Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Volume. Nomor. 3 September 2025 e-ISSN: 2808-8980. p-ISSN: 2808-9383. Hal 25-34 DOI: https://doi. org/10. 55606/jupsim. Available online at : https://journalcenter. org/index. php/jupsim Pengaruh Inventory Turnover terhadap Perubahan Laba Bersih PT Sampoerna Periode 2016Ae2024 Yuliana Oktavianus1*. Alexander Sandhika Putera Laudhisa2. Elizabeth Tiur Manurung3 Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Katolik Parahyangan. Indonesia Alamat: Jl. Ciumbuleuit No. Hegarmanah. Cidadap. Kota Bandung. Jawa Barat 40141. Indonesia Korespondensi penulis: julyanao277@gmail. Abstract. This study aims to analyze the effect of inventory turnover on changes in net profit at PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk during the period 2016Ae2024. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk is one of the major companies involved in the cigarette industry in Indonesia, which faces significant challenges in managing inventory and maximizing profitability. This study uses a quantitative approach with a simple linear regression analysis method to examine the relationship between inventory turnover and changes in the company's net profit. The data used in this study are secondary data obtained from the company's quarterly financial reports, which are accessed through the official website of the Indonesia Stock Exchange. The analysis results show that inventory turnover has a significant influence on changes in the company's net profit. The adjusted R square value 65 percent indicates that inventory turnover can explain part of the variability in changes in net profit. This means that efficient inventory turnover can be an important factor in determining a company's profitability. addition, the F significance value of 0. 0042 indicates that the regression model used is statistically significant, which means the relationship between inventory turnover and net profit does not occur by chance. The positive relationship between the variables indicates that the higher the efficiency of inventory turnover, the company's net profit tends to increase. These findings underscore the importance of effective inventory management in improving company profitability, particularly amidst the ever-changing challenges of the cigarette industry. Therefore, inventory turnover can be used as a managerial indicator to assess a company's operational effectiveness and as a reference for strategic decision-making to maintain long-term profit stability and enhance market competitiveness. Keywords: Activity Ratio. Inventory Turnover. Net Profit. Operational Efficiency. PT Sampoerna Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inventory turnover terhadap perubahan laba bersih pada PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk selama periode 2016Ae2024. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk adalah salah satu perusahaan besar yang terlibat dalam industri rokok di Indonesia, yang memiliki tantangan besar dalam mengelola persediaan serta memaksimalkan profitabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana untuk melihat hubungan antara inventory turnover dan perubahan laba bersih perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan perusahaan, yang diakses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa inventory turnover memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan laba bersih perusahaan. Nilai adjusted R square sebesar 21,65 persen menunjukkan bahwa perputaran persediaan dapat menjelaskan sebagian dari variabilitas perubahan laba bersih. Artinya, perputaran persediaan yang efisien dapat menjadi faktor penting dalam menentukan profitabilitas perusahaan. Selain itu, nilai signifikansi F sebesar 0,0042 mengindikasikan bahwa model regresi yang digunakan signifikan secara statistik, yang berarti hubungan antara inventory turnover dan laba bersih tidak terjadi secara kebetulan. Hubungan positif antara variabel menunjukkan bahwa semakin tinggi efisiensi perputaran persediaan, maka laba bersih perusahaan cenderung Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan persediaan yang efektif dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan, terutama di tengah tantangan industri rokok yang terus berubah. Oleh karena itu, inventory turnover dapat digunakan sebagai indikator manajerial dalam menilai efektivitas operasional perusahaan dan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan strategis untuk menjaga stabilitas laba jangka panjang, serta sebagai langkah untuk meningkatkan daya saing di pasar. Kata kunci: Rasio Aktivitas. Inventory Turnover. Laba Bersih. Efisiensi Operasional. PT Sampoerna Received: Juni 21, 2025. Revised: Juli 15, 2025. Accepted: Agustus 05, 2025. Online Available: Agustus 08, 2025 Pengaruh Inventory Turnover terhadap Perubahan Laba Bersih PT Sampoerna Periode 2016Ae2024 LATAR BELAKANG Perusahaan di era globalisasi dan persaingan yang ketat saat ini harus memaksimalkan pendapatan dengan mengelola sumber daya secara efektif. Agar bisnis berhasil, manajemen keuangannya harus unggul, dan semua keputusan harus berdampak positif pada laba bersih. Memaksimalkan pengelolaan modal kerjaAikas, piutang, dan persediaanAimerupakan bagian penting dari perencanaan dan pelaksanaan keuangan (Sigalingging et al. , 2. Persediaan merupakan komponen yang sangat vital dalam operasional perusahaan, terutama bagi perusahaan manufaktur dan perdagangan. Laba bersih perusahaan secara langsung dipengaruhi oleh seberapa baik pengelolaan persediaannya. Untuk mengukur kesehatan keuangan suatu bisnis, penting untuk memeriksa efektivitas manajemen persediaannya. Sejumlah ukuran keuangan, seperti yang mengukur likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas, merupakan alat analisis yang sangat membantu untuk menilai kinerja perusahaan (Destiani & Hendriyani, 2. Salah satu metrik terpenting untuk mengukur seberapa baik suatu bisnis mengelola persediaannya adalah inventory turnover ratio. Kemampuan perusahaan untuk mengubah persediaannya menjadi pendapatan tercermin dalam rasio ini, yang mengukur berapa kali persediaan berputar dalam periode tertentu (Aulia & Santoso. Inventory turnover ratio yang lebih tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mengelola persediaannya dengan baik, yang menghasilkan laba yang lebih baik. Sebaliknya, inventory turnover yang rendah dapat mengindikasikan adanya masalah dalam pengelolaan persediaan, seperti penumpukan barang yang berlebihan atau penjualan yang lambat (Syahamah et al. Analisis terhadap inventory turnover ratio menjadi penting untuk memahami dinamika operasional perusahaan dan dampaknya terhadap kinerja keuangan. Laba bersih merupakan indikator utama yang menunjukkan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan operasionalnya dan mencapai tujuan profitabilitas (Zega et al. , 2. Perubahan laba bersih dari periode ke periode menjadi fokus utama para investor, manajemen, dan stakeholder lainnya guna menilai sejauh mana perusahaan berkinerja. Elemen-elemen yang berdampak pada perubahan laba bersih sangat beragam, mulai dari efisiensi operasional, pengelolaan biaya, strategi penjualan, hingga kondisi ekonomi makro (Maulita et al. , 2. Dalam konteks pengelolaan persediaan, efisiensi inventory turnover dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perubahan laba bersih melalui berbagai mekanisme. Peningkatan inventory turnover dapat mengurangi biaya penyimpanan, meminimalkan risiko kerusakan dan keusangan barang, serta meningkatkan aliran kas yang pada akhirnya berdampak positif pada profitabilitas (Suprapto & Enjeliana, 2. Oleh karena itu. JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 2808-8980. p-ISSN: 2808-9383. Hal 25-34 memahami hubungan antara inventory turnover dan perubahan laba bersih menjadi sangat penting dalam konteks analisis kinerja keuangan perusahaan. Bidang usaha rokok di Indonesia dikenal dengan karakteristiknya yang berbeda dalam pengelolaan persediaan, mengingat sifat produk yang memiliki masa simpan tertentu dan regulasi yang ketat. Perusahaan rokok harus mampu mengelola persediaan bahan baku tembakau, bahan tambahan, dan produk jadi dengan efisien untuk menjaga kualitas produk dan meminimalkan kerugian akibat kerusakan atau keusangan (Permatasari et al. , 2. Fluktuasi permintaan yang dipengaruhi oleh faktor musiman, regulasi pemerintah, dan perubahan preferensi konsumen menambah kompleksitas dalam pengelolaan persediaan. Industri ini juga menghadapi tantangan berupa kenaikan cukai yang berkelanjutan, yang mempengaruhi struktur biaya dan strategi pengelolaan persediaan. Dalam konteks ini, efisiensi inventory turnover menjadi faktor krusial yang dapat mempengaruhi daya saing dan profitabilitas perusahaan (Titisnamia & Puspita, 2. Kemampuan perusahaan rokok untuk mengoptimalkan inventory turnover akan sangat menentukan kemampuannya dalam mempertahankan margin keuntungan di tengah berbagai tantangan industri. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk tergolong perusahaan rokok raksasa di Indonesia yang telah beroperasi selama puluhan tahun dan mendominasi pasar domestik dengan stabilitas yang kuat (Alie et al. , 2. Sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia. PT Sampoerna memiliki kewajiban menunjukkan kinerja keuangan yang menarik bagi investor dan analis pasar modal. Perusahaan ini menghadapi berbagai tantangan industri, termasuk regulasi yang semakin ketat, kenaikan cukai yang berkelanjutan, dan persaingan yang intensif dengan kompetitor domestik dan internasional (Christ Notatema Zai, 2. Dalam menghadapi tantangan tersebut, efisiensi operasional menjadi kunci utama untuk mempertahankan profitabilitas dan posisi pasar. Pengelolaan persediaan yang optimal menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai efisiensi operasional tersebut. Analisis terhadap inventory turnover PT Sampoerna dan pengaruhnya terhadap perubahan laba bersih menyumbang perspektif yang bermanfaat tentang efektivitas strategi operasional perusahaan dan implikasinya terhadap kinerja keuangan jangka Data menunjukkan bahwa selama periode 2016 hingga 2024. PT Sampoerna mencatat fluktuasi laba bersih yang signifikan. Laba bersih tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar Rp13. 000, sementara laba bersih terendah terjadi pada tahun 2024 sebesar Rp6. Di sisi lain, beban pokok penjualan (COGS) meningkat secara konsisten, dari Rp71. 000 pada tahun 2016 menjadi Rp99. 000 pada tahun 2024. Pengaruh Inventory Turnover terhadap Perubahan Laba Bersih PT Sampoerna Periode 2016Ae2024 Perbedaan tren antara kenaikan biaya penjualan dan fluktuasi laba bersih ini mencerminkan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan persediaan dan operasional perusahaan. Kajian ini bertujuan memahami sejauh mana inventory turnover memengaruhi perubahan laba bersih PT Sampoerna periode 2016-2024, suatu periode yang mencakup berbagai kondisi ekonomi dan regulasi yang berbeda. Periode penelitian ini dipilih karena mencakup era sebelum dan selama pandemi COVID-19, serta berbagai perubahan regulasi industri rokok yang dapat mempengaruhi pola pengelolaan persediaan dan profitabilitas perusahaan. KAJIAN TEORITIS Rasio keuangan yang dikenal sebagai inventory tunrover mengukur frekuensi pembaruan atau penjualan persediaan dalam jangka waktu tertentu. Rasio ini menunjukkan seberapa baik suatu perusahaan mengelola asetnya saat ini dan seberapa efisien operasionalnya (Solikin. Menurut Aulia dan Santoso . , semakin tinggi nilai inventory turnover, semakin cepat barang bergerak keluar dari gudang dan dikonversi menjadi penjualan, sehingga dapat memperkuat arus kas dan meningkatkan profitabilitas. Kemampuan menciptakan laba setelah dikurangi seluruh biaya operasional dan nonoperasional ditunjukkan oleh laba bersih perusahaan, yang merupakan ukuran kinerja keuangan (Zega et al. , 2. Perubahan laba bersih dari waktu ke waktu mencerminkan keberhasilan atau kegagalan strategi operasional dan efisiensi pengelolaan sumber daya. Inventory turnover dan kesuksesan finansial berkorelasi kuat, menurut beberapa Inventroy turnover memiliki pengaruh substansial terhadap profitabilitas organisasi manufaktur (Dewi et al. , 2. Hasil serupa ditemukan oleh Ratnadewi et al. , yang mengindikasikan adanya korelasi antara efisiensi rasio aktivitas, seperti total asset turnover dan inventory turnover, terhadap pertumbuhan laba perusahaan. Di sisi lain, penelitian Permatasari et al. dalam konteks industri hasil tembakau menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan yang mempertimbangkan masa kadaluarsa sangat berpengaruh terhadap peningkatan service level dan efisiensi biaya. Dalam konteks PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, efisiensi inventory menjadi kunci untuk mempertahankan kinerja keuangan yang stabil di tengah tantangan regulasi dan pasar (Christ Notatema Zai, 2. Melalui analisis pengaruh inventory turnover terhadap perubahan laba bersih, studi ini bertujuan memperkaya khazanah literatur yang menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan bukan hanya fungsi logistik, melainkan juga berkontribusi signifikan terhadap profitabilitas. JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 2808-8980. p-ISSN: 2808-9383. Hal 25-34 METODE PENELITIAN Korelasi dan dampak dua faktor ini diteliti dalam penelitian kuantitatif ini melalui data numerik yang telah dievaluasi secara statistik (Sugiyono, 2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara inventory turnoover dan variasi laba bersih di PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dari tahun 2016 hingga 2024. Data sekunder yang digunakan berasal dari laporan keuangan triwulanan resmi perusahaan yang dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia. Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang meliputi rincian persediaan. HPP, dan laba bersih. Dua metode digunakan untuk memeriksa data yang terkumpul: analisis regresi linier dasar dan statistik deskriptif. Nilai rata-rata, maksimum, dan terendah, di antara kualitas data lainnya, dapat dijelaskan menggunakan statistik deskriptif. Sebaliknya, dampak inventory turnover terhadap variasi laba bersih selama periode tertentu diteliti menggunakan regresi linier Untuk menjamin hasil analisis yang akurat dan dapat diandalkan, semua pemrosesan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat statistik seperti SPSS atau Microsoft Excel. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Tujuan utama penelitian ini adalah mengkaji variasi laba bersih PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dari tahun 2016 hingga 2024 melalui perspektif perputaran persediaan. Data sekunder yang dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji regresi linier dasar digunakan. Data tersebut berasal dari laporan keuangan triwulanan. Tabel 1. Hasil Statistik Regresi Linear Sederhana Statistik Multiple R R Square Adjusted R Square Standard Error Observations Nilai 0,4917 0,2418 0,2165 0,5619 Tabel 2. Hasil Uji F (ANOVA) Sumber Regression Residual Total 3,0207 9,4725 12,4932 3,0207 0,3157 F Hitung 9,5668 Significance F 0,0043 Nilai adjusted R square yang dihasilkan dari pengolahan data adalah 21,65%, yang berarti inventory turnover mampu menjelaskan perubahan laba bersih sebesar 21,65%. Dengan demikian, efisiensi perputaran persediaan memberikan kontribusi terhadap peningkatan atau Pengaruh Inventory Turnover terhadap Perubahan Laba Bersih PT Sampoerna Periode 2016Ae2024 penurunan laba bersih perusahaan. Sebanyak 78,35% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model, seperti biaya operasional, strategi penjualan, struktur harga, kebijakan cukai, maupun kondisi ekonomi makro. Pengujian F menunjukkan bahwa nilai p-value sebesar 0,0043 < 0,05 maupun 0,005. Artinya, model regresi yang digunakan signifikan secara statistik. Karena hubungan yang ditemukan positif, maka laba bersih bisnis akan meningkat secara proporsional dengan peningkatan inventory turnover. Peningkatan laba bersih yang diprediksi untuk setiap peningkatan satu unit inventory turnover adalah 0,182 unit, menurut hasil koefisien regresi. Hal ini menghasilkan model regresi berikut: yaycaycayca yaAyceycycycnEa = 1,410 0,182 y yaycuycyceycuycycuycyc ycNycycycuycuycyceyc Efisiensi pengelolaan persediaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong profitabilitas perusahaan karena berkontribusi dalam mempercepat siklus penjualan, menekan biaya penyimpanan, serta meningkatkan efektivitas operasional. Pembahasan Perusahaan PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk memiliki posisi terdepan di industri rokok Indonesia, berkat sejarah panjang dan reputasinya yang kuat. Perusahaan ini mengelola merek-merek ternama seperti Sampoerna A Mild. Dji Sam Soe, dan Marlboro, yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan. Sebagai anak perusahaan dari Philip Morris International. Sampoerna menjalankan strategi bisnis yang terintegrasi dengan standar global (Badriyani & Nurwita, 2. Dalam perjalanannya. Sampoerna menghadapi tantangan besar, termasuk kenaikan tarif cukai, pengetatan regulasi, dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Untuk menjaga profitabilitas, perusahaan mengedepankan efisiensi operasional, salah satunya melalui inventory turnover yang menunjukkan kecepatan perputaran persediaan barang. Sebagai ukuran kunci, inventory turnover membantu mengidentifikasi kinerja pengelolaan stok barang dan kemampuannya untuk dikonversi menjadi penjualan (Solikin. Data selama 2016Ae2024 menunjukkan fluktuasi nilai inventory turnover dari kuartal ke kuartal, mencerminkan dinamika operasional perusahaan. Saat nilai turnover rendah, laba bersih cenderung turun, dan sebaliknya, saat nilai turnover tinggi, laba bersih mengalami Temuan ini mengindikasikan hubungan antara efektivitas manajemen persediaan dan performa keuangan perusahaan. Dengan nilai R-kuadrat yang disesuaikan sebesar 21,65%, inventory turnover berkorelasi cukup kuat dengan laba bersih. Namun, uji signifikansi menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antara kedua variabel tersebut, dengan nilai F sebesar 9,5668 dan tingkat signifikansi 0,0043. Koefisien regresi yang positif juga memperkuat temuan bahwa JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 2808-8980. p-ISSN: 2808-9383. Hal 25-34 peningkatan inventory turnover berdampak pada kenaikan laba bersih. Efisiensi ini juga berdampak pada perbaikan arus kas dan penurunan biaya penyimpanan, sehingga meningkatkan margin laba. Industri rokok di Indonesia berada dalam tekanan akibat regulasi ketat dan kenaikan tarif Selain itu, perilaku konsumen juga mulai bergeser ke produk tembakau alternatif. Dalam kondisi tersebut. Sampoerna perlu beradaptasi melalui efisiensi produksi dan distribusi. Nilai inventory turnover yang tinggi menjadi indikator keberhasilan perusahaan dalam menjaga ritme produksi dan distribusi yang efektif (Fitria & Suartini, 2. Produk yang tidak tertahan lama di gudang akan lebih cepat terserap pasar, mencegah pemborosan akibat stok usang, dan menjaga arus kas tetap lancar. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Dewi et al. yang menemukan bahwa perputaran persediaan memengaruhi profitabilitas perusahaan manufaktur. Selain itu. Ratnadewi et al. menemukan bahwa margin laba lebih konsisten pada perusahaan dengan tingkat inventory turnover yang tinggi. Permatasari et al. menegaskan bahwa dalam industri hasil tembakau, efisiensi pengelolaan persediaan menjadi kunci untuk menjaga performa keuangan. Selain itu, inventory turnover juga mencerminkan kemampuan perusahaan dalam merespons permintaan pasar secara cepat dan mengelola modal kerja secara efisien. Namun demikian, inventory turnover bukan satu-satunya faktor penentu laba bersih. Variabel lain seperti kenaikan tarif cukai, fluktuasi harga bahan baku, strategi pemasaran, dan inovasi produk juga memiliki pengaruh signifikan. Oleh karena itu, manajemen perlu melihat inventory turnover sebagai salah satu indikator dari keseluruhan sistem pengambilan keputusan Pengelolaan persediaan yang baik perlu diintegrasikan dengan sistem logistik dan digitalisasi rantai pasok untuk meningkatkan efisiensi secara menyeluruh. Dari sudut pandang manajerial, hasil penelitian ini menyarankan bahwa inventory turnover dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengambil keputusan terkait pembelian, produksi, dan distribusi. Jika perputaran persediaan rendah, manajemen harus meninjau kembali strategi logistik dan sistem pengadaan barang. Evaluasi berkala terhadap tingkat persediaan juga penting untuk menghindari penumpukan barang dan biaya penyimpanan yang tidak perlu. Dalam konteks industri rokok yang teregulasi ketat, pengendalian stok juga berfungsi sebagai alat untuk mengelola risiko audit dan pajak. Secara keseluruhan, inventory turnover merupakan indikator efisiensi yang penting dalam menilai performa keuangan perusahaan, terutama dalam jangka pendek dan menengah. Namun untuk mempertahankan profitabilitas dalam jangka panjang, dibutuhkan sinergi antara efisiensi operasional, strategi penjualan yang adaptif, manajemen biaya yang cermat, serta Pengaruh Inventory Turnover terhadap Perubahan Laba Bersih PT Sampoerna Periode 2016Ae2024 diversifikasi produk yang tepat sasaran. Temuan ini memberikan pemahaman yang berguna untuk pengambilan kebijakan keuangan dan operasional, serta dapat dijadikan referensi dalam pengelolaan aktivitas perusahaan secara strategis di masa mendatang. KESIMPULAN DAN SARAN Data penelitian memperlihatkan bahwa inventory turnover menjadi faktor yang secara signifikan mempengaruhi perubahan laba bersih PT HM Sampoerna Tbk pada periode 2016Ae Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi dalam perputaran persediaan memiliki kontribusi terhadap kinerja keuangan perusahaan, meskipun pengaruhnya belum dominan dibandingkan elemen-elemen eksternal yang tidak tercakup dalam model. Akibatnya, pengelolaan persediaan yang optimal dapat dijadikan salah satu strategi manajerial untuk meningkatkan profitabilitas, terutama dalam industri dengan regulasi ketat seperti rokok. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar manajemen perusahaan secara berkala mengevaluasi kebijakan pengelolaan persediaan dan mengintegrasikannya dengan strategi distribusi dan produksi untuk mencapai efisiensi yang lebih besar. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan satu variabel independen dan fokus pada satu perusahaan dalam satu sektor industri, sehingga hasil studi ini tidak dapat digeneralisasi secara luas tanpa pertimbangan yang matang. Riset lanjutan dianjurkan untuk mengikutsertakan variabel lain seperti biaya operasional, strategi harga, atau kebijakan fiskal, serta memperluas objek kajian ke sektor industri lainnya agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai determinan perubahan laba bersih dalam konteks manajemen keuangan perusahaan. DAFTAR REFERENSI Alie. Saleh. Anggraini. , & Oktaria. Perbandingan kinerja keuangan perusahaan rokok PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk periode 2020Ae2022. EKOMA: Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi, 3. , 1562Ae1566. https://doi. org/10. 56799/ekoma. Aulia. , & Santoso. Pengaruh rasio aktivitas dengan perhitungan perputaran kas, perputaran piutang, dan perputaran persediaan terhadap profitabilitas pada perusahaan sub sektor farmasi di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2014Ae2023. Jurnal Nusa Akuntansi, 2. , 348Ae369. https://doi. org/10. 62237/jna. Badriyani. , & Nurwita. Pengaruh current ratio, debt to equity ratio dan total asset turnover terhadap return on asset pada PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk periode 2014Ae2023. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2, 435Ae445. https://jicnusantara. com/index. php/jicn JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 2808-8980. p-ISSN: 2808-9383. Hal 25-34 Christ Notatema Zai. Manajemen strategi dan kinerja keuangan untuk mencapai stabilitas PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk tahun 2021Ae2023. Jurnal Sistem Informasi. Akuntansi Dan Manajemen, 4. , 321Ae331. Destiani. , & Hendriyani. Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi. Keuangan & Bisnis Syariah, 4. , 33Ae51. https://doi. org/10. 47467/alkharaj. Dewi. Putra. , & Santoso. Pengaruh debt to equity ratio, inventory turnover, assets turn over dan firm size pada profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Kharisma, 2. , 157Ae172. https://scholar. com/scholar?q=related:TkdYLiEFoF0J:scholar. Fitria. , & Suartini. The effect of cash turnover, account receivable turnover and inventory turnover on profitability. Gorontalo Accounting Journal, 4. , 1. https://doi. org/10. 32662/gaj. Maulita. Sefty Framita. , & Nailufaroh. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas laba. Jurnal Economina, 1(Septembe. , 1Ae12. Permatasari. Saragih. , & Novitasari. Perancangan kebijakan persediaan tembakau dengan mempertimbangkan masa kadaluarsa dan kapasitas gudang untuk meningkatkan service level pada PT XYZ. E-Proceeding of Engineering, 12. , 469Ae https://openlibrarypublications. id/index. php/engineering/article/vi ew/26079 Ratnadewi. Mulyatini. , & Yulia. Pengaruh total asset turnover dan net profit margin terhadap pertumbuhan laba (Suatu studi pada PT Astra International Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010Ae2. Business Management and Entrepreneurship Journal, 4. , 100Ae109. Sigalingging. Leiwakabessy. Suleman. Jusman. , & Rijal. Evaluasi efektivitas manajemen modal kerja dalam meningkatkan profitabilitas Journal Tax Business, 5. , 225Ae233. https://doi. org/10. 55336/jpb. Solikin. Pengaruh inventory turnover dan volume penjualan terhadap laba bersih. Jurnal Manajemen Strategi Dan Aplikasi Bisnis, 3. , 129Ae136. Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif. Alphabet. Suprapto. , & Enjeliana. Pengaruh firm size, liquidity, leverage, c dan inventory turnover terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. CoMBInES - Conference on Management. Business. Innovation. Education Social Sciences, 1. , 2123Ae2135. https://journal. id/index. php/combines/article/view/4749 Syahamah. Susilowati. , & Hernadi Moorcy. Pengaruh cash turnover, receivable turnover dan inventory turnover terhadap profitabilitas pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal GeoEkonomi, 16. , 96Ae106. https://doi. org/10. 36277/geoekonomi. Pengaruh Inventory Turnover terhadap Perubahan Laba Bersih PT Sampoerna Periode 2016Ae2024 Titisnamia. , & Puspita. Pengaruh rasio aktivitas terhadap profitabilitas (Studi pada perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016Ae2. Monex Journal Research Accounting Politeknik Tegal, 12. , 164Ae179. https://doi. org/10. 30591/monex. Zega. Purba. Lumbantoruan. , & Siallagan. Analisis laporan keuangan untuk mengukur pertumbuhan laba bersih perusahaan. Jurnal Cendekia Ilmiah, 4. , 2462Ae2471. JUPSIM - VOLUME. NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025