Volume 16. Nomor 1. Agustus 2023 REDAKSI Penanggung jawab : Dr. Munawaroh. Kes Dr. Heny Sulistyowati. Hum Dr. Nurwiani. Dr. Nanik Sri Setyani. Redaksi: Ketua Sekretaris Reviewer : Ir. Slamet Boediono. Si. : Dr. Abd. Rozak. Pd. Safiil Maarif. : Dr. Wiwin Sri Hidayati. Pd ( Bidang Pendidikan Matematik. Nahlia Rahmawati. Si (Bidang Matematik. Mitra Bestari Dr. Warly. Pd (Universitas Ronggolawe Tuba. Dr. Iis Holisin. Pd (Universitas Muhammadiyah Surabay. Penerbit : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Jombang Alamat : Program Studi Pendidikan Matematika Kampus STKIP PGRI Jombang Jln. Pattimura i/20 Jombang. Telp : . 861319 stkipjb@gmail. PENGANTAR REDAKSI Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menerbitkan jurnal AuedumathAy volume 16 Nomor 1 edisi Agustus 2023. Penerbitan jurnal AuedumathAy ini untuk memfasilitasi dosen program studi pendidikan mempublikasikan hasil karya yang dihasilkan. Jurnal ini berisikan tentang artikel yang membahas tentang matematika dan pendidikan matematika. Kami menyadari bahwa jurnal AueduMATHAy ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat konstruktif selalu kami harapkan demi kesempurnaan jurnal ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada Mitra Bestari dan semua pihak yang telah berperan serta dalam penerbitan jurnal AueduMATHAy ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. KETENTUAN PENULISAN Artikel yang dimuat dalam jurnal meliputi naskah tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan tinjauan kepustakaan tentang pendidikan Matematika atau matematika Naskah belum diterbitkan dalam jurnal dan media cetak lain. Naskah merupakan karya orisinal, bebas dari plagiasi dan mengikuti etika penulisan. Segala sesuatu yang menyangkut perijinan pengutipan, penggunaan softwere untuk pembuatan naskah atau ihwal lain yang terkait dengan HAKI yang dilakukan oleh penulis artikel, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya menjadi tanggung jawab penulis naskah. Semua naskah ditelaah oleh mitra bestari yang ditunjuk oleh penyunting menurut bidang Penulis diberikan kesempatan untk melakukan revisi naskah atas dasar saran dari mitra bestari atau penyunting. Kepastian pemuatan naskah atau penolakan akan diberitahukan secara tertulis. Ketentuan penulisan naskah: Naskah ditulis dengan 1. 5 spasi, kertas A4, panjang 10-20 halaman. Berkas naskah ditulis dalam microsoft word, dan diserahkan melalui Sistimatika penulisan : Hasil penelitian . Judul. Nama penulis. Abstrak. Kata kunci. Pendahuluan. Metode . Hasil penelitian. Pembahasan. Simpulan dan saran. Daftar Hasil non penelitian . Judul. Nama penulis. Abstrak. Kata kunci. Pendahuluan. Bahasan Utama. Penutup atau Simpulan. Daftar rujukan P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 EduMath Volume 16 Nomor 1. Agustus 2023 Halaman 41 - 51 PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA yasyayayayaya yaEyayaya yanyayauyaoyayayyaoyaya SMK Negeri Mojoagung Jombang smkn1mojoagung@yahoo. Abstrak: Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru dan dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika adalah metode pembelajaran snowball throwing. Snowball throwing adalah metode pembelajaran dengan cara membentuk kelompok yang diwakili ketua kelompok untuk mendapatkan tugas dari guru kemudian masing-masing siswa membuat soal . ertas pertanyaa. yang dibentuk seperti bola lalu dilempar ke siswa yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penerapan metode pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika di kelas X KI SMK Negeri Mojoagung tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X KI SMK Negeri Mojoagung tahun pelajaran 2022/2023, yang berjumlah 34 Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Dalam penelitian ini tampak proses pelaksanaan metode pembelajaran snowball throwing pada kelas X KI SMK Negeri Mojoagung tahun pelajaran 2022/2023 mengalami peningkatan pada pelaksanaan siklus I ke pelaksanaan siklus II. Pada siklus I pembelajaran I sebesar 70% menjadi 78,33% pada pembelajaran II. Sedangkan pada siklus II pembelajaran I sebesar 83,33% menjadi 85% pada pembelajaran II. Sedangkan pada prestasi belajar siswa pada siklus I memiliki rata-rata 62,82 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa 50%. Dan pada siklus II memiliki rata-rata 67,47 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa 88,24%. Pada tingkat kemampuan berfikir kritis siswa juga terdapat Pada siklus I pembelajaran I sebesar 74,89% menjadi 75,95% pada pembelajaran II. Sedangkan pada siklus II pembelajaran I sebesar 79,10% menjadi 80,46% pada pembelajaran II. Jadi penerapan metode pembelajaran snowball throwing dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika di kelas X KI SMK Negeri Mojoagung tahun pelajaran 2022/2023. Kata kunci : hasil belajar. Metode pembelajaran snowball throwing, kemampuan berfikir kritis . PENDAHULUAN Banyak faktor yang menyebabkan Setiap agar pemahaman terhadap suatu materi dapat siswa lemah, salah satunya adalah kurangnya keunggulan dan kelemahan. Salah satu cara kemampuan berfikir kritis dan prestasi belajar bertahan lama dalam ingatan siswa adalah Tanpa adanya metode pembelajaran berlangsung dalam kelas kurang optimal. tersebut dapat membuat siswa akan cepat P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 sampai pada titik kejenuhan dalam belajar. Proses belajar akan tercapai dengan baik bagaimana mereka harus aktif, kritis dan apabila siswa terlibat secara aktif. Faktor yang Ketika siswa belajar berpikir aktif, menentukan tercapainya tujuan pendidikan di kritis dan kreatif mereka akan memperlihatkan indonesia diantaranya adalah strategi belajar pikiran-pikiran Salah proses-proses penjelasan/interprestasi, membuat kesimpulan dan kegiatan positif meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan mendukung proses belajar siswa dalam prestasi belajar siswa dalam belajar matematika meningkatkan aktivitas dan prestasi belajarnya. yaitu metode pembelajaran snowball throwing. Berdasarkan uraian di atas, maka Inti snowball throwing dalam pembelajaran peneliti tertarik mengadakan penelitian dengan adalah metode pembelajaran dengan cara membentuk kelompok yang diwakili ketua Snowball kelompok untuk mendapat tugas dari guru, kemampuan berpikir kritis dan Prestasi Belajar kemudian masingAemasing siswa Siswa pada Mata Pelajaran Matematika SMK AuPenerapan Throwing pertanyaan yang dibentuk seperti bola . ertas Negeri pertanyaa. lalu dilemparkan ke siswa lain 2022/2023Ay Metode Pembelajaran Meningkatkan Mojoagung Tahun Pelajaran yang masingAemasing siswa menjawab dari pertanyaan yang diperoleh. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di SMK Jenis penelitian ini adalah penelitian Negeri Mojoagung kelas X KI, semester 2. tindakan kelas (Classroom Action Researc. Berdasarkan hasil observasi peneliti dan dengan pendekatan deskiptif kualitatif, yaitu dilakukan dengan guru matematika di sekolah tersebut, diketahui Pada untuk mengetahui aktivitas siswa dan guru proses pembelajaran jika dibandingkan dengan dengan data yang diperoleh dengan tujuan di kelas X KI tergolong kurang aktif pada menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai bahwa pelajaran matematika yang dilaksanakan selama proses pembelajaran yang dicapai siswa selama kegiatan pembelajaran. Sedangkan data melakukan observasi di kelas X KI peneliti kuantitatif berupa nilai tes akhir siklus I dan melihat proses pembelajaran yang berlangsung siklus II dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam kelas lebih didominasi oleh guru, yaitu dengan mencari nilai rata Aerata tes akhir sedangkan siswa cenderung pasif. Dalam siklus siswa. Dalam penelitian ini tes akhir pembelajaran menggunakan metode snowball P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 siklus berbentuk subyektif . dengan Keterampilan siswa bertanya. Keterampilan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan atau peningkatan prestasi belajar siswa setelah keterampilan berpikir siswa dan Membuat proses belajar mengajar. Tingkat Subjek yang diambil untuk penelitian Dalam pemberian tes dilakukan tiap akhir ini adalah siswa kelas X KI SMK Negeri pembelajaran siklus I dan siklus II. Dimana Mojoagung dengan jumlah siswa sebanyak 34 siswa diberi lembar kerja yang berisi soal-soal orang siswa yang berkaitan dengan perbandingan, fungsi, perempuan dan 25 siswa laki-laki. Dipilihnya persamaan dan identitas trigonometri dalam siswa kelas X KI karena materi perbandingan, pemecahan masalah. Dengan diberikannya tes, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri dalam pemecahan masalah diajarkan dikelas itu perubahan terhadap prestasi belajar siswa pada semester 2. Dengan pengambilan subjek khususnya untuk ranah kognitif siswa pada saat hanya 6 orang siswa terdiri dari 2 siswa pintar, sebelum dan sesudah diadakannya metode 2 siswa sedang, dan 2 siswa rendah yang akan diamati dalam setiap kegiatan proses belajar peningkatan prestasi disini adalah dengan mengajar yang berlangsung di dalam kelas. mencari nilai rata-rata sebelum dan sesudah yang terdiri dari Penelitian Januari Ae Februari Untuk pelaksanaan metode pembelajaran snowball semester genap tahun pelajaran 2022/2023 Intrumen Pelaksanaan Penelitian tindakan kelas ini dalam penelitian adalah lembar observasi, dilaksanakan selama pembelajaran berlangsung lembar soal tes dan pedoman wawancara. sehingga tidak ada waktu khusus agar tidak Untuk mengganggu proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di kelas X KI SMK Negeri kualitatif, yaitu suatu metode penelitian yang Mojoagung yang terletak di Jl. Veteran no. bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta Kecamatan Mojoagung. Kabupaten Jombang, sesuai dengan data yang diperoleh dengan Jawa Timur. tujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dan Metode guru selama proses pembelajaran yang dicapai penelitian ini meliputi metode observasi dan metode tes. Dalam observasi, yang diamati Sedangkan data kuantitatif berupa nilai tes akhir siklus I dan siklus II dianalisis secara pembelajaran berlangsung di dalam kelas yaitu deskriptif kuantitatif yaitu dengan mencari Melakukan pengamatan. Melakukan diskusi, nilai rata Aerata tes akhir siklus siswa. Dalam P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 penelitian ini tes akhir siklus berbentuk . tes akhir siklus satu dan siklus dua dianalisis secara deskriptif kuantitatif yaitu dengan peningkatan prestasi belajar siswa setelah mencari nilai rata-rata tes akhir siklus siswa. proses belajar mengajar. Dalam penelitian ini tes akhir siklus berbentuk Sedangkan data kuantitatif berupa nilai Dalam analisis data digunakan teknik . Menurut Sudjana analisis deskriptif kualitatif dengan persentase . , perumusan nilai rata-rata sebagai EuX Tabel Skor Maksimal X A i A1 Pencapaian dengan X = Nilai rata-rata siswa Berpikir Kritis Siswa Aspek Keterampilan Berpikir Kritis Melakukan pengamatan Melakukan diskusi Ketrampilan siswa bertanya Ketrampilan siswa menjawab Tingkat ketrampilan berpikir Membuat Kesimpulan Menerapkan Konsep Menurut X = Jumlah seluruh skor Penskoran Maksimal N = Jumlah subjek Untuk menilai Tes Akhir Siklus Data tes akhir siklus dilakukan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa Sugiyono Snowball Throwing ditiap akhir pertemuan perumusan persentase sebagai berikut: Skor kemampuan berpikir kritis Skor maksimum/kemampuan berpikir pada siklus I dan siklus II. Peneliti melakukan penjumlahan nilai yang x 100% diperoleh siswa, yang selanjutnya dibagi dengan jumlah siswa yang ada di kelas tersebut dengan P = Persentase kemampuan berpikir sehingga diperoleh rata-rata atau mean tes kritis siswa. Kriteria kemampuan berpikir kritis siswa Analisis perbandingan peningkatan prestasi rata-rata yang digunakan untuk penarikan kesimpulan siswa tiap pertemuan. adalah sebagai berikut: Tabel 2. Kriteria Kemampuan berpikir HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Kritis Siswa Persentase 77,68% - 100% 62,5% Ae 77,5% 43,75% Ae 62,32% 25% Ae 43,57% Sebelum Keterangan 21,75 Ae 28 17,5 Ae 21,70 12,25 Ae 17,45 7 Ae 12,20 Kriteria Baik Cukup baik Kurang baik kemampuan berpikir kritis siswa, peneliti Sangat tidak baik P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 terlebih dahulu melakukan observasi awal. Observasi awal berupa wawancara dengan guru mata pelajaran matematika SMK Negeri membuat kesimpulan, dan kegiatan positif Mojoagung, berdasarkan hasil wawancara pada lainnya yang dapat mendukung proses belajar observasi awal bahwa kelas X KI yang terdiri dari 34 siswa adalah kelas yang cenderung yakni mengajukan pertanyaan. Untuk kurang aktif dalam pembelajaran. Dari hasil maka digunakan persentase untuk mengetahui wawancara dengan guru matematika diperoleh persentase hasil aktivitas siswa, pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti dilaksanakan di kelas X KI masih didominasi serta tingkat kemampuan berpikir kritis siswa oleh metode ceramah. secara keseluruhan. Berikut hasil analisis data Berdasarkan hasil pengamatan dalam kelas kualitatif dan kuantitatif : yang dilakukan oleh peneliti, didapatkan suatu Data Aktivitas Siswa Selama Pembelajaran keadaan bahwa proses pembelajaran di kelas X Snowball Throwing KI SMK Negeri Mojoagung masih belum Dari Hal ini terlihat selama pembelajaran penerapan metode pembelajaran snowball berlangsung siswa jarang sekali mengajukan pertanyaan pada saat pembelajaran, keadaan kesimpulan bahwa siswa kurang aktif seperti ini menggambarkan rendahnya rasa ingin tahu siswa berujung pula pada rendahnya throwing hal ini terlihat dari kurangnya pencapaian indikator snowball throwing. Siswa cenderung tidak aktif, hanya mendengarkan Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yang telah dilakukan, disampaikan oleh guru. Peneliti juga mendapati snowball throwing tidak terlaksana dengan berlangsung lebih didominasi oleh guru, karena baik karena saat diskusi siswa kurang siswa takut untuk mengemukakan pendapat dapat bekerjasama dengan teman satu sehingga tidak terjadi interaksi yang baik selama pembelajaran. Hal ini disebabkan karena Dari uraian di atas dapat disimpulkan jalannya diskusi didominasi oleh siswa bahwa ketrampilan berpikir kritis siswa kelas X yang pandai saja, sedangkan siswa yang KI SMK Negeri Mojoagung masih rendah. Hal ini terlihat dari kategori berpikir kritis siswa kesempatan mengemukakan ide untuk yang belum memenuhi kriteria yang telah P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 memecahkan masalah dan masih siswa Data malu untuk bertanya yang kurang paham. Kemampuan Guru Mengelola Pembelajaran Snowball Throwing Hasil observasi aktivitas siswa Berdasarkan selama penerapan metode pembelajaran dilakukan oleh observer I yaitu guru mata snowball throwing pada siklus II mencapai 83,33% trigonometri pada segitiga siku-siku dan pembelajaran snowball throwing. Pada 85% pada materi nilai perbandingan terlaksana dengan tingkat pelaksanaan Pencapaian persentase ini diperoleh dari 70,83% pada pelaksanaan pembelajaran jumlah skor yang diperoleh dibagi skor dengan materi perbandingan trigonometri ideal kemudian dikalikan 100%. pada segitiga siku-siku dan 75% pada Berdasarkan aktivitas siswa pada siklus II yang telah perbandingan trigonometri pada sudut Perhitungan data ini diperoleh dengan mencari persentase dari skor total terlaksana dengan baik, hal ini disebabkan aspek atau indikator yang dilakukan oleh karena siswa pada pembelajaran kali ini peneliti selama pelaksanaan pembelajaran snowball throwing berlangsung. menunjukkan minat siswa pada mata Berdasarkan Kemampuan Guru Mengelola Pemikirannya pun sudah mulai Pembelajaran Snowball Throwing pada berkembang, terlihat dari pembuatan soal siswa yang beragam dan jawaban siswa yang rata-rata tidak ada kesalahan. Jika pembelajaran snowball throwing dengan dilihat dari pelaksanaan pembelajaran telah baik adalah guru kurang memotivasi siswa, tercapai beberapa indikator dari berpikir kedepan untuk mempersentasikan hasil indikator-indikator melakukan diskusi, keterampilan siswa bertanya, keterampilan siswa menjawab pertanyaan, tingkat keterampilan berpikir siswa, membuat kesimpulan, menerapkan masalah yang dihadapi siswa. Hasil observasi terhadap pelaksanaan P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 metode pembelajaran snowball throwing pada siklus II pada materi perbandingan Hal trigonometri pada segitiga siku-siku telah ketuntasan belajar siswa belum mencapai mencapai 84,72%, sedangkan materi nilai 65% dari KKM (Kriteria ketuntasan perbandingan trigonometri pada sudut Minimu. yang ditentukan di sekolah. khusus mencapai 87,5%. Perhitungan data Hasil tes akhir siklus II menunjukkan ini diperoleh dengan mencari persentase dari skor total aspek atau indikator yang ketuntasan belajar siswa diperoleh dari jumlah siswa yang tuntas belajar dibagi dengan jumlah seluruh siswa kemudian throwing berlangsung. Berdasarkan Kemampuan Guru telah tuntas belajar apabila nilai tes Mengelola mencapai 65% hasil tes akhir dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 4. Hasil Tes Akhir Siklus II pembelajaran II siklus II ini semua No. dengan baik, hal ini disebabkan karena guru telah memberikan motivasi pada siswa agar Data kuantitatif dalam penelitian ini bahwa ketuntasan belajar siswa lebih dari tes akhir pada siklus I. berdasarkan Tabel 2 65 % dari KKM yang telah ditentukan oleh dapat diketahui bahwa hasil tes akhir pada siklus I ini, siswa yang tuntas dalam belajar siswa tercapai. belajar sebanyak 17 siswa, sedangkan yang Hasil observasi kemampuan berpikir kritis tidak tuntas sebanyak 17 siswa. Pencapaian kemampuan berpikir Tabel 3. Hasil Tes Akhir Siklus I 88,24 mencapai 88,24 %. Hal ini menunjukkan berupa data hasil belajar siswa atau data Jumlah 67,47 bahwa jumlah siswa yang tuntas 30 siswa Data Penelitian Kuantitatif Hasil Tes Akhir Rata-rata nilai siswa Jumlah siswa yang tuntas Jumlah siswa yang tidak % ketuntasan Hasil Tes Akhir Rata-rata nilai siswa Jumlah siswa yang tuntas Jumlah siswa yang tidak % ketuntasan Dari tabel di atas dapat diketahui No. Persentase diketahui bahwa pada pembelajaran I dan dikalikan dengan 100 %. Siswa dikatakan Pembelajaran Snowball Throwing dapat kritis siswa diperoleh dari hasil observasi Jumlah 62,824 Kemampuan berpikir kritis siswa tiap 50,00 % P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 pencapaian yang diharapkan. Kemampuan berpikir kritis siswa dapat dilihat pada berpikir kritis siswa dikatakan baik jika Tabel 5. mencapai 80%. Kemampuan persentase Tabel 6. Hasil Observasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Siklus II kritis siswa setiap diperoleh dari jumlah skor yang diperoleh dibagi dengan skor maksimal indikator berpikir kritis dikalikan 100%. Tabel 5. Hasil Observasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Siklus I Berdasarkan menunjukkan bahwa setiap indikator telah mencapai 80% bahkan lebih dari 80%. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan Berdasarkan Tabel berpikir kritis siswa pada siklus II dapat menunjukkan bahwa kemampuan berpikir dikatakan baik. kritis siswa masih rendah, karena belum Berdasarkan dari hasil pengamatan mencapai 80% dari kriteria kemampuan berpikir kritis. Hal ini disebabkan karena siswa kurang aktif dalam pembelajaran. Siswa peningkatan, ini terlihat dari keaktifan pembelajaran yang baru diterapkan di siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Pada pelaksanaan pembelajaran kali ini Pencapaian diperoleh dari hasil observasi kemampuan Kemampuan berkembang, terlihat dari pembuatan soal siswa yang beragam dan jawaban siswa yang rata-rata tidak ada kesalahan. Jika dari jumlah skor yang diperoleh dibagi dilihat dari pelaksanaan pembelajaran telah dengan skor maksimal indikator berpikir Pemikirannya pun sudah mulai Kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh menunjukkan minat siswa pada mata berpikir kritis dan setiap indikator sudah tercapai beberapa indikator dari berpikir Kemampuan melakukan diskusi, keterampilan siswa P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 bertanya, keterampilan siswa menjawab belajar siswa pada siklus I memiliki rata-rata pertanyaan, tingkat keterampilan berpikir 62,82 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa siswa, membuat kesimpulan, menerapkan Dan pada siklus II memiliki rata-rata 67,47 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa Berdasarkan hasil observasi pengamat 88,24%. diperoleh data bahwa semua siswa tampak Implementasi metode pembelajaran mengerjakan semua yang telah ditugaskan Hanya ada beberapa orang saja yang terlihat bergurau. Selain itu juga siswa menyampaikan materi pelajaran secara umum, . guru membentuk kelompok-kelompok dan pertanyaan pada guru. Kegiatan belajar memanggil masing-masing ketua kelompok mengajar pada pembelajaran siklus II ini untuk memberikan penjelasan tentang materi, berjalan dengan lancar. masing-masing ketua kelompok kembali . masing-masing. SIMPULAN DAN SARAN menjelaskan materi yang disampaikan oleh Simpulan guru kepada temannya, . kemudian masing- Berdasarkan masing siswa diberikan satu lembar kerja untuk menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa ketua kelompok, . kemudian kertas tersebut pada mata pelajaran matematika kelas X KI dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa SMK Negeri Mojoagung pelajaran 2022/2023, ke siswa yang lain selama kurang lebih 5 khususnya pada materi trigonometri. setelah siswa Dalam penelitian ini tampak Proses bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan pelaksanaan metode pembelajaran snowball kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang throwing pada kelas X KI SMK Negeri tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut Mojoagung 2022/2023 peningkatan pada . Pada siklus I ke pelaksanaan siklus II. Pada siklus I pembelajaran peneliti bertindak sebagai guru pembelajaran I sebesar 70% menjadi 78,33% benar-benar serius dan penuh antusias dalam pada pembelajaran II. Sedangkan pada siklus II pembelajaran selama penelitian berlangsung. pembelajaran I sebesar 83,33% menjadi 85% Pada tingkat kemampuan berpikir pada pembelajaran II. Sedangkan pada prestasi kritis siswa juga terdapat peningkatan. Pada siklus I pembelajaran I sebesar 74,89% P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 75,95% II. metode pembelajaran snowball throwing ini Sedangkan pada siklus II pembelajaran I pembelajaran di kelas. 79,10% pembelajaran II. 80,46% Sedangkan komponen- Bagi peneliti selanjutnya yang berminat komponen yang dinilai dari berpikir kritis ini mengadakan penelitian tentang penerapan meliputi: pengamatan, diskusi, keterampilan metode pembelajaran snowball throwing bertanya, keterampilan menjawab pertanyaan, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kesimpulan, dan menerapkan konsep. mengembangkan dan menerapkan metode Dari keterangan-keterangan di atas, ini pada materi atau mata pelajaran yang dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran snowball throwing merupakan salah satu bentuk inovasi dalam memperbaiki kualitas DAFTAR PUSTAKA proses pembelajaran yang bertujuan untuk Arikunto. Suharsimi, dkk. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara. meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika. Jadi dalam penelitian ini, penerapan metode pembelajaran Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Tindakan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran matematika kelas X KI SMK Negeri Aunurrahman. Belajar Pembelajaran. Jakarta: Alfabeta. Mojoagung tahun pelajaran 2022/2023. Bk Noor Mandiri. Endar Sucipto. Matematika SMA untuk Kelas X. Jakarta: Erlangga. Saran