Diterima Disetujui Hal : 28 Juni 2024 : 30 Juni 2024 : 28-35 Al-Amal: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/amal e-ISSN : 3031-285X Vol. No. Juni 2024 MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH MELALUI KOLABORASI PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA MEKARSARI [Creating A Clean Environment Through Community Service Collaboration In Mekarsari Villag. Aminullah. I Gusti Made Subrata. Nenet Natasudian Jaya. Ida Ayu Ketut Marini. Siti Solihun. Reza Zulaifi. Zainuddin. Denianto Yoga Sativa. Idris Sardi. Siti Zainab. 1,8,9,. Universitas 45 Mataram, 2,. Universitas Mahasaraswati Denpasar, . Yayasan Al-Amin Qalbu 6,. Universitas Pendidikan Mandalika . box@gmail. com, . yumar4365@gmail. , . rezazulaifi@undikma. ABSTRAK Tujuan pelaksanaan pengabdian ini untuk mewujudkan lingkungan bersih melalui kolaborasi pengabdian masyarakat di Desa Mekarsari. Metode penerapan pengabdian meliputi : pembentukan tim pengabdian, persiapan kebutuhan pengabdian, bersih-bersih lingkungan dan pengadaan bak sampah. Kegiatan pengabdian dilakukan meliputi: . Pembentukan tim pengabdian yang terdiri dari akademisi, masyarakat dan pemerintah desa. Persiapan kebutuhan pelaksanaan pengabdian dimulai dari pengarahan dan pengecekanalat dan bahan berupa sapu, sekop, ember, plastik, cangkul dan sabit yang disiapkan oleh masyarakat. Bersih-bersih lingkungan dilaksanakan disekitaran TK dusun Malaka untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan khususnya anak-anak serta membuat tertarik dan nyawan untuk wisatawan karena dijalur wisata, dan . pengadaan bak sampah, pengadaan bak sampah dibeli dari anyaman masyarakat setempat kemudian di cat sebagai penanda dan dibenahi supaya terlihat berbeda atau lebih bagus. Kata kunci: Kolaborasi. ABSTRACT The aim of implementing this service is to create a clean environment through collaborative community service in Mekarsari Village. Methods for implementing service include: forming a service team, preparing service needs, cleaning the environment and providing rubbish bins. Service activities carried out include: . Formation of a service team consisting of academics, the community and village government. Preparation for the needs for implementing the service begins with directing and checking tools and materials in the form of brooms, shovels, buckets, plastic, hoes and sickles prepared by the community. Environmental clean-up is carried out around the Malaka hamlet kindergarten to maintain the comfort and health, especially of children, as well as to create interest and life for tourists because it is on the tourist route, and . procurement of rubbish bins, procurement of rubbish bins purchased from local community wickerwork and then painted as markers and fixed to make them look different or better. Keywords: Collaboration. PENDAHULUAN Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Kesehatan lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi semua makhluk hidup di bumi. Hal ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga merupakan tanggung jawab bersama bagi setiap individu untuk menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu alasan pentingnya kebersihan lingkungan adalah untuk mencegah penyebaran penyakit. Lingkungan yang kotor dan kumuh akan menjadi tempat berkembang biaknya berbagai mikroorganisme berbahaya, seperti virus, bakteri, dan jamur. Sehingga dengan menjaga kebersihan dapat mencegah penyakit khususnya penyakit menular. Menjaga kebersihan bukan hanya kewajiban masyarakat tetapi juga tanggung jawab individu yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan (Kanwil Kemenag Kalteng, 2. Oleh karena itu, setiap individu harus sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah sembarangan, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Jika melakukan halhal tersebut dapat ikut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan indah bagi semua makhluk hidup di dunia ini. Kebersihan lingkungan bukan hanya penting untuk kesehatan dan kenyamanan seluruh warga sekolah, tetapi juga mencerminkan sikap tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat. Sebuah lingkungan yang bersih dan rapi menciptakan suasana belajar yang lebih baik (Yayasan Pendidikan An Nahl Balik Papan, 2. Linkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan terlihat bersih dan rapi sehingga nyaman untuk dilihat. Tidak jarang karena kesibukan dan berbagai alasan lain, akhirnya kurang memperhatikan masalah kebersihan lingkungan di sekitar, terutama lingkungan rumah (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, 2. Kebersihan lingkungan juga berdampak pada kenyamanan dan keindahan lingkungan sekitar. Lingkungan yang bersih dan rapi akan memberikan kesan positif dan membuat merasa nyaman saat berada di dalamnya. Hal ini juga akan menciptakan suasana yang harmonis dan damai bagi masyarakat. Kebersihan lingkungan juga untuk menjaga ekosistem alam. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air, udara, dan tanah serta merusak kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Menjaga kebersihan lingkungan dapat melindungi sumber daya alam yang ada dan mencegah kerusakan lingkungan yang bisa berdampak negatif pada kehidupan di bumi. Fasilitas umum dan ruang publik memegang peranan penting sebagai tempat bersama bagi Ruang ini menjadi tempat yang dapat dinikmati oleh siapa pun, dengan tanggung jawab yang sama untuk menjaga kebersihannya dan kelancarannya. Dengan cara-cara sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan fasilitas dengan baik, dan mematuhi aturan yang berlaku, berkontribusi dalam menjaga fasilitas umum dan ruang publik (Primasasti, 2. Tempat sampah membantu menampung sampah dan mencegahnya mengotori jalan, taman, dan tempat umum lainnya. Dengan menyediakan ruang khusus bagi masyarakat untuk membuang sampah, tempat sampah dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, tempat sampah memudahkan pekerja pengelolaan sampah untuk mengumpulkan dan mengangkut sampah ke tempat pembuangan, sehingga mengurangi risiko kontaminasi dan polusi. Lingkungan bersih merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk lain di bumi ini. Lingkungan yang bersih dan sehat dapat menjaga kesehatan dan kelestarian alam. Salah satu cara untuk mewujudkan lingkungan bersih adalah melalui kolaborasi pengabdian masyarakat. Kolaborasi pengabdian merupakan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan adanya kolaborasi dapat saling bahu membahu untuk membersihkan lingkungan, mengurangi sampah, dan menjaga kelestarian alam. Salah satu contoh kolaborasi pengabdian yang berhasil adalah program pemerintah yang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Masyarakat diajak untuk memilah sampah organik dan non organik, sehingga sampah dapat diolah dengan baik dan tidak mencemari Selain itu, lembaga-lembaga terkait memberikan dukungan dan sumber daya penting untuk mendukung upaya masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih (Hamzah, dkk, 2. Pentingnya tempat sampah untuk kebersihan tidak bisa dilebih-lebihkan. Dengan menyediakan ruang khusus untuk pembuangan sampah, tempat sampah berperan penting dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat bagi semua orang. Penting bagi individu, komunitas, dan pemerintah untuk memprioritaskan pengelolaan sampah dan berinvestasi pada tempat sampah yang tepat guna menjamin kesejahteraan bersama dan generasi mendatang. Semua pihak harus berperan dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas sampah dengan menggunakan tempat sampah secara bertanggung jawab. Pola pikir, pola sikap, dan masih keliru akan sampah menimbulkan permasalahan sosial, lingkungan dan Permasalahan lingkungan yang diakibatkan oleh sampah antara lain terjadinya kerusakan dalam sistem perairan sehingga terjadi pencemaran air (Yatmitha, dkk. , 2. Selain itu, tempat sampah membantu mencegah penyebaran penyakit dan hama yang dapat tumbuh subur di kondisi yang tidak Dengan menjaga agar sampah tetap tertampung dan tersegel dengan baik, tempat sampah membantu meminimalkan risiko bahaya kesehatan yang terkait dengan paparan sampah. Selain melindungi kesehatan manusia, pengelolaan sampah yang baik juga bermanfaat bagi lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan sampah atau mencemari saluran air. Masyarakat memainkan peran penting dalam menerjemahkan kebijakan menjadi tindakan nyata yang bermanfaat bagi lingkungan. Inisiatif seperti gerakan pembersihan komunitas, program daur ulang, dan kampanye kesadaran adalah contoh bagaimana individu dapat berkontribusi terhadap kebersihan Program seperti kompetisi tempat sampah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan praktik pengelolaan sampah yang benar (Nurjaman, , 2. Peran serta masyarakat atau yang juga dikenal dengan istilah partisipasi publik adalah elemen penting dari pengambilan keputusan lingkungan yang baik dan sah secara demokratis. Peran serta masyarakat merupakan salah satu bentuk saluran yang diberikan kepada masyarakat, sehingga mendorong masyarakat untuk secara aktif menuntut pemenuhan hak atas lingkungan hidup yang baik. Saat ini, pengakuan terhadap proses peran serta masyarakat dapat dilihat pada setiap level kebijakan, baik secara internasional, regional, nasional dan lokal (Pusat Studi Lingkungan Hidup, 2. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan (Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang. Salah satu aspek penting dari kolaborasi ini adalah peran pemerintah dalam menetapkan kebijakan lingkungan yang bertujuan untuk melindungi dan melestarikan sumber daya alam. Dengan menetapkan peraturan dan pedoman terkait pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, dan upaya konservasi, pemerintah menyediakan kerangka kerja untuk perlindungan dan keberlanjutan lingkungan. Salah satu cara mengelola sampah secara efektif adalah dengan menggunakan tempat sampah atau tempat sampah. Tempat sampah ini, juga dikenal sebagai "bak sampah" dalam bahasa Indonesia, dirancang untuk menampung sampah hingga dapat dibuang dengan benar. Pentingnya tempat sampah untuk kebersihan tidak bisa dilebih-lebihkan. Tanpa pengelolaan sampah yang baik, sampah akan menumpuk di ruang publik sehingga menimbulkan kondisi yang tidak sedap dipandang dan tidak sehat. Selain itu, kolaborasi pengabdian juga dapat dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi lingkungan. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan bersih dapat mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tak dapat dipungkiri, mewujudkan lingkungan bersih bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan adanya kolaborasi pengabdian antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya, secara bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat untuk generasi mendatang. Itulah pentingnya kolaborasi pengabdian dalam mewujudkan lingkungan bersih. Lembaga-lembaga dapat mencakup organisasi non-pemerintah, lembaga pendidikan, dan lembaga lingkungan hidup. Dengan menawarkan keahlian, pendanaan, dan bantuan teknis, entitas-entitas ini berkontribusi terhadap keberhasilan inisiatif berbasis masyarakat yang bertujuan untuk kebersihan lingkungan. Proyek kolaboratif, seperti pengabdian masyarakat melalui kerja sukarela, tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif dan persatuan di antara anggota masyarakat (Thamrin dan Wahyudi, 2. Kolaborasi pengabdian masyarakat dapat menjadi salah satu cara untuk mewujudkan lingkungan Dengan melibatkan berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah, dan organisasi nonpemerintah, semua dapat bekerja sama dalam kegiatan-kegiatan seperti pembersihan lingkungan, pengelolaan sampah, penanaman pohon, dan edukasi lingkungan. Melalui kolaborasi dapat menciptakan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan dan bekerja sama untuk mencapai lingkungan yang bersih dan sehat. Kolaborasi pengabdian dalam mewujudkan kebersihan lingkungan dilakukan di Desa Mekarsari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Mekarsari dipilih sebagai lokasi pengabdian karena terletak jauh dari pusat pemerintahan kota dan Desa Mekarsari masih tergolong asri atau alami dan memiliki titik-titik wisata, sehingga masyarakat harus tetap menyadari dan terbiasa menjaga kebersiha lingkungan sebelum tercemar seperti daerah-daearh lainnya. METODE PENERAPAN Metode untuk merealisasikan kegiatan pengabdian AuMewujudkan lingkungan bersih melalui kolaborasi pengabdian masyarakat di Desa Mekarsari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok BaratAy tahun 2023, meliputi: . Pembentukan team atau relawan pengabdian dan berkordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat di Desa Mekarsari. Menyepakati waktu pelaksanaan dan persiapan alat-alat dalam pelaksanaan pengabdian. Pelaksanaan pengabdian berupa bersih-bersih lingkungan. Pembuatan bak sampah atau tempat pembuangan sampah. HASIL DAN PEMBAHASAN Desa Mekarsari merupakan salah satu desa yang berada diwilayah Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat dengan luas wilayah 5002 ha. Secara geografis desa Mekarsari berada 115,46 - 116,20 Bujur Timur dan 8,25-8 Lintang Selatan, dengan batas wilayah sebelah utara hutan lindung, sebelah selatan Desa Penimbung dan Mambalan, sebeah barat Desa Jeringo dan Gelangsar, sebelah timur Desa Penimbung dan Desa Bukit Tinggi. Secara adminstrasi Desa Mekarsari terdiri dari 7 Dusun diantaranya Dusun Lilir. Dusun Gertok. Dusun Lingkoq Waru. Dusun Malaka. Dusun Erat Mate. Dusun Ranjok Barat. Dusun Ranjok Timur . ttp://mekarsari-gunungsari. Pelaksanaan pengabdian dilakukan di Desa Mekarsari. Pengabdian dilaksanakan kolaborasi antara tim akademisi, masyarakat dan pemerintah Desa Mekarsari. Kegiatan pengabdian meliputi: . Pembentukan team pengabdian. Persiapan alat dan bahan kebutuhan pengabdian. Bersih-bersih . Pembuatan bak sampah atau tempat pembuangan sampah. Pembentukan team pengabdian Team pengabdian awal berasa dari Dosen dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi, selanjutnya berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa. Tim dari akademisi berkunjung ke pemerintah desa membahas rencana kolaborasi pengabdian, waktu dan kebutuhan pada saat pelaksanaan Waktu pelaksanaan pengabdian disepakati hanya sehari yaitu hari minggu, karena hari minggu akademisi dan pemerintahan desa libur, sehingga bisa meluangkan waktu bersama dalam melakukan kebersihan lingkungan. Gambar 1. Kordinasi Perwakilan Akademisi dengan Kepala Desa dan Masyarakat Persiapan alat dan bahan kebutuhan pengabdian Pengabdian berupa bersih-bersih lingkungan dibutuhkan alat bahan, misalnya sapu, sekop sampah, cangkul, sabit, karung atau plastik sampah dan bak sampah. Sebagian besar alat yang dibutuhkan dalam pengabdian ini disediakan oleh masyarakat atau Desa lokasi tempat pengabdian. Sebelum memulai kegiatan pengabdian, semua tim berkumpul dan mendengarkan pengarahan dari kepala desa Mekar Sari. Gambar 2. Persiapan dan Pengarahan dari Kepala Desa Mekarsari Bersih-bersih lingkungan Kegiatan inti pengabdian ini yaitu bersih-bersih lingkungan. Yazid . menjelaskan bahwa tidak sedikit dari beberapa wilayah yang meresahkan terkait kesehatan dan kebersihan lingkungan hidup. Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat perlu partisipasi dari masyarakat, sehingga berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimal pula (Notoatmodjo, 2. Partisipasi Masyarakat atau kolaborasi dalam menjaga kebersihan merupakan kegiatan yang meningkatkan persatuan, rasa sosial dan kebersamaan serta kesadaraan lingkungan. Kegiatan sosial dapat dikatakan kerja bakti karna tanpa pamrih. Kerja bakti merupakan bentuk kontribusi atau partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sukarela untuk kepentingan bersama tanpa mengharapkan imbalan materiil. Ini adalah upaya kolektif dari individu atau kelompok untuk membantu, mendukung, atau memberikan manfaat bagi masyarakat atau orang lain. Kerja bakti memiliki banyak manfaat dan penting untuk digalakkan dalam kehidupan bermasyarakat (Nur, 2. Salah satu kerja bakti dalam pengabdian ini yaitu melakukan kegiatan bersih-bersih khususnya dilingkungan sekitar Lokasi TK (Taman Kanak-kana. di Dusun Malaka Desa Mekarsari. Gambar 3. Bersih-bersih Lingkungan Pemilihan lokasi bersih-bersih di dekat TK karena untuk kenyamanan anak-anak bermain, menjaga kesehatan khususnya untuk anak-anak yang masih rentan penyakit serta lokasi TK tersebut merupakan jalur menuju lokasi Wisata bukit di Desa Mekar Sari. Pengembangan pengelolaan wisata di pedesaan didukung oleh beberapa faktor (Danamik 2. yang pertama memiliki potensi alam yang menarik dan budaya yang relatif otentik. Masyarakatnya masih kental dangan ritual-ritual budaya dan topografi yang Kedua, desa memiliki lingkungan yang asri dan belum banyak tercemar oleh berbagai polusi yang merusak dibandingkan dengan suasana perkotaan. Ketiga, pemanfaatan ekonomi, sosial dan budaya mesti dilakukan secara optimal. Proses bersih-bersih dilakukan selama sehari, pagi hari dimulai dari jam 09. 00 Wita setelah pengarahan dilakukan bersih-bersih bersama, siang hari diisi dengan pembenahan bak sampah dari jam 00 sampai jam 14. 00 Wita dan sore harinya dilanjutkan bersih-bersih hingga jam 16. 00 Wita. Gambar 4. Kondisi setelah sampah terkumpul Pembuatan bak sampah atau tempat pembuangan sampah. Bak sampah dilokasi belum tersedia, sehingga tim membawa ember atau disediakan oleh masyarakat setempat dalam proses bersih-bersih. Bak sampah dilokasi tidak disediakan karena lokasi masih asri dan luas serta masih jarang penduduk, sehingga sampah dikumpul di satu titik dan kemudian di Tong sampah adalah salah satu elemen penting dalam sistem manajemen limbah modern yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Esensi dari tong sampah melibatkan berbagai aspek, mulai dari fungsi, jenis, manfaat, hingga dampaknya terhadap lingkungan dan Masyarakat (Nurjaman, dkk. , 2. Gambar 5. Pengadaan dan Pengecatan bak sampah Pengadaan bak sampah dalam kesempatan ini tidak dibuat oleh tim karena keterbatasan, waktu dan bahan, sehingga tim memutuskan untuk membeli keranjang sampah dari anyaman masyarakat setempat kemudian di cat sesuai pada gambar. Keranjang sampah disebarkan di beberapa lokasi khususnya di depan rumag warga, tempat umum dan lokasi wisata. Keranjang samah merupakan produksi masyarakat Desa Mekarsari, sehingga jika diberdayakan maka akan membantu ekonomi masyarakat juga. (Syahputra 2. Pengelolaan sampah yang efektif adalah komponen penting dalam menjaga kesehatan lingkungan, mencegah pencemaran, dan menciptakan komunitas yang bersih dan sehat. Manfaat utama dari penggunaan tong sampah adalah menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya tong sampah yang tersedia di tempat umum dan di rumah-rumah, masyarakat lebih cenderung untuk membuang sampah mereka dengan benar daripada membuangnya sembarangan. Hal ini membantu mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit (Nurjaman, dkk. , 2. PENUTUP Simpulan Kolaborasi dalam mewujudkan lingkungan bersih melalui pengabdian masyarakat di Desa Mekarsari terlaksana dengan baik. Kegiatan pengabdian dilakukan meliputi: . Pembentukan tim pengabdian yang terdiri dari akademisi, masyarakat dan pemerintah desa. Persiapan kebutuhan pelaksanaan pengabdian dimulai dari pengarahan dan pengecekanalat dan bahan berupa sapu, sekop, ember, plastik, cangkul dan sabit yang disiapkan oleh masyarakat. Bersih-bersih lingkungan dilaksanakan disekitaran TK dusun Malaka untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan khususnya anakanak serta membuat tertarik dan nyawan untuk wisatawan karena dijalur wisata, dan . pengadaan bak sampah, pengadaan bak sampah dibeli dari anyaman masyarakat setempat kemudian di cat sebagai penanda dan dibenahi supaya terlihat berbeda atau lebih bagus Saran Kegiatan serupa harapannya tetap terlaksana atau terjadwal secar rutin, sehingga masyarakat tetap menjaga kebiasaan yang baik, serta sadar akan lingkungan. pemerintah juga harus membuat kebijakan terkait pengelolaan lingkungan, khususnya kebersihan atau sampah. Akademisi diharuskan untuk melakukan pengabdian, sehingga harusnya tetap terlaksana sebagai bentuk kerja bakti atau mengabdi, bukan hanya dalam bentuk kurikulum seperti KKN (Kuliah Kerja Nyat. DAFTAR PUSTAKA