Equilibrium:Jurnal Ilmiah Ekonomi dan pembelajarannya P-ISSN: 2303-1565 Tersedia online dihttp://e-journal. id/index. php/equilibrium/index E-ISSN: 2502-1575 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta daripada sekolah negeri Dyah Perwita1*. Retno Widuri1 Universitas JenderalSoedirman. Jl. Prof. Dr. HR. Boenjamin 708 GrendengPurwokerto Indonesia, 53122 perwita@unsoed. id*, retno. widuri@unsoed. Abstrak Pendidikan swasta merupakan pilihan kedua yang dapat ditempuh setelah pendidikan negeri Pandangan tersebut tentunya telah bergeser melihat perkembangan dunia pendidikan saat ini. Saat ini lembaga pendidikan swasta telah menarik perhatian setiap orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Menilik beberapa alasan yang sahih dari beberapa penelitian yang digabungkan menjadi satu, maka dapat dikatakan bahwa penelitian ini sesuai dengan realita yang Hasil penelitian menemukan beberapa alasan kuat bagi orang tua untuk memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri. Hasil tersebut di dominasi oleh faktor-faktor seperti prestasi akademik, fasilitas sekolah, kualitas guru, kinerja sekolah, jumlah lulusan yang diterima universitas ternama, kedisiplinan yang diterapkan sekolah, lokasi strategis yang dapat dijangkau dengan transportasi umum, fasilitas sekolah yang lengkap, beberapa anggota keluarga bersekolah di sana terlebih dahulu, nilai-nilai agama yang digunakan di sekolah, biaya pendidikan di sekolah, dan sekolah swasta yang bernuansa Islam sangat memperhatikan motif ideologis, motif edukatif, motif strukturalis, motif ekonomi, dan motif pragmatis. Kata kunci: Sekolah swasta. Sekolah negeri. Kontribusi orang tua. Pemilihan sekolah swasta. Abstract Private-sector education is the second option that can be taken after the public sector is fulfilled. This view has undoubtedly shifted to see the development of the world of education today. Currently, private educational institutions have attracted the attention of every parent to send their children to school. Considering several valid reasons from several studies combined into one, it can be said that this study is in accordance with the existing reality. The study's results found several solid reasons for parents to choose private schools over public These results are dominated by factors such as academic achievement, school facilities, teacher quality, school performance, number of graduates accepted by well-known universities, discipline applied by schools, strategic locations that can be reached by public transportation, complete school facilities, some members families attend school there first, the religious values used in schools, the cost of education in schools, and private schools with Islamic nuances pay close attention to ideological motives, educative motives, structuralist motives, economic motives, and pragmatic motives Keywords:Private schools. Public schools. Contribution of parents. Selection of private schools. PENDAHULUAN Sektor pendidikan memiliki peranan penting dalam merancang pembangunan di suatu negara, bahkan dalam berbagai aspek termasuk sosial dan ekonomi. Pendidikan menyumbang pemikiran-pemikiran yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, melalui perkembangan ilmu pengetahuan, dan kompetensi dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. Di Indonesia, sistem pendidikan dinilai kurang Meskipun sistem pendidikan berhasil memberikan akses bagi siswa Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menikmati pendidikan mencapai 99% siswa SD dan 94% siswa SMP, namun kualitas pendidikan yang diberikan masih menjadi tantangan utama agar lebih diperbaiki (Rahman, 2. DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2022 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. | 64 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. Sumber daya manusia yang memiliki karakter percaya diri, aktif dalam bertindak, dan fisik yang baik akan menjadi bekal dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas. Disamping dari sisi individu, orang tua juga memiliki peranan dalam pendidikan (Yaacob et al. , 2. menyatakan bahwa sudah menjadihal yang wajar apabila orang tua turut andil memberikan solusi terkait pendidikan terbaik yang akan didapatkan oleh anaknya. Kekhawatiran orang tua terhadap anak melatar belakangi adanya campur tangan orang tua dalam memilih pendidikan anaknya. Bahkan dengan adanya kebijakan pendidikan gratis, orang tua semakin khawatir hingga selalu menentukan lembaga pendidikan mana yang cocok untuk anaknya dapat tumbuh dan berkembang. Kebijakan pendidikan gratis yang terus meningkat diberbagai negara, menjadikan angka pendaftaran sekolah secara nasional meningkat (Zuilkowski et al. , 2. Hadirnya pendidikan sekolah swasta yang memiliki mutu baik menjadi pilihan utama ketika sekolah negeri tidak mampu memenuhi tuntutan mengenai pendidikan berkualitas. Pendidikan sekolah swasta di negara Malaysia beberapa tahun terakhir telah memberikan pendidikan pada semua jenjang (Yaacob et al. , 2. Sekolah swasta mencoba memperbaiki segala aspek, baik melalui peningkatan keuangan dengan menarik dana yang cukup untuk membiayai kebutuhan sekolah secara komprehensif, memperbaiki segala tatanan dalam silabus maupun kurikulum, dan juga semua aspek yang dapat meningkatkan perkembangan peserta didik. Sekolah swasta yang memiliki citra lebih mahal dari pada sekolah negeri dikalangan masyarakat, tentu menjadikan lembaga pendidikan swasta berupaya untuk memperbaiki citra tersebut. Tidak semua sekolah swasta memiliki biaya pendidikan yang mahal meskipun mereka membiayai sendiri segala kebutuhannya. Pada beberapa negara, mulai dari Nigeria hingga India jumlah pendidikan sekolah swasta yang memiliki biaya rendah semakin tumbuh secara eksponensial untuk melayani keluarga-keluarga yang tidak mampu (Heyneman & Stern, 2. (Ahmad, 2. menyatakan kebijakan sekolah swasta dapat memberikan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu, meskipun dalam jumlah yang terbatas bagi kalangan tidak mampu. Indonesia memiliki peminat pendidikan sekolah swasta cukup tinggi. Pada jenjang SMP periode 2021/2022, jumlah sekolah swasta di Indonesia mencapai 17. 592 sekolah (BPS, 2. Hal tersebut mengindikasikan bahwa peminat sekolah swasta di Indonesia cukup tinggi pada jenjang SMP. Dilatarbelakangi dengan adanya fasilitas ruang kelas yang baik diberbagai sekolah swasta menjadikannya mendominasi kondisi ruang kelas berstatus baik. Secara keseluruhan, rata-rata ruang kelas kondisi baik dibawah naungan sekolah swasta sebesar 44%, dan rata-rata sekolah negeri dengan ruang kelas kondisi baik hanya 37% (Yosepha Pusparisa, 2. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. Gambar 1: Sekolah dengan kepemilikan kelas berstatus baik Sumber: Data boks . Data tersebut menunjukkan kondisi ruang kelas diberbagai jenjang sekolah, baik disekolah negeri maupun swasta. Sekolah swasta mendominasi dalam berbagai jenjang pendidikan, kecuali SMK. Pada jenjang SD kondisi ruang kelas baik sebesar 46,17%. SMP sebesar 36,77%, dan SMA sebesar 47,93%. Berdasarkan data tersebut, orang tua dapat menentukan di lembaga pendidikan mana anaknya akan menempuh masa Sekolah swasta diselenggarakan oleh keputusan badan penyelenggara. Meskipun beberapa sekolah swasta terpuruk dengan ada kekurangan peserta didik, namun sebagian besar sekolah swasta mampu bersaing dengan sekolah negeri. Bahkan dalam proses penyeleksian peserta didik, sekolah swasta mengajukan beberapa kriteria yang harus dimiliki peserta didik mulai dari bakat yang dimiliki hingga kemampuan akademik yang Hal tersebut menjadi langkah atau cara sekolah swasta untuk menarik dan menunjukkan kualitas dari sekolah. Penelitian (Arumsari, 2. menganalisis mengenai strategi sekolah swasta di Semarang dalam menarik peserta didik pada tingkat sekolah dasar islam terpadu dengan meningkatkan branding berupa peningkatan kualitas, kegiatan promosi, peningkatan jumlah fasilitas sekolah, dan kegiatan program-program unggulan, seperti ekstrakulikuler. Studi penelitian lain yang dilakukan oleh (Martono et al. , 2. di 10 SMA swasta di Banyumas menemukan bahwa strategi sekolah swasta dalam menarik peserta didik melalui orang tua ialah dengan melakukan promosi strategis, memilih peserta didik dari keluarga kurang mampu sebagai sasaran utama, dan menawarkan biaya sekolah murah atau bahkan gratis agar orang tua mereka menyekolahkan anaknya dilembaga pendidikan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. Dalam penelitian tersebut, lembaga pendidikan swasta mengalami kesulitan dalam mendapatkan peserta didik baru, sehingga strategi-strategi tersebut digunakan untuk menarik perhatian. Dapat dikatakan kesepuluh sekolah tersebut berada pada pilihan kedua, jika dibanding dengan sekolah swasta berkualitas lainnya. Berdasarkan penemuan (Yaacob et al. , 2. yang mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan orang tua lebih memilih sekolah swasta dari pada negeri ialah penekanan terhadap pentingnya silabus sekolah, lingkungan, dan fasilitas sekolah. Selain itu kinerja akademik sekolah dan kualitas guru yang dimiliki menjadi preferensi orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. METODE Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pada literature review. Perolehan data didapatkan dari berbagai sumber, baik jurnal, artikel, maupun karya ilmiah lainnya yang telah dipublikasikan. Proses analisis yang digunakan dalam penelitian ini terdapat beberapa tahapan, yakni tahap pertama, mencari, dan menemukan berbagai pembahasan mengenai pokok bahasan. Tahap kedua, melakukan filter atau penyaringan terhadap pokok materi yang diperoleh agar tidak menyimpang. Tahap ketiga, proses analisis dan sintesis dengan menelaah atau mencari secara detail informasi mengenai fokus Tahap yang terakhir, menyajikan dan menyimpulkan konklusi dari HASIL DAN PEMBAHASAN Perbandingan sekolah swasta dan negeri Temuan penelitian yang dilakukan oleh (Zuilkowski et al. , 2. di Perkotaan Kenya memperoleh perbandingan antara sekolah swasta dengan sekolah negeri dilihat dari biaya pendidikan, dan kualitas pendidikan sekolah. Biaya pendidikan Daerah perkotaan Kenya pada tahun 2003 telah menerapkan gratis biaya pendidikan atau Free Public Education (FPE) sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk sekolah negeri. Namun pada kenyataannya, di sekolah negeri masih terdapat pungutan biaya, seperti biaya asosiasi orang tua, biaya bahan kelas, biaya ujian, dan biaya lainnya. Berbeda dengan citra sekolah swasta yang memang terkenal dengan biaya yang cukup tinggi. Sekolah negeri seharusnya lebih murah dibandingkan dengan sekolah swasta. Nyatanya, biaya sekolah negeri di perkotaan Kenya selisih sedikit dengan biaya yang dikeluarkan disekolah swasta. Berikut data rata-rata biaya sekolah per tahun menurut jenis sekolah . alam shilling Keny. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. Sumber : Temuan penelitian rata-rata biaya pendidikan per tahun menurut jenis sekolah (Stephanie Simmons Zuilkowski et al, 2. Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun biaya sekolah swasta (LCPS) lebih tinggi dari sekolah negeri (Publi. , namun yang seharusnya terjadi ialah sekolah negeri tidak memungut biaya pendidikan. Berdasarkan data tersebut, biaya pendidikan . , dan biaya makan . dari sekolah swasta lebih besar dari sekolah negeri. Namun terkait dengan biaya tambahan . xtra fee. pada sekolah swasta jauh lebih rendah dibanding dengan sekolah negeri. Hal tersebut mengindikasikan bahwa penerapan program FPE di perkotaan Kenya kurang berjalan dengan baik, karena dalam sekolah negeri masih terdapat pungutan biaya. Maka dari itu, orang tua lebih memilih untuk menyekolahkan anaknya disekolah swasta. Dengan mempertimbangakan biaya pendidikan untuk mendapatkan fasilitas, sarana dan prasarana, kualitas guru, kondisi sekolah, dan kebutuhan-kebutuhan lain didalam kelas yang akan dipergunakan oleh anaknya sebagai peserta didik disekolah swasta tersebut. Kualitas pendidikan sekolah Pendidikan di Kenya dengan penerapan FPE cukup baik, namun akan berimbas pada kualitas pendidikan. Sebagian penduduk Kenya berpendapat bahwa kualitas pendidikan di sekolah negeri cenderung menurun sejak diberlakukannya FPE. Dengan pertimbangan kinerja peserta didik, keunggulan pengajar, dan disiplin, serta ketersediaan buku teks dan bahan ajar menjadi fokus perhatian para orang tua. Piper & Mugenda . mengemukakan definisi kualitas pendidikan dipersepsi orang tua tidak sejalan dengan pengeluaran peserta didik, diperkirakan rata-rata biayanya lebih tinggi sektor negeri daripada swasta. Para orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah negeri dengan alasan biayanya terjangkau sebesar 37% dan lokasinya yang strategis sebesar 29%, namun disisi lain mereka juga menyampaikan alasannya tidak menyukai sekolah negeri, seperti ketidakhadiran guru, siswa yang terlalu banyak, seringnya guru mogok, kurangnya disiplin dan jarak dari rumah, serta kinerja peserta didik yang dinilai Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. Kualitas pendidikan yang diharapkan dengan realita lingkungan seperti itu tentu jauh dari kata sesuai. Meskipun sekolah negeri dianggap murah, namun kualitasnya tidak sebanding dengan kualitas yang dimiliki oleh sekolah swasta yang Beberapa alasan orang tua memilih sekolah swasta daripada sekolah negeri. Sumber : Temuan penelitian alasan orang tua peserta didik dalammemilihsekolah(Stephanie Simmons Zuilkowski et al, 2. Disamping perbandingan antara sekolah swasta dengan sekolah negeri, (Jubelina & Supramono, 2. menegaskan bahwa kondisi persaingan antara sekolah negeri dan swasta dapat menjadikan lembaga pendidikan yang mampu bertahan menjadi semakin unggul, namun bagi lembaga pendidikan yang tidak mampu bertahan akan mengalami Persepsi orang tua tentang kualitas pendidikan di sekolah swasta (Lestari & Suprapto, 2. memandang kualitas pendidikan sekolah swasta dengan dorongan muatan kurikulum lokal yang baik menjadi salah satu nilai penting yang dipersepsikan orang tua. Persepsi ini harus dipertahankan untuk menjaga kestabilan kualitas pendidikan yang dimiliki oleh sekolah. Kualitas pendidikan bagi peserta didik dari kalangan kurang mampu, harus memiliki porsi yang sama dengan peserta didik kalangan orang kaya. Sebagian lembaga pendidikan sekolah swasta, masih terdapat kesenjangan kualitas pendidikan yang diterima oleh peserta didik dari keluarga tidak Hal tersebut mengindikasikan belum terpenuhinya prinsip equity dalam pengelolaan biaya pendidikan oleh pemerintah (Ahmad, 2. Sekolah swasta berbiaya rendah di India mengalami ledakan yang sangat besar. (Harma, 2. mengemukakan bahwa ledakan peminat kesekolah swasta berbiaya rendah Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. mengakibatkan mutu dan kualitas sekolah cenderung menurun, sehingga sekolah bukan lagi menjadi lahan untuk mencetak manusia unggul. Peminat yang banyak tersebut tidak akan membantu untuk mencapai akses secara adil pada tiap penduduk, justru akan menurunkan kualitas dan mutu sekolah. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan orang tua memilih sekolah swasta Penelitian (Sinaga, 2. mengemukakan alasan orang tua dalam pemilihan sekolah swasta, yaitu kualitas sekolah yang berkembang waktu kewaktu, serta lulusan mampu terserap dengan baik di dunia kerja. Faktor lulusan bermutu dan tenaga pengajar yang berkualitas, serta relasi dan kerjasama baik antara sekolah dengan lingkungan sekitar menjadi faktor internal yang dapat ditingkatkan oleh sekolah swasta (PUTRI, 2. Sekolah swasta yang bernuansa islami cenderung mengedepankan edukasi dan Erdiyanti . menjelaskan motif orang tua dalam memilih sekolah di Madrasah Ibtidayah Swasta Pesri Kendari. Para orang tua memiliki motif yang terdiri dari motif idiologis, motif edukatif, motif strukturalis, motif ekonomi, dan motif fragmatis. Pada Kota Chittagong. Bangladesh melalui penelitian (Suppramaniam et al. , 2. ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah swasta dari pada negeri, yaitu kualitas sekolah, pilihan masa depan, dan tingkat pendapatan orang tua, sedangkan pendidikan orang tua dan popularitas sekolah tidak Kualitas sekolah dapat dijabarkan menjadi beberapa elemen. Tiga elemen yang menjadi indicator kualitas sekolah, yaitu ukuran ruangan, kualitas tenaga pendidik, dan interaksi guru dengan peserta didik (Alsauidi, 2. (Yaacob et al. , 2. mengemukakan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah swasta, antara lain: Latar Belakang atau Status Sosial Indikator latarbelakang sosial, seperti strata status sosial ekonomi, pendidikan orang tuas, pekerjaan, pendapatan, harta yang digunakan, dan rasa atau etnis Selain itu, pentingnya jabatan atau status pekerjaan orang tua. Semakin tinggi status jabatan pekerjaan orang tua yang terlibat, maka akan lebih tinggi persentase orang tua dalam memilihkan sekolah atau lembaga pendidikan untuk anaknya (Rehman et al. , 2. Hal tersebut menjadi kepuasan tersendiri bagi orang tua karena berhasil memilihkan sekolah yang terbaik untuk anaknya. Faktor utama lain yang dipertimbangkan oleh orang tua, ialah ukuran keluarga, tingkat pendidikan orang tua, tingkat pendapatan orang tua, dan kualifikasi pendidik, serta prestasi akademik sekolah. (Fairlie, 2. mengemukakan bahwa disparitas pendapatan etnis atau ras berdistribusi pada perbedaan besar dalam tingkat kehadiran peserta didik di sekolah. (Goldring & Phillips, 2. melengkapi bahwa sekolah swasta dapat diakses oleh kelompok orang tua yang lebih luas jangkauannya, karena orang tua Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. dengan pendapatan rendah memiliki peluang sama untuk menyekolahkan anaknya, meskipun penghasilan rumah tangganya rendah, hanya minoritas, dan didistrik sekolah. Kelas sosial orang tua sebagai orang dengan jaringan sosial yang luas dan lebih banyak akses atau kenalan keinformasi akan lebih memungkinkan untuk berkontribusi dalam menentukan pilihan sekolah bagi anaknya. Tingkat Pendapatan Tingkat pendapatan menjadi faktor penting yang mempengaruhi pilihan orang tua dalam pendidikan anak-anaknya karena keterlibatan kontribusi moneter terhadap jaminan kualitas sekolah (Rehman et al. , 2. Dalam kasus tertentu, ada orang tua berpenghasilan menengah dengan latar belakang pendidikan yang lebih baik yang akan berusaha dan memastikan anak-anaknya diterima di sekolah swasta terbaik. Kasus tersebut juga didukung oleh (Dronkers & Avram, 2. yang berpendapat bahwa keluarga kaya baik dari segi tingkat pendidikan maupun prestise pekerjaan mewakili latar belakang sosial ekonomi siswa. Silabus Sekolah Garis besar kursus yang disediakan di sekolah swasta mungkin berbeda dari sekolah umum. Sebagian besar orang tua memilih sekolah swasta yang merupakan sekolah agama. Seperti yang disebutkan oleh (Van Pelt et al. , 2. , orang tua yang memilih sekolah berdefinisi agama memperhatikan moral, nilai, agama, keluarga, dan pengembangan karakter. Namun, (Wilkinson et al. , 2. membahas bahwa ada tingkat yang tidak sesuai dalam menekankan faktor agama di antara sekolah-sekolah agama. Meskipun agama merupakan faktor penting, penekanan pada faktor ini ketika memilih sekolah dapat berbeda antara satu keluarga/orang tua dengan yang lain. Lingkungan atau Fasilitas Sekolah Sekolah harus memasukkan unsur kenyamanan, keamanan dan keinginan. Mutu pendidikan sangat tergantung pada lingkungan lembaga pendidikan itu sendiri (Rehman et al. , 2. Dapat ditegaskan bahwa beberapa alasan mempengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah untuk anaknya seperti tingkat pendidikan orang tua, profesi orang tua, ukuran kelas dan rasio antara guru-murid. Fasilitas sekolah, di sisi lain, juga dapat mempengaruhi prestasi akademik siswa. Sekolah swasta biasanya mengakomodasi pertumbuhan dengan menambah gedung baru atau dengan membangun fasilitas yang disesuaikan untuk mendukung kebutuhan pembelajaran. Seperti yang disoroti oleh (Peterson & Llaudet, 2. para analis menemukan bahwa fasilitas dan sumber daya sekolah memiliki pengaruh yang kecil terhadap kinerja siswa. Kinerja Sekolah Ada hubungan yang jelas antara kinerja sekolah dan lingkungan sekolah. (Berry, 2. menyebutkan bahwa lingkungan sekolah yang sehat merupakan kunci dari lembaga Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. pendidikan yang berprestasi akademik tinggi. Orang tua cenderung menyekolahkan anaknya kesekolah swasta berdasarkan prestasi akademik sekolah tersebut. Menurut studi NCES, siswa yang bersekolah di sekolah swasta berkinerja lebih baik dari pada siswa yang bersekolah di sekolah umum (Peterson & Llaudet, 2. Itu pada dasarnya karena dua alasan utama, (Peterson & Llaudet, 2. setuju bahwa klasifikasi karakteristik siswa yang tidak konsisten di seluruh sektor dan inklusi karakteristik siswa terbuka untuk pengaruh Lokasi dan Jarak Sekolah. Perbandingan antara popularitas dan ketidakpopuleran sekolah entah bagaimana karena letak wilayah yang strategis dan di mana ada keseimbangan antara penawaran dan Seperti yang dikemukakan oleh (Flatley et al. , 2. perencanaan lokasi sekolah pada dasarnya merupakan antisipasi perubahan wilayah demografi, meskipun sejarah bangunan sekolah dan kebijakan penutupan sekolah juga turut mempengaruhinya. Selain itu, lokasis ekolah harus nyaman, di tempat yang terbaik digambarkan sebagai faktor lain yang dipertimbangkan orang tua ketika mereka ingin memilih sekolah. Ini karena. sebagian besar sekolah tidak menyediakan transportasi ke dan dari sekolah. Oleh karena itu, masalah kenyamanan adalah faktor yang menghubungkan jarak, sekolah dari dan kesekolah serta faktor transportasi menurut (Goldring & Phillips, 2. Berdasarkan (Goldring & Phillips, 2. disebutkan bahwa orang tua biasanya memilih sekolah karena tempat tinggal tinggalnya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk terlibat dalam pendidikan anak-anaknya agar lokasi antara sekolah dan rumah dapat dijangkau. Selain itu, responden yang mengakui pentingnya lokasi pada dasarnya adalah orang-orang yang membutuhkan sumber daya yang diperlukan untuk bepergian bolak-balik atau orang-orang yang tinggal jauh dari lokasi sekolah. Namun, dalam situasi tertentu, orang tua mungkin tidak mempertimbangkan jarak sekolah. Bernal . menyatakan bahwa ada kelompok tertentu dari keluarga menengah yang tidak mau repot menyekolahkan anaknya kesekolah terdekat. Mereka menganggap bahwa sekolah terdekat di lingkungan mereka mungkin bukan lembaga pendidikan terbaik untuk anakanak mereka. Kualitas Pendidik Keuntungan relatif dari sekolah swasta telah menjadi bahan perdebatan di banyak negara maju dan berkembang selama dua dekade terakhir. Di negara-negara industri, sekolah swasta diharapkan dapat memberikan kualitas pendidikan yang lebih baik dari sekolah umum. (Yusoff & Osman, 2. menyatakan bahwa supervisi yang berkualitas dapat meningkatkan atau menurunkan efikasi guru. Dengan demikian, kemanjuran guru membutuhkan pengetahuan, keterampilan interpersonal dan keterampilan teknis. Sebaliknya, pentingnya faktor ini memberikan beberapa implikasi yang signifikan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 64-75 Telaah pendidikan: preferensi orang tua memilih sekolah swasta dari pada sekolah negeri (Perwit. terhadap daya saing kedua jenis sekolah tersebut bagi sebagian orang tua. Faktor ini juga menjadi topik yang baik untuk diperdebatkan sehingga dapat disimpulkan bahwa sekolah swasta menghasilkan guru yang lebih baik dari pada sekolah negeri (Wilkinson et al. SIMPULAN Kualitas pendidikan sekolah swasta dengan dorongan muatan kurikulum lokal yang baik menjadi salah satu nilai penting yang dipersepsikan orang tua. Persepsi ini harus dipertahankan untuk menjaga kestabilan kualitas pendidikan yang dimiliki oleh sekolah Kualitas pendidikan bagi peserta didik dari kalangan kurang mampu, harus mememiliki porsi yang sama dengan peserta didik kalangan orang kaya. Alasan orang tua dalam pemilihan sekolah swasta, yaitu prestasi akademik, kualitas guru, jumlah lulusan yang diterima perguruan tinggi ternama, kedisiplinan yang diterapkan sekolah, lokasi strategis yang dapat dijangkau oleh transportasi publik, fasilitas sekolah yang lengkap, terdapat anggota keluarga yang bersekolah disana terlebih dahulu, dan nilai-nilai keagamaan yang diterapkan di sekolah. Literatur yang digunakan oleh peneliti sebagai referensi cukup banyak, namun tidak dapat mewakili kondisi seluruh dunia karena hanya terdapat beberapa artikel atau karya ilmiah dari berbagai negara. Dengan mempertimbangkan adanya perbedaan kondisi di beberapa negara, maka literatur yang dijadikan sebagai referensi juga harus banyak. DAFTAR PUSTAKA