Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 KEANEKARAGAMAN MAMALIA KECIL DI HUTAN DATARAN RENDAH (Low Land Fores. TAMAN NASIONAL KUTAI. PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Boedi Isnaini1. Marlon Ivanhoe Aipassa2. Sukartiningsih3. Rachmad Budiwijaya Suba4, dan Yaya Rayadin5* 1,2,3,4,5 Fakultas Kehutanan. Universitas Mulawarman. Kampus Gunung Kelua JL. Penajam Samarinda. Kalimantan Timur. Indonesia PT Ecology and Conservation Center for Tropical Studies (ECOSITROP). Komplek Talang Sari Regency Cluster Dahlia No. C15 RT 07 Samarinda. Kalimantan Timur. Indonesia E-Mail : yaya. rayadin99@gmail. com (*Corresponding autho. Submit: 25-06-2024 Revisi: 06-09-2024 Diterima: 12-10-2024 ABSTRAK Keanekaragaman Mamalia Kecil di Hutan Dataran Rendah (Low Land Fores. Taman Nasional Kutai. Provinsi Kalimantan Timur. Keberadaan mamalia kecil dalam sebuah ekosistem memiliki peranan penting. Taman Nasional Kutai merupakan kawasan hutan konservasi di Kalimantan Timur yang memiliki kekayaan flora dan fauna, termasuk mamalia kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keanekaragaman spesies mamalia kecil di Taman Nasional Kutai, mengkaji dominasi spesies mamalia kecil di Taman Nasional Kutai dan menganalisis status perlindungan mamalia kecil di Taman Nasional Kutai (TNK). Penelitian di lakukan di tiga lokasi yaitu Sangkima. Prevab, dan Mentoko. Pada setiap lokasi dibuat transek di jalur yang tidak dilalui wisata, jalur track, dan sempadan sungai. Metode yang digunakan adalah dengan kamera trap, perangkap hidup, dan pengamatan langsung. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah jenis mamalia yang ditemukan adalah 15 jenis yang termasuk kedalam 11 famili. Indeks keanekaragaman tertinggi di TNK adalah di Prevab pada jalur track, sedangkan terendah adalah di Sangkima pada jalur bukit. Indeks keanekaragaman di TNK secara keseluruhan adalah sedang. Tidak ada dominansi pada setiap jalur track di Sangkima. Prevab, dan Mentoko. Spesies yang terdaftar dalam IUCN terdiri dari 2 VU, 2 NT, dan 2 DD. Spesies yang terdaftar dalam CITES (Convention on International Trade in Endangered Specie. terdiri dari 5 Appendix II dan 1 Appendix I. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan dua jenis mamalia kecil yang dilindungi yaitu, binatang hantu darat (Cephalopachus bancanus borneanu. dan Kukang (Nycticebus Kata kunci : Dataran Rendah. Keanekaragaman. Mamalia Kecil. Taman Nasional Kutai. ABSTRACT Diversity of Small Mammals in the Low Land Forest of Kutai National Park. East Kalimantan Province. The existence of small mammals in an ecosystem plays an important role. Kutai National Park is an East Kalimantan conservation forest with many flora and fauna, including small mammals. This study aims to analyze the diversity of small mammal species in Kutai National Park, examine the dominance of small mammal species in Kutai National Park, and analyze the protection status of small mammals in Kutai National Park (KNP). The study was conducted in three locations, i. Sangkima. Prevab, and Mentoko. At each location, transects were made on routes not used by tourists, track routes, and river borders. The methods used are camera traps, live traps, and direct observation. The study results found that the number of mammal species found was 15 species belonging to 11 families. The highest diversity index in KNP is in Prevab on the track route, while the lowest is in Sangkima on the hill route. The overall diversity index in KNP is moderate. There is no dominance on any track in Sangkima. Prevab, and Mentoko. The species listed in the IUCN consist of 2 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. VU, 2 NT, and 2 DD. The species listed in CITES (Convention on International Trade in Endangered Specie. comprised 5 Appendix II and 1 Appendix I. The study found that two small mammals are protected: the tarsius (Cephalopachus bancanus borneanu. and the slow loris (Nycticebus menagensi. Keywords : Diversity. Kutai National Park. Low Land. Small Mammals. PENDAHULUAN Keanekaragaman Indonesia termasuk yang tertinggi di Wilayahnya yang terletak di daerah tropis menyebabkan tingkat curah hujan yang cukup tinggi (Setiawan, 2. Tingkat keanekaragaman hayati di Indonesia ini terlihat dari berbagai macam ekosistem yang tersebar di berbagai wilayah (Asril et al. , 2. Hutan di pulau Kalimantan kelestarian bumi. Kelestarian hutan yang ditumbuhi berbagai jenis vegetasi pepohonan bisa menjadi paru-paru dunia yang mampu menyerap karbon dioksida dan mengubahnya menjadi oksigen (Subagio et al. , 2. Selain itu, hutan di Kalimantan juga menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis flora dan fauna. Hal ini membuat hutan Kalimantan menjadi salah satu hutan tropis yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi (Hadi dan Amirta, 2. Salah satu jenis fauna yang banyak dijumpai di hutan Kalimantan adalah Mamalia adalah kelompok fauna yang memberi makan anaknya dengan cara menyusui. Diperkirakan mamalia yang masih hidup sekitar 4. 000 spesies (Nasir, 2. Sebanyak dua pertiga dari mamalia tersebut diantaranya termasuk rodentia atau hewan pengerat. Apodemus sylvaticus termasuk hewan menyusui dari kelas mamalia, ordo rodentia. Ordo rodentia merupakan kelompok mamalia utama sekitar 42% yang dapat berkembang pada berbagai lingkungan di seluruh dunia. Jumlahnya yang tercatat lebih dari 2. 050 spesies (Baco, 2. Apodemus dapat hidup berdampingan dengan berbagai mahluk hidup termasuk Dalam siklus hidupnya memiliki hubungan yang bersifat parasitisme dan mutualisme dengan makhluk hidup Berbagai jenis dari mamalia yang Kalimantan keanekaraaman cukup tinggi. Di kawasan Taman Nasional Kutai setidaknya teridentifikasi 80 spesies mamalia (Balai TNK, 2. Sementara itu mamalia di Taman Nasional Gunung Palung sebanyak 71 spesies (Prasetyo dan Sugardjito. Mamalia di Taman Nasional Tanjung Puting terdapat 44 spesies (Santoso et al. , 2. Mamalia di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya terdapat 41 spesies. Di Taman Nasional Betung Kehirun terdapat sekitar 83 spesies mamalia (Putra et al. , 2. Mamalia tersebar di Pulau Kalimantan merupakan bagian dari kelompok mamalia kecil. International Biological Program mendefinisikan bahwa yang dimaksud dengan mamalia kecil adalah kelompok mamalia yang memiliki berat badan dewasa kurang dari lima kilogram (Suyanto dan Semiadi, 2. Mamalia kecil yang banyak dijumpai sekitar kawasan hutan yaitu Apodemus sp. Balionycteris sp. Penthetor sp. Cynopterus sp. Macroglossus sp. Cynopterus sp. Dyacopterus sp. Kerivoula sp. Rhinolophus sp. Hipposideros sp. Emballonura sp. Callosciurus sp, dan Tupaia sp. Keberadaan mamalia kecil dalam sebuah ekosistem memiliki peranan yang penting. Selain menjadi salah satu indikator kerusakan habitat juga berperan sebagai pemencar biji dan penyerbuk bunga, sehingga sangat berpengaruh terhadap proses regenerasi hutan dan komposisi berbagai jenis flora (Kitchener et al. ,1990. Gunnell et al. , 1996 dalam Saim, 2. Selain itu, mamalia kecil juga berperan sebagai salah satu agen pengendali hama tanaman dan menjadi work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. sumber pakan bagi satwa karnivora Taman Nasional Kutai merupakan kawasan hutan konservasi di Kalimantan Timur yang memiliki kekayaan flora dan Kekayaan dan keanekaragaman spesies tersebut termasuk di dalamnya yaitu spesies dari mamalia kecil. saat ini informasi ilmiah terkait tentang keragaman spesies dari mamalia kecil di Taman Nasional Kutai terdokumentasikan dengan lengkap dan Berkaitan dengan hal tersebut di atas maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis keanekaragaman spesies mamalia kecil di Taman Nasional Kutai, mengkaji dominasi spesies mamalia kecil di Taman Nasional Kutai, dan mengkaji status konservasi mamalia kecil di Taman Nasional Kutai ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 METODE PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di wilayah Sangkima. Prevab dan Mentoko yang termasuk Taman Nasional Kutai, areal yang diteliti adalah areal hutan bervegetasi Pengambilan data dilaksanakan selama 2 bulan. Februari-April 2023. pemasangan kamera trap, perangkap dan pengamatan langsung dilakukan pada tiga jalur di tiap lokasi yaitu jalur yang tidak dilakui orang (Jalur buki. , jalur yang dilalui manusia . alur trac. dan jalur sempadan sungai. Transek ditiap lokasi dibuat untuk membandingkan mamalia pada ketiga lokasi penelitian. Letak dari lokasi penelitian ditampilkan pada Gambar 1. Deskripsi dari luas area dan habitat lokasi penelitian tersaji pada Tabel Tabel 1. Deskripsi lokasi penelitian mamalia kecil. Lokasi Sangkima Luas Lahan (H. 829,02 Prevab 343,52 Mentoko Habitat Jalur Bukit Jalur track Sempadan Sungai Jalur Bukit Jalur track Sempadan Sungai Jalur Bukit Jalur track Sempadan Sungai This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. Gambar 1. Peta kawasan Taman Nasional Kutai. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah jenisjenis mamalia kecil . ang berat badan dewasanya antara 2 gram hingga 5 k. yang dapat ditemui di tiga lokasi lokasi Taman Nasional Kutai, yaitu di Sangkima. Prevab, dan Mentoko yang berada pada jalur bukit . aerah yang sangat jarang di lalui manusi. , jalur kayu . alur yang banyak dilalui wisatawa. , dan jalur sempadan sungai. Bahan dan Alat Bahan yang digunakan dalam pengambilan data meliputi, tali rafia dan tambang, meteran untuk mengukur panjang transek, tally sheet untuk pengamatan, plastik transparansi, dan Alat yang digunakan dalam pengambilan data terdiri dari perangkap mamalia kecil, yakni perangkap hidup. Suunto menentukan arah transek, kamera digital untuk dokumentasi, buku panduan identifikasi satwa (Edisi Primata dan Mamalia. , buku A Field tothe mamals of Borneo untuk membantu identifikasi jenis, dan buku catatan untuk mencatat saat menemukan satwa. Prosedur Penelitian Pengumpulan Data Pengumpulan data mamalia kecil perangkap dan kamera trap serta pengamatan langsung. Arah Lintasan Keterangan : To = Titik awal. Ta = Titik akhir jalur pengamatan . S = Posisi jejak satwaliar Gambar 2. Ilustrasi metode transek. work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 Arah Lintasan Keterangan : = Perangkap. To = Titik awal. Ta = Titik akhir. S = Posisi jejak satwa liar Gambar 3. Ilustrasi penempatan perangkap pada jalur. Analisis Data Analisis data dilakukan secara pendugaan kelimpahan jenis, kemerataan jenis, penyebaran jenis dan kesamaan jenis tiap komunitas dianalisis secara Analisis kuantitatif dilakukan untuk mengetahui kelimpahan jenis mamalia, tingkat perjumpaan . ncounter rat. mamalia terhadap kamera jebakan, jebakan dan pengamatan. Analisis Kuantitatif Kelimpahan Jenis Mamalia Kelimpahan jenis mamalia dihitung dengan persamaan (Brower & Zar 1. yeayeO Psi = ycA ya yayaya% . Keterangan: Psi = Nilai persen kelimpahan jenis ke-i, ni = Jumlah individu jenis ke-i. N = Jumlah individu seluruhjenis Indeks Kelimpahan Relatif (RAI) Kelimpahan merupakan indesk kelimpahan jenis pada sutau lokasi dalam waktu Satuan ukuran kelimpahan relarif berkorelasi dengan kepadatan Oc yacyaAyaO = satwa (Karanth, et al. , 2. Pendugaan kelimpahan relative hasil pengamatan camera trap diadaptasi dari penelitian OAoBrien et al. , . yang dapat dihitung dengan formula sebaqgai berikut: Ocyea Ocyas ya yayaya Keterangan : RAI = Indeks Kelimpahan Relatif n = Jumlah total foto yang independent yang diperoleh N = Jumlah total Trap days Indeks Keanekaragaman Jenis (HA. Dihitung menggunakan Indeks Keanekaragaman Jenis Shannon- Wiener. Konsep ini merupakan This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. elative paling dikenal dan paling banyak digunakan (Magurran 1. Rumus Indeks Keanekargaman Jenis Shannon-Wiener adalah HAo = Ae n/N ln n/N . Keterangan : HAo = Indeks Keanekaragaman Jenis ln = Logaritma natural n = Jumlah individu tiap jenis N = Jumlah total individu seluruh jenis Untuk keanekaragaman jenis mamalia, maka digunakan klasifikasi nilai indeks keanekaragaman ShanonWieners dimana bila nilai indeks shanon > 3 artinya Keanekaragaman tinggi, penyebaran jumlah individu Tiap spesies tinggi dan kestabilan komunitas tinggi, 1 Ae 3 artinya Keanekaragaman sedang, penyebaran jumlah individu Tiap spesies sedang dan kestabilan komunitas sedang, dan < 1 artinya Keanekaragaman rendah, penyebaran jumlah individu Tiap spesies rendah dan kestabilan komunitas rendah Kemerataan Jenis (Evennes. Nilai kemerataan jenis dihitung menggunakan Indeks Kemerataan Jenis dengan rumus (Ludwig dan Reynolds 1. sebagai berikut : E = In S . Keterangan : E = Indeks kemerataan jenis S = Jumlah jenis HAo= Indeks keanekaragaman jenis Kisaran Indeks Kemerataan Shannon-Wiener (E) : 0 < E < 0,5 = Komunitas dalam keadaan tertekan, 0,5 < E < 0,75 = Komunitas dalam keadaan agak seimbang, dan , 0,75 < E < 1= Komunitas dalam keadaan seimbang Kesamaan dihitung dengan menggunakan Indeks Smilaritas Jaccard yang kesamaan antar tipe habitat berdasarkan jenis yang ditemukan. Rumus Indeks Smilaritas Jaccard sebagai berikut : Kesamaan Komunitas IS = c/. Keterangan : IS = Indeks Smilaritas Jaccard c = Jumlah jenis yang sama di kedua lokasi a = Jenis yang ditemukan di a tetapi tidak ditemukan di b b = Jenis yang dtemukan di b tetapi tidak ditemukan di c work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. Nilai indikator untuk indeks kesamaan komunitas (IS) adalah JI = 1. Apabila nilai JI = I berarti pada dua habitat yang dibandingkan terdapat kesamaan identik dalam hal jenis mamalia yang ditemukan (Gunawan et al. , 2. Analisis Deskriptif Selain analisis kuantitatif beberapa hal diuraikan dalam bentuk deskriptif, antara lain: sebaran ekologi, tingkat tropik, data gangguan manusia dan status Status konservasi didasarkan 106/MENLHK/SETJEN/KUM. 1/12/20 Kategori kriteria daftar merah IUCN saat ini meliputi: EX = Extinct . EW = Extinct in the wild . unah di alam lia. CR= Critically endangered . EN = Endangered . VU= Vulnerable . NT= Near threatened . ampir teranca. LC= Least concern . erisiko renda. DD = Data deficient . nformasi kuran. , dan NE =Not evaluated . elum dievaluas. Status CITES berupa Appendix . nomor I-i. Appendix I adalah daftar flora-fauna yang benar-benar tidak ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 boleh diperdagangkan karena sudah terancam punah. Lalu Appendix II merupakan daftar flora dan fauna yang boleh diperdagangkan tetapi jumlahnya Sementara appendix i adalah daftar flora dan fauna yang boleh melimpah di suatu negara akan tetapi terbatas di negara lain. HASIL PENELITIAN PEMBAHASAN DAN Kelimpahan Jenis Mamalia Berdasarkan hasil dari pengamatan di Taman Nasional Kutai, diperoleh 5 famili yaitu Tupaiidae. Muridae. Mustelidae. Sciuridae dan Erinaceidae dan mencakup 5 spesies mamalia kecil sebanyak 28 Individu (Tabel . Sedangkan di lokasi Prevab diperoleh 9 famili yaitu Sciuridae. Erinaceidae. Tarsiidae. Muridae, dan Lorisadae yang mencakup 7 spesies mamalia kecil sebanyak 23 (Tabel . dan di Mentoko diperoleh sebanyak 6 famili yaitu Viverridae. Muridae. Tarsiidae. Sciuridae dan Tupaiidae dan species 80 individu (Tabel . Tabel 2. Kelimpahan Jenis Mamalia di Sangkima. Nama Lokal Nama Ilmiah Hari Waktu Ind Tupai Tercat Tikus belukar Musang kepala putih Jelarang Rindil Bulan Tupaia picta Rattus tiomanicus Mustela nudipes Ratufa affinis cothurnata Echinosorex gymnurus This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. Tabel 3. Kelimpahan Jenis Mamalia di Prevab. Nama Lokal Nama Ilmiah Hari Waktu Ind Bajing Tiga Warna Rindil Bulan Binatang Hantu Darat Tikus belukar Bajing Kerdil Telinga Hitam Kukang Bajing Kerdil Dataran Rendah/pukang Callosciurus prevostii sanggaus Echinosorex gymnurus Cephalopachus bancanus borneanus Rattus tiomanicus Nonnosciurus melanotis Nycticebus menagensis Exilisciurus exilis Nama Ilmiah Hari Waktu Ind Herpestes brachyurus Rattus tiomanicus sabae Cephalopachus bancanus borneanus Exilisciurus exilis Callosciurus notatus Tupaia minor Tabel 4. Kelimpahan Jenis Mamalia di Mentoko. Nama Lokal Garangan ekor pendek Tikus belukar Binatang Hantu Darat Bajing Kerdil Dataran Rendah/pukang Bajing kelapa Tupai kecil Tabel 5. Kelimpahan Jenis Mamalia di Sangkima. Prevab dan Mentoko. Nama Jenis Nama Latin Jumlah Individu Sangkima Prevab Mentoko Bajing kelapa Callosciurus notatus Bajing Kerdil Dataran Rendah Exilisciurus exilis Bajing Kerdil Telinga Hitam Bajing Tiga Warna Binatang Hantu Darat Garangan ekor pendek Nonnosciurus melanotis Callosciurus prevostii Cephalopachus bancanus borneanus Herpestes brachyurus Jelarang Ratufa affinis cothurnata Kukang Nycticebus menagensis Musang kepala putih Mustela nudipes Rindil Bulan Echinosorex gymnurus Tikus belukar Rattus tiomanicus Tupai kecil Tupaia minor Tupai Tercat Tupaia picta picta Tupai terbang Petaurista petaurista Pada ketiga lokasi pengamatan, baik di Sangkima. Prevab, maupun Mentoko terdapat tikus belukar yang bisa ditemui di semua lokasi dan mempunyai jumlah individu yang tergolong tinggi (Tabel . Jumlah jenis dan individu suatu work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. komunitas menentukan keanekaragaman komunitas itu sendiri (Sutrisna et al. Jika suatu komunitas memiliki banyak jenis tanpa ada spesies yang mendominasi, keanekeragaman jenis komunitas tersebut akan tinggi. Menurut Baderan et al. , tinggi rendahnya nilai keanekaragaman sebuah kawasan menentukan tingkat stabilitas komunitas di kawasan itu sendiri. Indeks Keanekaragaman Jenis Mamalia Kecil Keanekaragaman hayati ialah keanekaragaman di dalam makhluk hidup dari semua sumber, termasuk diantaranya, daratan, lautan, dan ekosistem perairan lain serta kompleks-kompleks ekologi ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 keanekaragaman di dalam jenis, antar jenis dan ekosistem (UU No. 5 tahun Nilai kekayaan jenis merupakan suatu nilai yang menunjukkan banyaknya keberadan jenis mamalia dalam area pengamatan tersebut. Sedangkan indeks kekayaan jenis merupakan suatu nilai keberadan jenis mamalia dalam area pengamatan tersebut (Mustari et al. Keanekaragaman Sangkima tergolong rendah, karena berada di bawah satu yang diartikan rendah dan di bawah tiga yang diartikan Keanekaragaman terendah berada di jalur bukit Sangkima sebesar HAo = 0,30 dan tertinggi di jalur bukit Mentoko, yaitu HAo=0,95. Secara keanekaragaman spesies di Sangkima adalah rendah dengan HAo=0,81 (Tabel . Tabel 6. Keanekaragam Jenis Mamalia di Sangkima dan Prevab. Indeks keanekaragaman Jalur bukit Jalur Track Sempadan sungai Keseluruhan Keanekaragaman jenis di Prevab berkisar antara rendah sampai sedang. Keanekaragaman terendah berada di sempadan sungai sebesar HAo = 0,45 dan tertinggi terdapat di jalur bukit yaitu HAo=1,30. Secara keanekaragaman spesies di Prevab tergolong sedang dengan HAo= 3,05 (Tabel . Berdasarkan uraian diatas. diketahui bahwa di Mentoko yang mempunyai keanekaragaman tertinggi berada di jalur bukit (HAo=. dan Sungai (HAo=0,. Terdapat satu jenis yang mempunyai keanekaragaman jenis tertinggi di Sangkima, yaitu rindil bulan Sangkima 0,74 0,64 0,30 0,81 Lokasi Prevab 1,30 0,68 0,45 3,05 Mentoko 0,95 0,71 0,50 0,89 (HAo=0,. Keanekaragaman hayati tertinggi di Prevab adalah tikus belukar (HAo=1,. tertinggi di Mentoko adalah tupai kecil (HAo=0,. Indeks Kekayaan Jenis Mamalia Indeks kekayaan jenis merupakan suatu nilai yang menunjukkan banyaknya keberadan jenis mamalia dalam area Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, nilai kekayaan jenis pada setiap jalur di Sangkima. Prevab, dan Mentoko mempunyai indeks kekayaan dibawah 2,5 keanekaragaman jenis yang rendah. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. Secara keseluruhan Indeks kekayaan di Sangkima dengan R= 1,76 dan Mentoko dengan R=1,60, sedangkan di Prevab dengan R= 2,40 atau termasuk sedang (Tabel . Indeks keanekaragaman tertinggi di Sangkima terdapat di jalur bukit dengan nilai R=1,44 sedangkan yang terendah adalah sempadan sungaid dengan R=0,83. Kekayaan jenis tertinggi di Prevab adalah di jalur bukit dengan R=2,28 dan terendah adalah R=1,12 di sempadan sungai. Kekayaan jenis tertinggi dimentoko adalah jalur bukit dengan R= 1,74 dan terendah adalah di jalur track dengan R= 0,73. Semakin tinggi nilai kekayaan jenis di suatu tempat, maka kekayaan biodiversiti pada tempat itu akan tinggi Tabel 7. Kekayaan Jenis Mamalia di Sangkima. Prevab dan Mentoko. Indeks Kekayaan Jenis Jalur bukit Jalur Track Sempadan sungai Keseluruhan Sangkima 1,44 1,30 0,83 1,76 Indeks Kemerataan Jenis Mamalia Kecil Indeks kemerataan merupakan ukuran keseimbangan ke arah suatu komunitas satu dengan yang lainnya. Nilai kemerataan dipengaruhi oleh jumlah jenis dan jumlah individu suatu jenis yang terdapat dalam suatu komunitas (Ludwig & Reynolds, 1. Semakin keanekaragaman jenis di suatu habitat. Lokasi Prevab 2,28 1,37 1,12 2,40 Mentoko 1,74 0,73 0,87 1,60 maka keseimbangan komunitasnya juga akan semakin tinggi. Kemerataan jenis di Sangkima pada ketiga jalur adalah mendekati nol, artinya kurang merata. Demikian juga dengan di Prevab dan mentoko, kecuali Prevab di jalur bukit (Tabel . Tabel 8. Kemerataan Jenis Mamalia di Sangkima dan Prevab. Indeks Kemerataan Jenis Jalur bukit Jalur Track Sempadan sungai Keseluruhan Sangkima 0,35 0,28 0,13 0,24 Kesamaan Komunitas Suatu komunitas terdiri dari banyak jenis yang memiliki perubahan populasi dan interaksi satu dengan yang Terdapat beberapa komunitas yang sama, namun ada juga yang tidak Komunitas yang sama dilihat dengan terdapatnya jenis yang sama pada Lokasi Prevab 0,59 0,31 0,25 0,95 Mentoko 0,41 0,17 0,22 0,20 kedua habitat yang diperbandingkan (Magurran 1. Nilai kesamaan jenis Jaccard (CJ) berkisar antara 0-1, apabila mendekati nilai 1 menujukkan tingkat kesamaan jenis antar habitat tinggi, dan apabila mendekati nilai 0 menunjukkan tingkat kesamaan jenis antar habitat rendah (Magurran work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. Indeks Similartas Indeks Sangkima yang tertinggi adalah di bukit dan sungai juga jalur track dan sempadan sungai yaitu sebesar 0,25. Indeks kesamaan jenis antara lokasi bukit dengan jalur track adalah 0,20, artinya indeks kesamaan jenis antara lokasi tergolong rendah (Gambar . Terkait indeks kesamaan jenis di Sangkima, dari 11 jenis mamalia kecil yang ditemukan, hanya terdapat satu jenis yang ada di ketiga transek, transek bukit dengan jalur track, bukit dengan sempadan sungai dan jalur track dengan sempadan sungai yaitu tikus belukar. Indeks kesamaan jenis di Prevab antara lokasi transek bukit dan track pada areal penelitian berkisar antara 0,14. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 Artinya kesamaan jenis mamalia kecil kedua lokasi rendah. Kesamaan jenis antara lokasi bukit dan sempadan sungai adalah 0,17. Hal ini menunjukkan indeks kesamaan jenis antara lokasi bukit dan sempadan sungai tergolong rendah. Indeks kesamaan jenis antara jalur kayu dan sempadan sungai adalah 0,25, artinya kesamaan jenis mamalia kecil kedua lokasi rendah (Gambar . Untuk indeks kesamaan jenis di Prevab, dari 8 jenis mamalia kecil yang ditemukan, hanya terdapat satu jenis yang ada di ketiga transek, transek bukit dengan jalur track, bukit dengan sempadan Sungai dan jalur track dengan sempadan Sungai yaitu tikus belukar. Bukit dan Jalur Track bukit dan sungai track dan sungai Lokasi Transek Indeks similaritas Gambar 4. Indeks kesamaan jenis mamalia kecil pada tiga lokasi transek di Sangkima. Bukit dan Jalur Track bukit dan sempadan track dan Sempadan Lokasi Transek Gambar 5. Indeks kesamaan jenis mamalia kecil pada tiga lokasi transek di Prevab. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Indeks Similaritas Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. Bukit dan Jalur Track bukit dan Sempadantrack dan Sempadan Lokasi Transek Gambar 6. Indeks kesamaan jenis mamalia kecil pada tiga lokasi transek di Mentoko. Indeks similartias Indeks kesamaan jenis di Mentoko antara lokasi transek bukit dengan track adalah areal penelitian berkisar antara 0,17 . Kesamaan jenis antara lokasi bukit dan sempadan sungai adalah 0,20 . Begitu pula untuk indeks kesamaan jenis antara jalur kayu dan sempadan sungai, juga tergolong rendah yaitu sebesar 0,67 (Gambar . Dari 6 jenis mamalia kecil yang ditemukan di Mentoko, hanya terdapat satu jenis berada di ke tiga lokasi penelitian, yaitu tenggalung yaitu tikus Adapun satu jenis yang ditemukan di jalur track dengan sempadan sungai adalah bajing kelapa, sedangkan tiga jenis yang hanya berada di bukit yaitu bajing kerdil dataran rendah, binatang hantu darat dan garangan ekor pendek. Dua jenis yang hanya ada di jalur track yaitu bajing kelapa dan tupai kecil. Sangkima dan Prevab Sangkima dan Mentoko Lokasi Penelitian Prevab dan Sangkima Gambar 7. Indeks kesamaan jenis mamalia Kecil pada ketiga Lokasi. work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 Tabel 9. Kesamaan jenis mamalia kecil pada transek di Sangkima dan Prevab secara keseluruhan. Nama Lokal Bajing kelapa Bajing Kerdil Dataran Rendah/pukang Bajing Kerdil Telinga Hitam Bajing Tiga Warna Binatang Hantu Darat Garangan ekor pendek Jelarang Kukang Musang kepala putih/ musang pisang Rindil Bulan Tikus belukar Tupai kecil Tupai Tercat Red giant flying squirrel Nama Ilmiah Sangkima Callosciurus notatus Lokasi Transek Prevab Mentoko Oo Exilisciurus exilis Oo Nonnosciurus melanotis Oo Callosciurus prevostii Cephalopachus bancanus Herpestes brachyurus Ratufa affinis cothurnata Nycticebus menagensis Oo Oo Oo Oo Oo Oo Mustela nudipes Oo Echinosorex gymnurus Rattus tiomanicus Tupaia minor Tupaia picta picta Petaurista petaurista Oo Oo Oo Oo Oo Oo Oo Indeks kesamaan jenis di TNK antara Sangkima. Prevab, dan Mentoko adalah 0,27, artinya kesamaan jenis mamalia kecil pada lokasi tersebut tergolong sedang. Kesamaan jenis antara Sangkima dan mentoko adalah 0,09 . Begitu pula indeks kesamaan jenis antara Prevab dan sempadan sungai juga tergong rendah yaitu sebesar 0,27. Dari 14 jenis mamalia kecil yang ditemukan, hanya terdapat satu jenis berada di ke tiga lokasi penelitian di kawasasan TNK, yaitu tikus belukar. Dua jenis ada di Sangkima dan Prevab, empat jenis ada di jalur Prevab dan sempadan yaitu bajing kerdil dataran rendah dan binatang hantu darat. Tiga jenis yang hanya ditemukan di jalur bukit, tiga jenis di jalur track, dan empat jenis ditemukan di sempadan sungai (Tabel . Besarnya kesamaan jenis antar lokasi penelitian disebabkan oleh persamaan kondisi dan tipe vegetasi lokasi Tipe vegetasi pada suatu lokasi merupakan dasar dari kehidupan satwa dilokasi tersebut, karena secara langsung tergantung terhadap makanan dan Oo Oo Oo pelindung di lokasi tersebut agar satwa liar dapat beradaptasi (Haris, 2. Status Perlindungan Mamalia Salah satu satwa liar yang memiliki peranan dalam ekosistem adalah Mamalia memegang peranan penting di kehidupan liar sebagai salah satu penyeimbang dalam ekosistem. Mamalia menempati berbagai trophic level dalam rantai makanan mulai dari mamalia herbivora sebagai predator tumbuhan pada urutan terbawah hingga mamalia karnivora sebagai pemangsa urutan teratas . op predato. (Roemer, et , 2. Mamalia juga dapat berperan untuk membantu menyuburkan tanah, menyebarkan biji, penyerbukan bunga, dan pengendali hama/penyakit. Selain itu, mamalia juga memiliki peran penting secara ekonomi dan estetika. Dari segi kelimpahan, mamalia biasanya lebih kecil dibandingkan dengan jenis lainnya, tetapi AyEcological LandscaperAy kemampuan mamalia dalam mengubah kondisi fisik dan biologi suatu landscape sehingga berpengaruh terhadap kondisi This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Keanekaragaman Mamalia Kecil di TNK A Isnaini et al. ekosistem (Paine, 2000 dalam Sinclair. Adanya peraturan sebagai upaya hayati, dibuat mengingat pentingnya mamalia dalam ekosistem. Indonesia sendiri telah meratifikasi lima konvesi terkait keanekaragaman hayati yaitu Konvensi RAMSAR. CITES. Konvensi Keanekaragaman Hayati. Protocol Kyoto, dan Bio-safety. Selain itu, dibuat juga peraturan peraturan perundang-undangan yang mendukung upaya konservasi sumberdaya alam dan kehutanan, diantaranya PP N0. 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. International Union Concervation Nature (IUCN) menyatakan kepunahan satwa liar dan menetapkannya dalam status konservasi. Dimana suatu satwa dinyatakan punah apabila keberadaan satwa liar sudah tidak ditemukan lagi di habitat alaminya. Status konservasi diperoleh dari berbagai sumber informasi dan kategori dari masingmasing sumber seperti IUCN dan CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flor. Semua spesies mamalia yang ditemukan terdaftar di IUCN sebagian dilindungi oleh peraturan perdagangan CITES dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Tabel Rincian spesies yang dilindungi dan ditemukan di Sangkima. Prevab dan Mentoko Taman Nasional Kutai, termasuk 5 spesies yang dilindungi oleh peraturan nasional. Spesies yang terdaftar dalam IUCN terdiri dari satu spesies dua spesies VU (Vulnerabl. yaitu binatang hantu darat dan kukang, dan dua NT (Near threatene. yaitu garangan ekor pendek dan jelarang, serta satu DD . ajing kerdil dataran rendah/pukan. Spesies yang terdaftar dalam CITES (Convention on International Trade in Endangered Specie. terdiri dari empat Appendix II yaitu tupai kecil, tupai tercat, jelarang, kukang dan satu Appendix I yaitu binatang hantu darat. Berdasarkan aturan pemerintah nasional terdapat lima spesies dilindungi dan lima spesies tidak dilindungi (Tabel . Tabel 10. Status Mamalia kecil di Sangkima menurut IUCN. CITES dan Peraturan. Nama Lokal IUCN Garangan ekor pendek Tikus belukar Bajing kelapa Tupai kecil Binatang Hantu Darat Tupai Tercat Rindil Bulan Bajing Kerdil Telinga Hitam Bajing Kerdil Dataran Rendah/pukang Jelarang Bajing Tiga Warna Musang kepala putih musang pisang Kukang Tupai terbang raksasa Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh dua jenis mamalia yang dilindungi, yakni binatang hantu darat dan Mengingat semakin banyak spesies yang menghilang, maka dilakukan berbagai upaya pelestarian. Adapun CITES App. App. App. App. App. Permen LHK Nomor P. Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Tidak dilindungi Dilindungi Tidak dilindungi beberapa hal yang menjadi penyebab gangguan habitat yang terjadi di Taman Nasional Kutai adalah pertambangan, penggembalaan liar, penebangan liar, perambahan hutan, pengambilan kayu bakar, pencurian tumbuhan khas, dampak work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. wisata alam yang tidak terorganisir dengan baik, hingga adanya aktivitas pengambilan tanah di kawasan tersebut. KESIMPULAN Secara keseluruhan, jumlah jenis mamalia yang ditemukan menggunakan kamera jebak, perangkap hidup, dan pengamatan langsung di Sangkima. Prevab, dan Mentoko adalah 14 jenis. Dimana teridentifikasi masuk kedalam 10 famili. Indeks keanekaragaman tertinggi di TNK berada di Prevab pada jalur bukit, sedangkan terendah adalah di Sangkima pada sempadan sungai. Keanekaragaman antara Sangkima. Prevab, dan Mentoko yang tertinggi adalah di Prevab dan terendah adalah Sangkima. Indeks Taman Nasional Kutai keseluruhan termasuk kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian, tidak ditemukan adanya dominansi jenis mamalia kecil pada setiap jalur track di Sangkima. Prevab, dan Mentoko. Spesies yang terdaftar dalam IUCN terdiri dari dua VU . inatang hantu darat dan kukan. , dua NT . arangan ekor pendek dan jelaran. dan satu DD . ajing kerdil dataran renda. Spesies yang terdaftar dalam CITES (Convention on International Trade in Endangered Specie. terdiri dari empat Appendix II . upai kecil, tupai tercat, jelarang, dan kukan. dan 1 Appendix I . inatang hantu dara. Berdasarkan klasifikasi pada Permen LHK Nomor P. 106 tahun 2018, ditemukan dua jenis mamalia kecil pada lokasi penelitian yang dilindungi. yaitu: binatang hantu (Cephalopachus borneanu. dan kukang (Nycticebus UCAPAN TERIMA KASIH ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 Penulis mengucapkan terima kasih kepada Balai Taman Nasional. Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas izin secara administrasi, serta dukungan yang diberikan selama penelitian berupa penunjuk lokasi, peminjaman alat, dan dana penelitian. DAFTAR PUSTAKA