Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 DOI: 10. Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Integritas Maha Kardja Kabupaten Tangerang Dio Ramadhon1*. Tjeri Hadjrillah 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang1,2 dioramadhon05@gmail. Received 17/09/2. Revised 20/10/2025 | Accepted 22/11/2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keselamatan Dan Kesehatan kerja (K. dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Integritas Maha Kardja Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif Dengan Pendekatan Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Integritas Maha Kardja yaitu sebanyak 53 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, maka seluruh karyawan PT Integritas Maha Kardja dijadikan sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 53 responden. Metode analisis dalam pengolahan data adalah uji validitas dan reabilitas, regresi linear sederhana, regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, uji hipotesis . ji t dan uji . dengan menggunakan alat bantu SPSS Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT integritas Maha Kardja, hal ini dapat dilihat dari hasil uji t dengan nilai thitung 4,890 > ttabel 2,008 maka thitung> ttabel dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Jadi kesimpulannya menunjukkan Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Kemudian juga terdapat pengaruh antara Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT Integritas Maha Kardja, hal ini dapat dilihat dari hasil uji t dengan nilai thitung 6,807 > ttabel 2,008 maka thitung > ttabel dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Jadi kesimpulannya Ho2 ditolak dan Ha2 diterima. Serta yang ketiga terdapat pengaruh antara Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT Integritas Maha Kardja Kabupaten Tangerang, hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi berganda yaitu Y = 3,408 0,176 X1 0,729 X2 dan hasil uji f dengan nilai fhitung 24,418 > ftabel 3,183 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Kata Kunci: Keselamatan. Kesehatan Kerja. Disiplin Kerja. Kinerja Karyawan Abstract The purpose of this study is to determine the effect of Occupational Safety and Health (K. and work discipline on the performance of employees of PT Integritas Maha Kardja. Tangerang Regency. This type of research is a quantitative research with a descriptive approach. The population in this study were all employees of PT Integritas Maha Kardja, namely 53 employees. The sampling technique used saturated sampling, so all employees of PT Integritas Maha Kardja were sampled in this study, namely 53 respondents. The analysis method in data processing is validity and reliability testing, simple linear regression, multiple linear regression, correlation coefficient testing, determination coefficient testing, hypothesis testing . test and f tes. using SPSS version 27. The results of this study indicate that there is an influence between Occupational Safety & Health (X. on Employee Performance (Y) at PT Integritas Maha Kardja, this can be seen from the results of the t test with a t count value of 4. 890> t 008 then t count> t table with a significance value of 0. 000 <0. So the conclusion shows that Ho1 is rejected and Ha1 is accepted. Then there is also an influence between Work Discipline (X. on Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. Employee Performance (Y) at PT Integritas Maha Kardja, this can be seen from the results of the t test with a calculated t value of 6. 807> t table 2. 008 then t count> t table with a significance value of 0. <0. So the conclusion is that Ho2 is rejected and Ha2 is accepted. And thirdly there is an influence between Occupational Safety & Health (X. and Work Discipline (X. on Employee Performance (Y) at PT Integritas Maha Kardja Tangerang Regency, this can be seen from the multiple regression equation, namely Y = 3. 176 X1 0. 729 X2 and the results of the f test with a calculated f value 418> f table 3. 183 with a significance value of 0. 000 <0. 05, so Ho3 is rejected and Ha3 is Keywords: Occupational. Safety Health. Work Discipline. Employee Performance PENDAHULUAN Seiring perkembangan zaman saat ini menunjukkan bahwa industri jasa kontruksi merupakan salah satu sektor kunci dalam pembangunan ekonomi di berbagai negara, termasuk indonesia. Mulai dari pembangunan jalan, jembatan, gedung perkantoran, hingga kawasan pemukiman. Pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kebutuhan infrastruktur telah mendorong berkembangnya sektor jasa konstruksi secara signifikan, baik di tingkat nasional maupun global. Pada saat ini, perusahaan menyadari bahwa satu-satunya harapan dalam mengatasi perkembangan tersebut adalah melalui peran sumber daya manusia. Karyawan merupakan sumber daya manusia yang ada di Perusahaan. Manusia yang merupakan Karyawan bagi suatu perusahaan terkadang sering diabaikan sebagai aset berharga. Seringkali, perusahaan hanya menekankan agar Karyawan dapat mengoptimalkan kinerja untuk mencapai visi dan misi perusahaan. Namun, pendapat itu kurang tepat. Karyawan adalah aset yang unik dan tidak bisa disalin oleh orang lain, karena setiap orang memiliki karakteristik yang unik karena diciptakan oleh Tuhan. Maka penting bagi perusahaan untuk menjaga, mengembangkan, melatih, dan mengarahkan tenaga kerja guna menciptakan manusia yang terampil dan menjadi timbal balik yang optimal bagi perusahaan. Begitu juga dengan PT Integritas Maha Kardja yang bergerak di bidang jasa kontruksi dalam mencapai tujuan Perusahaan sangat bergantung pada beberapa faktor salah satunya adalah kinerja karyawannya dalam melaksanakan pekerjaan sesuai tujuan yang hendak dicapai. Selain Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Faktor lain yang dapat mempengaruhi hasil kerja karyawan adalah Disiplin kerja. Pihak manajemen Perusahaan seharusnya dapat mendorong terciptanya disiplin kerja yang tinggi dengan membuat peraturan-peraturan yang mampu membuat SDM menjadi lebih cinta pekerjaannya/tugas yang diberikan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Agar karyawan merasa nyaman dan lebih mudah untuk mencapai tujuan perusahaan. PT Integritas Maha Kardja memiliki standar operasional prosedur terhadap kode etik dalam bekerja demi menjaga kedisiplinan kerja para pegawainya. Berikut merupakan data disiplin kerja karyawan PT Integritas Maha Kardja yang didapatkan. METODE Pada penelitian ini, metode yang akan digunakan adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berdasarkan filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisa data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2. Tempat Penelitian ini akan dilaksanakan di PT. Integritas Maha Kardja yang berada di Ruko Glaze 1. JL. Bohemia Raya No. 8 Pakulonan Barat. Kelapa Dua. Kab. Tangerang. Banten. Waktu penelitian ini dimulai dari bulan Oktober 2024, sampai mencakupi kebutuhan data yang diperlukan. Adapun penelitian dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan tingkat kebutuhan penulis. Terkait waktu penelitian untuk memperoleh data yang diperlukan penulis melakukan penelitian sejak bulan Oktober 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah para karyawan yang memiliki total keseluruhan populasinya adalah 53 orang. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah seluruh karyawan PT. Integritas Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. Mahakardja yang berjumlah 53 Karyawan. Sehingga seluruh anggota populasi tersebut dijadikan sampel semua sebagai subjek yang dipelajari atau sebagai responden pemberi informasi. HASIL dan PEMBAHASAN HASIL Uji Normalitas Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Dengan Kolmogorov-Smirnov Test One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean 0,0000000 Std. Deviation 3,53459496 Most Extreme Differences Absolute 0,106 Positive 0,106 Negative -0,088 Test Statistic 0,106 Asymp. Sig. -taile. c Monte Carlo Sig. -taile. Sig. 0,142 Confidence Lower Bound 0,133 Interval Upper Bound 0,150 Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Lilliefors' method based on 10000 Monte Carlo samples with starting seed 2000000. Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan Tabel 1. Uji One-Sample Kolmogorov Smirnov Test diatas menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig . -taile. sebesar 0,200. Nilai tersebut lebih besar dari nilai signifikansi yaitu 0,05 . ,200> 0,. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini berdistribusi normal. Berikut dibuktikan dengan uji Normal Probability Plot dibawah ini : Gambar 1. Hasil Uji Normalitas Dengan Grafik Probability Plot Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Pada gambar diatas, terlihat bahwa titik-titik yang menyebar disekitar garis diagonal dan penyebarannya mengikuti garis diagonal. Hal tersebut menunjukkan bahwa grafik normal probability plot terlihat pola grafik yang normal. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model regresi memenuhi asumsi normalitas dan dapat digunakan untuk pengujian selanjutnya. Uji Multikolinearitas Tabel 2. Hasil Uji Multikolinearitas Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. Unstandardized Coefficients Std. Error 3,408 5,779 0,176 0,131 p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 DOI: 10. Coefficientsa Standardized Coefficients Beta Model 1 (Constan. Keselamatan & 0,182 Kesehatan Kerja Disiplin Kerja 0,729 0,175 0,567 Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 0,590 1,338 Sig. 0,558 0,187 4,157 0,000 Collinearity Statistics Tolerance VIF 0,544 1,837 0,544 1,837 Berdasarkan hasil uji multikolinearitas diatas, menunjukkan bahwa variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja memiliki nilai tolerance sebesar 0,544 dan VIF sebesar 1,837. Variabel Disiplin Kerja memiliki nilai tolerance sebesar 0,544 dan VIF sebesar 1,837. Jadi dapat di perjelas bahwa: Tolerance Keselamatan & Kesehatan Kerja 0,544 > 0,10 dan nilai VIF Keselamatan & Kesehatan Kerja 1,837 < 10. Tolerance Disiplin Kerja 0,544 > 0,10 dan nilai VIF Disiplin Kerja 1,837 < 10. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model regresi ini tidak terjadi multikolinearitas antar variabel bebas. Uji Autokorelasi Tabel 3. Pedoman Interpretasi Uji Durbin-Watson Kriteria Keterangan <1,000 Ada gangguan autokorelasi 1,100 - 1,550 Tanpa Kesimpulan 1,550 - 2,460 Tidak ada gangguan autokorelasi 2,460 - 2. Tanpa Kesimpulan > 2,900 Ada gangguan autokorelasi Adapun hasil pengujian autokorelasi dibawah ini: Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Dengan Durbin-Watson Model Summaryb Adjusted Model R Square Square Std. Error of the Estimate 0,494 0,474 3,605 Predictors: (Constan. Disiplin Kerja . Keselamatan & Kesehatan Kerja Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Durbin-Watson 1,890 Berdasarkan hasil pengujian pada tabel diatas, nilai yang diperoleh dari uji Durbin-Watson sebesar 1,890 yang dimana nilai tersebut berada diantara interval 1,550 - 2,460. Artinya hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa model regresi ini tidak ada gangguan autokorelasi. Uji Heteroskedasitas Tabel 5. Hasil Pengujian Heteroskedastisitas Dengan Uji Glejser Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 6,049 3,903 1,550 Keselamatan & 0,072 0,089 0,152 0,806 Kesehatan Kerja Disiplin Kerja -0,157 0,118 -0,250 -1,329 Dependent Variable: ABS_RES Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Sig. 0,128 0,424 0,190 Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. Berdasarkan Hasil Pengujian diatas, diketahui Variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. diperoleh nilai signifikan sebesar 0,424 dan pada variable Displin Kerja (X. diperoleh nilai signifikan sebesar 0,190, karena nilai kedua variable independent lebih besar dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa regresi model pada data ini tidak ada gangguan heteroskedastisitas. Uji heteroskedastisitas juga dapat dilakukan dengan memperhatikan ada tidaknya pola tertentu pada grafik plot antara SRESID . dan nilai prediksi variable terikat atau dependen yaitu ZPRED dimana sumbu Y adalah y yang telah diprediksi, dan sumbu X adalah residual (Y prediksi Ae Y sesungguhny. yang sudah di Berikut ini dasar analisisnya : Apabila tidak adanya pola yang jelas, serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu y, maka tidak akan terjadi heteroskedastisitas. Apabila ada pola tertentu, seperti titik-titik yang membentuk pola tertentu yang teratur . ergelombang, melebar kemudian menyempi. maka akan terjadi heteroskedastisitas. Adapun hasil uji heteroskedastisitas scatter plot adalah sebagai berikut: Gambar 2. Hasil Uji Heteroskedastisitas Dengan Grafik Scatter Plot Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan gambar diatas, titik-titik pada grafik scatter plot mempunyai pola penyebaran yang tidak jelas dan tidak membentuk pola tertentu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat gangguan heteroskedastisitas pada model regresi dengan demikian model regresi ini layak dipakai. Uji Regresi Linier Sederhana Tabel 6. Hasil Pengujian Analisis Regresi Linier Sederhana Secara Parsial Pada Variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Model Std. Error Beta Sig. (Constan. 17,877 5,299 3,374 0,001 Keselamatan & 0,545 0,111 0,565 4,890 0,000 Kesehatan Kerja Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan hasil perhitungan regresi diatas, dapat diperoleh hasil berupa persamaan regresi Y = 17,877 0,545 X1. Dari persamaan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 17,877 diartikan jika variabel Keselamatan & Kesehata Kerja (X. tidak ada maka telah terdapat nilai kinerja karyawan (Y) sebesar 17,877 poin . Nilai Koefisien regresi Keselamatan & Kesehata Kerja (X. sebesar 0,545 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 unit nilai X1 maka nilai kinerja karyawan bertambah sebesar 0,545. Koefisien regresi Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah positif. Tabel 7. Hasil Pengujian Analisis Regresi Linier Sederhana Secara Parsial Pada Variabel Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 4,791 5,729 0,836 0,887 0,130 0,690 6,807 Dependent Variable: Y Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Sig. 0,407 0,000 Berdasarkan hasil perhitungan regresi diatas, dapat diperoleh hasil berupa persamaan regresi Y = 4,791 0,887 X2. Dari persamaan tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: Nilai konstanta sebesar 4,791 diartikan jika variabel Disiplin Kerja (X. tidak ada maka telah terdapat nilai kinerja karyawan (Y) sebesar 4,791 poin . Nilai Koefisien regresi Disiplin Kerja (X. sebesar 0,887 menyatakan bahwa setiap penambahan 1 unit nilai X1 maka nilai kinerja karyawan bertambah sebesar 0,887. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah Uji Regresi Linier Berganda Model Tabel 8. Hasil Uji signifikasi Regresi Linear Berganda Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta 3,408 5,779 & 0,176 0,131 0,182 (Constan. Keselamatan Kesehatan Kerja Disiplin Kerja 0,729 0,175 Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 0,567 Sig. 0,590 1,338 0,558 0,187 4,157 0,000 Berdasarkan hasil tabel diatas, diperoleh hasil persamaan regresi linear berganda sebagai berikut : Y = 3, 408 0176 X1 0,729 X2. Adapun hasil dari persamaan regresi diatas, maka dapat disimpulkan : Nilai konstanta diperoleh sebesar 3,408 diartikan bahwa jika variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. tetap/ tidak mengalami perubahan maka nilai nilai Kinerja Karyawan (Y) sebesar 3,408 poin. Nilai Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. sebesar 0,176 diartikan apabila konstanta tetap dan tidak ada perubahan variabel Disiplin Kerja (X. Maka menyatakan bahwa setiap penambahan 1 unit pada variabel X1 mengakibatkan nilai kinerja karyawan bertambah sebesar 0,176. Nilai Disiplin Kerja (X. sebesar 0,729 diartikan apabila nilai konstanta dan tidak ada perubahan pada variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. maka menyatakan bahwa setiap penambahan 1 unit pada variabel X2 mengakibatkan nilai kinerja karyawan bertambah sebesar 0,729. Analisis Koefisien Korelasi Tabel 9. Pedoman Interpretasi Koefisien Korelasi Interval Koefisien Tingkat Hubungan 0,000 Ae 0,199 Sangat Rendah 0,200 Ae 0,399 Rendah 0,400 Ae 0,599 Sedang 0,600 Ae 0,799 Kuat Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. 0,800 Ae 1,000 Sumber : Sugiyono . p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 DOI: 10. Sangat Kuat Hasil pengolahan data sebagai berikut: Tabel 10. Hasil Uji Koefisien Korelasi Variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,319 0,306 4,140 Predictors: (Constan. Keselamatan & Kesehatan Kerja Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai R (Koefisien Koleras. pada variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) sebesar 0,565, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dengan tingkat kekuatan hubungan yang sedang. Tabel 11. Hasil Uji Koefisien Korelasi Variabel Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,476 0,466 3,632 Predictors: (Constan. Disiplin Kerja Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai R (Koefisien Korelas. pada variabel Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) sebesar 0,690, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dengan tingkat kekuatan hubungan yang kuat. Tabel 12. Hasil Uji Korelasi Variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,494 0,474 3,605 Predictors: (Constan. Disiplin Kerja . Keselamatan & Kesehatan Kerja Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai R (Koefisien Korelas. pada variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) sebesar 0,703, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dengan tingkat kekuatan hubungan yang kuat. Analisis Koefisien Determinasi Tabel 13. Hasil Uji Koefisien Determinasi Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,319 0,306 4,140 Predictors: (Constan. Keselamatan & Kesehatan Kerja Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan hasil diatas, diperoleh nilai R square sebesar 0,319, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. memiliki kontribusi pegaruh terhadap variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 31,9% sedangkan sisanya 68,1% dipengaruhi oleh faktor Ae faktor atau variabel lain yang tidak diteliti. Tabel 14. Hasil Uji Koefisien Determinasi Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 DOI: 10. Model Summary Model R Square Adjusted R Square 0,476 0,466 Predictors: (Constan. Disiplin Kerja Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Std. Error of the Estimate 3,632 Berdasarkan hasil diatas, diperoleh nilai R square sebesar 0,476, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Disiplin Kerja (X. memiliki kontribusi pegaruh terhadap variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 47,6% sedangkan sisanya 52,4% dipengaruhi oleh faktor Ae faktor atau variabel lain yang tidak Tabel 15. Hasil Uji koefisien Determinasi Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 0,494 0,474 3,605 Predictors: (Constan. Disiplin Kerja . Keselamatan & Kesehatan Kerja \Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan hasil diatas, diperoleh nilai Adjusted R square sebesar 0,474, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. secara Bersama Ae sama memiliki kontribusi pegaruh terhadap variabel kinerja karyawan (Y) sebesar 47,4% sedangkan sisanya 52,6% dipengaruhi oleh faktor Ae faktor atau variabel lain yang tidak diteliti. Uji T (Uji Parsia. Tabel 16. Hasil Uji signifikan parsial Variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 17,877 5,299 Keselamatan & 0,545 0,111 0,565 Kesehatan Kerja Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 3,374 4,890 Sig. 0,001 0,000 Berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial diatas, dapat dilihat bahwa t hitung untuk variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. sebesar 4,890 nilai ini akan dibandingkan dengan t tabel pada tabel distribusi t dengan = 0,05. Dimana t hitung 4,890 > t tabel 2,008 maka hitung > t tabel dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05, jadi dapat disimpulkan bahwa Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, yang berarti Variabel Keselamatan & Kesehatan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Tabel 17. Hasil Uji signifikan parsial Variabel Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model Std. Error Beta (Constan. 4,791 5,729 Disiplin Kerja 0,887 0,130 0,690 Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 0,836 6,807 Sig. 0,407 0,000 Berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial diatas, dapat dilihat bahwa t hitung untuk variabel Disiplin Kerja (X. sebesar 6,807 nilai ini akan dibandingkan dengan t tabel pada tabel distribusi t dengan = 0,05. Dimana t hitung 6,807 > t tabel 2,008 maka t hitung > t tabel dengan nilai signifikan Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. 0,000 < 0,05, jadi dapat disimpulkan bahwa Ho2 ditolak dan Ha2 diterima, yang berarti Variabel Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Uji F (Uji Simulta. Tabel 18. Hasil Hipotesis (Uji F) Variabel Keselamatan & Kesehatan (X. dan Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square F Sig. Regression 634,534 317,267 24,418 Residual 649,655 12,993 Total 1284,189 Dependent Variable: Kinerja Karyawan Predictors: (Constan. Disiplin Kerja . Keselamatan & Kesehatan Kerja Sumber: Data yang diolah dengan SPSS Versi 27 Berdasarkan hasil diatas menunjukkan nilai Fhitung sebesarf 24,418 sedangkan Ftabel sebesar 3,183 dimana Fhitung 24,418 > Ftabel 3,183 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara keselamatan & Kesehatan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Pembahasan Pengaruh Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. terhadap Kinerja Karyawan (Y) Berdasarkan hasil penelitian diatas dengan persamaan regresi Y= 17,877 0,545 X1 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,565 serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,319 atau 31,9%. Pengujian secara parsial diperoleh bahwa Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. berpengaruh secara positif dan Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya nilai t hitung sebesar 4,890 dan ttable 2,008 yang berarti t hitung > ttable dengan nilai signfikan 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Dengan demikian menunjukkan bahwa Ha1 diterima dan Ho1 ditolak, yang artinya bahwa Keselamatan & Kesehatan Kerja berfpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Nining Nurna Dewi dan Sundari pada Iqtishadequity Jurnal Fakultas Ekonomi Dan Bisnis UMAHA Vol. No. Tahun 2021 mengenai tentang AuPengaruh (K. Dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Perusahaan pada PT. Sumber RubberindoAy Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh menyatakan bahwa keselamatan kesehatan kerja (K. secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT Sumber Rubberindo Jaya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa apabila perusahaan dapat menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat serta penerapan keselamatan & Kesehatan kerja yang baik, maka kinerja karyawan akan meningkat. Begitupun sebaliknya jika penerapan keselamatan & Kesehatan kerja tidak baik akan mengakibatkan kinerja karyawan cenderung menurun. Pengaruh Disiplin Kerja(X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Berdasarkan hasil penelitian diatas dengan persamaan regresi Y= 4,791 0,887 X2 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,690 serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,476 atau 47,6%. Pengujian secara parsial diperoleh bahwa Disiplin Kerja(X. berpengaruh secara positif dan signifikan. Hal jni dibuktikan dengan diperolehnya nilai t hitung sebesar 6,807 dan ttabel 2,008 yang berarti t hitung > ttabel dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Dengan demikian menujukkan bahwa Ha2 diterima dan Ho2 ditolak, yang artinya Disiplin Kerja Berpengaruh secara parsial terhadap Kinerja Karyawan Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Sinta Herlini Putri pada Jurnal Manajemen Modal Insani dan Bisnis Vol. 1 No. : Juli 2020 ISSN 2723-424X yang mengenai tentang AuPengaruh Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada The Madeline Hotel BengkuluAy Berdasarkan hasil penelitiannya hasil yang diperoleh yaitu Secara parsial disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan hal ini dibuktikan dengan Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. hasil uji t menunjukan nilai thit>t/2 . 545 > 2. ig yu = 0,003 < 0,. Ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa apabila disiplin kerja diterapkan oleh seluruh karyawan sesuai dengan standard operating procedure perusahaan, maka kinerja karyawan juga akan Begitupun sebaliknya, jika disiplin kerja yang diterapkan menurun maka kinerja karyawan juga cenderung mengalami penurunan. Pengaruh Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Berdasarkan hasil penelitian diatas dengan persamaan regresi Y= 3,408 0,176 X1 0,729 X2 dan nilai koefisien korelasi 0,703 yang memiliki hubungan kuat, serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,494 atau kontribusi pengaruh secara Bersama Ae sama sebesar 47,4% sedangkan sisanya 52,6% dipengaruhi oleh faktor Ae faktor atau variabel lain yang tidak diteliti. Pengujian secara simultan diperoleh bahwa Keselamatan & Kesehatan Kerja (X. dan Disiplin Kerja (X. berpengaruh secara positif dan signifikan. Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya F hitung sebesar 24,418 dan F tabel 3,183 yang berarti Fhitung > Ftabel dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Dengan demikian Ha3 diterima dan Ho3 ditolak, yang artinya Keselamatan & Kesehatan Kerja dan Disiplin Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Alvinna Ayu Octaningrum. Edy Suwasono & Aprilia Dian Evasari pada Jurnal Mahasiswa Manajemen UNITA Vol. 1,No. Tahun 2022 yang mengenai tentang Au Pengaruh Keselamatan Kesehatan Kerja (K. Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Bagian Produksi PT. Wonojati Wijoy. Au yang menghasilkan data yang diperoleh yaitu pada taraf signifikansi 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan secara simultan keselamatan kesehatan kerja (K. dan disiplin kerja terhadap kinerja Nilai Fhitung 126,987 > Ftabel 3,13. Nilai sig. 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jika keselamatan & Kesehatan kerja dan disiplin kerja ditingkatkan secara Bersama-sama maka dapat meningkatkan kinerja karyawan. Begitupun sebaliknya, jika keselamatan & Kesehatan kerja dan disiplin kerja tidak ditingkat secara Bersama-sama maka kinerja karyawan dapat cenderung mengalami penurunan. SIMPULAN Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Keselamatan & Kesehatan Kerja (K. terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y= 17,877 0,545 X1 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,565, serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,319 atau 31,9%. Diperoleh hasil uji parsial (Uji T) thitung > ttabel antara Keselematan & Kesehatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar 4,890 . ,890 > 2,. dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ho1 ditolak dan Ha1 diterima, dengan kata lain Keselamatan & Kesehatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan sesuai dengan hasilnya yang positif. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y= 4,791 0,887 X2 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,690, serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,476 atau 47,6%. Diperoleh hasil uji parsial (Uji T) thitung > ttabel antara Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan sebesar 6,807 . ,807 > 2,. dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha2 diterima, dengan kata lain Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan sesuai dengan hasilmya yang positif. Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan antara Keselamatan & Kesehatan Kerja (K. dan Disiplin kerja terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y= 3,408 0,176 X1 0,729 X2 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,703 yang memiliki hubungan kuat, serta nilai koefisien determinasi sebesar 0,494 atau kontribusi pengaruh secara bersama Ae sama sebesar 47,4% sedangkan sisanya 52,6% dipengaruhi oleh faktor -faktor atau variabel lain yang tidak diteliti. Diperoleh hasil uji simultan (Uji F) Fhitung sebesar 24,418 dan F tabel 3,183 yang berarti Fhitung > Ftabel dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 yang berarti signifikan. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ho3 ditolak dan Ha3 Jurnal Sinergi Manajemen https://bmabersama. id/index. php/jsm Vol. 2 No. Bulan : Oktober-Januari. Tahun : 2026 . Copyright A pada Penulis Jurnal Sinergi Manajemen p-ISSN 3031-2485. e-ISSN 3090-7519 Fokus SDM-Pemasaran-Keuangan-Kewirausahaan. DOI: 10. diterima, dengan kata lain Keselamatan & Kesehatan Kerja dan Disiplin Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. DAFTAR PUSTAKA