P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI CLOUD UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN KELOMPOK USAHA UMKM NAIK KELAS BOGOR Hartanti1*. Ratiyah2. Dinar Riftiasari1 1Manajemen Pajak. Ekonomi dan Bisnis. Universitas Bina Sarana Informatika 2Akuntansi. Ekonomi dan Bisnis. Universitas Bina Sarana Informatika Universitas Bina Sarana Informatika. Jakarta. Indonesia hti@bsi. id*, ratiyah. rty@bsi. id, dinar. rtf@bsi. (*) Corresponding Author Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional. Abstract This community service program aims to enhance the managerial capacity, financial literacy, and digital competence of Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. under the Naik Kelas Bogor initiative through the implementation of a cloud-based accounting system. SILAKU SMART. MSMEs in Bogor contribute significantly to the local economy. however, they still face challenges in accurate bookkeeping, financial reporting, human resource management, and digital marketing. The program was implemented from July to December 2025, with intensive training conducted in SeptemberAeOctober 2025, involving MSME participants from various sectors, particularly home-based culinary businesses. The program adopted a systematic approach consisting of socialization, participatory training, cloud application implementation, mentoring, and The results showed a significant improvement in participantsAo understanding of the cloud-based accounting system, with 70% of participants being highly proficient after the second training session. Moreover, 90% of participants expressed strong confidence in applying cloud accounting, managerial practices, and digital marketing in their businesses. The implementation of SILAKU SMART also enabled realtime transaction recording, automatic financial reporting, and integration with digital marketing features, which enhanced operational efficiency and expanded market reach. This program aligns with the Sustainable Development Goals (SDG. , particularly in promoting decent work and economic growth (Goal . , fostering innovation and infrastructure development (Goal . , and strengthening partnerships for sustainable development (Goal . These findings demonstrate that the combination of digital technology and participatory training can effectively empower MSMEs, enhance business professionalism, and strengthen competitiveness in the digital economy. Keywords: cloud accounting system. digital marketing. financial literacy. managerial capacity. MSME. Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial, literasi keuangan, dan kompetensi digital pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam inisiatif Naik Kelas Bogor melalui penerapan sistem akuntansi berbasis cloud. SILAKU SMART. UMKM di Bogor memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal, namun masih menghadapi tantangan dalam pencatatan keuangan yang akurat, penyusunan laporan keuangan, manajemen sumber daya manusia, dan pemasaran Program ini dilaksanakan selama Juli hingga Desember 2025, dengan kegiatan pelatihan intensif pada SeptemberAeOktober 2025 yang diikuti pelaku UMKM Naik Kelas Bogor dari berbagai sektor, terutama kuliner rumahanmelalui pendekatan sistematis yang mencakup sosialisasi, pelatihan partisipatif, implementasi aplikasi cloud, pendampingan , dan evaluasi. Hasil adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman peserta terhadap sistem akuntansi berbasis cloud 70% peserta yang sangat paham setelah pelatihan kedua. Selain itu, 90% peserta menyatakan sangat percaya diri dalam menerapkan akuntansi cloud, manajerial, dan pemasaran digital pada usaha mereka. Penerapan SILAKU SMART juga memungkinkan pencatatan transaksi secara real-time, penyusunan laporan keuangan otomatis, serta integrasi dengan fitur pemasaran digital yang meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan pasar. Program ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG. , khususnya Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. dalam mendukung pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (Tujuan . , mendorong inovasi dan pembangunan infrastruktur (Tujuan . , serta memperkuat kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan (Tujuan . Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi teknologi digital dengan pelatihan partisipatif dapat memberdayakan UMKM secara efektif, meningkatkan profesionalisme usaha, dan memperkuat daya saing dalam ekonomi digital. Kata kunci: sistem akuntansi berbasis cloud. pemasaran digital. literasi keuangan. kapasitas manajerial. UMKM PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang memiliki peran strategis Berdasarkan data BPS . UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Kontribusi besar ini menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang mampu menjaga stabilitas ekonomi, khususnya dalam menghadapi krisis global. Tidak hanya di tingkat nasional, di Kota Bogor sendiri terdapat lebih dari 25. 000 UMKM aktif yang tersebar di berbagai sektor ekonomi, seperti kuliner, fashion, jasa, dan perdagangan . Komunitas UMKM Naik Kelas Bogor merupakan salah satu wadah yang didirikan untuk mendukung pengembangan UMKM berbasis komunitas dan mendorong adopsi digitalisasi . Keberadaan komunitas ini berperan penting sebagai jembatan antara pelaku usaha dengan dunia akademik, pemerintah, dan sektor swasta. Melalui pendekatan berbasis komunitas. UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas manajerial, memperkuat jaringan pemasaran, dan mengadopsi teknologi yang relevan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Berdasarkan hasil indentifikasi lapangan dan wawancara dengan pengurus UMKM naik kelas bogor, bahwa mayoritas usahanya bergerak dalam sektor kuliner rumahan , seperti makanan ringan, kue basah, frozen food, dan minuman herbal dengan omzet dibawah 10 Juta perbulan. Hasil Observasi menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM masih mencatat keuangan secara manual dengan pencatatan pemasukan dan pengeluaran saja dan belum ada yang menerapkan sistem akuntansi berbasis cloud. Kondisi ini menyebabkan kesulitan dalam penyusunan laporan keuangan, pengawasan arus kas, serta pengambilan keputusan usaha. Selain itu kurangnya literasi digital dan akuntansi menggunakan media sosial untuk promosi, dan belum ada strategi pemasaran digital yang terarah Meski memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian. UMKM masih menghadapi berbagai permasalahan mendasar. Salah satunya adalah keterbatasan dalam pencatatan keuangan yang sebagian besar masih dilakukan secara manual . Kondisi ini mengakibatkan rendahnya kualitas laporan keuangan yang berdampak pada sulitnya melakukan evaluasi usaha dan mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan. Permasalahan lain yang tidak kalah penting adalah rendahnya Penelitian Rachmatsyah menegaskan bahwa keterbatasan literasi digital membatasi kemampuan UMKM dalam mengoptimalkan pemasaran berbasis teknologi . Demikian pula, dalam penelitian Warisi. Sari, dan Lapan mengungkapkan bahwa lemahnya literasi akuntansi pada UMKM transparan dan akuntabel . Selain aspek keuangan, tantangan juga muncul dari sisi manajerial. Struktur organisasi UMKM di Bogor cenderung masih bersifat informal dengan pembagian tugas yang tidak jelas . Akibatnya, terhambat dan pelaku usaha kesulitan dalam mengelola sumber daya manusia. Rendahnya literasi manajerial ini juga membatasi kemampuan UMKM dalam merumuskan strategi bisnis jangka Oleh karena itu, peningkatan kapasitas manajerial menjadi aspek penting dalam mendukung keberlangsungan UMKM di era kompetisi global. Transformasi digital menjadi salah satu solusi strategis dalam menjawab permasalahan UMKM. Pemerintah Indonesia melalui program Making Indonesia 4. 0 dan kebijakan UMKM Go Digital menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan daya saing nasional . Salah satu bentuk implementasi transformasi digital adalah penerapan sistem akuntansi berbasis cloud . loud accounting syste. Teknologi ini memberikan kemudahan dalam pencatatan, pelaporan, dan analisis keuangan secara real-time dengan tingkat efisiensi yang lebih tinggi . Berbagai menunjukkan manfaat signifikan dari penerapan sistem akuntansi berbasis cloud pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian . Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. mengungkapkan bahwa adopsi teknologi cloud berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan UMKM, sementara . enegaskan bahwa sistem akuntansi berbasis cloud mampu meningkatkan efisiensi operasional serta mempercepat proses penyusunan laporan keuangan. Temuan-temuan implementasi cloud accounting merupakan alternatif strategis untuk mengatasi berbagai permasalahan keuangan dan manajerial yang umum dihadapi oleh UMKM. Namun accounting masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya pengetahuan pelaku usaha, serta resistensi terhadap perubahan. Oleh karena itu, pendampingan, pelatihan, dan edukasi yang sistematis agar UMKM dapat memanfaatkan teknologi ini secara optimal. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim Universitas Bina Sarana Informatika bersama UMKM Naik Kelas Bogor menjadi upaya konkret untuk menjawab tantangan tersebut. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDG. , khususnya tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, tujuan 9 tentang inovasi dan infrastruktur, serta tujuan 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. METODE PENGABDIAN MASYARAKAT Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sesuai dengan kontrak yang telah ditetapkan oleh Direktorat Riset. Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) melalui Hibah BIMA Tahun 2025 yaitu juli-desember 2025. Untuk Pelaksanaan Pelatihan dilaksanakan pada September-oktober Mitra Pengabdian Masyarakat sebanyak 20 UMKM naik kelas Bogor yang sudah melakukan pencatatan manual yaitu sebatas pemasukan dan pengeluaran kas, tetapi belum paham mengenai pembuatan laporan keuangan dan yang bersedia menghadiri Pelatihan dari awal sampai dengan Metode Pengabdian masyarakat dapat ditunjukkan pada Gambar 1. Sosialisasi Pelatihan Pendampingan Evaluasi dan Berkelanjutan Penerapan Teknologi Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 1. Metode Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Pelatihan Tahap kedua adalah pelatihan yang berfokus pada peningkatan kapasitas manajerial, meliputi manajemen keuangan, pengelolaan sumber daya manusia, serta strategi pemasaran digital. Kegiatan pelatihan tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung menggunakan aplikasi cloud accounting dan media pemasaran digital, sehingga peserta mampu memahami sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh . Penerapan Teknologi Tahap ketiga adalah penerapan teknologi yang diwujudkan dengan implementasi aplikasi akuntansi berbasis web yaitu SILAKU SMART. Aplikasi ini dapat diakses melalui laman SILAKU SMART. id dan memungkinkan UMKM melakukan pencatatan transaksi, menyusun laporan keuangan, serta melakukan analisis usaha secara real-time. Proses implementasi dilakukan secara bertahap agar peserta dapat menyesuaikan diri dengan teknologi baru . Pendampingan Tahap keempat berupa pendampingan diberikan kepada peserta untuk memastikan bahwa mereka mampu mengoperasikan sistem secara Pendampingan dilakukan baik secara tatap muka maupun melalui media daring dengan pendekatan partisipatif. Dalam tahap ini, tim pengabdi berperan sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan teknis dan konsultasi sesuai kebutuhan peserta. Sosialisasi Tahap pertama tim pelaksana melaksanakan sosialisasi kepada pengurus dan para pelaku UMKM Naik Kelas Bogor mengenai manfaat penggunaan sistem akuntansi berbasis cloud. Sumber Daya dan Pemasaran. Sosialisasi dilaksanakan dengan menekankan urgensi pencatatan keuangan modern serta peluang yang dapat diperoleh melalui digitalisasi usaha . Evaluasi Dan Keberlanjutan Evaluasi dilakukan melalui instrumen pretest dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi keuangan serta keterampilan penggunaan Selain itu, kuesioner digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta dan efektivitas kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. pencatatan keuangan dan penggunaan teknologi Aspek keberlanjutan juga diperhatikan dengan memberikan dukungan teknis pascaprogram, sehingga UMKM mitra tetap memperoleh kemandirian usaha mereka. Dengan metode yang terintegrasi ini, program pengabdian masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas manajerial dan literasi keuangan UMKM Naik Kelas Bogor. disesuaikan dengan kemampuan pengguna agar tidak menimbulkan hambatan baru . HASIL DAN PEMBAHASAN Sebagai bentuk kontribusi nyata, tim pengabdian masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika membuat sebuah aplikasi sistem akuntansi berbasis cloud yang diberi nama SILAKU SMART. Aplikasi ini dirancang sederhana, berbasis web, dan dapat diakses melalui berbagai perangkat, baik komputer maupun telepon pintar, sehingga mudah digunakan oleh pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan dalam literasi teknologi. Fokus utama pengembangan SILAKU SMART adalah membantu UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi keuangan secara cepat, akurat, dan terintegrasi dengan laporan keuangan sederhana. Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 2. Tampilan Fitur SILAKU SMART Fitur utama SILAKU SMART meliputi pencatatan transaksi harian seperti kas masuk, kas keluar, dan laporan laba rugi. Seluruh fitur dirancang mengikuti pola transaksi yang paling sering digunakan oleh UMKM sehingga aplikasi tidak terlalu rumit namun tetap mampu memberikan manfaat nyata. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat lebih mudah memahami alur keuangan usahanya tanpa harus mempelajari sistem akuntansi yang kompleks. Pendekatan ini sesuai dengan kondisi riil UMKM yang membutuhkan sistem praktis namun tetap fungsional, sebagaimana ditegaskan oleh Fitriyah & Hidayati bahwa adopsi teknologi akuntansi harus Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 3. Tampilan Marketplace SILAKU SMART Keunggulan lain dari aplikasi ini adalah adanya integrasi marketplace di dalam sistem. Melalui fitur tersebut. UMKM dapat sekaligus memasarkan produk mereka secara daring tanpa perlu menggunakan platform terpisah. Hal ini memberikan nilai tambah karena pelaku UMKM tidak hanya terbantu dari sisi pencatatan keuangan, tetapi juga mendapatkan akses lebih luas terhadap pasar digital. Integrasi ini sejalan dengan temuan . yang menekankan pentingnya literasi digital dan strategi pemasaran daring untuk meningkatkan daya saing UMKM. Hasil uji coba awal menunjukkan bahwa sebagian besar mitra UMKM merasa lebih percaya diri dalam mengelola usaha mereka setelah SILAKU SMART. Pencatatan transaksi melalui menu kas dinilai lebih sederhana dan intuitif, sementara laporan keuangan yang dihasilkan secara otomatis memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi usaha. Beberapa pelaku UMKM bahkan melaporkan bahwa laporan keuangan yang tersedia membantu mereka dalam mengambil keputusan bisnis, seperti menentukan harga jual yang lebih tepat dan mengatur arus kas agar lebih stabil. Selain itu, integrasi marketplace di dalam SILAKU SMART membuka peluang tambahan bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran. Produk yang sebelumnya hanya dijual secara konvensional kini dapat dipasarkan secara daring melalui sistem yang sama, tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Hal ini menegaskan bahwa SILAKU SMART tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatat transaksi, tetapi juga sebagai platform digital terpadu yang menggabungkan aspek keuangan dan pemasaran. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat memberikan Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. kontribusi berkelanjutan terhadap penguatan daya saing UMKM di era digital. Kami sosialisasi dan pelatihan intensif selama bulan September-oktober 2025 diikuti oleh 20 mitra UMKM yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pencatatan keuangan para mitra UMKM Naik Kelas Bogor. Pelatihan dilakukan dalam bentuk ceramah diskusi kelompok, serta simulasi penggunaan aplikasi SILAKU SMART. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diperkenalkan pada pentingnya pencatatan keuangan yang baik sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Sebelum kegiatan berlangsung, sebagian besar mitra masih menggunakan pencatatan manual sederhana dalam buku tulis atau catatan harian, yang berisiko menimbulkan kesalahan perhitungan, kehilangan data, dan sulitnya memantau arus kas. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata mitra dalam mengelola usaha kelebihan berupa efisiensi dan integrasi. Sistem penghematan waktu dan mempercepat proses pencatatan dibandingkan metode manual. Hal ini sejalan dengan penelitian . yang menunjukkan bahwa adopsi sistem cloud meningkatkan akurasi laporan keuangan UMKM. Dengan adanya fitur ini, pelaku UMKM tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga memperoleh data yang lebih akurat untuk mengevaluasi kinerja usaha mereka. Lebih jauh, penelitian . menegaskan bahwa penerapan sistem akuntansi cloud berdampak positif pada peningkatan kinerja UMKM. Dampak ini juga terlihat pada mitra yang terlibat dalam program. Setelah mengikuti pelatihan, sebagian besar peserta mampu menyusun laporan sederhana berupa laporan laba rugi dan laporan arus kas tanpa harus melakukan perhitungan Laporan yang dihasilkan oleh aplikasi Setelah pelatihan dilakukan evaluasi keseluruhan kegiatan untuk mengukur kecapaian dalam pelatihan SILAKU SMART bagi komunitas UMKM Naik Kelas Bogor. Tabel 1. Data Kuesioner Pre Test Pernyataan Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 4. Kegiatan Pelatihan dengan Peserta Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 5. Panitia dan Peserta PKM Dalam pelatihan, peserta dibimbing untuk menggunakan menu kas pada aplikasi SILAKU SMART sebagai pusat pencatatan transaksi. Seluruh transaksi penjualan maupun pembelian dapat dimasukkan secara langsung dan otomatis diproses ke dalam sistem. Pendekatan ini memudahkan pelaku UMKM karena menyerupai pola pencatatan tradisional yang sudah familiar, namun memiliki Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. Saya konsep dan manfaat berbasis cloud. Saya aplikasi cloud untuk mencatat transaksi harian usaha. Saya dapat membuat laporan laba rugi serta arus kas dari sistem cloud. Saya pentingnya struktur SDM. Saya melakukan evaluasi SDM indikator sederhana. Saya manfaat media sosial (Instagram. Facebook. Cloud, dl. untuk promosi produk. Saya marketplace (Shopee. Tokopedia. Cloud, dl. untuk memperluas Saya dasar-dasar SEO Tidak Paham Kurang Paham Paham Sangat Paham P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. Pernyataan (Search Engine Optimizatio. untuk pemasaran online. Saya pentingnya insentif komunikasi bagi SDM pemasaran agar lebih Saya percaya diri untuk menerapkan setelah pelatihan ini. Tidak Paham Kurang Paham Paham Sangat Paham Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Tabel 1 menunjukkan hasil kuesioner pretest berdasarkan jumlah jawaban dari peserta untuk setiap pertanyaan. Jumlah dari keseluruhan 20 responden, sebagian besar tidak paham atau kurang paham dengan sistem akuntansi berbasis cloud untuk pengelolaan keuangan baik dalam aspek pengenalan akuntansi dan keuangan dasar, aspek manajerial dan SDM, aspek pemasaran. Namun, sebagaian besar peserta percaya diri untuk menerapkan akuntansi cloud, manajerial, dan pemasaran digital setelah pelatihan ini. Tabel 2. Hasil Kuesioner Pre Test Pernyataan Saya konsep dan manfaat berbasis cloud. Saya aplikasi cloud untuk mencatat transaksi harian usaha. Saya dapat membuat laporan laba rugi serta arus kas dari sistem cloud. Saya pentingnya struktur SDM. Saya melakukan evaluasi SDM indikator sederhana. Saya manfaat media sosial (Instagram. Facebook. Cloud, dl. untuk promosi produk. Tidak Paham Kurang Paham Pah Sangat Paham Saya marketplace (Shopee. Tokopedia. Cloud, dl. untuk memperluas Saya dasar-dasar SEO (Search Engine Optimizatio. untuk pemasaran online. Saya pentingnya insentif komunikasi bagi SDM pemasaran agar lebih Saya percaya diri untuk menerapkan setelah pelatihan ini. Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Berdasarkan hasil pre test pada Tabel 2 menunjukkan hasil bahawa peserta pelatihan sebagian besar lebih dari 50% tidak paham atau kurang paham dengan sistem akuntansi berbasis cloud untuk pengelolaan keuangan baik dalam aspek pengenalan akuntansi dan keuangan dasar, aspek manajerial dan SDM, aspek pemasaran Namun, 85% peserta paham dan 15% sangat paham percaya diri untuk menerapkan akuntansi cloud, manajerial, dan pemasaran digital setelah pelatihan ini. Setelah tim melakukan pelatihan sistem akuntansi berbasis cloud kepada para peserta UMKM Naik Kelas Bogor, tim kemudian melakukan pengukuran Kembali melalui pengisian kuesioner post test. Hasil pengukuran dapat dilihat pada tabel Tabel 3. Hasil Kuesioner Post Test 1 Pernyataan Saya akuntansi berbasis Saya Saya membaca laporan laba rugi serta arus Tidak Paham Kurang Paham Paham Sangat Paham Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. Pernyataan kas dari sistem Saya struktur organisasi untuk pembagian tugas SDM. Saya melakukan evaluasi SDM Saya sosial (Instagram. Facebook. Cloud, dl. untuk promosi Saya (Shopee. Tokopedia. Cloud, memperluas pasar. Saya mengetahui dasar-dasar SEO (Search Engine Optimizatio. pemasaran online. Saya pentingnya insentif SDM Saya percaya diri untuk menerapkan pemasaran digital setelah pelatihan Tidak Paham Kurang Paham Paham Sangat Paham Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Berdasarkan Tabel 3 dapat dilihat bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan setelah diadakan pelatihan sistem akuntansi berbasis cloud baik dalam aspek pengenalan akuntansi dan keuangan dasar, aspek manajerial dan SDM, aspek pemasaran. Kemudian tim melakukan pelatihan Kembali dan dilakukan pengukuran Kembali melalui pengisian kuesioner post test ke-2. Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. Tabel 4. Hasil Kuesioner Post Test 2 Pernyataan Saya konsep dan manfaat berbasis cloud. Saya aplikasi cloud untuk mencatat transaksi harian usaha. Saya dapat membuat laporan laba rugi serta arus kas dari sistem cloud. Saya pentingnya struktur SDM. Saya melakukan evaluasi SDM indikator sederhana. Saya manfaat media sosial (Instagram. Facebook. Cloud, dl. Saya marketplace (Shopee. Tokopedia. Cloud, dl. untuk memperluas Saya dasar-dasar SEO (Search Engine Optimizatio. untuk pemasaran online. Saya pentingnya insentif komunikasi bagi SDM pemasaran agar lebih Saya percaya diri untuk menerapkan setelah pelatihan ini. Tidak Paham Kurang Paham Pah Sangat Paham Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Berdasarkan Tabel 4 setelah diadakan pelatihan kembali maka terdapat peningkatan yang signifikan bagi para peserta UMKM Naik Kelas Bogor dalam pemahaman terhadap sistem akuntansi berbasis cloud baik dalam aspek pengenalan akuntansi dan keuangan dasar, aspek manajerial dan SDM, aspek pemasaran. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. Saya memahami konsep dan manfaat sistem akuntansi berbasis cloud Tidak Kurang Paham Paham Tidak Paham Kurang Sangat Paham Paham Paham Paham Sangat Paham Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 6. Hasil Evaluasi Pemahaman Konsep dan Manfaat Sistem Akuntansi Berbasi Cloud Setelah dilakukan pelatihan kembali berdasarkan Gambar 6 dapat dilihat bahwa 70% peserta sangat paham mengenai konsep dan manfaat sistem akuntansi berbasih cloud. Saya percaya diri untuk menerapkan akuntansi cloud, manajerial, dan pemasaran digital setelah pelatihan ini Tidak Paham Tidak Paham Kurang Paham Paham Kurang Paham Paham Sangat Paham Sangat Paham Sumber: (Dokumentasi Penulis, 2. Gambar 7. Hasil Evaluasi Penerapan Akuntansi Cloud. Manajerial, dan Pemasaran Didital Setelah Pelatihan Berdasarkan Gambar 7 menunjukkan 90% peserta sangat paham dan percaya diri untuk menerapkan akuntansi cloud, manajerial, dan pemasaran digital setelah pelatihan. SILAKU SMART memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi usaha, sehingga mitra dapat menentukan strategi yang lebih tepat, seperti mengatur harga jual, menekan biaya operasional, atau mengelola arus kas lebih efektif. Program ini pada akhirnya memperkuat literasi keuangan mitra, sebagaimana ditunjukkan oleh temuan . yang menekankan pentingnya teknologi digital dalam peningkatan literasi keuangan pelaku UMKM. Dari aspek manajerial, hasil kegiatan ini konsisten dengan temuan . yang menyoroti perlunya struktur organisasi yang lebih profesional untuk mendukung keberlanjutan usaha. Banyak pelaku UMKM di Bogor masih menjalankan usahanya secara tradisional dengan struktur yang sederhana dan peran yang tumpang tindih. Melalui program ini, peserta diarahkan untuk memahami pentingnya pembagian tugas, pencatatan keuangan yang terstruktur, serta perencanaan usaha yang lebih matang. Hal ini memperlihatkan bahwa literasi keuangan tidak dapat dipisahkan dari kapasitas manajerial, karena keduanya saling mendukung dalam menciptakan UMKM yang lebih Dampak lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan literasi digital peserta. Penggunaan aplikasi cloud accounting secara langsung mengajarkan peserta untuk berinteraksi dengan teknologi digital dalam konteks pengelolaan usaha. Lebih jauh, program ini juga memperkenalkan strategi pemasaran digital melalui integrasi marketplace di dalam aplikasi SILAKU SMART. Fitur ini memudahkan pelaku UMKM memasarkan produk mereka secara daring tanpa harus menggunakan platform tambahan. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya membantu dari sisi efisiensi internal, tetapi juga berkontribusi dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha. Temuan ini sejalan dengan penelitian . yang menegaskan bahwa literasi digital merupakan faktor kunci bagi peningkatan daya saing UMKM di era modern. Keterlibatan komunitas UMKM Naik Kelas Bogor menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi teknologi ini. Sebagai wadah kolektif, komunitas ini memberikan ruang untuk berbagi pengalaman, memberikan dukungan moral, dan menjadi jembatan antara pelaku UMKM dengan . komunitas sangat efektif dalam mempercepat adopsi inovasi teknologi di kalangan pelaku usaha Hal ini terbukti dalam program ini, di mana peserta yang awalnya ragu menggunakan aplikasi digital, akhirnya terdorong untuk mencoba setelah melihat keberhasilan rekan-rekan mereka dalam Program ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional . Selama ini, rendahnya literasi keuangan dan pencatatan manual menjadi penghambat utama bagi UMKM, termasuk dalam mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan. Dengan adanya SILAKU SMART, mitra kini memiliki dokumen keuangan yang lebih rapi dan dapat peluang lebih besar untuk memperoleh dukungan Program ini sekaligus mendukung agenda nasional UMKM Go Digital dan pencapaian Lisensi CC Atribusi-NonKomersial 4. 0 Internasional https://doi. org/10. 33480/abdimas. P-ISSN: 2774-5007 | E-ISSN: 2774-499X Vol. 7 No. 2 Oktober 2025 | Hal. Sustainable Development Goals (SDG. , khususnya tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta tujuan 9 tentang inovasi dan Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan selama bulan September memberikan dampak nyata bagi peningkatan keterampilan pencatatan keuangan mitra UMKM. Aplikasi SILAKU SMART terbukti mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akses pasar, sekaligus memperkuat kapasitas manajerial dan literasi digital. Oleh karena itu, program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek berupa peningkatan keterampilan, tetapi juga berpotensi menciptakan dampak jangka panjang dalam memperkuat daya saing UMKM di era digital. RM. Tedy Aliudin wakil ketua umum Bidang Kewirausahaan UMKM. KADIN Indonesia. Bapak Iyus Riyan Wakil ketua Bidang Bidang Keuangan dan Perbankan Kadin Bogor, bapak irpan efendi. Kadin Bogor, dan UMKM naik kelas Bogor yang telah memberikan kami kesempatan untuk kerjasama untuk hibah pengabdian masyarakat ini dan semua pihak yang terlibat. DAFTAR PUSTAKA KESIMPULAN Program pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas manajerial, literasi keuangan, dan kompetensi digital pelaku UMKM Naik Kelas Bogor melalui penerapan sistem akuntansi berbasis cloud SILAKU SMART. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 70% peserta mencapai tingkat Ausangat pahamAy terhadap sistem akuntansi berbasis cloud dan 90% merasa percaya diri menerapkannya dalam usaha mereka. Penerapan SILAKU SMART meningkatkan efisiensi pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan otomatis, serta integrasi dengan marketplace yang memperluas jangkauan pasar. Secara praktis, program ini memperkuat profesionalisme dan daya saing UMKM lokal. secara akademik, model pelatihan partisipatif berbasis teknologi ini dapat direplikasi pada komunitas UMKM lainnya. Program ini berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. 8, 9, dan 17 melalui penguatan literasi digital, inovasi keuangan, dan kolaborasi lintas sektor. Untuk menjaga keberlanjutan, diperlukan pendampingan lanjutan yang fokus pada optimalisasi fitur SILAKU SMART, integrasi pembayaran digital, serta pengembangan strategi pemasaran berbasis data. UCAPAN TERIMAKASIH