aneka Mobil Pematangsiantar dengan Metode Weighted Sum Model Mian Manimpan Siahaan 1. Irfan Sudahri Damanik 2. Ilham Syaputra Saragih 3 1Mahasiswa STIKOM Tunas Bangsa. Pematangsiantar. Sumatera Utara. Indonesia 2,3STIKOM Tunas Bangsa. Pematangsiantar. Sumatera Utara. Indonesia Jln. Sudirman Blok A No. 1-3 Pematangsiantar. Sumatera Utara 1miand9haan@gmail. com, 2irfansudahri@stikomtunasbangsa. 3ilhamsyahputrasaragih@gmail. Abstract Service becomes one of the important things in the form of business activities engaged in Worthiness in providing the best service must be through a good judgment. There are company indicators in assessing the feasibility of service advisor at PT. Sutan Indo Aneka Mobil Pematangsiantar. This requires a method to be able to assist the company in making decisions (MCDM). Weighted Sum Model (WSM) method is the best solution to help companies in determining the feasibility of service with many criteria. Keywords: Decision support system, service. Weighted sum Model (WSM) Model Abstrak Pelayanan merupakan salah satu hal penting dalam bentuk kegiataan usaha bergerak di bidang jasa. Kelayakan seseorang dalam memberikan pelayanan terbaik haruslah melalui sebuah penilaian yang baik. Indikator perusahaan dalam penilaian kelayakan pelayanan seorang service advisor pada PT. Sutan Indo Aneka Mobil pematangsiantar memiliki banyak kriteria. Hal ini membutuhkan sebuah metode untuk dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan. Dengan penerapan salah satu Multi Criteria Decission Making (MCDM) diharapkan mampu mengatasi kendala tersebut. Metode Weighted Sum Model(WSM) merupakan solusi terbaik dalam membantu perusahan dalam menentukan kelayakan pelayanan dengan banyak kriteria. Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, pelayanan, metode Weighted sum Model(WSM) PENDAHULUAN Dalam persaingan dunia usaha yang semakin berkembang saat ini membuat setiap pelaku usaha bersaing untuk meningkatkan daya tarik kepada konsumen melalui berbagai aspek yang mana salah satunya dari segi pelayanan. Menurut Kotler dalam Penelitian . AuPengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada JNE Cabang BandungAy. Dalam penelitian tersebut menjelaskan bahwa kualitas pelayanan adalah suatu cara kerja perusahaan yang berusaha mengadakan perbaikan mutu secara terus-menerus terhadap proses, produk dan service yang dihasilkan perusahaan. Pelayanan yang berkualitas berperan penting dalam membentuk kepuasan konsumen, dan menciptakan keuntungan bagi Dalam penelitian tersebut juga dijelaskan bahwa kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja . tau hasi. suatu produk dan harapan-harapannya. Kepuasan konsumen terhadap perusahaan jasa diartikan sebagai suatu keadaan dimana harapan konsumen terhadap suatu pelayanan sesuai dengan Menentukan Kelayakan Pelayanan Service dengan Metode Weighted Sum Model (Mian Manimpan Siahaa. Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik kenyataan yang diterima tentang pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Jika pelayanan suatu perusahaan jasa tersebut jauh dibawah harapan konsumen maka konsumen akan kecewa. Sebaliknya, jika layanan yang diberikan memenuhi harapan konsumen, maka konsumen akan senang. Harapan konsumen dapat diketahui dari pengalaman mereka sendiri saat menggunakan pelayanan suatu perusahaan jasa, omongan orang lain dan informasi iklan. PT. Sutan Indo Aneka Mobil Pematangsiantar merupakan salah satu perusahaan cabang Toyota Astra Motor di Indonesia yang bergerak dalam bidang penjualan dan perbaikan . kendaraan merk Toyota, yang mana setiap pelayanannya harus memenuhi standarisasi dan mempertahankan costumer delight . elanggan yang loya. Service Advisor (SA) merupakan petugas yg berinterkasi langsung dengan pelanggan saat akan melakukan perbaikan kendaraan di bengkel Toyota. Bertugas memastikan perbaikan yang dilakukan, mengestimasikan waktu dan biaya, bahkan memastikan bahwa pelanggan benar-benar puas saat melakukan perbaikan kendaraan nya. Dalam kegiatannya, seorang service advisor (SA) harus mampu menjaga kepuasan pelanggan, untuk itu SA di tuntut harus bisa memberikan pelayanan terbaik dalam melayanai pelanggan yang sesuai dengan standarisasi dan dapat mencapai target yang di berikan dalam tingkat kepuasan pelanggan. Namun dalam kegiatannya, penulis mengamati bahwa masih adanya penilaian ketidakpuasan terhadap pelayanan SA oleh pelanggan service yang di terima melalui hasil laporan perusahaan. Dalam mengatasi hal tersebut, penulis juga melihat perusahaan belum menggunakan sebuah metode penilaian yang mampu mengatasi permasalah dalam menentukan kualitas pelayanan SA dengan banyak kriteria. Dengan menggunakan metode WSM sebagai metode yang dipilih dan dengan berdasarkan kriteria dengan tujuan Agar perusahaan dapat mengetahui kinerja pelayanan seorang SA. Mencipatkan mutu pelayanan yang baik dalam melayanai pelanggan servis, dan Menjaga stabilitas performa perusahaan dalam memenuhi target yang diberikan sehingga diharapkan nantinya akan mampu membantu perusahaan dalam mengambil keputusan. Baik dalam memberikan pelatihan kembali atau memantau kenerja SA tersebut. METODOLOGI PENELITIAN Pengumpulan Data Penelitian dilakukan di PT. Sutan Indo Pematangsiantar. Berikut adalah data penilaian yang penulis dapatkan dalam membangun sistem pendukung keputusan dalam menentukan kelayakan pelayanan di PT. Sutan Indo Aneka Mobil Pematangsiantar menggunakan Metode Weighted Sum Model: Data kriteria Tabel 1. Data Kriteria No Kriteria Keterangan Bobot Faktor Estimasi 0,45 Faktor Loyality 0,15 Faktor Penampilan diri 0,15 Faktor Attitude 0,25 Menentukan Kelayakan Pelayanan Service dengan Metode Weighted Sum Model (Mian Manimpan Siahaa. Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik . Data nilai rekomendasi dan subkriteria : Tabel 2. Nilai Rekomendasi Keterangan Nilai 1 Sangat merekomendasikan Ou85 Merekomendasikan Ou70 3 Kurang merekomendasikan Ou50 Tidak merekomendasikan >50 Tabel 3. Penjabaran Subkriteria dan Nilai Pembobotan Kriteria Keterangan Nilai Perbaikan 0,50 A A2 Waktu 0,25 Biaya 0,25 Kepekaan 0,50 Simpati & empati 0,50 Pakaian rapih 0,50 C2 Wajah bersih,dan tidak berjanggut 0,50 Senyum sapa 0,50 D D2 Intonasi suara 0,25 Tutur bicara 0,25 Data Alternatif Tabel 4. Data Alternatif No Alternatif Nilai SA1 Fahri pane SA2 Muhammad Hafiz SA3 Farid Abdilah SA4 Dedi Andika SA5 Arifin Lubis Metode Penelitian . Sistem Pendukung Keputusan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan suatu pendekatan atau metodelogi untuk mendukung keputusan. SPK menggunakan CBIS (Computer Based Information Syste. yang fleksibel, interaktif dan dapat diadaptasi, yang dikembangkan untuk mendukung solusi untuk masalah manajemen spesifik yang tidak terstruktur. SPK menggunakan data, memberikan antarmuka pengguna yang mudah dan dapat menggabungkan pemikiran pengambil keputusanAy . Sedangkan dalam tulisan yang lain. AuSistem Pendukung Keputusan adalah sistem penghasil informasi spesifik yang ditujukan untuk memecahkan suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manager pada berbagai tingkatan. Dengan kata lain Sistem Pendukung Keputusan adalah Menentukan Kelayakan Pelayanan Service dengan Metode Weighted Sum Model (Mian Manimpan Siahaa. Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik suatu sistem informasi berbasis komputer yang menghasilkan berbagai alternatif keputusan untuk membantu manajemen dalam menangani berbagai permasalahan yang terstruktur dengan menggunakan data dan modelAy . Weighted Sum Model (WSM) Weighted Sum Model (WSM) adalah model umum, telah digunakan untuk aplikasi yang berbeda seperti robotika, processor, dan lain-lain. Ini adalah metode yang sering digunakan pada permasalahan dimensi tunggal. Kesulitan pada metode ini muncul ketika kriteria yang digunakan bukanlah kriteria dimensi tunggal atau multi dimensi. Dalam permasalahan tersebut, maka kriteria yang ada harus disamakan menjadi satu dimensi yang sama. Metode ini merupakan bagian dalam metode MCDM . ulti-criteria decision makin. dalam mengevaluasi nilai setiap Adapun algoritma penyelesaian dari metode ini adalah : Langkah I : Mengidentifikasi terlebih dahulu dari kreteria dan Alternatif yang digunakan dalam penyelesaian Masalah. Langkah II: Menghitung Nilai WSM-Score. Adapun rumus yang digunakan dalam metode ini yaitu: Oc Dimana : n = Jumlah kriteria = Bobot dari setiap kriteria = Nilai matrik x Langkah i : Melakukan perangkingan HASIL DAN PEMBAHASAN Perhitungan Menggunakan Algoritma Weighted Sum Model (WSM) Sebelum memasuki tahap perhitungan dengan algoritma Weighted Sum Model (WSM), penulis terlebih dahulu membuat rating kecocokan alternatif terhadap kriteria, dari data nilai alternatif yang penulis dapatkan dari hasil wawancara yang penulis lakukan sebelumnya. Berikut adalah tabel nilai alternatif untuk setiap kriteria : Tabel 4. Nilai Alternatif setiap kriteria Kriteria Sub SA1 Fahri SA2 Hafiz Alternatif SA3 SA4 Farid Dedi SA5 Arifin Menentukan Kelayakan Pelayanan Service dengan Metode Weighted Sum Model (Mian Manimpan Siahaa. Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik Kriteria Sub SA1 Fahri SA2 Hafiz Alternatif SA3 SA4 Farid Dedi SA5 Arifin Dari tabel 5 diatas maka di peroleh Matriks x berikut ini : Dengan bobot sebagai berikut : Setelah keseluruhan data yang diperlukan seperti kriteria, bobot kriteria, sampel alternatif, serta rating kecocokan alternatif terhadap kriteria telah tersedia, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perhitungan dengan menggunakan algoritma WSM yaitu menghitung nilai utility untuk masing-masing kriteria : Dari persamaan tersebut maka dapat perhitungan sebagai berikut : E SA1 = . ,5 * . ,25 * . ,25 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,25 * . ,25 * . = 47,5 22,5 22,5 50 45 45 45 50 23,75 22,5 = 373,75 E SA2 = . ,5 * . ,25 * . ,25 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,25 * . ,25 * . = 50 23,75 25 40 45 45 45 40 20 20 = 363,75 E SA3 = . ,5 * . ,25 * . ,25 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,25 * . ,25 * . = 47,5 22,5 21,25 40 42,5 40 45 47,5 22,5 22,5 = 351,5 E SA4 = . ,5 * . ,25 * . ,25 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,25 * . ,25 * . = 47,5 22,5 22,5 50 50 47,5 45 50 23,75 25 = 383,75 E SA5 = . ,5 * . ,25 * . [ 0,25 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,5 * . ,25 * . ,25 * . = 45 22,5 22,5 45 50 50 50 40 22,5 23,75 = 371,25 Dari perhitungan diatas diperoleh hasil seperti pada tabel berikut : Menentukan Kelayakan Pelayanan Service dengan Metode Weighted Sum Model (Mian Manimpan Siahaa. Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik Tabel 6. Rangking untuk Alternatif Alternatif Nama Alternatif SA1 SA2 SA3 SA4 SA5 Fahri pane Muhammad Hafiz Farid Abdilah Dedi Andika Arifin Lubis 373,75 363,75 383,75 371,25 Ranking Dari perhitungan di atas bahwa SA4 > SA1 > SA5 > SA2 > SA3 sehingga dapat diputuskan bahwa SA4 merupakan alternatif yang terbaik dari alternatif yang lain dan merupakan di urutan pertama dalam daftar Service Advisor yang lebih baik dari SA lainnya. Berikut adalah tampilan hasil dari implementasi perhitungan manual masing-masing algoritma. Pada bagian ini berisi tampilan sistem dengan menggunakan algoritma WSM. Berikut diantaranya : Login Tampilan Login dapat dilihat pada gambar 1 berikut. Gambar 1. Tampilan Login Login sebagai langkah awal untuk memasuki program WSM ini. Data Perangkingan Tampilan Data Perangkingan dapat dilihat pada gambar 6. Gambar 2. Tampilan Data Proses Perangkingan Data Perangkingan berisi nilai Ae nilai yang telah ditambah sebelumnya pada data kriteria, sub kriteria dan data alternative. Kemudian pada pojok atas kanan atas, memilih eksekusi perangkingan yang berfungsi untuk menghitung hasil perangkingan yang menggunakan metode WSM pada program yang penulis Menentukan Kelayakan Pelayanan Service dengan Metode Weighted Sum Model (Mian Manimpan Siahaa. Jurnal Riset Sistem Informasi Dan Teknik Informatika (JURASIK) Volume 6 Nomor 1 Februari, pp 199-206 ISSN: 2527-5771/EISSN: 2549-7839 https://tunasbangsa. id/ejurnal/index. php/jurasik Gambar 3. Tampilan Hasil Perangkingan Pembahasan Berikut adalah hasil yang diperoleh menggunakan komputerisasi dengan aplikasi berbasis web. Tabel 7. Perhitungan Algoritma Menggunakan Komputerisasi Alternatif Nilai akhir Rangking Keterangan Fahri Pane 373,75 Sangat Merekomendasikan Mhd. Hafiz 363,75 Sangat Merekomendasikan Farid Abdilah 351,5 Sangat Merekomendasikan Dedi Andika 383,75 Sangat Merekomendasikan Arifin Lubis 371,25 Sangat Merekomendasikan Pengujian perhitungan manual yang diimplementasikan kedalam bentuk komputerisasi bertujuan untuk melihat kesesuian hasil yang diperoleh antara perhitungan secara manual maupun secara komputerisasi. Jika hasil yang diperoleh menggunakan komputerisasi sesuai dengan perhitungan manual, maka kedepannya sistem yang dibangun menjadi rekomendasi dalam menentukan kelayakan Service Advisor. SIMPULAN Berdasarkan uraian yang telah di paparkan bab demi bab dari skripsi yang penulis buat, penulis dapat menyimpulkan bahwa : Sistem yang dibangun menggunakan algoritma WSM (Weighted Sum Mode. dalam menentukan kelayakan pelayanan Service Advisor terbaik pada PT. Sutan Indo Aneka Mobil Pematangsiantar. Dengan adanya sistem ini diharapakan dapat memberikan rekomendasi kepada perusahaan dalam menentukan Service Advisor terbaik dalam pelayanannya melayani pelanggan. DAFTAR PUSTAKA