Jasmiati, et al. Hubungan pengetahuan ibu dengan A. Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Anemia Dalam Kehamilan Correlation between maternal knowledge and anemia among pregnant women Jasmiati1*. Nurmila2. Elizar3. Nova Sumaini Prihatin4 1-4 Prodi Kebidanan Aceh Utara Poltekkes Kemenkes Aceh *E-mail: jasmiatif. 1@gmail. ARTICLE INFO ABSTRAK Kata Kunci : Anemia. Kehamilan. Pengetahuan. Keywords : Anemia. Pregnacy. Knowladge. Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan yang berdampak pada kondisi ibu dan janin. Tingkat pengetahuan ibu hamil dipandang sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kejadian anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Puskesmas Banda Sakti. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan desain crosectional dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu hamil trimester I di Puskesmas Banda Sakti. Penelitian dilaksanakan pada 7-12 Juli 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisa data menggunakan uji chis square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, dan proporsi ibu hamil yang mengalami anemia mencapai 48,3%. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia, dengan nilai p-value sebesar 0,003. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian anemia dalam kehamilan di Puskesmas Banda Sakti. Diharapkan kepada ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal care yang rutin agar mendapatkan informasi dan deteksi dini terhadap anemia. History: Submited 12/09/2025 Revised 01/10/2025 Accepted 15/10/2025 Published 01/12/2025 Penerbit ABSTRACT Background: Anemia in pregnant women remains a significant health problem that affects both maternal and fetal outcomes. The level of knowledge among pregnant women is considered one of the factors influencing the incidence of anemia. Purpose: This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and the incidence of anemia during pregnancy at Banda Sakti Public Health Center. Methods: This study is an analytic study using a cross-sectional design with a total sample of 60 first-trimester pregnant women at Banda Sakti Health Center. The research was conducted from July 7Ae12, 2025. Data were collected through a knowledge questionnaire and hemoglobin level examination. Data analysis was performed using the chi-square test. Results: The results showed that 70% of respondents had a low level of knowledge, and the proportion of pregnant women experiencing anemia Statistical analysis indicated a significant relationship between the level of knowledge and the incidence of anemia, with a pvalue of 0. Conclusion: There is a relationship between maternal knowledge and the incidence of anemia during pregnancy at Banda Sakti Public Health Center. Pregnant women are encouraged to attend routine antenatal care visits in order to receive information and early detection of FJK. Vol. 5 No. 2, 01 Desember 2025 Jasmiati, et al. Hubungan pengetahuan ibu dengan A. PENDAHULUAN gangguan His, kala pertama dapat berlangsung lama, dan terjadi partus terlantar, dan pada kala nifas terjadi perdarahan pospartum, memudahkan infeksi puerperium, dan pengeluarkan AS1 berkurang (Magfirah et al. , 2024. Purwitaningtyas & Paramita, 2. Penyebab paling umum dari kekurangan zat besi. Hal ini penting dilakukan pemeriksaan anemia pada kunjungan pertama kehamilan. Bahkan jika tidak mengalami anemia pada saat kunjungan pertama, masih mungkin lanjutannya (Rahmi & Husna, 2020. Sulung et al. , 2022. Syahputra et al. Beberapa faktor yang dapat kehamilan diantaranya gravid, umur, pengetahuan, status ekonomi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe (Astriana. Salulinggi et al. , 2. Pengetahuan merupakan salah Apabila ibu hamil mengetahui dan memahami akibat anemia dan cara mempunyai perilaku kesehatan yang terhindar dari berbagai akibat atau risiko terjadinya anemia dalam kehamilan (Septiyaningsih & Yunadi, 2. Berdasarkan hasil penelitian dari (Safitri & Rahmika, 2. , menunjukan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kelurahan Bagan Timur Bagansiapiapi Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Banda Sakti sebagai dasar untuk intervensi dan Status kesehatan ibu dicerminkan dari Angka Kematian Ibu (AKI) terutama resiko kematian saat hamil, melahirkan dan masa nifas akibat komplikasi kehamilan (Veri et al. , 2. Asuhan pelayanan kebidanan dalam mencegah komplikasi pada masa kehamilan, persalinan maupun masa nifas dengan melakukan pemeriksaan/ kunjungan disetiap masanya, agar dapat terdektesi secara dini koplikasi yang akan terjadi (Gusnidarsih, 2020. Oktaviana et al. Kompliksi yang sering terjadi pada masa kehamilan adalah anemia. Anemia pada kehamilan tidak dapat dipisahkan dengan perubahan fisiologis yang terjadi selama proses kehamilan, umur janin, dan kondisi ibu hamil sebelumnya. Pada saat hamil, tubuh akan mengalami perubahan yang signifikan, jumlah darah dalam tubuh meningkat sekitar 20 - 30 %, sehingga memerlukan peningkatan kebutuhan pasokan besi dan vitamin (H. (Alamsyah. Angainy. Syahputra et al. , 2. Menurut data terbaru World Health Organization (WHO) tahun 2025, prevalensi anemia pada wanita hamil di seluruh dunia diperkirakan mencapai sekitar 35,5%. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah 27,7% (Yuspita et al. , 2. Anemia "potential danger to mother and child" . otensial membahayakan ibu dan ana. Dampak dari anemia pada kehamilan preAmaturitas, kembang janin dalam rahim, mudah terjadi infeksi, perdarahan antepartum, (KPD). FJK. Vol. 5 No. 2, 01 Desember 2025 Jasmiati, et al. Hubungan pengetahuan ibu dengan A. METODE Penelitian penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional, yang bertujuan untuk tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Banda Sakti (Sugiyono, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I di Puskesmas Banda Sakti sebanyak 60 orang. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 7 samai 11 Juli 2025 di Puskesmas Banda Sakti. Data primer dikumpulkan melalui pengukuran kadar hemoglobin ibu dan penyebaran kuesioner yang berisikan data demografi ibu hamil dan pertanyaan tentang pengetahuan yang berjumlah 20 Data dianalisis secara univariat dan Univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase setiap karakteristik ibu, pengetahuan da Analisis dilakukan untuk mengetahu hubungan antara 2 variabel dengan menggunakan uji Chis Square. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 7 s/d 11 Juli 2025 di Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Aceh dengan jumlah responden sebanyak 60 ibu hamil hasil penelitian dapat dilihat pada tabel berikut ini. FJK. Vol. 5 No. 2, 01 Desember 2025 Tabel 1. Distribusi Frekuensi Usia. Pendidikan. Jumlah Kehamilan. Pengetahuan Kejadian Anemia Pada ibu Hamil Karakteristik Usia 20-35 Tahun >35 Tahun Pendidikan SMP/SMA Perguruan Tinggi Jumlah Kehamilan Primigravida Multigravida Grande Multigravida Pengetahuan Kurang Baik Kejadian Anemia Anemia Tidak Anemia Total Sumber: Data Primer . Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa, pada karakteristik usia mayoritas ibu berusia antara 20-35 sebesar 73,3%, pada karakteristiik pendidikan mayoritas ibu berpendidikan SMP/SMA sebesar 63,3% dan pada karakteristik jumlah kehamilan . sebagian besar . sebesar 48,3%. Pada mayoritas responden berpengatahun kurang sebesar 70%, pada variabel responden mengalami anemia sebesar 56,7%. Tabel 2 Distribusi Pengetahuan Anemia Frekuensi Kejadian Kejadian Anemia Tidak Pengetahuan Anemia Anemia Kurang 29 48,3 13 21,7 Baik 13 21,7 Total 34 56,7 26 43,3 Sumber: Data Primer . Total 0,003 Jasmiati, et al. Hubungan pengetahuan ibu dengan A. Berdasarkan tabel diatas diketahui berpengetahuan kurang, mayoritas yang mengalami anemia sebesar 48,3%. Hasil statiistik didapat niai p value 0,003, maka dapat diartikan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian anemia dalam kehamilan. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Safitri & Rahmika, penelitiannya didapat ada hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Kelurahan Bagan Timur Bagansiapiapi pada tahun 2021. Hasil penelitian dari (Riza, 2. , menunjukan proporsi kejadian anemia dalam kehamilan di gampong Ceurih adalah sebesar 23,8 %. Ada hubungan antara pengetahuan, dan Sikap dengan kejadian anemia dalam kehamilan. Peneliti menyarankan perlu memberikan Pendidikan Kesehatan mengenai dampak anemia pada ibu hamil kepada seluruh kehamilan, sehingga ibu hamil bisa bahaya risiko anemia dalam kehamilan. Hasil penelitian ini senada dengan (Septiyaningsih Yunadi, menunjukkan ada hubungan yang bermakna secara statistik antara faktor pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan adaya hubungan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Banda Sakti. Sebagian besar ibu yang mengalami anemia memiliki pengetahuan kurang tentang anemia pada kehamilan. Hal ini dikarenakan kurangnya ibu mendapatkan edukasi Pengetahuan merupakan salah Apabila ibu hamil mengetahui dan memahami akibat anemia dan cara mempunyai perilaku kesehatan yang terhindar dari berbagai akibat atau risiko terjadinya anemia dalam kehamilan (Septiyaningsih & Yunadi, 2. Anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah batas normal. Keadaan ini dapat terjadi akibat ketidakcukupan zat gizi kekurangan zat besi, asam folat, atau vitamin B12 (Afriyanti, 2020. Aminah et , 2. Jenis anemia yang paling umum dialami oleh ibu hamil adalah anemia akibat defisiensi zat besi (F. , yang dikenal sebagai anemia gizi besi (AGB). Anemia defisiensi besi menjadi salah satu gangguan yang paling sering (Maulana, 2020. Nova & Irawati, 2. FJK. Vol. 5 No. 2, 01 Desember 2025 KESIMPULAN DAN SARAN Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Banda Sakit. Temuan ini pencegahan anemia selama kehamilan. Oleh karena itu, edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan bagi ibu meningkatkan kesehatan maternal. Jasmiati, et al. Hubungan pengetahuan ibu dengan A. DAFTAR PUSTAKA