IQTISHADequity journal MANAGEMENT Vol. No. Desember 2025, pages 10 Ae 18 Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Cloud dan Financial Technology Terhadap Kinerja Bisnis UMKM di Kota Surabaya Reza Talitha Aryanti1. NurAoaini Rokhmania2. Dian Oktarina3 ,2,3 Universitas Hayam Wuruk Perbanas. Jl. Wonorejo Utara No. Rungkut. Surabaya. JwaTimur. Indonesia ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: Received 10/10/2025 Revised 16/11/2025 Accepted 19/12/2025 Today's technology has evolved into a cloud-based era, including in the business world. This study aims to examine the importance of Cloud-based accounting information systems and Financial Technology on the business performance of MSMEs in Surabaya City. The research method used is quantitative research method using primary data. Data was obtained from questionnaires distributed to MSMEs in Surabaya City. The sampling technique used was purposive sampling and 120 samples were obtained. The data was processed using Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLSSEM) with WarpPLS 8. 0 software. Based on the results of the tests carried out, it is known that the Cloud-based accounting information system (X. has a path coefficient value of 0. 525 and has a p-value of 0. 001 <0. 05, it can be concluded that the Cloudbased accounting information system variable has a significant effect on MSME business performance. Financial Technology (X. has a path coefficient value of 0. 407 and has a p-value of 0. 001 <0. 05, it can be concluded that the Financial Technology variable has a significant effect on the performance of MSMEs. JEL Classification: Key words: Two until five. Keywords. Keywords : Cloud-based Accounting Information Systems. Financial Technology. MSME Performance ABSTRAK Teknologi saat ini telah berkembang ke era berbasis cloud, termasuk dalam dunia bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pentingnya sistem informasi akuntansi berbasis cloud dan finansial teknologi terhadap kinerja bisnis UMKM di Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer. Data diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada UMKM di Kota Surabaya. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh 120 sampel. Data diolah menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak Warp-PLS 8. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, diketahui bahwa sistem informasi akuntansi berbasis Cloud (X. memiliki nilai koefisien jalur sebesar 0,525 dan memiliki nilai p-value sebesar 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa variabel sistem informasi akuntansi berbasis Cloud berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM. Teknologi Finansial (X. memiliki nilai koefisien jalur sebesar 0,407 dan memiliki nilai p-value sebesar 0,001 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel Teknologi Finansial berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Kata kunci : Sistem informasi akuntansi berbasis cloud. Finansial Teknologi. Kinerja UMKM PENDAHULUAN Sistem dan teknologi adalah salah satu pusat perhatian yang sedang menyebar di semua kalangan, seperti penggunaan alat elektronik handphone, laptop, dan Sebagian besar perusahaan kecil maupun perusahaan besar serta masyarakat telah menggunakan sistem teknologi tersebut untuk aktivitas pekerjaan yang sedang Hal tersebut sangat menguntungkan dan memudahkan bagi para penggunanya karena menghemat waktu serta memudahkan pekerjaan. Hal ini terbukti dengan hadirnya berbagai layanan dan aplikasi yang mendukung aktivitas sehari-hari, sehingga menjadi lebih *Coresponding author, email address: NurAoaini Rokhmania, nuraini@perbanas. IQTISHADequity journal MANAGEMENT Vol. No. 1 Desember 2025, pages 10-18 mudah dan efisien. Adanya pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian Indonesia. Kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah menjadikan masyarakat kesulitan untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Ada tiga tantangan yang muncul dari pandemi covid-19 bagi UMKM yaitu. tantangan terkait biaya dan keuangan, terganggunya kegiatan, dan tantangan eksistensi Zutshi et . Hampir seluruh sektor perekonomian di Indonesia merasakan efek domino pandemi Covid -19. Hal ini menunjukkan implikasi pada perlambatan aktivitas perekonomian Indonesia, sdimana ebesar 99% pelaku usaha merupakan sektor UMKM. Perkembangan teknologi dan sistem informasi tidak hanya berpengaruh pada perusahaan besar, tetapi juga berdampak signifikan pada Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pendapatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan, serta menjadi penggerak utama pembangunan nasional dan daerah. Syahputra dan Hasibuan . dalam penelitian Heri Enjang Syahputra et al. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah Kota Surabaya, terdapat 30. 314 UMKM yang tersebar di kota Surabaya pada periode tahun 2020-2023 dan dapat dilihat pada tabel sebagai berikut: akuntansi yang terintegrasi dengan teknologi informasi dirancang untuk membantu pengelolaan dan pengendalian aspek ekonomi dan keuangan perusahaan. Sistem informasi akuntansi berbasis Cloud Computing dapat menjadi solusi bagi pelaku usaha untuk mengatasi tantangan tersebut. Secara global. Cloud Computing menawarkan manfaat seperti penghematan biaya, peningkatan kapasitas penyimpanan, kemudahan otomatisasi, fleksibilitas, dan perlindungan data yang lebih baik. Wahyuni et al. dalam penelitian Heri Enjang Syahputra et al. Secara umum. UMKM sering mengalami berbagai keterlambatan dalam perkembangan usaha , yang disebabkan oleh berbagai masalah konvensional yang belum terselesaikan, seperti keterbatasan kapasitas SDM, kepemilikan, pembiayaan, pemasaran, serta berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan UMKM. Strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja adalah dengan munculnya teknologi yang telah merevolusi lingkungan bisnis serta memunculkan berbagai macam inovasi, tak terkecuali di sector keuangan. Fintech (Financial Technolog. merupakan inovasi yang menggabungkan layanan keuangan dan teknologi. Fintech dipilih oleh berbagai kalangan karena beberapa persepsi seperti dan efektivitas bagi penggunanya, penggunaan sistem informasi akan lebih mudah diakses jika seseorang yakin bahwa sistem tersebut penting dan bermanfaat. Kristianti . Menurut Nurjanah et al. menunjukkan bahwa kemampuan individu untuk mengenali dan mengakses lembaga keuangan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pertumbuhan usaha mereka. Salah satu strategi untuk meningkatkan kinerja UMKM adalah dengan memperkaya pengetahuan para pelaku usaha mengenai pengelolaan keuangan serta pengembangan usaha UMKM. Tabel 1. Jumlah UMKM Kota Surabaya pada tahun 2020-2023 Tahun Jumlah Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) KERANGKA TEORITIS DAN HIPOTESIS Teori Technology Acceptance Model (TAM) Technology Acceptance Model (TAM) atau Model Penerimaan Teknologi merupakan salah satu teori tentang penggunaan sistem teknologi informasi yang dianggap sangat berpengaruh dan umumnya digunakan untuk penggunaan sistem teknologi informasi Jogiyanto . dalam saras . Model TAM dikembangkan untuk menjelaskan perilaku pengguna sistem informasi atau TAM menjelaskan penerimaan individual terhadap penggunaan sistem teknologi informasi dengan 5 faktor utama : Perceived Usefulness (Kegunaa. Perceived Ease of Use . emudahan Penggunaa. Attitude Toward Using Technology (Sika. Behavioral Intention to Use (Intens. Actual Technology Use (Penggunaan Teknologi Sesungguhnya Sumber : Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Surabaya UMKM (Usaha Mikro. Kecil, dan Menenga. memiliki peran krusial dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memperluas ekonomi secara keseluruhan. UMKM menjadi pilar penting dalam ekonomi suatu negara, berkontribusi besar dalam menyediakan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. UMKM menjadi sumber utama penghidupan. Selain membantu menekan angka pengangguran. UMKM juga berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, sehingga memperkuat daya beli masyarakat. UMKM harus dapat bersaing secara efektif dalam aspek harga, kualitas, layanan, struktur biaya, dan kepuasan pelanggan. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan informasi yang akurat dan dapat diandalkan dari sistem informasi akuntansi. Sistem informasi hingga memudahkan kolaborasi dan pelaporan keuangan. Teknologi Cloud memungkinkan proses bisnis disederhanakan dan disesuaikan dengan pertumbuhan perusahaan. Teguh Joseph . Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan kegiatan usaha yang memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja, memberikan layanan ekonomi kepada masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan. stabilitas perekonomian nasional, serta berkontribusi dalam pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat. Susilowati et al. UMKM berfungsi sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat dan mampu mendukung serta meningkatkan ekonomi Indonesia. UMKM harus berperan aktif dalam perekonomian negara agar negara dapat terus berkembang, di samping perusahaan besar yang menjadi penggerak utama. Saat ini. UMKM juga dapat memberikan kontribusi terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di negara negara berkembang. Financial Technology Financial Technology merupakan suatu upaya untuk mengintegrasikan sistem keuangan dengan teknologi untuk menciptakan inovasi yang mempermudah pengelolaan keuangan. Menurut laman bi. Fintech merupakan kombinasi antara layanan keuangan dan teknologi yang telah mengubah model bisnis dari yang konvensional menjadi lebih modern. Revolusi Fintech ini dipicu oleh munculnya gelombang startup dengan model bisnis dan pendapatan inovatif, serta produk dan layanan baru yang membuat pengelolaan keuangan semakin baik secara global. Beberapa perusahaan financial technology ini memberikan berbagai layanan keuangan kepada pengguna, yang sebelumnya hanya ditawarkan secara eksklusif oleh bank. Jalal et al. Kinerja Bisnis UMKM Kinerja didefinisikan sebagai hasil yang dapat dicapai oleh suatu usaha, yang mencakup baik peningkatan maupun penurunan hasil dari strategi yang diterapkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja bisnis adalah hasil dari berbagai tujuan perusahaan yang dapat dicapai melalui strategi yang Kinerja bisnis mencerminkan sejauh mana suatu organisasi berhasil mencapai hasil melalui serangkaian aktivitas manajemen, serta memberikan gambaran tentang pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Kinerja UMKM dapat menggambarkan sejauh mana profitabilitasnya dalam periode waktu tertentu. Oleh karena itu, kinerja bisnis menjadi standar penting bagi entitas ekonomi untuk menilai hasil dari usaha yang telah Berdasarkan pendapat Naufal & Purwanto . , kinerja UMKM dapat dianalisis melalui kinerja operasional yang diukur dengan berbagai indikator: Pertumbuhan Penjualan Pertumbuhan Modal Pertumbuhan Tenaga Kerja Pertumbuhan Permintaan Pasar Pertumbuhan Laba Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud terhadap Kinerja Bisnis UMKM Sistem informasi akuntansi yang berbasis Cloud Computing merupakan salah satu hasil dari digitalisasi dalam bidang akuntansi. Sistem ini menawarkan solusi komprehensif bagi para pelaku UMKM, mulai dari pencatatan pembelian barang/jasa, penjualan, pencatatan kas masuk dan keluar, penjurnalan, hingga pembuatan laporan keuangan. Indonesian Cloud . Sistem informasi akuntansi berbasis Cloud Computing memiliki beberapa keunggulan dibandingkan perangkat lunak akuntansi tradisional bagi para pelaku UMKM, antara lain: biaya yang lebih rendah, kemudahan akses, fasilitas dan layanan yang tersedia, pembaruan informasi secara real-time, serta keamanan data yang dijamin oleh penyedia layanan. Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Cloud Computing memiliki banyak manfaat sehingga hal tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses kegiatan bisnis UMKM. Meskipun telah nyaman menggunakan sistem manual, namun tidak menutup kemungkinan untuk mencoba sistem baru sehingga dapat meningkatkan kinerja UMKM. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yumiko & Tjakrawala . Al-Okaily et al. Heri Enjang et . yang menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis Cloud memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM. Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud Secara umum, definisi Cloud accounting adalah merupakan gabungan antara pemanfaatan teknologi komputer dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet yang memiliki fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui perangkat yang terkoneksi internet pada waktu yang sama. Akuntansi berbasis Cloud adalah sistem yang memungkinkan akses multipengguna dan penyimpanan server online atau jarak jauh yang aman. Sistem ini dapat menyimpan dan mengakses sistem akuntansi, laporan, dan dokumen keuangan dari komputer perusahaan dan di manapun yang memiliki koneksi internet. Akuntansi berbasis Cloud bekerja dengan menggunakan perangkat lunak berbasis web yang aman untuk membantu menyederhanakan proses bisnis. Pemilik usaha kecil dan tim keuangan mereka dapat mengakses semua data penting dari lokasi mereka, se- H1 : Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud berpengaruh terhadap Kinerja Bisnis UMKM. Pengaruh Financial Technology terhadap Kinerja Bisnis UMKM Fintech adalah layanan keuangan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi baru, seperti perangkat seluler dan media sosial,seperti sistem pembayaran berbasis mobile untuk pengiriman uang, transaksi pembayaran, dan investasi Rizal et al. Dengan adanya teknologi ini, usaha kecil dapat mengoptimalkan kinerja IQTISHADequity journal MANAGEMENT Vol. No. 1 Desember 2025, pages 10-18 mereka, seperti mempercepat proses transaksi penjualan, mempermudah pada metode pembayaran, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta memudahkan pengawasan terhadap keuangan dan inventaris. Suyanto & Kurniawan . Kinerja bisnis UMKM sangat dipengaruhi oleh Financial Technology, karena kemajuan teknologi dalam sektor keuangan dapat diakses oleh siapa saja kapan saja, dengan beragam fitur yang mendukung pelaku UMKM dan meningkatkan kinerja bisnis serta literasi keuangan. Oleh karena itu, pelaku usaha (UMKM) perlu beradaptasi dan memanfaatkan financial technology untuk meningkatkan keuntungan, terutama melalui peningkatan penjualan dan modal, serta menarik konsumen dengan berbagai promosi yang ditawarkan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Anthanasius Fomum & Opperman . Anggi Mirdiyantika et al. Wulan Sari & Widodo . Mulyanti & Nurhayati . yang menunjukkan bahwa Financial Technology memiliki pengaruh terhadap kinerja bisnis UMKM. Ruang lingkup dalam penelitian ini terbatas pada UMKM di Kota Surabaya. Peneliti membatasi pada penelitian ini hanya pada dua variabel yaitu Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology. Instrumen Penelitian Instrumen Penelitian yaitu dapat dijadikan sebagai suatu tolak ukur yang dapat dipakai pada saat penelitian. Instrumen penelitian ini dengan menggunakan kuesioner yang akan disebar berdasarkan sampel penelitian. Dalam penelitian ini seluruh variabel diukur dengan skala likert yang memiliki lima tingkatan skala dengan penjelasan sebagai berikut : Tabel 2 Model Skala Likert Keterangan Skor Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Populasi. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi yang dipakai dalam penelitian ini sesuai dengan kriteria UMKM berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021. Dikhususkan untuk para pelaku UMKM di Kota Surabaya yang sedang atau telah menggunakan produk sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan bentuk paper yang diisi secara langsung oleh responden sebagai para pelaku UMKM. Berdasarkan http://w. id/ jumlah UMKM untuk wilayah kota Surabaya mencapai sebanyak 60. 007 UMKM, yang dimana 13. UMKM terdaftar di dinas koperasi dan perdagangan serta UMKM sebanyak 46. 566 telah terdaftar di beberapa kecamatan. Berdasarkan menggunakan rumus slovin didapatkan hasil sebanyak 100 responden. H2 : Financial Technology berpengaruh terhadap Kinerja Bisnis UMKM Kerangka Pemikiran Gambar 1 Kerangka Pemikiran Perhitungan Rumus Slovin : METODE PENELITIAN Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian kuantitatif yang dimana penelitian ini mempunyai tujuan agar dapat menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh dalam meningkatkan kinerja UMKM pada para pelaku UMKM khususnya pada Kota Surabaya, yang dimana pada peneltian ini sesuai dengan variabel independennya sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology. Penelitian ini juga pada kategori penelitian hipotesis yaitu dapat menguji hipotesis dengan menjelaskan dan menjabarkan dari adanya berbagai fenomena dalam bentuk hubungan antar variabel. Metode purposive sampling dipakai pada penelitian ini digunakan dalam pengambilan sampel, dapat diartikan bahwa pada penelitian ini akan dijadikan suatu sampel dengan mempunyai beberapa syarat dan kriteria tertentu. Adapun batasan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: ycA 1 ycA . A Keterangan : n = Jumlah Responden N = Jumlah Populasi e = Persentase pengambilan sampel dalam populasi besar = 10% atau 0,1 ycu = 1 60. A = 601,07 = 99,83 dibulatkan menjadi 100 reycu= Data dan Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer. Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian tersebut dilakukan. Metode pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode survei. Teknik pengumpulan data yang dipakai untuk penelitian ini adalah memakai kuesioner. Kuesioner adalah metode pengumpulan data yang melibatkan penyampaian serangkaian pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden. Jika responden memenuhi kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh peneliti, yaitu UMKM level Mikro sampai Kecil yang berada di Kota Surabaya dan UMKM tersebut telah menggunakan Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology, maka peneliti dapat memberikan kuesioner dalam bentuk paper kepada responden agar mereka bisa mengisinya terlebih dahulu. Teknik Analisis Data Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSSEM) yang diolah dengan menggunakan software Warp PLS, hipotesis yang telah ditetapkan pada penelitian ini dapat diuji. Dalam buku Imam Ghozali & Latan . Partial Least Squares adalah suatu metode analisis yang kuat dan sering disebut sebagai soft modeling dikarenakan pada PLS ini telah menghilangkan asumsi-asumsi OLS (Ordianary Least Square. regresi, yaitu contohnya data di distribusikan secara normal multivariate serta tidak adanya suatu problem multikolonieritas dengan variabel eksogen. Model pengukuran PLS-SEM terdiri dari dua sub model yaitu model pengukuran . uter mode. dan model structural . nner mode. factornya dan juga telah dinyatakan reliabel karena untuk nilai composite reliability diatas 0. 7 sesuai dengan pengembangan skala penelitian Imam Ghozali & Latan . Tabel 4 Hasil AVE Nilai Variabel AVE Keterangan Kritis Sistem Infor- 0. Valid Akuntansi berbasis Cloud Financial Tech- 0. Valid Kinerja Bisnis 0. Valid UMKM Sumber : Output Warp PLS Berdasarkan pada hasil perhitungan. AVE pada variabel laten sistem informasi akuntansi berbasis Cloud memiliki nilai sebesar 0. 692 (>0. Financial Technology memiliki nilai sebesar 0. 718 (>0. dan kinerja bisnis UMKM memiliki nilai sebesar 0. 744 (>0. Hasil tersebut menunjukkan bahwa untuk nilai AVE pada masing-masing indikator memenuhi kriteria yaitu nilainya >0. Tabel 5 Evaluasi Goodness of Fit Model Persamaan Struktural Parameter Koefisien ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Tabel 3 Uji Validitas dan Reliabilitas Variabel Kode Loading Composite ReliItem KB 1 KB 2 Kinerja Bisnis KB 3 UMKM KB 4 KB 5 KB 6 SI 1 SI 2 Sistem InforSI 3 Akuntansi ber- SI 4 basis Cloud SI 5 SI 6 FT 1 FT 2 FT 3 Financial FT 4 Technology FT 5 FT 6 FT 7 Sumber : Output Warp PLS Average Path Coefficient (APC) = 0. P<0. Average (ARS) = 0. P<0. R-Squared Average adjusted Squared (AARS) = 0. P<0. Average (AVIF) VIF = 2. 222, acceptable if <=5, ideally <= 3. Sumber : Output Warp PLS Berdasarkan pada hasil perhitungan menunjukkan bahwa kriteria Goodness of Fits untuk model persamaan struktural memenuhi kriteria. Pada Average Path Coefficient (APC) memiliki nilai P value sebesar <0. yang berarti memiliki perbedaan khususnya pada tanda koefisien jalur. Pada Average R-squared (ARS) dan Average adjusted R-squared (AARS) didukung dengan nilai signifikan sebesar (<0. berarti bahwa kontribusi salah satu variabel laten terhadap perubahan variabel laten lainnya bernilai signifikan. Sedangkan AVIF bernilai 2. (<3. juga menunjukkan bahwa model ini tidak memiliki gejala multikolinearitas. Berdasarkan pada tabel 4. 7 yang menunjukkan hasil uji validitas dan reliabilitas bahwa terdapat 19 item pernyataan yang terdiri dari variabel Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud. Financial Technology dan Kinerja Bisnis UMKM pada kode item KB. SI. FT. Sehingga untuk variabel tersebut telah dinyatakan valid karena semua pernyataan telah diatas 0. 5 untuk setiap loading Variabel Kinerja Bisnis UMKM Tabel 6 R-Square dan Q-Square Nilai RQKeterangan Square Square Kuat IQTISHADequity journal MANAGEMENT Vol. No. 1 Desember 2025, pages 10-18 Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud merupakan komputasi awan yang diterjemahkan sebagai gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan infrastuktur berbasis internet. Sistem informasi akuntansi berbasis Cloud memiliki banyak manfaat diantaranya mempercepat proses pencatatan, perhitungan, pelaporan kualitas laporan keuangan yang lebih baik dan mudah diakses kapan saja dan dimana saja. Hal tersebut memiliki arti bahwa dengan penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses kegiatan usaha sehingga terjadi peningkatan kinerja bisnis UMKM. Sumber : Output Warp PLS Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada variabel kinerja bisnis UMKM memiliki RSquared sebesar 0. 758 yang artinya bahwa pengaruh sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology dapat memberikan prediksi 75,8% dari kinerja bisnis UMKM dan sisanya dipengaruhi dari indikator lain. Besaran yang diperoleh dengan nilai R-Squared ini telah memenuhi syarat yaitu nilai R-Squared > 0. Variabel kinerja bisnis UMKM memiliki QSquared sebesar 0. 757 yang artinya bahwa semua variabel memenuhi syarat nilai Q-Square >0 dan telah memenuhi Goodness of Fit yang baik. Nilai 0. 757 telah menunjukkan pengaruh yang kuat. Pengaruh Antar Variabel Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud => Kinerja Bisnis UMKM Pada hipotesis pertama pada penelitian ini menyatakan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis Cloud berpengaruh terhadap kinerja bisnis UMKM. Hal ini sesuai dengan hasil pada saat penyebaran secara langsung, bahwa pelaku bisnis UMKM menjelaskan jika suatu usaha yang telah menggunakan produk dari sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dengan baik dan relevan, maka hal tersebut dapat menjadikan kinerja bisnis UMKM menjadi semakin baik. Para pelaku usaha UMKM menyatakan jika mereka telah mendapatkan banyak manfaat saat penggunaan dari produk sistem informasi akuntansi berbasis Cloud baik yang berbayar maupun tidak berbayar. Hal itu menjadikan bisnis yang sedang mereka jalankan memiliki keamanan data, bersifat fleksibel dimana dapat dikontrol oleh pemilik usaha UMKM dari jarak jauh dengan menggunakan internet, serta mampu berkompetisi secara efektif karena dengan adanya produk sistem informasi akuntansi berbasis Cloud maka semakin banyak kasir pintar yang bisa mencetak struk dan tersambung pada laporan keuangan. Tabel 7 Path Coefficient Path CoP-ValKeterangan <0. Signifikan Financial Tech0. <0. Kinerja Bisnis UMKM Sumber : Output Warp PLS Signifikan Berdasarkan pada hasil klasifikasi koefisien jalur model persamaan struktural pada Tabel 6, maka dapat disimpulkan besaran dan tingkat signifikansinya untuk dapat membentuk hipotesis. Pengaruh dari antar variabel berdasarkan pada analisis SEM dengan menggunakan Warp PLS dapat disimpulkan sebagai berikut : Sesuai dengan Teori Technology Acceptance Model (TAM) yang dikemukakan oleh Jogiyanto . dalam saras . pada buku Indyah Hartami Santi . yang mengacu pada sistem informasi akuntansi berbasis Cloud yang digunakan dalam penelitian ini. Teori ini menyatakan bahwa kinerja akan berjalan dengan baik faktor-faktor mempengaruhi minat dan penerimaan masyarakat terhadap teknologi dengan menganalisis karakteristik dari sistem tersebut. Para pelaku bisnis yang memiliki pemahaman aspek utama yaitu utilitas yang dirasakan dan kemudahan penggunaan dalam memainkan peran kunci untuk mempengaruhi keputusan individu dalam mengadopsi teknologi baru. Sikap yang diambil oleh para pelaku bisnis UMKM dalam penggunaan sistem tersebut serta penggunaan teknologi sesungguhnya pada saat mengadopsi sistem untuk kinerja bisnisnya. Oleh karena itu, jika seseorang mempunyai pemahaman serta penggunaan dari sistem informasi akuntansi berbasis Cloud yang baik maka akan mudah dalam meningkatkan kinerja bisnis UMKM. Hubungan sistem informasi akuntansi berbasis Cloud berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM, hal tersebut dikarenakan variabel sistem informasi akuntansi berbasis Cloud memiliki p-Values 001 < 0. 05 sehingga dapat diartikan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis Cloud berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM. Hubungan Financial Technology berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM, hal tersebut dikarenakan variabel Financial Technology memiliki p-Values sebesar 0. 001 < 0. 05 sehingga dapat diartikan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa Financial Technology berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis UMKM. Setiap pelaku UMKM harus teredukasi dalam memanfaatkan teknologi untuk menunjang bisnisnya. Para pelaku UMKM juga harus memiliki pengetahuan tentang akuntansi dasar yang baik karena dapat dijadikan dasar yang penting untuk memahami konsep sistem keuangan yang lebih luas. Dengan mengoptimalkan manfaat PEMBAHASAN Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi berbasis Cloud terhadap Kinerja Bisnis UMKM dari sistem informasi akuntansi berbasis Cloud secara global akan membantu pelaku usaha untuk mengehemat biaya, meningkatkan kapasitas penyimpanan, mudah diotomatisasi, fleksibel dan keamanan data yang disimpan lebih terjamin. Para pelaku UMKM harus mampu berkompetisi secara efektif dalam hal harga, kualitas, jasa, struktur biaya dan kepuasan pelanggan agar dapat membantu menunjang kinerja usahanya. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yumiko & Tjakrawala . Al-Okaily et al. Heri Enjang et . yang menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi berbasis Cloud memiliki pengaruh terhadap kinerja UMKM. Dikarenakan sistem informasi akuntansi berbasis Cloud yang baik penggunaan dan pemanfaatannya juga akan berdampak pada peningkatan kinerja UMKM. menggunakan produk tersebut, maka hal itu membuat mereka percaya dan yakin bahwa produk Financial Technology memiliki keamanan yang tinggi untuk para pelaku Hal itu menjadi sebuah inovasi adanya teknologi baru yang mudah untuk digunakan, bersifat efisien, resiko yang rendah dan peningkatan hasil penjualan dalam kinerja bisnis UMKM. Sesuai dengan Teori Technology Acceptance Model (TAM) yang dikemukakan oleh Jogiyanto . dalam saras . pada buku Indyah Hartami Santi . yang mengacu pada Financial Technology yang digunakan dalam penelitian ini. Teori ini menyatakan bahwa keunggulan bersaing terletak pada pengetahuan, salah satunya teknologi. Di sektor keuangan muncul teknologi keuangan (Financial Technolog. yang menjadi alternatif akses keuangan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan penggunaan dan sikap pelaku usaha UMKM dalam menggunakan Financial Technology di dalam usaha mendapatkan banyak manfaat dan akses kemudahan untuk menunjang kinerja bisnisnya. Oleh karena itu, apabila pelaku usaha dapat dengan mudah dalam memanfaatkan Financial Technology dengan baik dan mengadopsi Financial Technology, maka hal tersebut akan lebih mudah dalam meningkatkan kinerja usahanya. Pengaruh Financial Technology terhadap Kinerja Bisnis UMKM Financial Technology merupakan perkembangan di sektor jasa keuangan yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan dan transaksi keuangan. Financial Technology diartikan sebagai salah satu langkah inovasi terhadap layanan jasa keuangan, menurut National Digital Research Centre (NDRC) diartikan model inovasi keuangan terkini yang hadir di masyarakat, sehingga setiap orang dapat menikmati transaksi keuangan yang lebih modern dan mudah Namun. Financial Technology akan tetap diatur oleh Bank Indonesia walaupun bukan lembaga keuangan seperti bank, hal ini dimaksudkan untuk melindungi konsumen atau masyarakat. Kehadiran Financial Technology bertujuan untuk memudahkan proses jual beli agar dapat diadopsi oleh masyarakat luas. Perkembangan teknologi semakin maju termasuk dalam keuangan yang dapat digunakan oleh siapapun dan kapanpun yang memiliki banyak fitur untuk digunakan oleh pelaku UMKM dan dapat memberikan kemudahan untuk meningkatkan kinerja keuangan UMKM. Setiap para pelaku UMKM yang telah menggunakan dan menerapkan pembayaran berbasis teknologi didalam usahanya maka akan merasakan kemudahan dalam mengakses layanan keuangan termasuk pada aplikasi pembayaran. Penggunaan Financial Technology memungkinkan bagi para pelaku bisnis UMKM untuk melakukan transaksi dengan cepat serta efisien. Kepraktisan Financial Technology dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mendapatkan sumber modal dan proses bisnis menjadi lebih mudah. Peningkatan kinerja UMKM dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya yaitu bertambahnya keuangan, bertambahnya jumlah pelanggan, jumlah penjualan dan jumlah asset setiap tahunnya. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Anthanasius Fomum & Opperman . Anggi Mirdiyantika et al. Wulan Sari & Widodo . Mulyanti & Nurhayati . yang menunjukkan bahwa Financial Technology memiliki pengaruh terhadap kinerja bisnis UMKM. Pada hipotesis kedua penelitian ini menyatakan bahwa Financial Technology berpengaruh terhadap kinerja bisnis UMKM. Hal ini sesuai dengan hasil pada saat penyebaran secara langsung, yang menyatakan bahwa pelaku bisnis UMKM yang telah atau sedang menggunakan produk Financial Technology mendapatkan kemudahan dalam akses penyediaan jasa pembayaran, dikarenakan Financial Technology merupakan inovasi keuangan baru yang telah mengubah transaksi bersifat tunai . dan sekarang menjadi non tunai . Hal itu menyebabkan pelaku usaha UMKM merasakan kemudahan karena tidak perlu untuk menyiapkan uang kembalian pada saat transaksi pembayaran berlangsung. Para pelaku bisnis UMKM juga memainkan peran penting dengan menyatakan bahwa dengan menggunakan produk Financial Technology menjadikan pelanggan banyak yang membeli usaha mereka, karena secara tidak langsung banyak sekali pelanggan atau masyarakat yang telah mengikuti perkembangan dengan melakukan pembayaran secara nontunai. Dengan mengadopsi produk Financial Technology para pelaku bisnis UMKM juga menyatakan jika mereka tidak mengalami beberapa resiko yang terjadi pada saat KESIMPULAN. IMPLIKASI. SARAN DAN KETERBATASAN Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology terhadap kinerja UMKM di Kota Surabaya, sehingga dapat memberikan kesimpulan sebagai Variabel sistem informasi akuntansi berbasis Cloud (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja IQTISHADequity journal MANAGEMENT Vol. No. 1 Desember 2025, pages 10-18 UMKM di Kota Surabaya. Hal ini di dasarkan bahwa pelaku usaha memiliki pemahaman dan kemampuan untuk mengoperasikan sistem informasi akuntansi berbasis Cloud terhadap bisnis yang sedang dijalankan sehingga dapat lebih mudah mengatur waktu untuk meningkatkan usaha mereka. Para pelaku usaha UMKM merasakan manfaat dengan menggunakan Cloud accounting sebagai penyusunan laporan keuangan terhadap bisnis yang sedang dijalankan untuk meningkatkan kinerja usahanya. Variabel Financial Technology (X. berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM di Kota Surabaya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa pelaku usaha UMKM menggunakan dan memanfaatkan Financial Technology dengan baik maka akan dapat meningkatkan kinerja usahanya. Para pelaku usaha UMKM merasakan banyak manfaat yang didapatkan dengan adanya transaksi pembayaran berbasis teknologi dengan akses pembiayaan, akan meningkatkan efisiensi operasional, mengelola resiko keuangan, diversifikasi sumber keuangan, serta meningkatkan akses ke pasar. REFERENSI Al-Okaily. Alkhwaldi. Abdulmuhsin. Alqudah. , & Al-Okaily. Cloud-based accounting information systems usage and its impact on Jordanian SMEsAo performance: the postCOVID-19 perspective. Journal of Financial Reporting and Accounting, 21. , 126Ae155. https://doi. org/10. 1108/JFRA-12-2021-0476 Anggi Mirdiyantika. Ika Indriasari, & Rita Meiriyanti. Pengaruh literasi keuangan. Inklusi keuangan dan Financial Technology terhadap peningkatan Kinerja Umkm Di Kecamatan Bulakamba. Jurnal Riset Manajemen Dan Ekonomi (Jrim. , 1. , 30Ae47. https://doi. org/10. 54066/jrime-itb. Anthanasius Fomum. , & Opperman. Financial inclusion and performance of MSMEs in Eswatini. International Journal of Social Economics, 50. , 1551Ae1567. https://doi. org/10. 1108/IJSE-10-20200689 Dr. Joseph Teguh Santoso. Kom. Komputasi Awan. Hartina. Goso. , & Palatte. Analisis DampakLiterasi KeuangandanKeuangan Terhadap Kinerja Keuangan UMKM. SEIKO : Journal of Management Business, 6. , 644Ae651. https://doi. org/10. 37531/sejaman. Hassan. Nasir. Herry. Khairudin. , & Adon, . Factors Influencing Cloud Computing Adoption in Small and Medium Enterprises. Heri Enjang Syahputra. Owen De Pinto Simanjuntak. Rosanna Purba. Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Cloud Computing Terhadap Kinerja Usaha Mikro. Kecil Dan Menengah (Umk. Di Kota Medan. https://doi. org/https://doi. org/10. 51544/jma. Imam Ghozali, & Latan. Partial Least Squares Konsep. Teknik Dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3. Indyah Hartami Santi. Technology Acceptance Model (TAM). Jogiyanto. TAM. Kurniawan. Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepercayaan Penggunaan FinTech pada UMKM Dengan Menggunakan Technology Acceptance Model ( TAM ). Keterbatasan Berdasarkan pada proses penelitian yang dilakukan secara langsung dalam. Ada beberapa keterbatasan dalam penelitian ini. Untuk peneliti selanjutnya dapat dijadikan pembelajaran agar lebih menyempurnakan penelitiannya dikarenakan setiap penelitian akan memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki. Beberapa keterbatasan dalam penelitian ini : Sebagian responden atau para pelaku usaha UMKM tidak menggunakan produk sistem informasi akuntansi berbasis Cloud dan Financial Technology, sehingga peneliti harus mencari cadangan responden lain yang telah menggunakan produk tersebut. Kurangnya pemahaman responden mengenai variabel yang dimaksud dalam penelitian ini. Saran