Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PELATIHAN MOTIVASI DAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK PKK DI KELURAHAN BOJONG INDAH. PARUNG. KABUPATEN BOGOR Ari Apriani1. Cristina Catur Widayati2. Nur Endah Retno Wuryandari3. Fathihani4 1,3,. Universitas Dian Nusantara. Jakarta Universitas Mercu Buana. Jakarta Corresponding author E-mail: ari. apriani@undira. Diterima : 16/12/2021 Direvisi : 16/01/2022 Dipublikasi : 17/01/2022 Abstract: The big problem in Bojong Indah Village is the large number of residents, especially women who work as housewives, namely 1,835 people. With these data, it can be concluded that in the Bojong Indah neighborhood many women do not have an income and still rely on income from their husbands. Therefore, the role of PKK women in this village is very active in creating independent and creative The solution is to provide motivation and training to PKK mothers in the environment so that PKK mothers are able to increase their skills in entrepreneurship and are able to provide information on an ongoing basis to mothers in their environment or even PKK mothers are able to create MSMEs so that they are able to absorb labor around the environment so that they can have their own income. Keyword: Motivation. Entrepreneurship. PKK Abstrak: Permasalahan besar yang ada di Kelurahan Bojong Indah yaitu banyaknya penduduk khususnya perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga yaitu 1. 835 orang. Dengan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa di lingkungan Kelurahan Bojong Indah banyak ibu-ibu yang tidak memiliki penghasilan dan masih mengandalkan penghasilan dari suami. Oleh karena itu peran ibu-ibu PKK di Kelurahan ini sangatlah berperan aktif dalam menciptakan perempuan yang mandiri dan kreatif. Adapun solusinya adalah memberikan motivasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK yang ada di lingkungan tersebut agar ibu-ibu PKK mampu menambah keterampilannya dalam berwirausaha dan mampu memberikan informasi secara berkesinambungan kepada ibu-ibu yang ada di lingkungannya atau bahkan para ibu-ibu PKK mampu menciptakan UMKM sehingga mampu menyerap tenaga kerja di sekitar lingkungan agar bisa memiliki penghasilan sendiri. Kata Kunci: Motivasi. Kewirausahaan. PKK Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 36 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENDAHULUAN Indonesia saat ini telah berubah yang awalnya negara berkembang berubah menjadi negara maju, yang mana pengembangan kewirausahaan sangat berpotensi sebagai penggerak perekonomian saat kondisi pandemi seperti saat ini. Banyak perempuan di Desa Bojong Indah yang masih berpendidikan minimal, sehingga keluarga perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk meningkatkan kesejahteraannya. Melalui Gerakan PKK di seluruh Indonesia, salah satunya adalah PKK yang berada di kelurahan Bojong Indah. Parung. Kabupaten Bogor, maka tim pengabdian kepada masyarakat memberikan bekal pelatihan motivasi dan kewirausahaan. Partisipasi perempuan dalam pengkondisian yang menguntungkan keluarga besar merupakan keajaiban umum yang telah berlangsung lama dan menjangkau seluruh sistem sosial yang menguntungkan masyarakat (Tuwu, 2. Tambunan . mengklasifikasikan wirausahawan wanita menjadi tiga urutan, videlicet, mendapatkan wirausaha karena hanya ada kesempatan, dipaksa, dan dirancang dengan sengaja atau benar-benar ingin menjadi Pada urutan pertama seseorang membuka usahanya sendiri tanpa ada pretensi atau rencana yang jelas. Membuka usaha bisa dimulai hanya untuk mengisi waktu luang, yang pada akhirnya menjadi usaha yang serius. Dalam urutan alternatif, seseorang membuka usaha karena keadaan memaksa, misalnya suami meninggal, atau keluarga membutuhkan penghasilan segar. Jadi provokasi utama adalah keuangan. Sedangkan wirausahawan yang diciptakan adalah mereka yang dimotivasi atau didorong oleh dan dikembangkan melalui, misalnya, program pengembangan kewirausahaan. Berdarkan di website . ttps://kecamatanparung. id/desa/. ditampilkan bahwa banyak warga di Kelurahan Bojong Indah yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga . 835 oran. Oleh sebab itu, kami tim pengabdian ingin memberikan pelatihan motivasi dan kewirausahaan untuk sebagian besar perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga agar memiliki sumber penghasilan, yang mana lingkungan di Kelurahan Bojong Indah banyak kegiatan pengajian yang diikuti sebagian besar ibu-ibu dan anak muda. Banyak juga yang menjual produk fashion tapi masih minim yang menjual aksesoris hijab hand made, karena jika kita lihat di daerah lain aksesoris hijab ini banyak diminati kaum perempuan. Oleh karena itu tim pengabdi akan melakukan pemberian motivasi dan pelatihan pembuatan aksesoris hand made . ros hija. yang nantinya menjadi bekal ibu-ibu PKK di kelurahan Bojong Indah yang bisa mereka jual dan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Yang mana kegiatan ini tidak memerlukan modal yang besar dan tempat yang luas untuk Penggerak PKK di Kabupaten Bogor. Kecamatan Parung dan Desa Bojon Inda membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk memperkuat peran PKK dalam mensejahterakan keluarga dan masyarakat. Untuk itu kami akan memberikan pelatihan motivasi dan kewirausahaan bagi PKK di Desa Bojong Indah Parung Kabupaten Bogor dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat. KAJIAN PUSTAKA Motivasi Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 37 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Saat ini animo masyarakat, motivasi dituntut untuk lebih bersemangat dan merangsang kompetensi diri. Hasibuan . mengemukakan bahwa motivasi berasal dari bahasa latin Ini berarti stimulasi, gerakan, atau to move, dll. Mobilisasi adalah proses memotivasi seorang pekerja untuk bekerja agar mau bekerja dengan semangat kerja yang tinggi demi kinerja organisasi. AuMotivasi membuat anggota kelompok ingin membangun kemampuan, energi dan waktu mereka untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban mereka untuk mencapai halhal yang berbeda,Ay menurut Siagian . Ini adalah kekuatan pendorong yang menetapkan tujuan organisasi. Kewirausahaan Menurut Fahmi . , kewirausahaan adalah kebijakan mengkaji perkembangan dan pengembangan kreativitas serta berani mengambil resiko untuk mencapai hasil tersebut. sisi lain. Slamet et. menemukan bahwa kewirausahaan mengorbankan waktu dan energi, mengambil risiko ekonomi, fisik dan sosial, menerima imbalan finansial, dan membawa kepuasan dan kebebasan. produk berharga. METODE PELAKSANAAN Kerangka Pemecahan Masalah Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pengabdi berencana merancang kegiatan yang dapat memberikan manfaat kepada anggota PKK di Kelurahan Bojong Indah. Parung. Kabupaten Bogor. Adapun kerangka pemecahan masalah yang akan dilaksanakan antara lain sebagai berikut: Gambar 1. Kerangka Pemecahan Masalah Berikut ini penjelasan dari kerangka pemecahan masalah di atas: Pengumpulan Data: Pengabdi mengumpulkan data-data anggota PKK yang ada di Kelurahan Bojong Indah. Parung. Kabupaten Bogor. Sosialisasi kepada anggota PKK di Kelurahan Bojon Indah. Parung. Kabupaten Bogor: Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai wadah silaturahim dan juga penyampaian maksud kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pelatihan dalam kewirausahaan. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 38 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) E-ISSN : 2776-883X Volume 1. Issue 2. November 2021 P-ISSN : 2776-8821 Page 36 - 43 . Kegiatan Pengabdian: Memberikan pelatihan kewirausahaan kepada anggota PKK di Kelurahan Bojong Indah. Parung. Kabupaten Bogor. Pelatihan membuat aksesoris bros Pemantauan dan Evaluasi: Melalui pemantauan dan evaluasi pengabdi dapat mengetahui cara yang tepat untuk mencapai tujuan yang dikehendaki telah tercapai atau belum dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan keberhasilan pengabdian. Metode Kegiatan Pengabdian Metode kegiatan pengabdian yang digunakan, antara lain: Ceramah Metode ceramah dipilih untuk memberikan motivasi dan pengetahuan mengenai Peserta pelatihan dapat mengajukan pertanyaan secara langsung jika tidak yakin dengan materi yang disampaikan oleh perwakilan narasumber atau peserta tidak perlu menunggu sesi tanya jawab. Penggunaan metode ceramah, dikombinasikan dengan penggunaan laptop dan LCD, menampilkan materi PowerPoint bergambar, termasuk video tentang kewirausahaan dan membangun bisnis. Tanya Jawab Metode ini dipilih untuk menunjukkan suatu proses sehingga dapat memberikan kemudahan bagi anggota PKK dalam membangun usaha. Pelatihan Kewirausahaan Pelatihan akan diberikan kepada seluruh peserta, yang mana pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan dan membangun kreativitas para peserta. Pelatihan pembuatan bros hijab dipilih untuk mengisi kegiatan pelatihan ini, yang mana fashion kaum wanita saat ini senang menggunakan aksesoris salah satunya adalah bros. Kelompok Sasaran Antara yang Strategis Dalam pengabdian ini kelompok sasaran yang dipilih adalah anggota PKK di Kelurahan Bojong Indah. Parung. Kabupaten Bogor. Rancangan Evaluasi Dalam mengevaluasi hasil yang dicapai dalam pengabdian ini, tim akan melakukan monitoring ke anggota PKK di kelurahan Bojong Indah. Parung. Kabupaten Bogor setelah melaksanakan pengabdian. Selain itu tim pengabdi juga melakukan penyebaran kuisioner kepada peserta pengabdian. HASIL DAN PEMBAHASAN Permasalahan besar yang ada di Kelurahan Bojong Indah yaitu banyaknya penduduk khususnya perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga yaitu 1. 835 orang. Dengan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa di lingkungan Kelurahan Bojong Indah banyak ibuibu yang tidak memiliki penghasilan dan masih mengandalkan penghasilan dari suami. Oleh karena itu peran ibu-ibu PKK di Kelurahan ini sangatlah berperan aktif dalam menciptakan perempuan yang mandiri dan kreatif. Adapun solusinya adalah memberikan Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 39 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 motivasi dan pelatihan kepada ibu-ibu PKK yang ada di lingkungan tersebut agar ibu-ibu PKK mampu menambah keterampilannya dalam berwirausaha dan mampu memberikan informasi secara berkesinambungan kepada ibu-ibu yang ada di lingkungannya atau bahkan para ibu-ibu PKK mampu menciptakan UMKM sehingga mampu menyerap tenaga kerja di sekitar lingkungan agar bisa memiliki penghasilan sendiri. Di lingkungan Kelurahan Bojong Indah jarang sekali organisasi atau institusi yang melakukan pelatihan keterampilan dan keterbatasan fasilitas yang disediakan untuk ibu-ibu PKK. Hal ini mendorong kami sebagai tim pengabdi masyarakat dari Universitas Dian Nusantara memberikan pelatihan motivasi dan kewirausahaan untuk PKK di Kelurahan Bojong Indah, dan dalam kegiatan tersebut kami tidak hanya memberikan motivasi dan edukasi tetapi juga pelatihan dalam membuat aksesoris seperti bros. Alasan kami memilih pelatihan aksesoris bros hijab adalah karena target pasar yang kiranya cocok untuk memproduksi bros hijab, berdasarkan data yang kami peroleh banyak sekolah islam di sekitar lingkungan Kelurahan Bojong Indah dan di Kecamatan Parung, dan juga banyaknya kegiatan kemasyarakatan yang bersifat kerohanian seperti pengajian, komunitas marhaban dll. Tindak lanjut kegiatan untuk meningkatkan penghasilan dari ibu-ibu di Kelurahan Bojong Indah yang masih yang perlu dilakukan antara lain: Pelatihan untuk ibu-ibu PKK ini dihadiri oleh 17 orang anggota PKK, pelatihan ini perlu ditindaklanjuti pada Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat berikutnya berupa: Pemberian motivasi sangat dibutuhkan dimana akan dapat membantu para ibu-ibu PKK dalam memperoleh dorongan dalam berwirausaha dengan menciptakan kreatifitas, ide dan semangat dalam mencapai target kesuksesan meraih peluang pasar yang sangat kompetitif. Pelatihan lanjutan adalah pembekalan kewirausahaan sangat diperlukan sehingga buibu PKK yang ada benar-benar bisa memahami dan memahami pentingnya perempuan untuk bisa mandiri dan memanfaatkan waktu luang dirumah agar menjadi lebih produktif. Pelatihan pembuatan produk aksesoris seperti bros hijab dengan menggunakan bahan-bahan yang telah disiapkan dengan bahan-bahan mote, kristal, mutsin, pita Dalam pelatihan ini ibu-ibu PKK diberikan pembekalan untuk jenis-jenis dari bahan pembuatannya serta alat diperlukan untuk proses pembuatan, sehingga dapat menghasilkan aksesoris yang bisa memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Pemberian informasi untuk tahapan proses penjualan, bisa dilakukan direct selling, reseller atau melalui market place. Pada tahapan ini tentunya akan memberikan motivasi lebih dari ibu-ibu PKK dalam menekuni kegiatan ini secara berkelanjutan. Perlunya dibentuk forum wirausaha seperti UMKM bagi ibu-ibu korporasi PKK dan warga desa Bojong Inda untuk memperkuat eksistensi ekonomi kreatif masyarakat desa Bojong Indah. Hal ini memudahkan dalam mencari investor untuk memberikan modal kerja dan berpotensi lebih luas dalam performance marketing. Perlu didirikannya pusat pemasaran produksi UMKM oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat desa agar dapat memulai produksi bros, dan kemampuan menjual produk-produk industri kreatif secara utuh. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 40 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Instansi pemerintah perlu berperan aktif dalam mempromosikan UMKM lokal untuk memperkuat komunitas industri kreatif. Pemerintah dapat membantu para UMKM ini untuk memberikan pelatihan dan modal kerja secara berkala agar mereka dapat menjadi mitra pendanaan UMKM dan memaksimalkan hasil produksi. Realisasi Kegiatan Tahap Persiapan Menyusunan program kerja penyuluhan dan pelatihan yang dibutuhkan oleh ibuibu PKK di Kelurahan Bojong Indah, lalu melakukan penyusunan modul pelatihan. Dalam persiapan sarana dan prasarana pelatihan pelatihan maka tim telah menyiapkan bahan dan alat-alat yang diperlukan dalam proses produksi bros tersebut. Tahap Pelaksanaan Sosialisasi motivasi yang bertujuan untuk menjelaskan lebih rinci tentang tujuan dari pemberian motivasi serta memberikan penjelasan materi tentang motivasi dan Sosialisasi ini dipermudah dengan penyuluhan dari tim tentang motivasi dan kewirausahaan. Kegiatan ini dihadiri oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Dian Nusantara, mahasiswa Universitas Dian Nusantara, ibu-ibu PKK Kelurahan Bojong Indah dan staff Kelurahan Bojong Indah yang mengikuti program ini. Pelatihan Kewirausahaan (Pemberian Pelatiha. juga diberikan yang merupakan tindak lanjut dari pada kegiatan sosialisasi yang telah dilaksanakan. Pelatihan ini melalui metode praktek langsung pembuatan produk aksesoris . and made: bros hija. Peserta yang telah diberikan sosialisasi motivasi dan kewirausahaan, kemudian langsung melakukan praktek pembuatan aksesoris. Kegiatan ini telah dibimbing oleh tim pengabdian kepada masyarakat dan mahasiswa Universitas Dian Nusantara dalam melaksanakan kegiatan ini. Tahap Monitoring dan Evaluasi Tahap monitoring dilakukan secara intensif oleh tim pelaksana setiap kegiatan berlangsung untuk memastikan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Sedangkan tahapan evaluasi dilakukan setelah berlangsungnya kegiatan ini, yang mana 2 . minggu setelah dilakukan observasi kepada ibu-ibu PKK di Kelurahan Bojong Indah, kegiatan ini ternyata mampu memberikan motivasi dan menciptakan jiwa kewirausahaan sehingga ibu-ibu PKK di Kelurahan Bojong Indah bersemangat dalam memproduksi bros hijab dab melakukan penjualan secara direct selling ke teman mengaji, teman arisan dan di lingkungan sekolah anak. Gambar 2. Kegiatan Sosialisasi Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 41 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gambar 3. Peserta Mempraktekan Membuat Bros Hijab Gambar 4. Hasil Karya Bros Hijab Para Peserta Dukungan dan Masalah yang dihadapi Dukungan penuh diberikan oleh Lurah Bojong Indah, untuk kelancaran kegiatan pelatihan motivasi dan kewirausahaan untuk PKK di Kelurahan Bojong Indah. Antusias dari ibu-ibu PKK dalam menghadiri kegiatan ini dan semangatnya untuk mengikuti kegiatan ini selama acara berlangsung. Masalah yang dijumpai adalah kurangnya pemahaman mengenai material dan cara mendapatkan materialnya secara grosir jika kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan, karena di daerah sekitar Parung yang menjua material seperti ini jarang. PENUTUP Kesimpulan Secara keseluruhan peserta pelatihan motivasi dan kewirausahaan adalah ibu-ibu PKK yang aktif dalam kegiatan di Kelurahan Bojong Indah. Suasana sosialisasi sangat hidup, karena adanya rasa antusias para peserta untuk bisa membuat produk aksesoris bros hijab dan peserta sangat antusias untuk bisa menjualnya secara direct selling ataupun melalui reseller. Secara keseluruhan para peserta menyatakan kegiatan sosial menarik, banyak mengetahui hal baru dalam kegiatan sosialisasi ini. Terlebih di Kelurahan Bojong Indah baru pertama kali diadakan pelatihan membuat aksesoris seperti ini yang menurut mereka memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Available Online: http://jurnal. id/index. php/jpmk/ Page 42 Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 1. Issue 2. November 2021 Page 36 - 43 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi, silaturahmi dan sosialisasi bagi masyarakat umum di Universitas Dian Nusantara dan sebagai bentuk tanggung jawab sosial di Perguruan Tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saran.