Pelaksanaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses Equilibrium: Jurnal Ilmiahkewirausahaan Ekonomi dan Pembelajarannya P-ISSN: berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Tersedia online dihttp://e-journal. id/index. php/equilibrium/index E-ISSN: Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara A Aslan1. Nurus Soimah1*. Dewi Qomariah Imelda1 Universitas Kaltara, anjung Selor Hilir. Tanjung Selor. Bulungan Regency. North Kalimantan 77216 Indonesia, kaltara@gmail. com, nurussoimah@gmail. com*, dewiqomariah73@gmail. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kausal komparatif dengan menggunakan analisis kuantitatif. Penelitian kausal komparatif melihat dan membandingkan pengaruh variabel sebab . endidikan kewirausahaan serta motivasi sukse. terhadap variabel akibat . inat berwirausah. baik secara parsial maupun simultan. Teknik pengambilan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik proporsional random sampling, yaitu teknik penentuan sampel yang populasi anggotanya tidak homogen dan berstrata secara proporsional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, uji instrumen berupa uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas, serta uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji T, uji F dan uji Determinan (R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Pendidikan Kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara, yang dibuktikan dengan nilai dengan thitung 0,414 lebih kecil dari ttabel 1. 971 dan nilai Sig. lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (Sig. lebih kecil dari 0,. Motivasi Suksesa berpengaruh terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara, yang dibuktikan dengan nilai thitung 4,386 lebih besar dari t tabel 1,971 dan nilai Sig. lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (Sig. lebih kecil dari 0,. Motivasi Berwirausaha dan Pendidikan Kewirausahaan secara simultan berpengaruh terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa Di Provinsi Kalimantan Utara nilai fhitung lebih besar dari f tabel . ,607 lebih besar dari 1,. dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari0,10. Kata kunci : Pendidikan Kewirausahaan. Motivasi. Minat. Kewirausahaan Abstract This research is comparative causal research using quantitative analysis. The comparative causal study looks at and compares the effect of the causal variables . ntrepreneurship education and success motivatio. on the effect variables . ntrepreneurial Interes. either partially or simultaneously. The sampling technique is part of the number and characteristics possessed by the population. The sampling technique used is the proportional random sampling technique, a sampling technique whose population of members is not homogeneous and proportionally stratified. The data collection techniques used are questionnaires, interview observations, and The data analysis technique used is descriptive statistics, instrument tests in the form of validity and reliability tests, classical assumption tests in the form of normality tests, multicollinearity tests and heteroscedasticity tests, and hypothesis testing using multiple linear regression analysis. T-test. F-test and Determinant test (R. The results showed that . Entrepreneurship Education did not affect the Entrepreneurial Interest of students in North Kalimantan Province, as evidenced by the value of tcount 0. < ttable 1. 971 and the value of Sig. is smaller than the specified significance level (Sig. < 0. Success motivation affects the Entrepreneurial Interest of students in North Kalimantan Province, as evidenced by the tcount 4. 386 > ttable 1. 971 and the value of Sig. is smaller than the specified significance level (Sig. <0. Entrepreneurial Motivation and Entrepreneurship Education simultaneously affect the Entrepreneurial Interest of Students in North Kalimantan Province, with the value of fcount > ftable . > 1. and a significance value of 0. 000 < 0. Keywords : Entrepreneurship Education. Motivation. Interest. Entrepreneurship DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2022 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. | 20 Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. PENDAHULUAN Pengembangan wirausaha merupakan tuntutan setiap daerah untuk dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk dan wilayahnya. Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi baru memiliki angka pengangguran dua tahun terakhir mengalami peningkatan. Banyak perusahaan atau industri yang tidak mampu bersaing, berproduksi dan berkembang sehingga menjadi terpuruk. Untuk dapat mengembangkan usaha dibutuhkan suatu strategi yang tepat sasaran dan tepat guna. Strategi dikatakan tepat sasaran dan tepat guna apabila dapat menentukan apa yang harus dikerjakan untuk mencapai suatau tujuan dengan proses yang lebih cepat secara waktu dan lebih efesien secara biaya, dan mampu menciptakan keunggulan bersaing yang berkesinambungan. Angka pengangguran terdapat banyak pada lulusan sekolah seperti perguruan tinggi yang setiap tahun memiliki jumlah yang meningkat. Banyak lulusan perguruan tinggi yang kurang memiliki keterampilan mengakibatkan mereka tidak tahu hendak kemana, karena lapangan pekerjaan memiliki peluang yang kecil dan sudah tidak https://kaltara. id/ yang diakses pada tanggal 26 Juni 2021. Tabel 1 Pengangguran terbuka Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan (Oran. Pengangguran Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan (Oran. Pendidikan Tertinggi yang Tidak Pernah Pernah Bekerja Jumlah Ditamatkan Bekerja 2018 2019 2020 2018 2019 2020 2018 <= SD/MI 1 982 2 172 2 306 1 436 1 055 943 3 418 3 227 3 249 SMP/MTS 1 772 2 177 1 007 957 1 050 1 701 2 729 3 227 2 708 SMA/SMK/MA 3 797 1 540 5 171 4 372 5 361 3 388 8 169 6 901 8 559 Perguruan 1 617 720 1 001 1 864 1 305 1 773 3 481 2 025 2 774 Tinggi Jumlah 9 168 6 609 9 485 8 629 8 771 7 805 17 797 15 380 17 290 Sumber: BPS. Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakerna. Agustus Berdasarkan data yang disampaikan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) jumlah pengangguran di provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2020 meningkat sebesar 17. 290 jiwa dibandikan pada tahun 2019. Sedangkan pengangguran menurut tingkat pendidikan sarjana 774 jiwa jumlahnya menigkat dibanding tahun periode sebelumnya sebesar 2. jiwa, pengangguran tersebut masih tergolong cukup tinggi. Dari gambaran tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang, probabilitas atau kemungkinan dia menjadi pengangguranpun semakin tinggi, jika tidak dibekali dengan hard skill dan soft skill yang memadai. Maka dari itu pendidikan merupakan instruksional atau experensial untuk mengembangkan polaAepola perilaku seseorang dalam bidang Pendidikan keterampilan atau Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 21 Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. sikap untuk mencapai standart yang diharapkan. Melalui berwirausaha selain berpeluang meningkatkan pendapatan juga mampu mengurangi pengangguran dan dapat berkontribusi memperbaiki perekonomian di Provinsi Kalimantan Utara. Sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah maupun perguruan tinggi untuk menumbuhkan minat dan jiwa kewirausahan terutama dengan merubah mindset masyarakat yang selama ini hanya berminat sebagai pencari kerja . ob seeke. Dalam menciptakan seorang wirausahawan dapat dilakukan melalui pendidikan kewirausahaan yang dimana dapat diterapkan di lingkungan keluarga, masyarakat dan lembaga pendidikan. Untuk lembaga pendidikan khususnya perguruan tinggi tentunya memiliki beban moral sebagai lembaga pendidikan yang tiap menghasilkan lulusan tiap tahunnya kurang lebih ratusan atau bahkan ribuan orang. Di perguruan tinggi dapat diajarkan sekaligus diterapkan kurikulum berbasis kewirausahaan atau entrepreuneurship agar mendapat Pendidikan tentang kewirausahaan, memiliki jiwa atau karakteristik wirausaha serta menumbuhkan minat dan bakat mereka, sekaligus dapat merencanakan bisnis mereka sendiri di masa depan. Pendidikan kewirausahaan merupakan salah satu alat yang dapat digunakan sebagai jembatan penghubung bagi seseorang menuju kehidupan yang lebih baik lagi. Pendidikan kewirausahaan diharapkan mampu membangkitkan semangat berwirausaha, berdikari, berkarya dan mengembangkan perekonomian nasional (Asmani, 2. Berdasarkan pengamatan yang ada pada saat kami melakukan seminar kewirausahan masih banyak yang belum berani mengambil resiko sebagai wirausahawan, dikarenakan adanya faktor yang mempengaruhi yaitu kurangnya Pendidikan tentang kewirausahaan. Mereka belum tahu usaha apa saja yang akan dijalankan, dan dibayangi akan ketidak berhasilan atau rugi, munculnya visi dan tujuan yang tidak jelas, terlalu banyak menunggu hasil tanpa di imbangi dengan aksi atau tindakan, kemudian kurangnya jaringan atau relasi dalam menjalakan usaha serta kurangnya dukungan . Motivasi mengacu pada sebuah proses yang menyebabkan seseorang menunjukkan perilaku sebagaimana di lakukan (Sumarwan, 2. Ketika upaya pemenuhan ini dilakukan, terdapat sebuah faktor yang mengarahkan pada seseorang untuk mengurangi atau menghilangkan faktor tersebut. Dengan demikian motivasi muncul akibat adanya faktor yang dirasakan belum terpenuhi. Inilah ang disebut motivasi. Dengan adanya motivasi yang diberikan, dapat mengurangi kegagalan pada seorang wirausahawan. Kewirausahaan harus dikembangkan tidak hanya dalam kerangka pengembangan ilmu tetapi juga harus merupakan project base learning yang membangun keunggulan-keunggulan didalam mengekplorasi lingkungan untuk menciptakan berbagai peluang-peluang usaha. Kemudian berdasarkan survei awal yang kami lakukan terhadap 40 mahasiswa tentang minat dan motivasi mahasiswa menjadi wirausahaan dapat di jelaskan pada tabel 2 dan tabel 3 sebagai berikut: Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 22 Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Tabel 2 Minat Mahasiswa Untuk Berwirausaha Faktor Motivasi Jawaban Responden 28 Mahasiswa Lingkungan Keluarga 12 Mahasiswa Tidak Berminat 40 Mahasiswa Jumlah Sumber: Data di olah peneliti 2021 Persentasi Tabel 3 Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Berwirausaha Pilihan Jawaban Jumlah Responden Persentasi 8 Mahasiswa Lingkungan Keluarga Lingkungan 12 Mahasiswa Sosial/Pergaulan Kebutuhan Mahasiswa 12 Mahasiswa Praktek Lapangan 6 Mahasiswa Kewirausahaan 2 Mahasiswa Lain-lain Jumlah 40 Mahasiswa Sumber: Data di olah peneliti 2021 Berdasarkan hasil survei dan wawancara awal dari 40 mahasiswa menunjukkan bahwa mahasiswa yang berminat untuk menjadi wirausaha sebanyak 70%, sedangkan yang tidak berminat menjadi wirausaha sebanyak 30%. Dari 40 mahasiswa yang berminat untuk berwirausaha tersebut terdapat faktor yang mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk berwirausaha, di antaranya faktor dukungan dari keluarga 20%, lingkungan sosial/pergaulan sebanyak 30 %, kebutuhan mahasiswa sebanyak 30%, karena praktek mata kuliah kewirausahaan sebanyak 15%, dan lain-lain sebanyak 5%. Pendidikan kewirausahaan adalah keseluruhan apa yang diketahui tentang segala bentuk informasi yang diolah dan berproses dalam ranah kognitif berupa ingatan dan pemahaman tentang cara berusaha sehingga menimbulkan keberanian mengambil resiko secara rasional dan logis dalam menangani suatu usaha. Ada tiga faktor yang mempengaruhi seseorang tertarik dan menekuni dunia kewirausahaan . riggering even. yaitu faktor personal, faktor environment dan faktor sociological. Adanya sumber-sumber yang dapat dimanfaatkan, pelatihan, dan seminar bisnis dapat mendorong seseorang untuk berwirausaha. Selain itu. Pendidikan kewirausahaan merupakan hasil dari proses belajar yang dialaminya. Ada 3 indikator yang mempengaruhi dari Pendidikan kewirausahaan yaitu: Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 23 Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Pendidikan dasar kewirausahaan, minat berusaha perlu diwujudkan oleh adanya informasi untuk menemukan atau menciptakan peluang bisnis sehingga membantu mewujudkan usaha mereka. Pendidikan ide dan peluang usaha, pembentukan minat berusaha dalam menghasilkan suatu usaha memerlukan adanya pemikiran atau hal-hal baru yang terstruktur. Pendidikan tentang aspek-aspek usaha, informasi yang ada akan menciptakan suatu proses melalui berbagai hambatan serta resiko yang akan dilalui untuk mewujudkan usaha (Puspitaningsih, 2. Kata motivasi atau motivation berarti pemberian motif, penimbulan motif, yang menimbulkan dorongan, atau keadaan yang menimbulkan dorongan. Motivasi juga diartikan sebagai kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi ke arah tujuan-tujuan organisasi yang dikondisikan oleh kemampuan upaya untuk memenuhi kebutuhan individual (Rusdiana, 2. Minat diartikan sebagai kecenderungan subjek yang menetap, untuk tertarik pada bidang studi atau pokok bahasan tertentu dan merasa senang mempelajari materi itu. Minat ialah perasaan tertarik pada suatu topik yang sedang dibahas atau dipelajari untuk itu kerap digunakan istilah perhatian (Ayuningtias, 2. Menurut Crow & Crow, mengatakan minat berhubungan dengan gaya gerak yang mendorong seseorang untuk menghadapi atau berurusan dengan orang, benda, kegiatan, pengalaman yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri (Ulfa & Maftukhatusolikhah, 2. Minat dapat diartikan pula sebagai kecenderungan untuk merasa tertarik atau terdorong untuk memperhatikan seseorang, sesuatu barang atau kegiatan dalam bidang-bidang tertentu. Minat merupakan salah satu hal ikut menentukan keberhasilan seseorang dalam segala bidang, baik studi, kerja dan kegiatan-kegiatan lain. Minat pada suatu bidang tertentu akan memunculkan perhatian terhadap bidang tertentu (Ayuningtias, 2. METODE Analisis Data Regresi Berganda Analisis regresi berganda yaitu untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel bebas (X dan XCC) secara bersama-sama terhadap variabel terikat (Y), dengan analisis regresi ganda akan diketahui indeks korelasi ganda dari kedua variabel bebas terhadap variabel terikat, koefisien determinasi masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam analisis regresi ganda, langkah-langkah yang harus ditempuh adalah sebagai berikut: Persamaan regresi berganda dicari menggunakan rumus : = a bx1 bx2 e Keterangan: = variable dependen/variable terikat motivasi berwirausaha = konstanta persamaan regresi Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 24 Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. b1 b2 = koefisien regresi = besarnya variabel (Pendidikan kewirausahaa. = besarnya variabel . inat berwirausah HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Analisis Data Uji Validitas Penelitian ini menggunakan tingkat signifikansi () 5%, sedangkan nilai kritis untuk pengujian dengan sampel . = 210, diperoleh signifikansi < 0,05, maka dapat disimpulkan pernyataan yang digunakan dalam penelitian bersifat valid. Tabel. 4 Pengujian Validitas Pendidikan Kewirausahaan Signifikansi Keterangan Signifikansi Keputusan Standar 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid 0,000 0,005 Valid Q 10 0,000 0,005 Valid Q 11 0,000 0,005 Valid Q 12 0,000 0,005 Valid Tabel. 5 Pengujian Validitas Motivasi Sukses Signifikansi Keterangan Signifikansi Standar 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 0,000 0,005 Keputusan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid | 25 Pelaksanaan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Q 10 Q 11 Q 12 0,000 0,000 0,000 0,005 0,005 0,005 Valid Valid Valid Tabel 6 Pengujian Validitas Minat Berwirausaha Keterangan Signifikansi Q 10 Q 11 Q 12 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Signifikansi Standar 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 0,005 Keputusan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Dari tabel di atas menunjukkan bahwa semua pernyataan mempunyai nilai signifikansi <0,05, hal tersebut menunjukkan bahwa semua pernyataan dapat dinyatakan valid atau dapat mengukur keadaan yang sebenarnya. Uji Realibilitas Teknik yang digunakan untuk menentukan reliabilitas penelitian ini alat pengukurnya adalah teknik alpha cronbach, dimana indeks reliabilitas dinyatakan reliabel jika harga r yang diperoleh paling tidak 0,60. Nilai-nilai yang ada dimasukkan ke dalam rumus, dan menghasilkan nilai koefisien reliabilitas berikut ini. Tabel 7 Ringkasan Hasil Uji Reabilitas Variabel Nilai CronbachAos Alpha Keterangan 0,784 Reliabel 0,745 Reliabel 0,715 Reliabel Sumber data olah: SPSS versi 22, 2022 Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 26 TuliskanJudul Artikel . (Nama Penuli. Berdasarkan data uji Realibitas diatas menunjukan bahwa nilai Alpha Cronbach pada masing-masing instrument penelitian lebih besar dari nilai yang disyaratkan yaitu 0,600. Jadi apabila Alpha Cronbach lebih besar dari 0,600 maka dinyatakan instrument penelitian Reliabel dan begitu pula sebaliknya. Pada penelitian ini Variabel Y memiliki nilai sebesar 0,715. X1 sebesar 0,784 dan X2 sebesar 0,745, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini adalah valid. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Hasil pengujian normalitas penelitian disajikan pada tabel berikut ini: Tabel. 8 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber data diolah : SPSS versi 22, 2022 Tabel 5 hasil uji normalitas di atas menunjukkan bahwa Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai Asymp. Sig. -taile. > 0,10 yakni sebesar 0,200. Dapat disimpulkan seluruh data pada penelitian ini berdistribusi normal. Dengan demikian semua data pada penelitian ini memenuhi asumsi normalitas. Uji Multikolinearitas Hasil pengujian multikolinearitas dalam penelitian disajikan pada tabel berikut ini. Tabel. 9 Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Collinearity Statistics Tolerance VIF Model Pendidikan Kewirausahaan Motivasi Sukses X2 Dependent Variable: Minat Berwirausaha Y Sumber data diolah : SPSS versi 22, 2022 Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi serta Motivasi Sukses terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Berdasarkan tabel 9 hasil uji multikolinearitas di atas, menunjukan bahwa nilai tolerance pendidikan kewirausahaan sebesar 0,933 dan nilai tolerance motivasi sukses sebesar 0,933. kedua variabel tersebut memiliki nilai Tolerance lebih dari 0,1. Nilai VIF pendidikan berwirausaha sebesar 1,072 dan nilai VIF motivasi sukses sebesar 1,072. Nilai VIF kedua variabel independen lebih kecil dari 10. Karena semua variabel memiliki nilai Tolerance lebih dari 0,1 dan nilai VIF kurang dari 10, maka dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel independen tidak terdapat multikolinearitas. Uji heteroskedastisitas Hasil pengujian linearitas penelitian disajikan pada gambar berikut ini. Gambar 1 hasil uji heteroskedastisitas Gambar 1 menunjukkan bahwa tidak terdapat terdapat titik-titik yang membentuk pola tertentu . itik-titik yang dihasilkan menyebar diatas dan dibawah nol sumbu Y). Dapat simpulkan bahwa tidak terdapat heterokedastisitas pada penelitian ini. Analisis Regresi Linear Berganda Analisi regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui apakah faktor variabel bebas dalam hal ini adalah pendidikan kewirausahaan (X. dan motivasi sukses (X. berpengaruh pada variabel terikat dalam hal ini minat berwirausaha (Y) pada mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Pada pengolahan data statistic SPSS versi 22 diperoleh data sebagai berikut. Tabel. 10 Hasil Analisis Regresi Berganda Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Sig. Model (Constan. Pendidikan Kewirausahaan X1 Motivasi Sukses Dependent Variable: Minat berwirausaha Y Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 28 Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi serta Motivasi Sukses terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Dari tabel 10 hasil analisis regresi berganda di atas, dihasilkan perhitungan konstanta dan koefisien beta pada masing-masing variabel pendidikan kewirausahaan (X. dan motivasi sukses (X. , sehingga dapat dibuat persamaan regresi sebagai berikut: Y = 5,481 0,012 0,869 Berdasarkan persamaan hasil analisis regresi berganda di atas, dapat dijelaskan sebagai berikut: Konstanta sebesar 5,481 Hasil tersebut menunjukan bahwa jika variabel-variabel independen pendidikan kewirausahaan (X. dan motivasi sukses (X. dan diasumsikan tidak mengalami perubahan atau konstan, maka nilai Y . inat berwirausah. adalah sebesar 45,481 satuan. Koefisien variabel pendidikan kewirausahaan (X. sebesar 0,012 Hasil tersebut menunjukan bahwa setiap kenaikan variabel pendidikan kewirausahaan sebesar 1 satuan, maka minat berwirausaha akan naik sebesar 0,012 satuan dengan asumsi variabel lain tidak mengalami perubahan atau konstan. Koefisien variabel motivasi sukses (X. sebesar 0,869 hasil tersebut menunjukan bahwa setiap kenaikan variabel motivasi sukses sebesar 1 satuan, maka minat berwirausaha akan naik sebesar 0,869 satuan dengan asumsi variabel lain tidak mengalami perubahan atau konstan. Uji T Berikut ini merupakan pembahasan hasil uji t berdasarkan analisis yang sudah Pendidikan kewirausahaan (X. terhadap minat berwirausaha (Y) berdasarkan hasil analisis regresi berganda pada tabel 4. 6 diperoleh nilai koefisien beta . pada analisis regresi berganda sebesar 0,012 dengan thitung 0,414 < ttabel 1. 971 dan nilai Sig. lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (Sig. < 0,. Maka koefisien beta . tersebut arahnya negatif. Hasil ini menunjukan bahwa pendidikan kewirausahaan tidak berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Motivasi Sukses (X) terhadap minat berwirausaha (Y) berdasarkan hasil analisis regresi berganda pada tabel 4. 16 diperoleh nilai koefisien beta . pada analisis regresi berganda sebesar 0,869 dengan 4,386 > 1,971 dan nilai Sig. lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (Sig. < 0,. Maka koefisien beta . tersebut signifikan dan arahnya positif. Hasil ini menunjukan bahwa motivasi berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Uji F Berikut ini merupakan pembahasan hasil penelitian berdasarkan analisis yang sudah Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 29 Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi serta Motivasi Sukses terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Tabel. 11 Hasil Uji F Sum of Mean Model Squares Square Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Motivasi Berwirausaha Y Predictors: (Constan. Minat Sukses X2. Pendidikan Kewirausahaan X1 Berdasarkan tabel 11 Hasil Uji F . di atas, diketahui F hitung sebesar 922,607 dengan tingkat signifikansi 0,000. Sedangkan nilai F tabel ditentukan berdasarkan tabel F pada tingkat signifikansi 10% dengan df 1 = 2 dan df 2 = 207. Karena nilai F hitung > F tabel . ,607 > 1,. , maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya pendidikan kewirausahaan (X. da motivasi sukses (X. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (Y). Uji Determinan (R. Uji Determinan (R. dilakukan untuk mengetahui berapa besar persentase pengaruh antara variabel bebas . endidikan kewirausahaan dan motivasi Berwirausah. terhadap variabel terikat . inat berwirausah. Jika RA semakin besar . endekati sat. , maka dapat dikatakan bahwa kemampuan menjelaskan variabel bebas (X1 dan X. adalah besar terhadap variabel terikat (Y). Berikut ini merupakan pembahasan hasil penelitian berdasarkan analisis yang sudah dilakukan: Tabel 12 Hasil Uji R2 Model Summaryb Std. Error of the Model R Square Adjusted R Square Estimate Predictors: (Constan. Minat sukses X2, pendidikan kewirausahaan X1 Dependent Variable: motivasi berwirausaha Y Dari tabel 12 hasil uji determinan di atas didapat hasil R Square sebesar 0,899. Ini berarti ketiga variabel bebas memiliki kontribusi yang tidak cukup kuat kepada variabel Adapun kontribusi kedua variabel tersebut . ariabel pendidikan kewirausahaan dan motivasi sukse. sebesar 89,9 % terhadap variabel minat berwirausaha. Sisanya sebesar 10,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jiwa kewirausahaan, motivasi berwirausaha dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 30 Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi serta Motivasi Sukses terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil analisis, maka pembahasaan dari penelitian ini sebagai berikut: Pengaruh pendidikan kewirausahaan (X. terhadap minat berwirausaha (Y). Pendidikan kewirausahaan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh lembaga pendidikan untuk menanamkan pengetahuan, nilai-nilai, jiwa dan sikap kewirausahaan. Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh, memiliki karakter, pemahaman dan keterampilan sebagai wirausaha. Seseorang yang mendapatkan ilmu dari pendidikan kewirausahaan dapat mengimplementasikannya dalam dunia usaha. Menurut Endang Mulyani, nilai-nilai dalam pendidikan kewirausahaan antara lain: kreatif, inovatif, mandiri, realistis dan Berdasarkan hasil penelitian variabel pendidikan kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil Uji t menunjukkan bahwa variabel bebas (X. pendidikan kewirausahaan mempunyai pengaruh negatif terhadap variabel terikat (Y) yaitu minat berwirausaha. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 6 yang menunjukkan 0,012 dengan thitung 0,414 < ttabel 1. dan nilai Sig. lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (Sig. < 0,. tingkat signifikansi 0,680 < 0,1. Hasil penelitian ini menolak penelitian yang dilakukan oleh Ni Putu Pebi Ardiyani dan Agung Artha Kusuma . yang berjudul Pengaruh Sikap. Pendidikan dan Lingkungan Keluarga Terhadap Minat Berwirausaha yang menyebutkan bahwa pendidikan kewirausahaan secara parsial berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Namun, hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Asep Munawar . berjudul Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan dan SelfEfficacy Terhadap Minat Berwirausaha yang menyatakan bahwa pendidikan kewirausahaan secara parsial tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan teori dan hasil penelitian, pendidikan kewirausahaan tidak memiliki pengaruh dalam pembentukan minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Hal ini disebabkan oleh pendidikan kewirausahaan yang diterapkan perguruan tinggi dalam bentuk kuliah kewirausahaan, kantin kampus dan program praktek kewiraushaan kurang kuat dalam mendorong mahasiswa untuk berwirausaha. Berdasarkan hasil wawancara, pemberian mata kuliah kewirausahaan hanya sebatas teori tanpa didampingi dengan praktik kewirausahaan yang dapat meningkatkan ketrampilan mahasiswa untuk berwirausaha. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi terkait dengan pelaksanaan bentuk perkuliahan dan program praktek berwirausaha baik waktu pelaksanaan, durasi pelaksanaan, serta pendampingan dalam perencanaan dan Pengaruh motivasi berwirausaha (X. terhadap minat berwirausaha (Y) Motivasi sering kali disebut sebagai dorongan psikologis dari dalam dan luar diri seseorang untuk melakukan kegiatan berwirausaha. Motivasi berwirausaha merupakan suatu dorongan yang timbul dari diri seseorang untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan. Motivasi untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak, mendapatkan status sosial yang lebih baik serta mendapatkan pengalaman yang lebih Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 31 Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi serta Motivasi Sukses terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. akan mempengaruhi minat berwirausaha. Menurut Suryana, motivasi berwirausaha dipengaruhi oleh beberapa alasan antara lain: alasan keuangan, alasan pelayanan dan alasan pemenuhan diri dalam ibadah. Berdasarkan hasil penelitian, variabel motivasi berwirausaha berpengaruh terhadap minat berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil Uji t menunjukkan bahwa variabel bebas (X. motivasi berwirausaha mempunyai pengaruh positif terhadap variabel terikat (Y) yaitu minat Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 6 yang menunjukkan bahwa nilai thitung 4,386 > ttabel 1,971 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,1 dan koefisien regresi sebesar 0,000. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Rifkhan . berjudul Pengaruh Sikap dan Motivasi terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Akuntansi Universitas Pamulang yang menyebutkan bahwa motivasi berwirausaha secara parsial berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan teori dan hasil penelitian. Motivasi Berwirausaha memiliki pengaruh dalam pembentukan minat berwirausaha. Semakin kuat motivasi berwirausaha yang dimiliki seseorang, maka semakin tinggi minatnya untuk berwirausaha. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mahasiswa yang memiliki motivasi untuk memperoleh pendapatan, memiliki status ekonomi menengah ke atas, mencari pendapatan tambahan, menyediakan lapangan pekerjaan, mencapai tujuan atau cita-cita, serta motivasi untuk menjadi pengusaha yang sukses dapat meningkatkan minatnya untuk berwirausaha. Berdasarkan hasil wawancara, keinginan untuk menambah wawasan dan memperluas jaringan juga menjadi salah satu motivasi mahasiswa untuk berwirausaha adalah merupakan dunia yang penuh dengan tantangan dan penuh pengalaman untuk menjadi orang yang sukses. Pendidikan kewirausahaan berwirausaha (Y) (X. Sukses (X. Minat berwirausaha adalah suatu rasa ketertarikan yang menggerakan seseorang dalam melakukan aktivitas berwirausaha. Minat berwirausaha dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: faktor personal . enyangkut aspek kepribadian atau jiw. , faktor sosiological . enyangkut aspek family dll seperti relasi, motivasi dan pengalama. serta faktor environment . enyangkut aspek lingkungan seperti sumber daya, pendidikan dan kebijakan pemerinta. Berdasarkan hasil penelitian, variabel pendidikan kewirausahaan dan motivasi sukses terhadap minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif terhadap variabel terikat. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4. 7 yang menunjukkan bahwa nilai F hitung > F tabel . ,607 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,000. Selanjutnya R Square menunjukkan nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0. 899 memberi pengertian 89,9% minat berwirausaha mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara ditentukan oleh pendidikan kewirausahaan dan motivasi sukses. Sedangkan sisanya 10,1% merupakan kontribusi faktor yang tidak diteliti. Adapun setiap variabel independen memiliki koefisien regresi dengan tanda positif ( ). Hal ini berarti setiap kenaikan variabel independen akan diikuti oleh kenaikan Jurnal Equilbrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 11 no 1 Hal 20-33 | 32 Pelaksanaan Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi serta Motivasi Sukses terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara (Asla. variabel dependen, begitu pula sebaliknya setiap penurunan variabel independen akan diikuti oleh penurunan variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan dan motivasi sukses secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Seseorang yang memiliki pendidikan kewirausahaan dan motivasi sukses yang mendukung maka akan meningkatkan minatnya untuk berwirausaha. Karena dengan memiliki motivasi sukses yang tinggi, seseorang akan lebih percaya diri, kreatif dan berani untuk mewujudkan mimpinya, sehingga dengan dukungan dari perguruan tinggi melalui pendidikan kewirausahaan juga akan meningkatkan minat seseorang untuk berwirausaha. SIMPULAN Berdasarkan pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara, dan terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi sukses terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara sedangkan pendidikan kewirausahaan serta motivasi sukses terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa di Provinsi Kalimantan Utara secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha. DAFTAR PUSTAKA