Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Strategi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam Percepatan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Surabaya Azka Kharisma P. Firli Imansa S. Kharimatun Nisa3. Lia Meylani W. Rheanda Abi A. 1,2,3,4,5 Departemen Administrasi Publik. Universitas Airlangga. Indonesia putri-2021@fisip. Abstract City of Surabaya as the second largest metropolitan area in Indonesia has implemented e-Government to support government digitalization. One of the manifestations is the Digital Population Identity or Identitas Kependudukan Digital (IKD), which is regulated in Minister of Internal Affairs Regulation Republic of Indonesia Number 72 of 2022. The action to accelerate the activation of IKD in Surabaya continues to be intensified on the grounds that the availability of KTP blanks is running low, the readiness of service digitization must be improved, and increase community awareness of the usefulness of IKD. The purpose of this study is to identify and analyze Population and Civil Registration Agency or Disdukcapil's strategy in accelerating the activation of IKD in Surabaya and the obstacles in accelerating the current IKD This research uses a descriptive qualitative method that presents data based on the results of interviews, observations, and also documentation. The results showed that the strategy carried out by Disdukcapil in encouraging the acceleration of IKD activation in the community is very good because the services provided are not only carried out 'in the office' but there are also active methods of going directly to the community which are considered more effective in attracting public interest in IKD activation. For the future, the functions and features of IKD must be expanded in order to increase the practicality of the community to get more efficient services in their respective fields of management. Keywords: E-Government. Digital Population Identity. Strategy Abstrak Kota Surabaya sebagai kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia telah menerapkan e-Government dalam mendukung digitalisasi pemerintahan. Salah satu perwujudannya adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang secara resmi peraturan mengenai IKD ini termaktub dalam Permendagri Republik Indonesia No 72 Tahun 2022. Aksi percepatan aktivasi IKD di Surabaya terus digencarkan dengan alasan ketersedian blanko KTP yang semakin menipis, kesiapan digitalisasi pelayanan yang harus ditingkatkan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan kegunaan IKD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi Disdukcapil dalam percepatan aktivasi IKD di Kota Surabaya dan kendala dalam percepatan aktivasi IKD saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menyajikan data berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dilakukan oleh disdukcapil dalam mendorong percepatan aktivasi IKD di masyarakat sudah sangat baik karena pelayanan yang diberikan tidak hanya dilaksanakan Aodi dalam kantor sajaAo akan tetapi juga terdapat metode jemput bola yang dinilai lebih efektif untuk menarik minat masyarakat dalam aktivasi IKD. Untuk kedepannya, fungsi dan fitur IKD harus diperluas supaya meningkatkan kepraktisan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih efisien di dalam bidang kepengurusannya masing-masing. Kata kunci: E-Government . Identitas Kependudukan Digital. Strategi Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Pendahuluan dengan tujuan untuk memudahkan segala Interaksi antara masyarakat dan pemerintah kebutuhan masyarakat serta meningkatkan merupakan hubungan timbal balik yang saling efektivitas dan efisiensi dalam penyampaian Pemerintah, sebagai institusi layanan publik (Sukarno et al, 2. Dengan adanya e-government, sistem yang konvensional dan prosedur birokrasi yang kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Kualitas berbelit-belit menjadi lebih sederhana dengan pelayanan publik yang optimal salah satunya tercermin dari kinerja aparatur negara yang teknologi masa kini (Borsekova et al. , 2. profesional dan efektif dalam menjalankan Sebagai kawasan metropolitan terbesar kedua di urusan administratif. Pelaksanaan tugas tersebut Indonesia. Surabaya telah menjadi percontohan diharapkan menghasilkan kebijakan-kebijakan publik yang berkualitas dan berorientasi pada melalui berbagai inovasi layanan digital dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Dalam tujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik konteks era globalisasi yang ditandai dengan dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi pesatnya perkembangan teknologi informasi, adalah kebutuhan administrasi kependudukan. Salah satu perwujudan dari e-Government di bidang administrasi kependudukan yang saat ini pelayanan publik dan mempermudah akses gencar dilakukan adalah percepatan aktivasi masyarakat terhadap informasi serta layanan KTP digital atau Identitas Kependudukan Salah satu wujud nyata dari Digital (IKD) (Disdukcapil Surabaya, 2. e-Government (Galih, 2. , diantaranya Secara umum. Identitas Kependudukan meningkatkan kualitas pelayanan publik adalah Digital (IKD) merupakan wujud inovasi dalam melalui penerapan konsep Smart governance. Smart governance atau tata kelola cerdas dicanangkan oleh Ditjen Dukcapil Kementerian merupakan konsep yang muncul karena adanya Dalam Negeri pada tahun 2022. Dalam pemanfaatan teknologi di ranah pemerintahan, dalam ini salah satu dimensinya adalah e- berlandaskan pada Peraturan Menteri Dalam Government. E-Government merupakan sistem Negeri Republik Indonesia Nomor 72 Tahun pemerintahan yang berbasis elektronik dengan 2022, yang didalamnya sekaligus menyebutkan memanfaatkan teknologi informasi masa kini bahwa tujuan adanya IKD adalah untuk IKD KTP Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. mengikuti perkembangan teknologi informasi warga melalui program jemput bola layanan dan komunikasi dalam hal digitalisasi layanan, adminduk (Intan, 2. Lebih lanjut. Disdukcapil Kota Surabaya maupun privat dalam bentuk digital, hingga menyatakan ada 273 ribu warga yang sudah aktivasi IKD per bulan Juni 2024 (Habib, 2. Angka ini meningkat secara signifikan jika Keberadaan IKD yang dapat diakses melalui melihat angka aktivasi IKD pada bulan Oktober gawai ini diharapkan mampu mempercepat 2023 yang baru mencapai 139 ribu (Dinas transformasi digital pelayanan publik serta Komunikasi dan Informatika, 2. Namun, menciptakan nilai kebermanfaatan yang tinggi percepatan ini belum memenuhi target yang bagi masyarakat dengan menyediakan data administrasi kependudukan yang mutakhir Berdasarkan data Disdukcapil Kota Surabaya secara efisien dan mudah (Widiyarta & diketahui hanya sebanyak 24,5% dari total target Humaidah, 2. Sejak awal kemunculannya. IKD tahun 2023 yakni 570. 216,2 jiwa (Dinas Pemerintah Komunikasi dan Informasi, 2. Langkah ini Disdukcapil telah menunjukkan komitmen bukan tanpa kendala, masih ada beberapa penuh dalam menerapkan IKD baik di kalangan masyarakat yang tidak memiliki akses ke gawai pemerintah maupun masyarakat (Sholahuddin, dan beberapa orang belum mengerti tentang Komitmen tersebut tentunya sejalan IKD ini (Permadi & Rokhman, 2. Bagi dengan adanya fakta terkait kelangkaan blangko orang-orang lanjut usia percepatan aktivasi IKD belakangan ini, sedangkan jumlah penduduk yang dilakukan menggunakan aplikasi ini masih Kota Surabaya mencapai 3. 750 jiwa serta cukup menyulitkan mereka. Kota Surabaya Pemerintah Surabaya. permohonan warga atas pelayanan cetak ulang Penelitian yang berkaitan dengan IKD KTP dengan alasan hilang, rusak, dan perubahan sebelumnya pernah dilakukan oleh Wahyuni et element masih cukup tinggi (Firmansyah & Anisykurlillah, pemanfaatan IKD di Kabupaten Kuningan telah Hingga . Disdukcapil Kota Surabaya secara konsisten masih berpartisipasi aktif dalam melakukan sepenuhnya optimal. Terdapat keterbatasan pelayanan aktivasi dan sosialisasi IKD pada blangko KTP yang mendorong Disdukcapil tempat-tempat yang mudah dijangkau oleh Kabupaten Kuningan untuk mengoptimalkan warga, seperti Balai RW/Kelurahan. Mall implementasi aktivasi IKD ke masyarakat. Pelayanan Publik Siola, serta di rumah-rumah Aktivasi IKD di Kabupaten Kuningan dapat Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. dilakukan tidak hanya di Kantor Disdukcapil, terdahulu lebih berfokus untuk membahas tetapi dapat juga dilakukan di kantor kecamatan tentang optimalisasi layanan aktivasi IKD, dan kelurahan. Namun, aktivasi IKD di kendala dalam implementasi IKD, dan juga kecamatan dan kelurahan masih belum optimal kebijakan IKD. Kemudian, merujuk data-data Administrasi Kependudukan Sistem Informasi (SIAK) yang sudah dijabarkan di atas serta melihat masing-masing fenomena yang terjadi saat ini maka penelitian Akibatnya, ini berfokus untuk membahas bagaimana masyarakat mengalami kebingungan dimana strategi disdukcapil Kota Surabaya dalam harus memindai barcode untuk aktivasi IKD mendorong percepatan aktivasi IKD di Kota meskipun sudah mengenal IKD. Kegiatan Surabaya? Adapun tujuan penelitian ini adalah aktivasi IKD di Kantor Disdukcapil Kabupaten Kuningan juga cukup ramai, dengan perkiraan strategi Dinas Kependudukan dan Pencatatan per hari terdapat sekitar 20-25 warga yang Sipil dalam percepatan aktivasi IKD di Kota IKD. Surabaya dan kendala dalam percepatan aktivasi Kemudian penelitian dari Permadi & Rokhman IKD saat ini. Dengan demikian, kedepannya . , banyak manfaat yang diberikan dari IKD dapat dimanfaatkan secara optimal oleh adanya IKD, namun kendala yang dihadapi dalam implementasinya adalah masih banyak Metode masyarakat yang belum bisa mengakses IKD karena tidak memiliki gawai, koneksi internet, mengenai IKD. Selanjutnya penelitian dari (Veronica et al, 2. menyatakan bahwa masih ada kendala dalam proses inovasi IKD ini seperti rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap keamanan data, pengalaman negatif dalam IKD, masyarakat yang terbatas mengenai teknologi dan IKD. Berdasarkan argumentasi dan penjelasan di Penelitian kualitatif yang menyajikan data berdasarkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lebih lanjut, penelitian ini menggunakan penelitiannya yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dan masyarakat. Pada metode kualitatif, menurut Creswell & Creswell . pengumpulan data merupakan pengumpulan informasi non-numerik yang berfokus pada penangkapan wawasan yang rinci dan mendalam mengenai pengalaman, persepsi, dan perilaku individu. Data yang terkumpul Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. secara berkelanjutan akan diolah dan dianalisis teknologi yang dilakukan oleh pemerintah untuk dengan menggunakan model dari Miles & mengubah cara berinteraksi dengan masyarakat. Huberman . yang terbagi menjadi tiga sektor privat, dan pihak lain. Pemanfaatan tahapan yakni . Reduksi Data, . Penyajian teknologi tersebut bertujuan untuk mewujudkan Data. Data/Penarikan service delivery yang lebih baik kepada Kesimpulan. Selanjutnya, wawancara semi- masyarakat, interaksi yang lebih baik dengan terstruktur dilakukan kepada dua informan yang sektor privat dan industri, memberdayakan dipilih secara purposive. Teknik purposive atau masyarakat melalui kemudahan akses terhadap Judgemental merupakan pengambilan sampel non acak pada situasi khusus, biasanya informan yang dipilih Government dapat memberikan dampak positif merupakan seorang ahli dalam informasi yang dibutuhkan dalam penelitian (Neuman, 2. peningkatan transparansi, akses yang lebih Informan yang dipilih dalam penelitian ini mudah, peningkatan pendapatan atau efisiensi adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Salah satu contoh penerapan e- Sipil Kota Surabaya sebagai instansi yang Government adalah tersedianya layanan melalui memiliki kewenangan dan peran sentral dalam sistem daring. Agar layanan secara daring mendorong pelaksanaan aktivasi IKD dan tersebut dapat memberikan manfaat optimal masyarakat sebagai sasaran kebijakan IKD bagi masyarakat, diperlukan integrasi layanan sebagaimana hal ini termaktub dalam Peraturan lintas sektor pemerintahan (Klischewski, 2. Menteri Dalam Negeri (Permendagr. Republik Melalui integrasi berbagai layanan tersebut. Indonesia No 72 Tahun 2022. Informasi yang masyarakat selaku pengguna dapat mengakses diperoleh dari wawancara digunakan untuk berbagai layanan publik dengan lebih mudah menguatkan data-data yang telah dikumpulkan dan cepat. Verifikasi dari tinjauan literatur. Data-data yang telah Penerapan Indonesia telah berkomitmen dalam diperoleh ini kemudian digunakan untuk e-Government menyusun rekomendasi mengenai langkah- Sistem Pemerintahan Berbasis langkah yang dapat diambil oleh Pemerintah Elektronik (SPBE). Pemerintah Kota Surabaya untuk percepatan aktivasi IKD. memperkuat penerapan SPBE melalui Peraturan Hasil dan Diskusi Presiden (Perpre. Nomor 82 Tahun 2023 Menurut Grynlund & Horan . , tentang Percepatan Transformasi Digital dan e-Government mengacu pada pemanfaatan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Salah Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. satu contoh transformasi digital tersebut adalah belum sekolah dan jenjang SLTA/Sederajat penerapan Identitas Kependudukan Digital (BPS Kota Surabaya, 2. (IKD) sebagai bentuk transformasi digital dalam Menurut Gambar 1. 1 Jumlah Penduduk Kota Surabaya tahun Luqman 2023 menurut Kelompok Usia . IKD memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan e-KTP karena dapat menyimpan berbagai dokumen kependudukan seperti akta kelahiran dan kartu keluarga (KK). Keberadaan IKD Sumber: Badan Pusat Statistik Kota Surabaya, 2023 kependudukan dengan lebih mudah melalui (Data diolah penelit. Berdasarkan data jumlah penduduk Salah satu pemerintah daerah yang menurut kelompok usia dan jenis pendidikan melakukan percepatan aktivasi IKD adalah Kota diatas. Disdukcapil Kota Surabaya dapat Surabaya. Kota Surabaya sebagai ibukota percepatan aktivasi IKD di Kota Surabaya. penduduk sebesar 3 juta jiwa, serta menempati Barad . mendefinisikan strategi sebagai posisi sebagai metropolitan terbesar kedua di rencana tingkat tinggi untuk mencapai satu atau Indonesia. Gambar 1. 1 menunjukkan data lebih tujuan dalam kondisi ketidakpastian. jumlah penduduk menurut kelompok umur Strategi dapat direncanakan atau muncul tahun 2023 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Kota Surabaya, jumlah penduduk di beradaptasi dengan lingkungannya. Kota Surabaya didominasi oleh kelompok usia Manajemen strategis dewasa dengan rentan usia 19-59 tahun sebesar David & David . adalah seni dan ilmu 58 persen. Kelompok usia dengan populasi terbanyak kedua adalah remaja sebesar 16 mengevaluasi keputusan lintas sektor yang persen, kemudian kelompok usia lansia sebesar memungkinkan suatu organisasi mencapai 12 persen, kelompok usia anak-anak sebesar 8 Tujuan dari manajemen strategis persen, dan kelompok usia bayi dan balita adalah untuk mencari dan menciptakan peluang sebesar 6 persen. Sedangkan menurut jenis baru untuk masa depan, perencanaan jangka pendidikannya, populasi penduduk di Kota panjang, dan mengoptimalkan kondisi saat ini Surabaya didominasi oleh penduduk yang untuk masa depan. Jawa Timur Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. David & David . menjelaskan penelitian di lapangan menggunakan model tiga tahapan manajemen strategis yang meliputi tahapan manajemen strategis yang dicetuskan perumusan strategi, implementasi strategi, dan oleh David & David . , yaitu perumusan evaluasi strategi. Pertama, perumusan strategi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi mengidentifikasi peluang dan ancaman dari eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal. Perumusan Strategi Perumusan strategi merupakan tahap awal dalam proses manajemen strategis menghasilkan alternatif strategi. dan memilih sekaligus menjadi dasar bagi organisasi strategi tertentu untuk diimplementasikan. untuk menentukan arah pertumbuhan dan Langkah kedua adalah implementasi Perumusan strategi penting bagi organisasi mengalokasikan sumber daya agar karena adanya keterbatasan sumber daya strategi yang dirumuskan dapat dieksekusi. menciptakan struktur organisasi yang efektif. diambil harus dilakukan dengan berhati-hati mengarahkan upaya pemasaran, menyiapkan dan memperhatikan tujuan dan dampak anggaran, mengembangkan dan menggunakan jangka panjangnya. Hal ini mengharuskan sistem informasi. organisasi untuk membuat strategi yang Tahap keberlanjutannya (David & David, 2. strategi dilakukan dengan meninjau faktor Keputusan efektif dan sesuai dengan visi dan misi organisasi (Rofpi & Tukiman, 2. eksternal dan internal yang menjadi dasar Perumusan strategi oleh Disdukcapil strategi saat ini, mengukur capaian strategi Surabaya sesuai dengan misi keempat Kota dalam mencapai tujuan, dan pengambilan Surabaya keputusan terkait keberlanjutan strategi yang AuMemantapkan transformasi birokrasi yang telah diimplementasikan. bersih, dinamis dan tangkas berbasis digital Untuk untuk meningkatkan kualitas pelayanan menganalisis strategi Dinas Kependudukan dan publikAy. Disdukcapil berharap percepatan Pencatatan Sipil dalam percepatan aktivasi IKD di Kota Surabaya, kendala dalam percepatan masyarakat dalam menggunakan pelayanan aktivasi IKD saat ini, dan mengetahui sudut publik yang diberikan oleh pemerintah kota. pandang masyarakat terkait IKD, penulis akan Percepatan aktivasi IKD ini juga sebagai menjelaskan dan menganalisis hasil temuan IKD Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Surabaya. IKD pada tahun 2024. Melihat target yang ingin dicapai dan kendala yang dialami Percepatan IKD ini memberikan Disdukcapil Surabaya mereka menerapkan peluang yang bagus untuk memperluas beberapa strategi yang diantaranya telah cakupan pelayanan publik di era digital saat Strategi jemput bola ke RT, ini dan masa mendatang. Karena hal ini RW. Kelurahan. Kecamatan dan fasilitas termasuk baru di masyarakat, tentunya publik lainnya seperti taman, mall, dan lain dalam penerapannya banyak mengalami Strategi ini bertujuan agar Seperti masih banyak masyarakat masyarakat yang ingin aktivasi IKD tidak yang minim pengetahuan mengenai IKD, perlu jauh-jauh ke Disdukcapil. Strategi minim pengetahuan digital seperti lansia. jemput bola ini dibarengi dengan sosialisasi Selain itu kondisi beberapa masyarakat kepada masyarakat agar mereka yang yang kesulitan mengakses teknologi juga belum tahu IKD menjadi lebih paham. menjadi kendala dalam aktivasi IKD. Staf Pemerintah Kota Surabaya juga terus Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil meningkatkan sistem pelayanan digital IKD AuPertama ya mbak, dari warganya kemudahan dan keamanannya. Rencana sendiri khususnya mereka yang sudah kedepannya Pemerintah Kota Surabaya lansia dan gaptek, kemudian juga hp pemerintahan dan non-pemerintahan untuk sehingga masyarakat akan terdorong untuk dialami dalam pelaksanaan aktivasi IKD Surabaya Ay (Hasil masih kurang percaya terhadap keamanan data yang ditawarkan. Kendala lainnya adalah masyarakat tidak merasa ada urgensi untuk melakukan aktivasi IKD secepatnya. Disdukcapil Surabaya menargetkan 25% masyarakat Surabaya sudah aktivasi IKD aktivasi IKD. Implementasi Strategi Wawancara 1 November 2. Sebagian masyarakat juga merasa mendukung, sehingga hal tersebut Implementasi Strategi tahapan kedua dalam manajemen strategis, penerjemahan ide strategi menuju tindakan Dimana didalamnya membutuhkan partisipasi aktif serta komitmen dari setiap individu yang terlibat (David & David. Dalam konteks percepatan aktivasi Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. IKD di Surabaya, tentunya implementasi strategi oleh Disdukcapil Surabaya menjadi Kependudukan dan Pencatatan Sipil hal yang tak terelakkan, guna bisa menarik Kota Surabaya menjelaskan. aktivasi IKD. Terlebih IKD memegang peran krusial dalam mendukung adanya pemutakhiran data kependudukan secara akurat dan up to date (Wempie et al. , 2. Selain itu, berdasarkan Permendagri No 72 Tahun 2022 dan Surat Dirjen Disdukcapil Kemendagri 470/0/17865/Dukcapil Nomor Tanggal November Tahun 2022, dapat diketahui bahwa secara tertulis seluruh Disdukcapil Kabupaten/Kota memaksimalkan penerapan IKD kepada pegawainya yang kemudian dilanjutkan Dinas AuUntuk strategi percepatan aktivasi IKD dari Dispendukcapil, kami melakukan jemput bola di sekolahsekolah, maksudnya ini adalah sekolah SMA ya atau bagi mereka yang sudah memiliki KTP yakni usia 17 tahun keatas. Kemudian pada hari sabtu dan minggu kami juga melaksanakan jemput bola di taman bungkul, selain itu kami juga memberikan kewenangan kepada Kecamatan dan Kelurahan untuk melakukan percepatan aktivasi IKD, untuk pelayanan di Kelurahan dilakukan setiap hari selasa, pada 00 - 20. 00 WIB di balaibalai RWAy. (Hasil wawancara 1 November 2. kepada masyarakat. Dengan demikian, maka Disdukcapil Kota Surabaya secara Gambar 1. 2 Jemput Bola IKD di Taman Bungkul dalam mendorong percepatan aktivasi IKD. Adapun sejauh ini terdapat beberapa strategi yang telah dilaksanakan oleh Disdukcapil Kota Surabaya, antara lain: Agenda Jemput Bola IKD Strategi ini merujuk pada upaya Disdukcapil Kota Surabaya mendekatkan pelayanan IKD kepada tempat-tempat Sumber: Dokumentasi Peneliti mudah dijangkau oleh warga. Berkaitan Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Gambar 1. 3 Jemput Bola IKD di dikarenakan pekerjaan. Melalui strategi Taman Bungkul ini pula, pihak kecamatan dan kelurahan sebagai street level bureaucrats, dapat secara langsung mengetahui kendala masyarakat dalam melakukan aktivasi IKD, serta berupaya untuk menemukan solusi atas kendala tersebut. Sosialisasi IKD Kepada Masyarakat Dalam rangka meningkatkan minat Sumber: Dokumentasi Peneliti Layanan melakukan aktivasi IKD. Disdukcapil Surabaya telah memfasilitasi adanya sejatinya ditujukan untuk meningkatkan strategi sosialisasi, baik secara tatap jumlah aktivasi IKD serta memberikan muka/langsung maupun melalui sosial media resmi Disdukcapil. Sosialisasi ini memiliki keterbatasan mobilitas. Selain menyasar ke perkampungan warga, itu, strategi ini diharapkan mampu lingkungan sekolah, perbankan, instansi mempercepat kepemilikan masyarakat pemerintah, hingga perusahaan swasta (Radio Republik Indonesia, 2. IKD mutakhir yang terdapat dalam IKD Di samping itu, sosialisasi melalui dengan waktu dan biaya yang hemat sosial media juga turut digencarkan oleh (Dinas Kependudukan dan Pencatatan disdukcapil Surabaya melalui publikasi Sipil Kota Surabaya, 2024. di laman website resmi. Instagram, dan . Pelaksanaan Pelayanan Malam IKD Sebagian besar konten sosialisasi Pelayanan malam IKD biasanya tersebut berisi prosedur aktivasi IKD, kalimat persuasif dan edukatif bagi Kecamatan masyarakat untuk aktivasi IKD, hingga Kelurahan atas arahan dari Disdukcapil. peringatan agar terhindar dari penipuan Dimana tujuan utama dari pelayanan malam ini adalah untuk memfasilitasi warga yang tidak dapat melakukan Surabaya. IKD Disdukcapil aktivasi IKD pada jam operasional kerja Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Pemutakhiran Data IKD Pada Platform Kalimasada Kalimasada Dalam rangka mempercepat dan IKD. Disdukcapil Kota Surabaya berupaya untuk membangun Kerjasama Disdukcapil Surabaya dengan berbagai stakeholder seperti Perusahaan BUMN, kependudukan agar nantinya mampu perbankan, hingga sejumlah perguruan tinggi di Surabaya. Disamping itu, dalam kependudukan (Aysah et al. , 2. mengoptimalkan aktivasi IKD yang Program yang dapat diakses melalui sedang berjalan. Disdukcapil Surabaya smartphone ini memiliki fitur database juga telah berkomunikasi secara intens warga yang belum melakukan aktivasi dengan masing-masing kecamatan dan IKD, sehingga dapat dimanfaatkan oleh petugas aktivasi IKD untuk mengetahui RT/RW di wilayahnya agar bersinergi target yang harus diselesaikan. dalam membantu percepatan aktivasi Selain itu, aktivitas update data di IKD (Radio Republik Indonesia, 2. Kalimasada juga secara otomatis dapat Penjelasan mempengaruhi persentase aktivasi IKD penyampaian Staf Dinas Kependudukan masing-masing Kelurahan. Oleh karena dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Disdukcapil Surabaya seringkali mengingatkan setiap kelurahan dan kecamatan untuk proaktif dan rutin dalam melakukan update data warga Kalimasada. Dengan IKD Disdukcapil dapat memantau langsung bagaimana pelaksanaan IKD beserta kendala yang ada di masing-masing kelurahan dan kecamatan. Kerjasama Koordinasi Berbagai Stakeholder AuDalam upaya meningkatkan aktivasi IKD, paling tidak sebelum turun lapangan kita WA RT. RW, terus kita mengarahkan petugas yang ada di balai RW untuk segera memberitahu warga yang kebetulan di situ dan bisa aktivasi IKD. Kalau tidak kita melakukan di jam-jam tertentu, katakan kemarin kita melakukan di jam setelah kegiatan jam kerja, sekitar jam 4-7 atau 4-8 kita melakukan IKD di balai RWAy (Hasil Wawancara 1 November Meskipun Disdukcapil Surabaya telah menerapkan beberapa strategi Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. diatas untuk meningkatkan percepatan IKD, namun realitanya masih belum bisa memenuhi target 25% yang telah ditetapkan Ditjen Dukcapil sebagaimana tabel berikut. Jumlah Target Penduduk Identitas Wajib Kependud KTP Kota Surabaya Digital (IKD) Realisasi IKD Evaluasi Strategi Evaluasi strategi merupakan tahap Evaluasi merupakan tahap yang esensial dalam menentukan keberhasilan suatu Melalui evaluasi dapat diketahui apakah strategi yang telah diterapkan sudah 25% x Jumlah Penduduk Wajib KTP Tahun Tahun ditetapkan dalam rencana strategis (David & David, 2. Dalam hal strategi percepatan aktivasi IKD yang dilakukan oleh Disdukcapil Surabaya, terdapat dua hal jiwa/per 5 jiwa jiwa/per Sumber: Data diolah peneliti yang perlu dievaluasi, yakni dari aspek strategi percepatan yang dilakukan oleh Disdukcapil dan aspek fungsi IKD. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya terus melakukan upaya Berdasarkan tabel di atas, dapat sosialisasi kepada masyarakat mengenai diketahui bahwa per 20 Oktober 2024, data aktivasi IKD (Dinas Komunikasi dan pengguna IKD mencapai 393. 410 jiwa atau Informatika Provinsi Jawa Timur, 2. 57% dari target. Realisasi Namun, masih banyak masyarakat yang tersebut dapat dikatakan sudah baik namun belum memiliki pemahaman dan informasi belum mencapai target 25%. Ada beberapa yang cukup mengenai IKD. Selain itu, penyebab target IKD belum tercapai dalam masyarakat masih sering merasa urgensi hal ini, yaitu. Kurangnya pemahaman aktivasi IKD masih kurang karena KTP-el masyarakat terkait fungsi IKD. Banyak secara fisik masih dapat digunakan. Dalam masyarakat yang belum memiliki HP dalam mengakses IKD. Jaringan internet yang dilakukan adalah membuat aktivasi IKD menjadi hal yang memiliki urgensi untuk pribadinya di IKD. Kekhawatiran dilakukan oleh masyarakat. Seperti halnya IKD Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Bank Jatim (Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa mengaktivasi IKD dan berdampak terhadap Timur, keberhasilan percepatan aktivasi IKD. IKD diperluas melalui kerjasama dengan dinas Kesimpulan dan Rekomendasi atau instansi lain. Dengan begitu, akan memerlukan IKD dan merasa terdapat urgensi untuk aktivasi IKD. Hal tersebut dijelaskan oleh salah satu informan selaku staf Disdukcapil Surabaya sebagai berikut: Iya, jadi seperti itu kalau IKD terintegrasi dengan yang lainnya insyaallah mereka akan lebih suka, mau gak mau akan pakai. Jadi kalau kita, hanya memberikan semangat untuk memberikan IKD dengan cara memberikan pengertian bahwa nanti seandainya ditanya oleh kelurahan atau oleh guru maka mereka bisa melihat kalau seandainya kehilangan dsb, bisa melihat bahwa nomor NIK dia seperti ini. KK dia seperti ini, hanya itu saja. Jadi kegunaannya masih sangat sangat minim (Hasil wawancara 1 November 2. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mensinergikan inovasi kebijakan supaya selaras dengan program pemerintah pusat, salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi untuk menerapkan e-Government di Kota Surabaya. Pemerintah Kependudukan Kementerian Direktorat Dalam Pencatatan Negeri Jenderal Sipil inovasi untuk digitalisasi kependudukan atau IKD. Namun, di Surabaya sendiri saat ini IKD masih kurang dikenal dan diakses masyarakat secara luas karena berbagai macam faktor tantangan dan hambatan. Meskipun strategi yang dilakukan oleh Disdukcapil Kota Surabaya dalam mendorong IKD pelayanan yang diberikan Aotidak hanya di dalam kantor sajaAo akan tetapi juga melalui metode jemput bola. Namun, kenyataannya dengan strategi tersebut dirasa masing kurang optimal untuk mendorong daya tarik masyarakat dalam Urgensi aktivasi IKD juga dapat melakukan aktivasi IKD. Oleh karena itu, untuk ditingkatkan apabila fungsi dan fitur IKD mengoptimalkan dan meningkatkan partisipasi lebih dari sekedar KTP dan Kartu Keluarga. Peningkatan dan perluasan fungsi dan fitur menjabarkan empat rekomendasi kebijakan IKD termasuk jaminan keamanan data yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi menjadi hal yang krusial dilakukan agar kebijakan dan selanjutnya dapat menjadi bahan IKD. Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. kebijakan terkait dengan IKD: Instansi dalam melakukan aktivasi IKD. Integrasi IKD dengan pelayanan dasar lain IKD dari lintas instansi seperti paspor. BPJS peraturan turunan di tingkat Kota Surabaya Kesehatan. Surat Izin Mengemudi, dan lain dan menjadikan IKD sebagai persyaratan lain untuk memperluas fungsi dan fitur administratif dalam kepengurusan berbagai aplikasi IKD. Integrasi tersebut dapat berupa penggabungan berbagai layanan masing-masing. Hal dalam satu aplikasi yakni IKD. Dengan bertujuan supaya mendorong digitalisasi strategi ini, diharapkan minat masyarakat dan mengurangi penggunaan kertas yang terhadap aplikasi IKD semakin meningkat, berlebihan, karena saat ini masih beberapa serta mampu menjadi wadah bagi berbagai instansi atau lembaga pemerintah yang mensyaratkan IKD sebagai bagian dari memberikan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Optimalisasi aplikasi IKD secara berkala kepentingan masyarakat. Sosialisasi terkait pengertian, manfaat, dan oleh Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam cara aktivasi IKD secara menyeluruh dan Negeri. Optimalisasi dapat dilakukan pada fitur yang telah tersedia di aplikasi saat ini, hingga level kelompok masyarakat terkecil. sehingga semua fitur yang ada bisa Disdukcapil Surabaya dapat melaksanakan digunakan sebagaimana mestinya. Selain sosialisasi melalui berbagai macam media itu, diharapkan aplikasi IKD juga memiliki Disdukcapil berbagai macam fitur keamanan berlapis Surabaya, media sosial, televisi, radio, untuk menjamin keamanan data pengguna hingga media cetak. Selain itu. Disdukcapil dan meminimalisir kebocoran data pribadi Surabaya seperti verifikasi biometrik dan autentikasi sosialisasi secara langsung melalui acara seminar dan berkolaborasi dengan instansi lain seperti perbankan. Dinas Pendidikan, kompatibilitas aplikasi IKD di berbagai Perguruan Tinggi hingga komunitas atau macam jenis perangkat termasuk perangkat keterbatasan penyimpanan dan kecepatan Terakhir. Journal of Governance Innovation Volume 7. Number 1. Maret 2025 (P-ISSN) 2656-6273, (E-ISSN) 657-1714 DOI Number 10. 36636/jogiv. Referensi